Articles
138 Documents
Mitigasi Perpustakaan dalam menyambut kenormalan baru
Dwi Fitrina Cahyaningtyas
Media Informasi Vol 30 No 2 (2021): Media Informasi
Publisher : Perpustakaan Universitas Gadjah Mada
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1047.894 KB)
|
DOI: 10.22146/mi.v30i2.4046
Tahun 2019 dan 2020 ini, seluruh masyarakat menghadapi suatu kondisi yang tidak menentu, tak terkecuali dengan instansi perpustakaan. Penyebaran virus corona yang saat ini sudah menjangkiti banyak negara, menganggu aktivitas masyarakat dan menunjukkan banyak spekulasi memang tidak dapat dihindari. Tidak heran jika kebijakan untuk menutup pusat keramaian, dan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) pun banyak diterapkan di berbagai daerah untuk memutus mata rantai penyebaran virus. Sarana ruang publik yang berpotensi menimbulkan kerumunan pada akhirnya juga dibatasi. Salah satunya perpustakaan, sebagai lembaga yang berpusat pada layanan menjadi terhenti, dan mati. Seluruh layanan tatap muka (physical) tidak beroperasi. Kendaraan untuk perpustakaan keliling sebagai diseminasi informasi pun terjajar rapi di tempat parkir. Semua demi menanggulangi virus ini. Sejauh mana perpustakaan siap untuk menghadapi new normal? atau kebiasaan baru yang mulai diterapkan saat ini? Bagaimana mempersiapkan re[1]opening perpustakaan (membuka kembali layanan perpustakaan?), ada baiknya perpustakaan mempersiapkan segala hal yang berkaitan dengan prosedur pencegahan COVID-19.
Promosi Perpustakaan DISPUSIP Kota Sungai penuh melalui media sosial di era pandemic
Fitri Handayani;
Afrilia Melani Putri
Media Informasi Vol 30 No 2 (2021): Media Informasi
Publisher : Perpustakaan Universitas Gadjah Mada
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1047.74 KB)
|
DOI: 10.22146/mi.v30i2.4047
Media promosi sangat penting sebagai penyalur kegiatan pemasaran perpustakaan guna agar masyarakat terus menggunakan perpustakaan. Demikian pula, kehadiran media sosial bukanlah kompetisi, tetapi sarana untuk berinteraksi dengan pemustaka. Perpustakaan dan Kearsipan Kota Sungai penuh menggunakan media sosial sebagai media promosi berupa facebook, website dan instagram dalam memberikan layanan, kegiatan, dan referensi bagi pemustaka. Hal tersebut bertujuan untuk mempromosikan koleksi perpustakaan, kegiatan perpustakaan, mengembangkan layanan distribusi, terutama peminjaman buku. Adapun kelebihan dan kekurangannya promosi perpustakaan di media sosial sebagai berikut: kelebihan, dengan menggunakan media sosial yang mudah diakses oleh pemustaka menjadi lebih mudah untuk mengetahui buku mana yang baru atau lama, perpustakaan akan menjadi lebih dikenal. Kekurangan, lebih sulit bagi orang biasa untuk menggunakan jaringan sosial, penyebab frustasi pemustaka di mana yan dipromosikan tidak sesuai dengan pelayanan atau koleksi yang ada.
Peran e-skills pada Pustakawan milenial di era teknologi industri 4.0
Kuncoro Darumoyo
Media Informasi Vol 30 No 2 (2021): Media Informasi
Publisher : Perpustakaan Universitas Gadjah Mada
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1048.5 KB)
|
DOI: 10.22146/mi.v30i2.4048
Setiap kemajuan teknologi informasi dan komunikasi selalu ada kesenjangan antara mereka yang siap mengadopsi dan mengaplikasikannya dan mereka yang tidak bisa beralih dari kebiasaan lama. Munculnya stigma bahwa adanya sebuah kesenjangan antara pengguna akses internet serta teknologi, merupakan sebuah konsep kesenjangan digital dimana hal tersebut menjadi fenomena sosial baru. Melihat semakin bertambah cakupan penggunaan internet terus menjadi bagian integral dari kehidupan sehari-hari, mendorong pustakawan sebagai evolusi sumber daya manusia di perpustakaan berkembang. Seiring dengan meningkatnya pendidikan tinggi yang terlibat dalam pembelajaran berbasis internet, perpustakaan perlu menjaga, mempertahankan dan bahkan meningkatkan kegiatan digital literacy melalui e-skill yang dimiliki. Adanya pustakawan milenial diharapkan mampu mengimbangi user generasi Z, Penelitian ini menggali bagaimanakah kompetensi pustakawan milenial dalam menerapkan e-skill untuk merubah perpustakaan menjadi lebih dekat dan menguasai teknologi pada industry 4.0.
Layanan online Perpustakaan sebagai keniscayaan di masa pandemi
Mardi Pramono
Media Informasi Vol 30 No 2 (2021): Media Informasi
Publisher : Perpustakaan Universitas Gadjah Mada
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1047.77 KB)
|
DOI: 10.22146/mi.v30i2.4049
Pandemi COVID-19 berdampak di setiap sektor kegiatan masyarakat. Perpustakaan sebagai salah satu lembaga yang terdampak melakukan berbagai pembatasan dan inovasi dilakukan agar tetap dapat menjalankan misinya. Berbagai inovasi secara kebijakan maupun teknologi ditempuh untuk menjawab semua tantangan akibat pandemi. Inovasi yang ditempuh adalah dengan menjalankan layanan secara online. Ada sebab dan kondisi lain yang memaksa perpustakaan untuk terus melakukan inovasi dalam aktivitas layanan. Kondisi tersebut secara internal dan eksternal mendorong layanan informasi, administrasi dan akses koleksi online terlaksana.
Strategi pengembangan instagram Perpustakaan UGM Kampus Jakarta sebagai sarana komunikasi dan informasi layanan kepada Pemustaka
Nova Indah Wijayanti
Media Informasi Vol 30 No 2 (2021): Media Informasi
Publisher : Perpustakaan Universitas Gadjah Mada
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1047.802 KB)
|
DOI: 10.22146/mi.v30i2.4050
Perubahan yang terjadi tiba-tiba, tidak secara alami dan tidak direncanakan akan membawa berbagai dampak. Hal ini terlihat dengan adanya pandemi global yang membawa dampak di berbagai aspek kehidupan. Pembatasaan kegiatan sosial berskala besar dan mobilitas individu membuat berbagai pihak merespon dengan mencari solusi dari kondisi tersebut. Kunci yang harus dilakukan agar bisa bertahan dalam perubahan ini sehingga dapat mencapai tujuan adalah relate, repeat dan reframe. Pembatasan mobilitas di lingkungan perguruan tinggi ditinjau dari sisi positif yakni munculnya bebagai inovasi yang menjadi solusi di era pandemi ini. Perpustakaan sebagai support sistem di lingkungan perguruan tinggi dapat melakukan inovasi dalam layanan perpustakaan, salah satunya dengan mengoptimalkan akun media sosial instagram. Pengetahuan mengenai optimasi instagram diperlukan agar konten yang disebarkan tepat sasaran, salah satunya yaitu mengamati dashboard instagram untuk mengetahui kinerja akun. Pengetahuan tersebut dapat diperoleh melalui kursus online, webinar dan jejaring dalam komunitas media sosial. Stratedi membuat manajemen konten diperlukan agar dapat membuat konten secara terstruktur dan mengetahui bagian masing-masing dari tim pengelola akun. Hasil yang diperoleh menunjukkan akun instagram @perpustakaan_ugmjkt yakni jumlah follower meningkat secara signifikan yaitu di tahun 2021 ini dibandingkan tahun 2020 yaitu sebesar 120%. Tipe postingan yang disukai oleh follower terbanyak yaitu jenis konten knowledge sharing.
