cover
Contact Name
Muhammad Ruswandi Djalal
Contact Email
wandi@poliupg.ac.id
Phone
+6285250986419
Journal Mail Official
sinergi@poliupg.ac.id
Editorial Address
Jalan Perintis Kemerdekaan KM.10 Tamalanrea, Makassar 90245
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Teknik Mesin Sinergi
ISSN : 16931548     EISSN : 26849372     DOI : http://dx.doi.org/10.31963/sinergi
Jurnal Teknik Mesin Sinergi Politeknik Negeri Ujung Pandang mempublikasikan hasil penelitian pada Bidang Teknik Mesin dan Energi.
Articles 417 Documents
Analisis Perpindahan Bahan Dua Dimensi Akibat Gaya Luar pada Plat Berlubang dengan Metode Elemen Hingga Dermawan Dermawan
Jurnal Teknik Mesin Sinergi Vol 13, No 2 (2015): Oktober 2015
Publisher : Politeknik Negeri Ujung Pandang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (606.13 KB) | DOI: 10.31963/sinergi.v13i2.1147

Abstract

Metode elemen hingga adalah suatu metode analisis permasalahan rumit dan tidak beraturan yang dibagi-bagi dalam bentuk elemen-elemen yang lebih kecil yang disebut elemen hingga. Metode ini dapat dilakukan untuk menganalisis struktur yang diselesaikan dengan Bahasa Fortran. Penerapan metode elemen hingga dengan Fortran pada pelat dua dimensi berbentuk lingkaran yang ditumpuh di dua sisi dengan gaya luar, Modulus elastisitas, koefisien poisson dan tebal pelat yang diketahui, dapat menghasilkan nilai perpindahan pada arah x dan y. Tujuan penelitian ini adalah untuk menentukan perpindahan yang terjadi pada struktur pelat dua dimensi. Hasil yang dicapai yaitu sebuah paket program sederhana aplikasi struktur untuk menghitung perpindahan pada pelat dua dimensi. Dari hasil eksekusi program diperoleh perpindahan maksimum terjadi pada titik nodal 59 arah sumbu x sebesar 8.3927 E-3 cm dan sumbu Y sebesar -1.77 E-3
Optimasi Operasi Unit-Unit Pembangkit Pada PLTU Barru Remigius Tandioga; Musrady Mulyadi; Azwar Azwar; Widya Wirawati Rauf
Jurnal Teknik Mesin Sinergi Vol 19, No 1 (2021): April 2021
Publisher : Politeknik Negeri Ujung Pandang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1224.343 KB) | DOI: 10.31963/sinergi.v19i1.2759

Abstract

Masalah yang sering dihadapi oleh suatu unit pembangkit listrik khususnya pembangkit termal adalah adanya biaya operasi yang cukup tinggi. Sehubungan dengan biaya operasi maka dalam penelitian ini dilakukan perhitungan optimasi operasi pada pembangkit termal yang bertujuan mengetahui model operasi yang optimal, membandingkan biaya operasi dengan berbagai metode, dan menentukan biaya tarif dasar yang termurah di setiap unit-unit pembangkit. Dalam penelitian ini, metode yang digunakan untuk perhitungan optimal biaya operasi adalah metode Lagrange multiplier dan dynamic programming. Kriteria utama yang harus dipenuhi adalah mengetahui karakteristik input-output dari unit-unit pembangkit tersebut. Dari hasil perhitungan optimasi diketahui bahwa metode Lagrange multiplier lebih optimal dibandingkan dengan menggunakan metode dynamic programming meskipun hasil perhitungannya hampir sama. Pada umumnya hasil perhitungan lebih optimal dibandingkan kondisi nyata PLTU Barru. Khususnya pada bulan Mei 2016, hasil perhitungan yang optimal sepanjang hari (selama 24 jam) dengan daya total  rata-rata 71,58 MW (71,58%) yaitu pada tanggal 7, 20, 21, 26, 27, 28, 29, 30, dan 31. Adapun kondisi nyata PLTU Barru lebih optimal dibandingkan hasil perhitungan dengan daya total rata-rata 50,36 MW (50,36%) yaitu pada tanggal 4 jam 17:00 – 24:00, tanggal 5 jam 01:00 – 16:00, tanggal 6 jam 01:00 – 17:00, tanggal 8 jam 17:00 – 24:00, tanggal 10 jam 01:00 – 08:00, tanggal 11 jam 01:00 – 12:00, tanggal 18 jam 01:00 – 12:00, tanggal 19 jam 01:00 – 02:00, tanggal 22 jam 06:00, dan tanggal 25 jam 21:00 – 22:00, dan diluar dari waktu tersebut hasil perhitungan menunjukkan nilai optimal
Developing of A Hierarchical Interface On-Line Data From Scada Systems To ERP Systems Marwan Marwan
Jurnal Teknik Mesin Sinergi Vol 6, No 2 (2008): Oktober 2008
Publisher : Politeknik Negeri Ujung Pandang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (194.002 KB) | DOI: 10.31963/sinergi.v6i2.1029

