cover
Contact Name
Muhammad Ruswandi Djalal
Contact Email
wandi@poliupg.ac.id
Phone
+6285250986419
Journal Mail Official
sinergi@poliupg.ac.id
Editorial Address
Jalan Perintis Kemerdekaan KM.10 Tamalanrea, Makassar 90245
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Teknik Mesin Sinergi
ISSN : 16931548     EISSN : 26849372     DOI : http://dx.doi.org/10.31963/sinergi
Jurnal Teknik Mesin Sinergi Politeknik Negeri Ujung Pandang mempublikasikan hasil penelitian pada Bidang Teknik Mesin dan Energi.
Articles 417 Documents
Optimalisasi Kinerja Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro Desa Pallawa Kabupaten Bone Dengan Penambahan Spillway Gate dan Trash Rack Muhammad Anshar; Muh. Yusuf Yunus; Muh Irsandi Adwianto; Felnitha Allo Langi
Jurnal Teknik Mesin Sinergi Vol 19, No 2 (2021): Oktober 2021
Publisher : Politeknik Negeri Ujung Pandang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (232.107 KB) | DOI: 10.31963/sinergi.v19i2.3027

Abstract

Optimalisasi suatu sistem diperluan untuk memperbesar kemampuan suatu sistem, seperti sistem pada PLTMH. PLTMH merupakan salah upaya untuk mewujudkan ketahanan energy nasional dan menurunkan tingkat emisi karbondioksida (CO2), pemanfaatan sumber energy terbarukan untuk kepentingan ketenagalistrikan harus diutamankan. Salah satu sumber energy terbarukan yang dapat dimanfaatkan yaitu energy air yang dapat dijadikan PLTMH. Politeknik membangun pembangkit Mikrohidro dengan kapasitas 10 kW di desa Pallawa untuk memberikan pelayanan listrik bagi masyarakat. Namun dalam operasionalnya terdapat berbagai kendala seperti daya output yang masih sangat minim. Ketidak stabilan daya output yang dihasilkan dikarenakan pemasangan trash rack yang masih sederhana sehingga masih ada sampah-sampah yang berasal dari sungai masuk ke penstock yang mempengaruhi putaran turbin dan berpotensi merusak turbin. Selain trash rack yang masih sangat sederhana, pada saluran pelimpah yang digunakan untuk menahan air hanya papan yang seharusnya menggunakan spillway gate. Penelitian ini dilakukan untuk mengoptimalkan kinerja pembangkit listrik tenaga mikrohidro dengan pemasangan trash rack atau saringan sampah dan pembuatan spillway gate atau saluran pelimpah. Pada penelitian ini dilakukan pengambilan data sebelum dan sesudah pemasangan trash rack dan spillway gate. Setelah itu dilakukan analisa untuk mengetahui debit, head, daya output dan efisiensi sistem. Hasil penelitian didapatkan sebelum pemasangan trash rack dan spillway gate debit sebesar 0,400 m3/s, head sebesar 3,90 m, daya output sebesar 5.845,32 watt – 7.153,08 watt, dan efisiensi sistem sebesar 38,20 % - 46,741 %, sedangkan sesudah pemasangan trash rack dan spillway gate sebesar 0,412 m3/s, head sebesar 4,18 m, daya output sebesar 6.467,04 watt – 8.084,56 watt dan efisiensi sistem sebesar 39,43 % - 49,29 %.
Analisis Efek Gas Korosif terhadap Propagasi Retak Material Clading (Baja-Tembaga) untuk Material Bejana Tekan dengan Metode Uji Ring-C Yosrihard Basongan
Jurnal Teknik Mesin Sinergi Vol 8, No 2 (2010): Oktober 2010
Publisher : Politeknik Negeri Ujung Pandang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (312.52 KB) | DOI: 10.31963/sinergi.v8i2.1056

