cover
Contact Name
Purwani Istiana
Contact Email
mediainfoUGM@gmail.com
Phone
+628157936861
Journal Mail Official
mediainfoUGM@gmail.com
Editorial Address
Perpustakaan Universitas Gadjah Mada Bulaksumur, PO BOX 16 Yogyakarta, 55281 Telp./ Fax. (0274) 513163 Email mediainfoUGM@gmail.com
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Media Informasi
ISSN : 08542066     EISSN : 28292707     DOI : -
Core Subject : Science, Social,
Artikel yang diterbitkan di Media Informasi mencakup karya ilmiah hasil pemikiran konseptual, best practice, literatur review dan hasil penelitian dalam bidang ilmu perpustakaan dan informasi dalam konteks perpustakaan dan kepustakawanan. Bidang Ilmu perpustakaan dan informasi yang dicakup antara lain: Layanan perpustakaan dan informasi Manajemen Perpustakaan dan Informasi Sumber Informasi Perpustakaan digital Bibliometrik Dan subjek lain yang terkait bidang ilmu perpustakaan dan informasi.
Articles 138 Documents
Layanan pathfinder online ilmu kandungan di Perpustakaan Departemen Obstetri Dan Ginekologi FKKMK UGM Achmad Syukur Albar
Media Informasi Vol 29 No 2 (2020): Media Informasi
Publisher : Perpustakaan Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (6966.452 KB) | DOI: 10.22146/mi.v29i2.4066

Abstract

Pandemi Covid-19 berdampak sangat luas bagi kehidupan masyarakat dunia dalam segala bidang tak terkecuali bidang pendidikan, baik pendidikan dasar, menengah hingga pendidikan tinggi. Pustakawan sebagai pengelola sumber ilmu dan informasi di dunia pendidikan pun harus berinovasi dalam menanggapi kondisi ini. PATFINOG merupakan satu layanan berbasis online di perpustakaan yang menjadi salah satu alternatif untuk memberikan kemudahan pemustaka dalam menemukan sumber informasi yang dibutuhkan di masa pandemi. Makalah ini memaparkan mengenai profil pengguna, deskripsi layanan PATFINOG, dan pemanfaatan layanan PATFINOG. Layanan ini dapat memberikan kemudahan dan solusi antara lain; 1) membantu pemustaka dalam menemukan informasi, 2) merupakan layanan rujukan di masa pandemi, 3) mampu memenuhi kebutuhan informasi sivitas akademika dalam kegiatan belajar mengajar, dan 4) terjalinnya kolaborasi antar pustakawan serta dengan pemustaka. Layanan ini lebih efektif dan efisien dalam pelayan perpustakaan di masa pandemi yaitu dengan cara share dan broadcast dalam media sosial.
Multitasking Pustakawan sebagai upaya one stop services di Perpustakaan Fakultas Kedokteran Hewan UGM Endah Choiriyah
Media Informasi Vol 29 No 2 (2020): Media Informasi
Publisher : Perpustakaan Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (6966.48 KB) | DOI: 10.22146/mi.v29i2.4067

Abstract

Fakultas Kedokteran Hewan UGM dengan sumber daya manusia sebanyak 80 orang staf pengajar/dosen. Hampir 50% dari jumlah tersebut termasuk dalam generasi baby boomers. Generasi ini lahir sekitar tahun 1946-1964, dengan karakter yang mempengaruhi budaya dan pola berpikir dalam kehidupan. Hal ini disebabkan karena masa itu masih sebagai perjuangan dan perkembangan teknologi informasi belum seperti saat ini. Di satu sisi, tuntutan perkembangan teknologi yang terjadi saat ini menjadi hambatan yang dihadapi. Generasi baby boomers kurang familiar dengan perkembangan teknologi. Mereka lebih mudah untuk meminta bantuan secara langsung dari pada harus belajar mempelajari teknologi. Padahal sebenarnya teknologi memberi kemudahan dalam membantu pekerjaan. Di sisi lain, adanya kebijakan baru dari Kemenristekdikti (sekarang Kementerian Riset dan Teknologi/Badan Riset dan Inovasi Nasional) yang mengharuskan penerapan teknologi informasi dalam proses belajar mengajar, antara lain kuliah daring dengan SPADA, WEBEX, Google Meet, Zoom, Pembuatan Video Pembelajaran Daring dan lain-lain; dan adanya kebijakan tentang kewajiban seorang dosen mempunyai akun SINTA, Google Scholar, publikasi ilmiah di jurnal bereputasi baik nasional maupun internernasional yang terindeks SCOPUS, ISI, Web of Science, DOAJ atau yang lainya. Inilah permasalahan yang dihadapi oleh sebagian civitas akademika FKH UGM yang meski dijawab oleh pustakawan. Dari permasalahan tersebut, pustakawan bisa menjadikan dirinya sebagai pustakawan yang multitasking. Yaitu pustakawan yang mampu memerankan dalam berbagai hal. Peran sebagai pustakawan yang selalu melayani kebutuhan informasi dalam menunjang proses belajar mengajar; peran sebagai bagian dari civa fakultas, di masyarakat, di keagamaan dan pustakawan yang selalu siap dengan semua kebutuhan pemustaka baik dosen, mahasiswa maupun masyarakat di luar FKH UGM. Semua itu akan bermuara pada peningkatan kualitas layanan dengan mewujudkan layanan One Stop Services.
Dokter pustaka, layanan informasi kesehatan masyarakat Indonesia Maniso Mustar
Media Informasi Vol 29 No 2 (2020): Media Informasi
Publisher : Perpustakaan Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (6966.515 KB) | DOI: 10.22146/mi.v29i2.4081

