cover
Contact Name
Hery Fajeriadi
Contact Email
heryfaje@gmail.com
Phone
+6285332834301
Journal Mail Official
heryfaje@gmail.com
Editorial Address
Jl. Trans Kalimantan KM.12, Sungai Lumbah, Alalak, Kabupaten Barito Kuala, Kalimantan Selatan 70582
Location
Kab. barito kuala,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Practice of The Science of Teaching Journal: Jurnal Praktisi Pendidikan
Published by HAFECS
ISSN : -     EISSN : 2830568X     DOI : -
Core Subject : Science, Education,
Practice of The Science of Teaching Journal : Jurnal Praktisi Pendidikan (POSTJournal) membuka peluang bagi praktisi pendidikan, profesional, maupun akademisi untuk mempublikasikan artikel ilmiah di bidang praktik mengajar di kelas. POSTJournal terbit 2 kali per tahun pada bulan April, dan Agustus. Proses publikasi dilakukan sistematis melalui aplikasi Open Journal System (OJS). Bidang ilmu yang dipublikasikan secara rinci meliputi Penelitian Tindakan Kelas/Action Research (PTK), Evaluasi Pembelajaran, Pengembangan Perangkat Pembelajaran, Best Practice Pendidikan, dan Kajian Literatur Sistematis.
Articles 62 Documents
Development of a popular science book on the eco-wisdom of the Dayak Bakumpai Community Nida Lessy; Muhammad Zaini; Suyidno Suyidno
Practice of The Science of Teaching Journal: Jurnal Praktisi Pendidikan Vol. 5 No. 1 (2026): May
Publisher : HAFECS PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58362/hafecspost.v5i1.173

Abstract

Local potential can be utilized effectively, for example by developing teaching materials based on local wisdom. By leveraging local potential, the learning process can gain experience based on real-world conditions in the area. Lepasan Village, located along the Barito River, has strategic potential as a learning resource with its rich flora and local wisdom that continues to be preserved from generation to generation by its people who come from the Dayak Bakumpai Tribe. This study aims to test the validity and practicality of the contents of the Popular Science Book (PSB) as a learning resource in the ethnobotany course. The research method used is development research with the education design research (EDR) model through Tessmer's formative evaluation. The research subjects involved 3 expert lecturers for expert review and 3 ULM Biology Education Master's students for individual evaluation. This study used validity sheet instruments and content practicality sheets. The results showed that the PSB was highly valid, with a score of 90.10%. Meanwhile, the practicality of the popular science book's content earned a score of 93.06, categorized as very good. Based on these test results, the PSB on local ecological wisdom of the Bakumpai Dayak community in Lepasan Village is procedurally suitable for use as supporting material for ethnobotany courses. These results encourage the integration of local wisdom in learning and support ecological conservation while providing contextual and meaningful learning resources for students, so that in the future, it is necessary to follow up with an effectiveness test on students' critical thinking skills on a wider scale. Abstrak. Potensi lokal dapat dimanfaatkan dengan baik salah satunya dengan mengembangkan bahan ajar yang berbasis pada kearifan lokal. Melalui pemanfaatan potensi lokal proses pembelajaran dapat memperoleh pengalaman berdasarkan keadaan nyata yang terdapat di daerah. Kelurahan Lepasan yang terletak di sepanjang Sungai Barito memiliki potensi strategis sebagai sumber belajar dengan kekayaan flora dan kearifan lokal yang terus dilestarikan secara turun-temurun oleh masyarakatnya yang berasal dari Suku Dayak Bakumpai. Penelitian ini bertujuan untuk menguji validitas dan kepraktisan isi Buku Ilmiah Populer (BIP) sebagai sumber belajar pada mata kuliah etnobotani. Metode penelitian yang digunakan yaitu penelitian pengembangan dengan model education design research (EDR) melalui evaluasi formatif Tessmer. Subjek penelitian melibatkan 3 dosen ahli untuk uji pakar (expert review) dan 3 mahasiswa Magister Pendidikan Biologi ULM untuk uji perorangan (one-to-one evaluation). Penelitian ini menggunakan instrument lembar validitas dan kepraktisan isi. Hasil penelitian menunjukkan validitas BIP dinyatakan sangat valid dengan skor 90,10%. Sedangkan kepraktisan isi buku ilmiah populer memperoleh skor 93,06 dengan kategori sangat baik. Berdasarkan hasil uji tersebut, PSB kearifan lokal ekologi masyarakat Dayak Bakumpai di Kelurahan Lepasan secara prosedural layak digunakan sebagai bahan pendukung mata kuliah etnobotani. Hasil ini mendorong integrasi kearifan lokal dalam pembelajaran dan mendukung pelestarian ekologi sekaligus menyediakan sumber belajar yang kontekstual dan bermakna bagi mahasiswa, sehingga kedepannya perlu ditindaklanjuti dengan uji efektivitas terhadap keterampilan berpikir kritis mahasiswa pada skala kelas yang lebih luas.
The relationship between creative thinking skills, opportunity identification skills, and problem-solving abilities among biology education students Ika Wardani; M. Arsyad
Practice of The Science of Teaching Journal: Jurnal Praktisi Pendidikan Vol. 5 No. 1 (2026): May
Publisher : HAFECS PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58362/hafecspost.v5i1.181

