cover
Contact Name
Dhini Dewiyanti
Contact Email
jlbi@iplbijournals.id
Phone
+628122184048
Journal Mail Official
dhinijlbi@gmail.com
Editorial Address
Jl. Antropologi 20. Komp. UNPAD. Cigadung. Bandung
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Lingkungan Binaan Indonesia
ISSN : 23019247     EISSN : 26220954     DOI : https://doi.org/10.32315/jlbi
Jurnal ini menerima tulisan ilmiah dalam bentuk artikel hasil penelitian, artikel diskursus, dan artikel metode penelitian. Ruang lingkup keilmuan yang diwadahi oleh jurnal ini meliputi bidang arsitektur lanskap, arsitektur perilaku dan lingkungan, pengelolaan pembangunan dan pengembangan kebijakan, perancangan arsitektur, perencanaan dan perancangan kota, perencanaan wilayah dan perdesaan, perumahan dan permukiman, sains dan teknologi bangunan, sejarah dan teori arsitektur dan kota, sistem infrastruktur wilayah dan kota, serta bidang keilmuan lingkungan binaan lainnya.
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol. 10 No. 2 (2021): JLBI" : 6 Documents clear
Aplikasi Metode Performance Metrics untuk Menjamin Kinerja Daur Hidup Bangunan Harapan, Andi
Jurnal Lingkungan Binaan Indonesia Vol. 10 No. 2 (2021): JLBI
Publisher : Ikatan Peneliti Lingkungan Binaan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (567.99 KB) | DOI: 10.32315/jlbi.v10i02.29

Abstract

Kinerja sebuah bangunan sering menjadi permasalahan yang sulit untuk didefinisikan dan diukur. Berbagai usaha dan metode dapat dilakukan untuk menjamin kinerja bangunan, salah satu caranya adalah melalui konsep kinerja bangunan yang terpadu dengan menggunakan metode performance metrics. Di dalam metode ini dinyatakan bahwa untuk mencapai berbagai hal yang diinginkan terhadap bangunan tersebut, seperti bangunan hemat energi, bangunan yang ramah lingkungan, dan lain-lain, penerapannya harus melalui kajian yang terpadu terhadap daur hidup bangunan. Makalah ini akan membahas apa yang disebut dengan konsep kinerja bangunan yang terpadu dan berbagai faktor di dalamnya sebagai upaya untuk mendukung kinerja bangunan yang berkelanjutan. Dijabarkan dua metode yang paling sering digunakan untuk menjamin kinerja bangunan, yaitu metode metrics yang dikembangkan oleh Hitchock dan metode daur hidup bangunan yang dikembangkan oleh Preiser. Kedua metode ini berdasarkan hasil studi yang dilakukan saling melengkapi dan seharusnya digunakan secara bersamaan, yaitu untuk menjamin kinerja bangunan secara menyeluruh harus menggunakan metode yang dijabarkan oleh Preiser, di mana bangunan bangunan harus dilihat secara keseluruhan tahapan yang dilakukan. Setiap tahapan memiliki variabel pendukung, sehingga di dalam setiap tahapan masing-masing variabel tersebut perlu diukur melalui sebuah ukuran (metrics), seperti yang dinyatakan oleh Hitchock, sehingga kinerja bangunan dapat diwujudkan secara objektif.
Fenomena Gaya Hidup Kunjungan ke Toko Kopi: Entertainment versus Task Switching Savitri, Rika; Riska, Annisa S.
Jurnal Lingkungan Binaan Indonesia Vol. 10 No. 2 (2021): JLBI
Publisher : Ikatan Peneliti Lingkungan Binaan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32315/jlbi.v10i02.37

