cover
Contact Name
Muhammad Ruswandi Djalal
Contact Email
wandi@poliupg.ac.id
Phone
+6285250986419
Journal Mail Official
sinergi@poliupg.ac.id
Editorial Address
Jalan Perintis Kemerdekaan KM.10 Tamalanrea, Makassar 90245
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Teknik Mesin Sinergi
ISSN : 16931548     EISSN : 26849372     DOI : http://dx.doi.org/10.31963/sinergi
Jurnal Teknik Mesin Sinergi Politeknik Negeri Ujung Pandang mempublikasikan hasil penelitian pada Bidang Teknik Mesin dan Energi.
Articles 14 Documents
Search results for , issue "Vol 18, No 1 (2020): April 2020" : 14 Documents clear
Perencanaan Eskalator Lantai Satu ke Dua pada Gedung Direktorat Politeknik Negeri Samarinda dengan Kendali PLC Muhammad Hendrik Septiawan; Dadang Suherman; Prihadi Murdiyat
Jurnal Teknik Mesin Sinergi Vol 18, No 1 (2020): April 2020
Publisher : Politeknik Negeri Ujung Pandang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (673.088 KB) | DOI: 10.31963/sinergi.v18i1.2242

Abstract

Eskalator atau tangga berjalan akan membantu manusia untuk naik turun lantai dengan lebih mudah, aman dan cepat, sehingga lebih efisien dalam penggunaan waktu dan tenaga. Kebutuhan akan escalator juga tampak pada Gedung Direktorat Politeknik Negeri Samarinda, yang merupakan bangunan bertingkat 4 dengan tangga berada di tengah gedung. Sebagian orang akan lelah untuk naik ke lantai dua, tiga, dan empat. Melihat perlunya escalator untuk dipasang menggantikan tangga biasa, maka pada penelitian ini direncanakan eskalator dengan sistem kendali PLC (Programmable Logic Controller) yang menggabungkan beberapa jenis sensor antara lain: sensor infrared dan sensor keamanan seperti, handrail entry switch, skirt guard safety switch, driving chain safety switch, step chain safety switch, dan step safety switch. Perencanaan yang dilakukan meliputi perhitungan panjang eskalator yang akan dipasang, kapasitas daya motor yang akan digunakan dan sistem kontrol eskalator tersebut. Sistem ini dapat melakukan kontrol keamanan dan efisiensi penggunaan listrik pada eskalator. Eskalator akan bekerja apabila ada penumpang yang dideteksi oleh sensor infrared. Jika tidak ada penumpang yang dideteksi maka eskalator akan berhenti bekerja dalam jangka waktu yang telah ditentukan. Ketika terjadi masalah pada sistem yang dapat mengakibatkan kecelakaan terhadap penumpang maka sensor keamanan akan bekerja untuk menghentikan eskalator.
Rancang Bangun Sistem Kontrol Kursi Terapi Bagi Penderita Cerebral Palsy Muhammad Arsyad; Simon Ka’ka; A.Muh. Rahmat; Mustajabah Mustajabah; Irmin Irmin
Jurnal Teknik Mesin Sinergi Vol 18, No 1 (2020): April 2020
Publisher : Politeknik Negeri Ujung Pandang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (306.72 KB) | DOI: 10.31963/sinergi.v18i1.2252