Abstract

Pandemi Covid-19 menimbulkan dampak yang sangat luar biasa, baik dalam bidang ekonomi, sosial, maupun budaya. Namun ada dampak yang lebih besar lagi, yaitu dampak kesehatan bagi masyarakat. Dalam bidang kesehatan, tenaga kesehatan harus bekerja dan berjuang dengan keras untuk menangani pandemi ini. Pustakawan dapat berperan untuk memberikan tenaga, pikiran dan keilmuannya berupa referensi bidang kesehatan. Pustakawan dapat meringankan tugas dengan memberikan layanan referensi secara online kepada tenaga kesehatan dengan program kerja yang dapat memudahkan dan meberikan fasilitas pengetahuan bidang kesehatan, terutama Covid-19. Layanan Dokter Pustaka merupakan salah satu best practice di Perpustakaan Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat dan Keperawatan Universitas Gadjah Mada. Program ini turut membantu tenaga kesehatan yang berasal dari kalangan sivitas akademika, pekerja medis, alumni dan masyarakat Indonesia dengan metode daring (online). Layanan Dokter Pustaka ini diharapkan dapat: (1) menjadi referensi bidang kesehatan yang dapat diakses secara mudah dan cepat untuk penanganan pandemi Covid-19; (2) meringankan beban petugas kesehatan dengan penyediaan referensi yang tepat guna; (3) membangun kolaborasi antara sesama pustakawan dan tenaga kesehatan di Indonesia; (4) membantu tercapainya program Indonesia Sehat melalui penyediaan layanan referensi bidang kesehatan yang bermutu.
Peran Pustakawan sebagai agent of change memerangi hoax di media sosial Fransisca Rahayuningsih
Media Informasi Vol 29 No 2 (2020): Media Informasi
Publisher : Perpustakaan Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (6968.172 KB) | DOI: 10.22146/mi.v29i2.4082

Abstract

Hadirnya media sosial membuat masyarakat semakin akrab dengan dunia internet. Media sosial seharusnya digunakan untuk menyebarkan berita yang berkonten positif dan membangun, namun belakangan ini semakin merebak masyarakat mengedarkan berita hoax yang meresahkan. Bahkan dari penelitian, informasi hoax sudah mencakup 60 persen dari konten media sosial di Indonesia. Jika hal itu dibiarkan, maka keresahan di masyarakat akan semakin buruk, dan akan semakin banyak korban berjatuhan. Pustakawan merupakan salah satu profesi yang diyakini dapat menjadi agen perubahan (agent of change) bagi masyarakat. Pustakawan sudah sepantasnya ambil bagian dalam gerakan menangkal hoax di masyarakat. Pustakawan dapat mendidik, mengajar, dan melatih masyarakat melalui kegiatan literasi informasi di internet; memberi contoh mensikapi suatu berita dan menjadi penggerak masyarakat dalam deklarasi/diskusi anti hoax. Pustakawan harus dapat memastikan membantu dan menyadarkan masyarakat bahwa informasi dari manapun sumbernya harus dievaluasi sebelum digunakan. Evaluasi dilakukan untuk memastikan kesesuaian informasi, yaitu bahwa informasi yang diperoleh benar-benar sesuai dengan kebutuhan; memastikan kredibilitas informasi, yaitu bahwa informasi yang diperoleh dapat dipercaya atau berasal dari sumber yang kredibel; memastikan kekinian informasi, yaitu bahwa informasi yang diperoleh datanya sudah up to date.
Peran Pustakawan dalam pemanfaatan media sosial instagram untuk media promosi Perpustakaan Nasirullah Sitam; Maniso Mustar
Media Informasi Vol 29 No 2 (2020): Media Informasi
Publisher : Perpustakaan Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (6966.479 KB) | DOI: 10.22146/mi.v29i2.4083