Abstract

Meluasnya persebaran toko kopi menjadi cerminan fenomena gaya hidup. Berbagai konsep toko kopi telah dibangun dengan jenis daya tarik yang beragam. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap pola kegiatan dan hubungannya dengan durasi kunjungan di toko kopi. Pengumpulan data dilakukan dengan menyebarkan kuesioner daring yang bersifat open-ended. Kuesioner disebar menggunakan metode non-random sampling dengan teknik snowball sampling. Data yang terkumpul diolah secara kualitatif dengan pendekatan conventional content analysis. Hasil analisis mengungkap dua jenis pola kegiatan, yaitu entertainment dan task switching. Entertainment dilakukan oleh pengunjung yang memiliki motivasi untuk mencari hiburan dengan melakukan interaksi sosial dan bersantai, sementara task switching dilakukan oleh pengunjung yang memiliki motivasi untuk melakukan kegiatan serius seperti mengerjakan tugas tetapi juga sekaligus melakukan kegiatan yang dimiliki oleh pengunjung berpola kegiatan entertainment, sesaat setelah kegiatan serius telah dilakukan ataupun sebaliknya. Kepekaan terhadap fenomena ini dapat menjadi pendekatan penting dalam merancang tata ruang dan interior sebuah toko kopi agar dapat merespon dengan baik kegiatan penggunanya.
Milenial dan Placemaking di Kawasan Bundaran HI Jakarta: Sebuah Polarisasi Persepsi Aprilian, Rizki Dwika; Riska, Annisa Safira
Jurnal Lingkungan Binaan Indonesia Vol. 10 No. 2 (2021): JLBI
Publisher : Ikatan Peneliti Lingkungan Binaan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (793.467 KB) | DOI: 10.32315/jlbi.v10i02.41

Abstract

Upaya mempercantik kota oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk meningkatkan kualitas hidup warganya, dilakukan dalam rangka menyambut Asian Games 2018, adalah pembuatan median jalan di seberang Bundaran HI dengan karya instalasi bambu Getah-Getih yang menimbulkan pro dan kontra di masyarakat. Setahun berselang, instalasi tersebut diganti dengan batu gabion dan kembali menimbulkan polemik di tengah publik. Penelitian ini membahas tentang persepsi milenial terhadap instalasi seni yang dipasang di kawasan tengaran (landmark) Bundaran HI Jakarta. Pendekatan penelitian dilakukan melalui teknik kualitatif dengan menggunakan metode grounded theory yang berbasis kuesioner daring terhadap 207 responden, kemudian pengolahan data jawaban dilakukan menggunakan Conventional Content Analysis. Dari analisis terungkap bahwa terdapat enam pandangan milenial terhadap instalasi temporer di ruang kota Bundaran HI berdasarkan respons mereka, yaitu kategori Milenial Optimis, Permisif, Simpatik, Netral, Skeptis, hingga Oposan. Apabila dikelompokkan dalam klaster yang lebih umum, penelitian ini menunjukkan bahwa terjadi polarisasi persepsi para responden milenial yang membaginya dalam dua kutub besar yakni pendukung dan penentang, di mana persentase kelompok pendukung unggul tipis dibandingkan para penentangnya. Dapat disimpulkan bahwa placemaking yang telah dilakukan oleh Pemprov DKI Jakarta di Kawasan Bundaran HI tidak hanya dapat menjadi upaya untuk memperindah kota semata, tetapi juga mampu menjadi pemantik diskursus ruang publik yang aktif bagi kalangan generasi milenial dengan cara pemaknaan masing-masing.
Perilaku Spontan Penghuni Saat Bencana Alam: Dalam dan Luar Bangunan Mazaya, Ulfa; Rahmi, Marlisa; Kusuma, Hanson E.
Jurnal Lingkungan Binaan Indonesia Vol. 10 No. 2 (2021): JLBI
Publisher : Ikatan Peneliti Lingkungan Binaan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (996.642 KB) | DOI: 10.32315/jlbi.v10i02.48

Abstract

Indonesia merupakan negara yang rawan terhadap bencana alam. Dengan posisi yang berada pada zona Pacific Ring of Fire (cincin api) serta dikelilingi oleh tiga lempeng tektonik, keadaan tersebut berkontribusi terhadap kebanyakan bencana alam di Indonesia, seperti gempa bumi, tsunami, dan letusan gunung api. Perilaku manusia sulit untuk diprediksi saat berada di situasi darurat yang menegangkan dan kacau seperti bencana alam. Pengamatan terhadap tindakan spontan pada saat bencana memungkinkan identifikasi langkah keselamatan yang diambil saat darurat. Pengamatan tersebut dapat memberikan pengetahuan akan bagaimana pola perilaku yang terjadi saat bencana alam. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji dan memahami perilaku apa saja pada tindakan spontan yang layak untuk dipelajari oleh arsitek. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan kualitatif-kuantitatif yang bersifat eksploratif dan eksplanatif. Pada pendekatan kualitatif, data pada penelitian terdahulu di analisis menggunakan open coding, axial coding dan selective coding. Pendekatan dengan metode kuantitatif dilakukan dengan menggunakan principal component analysis (PCA), factor analysis, dan analysis of variance (Anova). Data didapatkan melalui kuesioner daring yang dibagikan dengan teknik sampling snowball. Hasil yang didapatkan menunjukkan tujuh dimensi tindakan spontan selama bencana alam, dengan dua tindakan yang memiliki perbedaan signifikan pada pendekatan di dalam dan luar bangunan.
Implementasi Konsep Eko-Arsitektur pada Bangunan Oasia Hotel Singapore Haykal, Muhammad; Lissimia, Finta
Jurnal Lingkungan Binaan Indonesia Vol. 10 No. 2 (2021): JLBI
Publisher : Ikatan Peneliti Lingkungan Binaan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (812.754 KB) | DOI: 10.32315/jlbi.v10i02.63

