cover
Contact Name
Muhammad Ruswandi Djalal
Contact Email
wandi@poliupg.ac.id
Phone
+6285250986419
Journal Mail Official
sinergi@poliupg.ac.id
Editorial Address
Jalan Perintis Kemerdekaan KM.10 Tamalanrea, Makassar 90245
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Teknik Mesin Sinergi
ISSN : 16931548     EISSN : 26849372     DOI : http://dx.doi.org/10.31963/sinergi
Jurnal Teknik Mesin Sinergi Politeknik Negeri Ujung Pandang mempublikasikan hasil penelitian pada Bidang Teknik Mesin dan Energi.
Articles 417 Documents
Pengaruh Media Pendingin Pasca Pengelasan Baja ST 37 Terhadap Kekuatan Tarik Zainal Sudiman; Kamaruddin Kamaruddin; Muhammad Arfah Ahmad
Jurnal Teknik Mesin Sinergi Vol 20, No 1 (2022): April 2022
Publisher : Politeknik Negeri Ujung Pandang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (440.38 KB) | DOI: 10.31963/sinergi.v20i1.3404

Abstract

Pengelasan merupakan penyatuan dua buah logam atau lebih untuk membentuk suatu sambungan dengan cara melalui proses pemanasan. Sambungan pengelasan pada material juga berpengaruh pada kekuatan mekanisnya disebabkan adanya perlakuan pemanasan. Perlakuan pendinginginan pada material juga mampu mempengaruhi kekuatan mekanisnya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh media pendingin terhadap kekuatan tarik pasca pengelasan baja ST37. Metode penelitian ini menggunakan jenis penelitian eksperimental dimana baja ST 37 dilakukan pengelasan kampuh V dengan jenis pengelasan zigzag. Pasca pengelasan dilakukan pendinginan dengan menggunakan media pendinginan udara dan pendinginan menggunakan oli. Setelah itu dilakukan pemotongan ASTM E-8M dan dilanjutkan pengujian tarik. hasil pengujian Tarik yang didapatkan dari masing-masing spesimen maka nilai rata-rata dari media pendingin udara adalah Tegangan maksimun 34,45 MPa dan Regangan 26,57%. Nilai rata-rata dari media pendingin oli adalah Tegangan maksimun 46,42 dan Regangan 28,47%. penggunaan media pendingin oli mempengaruhi kekuatan Tarik dari suatu bahan begitu signifikan dibandingkan media pendingin udara, hal disebabkan karena material tersebut mengalami tingkat kekerasan yang lebih tinggi sehingga kekuatan mekanisnya meningkat. Kata kunci : Baja ST37; Kampuh V; ASTM E-8M; Media pendingin; Pengujian Tarik
Pembuatan Produk Benda Ukur sebagai Media Praktek Pengukuran Dimensi di Laboratorium Mekanik Muhammad Arsyad Suyuti; Rusdi Nur
Jurnal Teknik Mesin Sinergi Vol 9, No 1 (2011): April 2011
Publisher : Politeknik Negeri Ujung Pandang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (273.618 KB) | DOI: 10.31963/sinergi.v9i1.1070

Abstract

Tujuan yang ingin diperoleh pada penelitian ini adalah membuat produk berupa benda kerja yang dapat dijadikan sebagai obyek pengukuran dalam praktek penukuran dimensi. Sedangkan manfaat yang akan diperoleh dengan adanya produk benda ukur ini adalah menambah variasi pengukuran dimensi suatu benda kerja, sehingga mahasiswa dapat melakukan pengukuran dengan teliti dalam berbagai obyek. Pembuatan produk benda ukur ini dilakukan dengan beberapa tahapan, yaitu: (1) pemilihan bahan produk benda ukur yang tidak mudah berkarat; (2) pengujian bahan untuk mengetahui kekuatan bahan dengan uji kekerasan; (3) pembuatan produk benda ukur pada mesin-mesin perkakas, seperti: mesin gergaji, mesin bubut, mesin frais, dan mesin gerinda; (4) melakukan proses perlakuan panas (heat treatment) pada produk benda ukur agar memenuhi standar bahan sebagai alat Bantu; (5) Melakukan proses pengukuran untuk mengetahui ukuran dari produk benda ukur yang telah dibuat. Berdasarkan hasil pembuatan yang telah dilakukan, maka dapat disimpulkan bahwa Produk benda ukur yang dihasilkan dapat digunakan untuk berbagai macam variasi pengukuran dengan menggunakan beberapa alat ukur seperti mistar ingsut skala nonius dan skala dial caliver, mikrometer, dan bevel protector.
PERLAKUAN UJI KALOR BRIKET LIMBAH SAGU UNTUK PEMANFAATAN SEBAGAI BAHAN BAKAR OLEH MASYARAKAT KAMPUNG SENTANI Agustinus Agustinus
Jurnal Teknik Mesin Sinergi Vol 11, No 2 (2013): Oktober 2013
Publisher : Politeknik Negeri Ujung Pandang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (246.114 KB) | DOI: 10.31963/sinergi.v11i2.1102

