cover
Contact Name
Ely Nurhidayati
Contact Email
uniplan@untan.ac.id
Phone
+6289668877779
Journal Mail Official
uniplan@untan.ac.id
Editorial Address
Department of Urban and Regional Planning, Faculty of Engineering, Universitas Tanjungpura Pontianak, Jl. Prof. Dr. H. Hadari Nawawi, Pontianak, 78124, Kalimantan Barat, Indonesia.
Location
Kota pontianak,
Kalimantan barat
INDONESIA
Uniplan: Journal of Urban and Regional Planning
ISSN : -     EISSN : 27472973     DOI : https://10.26418/uniplan
Uniplan: Journal of Urban and Regional adalah jurnal akses terbuka yang berfokus pada karya ilmiah yang melingkupi: 1. Kajian kota, desa, wilayah, kawasan, lingkungan binaan, perbatasan, sumber daya lahan perairan dan pesisir dalam ranah multi dimensi (spasial, ekonomi, sosial, budaya, kesejarahan, geopolitik, pertahanan dan keamanan); 2. Kajian penelitian empiris, teoritis, dan normatif untuk mengembangkan keilmuan terkait perencanaan, pembangunan dan pengembangan kota dan wilayah; 3. Kajian kebijakan, tata kelola pemerintahan serta pemangku kepentingan, dan manajemen infrastruktur terkait perencanaan, pembangunan dan pengembangan kota dan wilayah di Indonesia dan dunia. Semua manuskrip termasuk penelitian asli, catatan penelitian, dan resensi buku diperbolehkan dalam Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 6, No 1 (2025): Maret" : 5 Documents clear
Analisis Perubahan Ketersediaan dan Kebutuhan Ruang Terbuka Hijau (RTH) di Kecamatan Gajahmungkur, Kota Semarang chasanah, aisya nurul
Uniplan: Journal of Urban and Regional Planning Vol 6, No 1 (2025): Maret
Publisher : Department of Urban and Regional Planning, Faculty of Engineering, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/uniplan.v6i1.87605

Abstract

Pembangunan perkotaan merupakan proses dinamis yang terus berubah dengan tujuan meningkatkan kondisi sosial dan ekonomi. Umumnya, pembangunan di wilayah perkotaan lebih menekankan aspek fisik cenderung mengabaikan lingkungan. Alih fungsi lahan menjadi masalah serius karena mengancam ekosistem dan ketersediaan sumber daya. Untuk mengatasi dampak negatif pembangunan, Ruang Terbuka Hijau (RTH) dianggap sebagai solusi penting dalam menjaga keseimbangan lingkungan dan kesejahteraan masyarakat perkotaan. Di Kota Semarang keberadaan RTH menjadi perhatian utama dalam pembangunan berkelanjutan, namun terdapat beberapa kecamatan yang belum memenuhi standar peraturan RTH. Salah satu kecamatan tersebut adalah Kecamatan Gajahmungkur. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui perubahan ketersediaan dan kebutuhan RTH berdasarkan luas wilayah, jumlah penduduk, dan proyeksi penduduk di Kecamatan Gajahmungkur pada tahun 2018 dan 2023. Penelitian ini menggunakan metode overlay yang dilakukan dengan Sistem Informasi Geografis (SIG). Data yang diperoleh kemudian dianalisis menggunakan standar peraturan pemerintah yang berlaku. Berdasarkan hasil analisis, telah terjadi perubahan penurunan RTH seluas 119,567 hektar dalam lima tahun terakhir. Kebutuhan RTH berdasarkan luas wilayah adalah 280,5 hektar, berdasarkan jumlah penduduk adalah 127,532 hektar,, dan proyeksi penduduk adalah 165,122 hektar. Untuk mengetahui kecukupan RTH pada suatu wilayah dapat dilakukan dengan membandingkan kondisi eksisting dengan kebutuhannya.   Kondisi eksisting RTH pada tahun 2023 adalah 318,199 hektar, sehingga dapat disimpulkan bahwa kebutuhan RTH di Kecamatan Gajahmungkur telah memenuhi standar peraturan.
Analisis Tingkat Sikap dan Perilaku Masyarakat dalam Pengendalian dan Pemanfaatan Ruang Terbuka Hijau di Kota Semarang Putri, Salma Dwi; Fariz, Trida Ridho; Heriyanti, Andhina Putri; Haris, Amnan
Uniplan: Journal of Urban and Regional Planning Vol 6, No 1 (2025): Maret
Publisher : Department of Urban and Regional Planning, Faculty of Engineering, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/uniplan.v6i1.84783