Abstract

Kajian ini bertujuan untuk mengetahui pemanfaatan media sosial, khususnya Instagram yang dimiliki oleh Program Studi Magister Ilmu Kedokteran Tropis FKKMK UGM dalam mempromosikan prodi Magister Ilmu Kedokteran Tropis di masyarakat luas. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan melihat kinerja analitik Instagram yang direspon pemustaka baik berupa like, komentar, maupun interaksi melalui pesan dan story di akun Instagram. Proses analisis data yang digunakan dengan mereduksi data, penyajian data, dan penarikan simpulan. Konten dipilih berupa foto ataupun video dan dianalisis bagian analitik di tiap postingannya. Akun Instagram Program Studi Magister Ilmu Kedokteran Tropis FK-KMK UGM banyak memosting kegiatan berkaitan dengan mahasiswa atapun dosen dalam pembelajaran. Postingan yang paling banyak direspon pemustaka berupa informasi workshop dan informasi pendaftaran kuliah. Pemanfaatkan media sosial khususnya Instagram di Program Studi Magister Ilmu Kedokteran Tropis FK-KMK UGM sebagai sarana berkomunikasi, menyebarkan informasi, dan mempromosikan prodi. Hanya saja untuk konten promosi prodi masih belum mencapai target yang baik, karena kontennya belum beragam. Harus ada perubahan inovasi untuk memanfaatkan Instagram di masa mendatang
Variasi topik penelitian Pustakawan untuk menunjang reputasi Universitas pada level internasional Prasetyo Adi Nugroho
Media Informasi Vol 29 No 2 (2020): Media Informasi
Publisher : Perpustakaan Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (6966.456 KB) | DOI: 10.22146/mi.v29i2.4084

Abstract

Perpustakaan merupakan markas untuk mencari ilmu pengetahuan yang berguna untuk meningkatkan literasi masyarakat. Pustakawan perlu berkolaborasi dengan akademisi untuk memulai budaya riset. Studi ini bertujuan untuk menganalisis apakah ada korelasi antara peringkat perguruan tinggi berdasarkan Webometric dengan variasi penelitian tentang perpustakaan pada paper berstandar internasional. Studi ini menggunakan data sekunder dengan teknik data mining. Sampel studi ini yaitu karya ilmiah yang tercantum pada halaman web scopus. Sampel berasal dari UI, ITB, dan Universitas Brawijaya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semakin tinggi ranking universitas, semakin banyak pula varian subtopik papernya. Selain itu, studi tentang kepustakaan selalu berkaitan dengan teknologi informas dan big data.
Perpustakaan Sekolah yang menyenangkan Sarwono
Media Informasi Vol 29 No 2 (2020): Media Informasi
Publisher : Perpustakaan Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (6966.463 KB) | DOI: 10.22146/mi.v29i2.4098

Abstract

Salah satu jenis perpustakaan yang berkembang saat ini adalah perpustakaan sekolah. Perpustakaan sekolah adalah suatu unit kerja dari suatu sekolah yang mengelola bahan-bahan pustaka, baik berupa buku-buku maupun bukan buku (non book material) yang dikemas secara sistematis menurut aturan tertentu sehingga dapat digunakan sebagai sumber infomasi oleh setiap pemustaka dalam lingkup sekolah. Agar perpustakaan sekolah benar-benar menjadi pendukung proses belajar mengajar yang menarik maka harus memperhatikan unsur-unsur perpustakaan: pengelola perpustakaan, sarana dan prasarana, koleksi, layanan, dan anggaran. Pada masa pandemi ini perpustakaan sekolah harus mengembangkan layanan online yang didukung dengan perpustakaan digital.
Layanan Perpustakaan Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat Dan Keperawatan Universitas Gadjah Mada di era new normal Sukirno
Media Informasi Vol 29 No 2 (2020): Media Informasi
Publisher : Perpustakaan Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (6966.479 KB) | DOI: 10.22146/mi.v29i2.4099

