cover
Contact Name
Caturida Meiwanto Doktoralina
Contact Email
journallemhannasri@gmail.com
Phone
+6287808067428
Journal Mail Official
jurnal@lemhannas.go.id
Editorial Address
Jl. Merdeka Selatan No. 10 Jakarta Pusat 10110
Location
Kota adm. jakarta pusat,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Lemhannas RI
ISSN : 22528555     EISSN : 28305728     DOI : https://doi.org/10.55960/jlri
Jurnal Lemhannas RI (JLRI) is multidisciplinary, focusing on all aspects of national resilience. This journal publishes articles 4 issues every year. JLRI aims to provide a platform for intellectual discourse on topics such as Geography, Demography, Natural Resources, Ideology, Politics, Economics, Socio-Cultural, Defense and Security. Theoretical and conceptual analysis, foundational and applied research using qualitative or quantitative approaches are welcomed. Papers submitted may be in English or Indonesian, and they will be evaluated by peer-reviewed and must significantly contribute to national resilience in general or specific application areas.
Articles 321 Documents
Pengaruh Kehadiran Kekuatan Militer Negara Besar (Major Power) Suselo Suselo
Jurnal Lemhannas RI Vol 4 No 1 (2016)
Publisher : Lembaga Ketahanan Nasional Republik Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kawasan Asia Pasifik menjadi kawasan yang paling dinamis setelah Perang Dingin berakhir. Pengaruh Amerika Serikat dan Rusia (Uni Soviet) di kawasan ini mulai mendapat tantangan dari China, Jepang, dan India yang mulai menyebar pengaruhnya di kawasan tumbuh menjadi major powers. China, Jepang, dan India kini tengah mengembangkan strategi kawasan untuk mengamankan kepentingan nasional mereka masing-masing. Perkembangan ini tentu berdampak pada kepentingan nasional Indonesia di kawasan.
Percepatan Pembangunan Infrastruktur Transportasi Laut Susanto Susanto
Jurnal Lemhannas RI Vol 4 No 1 (2016)
Publisher : Lembaga Ketahanan Nasional Republik Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Infrastruktur kelautan Indonesia mempunyai potensi yang besar untuk dikembangkan. Visi Presiden Joko Widodo untuk menjadikan Indonesia sebagai Poros Maritim Dunia adalah momentum bagi Indonesia untuk melakukan percepatan pembangunan infrastruktur transportasi laut. Perceparan pembangunan infrastukrut transportasi laut tidak hanya menguntungkan secara perekonomian bagi Indonesia, tetapi juga menjadi faktor perekat antar pulau di Indonesia untuk mengokohkan persatuan dan kesatuan.
Meningkatkan Penanggulangan Radikalisme guna Mewujudkan Sistem Keamanan Nasional dalam Rangka Ketahanan Nasional Boy Salamuddin
Jurnal Lemhannas RI Vol 3 No 1 (2015)
Publisher : Lembaga Ketahanan Nasional Republik Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) adalah negara kepulauan (archipelagic state) yang memiliki keanekaragaman dari segi, suku, agama, bahasa dan adat istiadat, bahkan sumber kekayaan alam yang dimilikipun sangat beragam. Keanekaragaman tersebut, jika tidak dikelola dengan baik secara adil dan merata, akan dapat menjadi potensi konflik, sehingga mengancam keutuhan, persatuan dan kesatuan bangsa.
Penguatan Sistem Politik Indonesia guna Menghadapi Komunitas ASEAN Tahun 2015 dalam Rangka Ketahanan Nasional Boy Salamuddin
Jurnal Lemhannas RI Vol 3 No 1 (2015)
Publisher : Lembaga Ketahanan Nasional Republik Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Komunitas ASEAN (Association of Southeast Asian Nations Community) telah disepakati oleh komunitas negaranegara anggota ASEAN mulai berlaku pada tahun 2015 mendatang. Komunitas ASEAN ditopang oleh tiga pilar utama, yaitu Komunitas Politik dan Keamanan ASEAN; Komunitas Ekonomi ASEAN; dan Komunitas Sosial Budaya ASEAN. ASEAN saat ini telah berubah dari organisasi tidak mengikat menjadi organisasi yang mengikat, berdasarkan hukum (rule based capacity), demokratis, mengedepankan perdamaian, people-centre dan ekonomi kawasan yang terintegrasi.
Optimalisasi Peran Kepala Daerah dalam Penanganan Konflik guna Mewujudkan Keamanan Nasional dalam Rangka Ketahanan Nasional Boy Salamuddin
Jurnal Lemhannas RI Vol 3 No 1 (2015)
Publisher : Lembaga Ketahanan Nasional Republik Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia dikenal dengan kemajemukan masyarakat, baik dari sisi etnisitas maupun budaya, agama dan kepercayaannya. Kemajemukan juga menjangkau pada tingkat kesejahteraan ekonomi, pandangan politik serta kewilayahan yang semua itu sesungguhnya memiliki arti dan peran strategis bagi masyarakat Indonesia.