Abstract

Kursi terapi untuk penderita cerebral palsy merupakan suatu alat yang didesain untuk membantu para penderita melakukan proses terapi . Alat ini terdiri dari sistem kontrol yang memudahkan penderita untuk meningkatkan kemandirian penderita dalam mengoperasikan alat tersebut. Tujuan pembuatan alat ini ialah untuk meningkat terapi cerebral palsy. Pada kursi ini menggunakan sistem hidrolik sebagi aktuator dan arduino sebagai alat kontrol. Metode ini diterapkan yaitu perancangan, pembuatan, perakitan dan uji coba. Hasil penelitian ini menunjukkan pada percobaan yang telah dilakukan diperoleh bahwa untuk mengatur posisi kursi terapi hingga pasiesn berdiri membutuhkan waktu terendah pada pasien A ialah 65 detik dengan berat badan pasien yaitu 70  kg sedangkan untuk waktu tertinggi yaitu pada pasien D ialah 92 detik dengan berat badan pasien 73 Kg. Berdasarkan hasil pengujian tersebut disimpulkan bahwa kursi terapi dengan sistem kontrol arduino uno dapat memudahkan pasien dalam pengoperasiaan dan mengefesiensikan waktu yang digunakan dalam proses terapi.
Pengaruh Pembubutan Dengan Sistem Minimum Quantity Lubrication (MQL) Dan Dry Cutting Terhadap Kekasaran Permukaan Dan Konsumsi Daya Listrik Pada Baja Karbon Sedang Rusdi Nur; Edhy Gazali; Faris Farid R
Jurnal Teknik Mesin Sinergi Vol 18, No 1 (2020): April 2020
Publisher : Politeknik Negeri Ujung Pandang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (294.91 KB) | DOI: 10.31963/sinergi.v18i1.2235

Abstract

Latar belakang penelitian tentang pengaruh pembubutan dengan metode minimum quantity lubrication (MQL) dan dry cutting terhadap kekasaran permukaan dan konsumsi daya listrik pada baja karbon sedang. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pembubutan dengan minimum quantity lubrication (MQL) dan dry cutting serta mengetahui konsumsi daya listrik dari mesin bubut untuk memperbaiki kekasaran permukaan. Pada dunia industri memperbaiki kekasaran permukaan benda kerja lebih disukai menggunakan proses pembubutan sehingga perlu untuk menemukan media pendingin yang dapat mengurangi suhu tinggi, sehingga dapat memperbaiki kekasaran permukaan, mengurangi alat bantu dan menemukan metode perbaikan kekerasan permukaan yang baik dan efisien dalam penggunaan daya listrik pada proses pembubutan baja karbon sedang. Tahapan dalam menganalisis kekasaran permukaan pada proses pembubutan dengan menggunakan metode minimum quantity lubrication (MQL) dan dry cutting. Ditemukan metode yang tepat untuk mengurangi tingkat kekasaran dalam proses pembubutan yaitu menggunakan metode minimum quantity lubrication (MQL).
Rancang Bangun Generator Kedap Air Untuk PLTPH Pada Aliran Sungai Andreas Pangkung; Marhatang Marhatang; A. Muh. Raihan; Aulia Ramadhana
Jurnal Teknik Mesin Sinergi Vol 18, No 1 (2020): April 2020
Publisher : Politeknik Negeri Ujung Pandang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (371.466 KB) | DOI: 10.31963/sinergi.v18i1.2243

Abstract

Sungai yang memiliki energi potensial dapat dimanfaatkan sebagai pembangkit listrik dengan menggunakan generator kedap air sebagai konversi energi mekanik menjadi energi listrik. Tujuan dari rancang bangun ini untuk memanfaatkan aliran sungai sebagai pembangkit listrik di pedesaan agar meningkatnya perekonomian di desa tersebut. Perancangan dilakukan dengan survei lapangan dan menghitung kecepatan air, kemudian merancang desain generator kedap air. Pada pengujian generator kedap air dilakukan dengan mengukur tegangan rangkaian pengujian satu fasa dan tiga fasa, serta putaran generator. Hasil pengujian generator kedap air dengan kecepatan aliran sungai sebesar 0,58 m/s menghasilkan tegangan 11 Volt pada putaran 108 rpm pada sistem satu fasa dan memiliki tahanan isolasi sebesar 50 KΩ. Kemudian pada sistem tiga fasa dengan hubungan Y, tegangan line to line sebesar 28 Volt, tegangan line to netral sebesar 17 Volt dengan putaran 108 rpm, sedangkan hubungan ∆, tegangan line to line sebesar 12 Volt dengan putaran yang sama dengan hubungan Y. 
Rancang Bangun Mesin CNC Laser Cutting Untuk Pembelajaran Mahasiswa Jurusan Teknik Mesin Abdul Salam; Syaharuddin Rasyid; Fadly Ta’bi; Resa Fahrisal; Muhajirin Muhajirin
Jurnal Teknik Mesin Sinergi Vol 18, No 1 (2020): April 2020
Publisher : Politeknik Negeri Ujung Pandang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (442.557 KB) | DOI: 10.31963/sinergi.v18i1.2231