Abstract

Bejana tekan digunakan untuk menyimpan fluida bertekanan pada rentang waktu tertentu. Efek fluida bertekanan di dalam bejana dapat mengakibatkan kegagalan bejana, efeknya dapat berupa korosi abrasi yang merusak permukaan dalam bejana. Korosi abrasi akan merambat dan dipercepat oleh tekanan dalam bejana. Material clading dimaksudkan untuk meminimumkan efek korosi yaitu dengan memadukan material induk yang dilapisi dengan lapis pelindung. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui efek gas elpiji korosif terhadap intensitas tegangan dan perambatan retak bejana tekan. Pengujian yang dilakukan yaitu uji tarik dan uji perambatan retak korosi dilakukan masing-masing 60, 120, 180, 240 hingga 300 hari pada tekanan 16,48 MPa. Metode uji intensitas tegangan dan perambatan retak dengan uji ring-C. Material uji baja karbon dengan kuat tarik 397,8 MPa. Material pelapis tembaga dengan tegangan tarik 326 MPa. Hasil dianalisa Two-Way Calssification menunjukkan koefisien korelasi antara elastisitas dengan waktu proses korosi (hari) = -0,941 antara elastisitas dengan posisi takik (takik) = -0,053. Adapun kontribusi faktor intensitas tegangan kritis retak korosi (korosi) terhadap waktu proses korosi (hari), posisi takik (takik), yaitu sebesar 0,825. Tekanan dan lamanya material clading dalam elpiji menyebabkan propagasi retak terlihat dengan menurunnya intensitas tegangan dan kuat tarik material clading.
ANALISIS KINERJA PHOTOVOLTAIK PADA STAND ALONE Herman HR
Jurnal Teknik Mesin Sinergi Vol 15, No 2 (2017): Oktober 2017
Publisher : Politeknik Negeri Ujung Pandang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (681.758 KB) | DOI: 10.31963/sinergi.v15i2.1195

Abstract

Solar Power Generation (SPG), or often called solar photovoltaic system, is one application of the use of solar energy as a source of electrical energy. This PLTS utilizes solar cells (photovoltaic) to generate electrical energy. The aimed of this research were to know the performance of PLTS installed power 150 Wp stand alone and know how much power capacity can be supplied by PLTS. Solar Power Generation (Photovoltaics) most influenced by the intensity of sunlight depending on each region. Module with a capacity of 150 Wp has been able to produce a mean power of 133.7 Watt / day. The expected output in this research was to create a good system and can contribute to student labs in laboratories and as an alternative source of energy in the Department of Mechanical Engineering and Maintenance, and beneficial for the development of electric power generation system in district of Fak-fak. This research was also expected to produce Scientific Publications in local journals.
Kajian Numerik Perilaku Termo-Hidrik dan Investigasi Energi pada Atap Tumbuhan Menggunakan Simulasi Dinamik TRNSYS Abdul Rahman
Jurnal Teknik Mesin Sinergi Vol 10, No 2 (2012): Oktober 2012
Publisher : Politeknik Negeri Ujung Pandang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (704.781 KB) | DOI: 10.31963/sinergi.v10i2.1088

Abstract

Peningkatan temperatur global akibat pemanasan bumi berdampak secara langsung pada pengaturan temperatur dan komsumsi energi tahunan suatu gedung atau perumahan. Dampak komsumsi energi tahunan pada bangunan yang menggunaan atap tumbuhan dapat diamati melalui penelitian eksperimental ataupun mengunakan simulasi dinamik TRNSYS. Pada berbagai penelitian ditemukan bahwa penggunaan atap tumbuhan dapat mengendalikan fluktuasi temperatur atap dan selanjutnya mengurangi konsumsi energi tahunan suatu bangunan. Jika temperatur atap konvensional yang berwarna hitam bisa mencapai suhu 80 oC maka dengan memakai atap tumbuhan temperatur atap bisa diturunkan hingga 27 oC. Penelitian ini ditujukan untuk mengamati perilaku termo-hidrik dan konsumsi energi tahunan suatu bangunan apartemen terintegrasi. Hasil pengujian menggunakan TRNSYS17 pada bangunan apartemen yang beratap tumbuhan tipe ekstensif menunjukkan bahwa modifikasi nilai LAI (Leaf Area Index) antara 1,0 s/d 4,8 dan ketebalan tanah (Z) antara 0,177 s/d 0,3 m di periode 16-31 Juli 2010, dapat menurunkan temperatur atap hingga 18oC dan menghemat konsumsi energi hingga -13,9 kWh. Dibandingkan atap konvensional yang menghasilkan temperatur atap sebesar 47oC dan konsumsi energi rata-rata sebesar 20 kWh. Dari pengujian ini diperoleh juga bahwa bangunan yang menggunakan atap tumbuhan mengalami penurunan tingkat ketidaknyamanan sebesar 7.2 % dan penghematan energi sebesar 33,7% selama periode tersebut.
Rancang Bangun Robot Pembersih Halaman Berbasis Mikrokontroler Remigius Tandioga; Simon Ka’ka; Muh. Maggi Ali Akbar
Jurnal Teknik Mesin Sinergi Vol 17, No 1 (2019): April 2019
Publisher : Politeknik Negeri Ujung Pandang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (935.66 KB) | DOI: 10.31963/sinergi.v17i1.1596