Abstract

Understanding of the relationship among creative thinking, opportunity identification, and problem-solving skills among biology education students remains limited. These competencies are essential for fostering innovative, contextual, and SDG-oriented biology learning. This study aims to analyze the relationship between creative thinking skills, opportunity identification skills, and problem-solving abilities among biology education students.The study was motivated by the limited number of studies that simultaneously integrate these three skills within the context of biology education. The research employed a quantitative approach with a correlational design. The research sample consisted of 405 biology education students from several universities in East Java, selected using simple random sampling. The research instruments comprised tests and questionnaires that had been validated for validity and reliability. Data analysis utilized prerequisite tests (normality, linearity, and multicollinearity), Pearson’s correlation test and multiple linear regression. The results indicated that creative thinking skills (r = 0.175; p < 0.05) and opportunity identification skills (r = 0.228; p < 0.05) had a positive and significant relationship with problem-solving abilities. Simultaneously, both variables had a significant effect (F = 15.824; p < 0.05) with a contribution of 7.3% (R² = 0.073), whereby the ability to identify opportunities had a more dominant influence. These findings highlight the importance of developing these skills in an integrated manner within biology education to support the Sustainable Development Goals (SDGS). Abstrak. Pemahaman mengenai hubungan antara keterampilan berpikir kreatif, identifikasi peluang, dan pemecahan masalah pada mahasiswa pendidikan biologi masih terbatas. Padahal, ketiga keterampilan tersebut merupakan kompetensi penting untuk mendukung pembelajaran biologi yang inovatif, kontekstual, dan berorientasi pada pencapaian SDGs. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara keterampilan berpikir kreatif, keterampilan mengidentifikasi peluang, dan keterampilan pemecahan masalah pada mahasiswa pendidikan biologi. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih terbatasnya kajian yang mengintegrasikan ketiga keterampilan tersebut secara simultan dalam konteks pendidikan biologi. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Sampel penelitian berjumlah 405 mahasiswa pendidikan biologi dari beberapa perguruan tinggi di Jawa Timur yang dipilih menggunakan teknik simple random sampling. Instrumen penelitian berupa tes dan angket yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data menggunakan uji prasyarat (normalitas, linearitas, dan multilkolinearitas), uji korelasi Pearson dan regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterampilan berpikir kreatif (r = 0,175; p < 0,05) dan keterampilan mengidentifikasi peluang (r = 0,228; p < 0,05) memiliki hubungan positif dan signifikan dengan keterampilan pemecahan masalah. Secara simultan, kedua variabel berpengaruh signifikan (F = 15,824; p < 0,05) dengan kontribusi sebesar 7,3% (R² = 0,073), di mana keterampilan mengidentifikasi peluang memiliki pengaruh yang lebih dominan. Temuan ini menunjukkan pentingnya pengembangan keterampilan tersebut secara terintegrasi dalam pembelajaran biologi untuk mendukung tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs).