cover
Contact Name
Muhammad Ruswandi Djalal
Contact Email
wandi@poliupg.ac.id
Phone
+6285250986419
Journal Mail Official
sinergi@poliupg.ac.id
Editorial Address
Jalan Perintis Kemerdekaan KM.10 Tamalanrea, Makassar 90245
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Teknik Mesin Sinergi
ISSN : 16931548     EISSN : 26849372     DOI : http://dx.doi.org/10.31963/sinergi
Jurnal Teknik Mesin Sinergi Politeknik Negeri Ujung Pandang mempublikasikan hasil penelitian pada Bidang Teknik Mesin dan Energi.
Articles 417 Documents
Efek Pemakaian Economizer Terhadap Peningkatan Efisiensi Boiler Pulverized Pada Unit Pembangkit Listrik Tenaga Uap Suhardi Suhardi; Kamriani Kamriani; Suryanto Suryanto; Jamal Jamal
Jurnal Teknik Mesin Sinergi Vol 18, No 1 (2020): April 2020
Publisher : Politeknik Negeri Ujung Pandang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (713.872 KB) | DOI: 10.31963/sinergi.v18i1.2253

Abstract

Kehilangan panas pada pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) merupakan salah satu faktor penting yang sangat perlu diperhatikan dalam pengoperasian boiler. Penelitian ini bertujuan  menganalisis efisiensi boiler pulverized dengan memakai economizer dan membandingkan jika tidak memakai economizer pada suatu boiler jenis Pulverized PLTU.  Dalam melakukan penelitian ini metode yang digunakan adalah metode dengan menggunakan data hasil survey pada pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) Jeneponto dan dilanjutkan dengan analisis yang membandingkan penggunaan economizer dan tanpa menggunakan economizer. Hasil analisis diperoleh efesiensi boiler dengan menggunakan economizer sebesar rata-rata 90% dan tanpa menggunakan economizer rata-rata 80%. Dengan demikian penggunaan economizer dapat meningkatkan efesiensi sekitar 12% atau yang setara dengan 2976,8 kg/jam.
Evaluasi Unjuk Kerja Isolator 6 kV pada Gardu Distribusi Biringkassi PT. Semen Tonasa II Pangkep A.M Shiddiq Yunus; Herman Nauwir
Jurnal Teknik Mesin Sinergi Vol 6, No 1 (2008): April 2008
Publisher : Politeknik Negeri Ujung Pandang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (99.384 KB) | DOI: 10.31963/sinergi.v6i1.1015

Abstract

This research is aimed to determine the chemical compounds and to measure the electrical characteristics of pollutant of polymer 6 KV isolator in distribution station of PT. Semen Tonasa Biringkassi. Research methodology that applied in this study is laboratory experimental which follow several procedural stages: determination of distribution station for taking sample of pollutant then examination of chemical compounds and electrical characteristics of pollutant. The chemical compounds that will be examined are composition of compounds and conductivity of pollutant. Besides, the electrical examination is to measure the surface conductivity of isolator. The result of this study shows that the composition of compounds consists of Zn, Na, Fe and Calcium (Ca). For measurement of pollutant conductivity it is concluded that the higher pollutant’s concentration, the higher value of conductivity. Another result shows that polymer isolator is much more conductive while polluted by pollutant than by kaolin.
Perancangan dan Pembuatan Alat Uji Impak Tarik Untuk Pengembangan Laboratorium Mekanik Ikram Ikram
Jurnal Teknik Mesin Sinergi Vol 7, No 1 (2009): April 2009
Publisher : Politeknik Negeri Ujung Pandang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (79.812 KB) | DOI: 10.31963/sinergi.v7i1.1039