Abstract

A yard cleaning robot was made to be able to clean the yard by sucking leaves and trash particles that are 125 mm x 41 mm in size and weighing 50 grams. This robot can run straight on a flat surface. In this research, the page cleaning robot uses a microcontroller ATMega 328 (Arduino Uno) as a controller and a vacuum cleaner to suck the trash in the form of leaves. The program used in this robot uses the Arduino programming with the following working system: when the robot circuit is activated the dc motor will rotate moving the robot to run straight while using a compass sensor to detect angles and the navigator for movement of motor direction. When the robot is walking the garbage is swept and sucked by the vacuum cleaner. When there is a barrier at a distance of 50 cm in front of the robot, the robot will automatically rotate 180º using an ultrasonic sensor mounted in front of the robot that gives information to the controller.
Rancang Bangun Smart Home Berbasis Mikrokontroller Ibnu Nur Hidayat; Muhammad Irwan; Abdul Rahman; Lewi Lewi
Jurnal Teknik Mesin Sinergi Vol 12, No 2 (2014): Oktober 2014
Publisher : Politeknik Negeri Ujung Pandang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (454.137 KB) | DOI: 10.31963/sinergi.v12i2.1131

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah merancang bangun sistem kendali penggunaan energi pada perumahan dan/atau perkantoran yang berbasis mikrokontroller Atmega8535. Perumahan dan/atau perkantoran yang menggunakan teknologi ini dikenal sebagai smart home. Metode yang digunakan dalam rancang bangun smart home ini ialah simulasi pengendalian temperatur dan penerangan ruangan atau masing-masing kamar pada model rumah yang telah disediakan. Pengendalian temperatur terjadi karena adanya keadaan hidup (on) dan/atau mati (off) secara otomatis pada fan (simulasi air conditioning) sedangkan pengendalian penerangan ruangan terjadi karena adanya keadaan on/off secara otomatis pada lampu ruangan, yang didasarkan pada penyetelan nilai yang telah ditetapkan pada komponen sensor kendali yakni semikonduktor LM35DZ untuk sensor temperatur dan LDR (light defendent relay) untuk sensor cahaya. Sistem pengendalian diolah pada mikrokontroller dengan menggunakan pemograman bahasa c++ dan program Code Vision AVR, tampilan nilai parameter pengendaliannya dapat diamati pada LCD seven segment. Berdasarkan hasil analisis konsumsi energi listrik untuk kurung waktu delapan jam beroperasi pada model rumah yang terdiri dari 5 kamar, diperoleh penghematan pemakaian energi sebesar 18,799% untuk model rumah yang beroperasi dengan smart home dibandingkan model rumah yang beroperasi tanpa smart home.
Analisis Kuat Arus dan Wire Speed Pada Permesinan Wire Cut EMS 45 Terhadap Kekasaran Permukaan Roda Gigi Lurus Muas M; Rusdi Nur; Usman Usman; Firman Arif
Jurnal Teknik Mesin Sinergi Vol 18, No 2 (2020): Oktober 2020
Publisher : Politeknik Negeri Ujung Pandang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (670.337 KB) | DOI: 10.31963/sinergi.v18i2.2631

Abstract

Wire cut is a high-tech machining process and can be used to make high-precision products. This study aims to analyze the results of the workpiece surface and study the effect of current strength and wire speed on wire cut machining of EMS 45 on the surface roughness of straight gears. The results analyzed were the surface roughness values obtained by testing the surface roughness. The variations in the current used were 3 amperes, 5 amperes, and 7 amperes, while the wire speed used was 8 mm / min, 10 mm / min, and 12 mm / min. In the wire cut machining process, brass cutting materials are used with a wire diameter of 0.25 mm. The results showed that the greater the current and wire speed used, the lower the surface roughness value, conversely the smaller the current and the wire speed used, the higher the surface roughness value. The results of data analysis using the ANOVA analysis method, correlation, and regression get the optimal conditions for obtaining low surface roughness values and fast cutting time, namely at a current of 7 amperes with a wire speed of 10 mm/min.
Analisis Pengamanan Sinyal Informasi Dengan Frequency Hopping Spread Spectrum Abdul Zain
Jurnal Teknik Mesin Sinergi Vol 6, No 1 (2008): April 2008
Publisher : Politeknik Negeri Ujung Pandang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (125.419 KB) | DOI: 10.31963/sinergi.v6i1.1022