Tinjauan Pertanian Organik dan Pertanian Berkelanjutan dalam Upaya Mewujudkan Kembali Swasembada Pangan Nasional Dian Risdianto
Jurnal Lemhannas RI Vol 3 No 1 (2015)
Publisher : Lembaga Ketahanan Nasional Republik Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia adalah sebuah negara yang dianugerahi kekayaan alam yang melimpah, tanah yang subur serta iklim tropis sehingga aktivitasaktivitas pertanian dan perkebunan dapat dilaksanakan dengan hasil yang memuaskan. Kondisi ini menjadikan Indonesia berkembang sebagai negara agraris dengan berbagai macam komoditas yang tersebar diseluruh penjuru nusantara
Konstruksi Pers dalam Membangun Informasi Sehat Memperkokoh Ketahanan Nasional Dudi Sabil Iskandar
Jurnal Lemhannas RI Vol 3 No 1 (2015)
Publisher : Lembaga Ketahanan Nasional Republik Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pasca gerakan reformasi 21 Mei 1998 banyak yang berubah di negeri ini. Yang terpenting adalah tumbuh suburnya kebebasan dalam semua aspek kehidupan berbangsa dan bernegara. Ruang kebebasan yang tak terhingga itu meniscayakan perubahan struktur dan kultur kehidupan bangsa dan negara. Karena kebebasan itu pula negara yang ketika rezim Orde Baru sangat mencengkram mulai mencair. Bahkan ketika Presiden Abdurahman Wahid terjadi desakralisasi simbolsimbol negara. Istana Negara yang sangat angker ketika Soeharto berkuasa kehilangan daya magisnya
Kedaulatan Antariksa Indonesia: “Frontir Terakhir yang Terlupakan” Poempida Hidayatullah
Jurnal Lemhannas RI Vol 3 No 1 (2015)
Publisher : Lembaga Ketahanan Nasional Republik Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Upaya mempertahankan Kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), harus dilakukan secara terusmenerus dan tanpa henti dengan mengembangkan berbagai paradigma baru yang senantiasa disesuaikan dengan perubahan zaman. Terlebih lagi dalam era yang terbuka, demokratis dan berbasis otonomi daerah, dibutuhkan suatu strategi yang dapat memberikan ketahanan yang optimal untuk keberadaan NKRI. Salah satu sektor yang belum secara maksimal dibangun adalah sektor keantariksaan. Tanpa Kedaulatan Antariksa Indonesia, tak seorang pun akan yakin bahwa Indonesia itu berdaulat. Tulisan ini ditujukan untuk menggugah segenap Bangsa Indonesia akan betapa pentingnya membangun Kedaulatan Antariksa Indonesia demi tercapainya makna Kedaulatan NKRI yang sesungguhnya.
Urgensi Relevansi Kompetensi Pimpinan dalam Pembangunan Wilayah Pesisir dan Pulau Kecil guna Meningkatkan Kesejahteraan Rakyat Ambo Tuwo
Jurnal Lemhannas RI Vol 2 No 1 (2014)
Publisher : Lembaga Ketahanan Nasional Republik Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Wilayah pesisir dan pulau kecil (P2K) memiliki nilai strategis karena sekitar 60 persen penduduk Indonesia hidup di wilayah P2K. Selain itu hampir 95 persen kegiatan perikanan Indonesia terkonsentrasi pada Wilayah P2K dengan kontribusi sekitar 76 persen terhadap produksi perikanan nasional. Wilayah P2K beserta sumberdaya alamnya juga memiliki arti ekonomi yang penting bagi pembangunan, karena wilayah P2K merupakan kawasan yang secara hayati sangat produktif. Sekitar 85 persen dari biota laut kehidupannya bergantung pada ekosistem P2K, seperti hutan mangrove, padang lamun, terumbu karang dan estuaria (Tuwo dkk, 2005). Oleh sebab itu, wilayah P2K perlu mendapat perhatian yang sungguhsungguh dari semua pihak, khususnya para pimpinan.
Menyikapi Arus Imigran Gelap Menuju Australia guna Mengamankan Kepentingan Nasional Indonesia dalam Rangka Ketahanan Nasional Bondan Tiara Sofyan
Jurnal Lemhannas RI Vol 2 No 1 (2014)
Publisher : Lembaga Ketahanan Nasional Republik Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Migrasi penduduk adalah proses gerak penduduk dari suatu wilayah ke wilayah lain dalam jangka waktu tertentu melewati batas negara atau batas administrasi dengan tujuan untuk menetap1. Migrasi dapat terjadi dalam satu negara maupun antar negara. Migrasi antar negara terdiri dari (1) Imigrasi, yaitu masuknya penduduk dari satu negara ke negara lain, (2) Emigrasi, yaitu keluarnya penduduk dari satu negara ke negara lain, dan (3) Remigrasi, yaitu kembalinya imigran ke negara asalnya. Sementara migrasi dalam satu negara terdiri dari (1) transmigrasi, dan (2) urbanisasi. Migrasi antar negara tidak menimbulkan masalah dan bahkan merupakan peluang untuk pengembangan sebuah negara di era global ini. Namun, hal akan menjadi berbeda ketika migrasi menjadi ilegal, khususnya bagi negara yang menjadi tempat transit dan tempat tujuan migrasi. Imigrasi disebut ilegal adalah ketika imigran tidak memiliki dokumen resmi dan legal seperti paspor dan visa untuk memasuki sebuah negara.