cover
Contact Name
Firmansyah
Contact Email
firmanyk@gmail.com
Phone
+6282277629282
Journal Mail Official
jurnalattazakki@gmail.com
Editorial Address
http://jurnal.uinsu.ac.id/index.php/attazakki/about/editorialTeam
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
AT-TAZAKKI: Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan Islam dan Humaniora
ISSN : 25977369     EISSN : 25802321     DOI : -
Jurnal Attazakki: Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan Islam dan Humaniora di dirikan pada tahun 2017 dengan no SK : 0005.25802321/JI.3.1/SK.ISSN/2017.06 (E-ISSN) merupakan jurnal berproses dalam penelaahan dan penilaian yang di lakukan oleh para ahlinya (peer-review). Jurnal ini berafiliasi ke Program Studi Pendidikan Islam Pascasarjana Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan, dengan harapan tempat atau wadah bagi alumni atau mahasiswa Program Studi Pendidikan Islam untuk menulis atau mempublis tulisan atau artikel ilmiah dengan scope riset pendidikan, pendidikan islam, kebijakan pendidikan Islam, Pembiayaan pendidikan dan humaniora. dll.
Articles 202 Documents
FENOMENA HOMESCHOOLING Dina Mahdini, Maulida Kemala Sari
At-Tazakki: Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan Islam dan Humaniora Vol 4, No 2 (2020)
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Pascasarjana UIN Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47006/attazakki.v4i2.13565

Abstract

Abstrak: Penelitian kualitatif adalah prosedur penelitian yang menghasilkan data deskriptif berupa kata-kata tertulis atau lisan dari orang-orang dan perilaku yang dapat diamati. Homeschooling adalah alternative pendidikan yang berbeda daripada organisasi sekolah biasa. Homeschooling tampaknya memiliki dasar pandangan yang sejalan dengan sistem pendidikan Islam tradisional. Secara umum, fenomena berkembangnya homeschooling di Indonesia saat ini dapat dikategorikan menjadi tiga konteks. Terdapat beberapa faktor pendukung homeschooling. Ada beberapa klasifikasi jenis majemuk dan homeschooling tunggal, sedangkan homeschooling terdiri dari pada tiga jenis yaitu homeschooling majemuk, tunggal dan komunitas.Pentingnya homeschooling sebagai penunjang pendidikan formal dan pengembangan pendidikan siswa saat ini sehingga mampu meningkatkan kualitas pendidikan siswa. Pengertian umum Homeschooling adalah model pendidikan di mana sebuah keluarga memilih untuk bertanggungjawab sendiri atas pendidikan anak – anaknya dan mendidik anaknya dengan menggunakan rumah sebagai asas pendidikannya. Homeschooling tampaknya memiliki dasar pandangan yang sejalan dengan system pendidikan Islam tradisional. Pendidikan agama Islam adalah sebagai bimbingan terhadap pertumbuhan rohani dan jasmani menurut ajaran Agama Islam dengan hikmah mengarahkan, mengajarkan, melatih, mengasuh, dan mengawasi berlakunya semua ajaran agama Islam. Secara umum, fenomena berkembangnya homeschooling di Indonesia saat ini dapat dikategorikan menjadi tiga konteks. Adapun jenis – jenis homeschooling yaitu Tunggal, Majemuk, dan Komunitas. Metode homeschooling terbagi 4. Komponen homeschooling antara lain: Materi pendidikan, pendekatan pembelajaran homeschooling, evaluasi pembelajaran dan peran orangtua. Kata kunci: Pendidikan, Fenomena, Homeschooling
STUDI KAWASAN ISLAM (Studi Kasus di Istana Maimun Kota Medan) Nurul Zannah, Putri Esaskia Silalahi
At-Tazakki: Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan Islam dan Humaniora Vol 5, No 1 (2021): At-Tazakki
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Pascasarjana UIN Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47006/attazakki.v5i1.13491