Abstract

Berkurangnya keberadaan Ruang Terbuka Hijau (RTH) merupakan salah satu isu lingkungan yang semakin merekah di Indonesia. Ketersediaan minimal RTH sudah tercantum pada UU No.26 Tahun 2007, namun ketersediaan RTH sering berkurang karena dipengaruhi oleh beberapa faktor salah satunya adalah faktor partisipasi masyarakat serta kesadaran masyarakat dalam memanfaatkan RTH. Diantara 16 kecamatan di Kota Semarang, Kecamatan Semarang Timur merupakan salah satu kecamatan dengan presentase RTH yang belum memenuhi, oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat sikap dan perilaku masyarakat dalam mengendalikan RTH serta mengetahui hubungan antar variabelnya.  Penelitian ini dilakukan di 2 area kunci taman Kelurahan Rejosari di Kecamatan Semarang Timur yaitu Taman Selfie dan Taman Kridangga dengan jumlah responden kuesioner sebanyak 130 orang. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan pengambilan data melalui kuesioner, wawancara serta observasi. Data yang didapatkan selanjutnya diolah dan diuji menggunakan uji Chi-Square dan Uji Korelasi Spearman. Berdasarkan hasil analisis dapat disimpulkan bahwa tingkat pengetahuan, sikap dan perilaku masyarakat dalam mengendalikan RTH di Kelurahan Rejosari masih dalam tingkatan baik. Kemudian beberapa variabel tidak saling berhubungan, namun ditemukannya hubungan antara variabel sikap dan perilaku. Data dalam penelitian ini hanya dianalisis menggunakan uji korelasi spearman, kajian hubungan lebih lanjut dapat diuji melalui uji regresi logistik biner untuk mengetahui probabilitas suatu kejadian dan memprediksi dampak dari antar variabel.
Efektivitas dan Efisiensi Jalur Penyeberangan Kapal Feri dan Jalur Darat: Studi Kasus Desa Sungai Raya ke Banjarmasin Citra, Yulia
Uniplan: Journal of Urban and Regional Planning Vol 6, No 1 (2025): Maret
Publisher : Department of Urban and Regional Planning, Faculty of Engineering, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/uniplan.v6i1.89099

Abstract

Abstrak: Penelitian ini menganalisis efektivitas dan efisiensi jalur penyeberangan kapal feri dan jalur darat dari Desa Sungai Raya menuju Banjarmasin. Menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif, data dikumpulkan melalui survei dan wawancara dengan masyarakat setempat. Hasil menunjukkan bahwa jalur kapal feri lebih unggul dalam waktu tempuh, dengan rata-rata 48 menit, dan biaya perjalanan yang lebih rendah, yaitu Rp 8.000 per motor. Sebaliknya, jalur darat menawarkan kenyamanan dan fleksibilitas yang lebih tinggi, meskipun memerlukan waktu lebih lama (1 jam 25 menit) dan biaya yang lebih besar (Rp 50.000 per orang). Survei mengungkapkan bahwa 70% masyarakat lebih memilih jalur kapal feri karena efisiensi biaya dan waktu, sementara 30% memilih jalur darat untuk kenyamanan. Penelitian ini juga mengidentifikasi kendala yang dihadapi kedua jalur, seperti keterbatasan jadwal kapal feri dan kondisi jalan yang buruk. Kesimpulan menunjukkan bahwa pilihan moda transportasi bergantung pada prioritas pengguna, baik efisiensi maupun kenyamanan. Rekomendasi untuk meningkatkan infrastruktur dan layanan transportasi diharapkan dapat mendukung mobilitas masyarakat secara lebih efektif.  Kata kunci: Efektivitas transportasi, jalur kapal feri, jalur darat.  Abstract: This research analyzes the effectiveness and efficiency of ferry crossings and land routes from Sungai Raya Village to Banjarmasin. Using a quantitative descriptive approach, data was collected through surveys and interviews with local communities. The results show that the ferry route is superior in travel time, with an average of 48 minutes, and lower travel costs, namely IDR 8,000 per motorbike. In contrast, the land route offers greater comfort and flexibility, although it takes longer (1 hour 25 minutes) and costs more (IDR 50,000 per person). The survey revealed that 70% of people prefer the ferry route because of cost and time efficiency, while 30% choose the land route for convenience. This research also identified obstacles faced by both routes, such as limited ferry schedules and poor road conditions. The conclusion shows that the choice of transportation mode depends on the user's priorities, both efficiency and comfort. It is hoped that recommendations to improve transportation infrastructure and services can support community mobility more effectively.  Keywords: Transport effectiveness, ferry routes, land routes.
Rebuilding Communal Resilience: a Post Operational Social and Economic Impact Assessment of the Eastern Bulk Cement Company (Eagle Cement) in Rumuolumeni Brown, Ibama
Uniplan: Journal of Urban and Regional Planning Vol 6, No 1 (2025): Maret
Publisher : Department of Urban and Regional Planning, Faculty of Engineering, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/uniplan.v6i1.90126

