cover
Contact Name
Nursalam Rahmatullah
Contact Email
familia@iainpalu.ac.id
Phone
+6282189027086
Journal Mail Official
familia@iainpalu.ac.id
Editorial Address
Jalan Diponegoro Nomor 23 Kota Palu, Provinsi Sulawesi Tengah
Location
Kota palu,
Sulawesi tengah
INDONESIA
Familia: Jurnal Hukum Keluarga
ISSN : -     EISSN : 27750418     DOI : https://doi.org/10.24239/familia.v3i1
Core Subject : Social,
Familia adalah jurnal Hukum Keluarga Islam yang memberikan akses langsung terbuka sebagai upaya untuk menyebarluaskan hasil penelitian yang fokus kajian Jurnal meliputi: Hukum Keluarga Islam, wacana Islam dan gender, dan penyusunan hukum perdata Islam.
Arjuna Subject : Ilmu Sosial - Hukum
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol. 5 No. 1 (2024)" : 5 Documents clear
KONSEPSI ṬALĀQ BĀ‘IN KUBRĀ (KAJIAN TAFSĪR BI AL-MA’ṠŪR SURAT AL-BAQARAH AYAT 230) Jamarudin, Ade; Maulana, Arif; Dzurriyyatus Sa’adah, Isqi; Lailaturrohmah, Kummil; Melinda, Linda
Familia: Jurnal Hukum Keluarga Vol. 5 No. 1 (2024)
Publisher : Program Studi Hukum Keluarga Fakultas Syariah UIN Datokarama Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24239/familia.v5i1.130

Abstract

Penelitian bertujuan memahami dengan baik bagaimana konsepsi tafsīr bi al-ma'ṡūr (menyangkut sejarah perkembangan, kelebihan dan kekurangannya) memaknai ayat tentang talak dalam Q.S. al-Baqarah: 230 dengan pendekatan al-ma'ṡūr baik menyangkut korelasinya terhadap ayat lainnya juga sunah dan pandangan ulama (ikhtilaf) sebagai perwakilan tabiin. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi pustaka. Hasil dari penelitian ini ditemukan pokok pembahasan bahwa metode tafsīr bi al-ma'ṡūr merupakan penafsiran dengan perbandingan sesama ayat al-Qur’an, al-Qur’an dengan sunah Nabi, al-Qur’an dengan perkataan sahabat, dan al-Qur’an dengan pendapat tabiin. Dalam penelitian akan membahas mengenai konsepsi tafsīr bi al-ma'ṡūr, tinjauan ṫalāq bā'in kubrā dalam Islam, tafsir Q.S. al-Baqarah: 230 dengan pendekatan al-ma'ṡūr terhadap al-Qur’an dan sunah, serta ikhtilaf ulama dalam memandang persoalan talak. Demikian hasil penelitian diharapkan menghasilkan pemahaman yang masih perlu didiskusikan mengenai relevansi dan kegunaan tafsīr bi al-ma'ṡūr di masa sekarang dan mendatang.
FENOMENA KEBERHASILAN FEMINISME (Studi Gender Feminisme Liberal dan Feminisme Radikal) Suci Ningrum, Wafa
Familia: Jurnal Hukum Keluarga Vol. 5 No. 1 (2024)
Publisher : Program Studi Hukum Keluarga Fakultas Syariah UIN Datokarama Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24239/familia.v5i1.197

Abstract

Gerakan feminisme diawali dengan kesadaran perempuan akan ketertindasan dirinya. Kesadaran untuk menjadi setara dengan laki-laki dalam hak dan peran. Pada penulisan dibawah ini akan terfokus khususnya pada feminisme liberal dan feminsime radikal serta contoh fenomena yang marak terjadi di masyarakat. Penulisan ini mendapatkan hasil yaitu feminisme liberal adalah gerakan yang memperjuangkan hak perempuan khususnya dalam bidang pendidikan, politik dan perannya di ruang publik. Sedangkan feminisme radikal adalah gerakan yang menolak instansi keluarga. Bagi radikal ketika perempuan menjadi seorang istri, perempuan akan banyak tertindas karena hak nya yang menjadi terbatas. Fenomena waithood, unmarried, dan chilfree yang terjadi di masyarakat dapat membuktikan bahwa gerakan feminisme terutama feminisme liberal dan feminisme radikal memberikan pengaruh besar terhadap tatanan kehidupan masyarakat. Bagi mereka dengan menganut fenomena diatas dapat membebaskan mereka dari budaya patriarki. Mereka tetap mendapatkan hak-hak merdeka atas dirinya sendiri serta bebas mengekspresikan pilihan hidupnya tanpa terikat oleh kewajiban terhadap suami dan anak.
FENOMENA DISPENSASI NIKAH DAN PERNIKAHAN DINI PERSPEKTIF MAQASHID SYARI’AH DAN HAK ASASI MANUSIA Cahya Pratama, Rino
Familia: Jurnal Hukum Keluarga Vol. 5 No. 1 (2024)
Publisher : Program Studi Hukum Keluarga Fakultas Syariah UIN Datokarama Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24239/familia.v5i1.199