Abstract

The purpose of this research is to address the problem of on-line data interconnectivity with development of a hierarchical interface which will be able to interchange on-line data from SCADA (Supervisory Control and Data Acquisition) systems to business process systems such as Enterprise Resource Planning (ERP) systems. Some preliminary investigation has been conducted such as the function of real-time data acquisition and monitoring systems of a water utility, and data filtering using a real-time compression algorithmic approach. In order to achieve the aim and objectives of this research, further modelling must be conducted such as refining the filtering algorithm, modelling systems and data hierarchy, identifying system related criteria and developing a hierarchical interface database.
PENGARUH PERUBAHAN ELEVASI (HEAD) DAN KUOTA PEMAKAIAN AIR DAM BILIBILI TERHADAP UNJUK KERJA TURBIN AIR PADA PLTA BILIBILI La Ode Musa; Abdul Rahman; Andi Ardiansyah; Hairuddin Hairuddin
Jurnal Teknik Mesin Sinergi Vol 14, No 2 (2016): Oktober 2016
Publisher : Politeknik Negeri Ujung Pandang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1086.953 KB) | DOI: 10.31963/sinergi.v14i2.1170

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui unjuk kerja Turbin Air PLTA Bilibili dengan indikator yaitu Efesiensi dan Capacity Factor (CF). Metode yang digunakan adalah pengambilan data Kuota air atau debit (Q), Head (H) dan Daya keluaran Generator kemudian dilakukan analisa data. Periode pengambilan data dari bulan Juni 2014 sampai dengan Juni 2015. Selama periode pengambilan data, debit tertinggi 45 m3/s dan terendah 6,4 m3/s sedangkan nilai elevasi tertinggi 99,4 mdpl dan terendah 85,8 mdpl. Efesiensi Turbin #1 berada diantara 0,669% sampai dengan 0,881% dan untuk #2 diantara 0,678% sampai dengan 0,916%. Indikator Capacity Factor, #1 berada pada nilai 6,8% sampai dengan 98% dan #2 berada pada nilai 7,7% sampai dengan 100%. Capacity Factor untuk PLTA Bilibili secara kumulatif adalah 53,81%. Sehingga adanya batasan operasional yaitu penentuan kuota pemakaian air untuk PLTA Bilibili, berdampak pada unjuk kerja Turbin khususnya untuk efisiensi Turbin.
Analisis Proses Dewatering Konsentrat Mineral pada PT. Freeport Indonesia Novriany Amaliyah
Jurnal Teknik Mesin Sinergi Vol 19, No 2 (2021): Oktober 2021
Publisher : Politeknik Negeri Ujung Pandang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (908.333 KB) | DOI: 10.31963/sinergi.v19i2.3376

Abstract

A concentrate treatment process is needed to improve the quality of the concentrate. Processing of copper minerals by drying concentrate or dewatering. The slurry concentrate dewatering process is intended to inhibit the rate of damage to the concentrate, and it is easy to distribute the concentrate through shipping. PT. Freeport Indonesia has 2 types of machines for the dewatering slurry process, Rotary Dryer and VPA (Vertical Pressure Airblow). The dryer dries the slurry by evaporating the water in the slurry through a combustion process with temperatures reaching 1500o F. While the VPA machine only uses membrane compression and compressed air to dry the concentrate. A comparison of the power requirements needed to dry the slurry on the two machines is done to determine the effectiveness and energy needs of the input. The results obtained in this study that dryer requires an average power of 84.31 kW to dry every 1-ton slurry, and VPA machines only use power with an average of 0.0078 kW in every 1-ton slurry
Pemulihan Tembaga Larut secara Elektrolisis pada Limbah Larutan Tembaga-Nitrat Pengrajin Pemurnian Emas Perhiasan di Kota Makassar Apollo Apollo; Sumardi Sumardi; Suyitno Suyitno
Jurnal Teknik Mesin Sinergi Vol 9, No 1 (2011): April 2011
Publisher : Politeknik Negeri Ujung Pandang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (213.296 KB) | DOI: 10.31963/sinergi.v9i1.1063

Abstract

This research is aimed to recovery of copper that has been dissolved in the copper-nitrate wastewater from gold jewelry purification, with a content concentration 5318.52 mg/l of Cu, which can be obtained pure copper powder of high economic value and can contribute to a decrease in weight metal content copper on the wastewater before discharge to urban drainage. The method used is the recovery process by electrolysis or electrowinning process that using liberation cell, which uses a single pair of stainless steel electrode with copper (SS-Cu), a single pair of graphite electrodes with copper (G-Cu), also multi pairs stainless steel electrode with copper (MSS-Cu). Single-electrode pair was examined by varying the voltage and current values at time variation of process, while for many electrode pairs by varying the process time at constant voltage and current values. The recoverable amount of copper was measured by weighing the mass changes at the cathode and the copper content test of the solution using Atomic Absorption Flame Emission Spectrophotometer. Laboratory test results show the decreasing maximum content for each pair, respectively 66.60% for the SS-Cu, 49.38% for the G-Cu, and 78.94% for the MSS-Cu. With reference to the effectiveness of multi-electrode cell liberation, there are business opportunities for wastewater treatment to find powder copper that can accompany the business of gold jewelry purification.
ANALISIS KINERJA SISTEM PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA SURYA SEBAGAI PENGGERAK PROPELLER PADA PERAHU NELAYAN Andareas Pangkung; A.M. Shiddiq Yunus; Oktapianus Ala; Dichersinarto R
Jurnal Teknik Mesin Sinergi Vol 16, No 1 (2018): April 2018
Publisher : Politeknik Negeri Ujung Pandang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (693.441 KB) | DOI: 10.31963/sinergi.v16i1.1202

Abstract

Indonesia sebagai negara yang terletak di wilayah garis Khatulistiwamemiliki potensi penyinaran 12 jam setiap hari sepanjang tahun. Semakin menipisnyacadangan minyak bumi membuat manusia harus mencari energi yang terbaharukan.Solar sel merupakan sebuah alat yang dapat mengkonversi energi cahaya menjadienergi listrik. Penggunaan solar sel telah berkembang dalam berbagai bidang industriantara lain sebagai pendorong kegiatan ekonomi dan bahkan kebutuhan transportasi.Pada penelitian ini, solar sel digunakan sebagai sumber penggerak perahumenggunakan motor dc. Motor dc yang digunakan 0,9 Hp dengan 5 pengaturankecepatan maju dan menggunakan perahu fiber kayu dimensi 8,2m x 0,75m x 0,7m.Hasil penelitian bahwa beban maksimum pada pengaturan kecepatan 5 dengan beban4 orang (265 kg). Kecepatan maksimum 6,37 km/jam dan dapat bertahan hingga 2jam 22 menit menggunakan baterai 100Ah. Dari pengujian, aplikasi ini dapatditerapkan dan bahkan dikembangkan dengan daya motor yang lebih besar.
Pengembangan Model dan Uji Eksperimental Pengaturan Putaran Motor Listrik DC Lewi Lewi; Andareas Pangkung; Remigius Tandioga
Jurnal Teknik Mesin Sinergi Vol 11, No 1 (2013): April 2013
Publisher : Politeknik Negeri Ujung Pandang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (425.015 KB) | DOI: 10.31963/sinergi.v11i1.1095