Abstract

Secara khusus penelitian ini bertujuan: Melengkapi fasilitas pengujian yang ada di Laboratorium Mekanik Politeknik Negeri Ujung Pandang, sehingga aktivits belajar mahasiswa lebih lancar. Menambah keragaman data hasil pengujian kekuatan bahan yang dapat dikeluarkan oleh Laboratorium Mekanik politeknik Negeri Ujung Pandang, sebagai bahan pertimbangan untuk perencanaan konstruksi. Mekanik. Pembuatan alat ini dimulai dari tahap perancangan, dengan memperhitungkan gaya gaya yang akan bekerja serta dimensi komponen mekenisnya, dilanjutkan dengan tahap pembuatan dengan membuat komponen komponen dari alat uji ini kemudian merakitnya menjadi satu unit alat uji impak dan tahap terakhir adalah tahap uji coba yaitu dengan melakukan pngujian dengan alat yang dibuat kemudian membandingkan dengan hasil yang diperoleh dari pengujian yang diperoleh dari alat yang telah ada sebelumnya ditempay lain. Dari hasil pengujian ini dapat disimpulkan bahwa alat uji impak yang dibuat dapat digunakan sebagai media belajar bagi mahasiswa khususnya mahasiswa Politeknik Negeri Ujung Pandang.
AUDIT ENERGI PADA PRIVATE CARE CENTER RSUP DR.WAHIDIN SUDIROHUSODO MAKASSAR A.M Shiddiq Yunus; Nofriana Tandi Abeng; Baso Ukkas
Jurnal Teknik Mesin Sinergi Vol 15, No 1 (2017): April 2017
Publisher : Politeknik Negeri Ujung Pandang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (216.879 KB) | DOI: 10.31963/sinergi.v15i1.1179

Abstract

Audit energi merupakan langkah awal atau pendekatan standar yang harus dilakukan untuk menolong suatu perusahaan/instalasi dalam mengevaluasi penggunaan energi dan mengidentifikasi peluang penghematan energi terutama untuk bangunan besar (komersial/non komersial), yang banyak mengkonsumsi energi baik itu energi listrik, energi bahan bakar, dan lain sebagainya. Karena pemakaian energi dalam bangunan komersial/non komersial yang tidak dikendalikan secara baik, dapat menjurus kepada pemborosan dalam pemakaian energi. Pada sistem processing pemakaian energi listrik keseluruhan di setiap bulannya 835,152 kVA dengan biaya sebesar Rp 2.505.456/bulan, setelah melakukan audit energi dengan cara pemasangan kapasitor didapatkan audit energi listrik sekitar 1065,24 kVA dengan biaya sebesar Rp 3.105.737/bulan dengan demikian terlihat adanya penghematan sebesar Rp 690.264/bulan. Setelah melakukan audit energi dengan menentukan peluang-peluang penghematannya dapat dihemat sekitar Rp 42.995.950/bulan.
Analisis Potensi Sampah Plastik sebagai Bahan Bakar PLTSa Memanfaatkan Teknologi Siklus Rankine Organik Andinusa Rahmandhika; Daryono Daryono; Ali Mokhtar; Yepy Komaril Sofi'i
Jurnal Teknik Mesin Sinergi Vol 20, No 1 (2022): April 2022
Publisher : Politeknik Negeri Ujung Pandang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (384.625 KB) | DOI: 10.31963/sinergi.v20i1.3396

Abstract

Kelangkaan energi di Indonesia diakibatkan oleh semakin menipisnya suplai energi fosil mengharuskan pemerintah untuk mendapatkan energi alternatif, salah satunya pada energi sampah. Salah satu cara pemanfaatannya adalah dengan pembangunan pembangkitan listrik skala kecil dan peningkatan efisiensinya. Pada penelitian ini, dilakukan analisa perhitungan potensi nilai kalor sampah plastik serta simulasi mini powerplant menggunakan software Cycle Tempo. Pemanfaatan uap panas hasil pembakaran sampah sebagai sumber panas PLTSa. Komponen dari sistem pembangkit daya tersebut meliputi pompa, boiler, turbin, dan kondensor. Variasi tekanan dan temperature dilakukan untuk mendapatkan nilai optimal, sehingga didapatkan daya dan efisiensi paling tinggi. Hasil penelitian didapatkan bahwa nilai daya dan efisiensi tertinggi pada laju aliran massa 35 kg/s dan suhu keluaran boiler 125 0C, yaitu 2,86 kW dan 45,52%. Sementara pada optimasi tekanan keluaran pompa, didapatkan nilai daya tertinggi sebesar 2902 kW pada tekanan 35 bar. Penelitian ini dimaksudkan sebagai langkah awal pemanfaatan sampah plastik dalam rangka mengurangi kerugian kalor dan meningkatkan efisiensi.
Analisis Over Flow pada Pengoperasian Fuel Oil Purifier di MT. Tirtasari Paulus Pongkessu
Jurnal Teknik Mesin Sinergi Vol 9, No 2 (2011): Oktober 2011
Publisher : Politeknik Negeri Ujung Pandang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (209.455 KB) | DOI: 10.31963/sinergi.v9i2.1072