Abstract

Spread Spectrum merupakan sinyal band lebar (wide band), mirip noise sehingga sulit untuk dideteksi, ditangkap, didemodulasi ataupun diinterferensi. Fitur Low Probability of Intercept (LPI) dan anti jam (AJ) inilah yang menyebabkan penggunaan Spread Spectrum digunakan oleh pihak militer. Sinyal spread spectrum adalah suatu jenis modulasi dimana lebar bidang transmisi yang digunakan jauh lebih besar dari pada lebar bidang minimum yang dibutuhkan untuk mentransmisikan informasi, sementara tidak ada kaitan langsung antara lebar pita sinyal keluaran dengan modulasi oleh sinyal informasinya. Dengan adanya pemodulasian, sinyal informasi akan ditebarkan pada daerah frekuensi yang cukup lebar. Frekuensi hopping adalah salah satu teknik spread spectrum dimana proses penebaran dilakukan dengan mengubah-ubah frekuensi gelombang pembawa secara periodik. Daerah sinyal informasi ditebarkan tergantung pada sinyal penebar, dimana sinyal penebar ini dihasilkan oleh suatu pensintesis frekuensi yang dikendalikan oleh suatu urutan kode penebar.
Efek Pemanasan Biosolar B30 Terhadap Kinerja Dan Pembakaran pada Mesin Diesel Type TV-1 Andi Erwi Eka Putra
Jurnal Teknik Mesin Sinergi Vol 19, No 1 (2021): April 2021
Publisher : Politeknik Negeri Ujung Pandang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1002.56 KB) | DOI: 10.31963/sinergi.v19i1.2776

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja mesin diesel dan pembakaran dari biosolar B30 yang dipanaskan sebelum diinjeksi ke dalam ruang bakar. Biosolar B30 yang dipasarkan oleh Pertamina sebelumnya diuji nilai kalor dengan bomb calorimeter. Biosolar B30 dialirkan ke ruang bakar dengan melewati tangki pemanas sampai temperatur biosolar mencapai 60 oC. Mesin diesel yang digunakan adalah type TV-1 (tipe vertikal) dengan spesifikasi mesin 1 silinder, 4 langkah, kapasitas 661 cc, Daya 3,5 kW pada 1500 rpm, dan rasio kompresi mesin 12:1 sampai 18:1. Pengujian dilakukan pada rasio kompresi 14:1, 16:1, dan 18:1 pada beban 3 kg dan 9 kg dengan membandingkan biosolar tanpa pemanasan dan dengan pemanasan 60 oC. Hasil yang diperoleh memperlihatkan bahwa biosolar B30 dengan pemanasan 60 oC menyebabkan SFC dan daya indikasi lebih rendah serta efisiensi mekanik yang lebih tinggi. Karakteristik pembakaran biosolar B30 dengan pemanasan 60 oC memperlihatkan SoC yang lambat dan proses pembakaran yang berlangsung lebih singkat, serta tekanan maksimum yang lebih tinggi dan nilai pelepasan panas yang menurun.
Desain Mesin Pengolah Minyak Kelapa Secara Otomatis Kapasitas 20 Liter Per Jam Sonong Sonong
Jurnal Teknik Mesin Sinergi Vol 7, No 2 (2009): Oktober 2009
Publisher : Politeknik Negeri Ujung Pandang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (65.423 KB) | DOI: 10.31963/sinergi.v7i2.1047

Abstract

Research into this which entitle design machine processor of palm oil automatically, aim to can yield the coconut mink of 20 litre each hour. Our research before all only can produce the mean of 10 coconut mink litre each hour. Whereas traditional machine which used by the society in this time only can produce the mean coconut mink of 5 coconut mink litre each hour. The society support with area potency as producer of coconut hibrida, and also request of market of palm oil, pushing to do this research designed the machine have of bigger capacities to be permeable of the labour more and profit society. Its is method, all component supporter of machine done by addition of volume and his strength through planning and calculation. Machine designed by the consist of: machine scar coconut flesh, and magle machine of is result of rasp, at the same time dissociate the result coconut mink with his dregs. Both the machine work automatically through activator motor. Rasp designed use the cylinder turn around the harsh jagged around surface of the cylinder which turned around use the electromotor. Magle machine designed use the plate stenless stell small holey which formed by be like mug which is on its underside is attached by the propeller knife, activator system the used is powered electromotor of low electrics. After done the testing at made machine and compared to the former machine and traditional machine, hence obtained by the result as follows: Former machine only can produce the mean of 10 coconut mink litre each hour, is while the machine design can produce the mean more than 20 coconut mink litre each hour meaning the storey of 50%. Traditional machine only can produce the mean of 5 coconut mink litre each hour mean experience of the improvement of 75% from the machine design.