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan model matematika motor DC dan program simulasinya. Respon transien motor dc sangat cepat sehingga sulit diamati dengan pengukuran secara langsung. Untuk itu diperlukan suatu simulasi untuk mengamatinya, sehingga dibutuhkan pemodelan dari motor dc tersebut. Berhubung banyak motor yang tidak dilengkapi dengan data parameter yang diperlukan dalam simulasi, maka dibutuhkan suatu pengujian untuk mendapatkan parameter-parameter motor dc tersebut. Dalam penelitian ini digunakan motor DC eksitasi terpisah pada kondisi arus eksitasi yang konstan. Parameter yang akan dicari adalah tahanan kumparan jangkar, Ra, induktansi kumparan jangkar, La, konstanta torsi motor, Km, momen inersia, J, dan koefisien gesekan liat, B. Ra dan La ditentukan dari pengujian statis, Km dan B ditentukan dari pengujian dinamis, dan J diperoleh dari data sheet motor DC. Hasil yang diperoleh Ra = 3,028 [Ω], La = 0,028 [H], J = 0,0094 [kg-m2], B = 0,0058 [Nm/s] dan Km = 0,955 [Nm/A] pada arus eksitasi 0,3 A. Pada kondisi nominal B = 0,0007 [Nm/s] dan Km = 1,137 [Nm/A]. Dari hasil simulasi pada kondisi berbeban dengan variasi torsi beban diperoleh perbedaan kecepatan putaran motor DC hasil pengukuran dan hasil simulasi rata-rata 1,449%. Dengan simulasi model motor DC, kondisi transient, seperti arus start yang besar dan cepat dapat diamati.
Analisis Perancangan Penstock PLTMH di Eremerasa Kabupaten Bantaeng Dengan Menggunakan ANSYS Suryanto Suryanto; Apollo Apollo; Muhammad Julham Hamzah; Titiek Israwati
Jurnal Teknik Mesin Sinergi Vol 17, No 1 (2019): April 2019
Publisher : Politeknik Negeri Ujung Pandang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (496.953 KB) | DOI: 10.31963/sinergi.v17i1.1588

Abstract

Penstock acts as a distributor of fluid flow between the tank and the turbine. The aims of this study are to determine the characteristics of the pressure and the water velocity and flow pattern that occurs in the penstock and to determine the efficiency of hydraulic optimum turbine with design power 40 kW. Characteristics are analyzed by simulation using Ansys fluent software. The simulation results assist in the design process and design of water turbines penstock accurately and shorten the time. Based on the simulation results in the penstock, the pressure varies on along the penstock and maximum occur on the inlet side (33652 Pa) and then gradually drops along the pipeline and reach the minimum conditions on the outlet side (2651 Pa). Characteristics of the fluid velocity tends to be constant from the inlet side to the outlet side (2,46 m/s), but there are fluctuations in flow velocity in the bend of 10° and 45°. The pattern of the flow of water along the penstock pipe turbulent, especially in connection with angle bends 45° and 10°. Angle turn follow the existing topography. Additionally, it obtained maximum turbine power of 50,617 kW with hydraulic efficiency of 68.93% and the effective height of the turbine is equal to 17,234 m and a discharge of 0,3 m3/s.
Rancang Bangun dan Analisis Biaya Teoritis Turbin Cross Flow Kapasitas 2500 Watt, Makassar Muhammad Iswar; Syaharuddin Rasyid; Massriyady Massaguni; Muh Rizal
Jurnal Teknik Mesin Sinergi Vol 13, No 1 (2015): April 2015
Publisher : Politeknik Negeri Ujung Pandang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (534.237 KB) | DOI: 10.31963/sinergi.v13i1.1138

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis serta menghitung biaya produksi pada pembuatannya dengan menggunakan metode membandingkan pengerjaan secara teoritis dan aktual setiap pengerjaan komponen. Pengerjaan aktual dilakukan dengan dua metode yaitu pengerjaan langsung dan simulasi, serta membandingkan dengan variasi bahan komponen runner yaitu bahan ST 42 sebagai turbin A dan ST 60 sebagai Turbin B. Output dari penelitian ini ialah waktu pengerjaan, biaya manufaktur, serta harga jual Turbin Cross flow kapasitas 2500 watt. Hasil penelitian menunjukkan bahwa selisih waktu pengerjaan teoritis dan aktual Turbin Cross flow dengan runner bahan ST 42 ialah 1 jam 14 menit, sedangkan dengan bahan ST 60 ialah 6 jam 7 menit. Biaya manufaktur produksi yang dihitung dari setiap biaya baik secara teoritis maupun aktual untuk bahan ST 42 dan ST 60 mencapai nominal Rp. 20.000.000,- dan harga jual ditetapkan dengan laba 20 % yaitu mencapai nominal Rp.24.000.000 untuk setiap turbin dengan komponen runner bahan ST 42 dan ST 60.