Abstract

Fuel Oil purifier di kapal merupakan salah satu mesin bantu yang memiliki peranan sangat penting untuk menghasilkan bahan bakar yang bersih. Kegunaan dari bahan bakar yang sudah bersih ini adalah untuk mendukung pengoperasian dari mesin induk dalam menghasilkan pembakaran yang sempurna. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui penyebab tidak bekerjanya membran reducing valve sehingga menyebabkan terjadinya over flow pada F.O Purifier dan juga mengetahui faktor-faktor apa saja yang menyebabkan kerusakan main seal ring. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriftif yaitu mengamati secara langsung penyebab kerusakan main seal ring kemudian dicarikan penyebabnya. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini menunjukkan bahwa telah terjadi kerusakan pada membran reducing valve pada suplai air tawar tekanan tinggi sehingga air tidak dapat tersupplai ke dalam purifier untuk proses pembukaan bowl dan mengakibatkan minyak terbuang ke sludge tank melalui celah yang tidak tertutup antara bowl body dan main silinder. Oleh sebab itu, perawatan terhadap komponen purifier sesuai dengan buku petunjuknya merupakan langkah yang tepat untuk meningkatkan kinerja dari purifier.
Analisis Efisiensi Turbin pada Pembangkit Listrik Tenaga Minihydro (PLTM) Malea di Kabupaten Tana Toraja Jumadi Tangko; Yiyin Klistafani; A Khayrunnisa; Reza Risaldi Robby
Jurnal Teknik Mesin Sinergi Vol 17, No 2 (2019): Oktober 2019
Publisher : Politeknik Negeri Ujung Pandang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (393.664 KB) | DOI: 10.31963/sinergi.v17i2.2074

Abstract

Malea Minihydro Power Plant in Tana Toraja district is the only one power plant that supplies electricity directly to Malea Hydropower Project. This analysis provides an explanation or description of the circumstances of power plant under study ranging from waterways to the performance of Francis turbine. Aims to find out the efficiency that produced by turbine and factors that influence the turbine efficiency. In this research, the turbines studied were unit 1 and unit 2. Data obtained from measurement results and annual data of Malea Minihydro Power Plant with documentation. The results showed that every year there was a decreasing in turbine efficiency both in unit 1 and unit 2. This is caused by the reduced performance of some components of turbine. As for the turbine unit 1 the largest turbine efficiency value in 2012 is 98.40%, turbine efficiency value in 2016 is 83.30%, and smallest turbine efficiency value in 2018 is 79.37%. On turbine unit 2 the largest turbine efficiency value in 2012 is 97.46 % and the smallest turbine efficiency value in 2016 is 77.35 %. In 2017 and 2018 turbine unit 2 no longer operate due to damaged bearing. The result showed that efficiency value of Malea MiniHydro Power Plant Tana Toraja less efficient in generating electricity. This is caused by the PLTM have been operated since 2012 and there was no maintenance that done regularly.
ANALISIS PENGARUH PERLAKUAN SERAT SABUT KELAPA TERHADAP KEKUATAN TARIK KOMPOSIT SERAT SABUT KELAPA Muhammad Arsyad; A.M. Anzarih; Anwar M
Jurnal Teknik Mesin Sinergi Vol 11, No 2 (2013): Oktober 2013
Publisher : Politeknik Negeri Ujung Pandang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (370.154 KB) | DOI: 10.31963/sinergi.v11i2.1104

