cover
Contact Name
Firmansyah
Contact Email
firmanyk@gmail.com
Phone
+6282277629282
Journal Mail Official
jurnalattazakki@gmail.com
Editorial Address
http://jurnal.uinsu.ac.id/index.php/attazakki/about/editorialTeam
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
AT-TAZAKKI: Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan Islam dan Humaniora
ISSN : 25977369     EISSN : 25802321     DOI : -
Jurnal Attazakki: Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan Islam dan Humaniora di dirikan pada tahun 2017 dengan no SK : 0005.25802321/JI.3.1/SK.ISSN/2017.06 (E-ISSN) merupakan jurnal berproses dalam penelaahan dan penilaian yang di lakukan oleh para ahlinya (peer-review). Jurnal ini berafiliasi ke Program Studi Pendidikan Islam Pascasarjana Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan, dengan harapan tempat atau wadah bagi alumni atau mahasiswa Program Studi Pendidikan Islam untuk menulis atau mempublis tulisan atau artikel ilmiah dengan scope riset pendidikan, pendidikan islam, kebijakan pendidikan Islam, Pembiayaan pendidikan dan humaniora. dll.
Articles 201 Documents
STRATEGI KOMUNIKASI PEMASARAN GERAI KAMPOENG KITA DI MEDIA SOSIAL INSTAGRAM Rizki Kurnia Ningsi, Solihah Titin Sumanti, Syahrul Abidin
At-Tazakki: Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan Islam dan Humaniora Vol 6, No 1 (2022): At-Tazakki
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Pascasarjana UIN Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47006/attazakki.v6i1.12818

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi komunikasi pemasaran berupa periklanan, promosi penjualan, hubungan masyarakat, penjualan personal dan pemasaran langsung serta faktor pendukung dan penghambat Gerai Kampoeng Kita di media sosial Instagram.Penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Penelitian ini menggunakan teori IMC (Intregated Marketing Communication) yang mencakup bauran pemasaran yaitu periklanan, promosi penjualan, hubungan masyarakat, penjualan personal dan pemasaran langsung. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa strategi komunikasi pemasaranGerai Kampoeng Kita di media sosial Instagramyaitu periklanan berupa postingan berbagai jenis produk, promosi penjualan seperti potongan harga, big sale, giveaway dan event, hubungan masyarakat yaitu memperkenalkan produk kepada khalayak dengan melakukan persuasi, mengajak diskusi dan pelayanan terbaik, penjualan personal dengan menawarkan secara langsung produk kepada konsumen dan pemasaran langsung dengan melakukan interaksi langsung kepada konsumen untuk mendapatkan respon secara langsung. Konstribusi yang dibutuhkan dalam penelitian ini yaitu owner, karyawan dan konsumen Gerai Kampoeng Kita. 
METODOLOGI STUDI ISLAM PERSEKTIF DOSEN DAN MAHASISWA (Studi Kasus di UIN Sumatera Utara Medan) Zakia Salsabila, Dewi Triwulan, Syavira Adisti
At-Tazakki: Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan Islam dan Humaniora Vol 5, No 1 (2021): At-Tazakki
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Pascasarjana UIN Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47006/attazakki.v5i1.13499

Abstract

Abstrak: Metodologi islam adalah suatu studi yang mempelajari tentang sebuah metode yang bisa merumuskan masalah, kemudian bisa memecahkan masalah- masalah tentang keislaman atau pertanyaan - pertanyaan tentang keIslaman. Metodologi studi islam bertujuan mengajarkan umat islam akan budaya, ilmu, serta pemahaman agama islam kepada umat manusia, dalam berbagai aspek. jadi metodologis itu di Islam ini pasti yang berkaitan dengan keislaman. bagaimana sebuah metode ini bisa merumuskan kemudian bisa memecahkan masalah-masalah tentang keislaman itu atau pertanyaan-pertanyaan tentang keislaman kemudian itu terjawab dalam sebuah metodologi studi Islam. Studi Islam berkembang seiring dengan berkembangnya zaman. Untuk meninjau perkembangan studi Islam secara utuh, maka perlu didasari oleh dua sudut pandang yakni studi Islam Normatif dan Studi Islam Historis. Metodologi penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Pendekatan studi kasus ini adalah salah satu bentuk penelitian kualitatif yang berbasis pada pemahaman dan perilaku manusia berdasarkan pada opini manusia.  Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa metodologi Islam sangat penting untuk dipelajari dan diketahui. Karena sebagai umat Islam kita harus bisa mengetahui tentang pemahaman-pemahaman Islam dan bagaimana menerapkannya kedalam kehidupan.
HAMBATAN KOMUNIKASI LINTAS AGAMA ANTAR KONFLIK UMAT BERAGAMA ISLAM DAN KRISTIANI DI DESA PANCUR BATU TUNTUNGAN Kartika Khairana, Ahmad Fauzi
At-Tazakki: Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan Islam dan Humaniora Vol 4, No 2 (2020)
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Pascasarjana UIN Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47006/attazakki.v4i2.13562