Abstract

There is a phenomenal global departure from the industrialisation era to embrace the information age fuelled by artificial intelligence (AI). This intended transformation has engendered the abandonment of secondary production activities in urban societies. The study assessed the social and economic impact of the Eastern Bulk Cement Company (Eagle Cement) on the host community during operation, after decommissioning and eventual abandonment. The study employed a qualitative research approach and adopted a case study research design. The study found positive and negative social and economic impacts during their operative years and after decommissioning. The positive benefits include maintaining access roads, employment opportunities and improved living conditions. The negative impacts identified are insecurity, massive unemployment, poor road maintenance, inadequate healthcare facilities and services, and abandoned and derelict properties. The study findings recommend that the government of Rivers State should step in and reinvigorate the benefits scheme, especially the scholarship scheme for the host community to mitigate the adverse challenges faced by the host community; the community should ensure that the activity of the youth is brought under control to minimise the violent activities;   there should be a two-pronged collaborative effort between the government and the host community to ensure that all the abandoned sectors reinvigorated; and the government should make alternative arrangements with the community to ensure that the abandoned industrial site is being reacquired and put into proper use.
Pola Aktivitas Pengunjung Sektor Informal pada Ruang Publik pasca Revitalisasi Alun-Alun Utara Kota Surakarta Tasywiq, Ahmad Miqdad Mu'afi; Rahmah, Afifah; Rahayu, Murtanti Jani
Uniplan: Journal of Urban and Regional Planning Vol 6, No 1 (2025): Maret
Publisher : Department of Urban and Regional Planning, Faculty of Engineering, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/uniplan.v6i1.89377

Abstract

Sektor informal memegang peranan penting dalam dinamika perkotaan, termasuk di Alun-Alun Utara Surakarta, yang memengaruhi pola aktivitas pengunjung berdasarkan waktu, lokasi, dan jenis usaha. Pasca revitalisasi, regulasi baru mengharuskan pelaku sektor informal untuk lebih tertib dan bersih. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pola aktivitas pengunjung sektor informal di Alun-Alun Utara Surakarta pasca revitalisasi. Metode kualitatif deskriptif digunakan dengan memanfaatkan teknik observasi pemetaan perilaku dan analisis kepadatan kernel untuk memahami dinamika interaksi antara pengunjung dan pelaku sektor informal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola aktivitas dipengaruhi oleh waktu, lokasi, dan fungsi kawasan, dengan kepadatan tertinggi terjadi pada malam hari libur di zona timur Alun-Alun Utara Surakarta yang menjadi pusat kuliner setelah aktivitas sektor formal berhenti. Fenomena ini mencerminkan efisiensi pemanfaatan ruang publik melalui pembagian waktu dan ruang antara kedua sektor tersebut. Dengan demikian, revitalisasi Alun-Alun Utara telah meningkatkan kualitas estetika dan fungsional ruang publik, meskipun memerlukan adaptasi dari sektor informal.  

Page 1 of 1 | Total Record : 5