Abstract

Abstract : The Deli Sultanate was a Malay Islamic sultanate which was founded in 1632 by Tuanku Panglima Gocah Pahlawan in an area called Tanah Deli (now Medan City and Deli Serdang Regency). Judging from its historical heritage, the Malay Sultanate in Sumatra had a very big influence in developing Islam. One of them is the establishment of a magnificent palace in the middle of the city of Medan, namely the Maimun Palace. This palace is proof of the study that Medan City became an Islamic area that stood under the government of the Islamic Sultanate. This study aims to reveal the facts in the field related to proving that the Maimun Palace is a historical relic of the government of the Islamic region. This research method uses descriptive qualitative, which is in the type of ethnographic study so that it can reveal the actual reality and can understand cultural phenomena that reflect knowledge and meaning systems that guide the life of cultural groups. This study reveals the relationship between the Maimun Palace was built with Islam. This finding further makes it clear that several relics were found with the pattern of an Islamic empire or sultanate. Keywords: Islam, Maimun Palace, Deli Sultanate Abstrak : Kesultanan Deli merupakan sebuah kesultanan Islam Melayu yang didirikan pada tahun 1632 oleh Tuanku Panglima Gocah Pahlawan di wilayah bernama Tanah Deli (kini Kota Medan dan Kabupaten Deli Serdang). Dilihat dari peninggalan sejarahnya, Kesultanan Melayu di tanah Sumatera ini memiliki pengaruh yang sangat besar dalam mengembangkan Islam. Salah satunya yaitu berdirinya istana megah ditengah Kota Medan yaitu Istana Maimun. Istana ini menjadi bukti studi bahwasanya Kota Medan menjadi kawasan Islam yang berdiri dibawah pemerintahan Kesultanan Islam. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap fakta - fakta dilapangan terkait dengan pembuktian bahwa Istana Maimun menjadi peninggalan sejarah pemerintahan kawasan Islam. Metode penelitian ini menggunakan deskriptif kualitatif, yang berjenis studi etnografi sehingga dapat mengungkap realitas yang sebenarnya dan dapat memahami fenomena budaya yang mencerminkan pengetahuan dan sistem makna yang membimbing kehidupan kelompok budaya. Penelitian ini mengungkapkan adanya hubungan Istana Maimun dibangun dengan Islam. Temuan ini semakinmemperjelas bahwa ditemukannya beberapa peninggalan - peninggalan yang bercorak kerajaan Islam atau kesultanan. Kata kunci : Islam, Istana Maimun, Kesultanan Deli
MODEL PENDIDIKAN ISLAM BERBASIS PLURALISME Dian Kurnia, Sufina Latifa
At-Tazakki: Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan Islam dan Humaniora Vol 4, No 2 (2020)
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Pascasarjana UIN Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47006/attazakki.v4i2.13545

Abstract

Abstrak: Pluralisme bukan hanya kesadaran yang bersifat teologis, tetapi juga kesadaran yang bersifat sosial. Hal itu berimplikasi pada kesadaran bahwa manusia hidup di tengah masyarakat yang plural dari segi agama, budaya, etnis dan berbagai keragaman lainya. Pendidikan Islam baik formal maupun non formal, menurut Nurcholish Madjid merupakan jembatan penghubung untuk menginternalisasi nilai-nilai pluralistik atau akidah inklusif kepada peserta didik. Al-Quran merupakan landasan utamapraktik pendidikan Islam. Atas dasar itu, pendidikan Islam dituntut menghadirkan moralitas sosial agar pesan humanistik yang termuat di dalam kitab suci bisa dijadikan pedoman hidup bersosial secara beradab. Riset ini ingin melihat lebih detail tentang kerangka berfikir Nurcholsih Madjid tentang pluralisme agama dalam pendidikan Islam. Penelitian ini menggunakan metode kajian pustaka, sehingga penulisannya merujuk pada sumber tulisan, seperti artikel, jurnal, buku yang sesuai dengan pembahasan riset ini.Kata kunci: Pluralisme agama, Nilai-nilai Pluralisme dalam Pendidikan Islam, Konteks Pendidikan Islam
KONSEP PENDIDIKAN KARAKTER TERHADAP NORMA SUSILA DI SEKOLAH DASAR Mhd Arif Setiawan
At-Tazakki: Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan Islam dan Humaniora Vol 6, No 2 (2022): At-Tazakki
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Pascasarjana UIN Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47006/attazakki.v6i2.13467

Abstract

Abstract: Character formation cannot be done by memorizing, because this is inherent in every human being and depends on self-ability. Character can only be taught to the younger generation by example and example. The purpose of this study is to describe the concept of character education against moral norms in schools, especially in elementary schools. This study uses a literature study method that relies on bibliographic sources from books and articles in scientific journals related to the subject matter. The results of this study indicate that: 1) The concept of character education against moral norms can be applied through: a) exemplary, b) discipline, c) habituation, d) creating a conducive atmosphere. 2) Implementation of character education on moral norms with a) moral knowing, b) perspective taking, c) moral feeling, d) moral avtion. Keywords: Character Education, Moral Norms, Elementary School
MELINJO MENDUNIA CIRI KHAS DESA DALU SEPULUH B KECAMATAN TANJUNG MORAWA KABUPATEN DELI SERDANG Masyitah, Muhammad Azhari, Hoirul Amru Siregar, Afrida Handayani, Fauzi Fahmi
At-Tazakki: Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan Islam dan Humaniora Vol 5, No 1 (2021): At-Tazakki
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Pascasarjana UIN Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47006/attazakki.v5i1.13403

