cover
Contact Name
Ma'adul Yaqien Makkarateng
Contact Email
maadulyaqien.m7w@gmail.com
Phone
+6282137366463
Journal Mail Official
iqtishadekis@gmail.com
Editorial Address
Institute Agama Islam Negeri (IAIN) Bone Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam IAIN Bone Phone: 081241991099 Fax: 0481-23928 Email: iqtishadekis@gmail.com
Location
Kab. bone,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Al-Iqtishad : Jurnal Ekonomi
ISSN : 25854633     EISSN : 28080955     DOI : https://doi.org/10.30863/aliqtishad
Al-IQTISHAD: Jurnal Ekonomi. Journal that published by Institute Agama Islam Negeri (IAIN) Bone. The journal will focus on providing quality research in the areas of Islamic economics, banking and finance. The goal of the journal is to cover topics that are paramount in modern Islamic economics and finance. Accordingly, papers that focus on emerging and interdisciplinary topics are encouraged. In addition, the goal of the journal is to provide research that is relevant and applicable to a diverse set of Islamic finance researchers and professionals
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol. 16 No. 2 (2024)" : 5 Documents clear
Sejarah dan Perkembangan Lembaga Penjaminan Halal di Indonesia Arief, Fitriani
AL-IQTISHAD: Jurnal Ekonomi Vol. 16 No. 2 (2024)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Bone

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30863/aliqtishad.v16i2.7875

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara mendalam sejarah dan perkembangan penjaminan halal di Indonesia, yang merupakan upaya untuk memastikan bahwa produk yang dikonsumsi umat Muslim sesuai dengan syariat Islam. Penelitian ini Menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif analitis dalam mengkaji periodesasi perkembangan penjaminan halal. Data diperoleh dari berbagai sumber sekunder, seperti buku, laporan, dan artikel yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penjaminan halal di Indonesia berkembang melalui tiga periode utama: masa sebelum berdirinya LPPOM MUI, masa setelah berdirinya LPPOM MUI, dan masa setelah berdirinya BPJPH. Regulasi terkait kehalalan produk bersifat sukarela (voluntary) dan diinisiasi oleh Majelis Ulama Indonesia melalui LPPOM MUI. Sejak diberlakukannya Undang-Undang Nomor 33 Tahun 2014, sertifikasi halal berubah menjadi kewajiban (mandatory), dan pengelolaannya dilakukan oleh Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH). Penelitian ini menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah, pelaku usaha, dan konsumen untuk mengoptimalkan pelaksanaan sistem jaminan halal di Indonesia.
Analisis Pelaksanaan Sistem Bagi Hasil Pada Usaha “Mappatungka Sapi” Ditinjau Dalam Aspek Keadilan Pada Akad Mudharabah (Sudi Pada Desa Karella Kecamatan Mare Kabupaten Bone) Syahrani, Atrin; Arafah, Muh.; Abdi Buhasyim, Muhammad
AL-IQTISHAD: Jurnal Ekonomi Vol. 16 No. 2 (2024)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Bone

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30863/aliqtishad.v16i2.6925

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan sistem bagi hasil pada usaha “Mappatungka Sapi” dan aspek keadilan dalam usaha kerja sama pada akad mudharabah. Metode penelitian yang digunakan yaitu penelitian kualitatif dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data seperti observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Dalam menganalisis data, penulis menggunakan teknik analisis deskriptif yaitu dengan mengumpulkan, mengolah, dan menginterpresentasikan data yang diperoleh sehingga memberi keterangan yang benar dan lengkap untuk pemecahan masalah yang dihadapi. Hasil penelitian bahwa perjanjian hanya sekedar perkataan antara kedua belah pihak tanpa adanya perjanjian secara tertulis. Dalam sistem bagi hasil pada usaha Mappatungka Sapi menggunakan sistem bagi dua. Terdapat dua cara pembagian hasil yaitu bagi hasil hewan ternak (anak) dan hasil penjualan (uang). Sistem kerja sama bagi hasil sudah dilakukan secara adil dan sesuai dengan nilai-nilai syariah. Kedua belah pihak tidak ada yang merasa dirugikan, bagi hasil yang mereka lakukan sesuai dengan apa yang mereka sepakati diawal akad atau perjanjian, sesuai dengan tradisi/ hukum adat.
JAMINAN INDUSTRI HALAL (Malaysia, Brunei Darussalam, Turkey) Rakhilia, Dedek; Malahayatie, Malahayatie
AL-IQTISHAD: Jurnal Ekonomi Vol. 16 No. 2 (2024)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Bone

