cover
Contact Name
-
Contact Email
abdimasjumas@gmail.com
Phone
+6285359150140
Journal Mail Official
abdimasjumas@gmail.com
Editorial Address
Cattleya Darmaya Fortuna (CDF) Marindal 1, Pasar IV Jl. Karya Gg. Anugerah Kecamatan. Patumbak, Medan - Sumatera Utara Principal Contact Pandi Barita Nauli Simangunsong., S.Kom.,M.Kom Cattleya Damaya Fortuna (CDF) Phone WhatsApp : 085359150140 Email : simangunsong.pandi@gmail.com Support Contact Syarifah Fadillah Rezky Phone WhatsApp : 08992701208 Email : Ikic5500@gmail.com
Location
Kab. deli serdang,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal Masyarakat Indonesia
ISSN : -     EISSN : 28098676     DOI : -
Jumas merupakan singkatan dari Jurnal Masyarakat Indonesia, jumas menjadi wadah publikasi pengabdian masyarakat dengan scope keilmuan bersifat umum seperti: Pendidikan, kewirausahaan, ekonomi, kesehatan, teknologi, pangan, maritim, infrastruktur, hukum dan humaniora. Jumas sebagai jembatan peneliti, dosen, penulis, serta akademisi untuk menuangkan ide, gagasan, inovasi serta kreativitas.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 233 Documents
Penyuluhan Tentang Deteksi Dini Kanker Payudara Dengan Metode SADARI Pada Remaja Putri Di Desa Runding KecamatanPanyabungan Barat Kabupaten Mandailing Natal Nasution, Helmi Wardah; Ferika Desi; Khoirunnisaa Batubara; Dewi Srirahayu Tinendung; Ester Selfia Napitupulu
Jurnal Masyarakat Indonesia (Jumas) Vol. 4 No. 03 (2025): Jurnal Masyarakat Indonesia (Jumas)
Publisher : Cattleya Darmaya Fortuna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54209/jumas.v4i03.345

Abstract

Breast cancer is one of the leading causes of death in women in Indonesia. Breast cancer is the uncontrolled growth and continuous division of cells in the breast. And breast cancer attacks women from adolescence to adulthood (Purba and Simanjuntak, 2019). According to the Indonesian Breast Cancer Foundation in Harahap (2020), currently, young women are more likely to develop breast cancer. This is largely due to the lifestyle of young women, especially in consuming fast food, and the lack of behavior in consuming healthy foods, especially consuming vegetables and fruit. Many lifestyles such as smoking, these things are triggers for the risk of breast cancer in young women (Harahap et al., 2020). This community service activity uses the lecture and discussion method. The planning and preparation of this activity includes identifying respondents, preparing counseling materials and equipment, then the implementer identifies things that will be conveyed during counseling to teenagers. Counseling activities were carried out. The activity was attended The implementation of these activities included counseling activities on adolescent reproductive health, followed by a question-and-answer discussion with counseling participants and ended with an evaluation. The results of the evaluation after counseling showed that 85% of adolescents knew the definition of adolescents, 90% of adolescents knew the differences in adolescent physical changes, and 88% of adolescents knew the differences in adolescents' psychological changes.
Edukasi Kesehatan Remaja tentang Pola Hidup Sehat dan Pencegahan Perilaku Berisiko di Lingkungan Sekolah Hasibuan, Usti Fina Hasanah; Bd. Joharmi, SST, M,KM
Jurnal Masyarakat Indonesia (Jumas) Vol. 4 No. 03 (2025): Jurnal Masyarakat Indonesia (Jumas)
Publisher : Cattleya Darmaya Fortuna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54209/jumas.v4i03.346

Abstract

Remaja merupakan kelompok usia yang rentan terhadap berbagai permasalahan kesehatan akibat kurangnya pemahaman mengenai pola hidup sehat dan tingginya paparan terhadap perilaku berisiko. Lingkungan sekolah memiliki peran strategis dalam membentuk kesadaran dan kebiasaan sehat pada remaja. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran siswa mengenai pentingnya pola hidup sehat serta pencegahan perilaku berisiko di lingkungan sekolah. Metode yang digunakan adalah pendekatan edukatif partisipatif melalui penyuluhan, presentasi interaktif, dan diskusi tanya jawab yang melibatkan siswa secara aktif. Kegiatan dilaksanakan di lingkungan sekolah tingkat SMA/SMK dengan sasaran siswa remaja. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa mengenai pentingnya gizi seimbang, aktivitas fisik teratur, istirahat yang cukup, kesehatan mental, serta bahaya perilaku berisiko seperti merokok dan penyalahgunaan zat adiktif. Partisipasi aktif siswa selama kegiatan menunjukkan bahwa metode edukasi interaktif efektif dalam meningkatkan literasi kesehatan remaja. Kegiatan ini memberikan kontribusi dalam mendukung terciptanya lingkungan sekolah yang sehat dan membentuk generasi muda yang lebih sadar akan pentingnya menjaga kesehatan sejak dini.
Peningkatan Pengetahuan Ibu Tentang Pencegahan Stunting Dan Edukasi Gizi Keluarga Di Desa Bangun Rejo Tahun 2025 Sinaga, Asnita; Butarbutar, Dyanti SR; Sianturi, Nova Christiana; Sari, Dessy Ratna; Yun, Deby Chyntia; Ginting, Astaria Br
Jurnal Masyarakat Indonesia (Jumas) Vol. 4 No. 03 (2025): Jurnal Masyarakat Indonesia (Jumas)
Publisher : Cattleya Darmaya Fortuna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54209/jumas.v4i03.348

Abstract

Stunting is a chronic nutritional problem that affects physical growth, cognitive development, and the quality of human resources in the future. Limited maternal knowledge regarding stunting prevention and family nutrition management is one of the major risk factors contributing to stunting among children under five. This community service program aimed to improve mothers’ knowledge of stunting prevention and family nutrition education in Bangun Rejo Village, Tanjung Morawa District, Deli Serdang Regency, North Sumatra Province. The program employed a participatory-educative approach using a pre-test and post-test design involving 67 mothers of under-five children. The intervention included interactive counseling sessions, visual and digital educational media, practical simulations of preparing nutritious meals, and the empowerment of selected mothers as nutrition information agents. The results indicated a significant increase in participants’ knowledge levels; prior to the intervention, 52.2% of participants were categorized as having low knowledge, while after the intervention, 67.2% were categorized as having good knowledge. In addition to improved knowledge, positive changes in attitudes and motivation were observed, particularly in implementing balanced nutrition practices and routine child health monitoring. These findings suggest that a participatory approach is effective in enhancing maternal nutrition literacy and can serve as a community-based intervention model to support stunting reduction programs at the village level.