Abstract

Abstrak: Melinjo merupakan salah satu jenis tumbuhan yang memiliki berbagai manfaat bagi kehidupan masyarakat. Masyarakat dapat memanfaatkan tumbuhan sebagai penghasil bahan primer maupun sekunder guna memenuhi kebutuhan sehari-hari. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Jenis penelitian menggunakan studi kasus di Desa Dalu Sepuluh B. Adapun hasil penelitian menunjukkan bahwa: a. Bentuk pohon melinjo besar dan menjulang ke atas, daunnya berbentuk oval, buahnya berbentuk lonjong dengan varian terdiri kulit luar, dalam dan daging. b. Manfaat pohon melinjo mulai batang melinjo dapat diolah menjadi: 1) kayu bakar, 2) kayu broti, 3) papan, 4) balok, Daun melinjo muda dapat dimanfaatkan oleh masyarakat setempat menjadi sayur mayur dengan olahan santan. Buah melinjo memiliki berbagai macam: a) buah berwarna hijau dan kuning, b) buah berwarna merah. c. Implikasi dari pohon melinjo antara lain: 1) Membuka lapangan pekerjaan, 2) Menciptakan inovasi baru, dan 3) Menumbuhkan semangat gotong royong masyarakat.Kata Kunci: Melinjo, Ciri Khas, Desa Abstract: Melinjo is one type of plant that has various benefits for people's lives. People can use plants as primary and secondary producers to meet their daily needs. This study uses a qualitative approach. This type of research uses a case study in Dalu Ten Village B. The results of the study show that: a. The shape of the melinjo tree is large and towering, the leaves are oval, the fruit is oval in shape with variants consisting of outer, inner skin and flesh. b. The benefits of the melinjo tree starting from the melinjo stem can be processed into: 1) firewood, 2) broti wood, 3) boards, 4) beams. Young melinjo leaves can be used by the local community into vegetables with coconut milk. Melinjo fruit has a variety of: a) green and yellow fruit, b) red fruit. c. The implications of the melinjo tree include: 1) Creating jobs, 2) Creating new innovations, and 3) Fostering the spirit of community cooperation. Keywords: Melinjo, Characteristics, Village
ISLAM DAN GAGASAN UNIVERSAL : STUDI KASUS PEMAHAMAN MASYARAKAT UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SUMATERA UTARA Adelia Putri, Bella Yulisda Lubis, Rahmad Alfarizki
At-Tazakki: Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan Islam dan Humaniora Vol 5, No 2 (2021): At-Tazakki
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Pascasarjana UIN Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47006/attazakki.v5i2.13508

Abstract

Abstrak : Penelitian ini adalah penelitian Grounded Theory yang didapat dari teori berbagai sumber. Dimana sumber teori utama merupakan masyarakat dari Universitas Islam Negeri Sumatera Utara. Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat bagaimana masyarakat UIN Sumatera Utara mengetahui dan memahami mengenai Islam dengan sifat universalisme. Hasil penelitian menunjukkan pertama, Islam sangat berperan penting dalam globalisasi. Kedua,ikut andil Islam dalam ilmu pengetahuan. Ketiga, Islam merupakan agama fundamentalisme. Kata kunci :Islam, Globalisasi, Universalisme
REPRESENTASI PEKERJA BURUH PEREMPUAN DALAM FILM KISAH 3 TITIK (Analisis Semiotika John Fiske) Ayunika Syaharani Purba, Achiriah, Abdul Rasyid
At-Tazakki: Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan Islam dan Humaniora Vol 6, No 1 (2022): At-Tazakki
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Pascasarjana UIN Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47006/attazakki.v6i1.12817

Abstract

Perempuan dalam Film Kisah 3 Titik (Analisis Semotika John Fiske). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana Representasi pekerja buruh perempuan dalam Film Kisah 3 Titik melalui Analisis Semiotika John Fiske.Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah Teori Analisis Semiotika John Fiske. Objek dari penelitian iniadalah Film Kisah 3 Titik. Penelitian ini menggunakan teknik analisis semiotika John Fiske dimana dalam analisis semiotika John fiske kita akan mengetahui Level realita, representasi dan ideologi yang terdapat dalam Film Kisah 3 Titik. Hasil dari penelitian ini adalah penggambaran realita kehidupan para pekerja buruh perempuan di duniapekerjaan.
AGAMA DAN MULTIKULTURALISME: (Studi Budaya dan Agama di Sekolah Menengah Pertama Negeri 7 Medan) Fathun Khoriba, Dinda, Tetty Khairani
At-Tazakki: Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan Islam dan Humaniora Vol 5, No 1 (2021): At-Tazakki
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Pascasarjana UIN Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47006/attazakki.v5i1.13496

