cover
Contact Name
Mustika Ratna Dewi
Contact Email
wartapariwisata.itb@gmail.com
Phone
+6281277667773
Journal Mail Official
mustikard@itb.ac.id
Editorial Address
Jl. Ganesha 10, Bandung, Jawa Barat
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Warta Pariwisata
ISSN : 14107112     EISSN : 27754723     DOI : https://doi.org/10.5614/wpar
Warta Pariwisata is a journal that accepts various articles related to tourism. The aim of this journal is to raise awareness, consideration and analysis of issues in the tourism field, and also promotes the exchange of ideas related to tourism development. This journal is aimed primarily at various people who are concerned with tourism and tourism-related issues in Indonesia, for example: * Those involved in planning, policy-making and consulting positions on tourism field; * Those involved in tourism and tourism-related activities; * Those involved in education and research on tourism or tourism-related issues.
Articles 85 Documents
Museum Batik Danar Hadi Solo Ersalora Lutfianti
Warta Pariwisata Vol 18 No 2 (2020): Museum dan Pariwisata
Publisher : Pusat Perencanaan dan Pengembangan Kepariwisataan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (350.024 KB) | DOI: 10.5614/wpar.2020.18.2.10

Abstract

Batik bagi masyarakat Indonesia telah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari. Tidak hanya dikenakan dalam acara sakral, kini batik biasa digunakan untuk bekerja ataupun untuk menghadiri acara resmi lainnya. Pada tahun 2009, batik Indonesia telah diakui secara internasional sebagai warisan budaya tak benda yang ditetapkan oleh UNESCO. Museum Batik Danar Hadi mengisahkan tentang perkembangan sejarah batik di Indonesia yang terdisplay dalam helaian kain batik. Museum Batik Danar Hadi memiliki koleksi 1.000 helai kain batik yang terdiri dari batik kuno dan batik kontemporer.
Optimalisasi Potensi Budaya Menuju Pariwisata Berkualitas Pasca Pandemi di Kasepuhan Citorek Silvia Asril
Warta Pariwisata Vol 19 No 2 (2021): Quality Tourism
Publisher : Pusat Perencanaan dan Pengembangan Kepariwisataan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1712.672 KB) | DOI: 10.5614/wpar.2021.19.2.08

Abstract

Merebaknya pandemi Covid-19 berdampak signifikan pada sektor pariwisata dan berimplikasi pada perubahan lanskap pariwisata secara holistik. Oleh karena itu, penerapan quality tourism menjadi salah satu prinsip dalam pemulihan pariwisata sekaligus membangkitkan kembali dunia pariwisata agar mengarah pada sustainability dan resiliensi. Salah satu upaya yang dapat dilakukan dalam membangkitkan pariwisata nasional yaitu melalui optimalisasi potensi budaya lokal. Namun, di era 4.0 dengan majunya digitalisasi dan media sosial menjadi tantangan besar dalam memanfaatkan sekaligus melestarikan budaya lokal tanpa over commercialization. Secara tidak sadar, budaya menjadi subjek bagi oknum yang cenderung matrealistik yang tidak memperhatikan dampak buruk yang dapat ditimbulkan terhadap over commercialization tersebut.  
Sumber Daya Manusia Berkualitas untuk Pariwisata Berkualitas Delfta Tunjung Baswarani
Warta Pariwisata Vol 19 No 2 (2021): Quality Tourism
Publisher : Pusat Perencanaan dan Pengembangan Kepariwisataan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2587.262 KB) | DOI: 10.5614/wpar.2021.19.2.04