Jumlah karya ilmiah pada Repositori Perpustakaan menunjang publikasi paper medis pada SCOPUS
Prasetyo Adi Nugroho
Media Informasi Vol 30 No 2 (2021): Media Informasi
Publisher : Perpustakaan Universitas Gadjah Mada
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1047.73 KB)
|
DOI: 10.22146/mi.v30i2.4051
Jumlah publikasi di Indonesia masih rendah. Pembatasan sosial akibat COVID-19 menambah kesulitan dalam proses penelitian akademis. Banyaknya Karya ilmiah tentang medis pada perpustakaan bisa menjadi alternatif dalam memperkaya referensi penelitian berstandar internasional. Studi ini bertujuan untuk mengobservasi korelasi antara karya ilmiah dengan publikasi pada Scopus pada jurusan medis. Studi ini menggunakan data sekunder pada Gadjah Universitas Mada sebagai sampel penelitian. Variabel independen yakni repository karya akhir jurusan medis Universitas Indonesia sampai tahun 2021. Variabel dependen yakni jumlah paper jurusan medicine, dan nursing UGM yang terindeks pada Scopus hingga 2021. Data penelitian dianalisis dengan metode korelasi koefisien Pearson. Hasil menunjukkan bahwa skor korelasi di bawah 0.5 berarti lemah. Faktor disertasi menjadi penyebab adanya korelasi antara jumlah karya akhir dengan jumlah publikasi, walaupun tidak secara signifikan berpengaruh pada jumlah paper pada Scopus. Dapat disimpulkan bahwa semakin tinggi bobot karya ilmiah pada repository, semakin banyak pula jumlah paper yang terpublish di Scopus.
Strategi Perpustakaan meraih nilai akreditasi tinggi
Sri Endah Pertiwi
Media Informasi Vol 30 No 2 (2021): Media Informasi
Publisher : Perpustakaan Universitas Gadjah Mada
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1047.738 KB)
|
DOI: 10.22146/mi.v30i2.4053
Akreditasi perpustakaan bersifat suka rela, merupakan proses pengakuan formal Lembaga Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (LAP-PNRI) pada sebuah organisasi sumber belajar yang memenuhi syarat dan kemampuan melakukan pengelolaan perpustakaan. Akreditasi Perpustakaan sangat penting untuk membangun kepercayaan masyarakat pada organisasi sumber belajar. Hal ini bermanfaat bagi pemustaka, pustakawan maupun manajemen perpustakaan dan institusi. Nilai akreditasi mencerminkan kinerja, kualitas dan profesionalism organisasi. Tips Perpustakaan meraih nilai akreditasi tinggi dengan cara persiapan pra-akreditasi, pengajuan borang dengan bukti fisik lengkap, kontribusi silang komponen akreditasi, dan menonjolkan keunikan Perpustakaan.
Problematika pemanfaatan mendeley untuk manajemen referensi oleh Sivitas Akademika Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat Dan Keperawatan Universitas Gadjah Mada
Sukirno;
Haxa Soeprijanto
Media Informasi Vol 30 No 2 (2021): Media Informasi
Publisher : Perpustakaan Universitas Gadjah Mada
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1047.754 KB)
|
DOI: 10.22146/mi.v30i2.4054
Sivitas Akademika Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat dan Keperawatan (FK[1]KMK) Universitas Gadjah Mada banyak menggunakan Mendeley untuk manajemen referensi. Sivitas akademika FK-KMK UGM dalam memanfaatkan aplikasi Mendeley untuk manajemen referensi menemui problem. Selama tahun 2020 ada 71 orang sivitas akademika FK-KMK melakukan konsultasi yang mengalami problem dalam memanfaatkan Mendeley. Dari 71 orang tersebut sebagian besar yang melakukan konsultasi adalah mahasiswa S3 Prodi Kesehatan sebanyak 33 orang. Problematika yang dihadapi dalam pemanfaat Mendeley dapat dikelompokkan sebagai berikuti; (1) Instalasi dan manajemen referensi Mendeley, (2) Sinkronisasi data referensi, (3) Plugin pada MS Word tidak berfungsi, (4) Memasukkan dan menambahkan data referensi, (5) Ekspor data dari EndNote atau Zotero ke Mendeley, dan (6) Gaya selingkung Harvard yang digunakan FK-KMK UGM. Perpustakaan melakukan proses modifikasi style Harvard yang dibutuhkan sehingga dapat membantu sivitas akademika FK-KMK UGM yang mengalami problem dalam memanfaatkan Mendeley.
