cover
Contact Name
-
Contact Email
ijphn@mail.unnes.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
ijphn@mail.unnes.ac.id
Editorial Address
F5 Building, Department of Public Health, Faculty of Sports Science, Universitas Negeri Semarang Sekaran Campus, Gunung Pati, Semarang City, Central Java, Indonesia 50229
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Indonesian Journal of Public Health and Nutrition
ISSN : 27984265     EISSN : 27769968     DOI : https://doi.org/10.15294/ijphn
Core Subject : Health,
Indonesian Journal of Public Health and Nutrition contains scientific writings in the form of research reports of qualitative and quantitative research articles with a focus on Public Health Nutrition
Articles 175 Documents
Hubungan Status Ibu Bekerja, Pola Asuh Makan, Pemberian ASI Eksklusif dengan Kejadian Picky Eater pada Anak Usia Prasekolah Pangestuti, Frizma Yuanita; Prameswari, Galuh Nita
Indonesian Journal of Public Health and Nutrition Vol 1 No 3 (2021): Supplement Issue
Publisher : Center for Public Health Nutrition Studies, Universitas Negeri Semarang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijphn.v1i3.49163

Abstract

ABSTRACT Background: Malnutrition is very commond in preschool children, one of which is influenced by picky eating behavior. The prevalence of malnutrition toddlers in Central Java reached 13.68% and in Semarang City in 2018 the prevalence increased from 2017 to 2.43%. The results of a preliminary study at the TK IT Al Kamilah as many as 60% of children experience picky eaters. The research aim is to identify the relation between the status of working mothers, parental feeding style, exclusive breastfeeding with the incidence of picky eater in preschool children. Methods: The research design is cross sectional with sample of 89 respondents which stratified random method and data measured using a CEBQ and PFSQ questionnaires. The independent variables studied were the status of working mothers, parental feeding style, exclusive breastfeeding and the dependent variable studied was the incidence of picky eater. Data analysis was analyzed with chi square test, fisher exact test and kolmogorov smirnov test (α = 0.05). Results: there is relationship between the status of working mothers (p-value=0,018) with the incidence of picky eater, parental feeding style (p-value=0.984) and exclusive breastfeeding (p-value=0.137) had no relationship with the incidence of picky eater. Conclusion: Mothers need to pay attention to food intake during pregnancy and breastfeeding. Keywords: parental feeding, picky eater, preschool children ABSTRAK Latar Belakang: Anak usia prasekolah rentan mengalami gizi kurang yang salah satunya dipengaruhi oleh perilaku picky eating. Prevalensi balita gizi kurang di Jawa Tengah mencapai 13,68% sedangkan di Kota Semarang tahun 2018 prevalensinya meningkat dari tahun 2017 menjadi 2,43%. Hasil studi pendahuluan di TK IT Al Kamilah sebanyak 60% anak mengalami picky eater. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan status ibu bekerja, pola asuh makan, pemberian ASI eksklusif dengan kejadian picky eater pada anak usia prasekolah. Metode: Penelitian ini menggunakan rancangan cross sectional, dengan jumlah sampel sebanyak 89 responden yang ditentukan dengan menggunakan metode stratified random sampling dan data diukur menggunakan kuesioner CEBQ dan PFSQ. Variabel bebas yang diteliti adalah status ibu bekerja, pola asuh makan, pemberian ASI eksklusif dan variabel terikat yang diteliti adalah kejadian picky eater. Analisis data dilakukan dengan uji chi square dan uji kolmogorov smirnov (α=0,05) Hasil: Terdapat hubungan antara variabel status ibu bekerja dengan kejadian picky eater (p-value=0,044), variabel pola asuh makan (p-value=0,997) dan pemberian ASI eksklusif (p-value=0,331) tidak ada hubungan dengan kejadian picky eater. Kesimpulan: ibu perlu memperhatikan preferensi makan selama masa kehamilan dan menyusui. Kata kunci: anak prasekolah, picky eater, pola asuh makan
Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Keluhan Muskuloskeletal pada Pengrajin Ukiran Kayu di Sentra Ukir Jepara Mahendra, Junio Agam; Wahyuningsih, Anik Setyo
Indonesian Journal of Public Health and Nutrition Vol 1 No 3 (2021): Supplement Issue
Publisher : Center for Public Health Nutrition Studies, Universitas Negeri Semarang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijphn.v1i3.49167