Abstract

Abstract: This study aims to find out how the Barriers to Interfaith Communication Between Religious People and the expectations of each ethnic group in maintaining the issue of harmony of inter-ethnic life in Pancur Batu which consists of the majority of Christian, Malay, and Javanese (Islamic) ethnicities. Multi-ethnic life in Pancur Batu often causes various conflicts that occur between ethnicities. This research is a qualitative research using descriptive qualitative methods. In this study the authors linked several theories of intercultural communication and identified communication barriers such as ethnocentrism, Social Prejudice and others. In this study, it was found that inter-ethnic barriers can arise due to the absence of an open mind in the face of differences, the absence of mutual tolerance and mutual respect between ethnic groups. In addition, communication barriers are also one of the factors that arise between ethnic conflicts.Keywords: Communication, Religious and cultural people, Conflict, Barriers, Harmony
DINAMIKA PERKEMBANGAN PENDIDIKAN ISLAM DI INDONESIA Khairul Fahmi, Fauzi Fahmi
At-Tazakki: Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan Islam dan Humaniora Vol 5, No 1 (2021): At-Tazakki
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Pascasarjana UIN Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47006/attazakki.v5i1.13473

Abstract

Abstrak: Sesungguhnya semakin banyak peserta didik yang mendaftarkan dirinya ke berbagai Perguruan Tinggi Islam, merupakan bukti yang tidak terbantahkan bahwa Pendidikan Islam semakin berperan besar dimasyarakat. Tujuan dari penelitian ini untuk mendeskripsikan perkembangan pendidikan Islam di Indonesia. Peneltian ini menggunakan metode studi kepustakaan yang mengandalkan sumber bibliografi dari buku dan artikel di jurnal ilmiah yang berkaitan dengan pokok permasalahan. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa: 1) Keadaan pendidikan Islam pada masa penjajah juga mengalami penjajahan. Bagaimana tidak dikatakan mengalami penjajahan, untuk mengajarkan pendidikan Islam ke sekolah-sekolah saja harus terlebih dahulu meminta izin kepada pemerintah. Pendek kata, pada zaman pemerintahan Belanda maupun Jepang sama-sama tidak memberikan peluang kepada pendidikan Islam untuk diajarkan di sekolah. 2)Setelah Indonesia merdeka, tahap demi tahap, perlahan namun pasti kebijakan pemerintah terhadap pendidikan Islam semakin mendekati kewajaran. Pemerintah dalam hal ini Menteri Pendidikan dan Kebudayaan bersama Menteri Agama berhasil membuat sebuah gebrakan, sehingga menelurkan kebijakan yang mendukung pendidikan Islam. Sehingga pendidikan Agama pun boleh diajarkan di sekolah. Bahkan akhirnya lahirlah Undang-Undang No. 20 Tahun 2003 yang menyatakan bahwa pendidikan Agama merupakan hak bagi setiap peserta didik. Dinamka pendidikan Islam ini seharusnya menyadarkan kita, bahwa dalam perjalananya penuh dengan hambatan dan tantangan.Kata Kunci: Perkembangan, Pendidikan Islam, Indonesia Abstract In fact, more and more students are enrolling themselves in various Islamic Universities, which is undeniable evidence that Islamic education is increasingly playing a major role in society. The purpose of this study is to describe the development of Islamic education in Indonesia. This research uses a literature study method that relies on bibliographic sources from books and articles in scientific journals related to the subject matter. The results of this study indicate that: 1) The state of Islamic education during the colonial period also experienced colonialism. How can it not be said to have experienced colonialism, in order to teach Islamic education to schools, one must first ask permission from the government. In short, during the Dutch and Japanese administrations, both did not provide opportunities for Islamic education to be taught in schools. 2) After Indonesia's independence, step by step, slowly but surely the government's policy towards Islamic education is getting closer to normal. The government in this case the Minister of Education and Culture together with the Minister of Religion succeeded in making a breakthrough, thus spawning policies that support Islamic education. So that religious education can also be taught in schools. In fact, in the end, Law no. 20 of 2003 which states that religious education is a right for every student. The dynamics of Islamic education should make us aware that its journey is full of obstacles and challenges.Keywords: Development, Islamic Education, Indonesia 
ANALISIS PEMANFAATAN MEDIA PEMBELAJARAN DALAM MENGATASI KEJENUHAN BELAJAR SISWA DALAM PEMBELAJARAN ILMU PENGETAHUAN ALAM DI KELAS IV SD SWASTA ARISA MEDAN DELI TAHUN AJARAN 2022/2023 Annisa Arnun
At-Tazakki: Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan Islam dan Humaniora Vol 6, No 2 (2022): At-Tazakki
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Pascasarjana UIN Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47006/attazakki.v6i2.13464