Abstract

Pandemi Covid-19 menjadi wabah yang melanda tiga perempat dunia. Kebijakan pemerintah Indonesia untuk mencegah penyebaran dan penularan Covid-19 dengan menerapkan kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dan menetapkan bekerja dari rumah (WFH) bagi pegawai. Pelayanan publik dilakukan dari rumah secara daring dan kontak langsung dengan pelanggan ditiadakan. Dampak kebijakan ini membawa kontraksi pada sektor ekonomi, yaitu pertumbuhan ekonomi minus. Pemutusan hubungan kerja dilakukan oleh beberapa industri sebagai dampak dari kontraksi ekonomi. Pemerintah mengambil kebijakan dengan menerapkan new normal. Keputusan Menteri Kesehatan Nomor HK.01.07/MENKES/382/2020 menjadi dasar dan acun bagi instansi untuk melaksankan new normal. Perpustakaan FK-KMK UGM dengan adanya kebijakan new normal memberikan dan membuka layanan secara langsung pada pemustaka. Layanan ini dilakukan dengan menerapkan protokal kesehatan. Layanan new normal diharapkan pemustaka dan staf perpustakaan selama di perpustakaan untuk melaksanakan protokol kesehatan, yaitu cuci tangan sebelum masuk perpustakaan, cek suhu tubuh, memakai masker, menerapkan physical distancing dan senantiasa untuk menerapkan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). Harapannya Perpustakaan FK-KMK UGM bisa memberikan layanan dengan baik dan dapat mencegah penularan pandemi Covid-19.
Manajemen Perpustakaan Sekolah Menengah Atas Negeri 2 Kabupaten Rejang Lebong Rhoni Rodin
Media Informasi Vol 31 No 1 (2022): Media Informasi
Publisher : Perpustakaan Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (722.413 KB) | DOI: 10.22146/mi.v31i1.4102

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis bagaimana implementasi manajemen pada Perpustakaan SMAN 2 Rejang Lebong. Penelitian ini bersifat deskriptif kualitatif, sedangkan data dikumpulkan dengan tehnik wawancara dan dokumentasi. Teknik analisa data penelitian ini bersifat deskriptif kualitatif yaitu penyajian data dalam bentuk tulisan untuk menerangkan apa yang telah diperoleh dari hasil penelitian kemudian dilakukan analisis secara sistematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan fungsi manajemen perpustakaan SMAN 2 Rejang Lebong sudah dikelola dengan baik, perencanaannya terstruktur dimuat dalam program kerja baik dalam jangka pendek dan juga jangka panjang. Organisasinya sudah terdapat struktur organisasi dan pembagian tugas dalam pelaksanaan layanan Perpustakaan SMAN 2 Rejang Lebong. Selanjutnya fungsi pengawasan, perpustakaan selalu dibina oleh kepala sekolah. Namun demikian perpustakaan ini belum memiliki laporan tahunan sebagai pertanggungjawaban pengelolaan perpustakaan.
Peran pustakawan cerdas di Perguruan Tinggi dalam ikut membentuk masyarakat cerdas Umi Sugiyanti
Media Informasi Vol 29 No 2 (2020): Media Informasi
Publisher : Perpustakaan Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (6966.471 KB) | DOI: 10.22146/mi.v29i2.4116

Abstract

Pustakawan perguruan tinggi dituntut untuk lebih meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan wawasannya. Kegiatan untuk menambah pengetahuan dapat dilakukan dengan berbagai cara, seperti : banyak membaca-menulis, sering mengikuti seminar, workshop, call for papers, bergabung dalam grup diskusi sosial media, belajar secara mandiri melalui Internet, dan lain-lain. Pemustaka dalam suatu perguruan tinggi sebagian besar generasi milenial. Perilaku generasi milenial sekarang ini sudah memasuki era society 5.0 (Perilaku masyarakat super cerdas). Mereka menginginkan layanan yang cepat, praktis, dan efisien. Pustakawan harus mengikuti arus generasi masyarakat yang dilayaninya, agar layanan yang diberikan sesuai dengan keinginan pemustaka. Peran pustakawan cerdas untuk masyarakat perguruan tinggi dengan memberikan layanan yang relevan dengan generasi milenial salah satunya yaitu layanan digital library mobile. Pemustaka hanya dengan mengunduh aplikasi lewat Playstore, sudah dapat meminjam dan membaca ebook tanpa harus mendatangi perpustakaan. Kegiatan lain yang dilakukan yaitu pustakawan berkolaborasi dengan peneliti (dosen dan mahasiswa). Kegiatan ini dilakukan dengan memberikan tutorial literasi informasi di meja layanan, yaitu: memberikan teknik kepenulisan tugas akhir, cara menggunakan SPSS, Mendeley, Zotero, membantu cek plagiarisme, sosialisasi sumber-sumber informasi, menyediakan referensi yang relevan, memberikan rujukan jurnal, dan memberikan layanan informasi lainnya. Layanan ini dapat memperlancar proses belajar-mengajar dan meningkatkan kualitas hasil penelitian di perguruan tinggi. Peran pustakawan cerdas untuk masyarakat kampung dengan mendampingi dan mengajar anak-anak di saat Jam Belajar Masyarakat (Pukul 18.30-20.30). Kegiatan remaja dan Taman Pendidikan Al[1]Qur'an (TPA) digiatkan kembali. Taman baca masyarakat (TBM) didirikan untuk melengkapi kegiatan literasi di masyarakat. Masyarakat menjadi cerdas dalam berliterasi, sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan.

Page 5 of 14 | Total Record : 138