Abstract

Pariwisata berkualitas saat ini menjadi tren wisata yang sangat menguntungkan karena tidak harus memiliki jumlah kunjungan wisatawan yang tinggi karena yang terpenting adalah dapat menyajikan produk wisata yang berkualitas sehingga dapat meningkatkan daya beli wisatawan. Penerapan pariwisata yang dicanangkan dalam Rencana Strategis 2019-2024 oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif ini memerlukan kesiapan sumber daya manusia pariwisata yang juga berkualitas. Hal ini karena sumber daya manusia sebagai penggerak dalam penerapan pariwisata berkualitas. Sumber daya manusia pariwisata di Indonesia cukup berpotensi jumlahnya namun keberadaannya perlu didampingi dengan pengetahuan dan keterampilan yang mumpuni karena akan terdapat permasalahan pengelolaan yang berdampak pada aspek lingkungan, sosial budaya, dan ekonomi jika sumber daya manusia ini tidak memiliki kualitas di bidang pariwisata yang baik. Maka dari itu diperlukan pengembangan sumber daya manusia untuk memberikan layanan yang terbaik untuk wisatawan di pariwisata berkualitas, selain itu mereka akan unggul di tempat kerja, mencapai kinerja baik, mencapai kepuasan dalam bekerja sehingga kualitas yang terbangun akan terus berlanjut.
Pariwisata Super Premium di Labuan Bajo Paul J. Andjelicus
Warta Pariwisata Vol 19 No 2 (2021): Quality Tourism
Publisher : Pusat Perencanaan dan Pengembangan Kepariwisataan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (5649.448 KB) | DOI: 10.5614/wpar.2021.19.2.03

Abstract

Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) Labuan Bajo telah ditetapkan menjadi Destinasi Super Prioritas (DSP) sehingga pengembangan kepariwisataan diharapkan menerapkan konsep pariwisata berkualitas. Adapun 4 sasaran utama pengembangannya meliputi 1). Nilai tambah sektor pariwisata, 2) Peningkatan devisa pariwisata, 3). Kesiapan destinasi, industri, dan masyarakat, 4). Peningkatan kapasitas SDM pariwisata di Indonesia. Untuk menunjang hal tersebut, penerapan konsep quality tourism memerlukan beberapa syarat, seperti infrastruktur, konektivitas, pemasaran, hingga daya tarik pariwisata itu sendiri.
MEMAHAMI QUALITY TOURISM SEBAGAI STRATEGI PASCA PANDEMI COVID 19 DI DESTINASI SUPER PRIORITAS BOROBUDUR Nurul Pramadika; Syahrul Akbar
Warta Pariwisata Vol 19 No 2 (2021): Quality Tourism
Publisher : Pusat Perencanaan dan Pengembangan Kepariwisataan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2040.064 KB) | DOI: 10.5614/wpar.2021.19.2.07

Abstract

Borobudur sebagai destinasi super prioritas memerlukan strategi pengembangan yang tepat pasca pandemi covid 19. Dibandingkan strategi pengembangan untuk mendapatkan jumlah kunjungan yang banyak, pada masa pasca pandemi ini, pengembangan pariwisata yang tepat adalah pengembangan quality tourism. Berbeda dengan quantity tourism, quality tourism lebih melihat kepada lama tinggal dan kepuasan wisatawan sebagai kunsumen pada suatu destinasi.
SAPPK ITB Dukung Pengembangan Pariwisata Berbasis Masyarakat di Desa Bangunkarya Pusat perencanaan dan pengembangan kepariwistaan ITB p-p2par
Warta Pariwisata Vol 19 No 2 (2021): Quality Tourism
Publisher : Pusat Perencanaan dan Pengembangan Kepariwisataan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2887.015 KB) | DOI: 10.5614/wpar.2021.19.2.10

Abstract

Dalam upaya mendorong pengembangan pariwisata berbasis masyarakat di Desa Bangunkarya, Kecamatan Langkaplancar, Kabupaten Pangandaran, tim Sekolah Arsitektur, Perencanaan, dan Pengembangan Kebijakan (SAPPK) Institut Teknologi Bandung (ITB) melaksanakan program pengabdian masyarakat dengan topik “Pengembangan Produk Paket Wisata Berbasis Masyarakat”. Kegiatan pengabdian masyarakat ini merupakan bagian dari Program Penelitian dan Pengabdian Masyarkat Unggulan, Fakultas SAPPK ITB Tahun 2021.
VOLUNTOURISM : PARIWISATA DAN SUKARELAWAN asy'ari, rifqi
Warta Pariwisata Vol 20 No 1 (2022)
Publisher : Pusat Perencanaan dan Pengembangan Kepariwisataan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (323.782 KB) | DOI: 10.5614/wpar.2022.20.1.02