Abstract

Abstract: In science learning, low student learning achievement is caused by negative factors that reduce the motivation and enthusiasm for learning of grade IV students of SD Swasta Arisa Medan Deli School Year 2022/2023, especially in student psychological factors. The negative factor observed in this study is that student learning saturation results in low achievement in science learning subjects. The study was conducted to determine the factors causing learning saturation experienced by grade IV elementary school students.  This research is a descriptive qualitative research.   The subjects in this study were grade IV elementary school students who numbered 30 students and those who experienced learning saturation, namely students who had KKM scores that did not meet the number of 20 students. Data collection in this study was carried out by interviews, observations and documentation.   Based on the results of research and discussions that have been presented about the boredom of student learning in science learning subjects in grade IV SD Swasta Arisa Medan Deli School Year 2022/2023 shows that from the results of interviews and observations there are still many students who are not interested in learning science because students have difficulty in understanding concepts, language difficulties and are not accompanied by supporting media,   low student concentration, lack of study habits, low intelligence and lack of motivation given by parents, to overcome such things, teachers use concrete media to increase student motivation and morale. Keywodrs: low student learning achievement, learning saturation
DIVERSIFIKASI KURIKULUM DI MADRASAH DAN SEKOLAH Rizka Auliya, Sri Wahyuni
At-Tazakki: Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan Islam dan Humaniora Vol 4, No 1 (2020)
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Pascasarjana UIN Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47006/attazakki.v4i1.13542

Abstract

Abstrak: Kurikulum merupakan suatu program yang direncanakan dan dilaksanakan untuk mencapai tujuan. Oleh karena itu penyelenggaraan sebuah pendidikan memerlukan sebuah konsep yang berfungsi menjadi alat yang selalu bisa dirubah sesuai dengan perkembangan zaman. Penelitian ini menganalisis tentang konsep kurikulum dan kurikulum Pendidikan Islam yang mencakup pengertian, komponen kurikulum, dan karakteristiknya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kepustakaan dan diperoleh hasil bahwa kurikulum mencakup berbagai rencana kegiatan peserta didik yang terperinci berupa bentuk-bentuk bahan pendidikan, saran-saran strategi belajar mengajar, pengaturan-pengaturan program agar dapat diterapkan, dan hal-hal yang mencakup pada kegiatan yang bertujuan mencapai target/ tujuan yang diinginkan. Begitu pula dalam kurikulum Pendidikan Islam harus memperhatikan beberapa hal diantaranya sesuai dengan fitrah manusia, mencakup kepentingan umat Islam pada umumnya, bersifat realistic, komprehensif dan kontinuitas. Kata kunci: Konsep,  Kurikulum, Pendidikan Islam 
ETIKA KOMUNIKASI JUAL BELI BARANG DI MEDIA ONLINE BAGI MAHASISWA PROGRAM STUDI ILMU KOMUNIKASI UIN SUMATERA UTARA Gita Aulia Nurani, Abdul Rasyid, Ahmed Fernanda Desky
At-Tazakki: Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan Islam dan Humaniora Vol 6, No 1 (2022): At-Tazakki
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Pascasarjana UIN Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47006/attazakki.v6i1.12971

Abstract

ABSTRACT: Communication ethics is currently often underestimated by many people, especially in online media communicators and communicants do not meet each other directly. This can be a concern for people, especially the ethics of buying and selling communication in online media. Knowing and implementing the existing rules correctly, it is very possible if various obstacles to shopping in online media can be overcome. For this reason, this study discusses whether the ethics of buying and selling communication in online media can affect consumers, as well as what obstacles are in the ethics of buying and selling communication in online media. Some important points in the ethics of communicating buying and selling in online media include creating existing moral values, creating honesty in every human being, the public has the right to as much information as possible regarding the reliability of the source, then do not provide information if it is known that it is inaccurate, and create a harmonious relationship. This study uses a descriptive qualitative research method where the researcher must describe the results of each finding. The number of informants is 10 people consisting of 5 people as online sellers and 5 people as online consumers. The research technique uses interviews, observation and documentation. Seeing from the number of people who use this online media to make buying and selling transactions, it is necessary to encourage all levels of society to have ethics on how to communicate well in online media.
DINAMIKA ANTAR UMAT BERAGAMA DALAM MENCEGAH KONFLIK SOSIAL MELALUI TOKOH AGAMA DI DESA HULU KEC. PANCUR BATU Agustini Agustini
At-Tazakki: Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan Islam dan Humaniora Vol 5, No 2 (2021): At-Tazakki
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Pascasarjana UIN Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47006/attazakki.v5i2.13505