Abstract

Berdasarkan hasil tinjauan yang dilakukan di lapangan, bahwa limbah ampas sagu yang dihasikan dari pengolahan pati sagu, ampasnya dibuang sehingga mencemari lingkungan serta bau busuk. Untuk mengatasinya dapat diolah atau diproses menjadi briket sebagai alternatif bahan bakar. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menguji panas atau kalor briket arang ampas sagu yang telah di proses melalui pencetakan dengan menggunakan alat pres hidrolik. Briket ini diharapkan nantinya dapat dijadikan bahan bakar alternatif khususnya dikampung–kampung kabupaten Jayapura sebagai pengganti minyak tanah. Kemudian penelitian ini dapat memberdayakan masyarakat bagaimana memanfaatkan limbah ampas sagu yang terbuang untuk diproses menjadi briket arang. Alat pres yang digunakan pembuatan briket arang adalah dari dongkrak hidrolik, alat ini dapat dijadikan berbasis skala industri rumah tangga. Alat ini dapat menghasilkan tekanan dan kerapatan briket yaitu antara 1.71 ÷ 2.50 gr/cm3 sehingga briket yang dihasilkan dapat dijadikan sebagai bahan bakar alternatif. Metode penelitian ini dibagi dalam beberapa tahap sesuai gambar aliran flow chart yaitu mulai dari tahap persiapan alat pres, pengambilan limbah, pengeringan, proses pengarangan, sampai pada proses pencetakan dan Pengeringan dan tahap terakhir pengujian panas (kalor). Hasil pengujian kalor atau panas dari kerapatan briket antara 1.71 ÷ 1.74 gr/cm3 diperoleh nilai kalor sebesar 4164,9404 ÷ 4320,0727 kcal/kg, dari hasil pengujian tersebut maka dapat direkomendasikan sebagai bahan bakar alternatif pengganti minyak tanah, karena mempunyai nilai kalor yang cukup tinggi atau panas. Kemudian limbah tersebut dapat dimanfaatkan sebagai briket arang. 
Modifikasi Mesin Pencampur Bahan Pakan Ternak Muhammad Iswar; Abdul Salam; Lukman Taufik; Amirul Haj; Muh. Iqbal
Jurnal Teknik Mesin Sinergi Vol 18, No 1 (2020): April 2020
Publisher : Politeknik Negeri Ujung Pandang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (486.928 KB) | DOI: 10.31963/sinergi.v18i1.2234

Abstract

Modifikasi ini dilakukan untuk meningkatkan kualitas pencampuran bahan pakan ternak agar lebih merata dan waktu pencampuran yang efisisen. Dengan melakukan pengembangan pada sistem pemindah daya (transmisi) putaran lebih stabil karena tidak terjadi lagi slip dibandingkan mesin sebelumnya yang menggunakan sistem transmisi v-belt. Dan dengan modifikasi desain mesin ini bisa memudahkan peternak untuk memindah tempatkan mesin tersebut. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa pencampuran bahan pakan ternak sudah merata untuk satu kali proses pencampuran sebanyak 16 kg dicapai pada waktu 5 menit dengan putaran 65 Rpm atau kapasitas pencampuran 192 kg/jam, dibandingkan dengan mesin sebelumnya yang mendapatkan hasil yang merata pada putaran 70 Rpm dengan waktu pencampuran 5 menit, atau kapasitas pencampuran sebanyak 180 kg/jam. Adapun biaya yang digunakan dalam perakitan mesin pencampur bahan pakan ternak ini yakni senilai Rp. 5.520.033,- 
ANALISIS JATUH TEGANGAN PADA SISTEM KELISTRIKAN 150 kV SULSELRABAR MENGGUNAKAN DIGSILENT POWERFACTORY 15 Makmur Saini; Muhammad Yusuf Yunus; Risal Akbar; Muh Yassir
Jurnal Teknik Mesin Sinergi Vol 16, No 2 (2018): Oktober 2018
Publisher : Politeknik Negeri Ujung Pandang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (536.013 KB) | DOI: 10.31963/sinergi.v16i2.1514

