cover
Contact Name
-
Contact Email
ijphn@mail.unnes.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
ijphn@mail.unnes.ac.id
Editorial Address
F5 Building, Department of Public Health, Faculty of Sports Science, Universitas Negeri Semarang Sekaran Campus, Gunung Pati, Semarang City, Central Java, Indonesia 50229
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Indonesian Journal of Public Health and Nutrition
ISSN : 27984265     EISSN : 27769968     DOI : https://doi.org/10.15294/ijphn
Core Subject : Health,
Indonesian Journal of Public Health and Nutrition contains scientific writings in the form of research reports of qualitative and quantitative research articles with a focus on Public Health Nutrition
Articles 175 Documents
Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kinerja Pemadam Kebakaran di Dinas Pemadam Kebakaran Rosela, Florentina Dian; Koesyanto, Herry
Indonesian Journal of Public Health and Nutrition Vol 1 No 3 (2021): Supplement Issue
Publisher : Center for Public Health Nutrition Studies, Universitas Negeri Semarang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijphn.v1i3.47905

Abstract

Background: The Semarang City Fire Department has a vision that reads "Creating a sense of security for the people of Semarang City from the danger of fire", but in reality the number of fire disasters in Semarang City continues to increase every year. Referring to the vision that has been set, this means that the performance of the Fire Department has decreased because it has not been able to implement the vision properly. The purpose of this study was to determine the factors related to the performance of firefighters in the Semarang City Fire Department. Methods: This type of research is quantitative research with cross sectional method. The population in this study were 330 firefighters. The research sample amounted to 77 respondents, the sampling technique was total random sampling using chi-square data analysis. The instruments used are questionnaires and checklist sheets. Results: chi-square test as follows: (1) perception of facilities and infrastructure (p = 0.000), (2) training (p = 0.000), (3) counseling (p = 0.000). Conclusion: The conclusion of this study is that there is a relationship between perceptions of facilities and infrastructure, training, and counseling on performance at the Semarang City Fire Department.
Faktor yang Berhubungan dengan Tingkat Kecemasan Tenaga Kesehatan dalam Menangani COVID-19 di Puskesmas Cebongan Kota Salatiga Larasati, Wahyu; Koesyanto, Herry
Indonesian Journal of Public Health and Nutrition Vol 1 No 3 (2021): Supplement Issue
Publisher : Center for Public Health Nutrition Studies, Universitas Negeri Semarang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijphn.v1i3.47929

Abstract

Latar Belakang Pada bulan Februari 2020 dunia mengalami wabah baru yaitu virus COVID-19, yang mana virus tersebut mulai masuk ke Indonesia pada bulan Maret 2020. Tenaga kesehatan menjadi garda terdepan dalam penanganan,pencegahan dan perawatan pasien selama pandemi COVID-19 tersebut. Selama melakukan penanganan tersebut tenaga kesehatan mengalami kecemasan.Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode deskriptif analitik dengan rancangan cross sectional dilakukan di Puskesmas Cebongan Kota Salatiga pada bulan April-Mei 2021. Teknik pengambilan sample menggunakan total sampling dengan 56 responden. Uji pearson chi-square dilakukan untuk menilai hubungan antara usia, jenis kelamin, status pernikahan, beban kerja, dukungan sosial dan ketersediaan APD terhadap tingkat kecemasan tenaga kesehatan. Hasil: Hasil penelitian ini menunjukkan bawa terdapat hubungan yang signifikan antara usia (p (0,004)); Beban kerja (p (0,023)); dan Dukungan sosial (p (0,000)) tehadap tingkat kecemasan tenaga kesehatan dalam menangani COVID-19. Kesimpulan: bawa terdapat hubungan yang signifikan antara usia,beban kerja dan dukungan sosial terhadap tingkat kecemasan tenaga kesehatan yang menangani COVID-19 di Puskesmas Cebongan Kota Salatiga Kata kunci: COVID-19, Kecemasan,Tenaga Kesehatan
Faktor Risiko Kualitas Hidup Lansia Penderita Hipertensi Prastika, Yuniar Dwi; Siyam, Nur
Indonesian Journal of Public Health and Nutrition Vol 1 No 3 (2021): Special Issue
Publisher : Center for Public Health Nutrition Studies, Universitas Negeri Semarang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijphn.v1i3.47984