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengefisienkan waktu dan meningkatkan keakuratan pembuatan produk kontur ukiran pada benda kerja seperti logam lunak, akrilik, dan kayu. Mesin Pemotong Laser Mini CNC keluaran penelitian ini nantinya digunakan sebagai salah satu tugas praktikum mata kuliah Praktik Pemrograman Dasar NC. Metode perancangan yang digunakan adalah penelitian terapan eksperimental berupa rancangan dan gambar untuk laboratorium dengan ukuran 45 x 45 cm. Selanjutnya dilakukan perhitungan dan pemilihan bahan, pembuatan komponen mesin dan penggunaan software Arduino uno sebagai bahasa pemrograman dasar untuk mengubah gerak menjadi alat. Pengujian performa mesin pada mode pergerakan dua sumbu yaitu mode manual, MDI, dan otomatis sumbu kedua X dan Y menggunakan program NC. Hasil yang diperoleh menunjukkan keakuratan dan ketepatan lintasan sumbu X dan Y sesuai nilai toleransi yang diijinkan, yaitu masing-masing 0,01 mm, 0,01 mm dan 0,05 mm. Kesesuaian program yang dibuat dan hasil pemesinan pada kontur ukiran benda kerja tidak menunjukkan penyimpangan yang berarti, masing-masing 0,1 mm untuk sumbu X dan Y.
Efek Pemakaian Economizer Terhadap Peningkatan Efisiensi Boiler Pulverized Pada Unit Pembangkit Listrik Tenaga Uap Suhardi Suhardi; Kamriani Kamriani; Suryanto Suryanto; Jamal Jamal
Jurnal Teknik Mesin Sinergi Vol 18, No 1 (2020): April 2020
Publisher : Politeknik Negeri Ujung Pandang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (713.872 KB) | DOI: 10.31963/sinergi.v18i1.2253

Abstract

Kehilangan panas pada pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) merupakan salah satu faktor penting yang sangat perlu diperhatikan dalam pengoperasian boiler. Penelitian ini bertujuan  menganalisis efisiensi boiler pulverized dengan memakai economizer dan membandingkan jika tidak memakai economizer pada suatu boiler jenis Pulverized PLTU.  Dalam melakukan penelitian ini metode yang digunakan adalah metode dengan menggunakan data hasil survey pada pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) Jeneponto dan dilanjutkan dengan analisis yang membandingkan penggunaan economizer dan tanpa menggunakan economizer. Hasil analisis diperoleh efesiensi boiler dengan menggunakan economizer sebesar rata-rata 90% dan tanpa menggunakan economizer rata-rata 80%. Dengan demikian penggunaan economizer dapat meningkatkan efesiensi sekitar 12% atau yang setara dengan 2976,8 kg/jam.
Rancang Bangun Alat Pembersih Pasir Silika Sebagai Penyaring Air Di PT. Tirta Fresindo Jaya Rusdi Nur; Arthur H. Razak; A.Ari Putra; Irsat Maulana; Miftahul Ahmad
Jurnal Teknik Mesin Sinergi Vol 18, No 1 (2020): April 2020
Publisher : Politeknik Negeri Ujung Pandang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (209.017 KB) | DOI: 10.31963/sinergi.v18i1.2237