Aksesibilitas kunjungan fisik di Perpustakaan Universitas Gadjah Mada menuju era kenormalan baru
Wagiya
Media Informasi Vol 30 No 2 (2021): Media Informasi
Publisher : Perpustakaan Universitas Gadjah Mada
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1047.77 KB)
|
DOI: 10.22146/mi.v30i2.4056
Meskipun pandemi COVID-19 masih berlangsung, berbagai aktivitas pelayanan yang secara fisik tidak dapat diakses saat ini mulai dibuka kembali dengan menerapkan berbagai penyesuaian, kebijakan baru, dan protokol kesehatan. Perpustakaan Universitas Gadjah Mada sebagai penyedia layanan pustaka sivitas akademika UGM, telah membuka akses terhadap kunjungan fisik secara terbatas ke gedung perpustakaan sejak Agustus 2020. Akses terbatas tersebut menerapkan beberapa penyesuaian atas ketentuan dan peraturan layanan, maupun protokol kesehatan yang harus dipatuhi.Artikel ini menjelaskan aksesibilitas kunjungan fisik di Perpustakaan UGM mencakup waktu kunjungan, akses terhadap ruang layanan dan jumlah atau kapasitas pengunjung di tiap[1]tiap ruangan, aplikasi pemesanan dan pemanfaatan ruang perpustakaan. Berdasarkan uraian tersebut diperoleh gambaran meliputi: 1) adanya penyesuaian jam kunjungan fisik di Perpustakaan UGM; 2) adanya pembatasan jumlah atau kapasitas pengunjung perpustakaan; 3) pemesanan dan pemanfaatan ruang perpustakaan dengan aplikasi meeting room booking system.
Analisis bibliometrik berdasarkan grafik pengetahuan hasil riset Indonesia terkait covid-19
Zhahirah indrawati;
Fauzan Hidayatullah
Media Informasi Vol 30 No 2 (2021): Media Informasi
Publisher : Perpustakaan Universitas Gadjah Mada
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1047.746 KB)
|
DOI: 10.22146/mi.v30i2.4057
Pandemi COVID-19 menjadi subjek penelitian yang paling populer di kalangan peneliti saat ini sebagai upaya dalam menangani kasus positif COVID-19. Metode yang digunakan adalah analisis statistik dengan kaidah bibliometrik untuk mengetahui tingkat produktivitas penelitian terkait COVID-19 di Indonesia. Sebanyak 1.665 dokumen ditemukan di berbagai bidang keilmuan kemudian dilakukan penginputan pada software VOSviewer yang diperoleh dari Scopus database untuk diseleksi berdasarkan kriteria dari setiap kategori yang termasuk kedalam top 50 yang dapat diakses secara terbuka. Hasil analisis menunjukkan keyword “coronavirus disease 2019” menjadi kata kunci yang paling sering diangkat pada penelitian COVID-19. Journal of Physics Conference Series adalah publikasi yang seringkali menghasilkan literatur mengenai COVID-19 dengan jumlah 194 dokumen. Institusi akademik di Indonesia berperan aktif dalam penyebaran informasi terkait COVID-19, Universitas Indoneisa menjadi penyumbang terbesar pada penelitian COVID-19 dengan 202 hasil publikasi.