Abstract

Background: The Bandarharjo Primary Healthcare Center was become primary healthcare center with the highest cases of hypertension in Semarang City until November 2020. The working area of Bandarharjo primary healthcare center consisted of 4 villages with cases of hypertension in the elderly on January-February 2021 was 400 cases. The aim of the research was to determine the factors that affect the quality of life in elderly people with hypertension. Methods: The type of this research was observational analytics with cross sectional design. The research sample were 85 using purposive sampling. The instruments used were the WHOQOL-BREF questionnaire, the IPAQ Short Form questionnaire, and the MMAS-8 questionnaire. Data were analyzed with chi square test, fisher test, and logistic regression. Results: Variables that associated to the quality of life in the elderly with hypertension in this study were employment status variables (p=0.007), comorbidities (p=0.022), physical activity (p=0.021), and medication adherence (p=0.038). The factors that most influenced the quality of life in elderly people with hypertension were work status, comorbidities, and medication adherence. Conclusion: Occupational status, comorbidities, and medication adherence were the factors that most influence the quality of life in elderly people with hypertension.
Diare Pada Balita Perilaku Pencegahan Diare Pada Balita Kambu, Yunita Kristina; Azinar, Muhammad
Indonesian Journal of Public Health and Nutrition Vol 1 No 3 (2021): Supplement Issue
Publisher : Center for Public Health Nutrition Studies, Universitas Negeri Semarang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijphn.v1i3.48025

Abstract

Background: Semarang city area with the most cases of diarrhea in toddlers is in the area of Tlogosari Kulon health center. Puskesmas Tlogosari Kulon with cases of diarrhea in toddlers in 2019, which is as many as 522 cases ranked as the main in the city of Semarang this case decreased from 2018 which is 600. The purpose of this study is to know the description of diarrhea prevention behavior in toddlers in the working area of Puskesmas Tlogosari Kulon. This research was conducted in April-May 2021. Method: This study uses a type of non-experimental quantitative research using a Cross-Sectional design approach method. Informant selected by sampling technique. Results: Statistical test results obtained that the value of p = 0.000 < 0.05, this Ha accepted means that there is a significant relationship of knowledge level with diarrhea prevention. Statistical test results obtained that the value of p =0.012 < 0.05 Ha received means there is a significant relationship between attitude and diarrhea prevention. Conclusion: There is a link between knowledge and diarrhea prevention behavior in Toddlers. There is a link between attitudes and diarrhea prevention behaviors of toddlers. Keywords: knowledge, attitude, behavior of diarrhea prevention ABSTRAK Latar Belakang: Wilayah kota semarang dengan kasus Diare pada balita terbanyak yaitu di wilayah puskesmas Tlogosari Kulon. Puskesmas Tlogosari Kulon dengan kasus diare pada balita di tahun 2019 yaitu sebanyak 522 kasus peringkat utama di kota semarang kasus ini mengalami penurunan dari tahun 2018 yaitu 600. Tujuan penelitian ini mengetahui gambaran perilaku pencegahan diare pada balita di wilayah kerja Puskesmas Tlogosari Kulon. Penelitian ini dilakukan pada bulan April-Mei 2021. Metode: Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif non eksperimental dengan menggunakan metode pendekatan rancangan Cross-Sectional. Informan dipilih secara Teknik sampling. Hasil: Hasil uji statistik diperoleh bahwa nilai p=0,000 < 0,05, hal ini Ha diterima artinya bahwa ada hubungan yang signifikan tingkat pengetahuan dengan pencegahan diare. Hasil uji statistik diperoleh bahwa nilai p=0,012 < 0,05 Ha diterima artinya ada hubungan yang signifikan antara sikap dengan pencegahan diare. Kesimpulan: Ada hubungan antara pengetahuan dengan perilaku pencegahan diare pada Balita. Ada hubungan antara sikap dengan perilaku pencegahan diare balita Kata kunci: pengetahuan, sikap, perilaku pencegahan diare
Evaluasi Jogo Tonggo dalam Percepatan Penanganan Pandemi Covid-19 di Kecamatan Sedan, Kabupaten Rembang Ilmi, Nazla Nuril; Indarjo, Sofwan
Indonesian Journal of Public Health and Nutrition Vol 1 No 3 (2021): Supplement Issue
Publisher : Center for Public Health Nutrition Studies, Universitas Negeri Semarang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijphn.v1i3.48039