Abstract

Latar Belakang: Musculoskeletal Disorders (MSDs) merupakan sekumpulan gangguan yang berkaitan dengan jaringan otot, tendon, ligamen, kartilago, system saraf, struktur tulang dan pembuluh darah. Pada pekerja pengrajin ukiran kayu memiliki risiko terjadinya keluhan musculoskeletal. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan kejadian keluhan musculoskeletal pada pengrajin ukiran kayu. Metode: jenis penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dengan pendekatan cross sectional menggunakan metode purposive sampling yaitu sejumlah 80 pekerja, instrumen yang digunakan yaitu lembar alat ukur, observasi dan kuesioner. Data dianalisis menggunakan uji chi-square. Penelitian dilakukan pada bulan Maret-April 2021. Hasil: hasil peneiltian menunjukkan bahwa variabel yang berhubungan dengan kejadian keluhan muskuloskeletal adalah usia (p=0,000), masa kerja (p=0,000), sikap kerja (p=0,000), beban kerja (p=0,000). Tidak terdapat hubungan dengan kejadian keluhan muskuloskeletal adalah lama kerja (p=0,822), status gizi (p=1,000), aktivitas olahraga (p=0,270) dan getaran (p=0,091). Kesimpulan: simpulan pada penelitian ini adalah terdapat hubungan antara usia, masa kerja, sikap kerja, beban kerja, dan tidak terdapat hubungan antara lama kerja, status gizi, aktivitas olahraga, dan getaran dengan kejadian keluhan muskuloskeletal.
Kepuasan Pasien Terhadap Pelayanan Program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis) Selama Pandemi Covid-19 Fauziah, Rizki; Indrawati, Fitri
Indonesian Journal of Public Health and Nutrition Vol 2 No 1 (2022): Regular Issue
Publisher : Center for Public Health Nutrition Studies, Universitas Negeri Semarang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijphn.v2i1.49209

Abstract

Latar Belakang: Kegiatan Prolanis selama pandemi Covid-19 dituntut dapat beradaptasi dengan tetap melaksanakan pelayanan sesuai standar mutu Puskesmas. Namun, rasio partisipasi kunjungan Prolanis di Puskesmas Kaladawa selama pandemi mengalami penurunan dan hanya sebesar 47% dari total peserta yang terdaftar. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran tingkat kepuasan pasien terhadap pelayanan Prolanis selama pandemi Covid-19. Metode: Jenis penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dengan rancangan cross sectional. Sampel dalam penelitian ini yaitu peserta Prolanis di Puskesmas Kaladawa sebanyak 45 orang dengan menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen yang dipakai adalah kuesioner dan metode pengambilan data dengan wawancara serta observasi. Teknik analisis data yang digunakan yaitu statistik deskriptif berdasarkan karakteristik responden, Importance Performance Analysis (IPA), dan uji Chi Square pada SPSS 21.0. Hasil: menunjukkan bahwa nilai rata-rata tingkat kepuasan dengan menggunakan analisis IPA yaitu 92,5% dimana dimensi emphaty 90,8%, tangible 92,9%, reliability 93,6%, responsiveness 90,7%, dan assurance 94,6%. Berdasarkan uji chi square menunjukkan ada hubungan antara dimensi emphaty (0,006<0,05), tangible (0,016<0,05), reliability (0,002<0,05), responsiveness (0,003<0,05), dan assurance (0,014<0,05). Kesimpulan: ada hubungan antara kualitas pelayanan dengan tingkat kepuasan pasien program prolanis di Puskesmas Kaladawa Kabupaten Tegal. meskipun masih terdapat dimensi pelayanan dengan tingkat kepuasan pasien yang cukup rendah yaitu pada dimensi emphaty dan responsiveness.
Beberapa Faktor yang Berhubungan dengan Status Gizi Atlet Taekwondo Andriyani, Fina; Budiono, Irwan
Indonesian Journal of Public Health and Nutrition Vol 1 No 3 (2021): Supplement Issue
Publisher : Center for Public Health Nutrition Studies, Universitas Negeri Semarang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijphn.v1i3.49218