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengurangi waktu proses pembersihan pasir silika dari 4 hari pengerjaaan menjadi 2 hari. Tahap-tahap dalam merancang alat pembersih ini yang pertama adalah pengamatan dari proses pembersihan manual dan ditemukan kekurangan dari pengerjaan tersebut. Kemudian perancangan alat pembersih yang lebih baik dari yang sudah ada. Tahap selanjutnya adalah perencanaan, perhitungan dan penggambaran untuk menentukan komponen-komponen yang digunakan. Tahap terakhir adalah  produksi, pangecetan dan perakitan. Dari hasil perencanaan dan perhitungan menunjukkan bahwa alat pembersih pasir silika ini mampu membersihkan 30 Kg/4,25 menit atau 425Kg/Jam. Biaya keseluruhan yang dibutuhkan untuk membuat alat ini per unit sebesar Rp. 4.653.371,-.
Penggunaan Bahan Bakar High Speed Diesel dan Marine Fuel Oil Terhadap Biaya Operasi PLTD Nur Hamzah; Makmur Saini; Makbul Makbul
Jurnal Teknik Mesin Sinergi Vol 18, No 1 (2020): April 2020
Publisher : Politeknik Negeri Ujung Pandang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (287.299 KB) | DOI: 10.31963/sinergi.v18i1.2232

Abstract

Pembangkit Listrik Tenaga Diesel merupakan salah satu yang dapat mengatasi permasalahan pada beban puncak karena dapat dioperasikan secara cepat dan mudah serta dapat mensuplai daya yang cukup besar, baik sebagai pensuplai utama daya maupun sebagai cadangan untuk mengatasi beban puncak pada daerah perkotaan sebagai pusat beban. Dengan adanya kenaikan harga bahan bakar, PT. PLN (Persero) UL-PLTD Tello Makassar berupaya mengurangi biaya pemakaian bahan bakar tanpa mengurangi produksi listrik. PT. PLN (Persero) menggunakan dua jenis bahan bakar yaitu High Speed Diesel ke Marine Fuel Oil. Penelitian ini berfokus pada efisiensi penggunaan bahan bakar High Speed Diesel dan Marine Fuel Oil  serta biaya penggunaan bahan bakar tersebut dalam pengoperasian Pembangkit Listrik Tenaga Diesel di PT. PLN (Persero) Induk Pembangkitan dan Penyaluran Sulawesi Unit Pelaksana Pengendalian Pembangkitan Tello, Kota Makassar, Provinsi Sulawesi Selatan. Nilai efisiensi thermal Pembangkit Listrik Tenaga Diesel terbesar yang diperoleh yaitu pada tanggal 20 Januari 2018 sebesar 40,02 % dengan nilai SFC yaitu 0,262 l/kWh. Sedangkan nilai efisiensi thermal Pembangkit Listrik Tenaga Diesel terkecil yaitu pada tanggal 25 Januari 2018 sebesar 38,62 % dengan nilai SFC yaitu 0,267 liter/kWh. Biaya total penggunaan bahan bakar PLTD terbesar yaitu pada tanggal 19 Januari 2018 sebesar Rp. 181.014.222,00 dengan penggunaan bahan bakar Marine Fuel Oil sebesar Rp. 167.815.245,00 dan biaya penggunaan bahan bakar High Speed Diesel sebesar Rp. 13.198.977,00.
Perancangan Belt Konveyor Kapasitas 25 TPH (Studi Kasus : PT. Bumi Mineral Sulawesi) Muas M; Syaharuddin Rasyid; Arwin S; Alfian N
Jurnal Teknik Mesin Sinergi Vol 18, No 1 (2020): April 2020
Publisher : Politeknik Negeri Ujung Pandang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (340.091 KB) | DOI: 10.31963/sinergi.v18i1.2238