Abstract

Latar belakang : Pada tanggal 10 Januari 2021, dari hasil rekap pada tahun 2020 terdapat 81 kasus terkonfirmasi positif Covid-19, dan 10 kasus meninggal Covid-19 di Kecamatan Sedan. Dimana kasus terbanyak terdapat di Desa Sedan dengan 26 kasus terkonfirmasi positif Covid-19 dan 2 meninggal dunia. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hasil evaluasi jogo tonggo dalam percepatan penanganan Covid-19 di Kecamatan Sedan, Kabupaten Rembang. Metode : Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Penentuan informan menggunakan teknik purposive sampling. Informan dalam penelitian ini diantaranya adalah petugas dari Dinas Kesehatan Kabupaten Rembang, satgas jogo tonggo, dan warga yang pernah terkonfirmasi positif Covid-19. Hasil : Hasil penelitian menunjukkan bahwa sarana prasarananya sudah memadai, namun dana yang dianggarkan 8% dari APBD bisa dibilang kurang jika terjadi lonjakan kasus di desa tersebut dan masih membutuhkan bantuan dana dari masyarakat maupun pemerintah. Adapun yang paling lemah adalah pengorganisasiannya dimana sumber daya manusia yang mumpuni belum tentu bisa menjalankan tugasnya sesuai dengan apa yang diinstruksikan serta belum bisa mencapai tujuan yang ditetapkan. Hambatan dalam penelitian adalah mengalami kesulitan menemui informan karena penelitian dilakukan pada saat pandemi, beberapa informan keluar dari topik pembicaraan sehingga penulis harus pintar memilah-milah topik yang akan ditulis di penelitian, informan utama terkesan menjaga nama baik instansi sehingga terdapat banyak perselisihan antara informan utama dengan informan kunci dan triangulasi. Kesimpulan : Saran bagi masyarakat yaitu diharapkan dapat berkontribusi aktif dalam kegiatan jogo tonggo sehingga dapat mencapai tujuan yang telah ditetapkan bersama.
Kondisi Lingkungan Fisik Rumah dengan Kejadian Transmisi Tuberkulosis Satu Rumah di Kota Semarang Mubarok, M. Nur Alvin; Siwiendrayanti, Arum
Indonesian Journal of Public Health and Nutrition Vol 1 No 3 (2021): Supplement Issue
Publisher : Center for Public Health Nutrition Studies, Universitas Negeri Semarang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijphn.v1i3.48078

Abstract

Succes Rate Kota Semarang selama kurun waktu 5 tahun terakhir tidak pernah mencapai target nasional sebesar 90%, pada tahun 2018 hanya mencapai 74,7% dan tertinggi pada tahun 2016 sebesar 86%, maka penyakit tuberkulosis telah ditetapkan untuk menjadi tujuan dan sasaran yang akan dicapai oleh Dinas Kesehatan sampai pada akhir tahun 2021. Kondisilingkungan fisik rumah merupakan salah satu faktor risiko terhadap kejadian transmisi tuberkulosis satu rumah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan kondisi lingkungan fisik rumah dengan kejadian transmisi tuberkulosis satu rumah di Kota Semarang.
Risiko Kematian Pasien Gagal Jantung Kongestif (GJK) Prahasti, Selva Dwi; Fauzi, Lukman
Indonesian Journal of Public Health and Nutrition Vol 1 No 3 (2021): Special Issue
Publisher : Center for Public Health Nutrition Studies, Universitas Negeri Semarang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijphn.v1i3.48101

Abstract

Latar Belakang: Gagal jantung kongestif menjadi suatu ancaman dan tantangan tersendiri bagi dunia kesehatan dikarenakan prevalensi dan kasus kematian yang terus meningkat. Pada tahun 2020, prevalensi kasus dan proporsi kematian akibat gagal jantung kongestif di RSUD dr. R. Goeteng Taroenadibrata Purbalingga yaitu 5,5% dan 10,6%. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui variabel-variabel yang mempengaruhi risiko kematian pasien gagal jantung kongestif. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian analitik observasional dengan desain penelitian kohort-restrospektif. Sampel dalam penelitian ini adalah pasien dengan diagnosis utama gagal jantung kongestif yang tercatat dari bulan Januari-Desember 2020 dan memiliki data rekam medis yang lengkap. Total sebanyak 84 sampel digunakan dan terdiri atas 42 pasien gagal jantung kongestif meninggal dan 42 pasien gagal jantung kongestif membaik. Instrumen yang digunakan adalah lembar observasi. Proses analisis data dilakukan dengan aplikasi SPSS Statistic 20 menggunakan uji chi-square dan regresi logistik. Hasil: Terdapat 3 variabel yang secara signifikan tetap mempengaruhi risiko kematian pada gagal jantung kongestif bahkan setelah mempertimbangkan variabel lain, yaitu status anemia (p=0,01; AdjOR=3,80; IK 95%=1,31-11,04), denyut jantung (p=0,03; AdjOR=3,35; IK 95%=1,81-10,35), dan status trombositopenia (p=0,01; AdjOR=17,35; IK 95%=1,99-151,26). Kesimpulan: Kondisi trombositopenia pada pasien gagal jantung kongestif memiliki kontribusi paling kuat meningkatkan risiko kematian pasien gagal jantung kongestif.
Analisis Tingkat Kepuasan Masyarakat berdasarkan Kebijakan Penanggulangan Penyebaran Virus Covid 19 wardhani, iga kusuma; Raharjo, Bambang Budi
Indonesian Journal of Public Health and Nutrition Vol 1 No 3 (2021): Supplement Issue
Publisher : Center for Public Health Nutrition Studies, Universitas Negeri Semarang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijphn.v1i3.48301