Abstract

Nominal tegangan yang adadalamtiap bus dalamsebuahsaluraninterkoneksibiasanyaberbeda-beda.Namun nominal maksimaldan minimal tegangantelahdiaturkepersentasebatastertentu.Penelitianinibertujuanuntukmelihat nominal tegangan-tegangan yang beradadalamsaluraninterkoneksiSulselrabar.Disampingitujugauntukmenunjukkantitikdengannilaijatuhteganganterbesar agar dapatmenjadiperhatianutamaolehperusahaanpenyediajasakelistrikan. Pengujianinidilakukandenganmenggunakan software Digsilentpowerfactory 15 yang hasilnyakemudiandibandingkandenganperhitungan manual danjuga data log dari Perusahaan Listrik Negara padatahun 2016. DenganpengujianmenggunakanDigsilentPowerfactorydidapatiterdapatsembilan bus yang beradadibawah nominal 150 kV massing masingyakniBontoala, Panakukang, Tello, Tello lama, Mandai,  Kima, Pangkep, MamujudanPalopodimanakondisi paling rendahberada di bus Bontoalladenganperbedaansebesar 5.7 persendarinilaitegangannominalnya
Analisis Pengaruh Lama Perendaman Serat Sabut Kelapa dalam Larutan NaOH terhadap Perubahan Diameter Serat Sabut Kelapa Muhammad Arsyad Habe; Nur Wahyuni
Jurnal Teknik Mesin Sinergi Vol 13, No 2 (2015): Oktober 2015
Publisher : Politeknik Negeri Ujung Pandang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (315.478 KB) | DOI: 10.31963/sinergi.v13i2.1145

Abstract

Tujuan yang hendak dicapai dalam penelitian ini ialah untuk menentukan pengaruh lama perendaman serat sabut kelapa dalam larutan NaOH terhadap perubahan diameter serat sabut kelapa. Serat sabut kelapa direndam dalam larutan natrium hidroksida (NaOH) dengan konsentrasi 20% selama 1, 3, 5, 7, 9, dan 11 jam. Setelah direndam, serat sabut kelapa dikeringkan pada suhu ruang, kemudian dilakukan pengukuran diameter untuk mengetahui perubahan diameter yang terjadi. Pengukuran diameter akan dilakukan pada 5 (lima) titik pada serat sabut kelapa. Setiap variabel akan diuji sebanyak 3 (tiga) kali. Data-data yang diperoleh akan dianalisa secara statistik dengan menerapkan metode deskriftif, dimana semua data-data yang diperoleh akan disajikan dalam bentuk tabel. Berdasarkan pengujian yang dilakukan, perendaman serat sabut kelapa dalam larutan NaOH 20% memberikan pengaruh terhadap diameter serat, yaitu dimaeter serat lebih besar setelah perendaman. Peningkatan tertinggi diameter serat terjadi pada perendaman 3 jam, yaitu sekitar 50,98%
Analisis Pengaruh Sedimen Terhadap Kerusakan Material Pada Runner Turbin Air
Jurnal Teknik Mesin Sinergi Vol 19, No 1 (2021): April 2021
Publisher : Politeknik Negeri Ujung Pandang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (50.792 KB) | DOI: 10.31963/sinergi.v19i1.2758

Abstract

Dampak yang ditimbulkan oleh sedimen tidak hanya abrasi dan erosi terhadap lingkungan, melainkan juga terjadi abrasi dan erosi pada sudu turbin. Konsentrasi sedimen yang tinggi  dapat mengakibatkan abrasi dan erosi pada sudu turbin. Selain konsentrasi, ukuran sedimen juga dapat menimbulkan mikroerosi pada sudu turbin. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi penyebab dan pengaruhnya terhadap kerusakan sudu turbin. Di samping itu, juga bertujuan menentukan pengaruh konsentrasi sedimen terhadap kerusakan sudu turbin. Pengujian dilakukan dengan empat variasi konsentrasi sedimen (5%, 8%, 10% dan 12%).Pengujian morfologi mikroerosi dengan menggunakan Microscopy Digital Sistem Akuisisi Data di Laboratorium Sistem Pembangkit Energi Jurusan Teknik Mesin Politeknik Negeri Ujung Pandang. Pada pengujian morfologi mikro erosi di dapatkan hasil bahwa semakin besar konsentrasi yang di berikan semakin cepat pula terjadi kerusakan pada material. Kerusakan yang terjadi pada material carbon steel akibat adanya tumbukan air yang mengandung sedimen ialah abrasi dan erosi dengan variasi konsentrasi sedimen dan waktu yang sama. Material yang lebih cepat mengalami kerusakan terjadi pada material carbon steel diakibatkan sifat fisik pada material carbon steel lebih rendah dibandingkan dengan sifat material stainless steel. 
Perancangan Kapasitas Modul Surya Dan Beban pada Automatic Hand Washer With Workstation Politeknik Negeri Samarinda Ridho Shafa Ramadhan; Rusda Rusda; Marson Ady Putra
Jurnal Sinergi Jurusan Teknik Mesin Vol 20, No 2 (2022): Oktober 2022
Publisher : Politeknik Negeri Ujung Pandang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31963/sinergi.v20i2.3434

Abstract

Abstrak, Automatic Hand Washer with Workstation merupakan suatu alat yang sangat bermanfaat pada masa pandemi seperti sekarang. Selain sebagai tempat mencuci tangan dan sumber energi listrik cadangan, alat ini telah di rancang untuk menggunakan energi baru dan terbarukan atau biasa disebut energi yang berkelanjutan yaitu sinar radiasi matahari. Dengan menggunakan sel surya yang menggunakan prinsip fotovoltaik, maka sinar radiasi matahari yang mengenai sel surya akan diubah menjadi energi listrik. Energi listrik tersebut disimpan pada baterai dan di salurkan ke beban. Berdasarkan acuan yang merujuk pada referensi yang digunakan, hasil dari perancangan ini yaitu menggunakan 2 buah modul surya sebesar 150 Wattpeak dengan beban maksimal 1.08 kWh selama pemakaian 6 jam perhari. Efisiensi sistem dari perancangan ini mendapatkan hasil sebesar 83.91%. Perancangan ini diharapkan mampu membantu para pembaca dalam proses pembelajaran dan dapat menjadi acuan dalam proses perencanaan. Kata Kunci: Hand Washer, Workstation, Renewable Energy, Solar Sel, Solar Module. 
Analisis Kinematika Gerak Belok Motor NMAX Berdasarkan Pergeseran Centre Of Gravity (COG) Formanto Paliling; Megastin Massang Lumembang
Jurnal Sinergi Jurusan Teknik Mesin Vol 20, No 2 (2022): Oktober 2022
Publisher : Politeknik Negeri Ujung Pandang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31963/sinergi.v20i2.3694

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pergeseran beban pada motor Nmax dimana, ada tiga titik berat yang diberikan pada kendaran tersebut (CG depan, CG tengah, dan CG belakang), Secara sederhana dapat dikatakan bahwa kendaraan dikatakan stabil jika perilaku arah atau arah gerak kendaraan hanya dipengaruhi oleh arah belok roda kemudi sehingga mudah dikendalikan oleh pengemudi. Pada saat kendaraan berbelok umumnya akan terjadi sudut slip pada masing-masing roda sehingga arah gerak roda sudah berubah. Makin besar sudut slip yang terjadi makin besar pula pengaruh terhadap arah kendaraan. Hasil dari penelitian ini memperlihatkan pada CG depan kendaraan cenderung mengalami understeer yang memperlihatkan stir motor sulit mengalami tikungan jika beban berada di depan, untuk Titik berat tengah (CG Tengah motor mulai stabil meskipun masih ada sedikit Analisa grafik memperlihatkan motor sudah mengalami oversteer, kemudian saat beban di belakang (CG belakang) motor semakin memperlihatkan perilaku oversteer yang sangat tinggi dimana nilai (-) cenderung lebih tinggi daripada CG tengah.
Kajian Manajerial Efektifitas Pemeliharaan Jaringan Distribusi Menggunakan Uji ANOVA Hari Kaptono Adi
Jurnal Sinergi Jurusan Teknik Mesin Vol 20, No 2 (2022): Oktober 2022
Publisher : Politeknik Negeri Ujung Pandang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31963/sinergi.v20i2.3610

Abstract

PT PLN (Persero) adalah perusahaan listrik di Indonesia yang mendukung sektor pembangunan dan industri. Untuk memenuhi kebutuhan listrik tentunya diperlukan kehandalan jaringan listrik agar pasokan listrik ke pelanggan tetap terjaga. Kestabilan serta Keandalan jaringan distribusi untuk sistem kelistrikan bergantung pada beberapa faktor, di antaranya adalah kualitas material dan bahan, cara pemeliharaan, cara pola operasi, peralatan pengaman atau proteksi yang digunakan serta konfigurasi jaringan listrik. Salah satu cara yang dilakukan untuk mempertahankan pelayanan listrik adalah dengan dengan dilakukan pemeliharaan jaringan distribusi.  Setelah dilakukan pemeliharaan perlu dilakukan evaluasi terhadap kegiatan pemeliharaan yang telah dilakukan, apakah kegiatan pemeliharaan tersebut memiliki dampak atau tidak. Agar mengetahui apakah pemeliharaan yang dilakukan berdampak atau tidak salah satu metode yang bisa dilakukan secara statistic adalah melalui uji ANOVA. Diharapkan dengan adanya uji ini memberikan gambaran bagaimana kegiatan pemeliharaan memiliki dampak atau tidak terhadap keuntungan.  Untuk ilmiah ini sumber data yang digunakan adalah sample atau contoh. Dari hasil pengujian diperoleh hasil minitab didapatkan p value sebesar 0.000 < α = 0.05, maka H0 ditolak. Artinya kegiatan pemeliharaan menmpengaruhi pendapatan perusahaan. Jadi faktor pemeliharaan mempengaruhi pendapatan perusahaan. Dengan perluasan dan jaringan