Abstract

Latar Belakang: Upaya asuhan gizi telah diterapkan dalam pembinaan atlet, namun sayangnya sampai saat ini masih terdapat atlet dengan status gizi kurang dan status gizi gemuk. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui beberapa faktor yang berhubungan dengan status gizi atlet taekwondo tim pemusatan Kabupaten Semarang. Metode: Jenis penelitian ini adalah penelitian survey yang bersifat deskriptif analitik dengan desain cross sectional study. Subjek penelitiannya yaitu atlet taekwondo dan orang tua atlet. Variabel penelitiannya yaitu pengetahuan gizi orang tua dan atlet taekwondo, asupan energi, asupan zat gizi makro, dan status pengaturan berat badan menurut kelas pertandingan.Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini yaitu kuesioner dan wawancara. Data analisis menggunakan uji korelasi spearman. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar atlet berstatus gizi normal (92,1%). Berdasarkan analisis bivariat diketahui bahwa ada hubungan antara asupan lemak (p=0,048) dengan status gizi atlet. Tidak ada hubungan pengetahuan gizi orang tua (p=0,057), pengetahuan gizi atlet (p=0,057), asupan energi (0,409), asupan karbohidrat (0,537), asupan protein (0,680), dan status pengaturan berat badan menurut kelas pertandingan (0,072) dengan status gizi atlet. Kesimpulan: Kesimpulannya adalah ada hubungan asupan lemak dengan status gizi atlet.
Pengaruh Konsentrasi Kurma Ajwa (Phoenix Dactylifera) dalam Pembuatan Minuman Olahraga Ditinjau dari Kandungan Gizi dan Daya Terima Rahmawati, Yasita Windy; Budiono, Irwan
Indonesian Journal of Public Health and Nutrition Vol 1 No 3 (2021): Supplement Issue
Publisher : Center for Public Health Nutrition Studies, Universitas Negeri Semarang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijphn.v1i3.49219

Abstract

Latar Belakang : Kurma ajwa mengandung karbohidrat berupa gula yang dapat digunakan sebagai sumber energi dan mengandung mineral untuk memenuhi kebutuhan elektrolit. Perbedaan konsentrasi kurma ajwa dapat menambah nilai gizi dan daya terima produk minuman olahraga. Metode : Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan rancangan acak lengkap dengan 1 unit percobaan, 4x ulangan dan 3 perlakuan yaitu kurma ajwa 5 g, kurma ajwa 10 g, kurma ajwa 15 g. Pengujian kandungan energi menggunakan bomkalorimeter, kadar natrium dan kalium menggunakan metode AAS (Atomic Absorption Spectrofotometry), pH menggunakan pH meter, dan osmolalitas menggunakan Automatic digital micro osmometer roebling. Sedangkan uji daya terima menggunakan skala hedonik. Analisis data kandungan energi, natrium, kalium, pH, dan osmolalitas adalah One Way Anova dan uji Lanjut Duncan. Analisis data organoleptik menggunakan uji Kruskal Wallis dan Mann Whitney. Hasil : penelitian ini menunjukkan bahwa kelompok perlakuan F3 (konsentrasi kurma ajwa 15 g) memiliki kandungan energi, natrium, kalium, pH dan osmolalitas tertinggi. Uji organoleptik antar kelompok rasa memiliki perbedaan yang signifikan (p<0.05). minuman olahraga dengan konsentrasi kurma ajwa 15 g. Kesimpulan : perbedaan konsentrasi kurma ajwa berpengaruh terhadap kandungan gizi dan daya terima
Kadar Β-Karoten, Serat, Protein, Dan Sifat Organoleptik Snack Bar Labu Kuning Dan Kacang Merah Sebagai Makanan Selingan Bagi Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 Na'imah, Fitriyatun; Putriningtyas, Natalia Desy
Indonesian Journal of Public Health and Nutrition Vol 1 No 3 (2021): Supplement Issue
Publisher : Center for Public Health Nutrition Studies, Universitas Negeri Semarang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijphn.v1i3.49244