Abstract

Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 1501/Menkes/Per/X/2010 tentang Jenis Penyakit Menular Tertentu Yang Dapat Menimbulkan Wabah dan Upaya Penanggulangan. Untuk itu dalam rangka upaya penanggulangan dini wabah COVID-19, Menteri Kesehatan telah mengeluarkan Keputusan Menteri Kesehatan Nomor HK.01.07/MENKES/104/2020 tentang Penetapan Infeksi Novel Coronavirus (Infeksi 2019-nCoV) sebagai jenis penyakit yang dapat menimbulkan wabah dan upaya penanggulangannya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat kepuasan masyarakat di Perumnas. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan rancangan studi deskriptif. Informan dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Jumlah Informan utama adalah 5 warga masyarakat dan informan pendukung yaitu anggota gugus tugas Covid-19. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan masyarakat merasa puas dengan kebijakan yang berlaku di Perumnas Desa Katonsari, Kecamatan Demak. Namun masyarakat kurang puas dengan pelaksanaan kebijakan yang dirasa kurang serius dalam mengawasi jalannya kebijakan.
Perilaku Pencegahan COVID-19 pada Discarded Ainy, Qurrotu; Indarjo, Sofwan
Indonesian Journal of Public Health and Nutrition Vol 1 No 3 (2021): Supplement Issue
Publisher : Center for Public Health Nutrition Studies, Universitas Negeri Semarang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijphn.v1i3.48592

Abstract

Latar Belakang: Kelurahan Mlajah termasuk kelurahan tertinggi kasus COVID-19 di Kecamatan Bangkalan dengan prevalensi sebesar 2.01%. Discarded sangat mungkin untuk terinfeksi COVID-19 kembali sehingga penting untuk tetap menerapkan perilaku pencegahan COVID-19. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor- faktor yang berhubungan dengan perilaku pencegahan COVID-19. Metode: Jenis penelitian berupa observasional dengan pendekatan kuantitatif dan desain cross sectional. Teknik sampling random sampling dengan sampel sebanyak 116 responden. Instrumen menggunakan kuesioner dan menggunakan uji chi square dan uji fisher. Hasil: Variabel yang berhubungan dengan perilaku pencegahan COVID-19 pada discarded yaitu jenis kelamin (p = 0,016), pengetahuan COVID-19 (p = 0,023), persepsi kerentanan (p = 0,004), persepsi keseriusan (p = 0,000), persepsi manfaat (p = 0,040), persepsi hambatan (p = 0,002), akses informasi (p = 0,020), dan dukungan keluarga (p = 0,000). Variabel yang tidak berhubungan dengan perilaku pencegahan COVID-19 pada discarded yaitu umur (p = 0,376), tingkat pendidikan (p = 0,982), dan pekerjaan (p = 0,853). Kesimpulan: Ada hubungan yang signifikan antara jenis kelamin, pengetahuan COVID-19, persepsi kerentan,persepsi keseriusan, persepsi manfaat,pesepsi hambatan, akses informasi dan dukungan keluarga dengan perilaku pencegahan COVID-19 pada discarded.
Rancangan Pengendalian Potensi Bahaya Panas Pembuatan Tahu di Sentra Tahu Desa Jomblang Kota Semarang Faturahman, Toriq; Wahyuningsih, Anik Setyo
Indonesian Journal of Public Health and Nutrition Vol 1 No 3 (2021): Supplement Issue
Publisher : Center for Public Health Nutrition Studies, Universitas Negeri Semarang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijphn.v1i3.48605

Abstract

Latar Belakang: Salah satu faktor fisik yang sering ditemui oleh pekerja adalah suhu. Kondisi suhu lingkungan kerja yang terlalu panas dapat menimbulkan masalah kesehatan dan keselamatan pada pekerja. Kota Semarang memiliki cakupan pelayanan kesehatan pekerja baik sektor formal maupun informal sebanyak 205.231 terdiri dari kasus penyakit umum pada pekerja sebesar 168.743, kasus penyakit akibat kerja sebesar 2.524, kasus kecelakaan kerja sebesar 575, dan kasus lainnya sebesar 16.296. Tujuan penelitian ini adalah untuk memberikan penilaian risiko serta memberikan model/rancangan pengendalian risiko bahaya panas. Metode: Jenis penelitian ini adalah penelitian dan pengembangan level 1 dengan 7 informan yang ditentukan dengan teknik purpossive sampling. Instrumen penelitian berupa human instrument, pedoman wawancara, angket dan lembar observasi. Teknik pengambilan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan angket. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari kedua validator ahli menilai bahwa produk rancangan pengendalian potensi bahaya panas sudah baik. Kesimpulan: Produk rancangan pengendalian potensi bahaya panas telah memenuhi syarat untuk diberikan kepada pemilik pabrik.

Page 6 of 18 | Total Record : 175