Abstract

Pada abad ke-21, emisi karbon yang dihasilkan oleh bangunan-bangunan perkotaan meningkat secara drastis. Akibatnya, terjadi peningkatan suhu pada lingkungan perkotaan yang pada gilirannya mendorong masifnya penggunaan pendingin ruangan pada bangunan. Kecenderungan ini memperburuk kondisi lingkungan perkotaan dan menjadikan kota-kota di dunia terasa makin panas dan tak nyaman. Konsep eko-arsitektur berusaha mengatasi masalah penggunaan energi bangunan melalui optimalisasi penggunaan energi alam seperti matahari dan aliran udara sebagai sumber pencahayaan dan penghawaan alami. Pemanfaatan vegetasi juga berperan penting dalam upaya mereduksi polutan di lingkungan perkotaan. Tulisan ini membahas penerapan atau implementasi konsep eko-arsitektur pada bangunan Oasia Hotel Singapore yang terletak di pusat kota. Metode deskriptif–kualitatif digunakan untuk memaparkan hasil analisis dan pembahasan mengenai penerapan konsep eko-arsitektur pada bangunan tinggi itu. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sistem operasional energi gedung hotel adalah sistem energi pasif yang bergantung pada pasokan listrik kota. Namun, melalui desainnya, bangunan ini dapat menghemat penggunaan energi dengan mengoptimalkan potensi sinar matahari sebagai penerangan alami dan vegetasi sebagai pelingkup sekunder untuk menurunkan suhu dalam ruangan.
Respons Arsitektur Pos Ronda Sebagai Ruang Belajar di Masa Pandemi COVID-19 Dina Shafira Irawan; Ikaputra; Muhammad Sani Roychansyah
Jurnal Lingkungan Binaan Indonesia Vol. 10 No. 2 (2021): JLBI
Publisher : Ikatan Peneliti Lingkungan Binaan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (978.84 KB) | DOI: 10.32315/jlbi.v10i02.35

Abstract

Di masa pandemi COVID-19, pos ronda mengalami perubahan peran sosial sebagai ruang belajar daring. Penelitian ini menganalisis respons spasial dan arsitektur pos ronda terhadap perubahan. Penelitian merupakan penelitian kualitatif dengan metode studi kasus. Pengambilan data dilakukan melalui observasi perilaku pengguna dan layout furniture. Dari studi kasus empat pos ronda yang digunakan sebagai ruang belajar di masa pandemi COVID-19, peneliti menganalisis respons spasial pada variabel peletakan pos ronda, ukuran pos ronda, serta morfologi ruang terbukanya. Ditemukan tiga tipe ruang terbuka pada pos ronda yang digunakan sebagai ruang belajar, yaitu, pos ronda dengan satu ruang terbuka. ruang terbuka tipe selasar, serta ruang terbuka berbentuk lorong. Keterbatasan ruang menyebabkan pengguna ruang cenderung menggunakan furnitur yang mudah dipindahkan untuk mengatur tempat duduk saat melakukan kegiatan belajar. Penggunaan furnitur portable menyebabkan pola pengaturan tempat duduk cenderung mengikuti bentuk ruang pos ronda. Pos ronda merespon perubahan peran sosialnya sebagai ruang belajar daring semasa pandemi dengan menlakukan adaptasi spasial, dengan penambahan furnitur portable yang menyebabkan pola penyusunan tempat duduk pengguna ruang cenderung mengikuti bentuk ruang pos ronda.

Page 1 of 1 | Total Record : 6