Abstract

Prevalensi Diabetes Melitus di Indonesia pada tahun 2018 cenderung mengalami kenaikan yaitu sebesar 2 %. Terapi diet yang dianjurkan adalah 3J yaitu tepat jenis, jumlah, dan jadwal. Makanan tinggi serat dan beta-karoten dibutuhkan untuk pasien diabetes melitus tipe 2 agar darah tetap stabil dan mencegah stres oksidatif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kadar beta-karoten, serat kasar, protein, dan sifat organoleptik snack bar labu kuning dan kacang merah dalam beberapa formulasi. Desain penelitian studi eksperimental dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL). Metode penelitian menggunakan uji hedonik untuk mengetahui sifat organoleptik dan uji laboratorium untuk uji beta-karoten, serat kasar, dan protein. Teknik analisis data menggunakan Uji Kruskal Wallis untuk sifat organoleptik, dan beta karoten serta uji One Way ANOVA untuk serat dan protein. Hasil uji beta karoten menunjukkan nilai rata-rata 30,541 mg/100 g (p=0,007), serat kasar menunjukkan nilai rata-rata 16,969 g (p=0,002), protein dengan nilai rata-rata 9,998 g (p=0,000). Hasill uji organoleptik hedonik yang paling disukai pada aspek warna adalah F1 dan F3, aspek rasa dan aroma dengan F2, dan aspek tekstur dengan F3. Snack bar dengan sifat organoleptik secara keseluruhan (warna, rasa, aroma, tekstur) yang paling disukai panelis dan uji kandungan gizi terbaik adalah snack bar F2 (70% labu kuning : 30% kacang merah) memiliki kadar beta-karoten 9,162 mg, serat 4,5 g, dan protein 3 g per saji (30 gram).
Hubungan Antara Kinerja Petugas Poli KIA Terhadap Kepuasan Pasien KIA Safitri, Rizkyana Nur; Wahyono, Bambang
Indonesian Journal of Public Health and Nutrition Vol 1 No 3 (2021): Supplement Issue
Publisher : Center for Public Health Nutrition Studies, Universitas Negeri Semarang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijphn.v1i3.49281

Abstract

Latar Belakang: Kinerja petugas dapat mempengaruhi kemajuan suatu organisasi. Semakin baik kinerja petugas maka semakin banyak pasien yang akan merasa puas terhadap pelayanannya. Metode: Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan menggunakan pendekatan cross sectional study. Populasi dalam penelitian ini adalah pasien KIA di Puskesmas Rembang 1. Terdapat 2 variabel pada penelitian ini yaitu variabel bebas : kualitas kerja, kuantitas kerja, keandalan kerja, sikap petugas dan variabel terikat : kepuasan pasien KIA. Instrumen penelitian yang digunakan berupa kuesioner dan dokumentasi. Teknik pengambilan sampel mengunakan non probability sampling dan diperoleh sebanyak 60 responden. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis univariat dan analisis bivariat. Hasil: Berdasarkan hasil analisis menggunakan uji chi-square diperoleh bahwa variabel kualitas kerja (p=0,000, RP=70,000, CI (95%)=12,457-393,361), kuantitas kerja (p=0,000, RP=11,667, CI (95%)=3,384-40,220), keandalan kerja (p=0,000, RP=16,000, CI(95%)=4,515–56,698),sikap petugas (p=0,000, RP=21,357, CI(95%)=5,534-82,427), memiliki hubungan signifikan terhadap kepuasan pasien KIA. Kesimpulan: Puskesmas Rembang 1 perlu adanya upaya untuk meningkatkan kinerja petugas terutama pada kualitas kerja, kuantitas kerja dan sikap petugas. Instansi perlu memberikan pelatihan untuk menambah pengetahuan dan ketrampilan petugas serta kelengkapan fasilitas kerja yang diharapkan dapat meningkatkan kinerja petugas poli KIA.
Pola Asuh dan Pelayanan Kesehatan pada Masa Pandemi terhadap Kejadian Stunting Balita di Kabupaten Kendal Anggraeni, Nurul; Handayani, Oktia Woro Kasmini
Indonesian Journal of Public Health and Nutrition Vol 1 No 3 (2021): Supplement Issue
Publisher : Center for Public Health Nutrition Studies, Universitas Negeri Semarang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijphn.v1i3.49459