Abstract

Pemahaman tentang voluntourism semakin baik saat ini dan menjadi kajian bagi banyak peneliti di seluruh dunia yang melihat fenomena ini sebagai hal sangat positif, sehingga dapat memberikan keragaman berpikir dalam industri pariwisata yang sedang tumbuh dan bertanggung jawab atas terciptanya pembangunan berkelanjutan. Voluntourism menggabungkan perjalanan, waktu luang, dan rekreasi dengan pekerjaan sukarela sehingga kombinasi dari dua istilah menjadi fokus diskusi di media dan akademisi. Artikel ini mencoba mengkaji melalui studi literatur untuk membentuk rekonstruksi berpikir terkait dengan voluntourism melalui konsep, dampak dan perkembangan yang tersaji dalam literatur. Dasar kesimpulan di dapat bahwa voluntourism merupakan bagian dari pariwisata yang dikemas dalam kegiatan sukarelawan sehingga berdampak positif bagi pengembangan wisatawan dan kawasan sebagai peruntukan tujuan wisata.
ANALISIS STRATEGI PENGEMBANGAN DESTINASI WISATA TAMAN HUTAN RAYA IR. H. DJUANDA DAGO Adiyoso, Muhammad
Warta Pariwisata Vol 20 No 1 (2022)
Publisher : Pusat Perencanaan dan Pengembangan Kepariwisataan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (374.519 KB) | DOI: 10.5614/wpar.2022.20.1.03

Abstract

Pandemi Covid-19 telah membuat perubahan yang besar pada kehidupan di dunia dari mulai lingkungan, ekonomi hingga masyarakat terkena dampak, salah satu dampak perubahan yang dapat dilihat saat ini adalah preferensi wisatawan dalam melakukan kegiatan dan memilih objek wisata. Kota Bandung banyak memiliki destinasi pariwisata dengan konsep ruang terbuka salah satunya adalah di kawasan Taman Hutan Raya Ir. H. Djuanda, destinasi ini memiliki berbagai atraksi wisata yang dari mulai alam, buatan, dan sejarah. Pada saat ini mengatur ulang kembali strategi pengembangan destnisasi wisata dapat menjadi solusi dalam meminimalisir dampak dari pandemi covid-19 karena telah terjadi perubahan di kehidupan masyarakat. Dengan adanya fenomena ini penyusunan Analisis Strategi Pengembangan Destinasi Wisata Taman Hutan Raya Ir. H. Djuanda Dago diperlukan karena setelah masa pasca pandemi terdapat perubahan trend dalam kegiatan pariwasata, untuk mengembagkan strategi di destinasi ini akan dilakukan analisis S.W.O.T dengan harapan dapat memberi masukan dan saran untuk mengembangkan destinasi alam di wilayah tahura dapat berkembang lebih baiksesuai dengan perkembangan zaman dan trend berwisata saat ini.
TANTANGAN PENGELOLAAN MUSEUM DI ERA DIGITAL Titing Kartika; Khoirul Fajri
Warta Pariwisata Vol 18 No 2 (2020): Museum dan Pariwisata
Publisher : Pusat Perencanaan dan Pengembangan Kepariwisataan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (146.316 KB) | DOI: 10.5614/wpar.2020.18.2.03

Abstract

Seberapa seringkah Anda berkunjung ke museum?Apa yang muncul di benak kita jika ditanya mengenai museum? usang?kuno?membosankan? Mungkin itu bisa menjadi sebagian jawaban yang muncul di benak masyarakat. Seiring dengan perkembangannya, museum di Indonesia terus melakukan pembenahan dengan tujuan tak hanya meningkatkan jumlah kunjungan namun kehadiran museum dapat memberikan manfaat bagi khalayak.
Museum Perguruan Tinggi Sebagai Salah Satu Wujud Pengabdian Kepada Masyarakat Erlina Wiyanarti
Warta Pariwisata Vol 18 No 2 (2020): Museum dan Pariwisata
Publisher : Pusat Perencanaan dan Pengembangan Kepariwisataan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (758.954 KB) | DOI: 10.5614/wpar.2020.18.2.04

Abstract

“...melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia dan untuk memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa, dan ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial...”. (Pembukaan UUD 1945 Alinea 4)