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) Untuk mengetahui beban kerja dari sistem belt konveyor (2) Untuk mengetahui jarak antar idler (3) Untuk mengetahui kemiringan belt conveyor (4) Untuk mengetahui daya motor penggerak. Perancangan belt conveyor kapasitas 25 TPH ini menjadi permasalahan di PT[1]. Bumi Mineral Sulawesi. Hal tersebut disebabkan, salah satu komponen pada peralatan belt conveyor belum ada. Komponen yang dimaksud yakni motor penggerak pada semua lintasan belt conveyor (direncanakan ada 4 lintasan belt conveyor). Hasil dari kegiatan ini telah didapatkan pada belt conveyor 1 (BC 01) material yang akan dihancurakan adalah batu (rock crushed) dengan massa jenis 2 T/m3, panjang belt 17 meter, kapasitas belt conveyor 25 TPH, Kemiringan belt 170, lebar belt 500 mm, tegangan maksimum belt 7,806 kN/m jarak antar carrying idler 1200 mm, jarak antar return idler 3000 mm, dengan daya motor 5,5 kW. Pada belt conveyor 2 (BC 02) material yang akan dihancurakan adalah batu (rock crushed) dengan massa jenis 2 T/m3, panjang belt 13 meter, kapasitas belt conveyor 25 TPH, Kemiringan belt 170, lebar belt 500 mm, tegangan maksimum belt 7,806 kN/m jarak antar carrying idler 1200 mm, jarak antar return idler 3000 mm, dengan daya motor 5,5 kW. Pada belt conveyor 03 dan 04 (BC 03 dan BC 04) material yang akan dihancurakan adalah batu (rock crushed) dengan massa jenis 2 T/m3, panjang belt 10 meter, kapasitas belt conveyor 25 TPH, Kemiringan belt 170, lebar belt 500 mm, tegangan maksimum belt 7,806 kN/m jarak antar carrying idler 1200 mm, jarak antar return idler 3000 mm, dengan daya motor 5,5 kW. 
Analisis Kestabilan Transien dan Mekanisme Pelepasan Beban Pada Jaringan Listrik Wilayah Sulselbar Setelah Penambahan PLTU Punagaya Marhatang Marhatang; Makmur Saini; Muhammad Ikram Fauzan; Erniwati Erniwati
Jurnal Teknik Mesin Sinergi Vol 18, No 1 (2020): April 2020
Publisher : Politeknik Negeri Ujung Pandang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1648.521 KB) | DOI: 10.31963/sinergi.v18i1.2247

Abstract

Kebutuhan listrik semakin hari semakin meningkat baik itu pada sektor perumahan maupun sektor perindustrian. Seiring dengan pertumbuhan beban maka penambahan pembangkit juga diperlukan. Pada jaringan listrik wilayah Sulselrabar, telah diadakan penambahan sejumlah pembangkit dan salahsatunya adalah PLTU Punagaya Jeneponto yang berkapasitas 2x100 MW. Penambahan pembangkit ini menyebabkan kestabilan pada sistem bisa berubah, sehingga dibutuhkan studi kestabilan transien untuk mengetahui kestabilan sistem pada jaringan Sulselrabar saat terjadi gangguan.Pengambilan data berupa spesifikasi generator, transformator, jaringan transmisi dan beban yang ada pada Unit Pengaturan Beban PT. PLN Wilayah Sulselrabar. Pada penelitian ini dilakukan simulasi kestabilan transien menggunakan software ETAP 12.6  dengan memberikan gangguan  pada sistem berupa generator lepas dan hubung singkat. Selanjutnya jika sistem mengalami ketidakstabilan akan dilakukan mekanisme pelepasan beban. Berdasarkan hasil simulasi, menunjukkan bahwa pada kasus lepasnya generator unit 2 Barru, sistem masih dapat mempertahankan kestabilannya. Namun pada kasus lepasnya PLTU BE, rata-rata penurunan tegangan mencapai 9,34% dan menyebabkan karakteristik sistem sudah tidak dapat berada pada range yang diizinkan sehingga dibutuhkan pelepasan beban sebesar 56,213 MVA. Pada kasus hubung singkat, sistem masih dapat mempertahankan kestabilannya meskipun rata-rata penurunan tegangan sesaat pada saat terjadi gangguan mencapai 68,97%. 

Page 1 of 2 | Total Record : 14