Abstract

Latar Belakang: Dinas Kesehatan Kabupaten Kendal tahun 2020 mencatat terdapat 4.324 kasus anak stunting dibawah umur 5 tahun. kecamatan Sukorejo I menempati posisi tertinggi dengan 330 kasus anak stunting. Penelitian ini bertjuan untuk mengetahui hubungan antara pola asuh dan pelayanan kesehatan terhadap kejadian stunting balita pada masa pandemi di Kabupaten Kendal. Metode: Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Populasi penelitian ini adalah ibu balita stunting usia 24-59 bulan. Responden berjumlah 77 orang, diambil dengan teknik simple random sampling. Variabel independen adalah pola asuh dan pelayanan kesehatan, sedangkan variabel dependen adalah stunting. Pengumpulan data menggunakan kuesioner pemeliharaan kesehatan dan pelayanan kesehatan, balita diukur menggunakan microtoice. Analisis data menggunakan SPSS yaitu Chi-square dan Kolmogorov Smirnov, dengan p-value 0,05 dengan presisi 5%. dikatakan berhubungan jika p-value ≤0,05, jika lebih maka dianggap tidak berhubungan. Hasil: analisis bivariat menunjukkan bahwa pola asuh memiliki P value sebesar P=0.002 (<0,005) sedangkan pelayanan kesehatan memiliki P value sebesar P= 0,072 (>0.005). Kesimpulan: variabel pola asuh berhubungan dengan kejadian stunting balita di Kabupaten Kendal, sedangkan variabel pelayanan kesehatan tidak berhubungan dengan kejadian stunting balitadi Kabupaten Kendal. Kata Kunci: Balita, Pelayanan Kesehatan, Pola Asuh, Stunting.
Kejadian Kecelakaan Kerja Pada Karyawan Produksi Wafer Anjaviani, Khanalia; Widowati, Evi
Indonesian Journal of Public Health and Nutrition Vol 1 No 3 (2021): Supplement Issue
Publisher : Center for Public Health Nutrition Studies, Universitas Negeri Semarang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijphn.v1i3.49567

Abstract

Latar belakang : PT Dua Kelinci merupakan perusahaan makanan yang dengan tingkat produksi yang tinggi dan menggunakan berbagai mesin yang terdapat potensi kecelakaan kerja. Berdasarkan data kecelakaan kerja perusahaan PT Dua Kelinci pada tahun 2018 terdapat 110 kasus, tahun 2019 terdapat 128 kasus dan tahun 2020 terdapat 103 kasus. Berdasarkan studi pendahuluan dari data kecelakaan diatas angka kecelakaan kerja tertinggi terdapat pada bagian produksi wafer. Sampel minimal yang ditetapkan sebanyak 102 dengan teknik simple random sampling. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner. Data dianalisis dengan menggunakan chi square dan uji fisher (α = 0,05). Hasil :Variabel yang berhubungan dengan kecelakaan kerja penelitian ini yaitu variabel masa kerja (p=0,040; RP=1,4), sikap kerja (p=0,010; RP=1,5), pengetahuan K3 (p=0,016; RP=1,5). Variabel yang tidak berhubungan dengan kecelakaan kerja yaitu kelelahan kerja (p=0,163; RP=0,3), dan alat pengaman mesin (p=0,101; RP=1,9) Kesimpulan : Faktor yang berhubungan dengan kejadian kecelakaan kerja adalah masa kerja, sikap kerja, dan pengetahuan K3. Sedangkan faktor yang tidak berhubungan adalah kelelahan kerja dan alat pengaman mesin.
Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional (Jkn) Mandiri Apriliani, Sekar; Rahardjo, Bambang Budi
Indonesian Journal of Public Health and Nutrition Vol 1 No 3 (2021): Supplement Issue
Publisher : Center for Public Health Nutrition Studies, Universitas Negeri Semarang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijphn.v1i3.49648

Abstract

Latar Belakang: Pemerintah menetapkan target cakupan kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) 100% pada tahun 2019 akan tetapi cakupan kepesertaan JKN di Kabupaten Semarang pada tahun 2020 74,5% dan untuk cakupan kepesertaan JKN di wilayah kerja Puskesmas Jambu adalah 40,7%. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kepesertaan JKN mandiri. Metode: Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan analitik observasional menggunakan desain Cross Sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah masyarakat pekerja informal di wilayah kerja Puskesmas Jambu dengan jumlah sampel sebanyak 100 yang dipilih secara proportional random sampling. Hasil: Dari hasil analisis data menggunakan chi square menunjukkan bahwa variabel pendapatan (p=0,024), pengetahuan (p=0,000), persepsi (p=0,000), dukungan keluarga (0,000), dukungan tokoh masyarakat (p=0,004), media informasi (p=0,000) berhubungan dengan kepesertaan JKN mandiri di wilayah kerja Puskesmas Jambu. Kesimpulan: Terdapat hubungan antara pendapatan, pengetahuan, dukugan keluarga, dukungan tokoh masyarakat dan media informasi dengan kepesertaan JKN mandiri

Page 8 of 18 | Total Record : 175