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30863/aliqtishad.v16i2.6534

Abstract

Industri halal telah berkembang menjadi sektor ekonomi yang signifikan di banyak negara, terutama di mana mayoritas tenaga kerjanya adalah Muslim. Artikel ini membahas industri halal di tiga negara. Malaysia, Brunei Darussalam, dan Turki yang dianggap sebagai pemimpin dalam standar internasional dan sertifikasi halal. Melalui Jabatan Kemajuan Islam Malaysia (JAKIM), Malaysia telah mengembangkan standar halal yang komprehensif, menjadikannya pusat global sertifikasi halal. Melalui Majelis Ugama Islam Brunei (MUIB), Brunei Darussalam juga menetapkan pedoman ketat untuk memastikan bahwa barang-barang yang dijual di dalam negeri dan internasional mematuhi hukum Islam. Namun, Turki, melalui Diyanet Urusan Agama Turki, fokus tidak hanya pada kualitas makanan tetapi juga memperluas komitmen mereka terhadap sektor pariwisata dan keuangan. Metode penelitian ini adalah metode kualitatif. Salah satu isu utama yang diangkat oleh penelitian ini adalah bagaimana ekonomi global mengalami pertumbuhan industri halal. Penelitian ini didasarkan pada penelitian kepustakaan (library research) dengan menggunakan pendekatan tematik. Data primer yang digunakan dalam penelitian ini adalah data yang dapat diperoleh langsung dari sumber primer, yaitu literaturliteratur yang berfokus pada industri halal dalam perdagangan internasional. Tujuann penelitian ini adalah untuk membandingkan dan mengetahui bagaimana industri halal di Malaysia, Brunei Darussalam, dan Turkey. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa industri Islam di seluruh dunia melihat pertumbuhan yang signifikan di setiap negara Muslim, dan bahkan di negara-negara non-Muslim.
PENGARUH VIRAL MARKETING, ONLINE CONSUMER REVIEWS DAN ETIKA KONSUMSI ISLAM TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN DI TIKTOK Yusdin, Dirga; Rasyid, Abd.; Muis, Musrini
AL-IQTISHAD: Jurnal Ekonomi Vol. 16 No. 2 (2024)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Bone

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30863/aliqtishad.v16i2.7853

Abstract

AbstrakPenelitian ini membahas tentang “Pengaruh Viral Marketing, Online Consumer Reviews Dan Etika Konsumsi Islam Terhadap Keputusan Pembelian Di TikTok”. Tujuan penelitian ini adalah pengaruh viral marketing, online consumer reviews dan etika konsumsi Islam terhadap keputusan pembelian di TikTok. Jenis penelitian adalah penelitian kuantitatif. Jumlah sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah 100 responden. Teknik pengumpulan yang digunakan dalam penelitian ini adalah angket. Viral marketing berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian, hal ini di buktikan dari nilai koefisien jalur sebesar 0,337 dan t-statistik 2,965 yang nilainya lebih besar dari1,96 serta nilai signifikasi sebesar 0,003 yang menunjukkan nilai tersebut lebih kecil dari 0,05. Online consumer reviews berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian, hal ini dibuktikan nilai koefisien jalur sebesar 0.503 dan t-statistik 4.022 yang nilainya lebih besar dari 1,96 serta nilai signifikasi sebesar 0,000 yang menunjukkan nilai tersebut lebih kecil dari 0,05. Sedangkan etika konsumsi Islam kurang signifikan terhadap keputusan pembelian, hal ini dibuktikan nilai koefisien jalur sebesar 0,025 dan t-statistik 0,299 yang menunjukkan nilai tersebut lebih besar dari 0.05. Kata kunci: Viral Marketing, Online Consumer Reviews, Etika Konsumsi Islam
MENGEKSPLORASI POTENSI HILIRISASI BLOCKCHAIN: PELUANG DAN TANTANGAN TRANSFORMASI INDUSTRI LOGISTIK HALAL Idayanti, Rini
AL-IQTISHAD: Jurnal Ekonomi Vol. 16 No. 2 (2024)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Bone

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30863/aliqtishad.v16i2.7979

Abstract

Penerapan teknologi blockchain dalam industri logistik halal telah menarik perhatian luas dalam beberapa tahun terakhir. Teknologi ini menjanjikan potensi untuk menghadirkan transparansi, keamanan, dan efisiensi yang tinggi dalam proses logistik halal. Namun, meskipun terdapat banyak manfaat yang diharapkan dari teknologi ini, ada pula tantangan yang harus diatasi untuk mengoptimalkan penerapannya. Tujuan dari jurnal ini adalah untuk menyelidiki potensi penerapan teknologi blockchain dalam industri logistik halal serta mengidentifikasi tantangan yang mungkin dihadapi dalam mengadopsinya. Metode penelitian dilakukan melalui studi literature terhadap artikel-artikel, buku-buku, dan sumber-sumber lain yang relevan dalam konteks teknologi blockchain dan industri logistik halal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa teknologi blockchain memiliki potensi untuk mengubah cara industri logistik halal dilakukan dengan memperkenalkan buku besar terdistribusi dan transparansi yang tinggi. Namun, terdapat pula tantangan terkait dengan skalabilitas, biaya, regulasi, dan integrasi dengan sistem yang sudah ada. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa teknologi blockchain menawarkan peluang yang menarik untuk meningkatkan industri logistik halal, tetapi penerapannya memerlukan pertimbangan matang terhadap berbagai aspek teknis dan non-teknis.

Page 1 of 1 | Total Record : 5