Abstract

Abstrak: Sikap bahkan perilaku antar umat beragama dalam hal ini sangatlah menjadi perihal yang cukup diperhatikan. Terlebih, Indonesia merupakan negara majemuk dan terdiri dari berbagai suku bangsa, dimana mampu tinggal dalam ruang lingkup yang berbeda satu sama lain. Namun. dalam pandangan negatif, konflik antara umat beragama orang di Indonesia tampaknya terus menjadi ancaman. Tampaknya, hidup harmoni atau salam ke arah kehidupan masih sulit untuk dilakukan. Mengapa manusia Indonesia yang agamanya, berpancasila, yang terus membangun jiwa, dan tubuh masih rentan untuk menyakiti satu sama lain, bukan hanya secara fisik tetapi juga secara fsikis. Selain itu, persaingan antar umat beragama juga tampak terlihat dari beberapa contoh yang terjadi di salah satu daerah di Indonesia menjadi masalah yang cukup rumit. Dalam hal ini, penelitian dilakukan di sebuah desa yang ada di Sumatera Utara tepatnya di Desa Hulu Pancur Batu dengan kategori penduduk yang berbeda etnis bahkan agama. Banyak upaya telah dilakukan untuk mengurai dan mencari sebab agresifitas masyarakat Indonesia yang dahulu dianggap sebagai bangsa yang beragama, santun dan lain-lain. Penyebab konflik dapat berupa factor politik, kesenjangan ekonomi, kesenjangan budaya, sentimen etnis dan agama. Hanya saja, faktor ekonomi dan politik sering ditunjuk berperan paling dominan dibanding dua faktor yang disebut terakhir.Kata kunci: Dinamika, Persaingan, Konflik dan Kelompok Agama.
KONSEP PENDIDIKAN ISLAM MULTIKULTURAL DI MADRASAH ALIYAH NEGERI SERDANG BEDAGAI Mujhirul Iman, Firmansyah
At-Tazakki: Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan Islam dan Humaniora Vol 5, No 2 (2021): At-Tazakki
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Pascasarjana UIN Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47006/attazakki.v5i2.13568

Abstract

Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah bagaimana mengetahui konsep pendidikan Islam Multikultural di MAN Serdang Bedagai? Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian jenis kualitatif dengan pendekatan studi kasus di MAN Serdang Bedagai. Hasil penelitian ini adalah konsep pendidikan multikultural merupakan bagian dari pendidikan Islam yang sarat dengan nilai-nilai moral dan spiritual. Pendidikan Islam multikultural  mempunyai misi esensial untuk membangun karakter  siswa sebagai seorang muslim yang memahami ajaran agamanya serta mempunyai kesadaran imani yang diwujudkan ke dalamsikap dan perilaku sehari- hari sebagai bentuk pengamalan ajaran agama.
TEORI DAN IMPLEMENTASI PENDIDIKAN MULTIKULTURAL DI MADRASAH ALIYAH NEGERI 1 MODEL MEDAN Riska Apriani, Nur Azizah, Aldi Nasution
At-Tazakki: Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan Islam dan Humaniora Vol 5, No 1 (2021): At-Tazakki
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Pascasarjana UIN Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47006/attazakki.v5i1.13493

Abstract

Abstrak: Pendidikan Multikultural sebagai cara pandang tentang realitas, bahwa realitas itu majemuk sehingga pendidikan multicultural merupakan respons terhadap perkembangan keragaman populasi sekolah, sebagaimana tuntutan persamaan hak bagi setiap kelompok. Tulisan ini bertujuan untuk mempersiapkan pesrta didik untuk bersikap terbuka dan inklusif, dalam arti memahami dan menerima perbedaan, mampu menghargai orang lain yang berbeda suku, ras, agama, budaya, dan kelas sosial. Dalam tulisan ini, penulis menggunakan metode kualitatif karena metode ini menggunakan data yang diambil melalui wawancara terhadap pihak yang dinilai dapat memberikan informasi dan data akurat. Untuk itu, dalam mengkaji tulisan ini, penulis menggunakan teori James Banks. Menurut james Banks Pendidikan Multikultural merupakan sebuah ide, sebuah gerakan reformasi pendidikan dan proses. Dengan demikian, hasil penelitian dalam tulisan ini, menemukan bahwa MAN 1 Medan sudah melaksanakan pendidikan yang multicultural. Di sisi lain, sekolah perlu melakukan dialog dengan menempatkan setiap peradaban dan kebudayaan yang ada pada posisi sejajar. Kedua, sekolah perlu mengembangkan toleransi untuk memberikan kesempatan masing-masing kebudayaan saling memahami. Kata kunci: Teori, Pendidikan, Multikultural