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan nilai-nilai moderasi pendidikan islam melalui budaya sekolah multicultural. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif. Teknik pengumpulan data dengan teknik observasi partisipan, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini adalah kelas bersama mewujudkan nilai-nilai moderasi pendidikan islam melalui budaya sekolah multicultural di SMPN 7 Medan yang pertama nilai terbuka, kedua nilai dialog, ketiga toleransi dan keempat tidak ekstrim dalam beragama. Kata kunci: moderasi beragama, pendidikan Islam, SMP Negeri 7 Medan 
MELAWAN KAPITALISME PENDIDIKAN Muhammad Akbar Mukti, Sundari
At-Tazakki: Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan Islam dan Humaniora Vol 4, No 2 (2020)
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Pascasarjana UIN Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47006/attazakki.v4i2.13561

Abstract

Abstrak: Penelitian ini adalah membahas tentang pendidikan Islam kontemporer khususnya membahas tentang kapitalisme pendidikan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengertian, perkembangan, penyebab, dampak dan solusi dari dampak kapitalisme pendidikan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif analitis yang bersifat normatif yang disesuaikan dengan sumber-sumber kepustakaan. Adapun Teknik pengumpulan data yaitu studi literature. Hasil penelitian menunjukkan Kapitalisme pendidikan telah melahirkan mental yang jauh dari cita-cita pendidikan sebagai praktik pembebasan dan agenda pembudayaan. Dengan menjadi pelayan kapitalisme, sekolah saat ini tidak mengembangkan semangat belajar yang sebenarnya. Sekolah tidak menanamkan kecintaan pada ilmu, atau mengajarkan keadilan, korupsi atau antipenindasan. Kapitalisme dalam pendidikan maksudnya adalah kapitalisasi pendidikan, yaitu proses pengkapitalan terhadap pendidikan. Pendidikan dijadikan sebagai alat pencapaian modal yang sebanyak-banyaknya. Hal ini dilakukan dengan merombak segala dimensi pokok dari pendidikan itu sendiri. Kata kunci: Kapitalisme, Pendidikan.
KONSTRUKSI IDENTITAS VIRTUAL PADA FILM READY PLAYER ONE (2018) Syafira Rahmanda Siahaan, Fakhrur Rozi, Abdi Mubarak Syam
At-Tazakki: Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan Islam dan Humaniora Vol 6, No 2 (2022): At-Tazakki
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Pascasarjana UIN Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47006/attazakki.v6i2.13472

Abstract

Abstrak: Penelitian ini  bertujuan mengatahui identitas virtual pada karakter film Ready Player One (2018) karya Ernest Cline. Dengan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, penelitian ini juga menjabarkan bagaimana latar belakang dan referensi budaya populer di Ready Player One (2018). Penelitian ini bertujuan mengetahui bagaimana realitas nyata dan realitas semu yang  digambarkan dalam film. Dengan kemajuan teknologi informasi dan komunikasi, upaya manusia memiliki keleluasaan dalam berimajinasi dan merealisasikannya. Film, sebagai salah satu medium komunikasi massa, merupakan wadah kebebasan berimajinasi. Film yang disutradarai oleh Steven Spielberg menggambarkan kehidupan masyarakat moderen pada tahun 2045, dengan perkembangan teknologi yang luar biasa. Suatu piranti yang mengubah manusia menjadi sangat tergantung dengan teknologi. Teknologi informasi dan komunikasi yang menciptakan dunia baru yaitu dunia digital, dengan identitas baru yang bahkan berbeda dengan identitas di dunia nyata memberi tembok besar bagi dunia nyata tentang bagaimana para penduduk manusia tidak saling mengenal didunia nyata namun di dunia virtual. OASIS, dunia tempat pelarian manusia modern dan menciptakan identitas baru yaitu identitas virtual. Tentang bagaimana nilai pertermanan, perjuangan  serta alasan-alasan pahit karakter melarikan diri dari kenyataan yang sedih dan gelap.Penelitian ini  bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengambaran simulakra pada kisah hidup yang terjadi di film ini dengan penggambaran dari identifikasi  terhadap  representasi  realitas,  identitas, komunitas, dan ruang yang ditampilkan.  Kata Kunci : Film; Realitas Digital; Identitas; Simulakra. 

Page 11 of 21 | Total Record : 202