Abstract

Tujuan Penelitian ini ialah mengetahui pengaruh perlakuan serat sabut kelapa terhadap kekuatan tarik komposit serat sabut kelapa. Untuk mengetahui hal tersebut, maka komposit dibuat (1) dengan serat sabut kelapa tanpa perlakuan NaOH tanpa pemanasan, dan dengan serat sabut kelapa dengan perlakuan NaOH dan pemanasan dalam oven. Konsentrasi NaOH yang digunakan ialah 5%, 10%, dan 15% v/v dengan lama perendaman 45 menit. Serat sabut kelapa yang telah direndam NaOH tersebut kemudian dipanaskan dalam tungku pada temperatur 70oC selama 5 jam. Bahan-bahan yang digunakan dalam penelitian ini yaitu serat sabut kelapa, NaOH, aquades, resin poliester, katalis MEKPO, gemuk, dan seperangkat alat cetak yang terbuat dari kaca dengan ketebalan 5 mm. Metoda yang digunakan dalam pembutan komposit ialah metode hand lay up yaitu cetakan diolesi gemuk, kemudian resin dituang ke dalam cetakan, kemudian serat sabut kelapa dimasukkan dan disusun secara acak, selanjutnya resin dituang lagi kedalam cetakan, kemudian ditutup dengan kaca sambil ditekan untuk mendapatkan permukaan yang rata. Sedangkan untuk mengetahui kekuatan komposit dilakukan pengujian tarik. Hasil yang diperoleh yaitu nilai kekuatan tarik komposit yang diperkuat serat sabut kelapa meningkat menjadi 24,51.106 N/mm2 dibandingkan dengan komposit tanpa serat sabut kelapa yaitu 12,98.106 N/mm2. Sama halnya komposit dengan komposit serat sabut kelapa yang diberi perlakuan NaOH, kekuatan tariknya juga meningkat sebanding dengan peningkatan kadar NaOH. Kekuatan tarik tertinggi diperoleh pada konsentrasi NaOH 15% v/v yaitu 15,41.106 N/mm2. Hal ini juga terjadi pada komposit dengan perlakuan serat sabut kelapa NaOH dan pemanasan. Kekuatan tarik tertinggi diperoleh pada konsentrasi NaOH 15% sebesar masing-masing 26,76.106 N/mm2. Kesimpulan yang diperoleh bahwa serat sabut kelapa,dan perlakuan serat sabut kelapa berpengaruh terhadap kekuatan tarik komposit serat sabut kelapa.
Rancang Bangun Alat Pembersih Pasir Silika Sebagai Penyaring Air Di PT. Tirta Fresindo Jaya Rusdi Nur; Arthur H. Razak; A.Ari Putra; Irsat Maulana; Miftahul Ahmad
Jurnal Teknik Mesin Sinergi Vol 18, No 1 (2020): April 2020
Publisher : Politeknik Negeri Ujung Pandang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (209.017 KB) | DOI: 10.31963/sinergi.v18i1.2237

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengurangi waktu proses pembersihan pasir silika dari 4 hari pengerjaaan menjadi 2 hari. Tahap-tahap dalam merancang alat pembersih ini yang pertama adalah pengamatan dari proses pembersihan manual dan ditemukan kekurangan dari pengerjaan tersebut. Kemudian perancangan alat pembersih yang lebih baik dari yang sudah ada. Tahap selanjutnya adalah perencanaan, perhitungan dan penggambaran untuk menentukan komponen-komponen yang digunakan. Tahap terakhir adalah  produksi, pangecetan dan perakitan. Dari hasil perencanaan dan perhitungan menunjukkan bahwa alat pembersih pasir silika ini mampu membersihkan 30 Kg/4,25 menit atau 425Kg/Jam. Biaya keseluruhan yang dibutuhkan untuk membuat alat ini per unit sebesar Rp. 4.653.371,-.
EXERGY ANALYSIS ON THERMAL POWER PLANT PT. MAKASSAR TENE USING CYCLE-TEMPO 5 La Ode Musa; Apollo Apollo; Aini Syahrunnisa; Muhammad Yusuf
Jurnal Teknik Mesin Sinergi Vol 16, No 2 (2018): Oktober 2018
Publisher : Politeknik Negeri Ujung Pandang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (424.229 KB) | DOI: 10.31963/sinergi.v16i2.1512

Abstract

Analyzing exergy on the power plant generating system specially at PLTU, efficient utilization of energy resources can be obtained particularly since it leads efforts to reduce energy waste that already exists.The purposes of this research are to get the Thermal Power Plant system modeling of PT. Makassar Tene, to get the value of modeled exergy power plant system, to get exergy losses, to get the amount exergy efficiency and to get the cost of exergy losses.The research method was firstly, designing the Power Plant generating systems PT. Makassar Tene using Cycle-Tempo 5 as thermodynamic analysis tool. Results of calculations were then used to calculate the exergy profile.Exergy values analyzed on a system modeled Power Plant consists of turbine components, condensers and pump. Boilers are not included in the analysis because of the input device is not contained and the mass flow rate of the boiler occurs steady state in which the state of the same process with the state of the environment so that there is no exergy difference that can be utilized.The highest exergy losses based on the modelling was on the turbine components that was 10201.50 kW. This was due to the change in the vapor phase into the liquid phase contained in the component before and after leaving the turbine components. While the lowest exergy losses was on the pump component, that was 437.18 kW.The higher the efficiency value of a component, the better its performance is. The highest efficiency value of exergy that was 51.43% contained on the turbine components. While the lowest efficiency value of exergy was 0%.