Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Tidal Flood Susceptibility Mapping and Community Adaptation Assesment in Semarang Utara District Jabbar, Abdul; Fariz, Trida Ridho; Putri, Salma Dwi; Rahmawati, Dwi; Prahmani, Yonika Sindiana; Putri, Rizda Amalia; Siregar, Zepanya Gladis Tabita; Holeng, Vera Angelina; Chasanah, Aisya Nurul
Journal of Environmental and Science Education Vol 3 No 1 (2023): Journal of Environmental and Science Education : April 2023
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jese.v3i1.64910

Abstract

North Semarang District is one of the areas that is often affected by tidal floods. This study will discuss flood distribution through tidal flood susceptibility mapping and identify adaptations. The first step is to carry out flood susceptibility mapping using DEMNAS data and sea tides. The second stage is to determine the key areas based on the tidal flood susceptibility map made. Key areas are useful for identifying forms of community adaptation to tidal floods through data collection in the form of observations and interviews. The mapping results show that the flood susceptibility area reaches 582.89 Ha or around 50% of the area of North Semarang District. The key areas with high susceptibility are settlements on Jalan Tambakrejo, Tanjungmas Village and it is known that the community responds by adapting patterns to changes in physical infrastructure, economic activity, and social development.
HUBUNGAN VOLUME KENDARAAN TERHADAP TINGKAT KEBISINGAN LALU LINTAS DI UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG Prahmani, Yonika Sindiana; Chasanah, Aisya Nurul; Maharani, Saffira Alyda; Hidayah, Harun Syamsudin Nur; Rabbani, Raka Restu; Fariz, Trida Ridho; Jabbar, Abdul; Deanova, Dendhie; Addini, Jihan Timur
Lingkar: Journal of Environmental Engineering Vol. 4 No. 2 (2023): LINGKAR : Journal of Environmental Engineering
Publisher : Department of Environmental Engineering (Prodi Teknik Lingkungan), Fakultas Sains dan Teknologi, UIN Ar-Raniry Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/ljee.v4i2.4158

Abstract

The research conducted on Jalan Taman Siswa No. 9 aims to determine the coherence between the number of two-wheeled and four-wheeled vehicles and the noise level on the highways around the campus. The data noise collection method uses a Sound Level Meter (SLM) with the HT-80A type and also counts the number of two-wheeled and four-wheeled vehicles passing by using the Traffic Counter application that has been installed in a smartphone. Noise can have an impact on human health, especially hearing problems and also cause inconvenience to both road users and residents in the vicinity. The variables that will be discussed are: volume of vehicles, especially two-wheeled and four-wheeled vehicles, and noise intensity. This data collection is needed to find the noise level and then compared using the standard allowable level, namely using the Decree of the State. Minister for the Environment No: Kepmen-48/MENLH/11/1996 for residential zones. Data analysis uses the Leq formula and then also uses the chi-square method to determine the relationship between the two variables. The total number of vehicles passing on the Taman Siswa road during the measurement was 23,530. In this study, the significance level used was 0.05 with the result that the p value for two-wheeled vehicles was 0.008 and for four-wheeled vehicles was 0.2. By obtaining the results of the calculation of a p value of 0.008, this shows that only two-wheeled vehicles are correlate with noise. whereas for four-wheeled vehicles with a p value of 0.2 does not show any correlation
Analisis Perubahan Ketersediaan dan Kebutuhan Ruang Terbuka Hijau (RTH) di Kecamatan Gajahmungkur, Kota Semarang chasanah, aisya nurul
Uniplan: Journal of Urban and Regional Planning Vol 6, No 1 (2025): Maret
Publisher : Department of Urban and Regional Planning, Faculty of Engineering, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/uniplan.v6i1.87605

Abstract

Pembangunan perkotaan merupakan proses dinamis yang terus berubah dengan tujuan meningkatkan kondisi sosial dan ekonomi. Umumnya, pembangunan di wilayah perkotaan lebih menekankan aspek fisik cenderung mengabaikan lingkungan. Alih fungsi lahan menjadi masalah serius karena mengancam ekosistem dan ketersediaan sumber daya. Untuk mengatasi dampak negatif pembangunan, Ruang Terbuka Hijau (RTH) dianggap sebagai solusi penting dalam menjaga keseimbangan lingkungan dan kesejahteraan masyarakat perkotaan. Di Kota Semarang keberadaan RTH menjadi perhatian utama dalam pembangunan berkelanjutan, namun terdapat beberapa kecamatan yang belum memenuhi standar peraturan RTH. Salah satu kecamatan tersebut adalah Kecamatan Gajahmungkur. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui perubahan ketersediaan dan kebutuhan RTH berdasarkan luas wilayah, jumlah penduduk, dan proyeksi penduduk di Kecamatan Gajahmungkur pada tahun 2018 dan 2023. Penelitian ini menggunakan metode overlay yang dilakukan dengan Sistem Informasi Geografis (SIG). Data yang diperoleh kemudian dianalisis menggunakan standar peraturan pemerintah yang berlaku. Berdasarkan hasil analisis, telah terjadi perubahan penurunan RTH seluas 119,567 hektar dalam lima tahun terakhir. Kebutuhan RTH berdasarkan luas wilayah adalah 280,5 hektar, berdasarkan jumlah penduduk adalah 127,532 hektar,, dan proyeksi penduduk adalah 165,122 hektar. Untuk mengetahui kecukupan RTH pada suatu wilayah dapat dilakukan dengan membandingkan kondisi eksisting dengan kebutuhannya.   Kondisi eksisting RTH pada tahun 2023 adalah 318,199 hektar, sehingga dapat disimpulkan bahwa kebutuhan RTH di Kecamatan Gajahmungkur telah memenuhi standar peraturan.
PREFERENSI MAHASISWA UNNES DALAM PENGGUNAAN WADAH AIR MINUM Chasanah, Aisya Nurul; Jati, Elisabeth Gita Damar; Fariz, Trida Ridho; Heriyanti, Andhina Putri
Proceeding Seminar Nasional IPA 2022
Publisher : LPPM UNNES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sampah plastik merupakan salah satu masalah serius yang dihadapi oleh berbagai negara di dunia, terutama di Indonesia. Sampah plastik yang dihasilkan oleh masyarakat Indonesia didominasi oleh sampah botol plastik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor yang mempengaruhi mahasiswa dalam pemilihan wadah air minum dan faktor yang menjadi preferensi utamanya serta untuk mengukur tingkat preferensi mahasiswa dalam pemilihan wadah air minum. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara terstruktur melalui google form yang dibagikan secara daring kepada 40 responden yang tersebar dari berbagai fakultas di UNNES. Hasil penelitian menunjukkan bahwa wadah air minum pribadi lebih banyak dipilih dengan tingkat preferensi sebesar 82% sedangkan sisanya sebanyak 18% memilih membeli botol minum kemasan. Terdapat empat faktor utama yang mempengaruhi mahasiswa dalam memilih wadah air minum pribadi yakni faktor lingkungan sebesar 97%, faktor kesehatan sebesar 94%, faktor ekonomis sebesar 73%, dan faktor lifestyle sebesar 12%. Sedangkan untuk tingkat preferensi memilih botol minum kemasan dipengaruhi oleh faktor praktis sebesar 100%, faktor harga sebesar 86%, dan karena faktor tidak adanya stasiunpengisian air minum di kampus sebesar 43%.