Abstract

Fenomena dispensasi nikah dan pernikahan dini masih sering di Kabupaten atau Kota di Indonesia, salah satunya Kabupaten Ponorogo. Pada tahun 2019 angka pengajuan dispensasi nikah di Ponorogo adalah 97, 2020 menjadi 241, kembali naik 266 di tahun 2021, turun menjadi 191 di 2022. Metode penulisan dengan penelitian deskriptif kualitatif yang terfokus pada fenomena dispensasi nikah dan pernikahan dini dengan menggunakan perspektif maqaashid syariah dan Hak Asasi Manusia. Sedangkan jenis penelitian ini merupakan penelitian lapangan (field research) yang berlokasi di Pengadilan Agama Ponorogo. Hasilnya memaparkan tiga aspek utama. Pertama, terkait pergaulan bebas yang mengakibatkan kehamilan di luar nikah, sesuai dengan tingkatan daruriyah untuk menjaga jiwa, perlindungan terhadap akal, dan memelihara keturunan. Kedua, tekanan ekonomi pada orang tua menjadi pendorong menikahkan anak guna mendukung keuangan keluarga, yang termasuk dalam tingkatan hajiyah terkait kebutuhan hidup manusia. Ketiga, faktor pendidikan menjadi pertimbangan, dengan pengajuan dispensasi nikah pada tingkatan hajiyah jika hanya karena tidak bersekolah, namun berbeda jika telah menjalin hubungan dekat dengan lawan jenis, masuk pada tingkatan daruriyah untuk menjaga agama. Meskipun pemohon dispensasi nikah di Pengadilan Agama Ponorogo ada yang di bawah 18 tahun, pengajuan ini diperlakukan dengan mempertimbangkan urgensi dan faktor-faktor lainnya, sehingga tidak dapat dianggap sebagai pelanggaran terhadap Hak Asasi Manusia.
HARMONI KELUARGA: INTEGRASI KASIH SAYANG, KOMUNIKASI EFEKTIF, DAN KESEIMBANGAN HIDUP DALAM PERSPEKTIF ISLAM DAN PSIKOLOGI KELUARGA Halimatussyadiah, Heni; Dwi Andrian, Farid; Sulaeman; Qalbia
Familia: Jurnal Hukum Keluarga Vol. 5 No. 1 (2024)
Publisher : Program Studi Hukum Keluarga Fakultas Syariah UIN Datokarama Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24239/familia.v5i1.213

Abstract

Sebagai unit masyarakat yang paling fundamental, keluarga memainkan peran krusial dalam membentuk karakter dan kualitas hidup individu agar tercipta hubungan yang harmonis. Maka dari itu perlu dilakukan kajian mendalam untuk mengeksplorasi dan menganalisis konsep integrasi teori keharmonisan keluarga melalui perspektif Islam dan psikologi keluarga yang terfokus pada tiga aspek penting: pertama, memupuk kasih sayang sebagai pondasi utama; kedua, mengembangkan komunikasi efektif untuk memelihara hubungan keluarga yang sehat; ketiga, mencapai keseimbangan hidup dalam berkeluarga. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif dengan pendekatan kepustakaan terhadap berbagai hasil penelitian yang relevan. Berdasarkan hasil analisis ditemukan bahwa untuk membangun keluarga sakinah, mawaddah, dan rahmah dalam perspektif Islam dan psikologi keluarga, memerlukan kesadaran yang tinggi, dedikasi, dan tindakan nyata dari setiap anggota keluarga dengan meningkatkan pola komunikasi yang baik, intens dan penuh kasih sayang sebagai elemen kunci dalam membangun hubungan yang sehat dan harmonis. Implikasi dari penelitian ini diharapkan dapat menginspirasi masyarakat untuk mengupayakan terciptanya keluarga yang harmonis sesuai dengan nilai-nilai Islam dan keilmuan psikologi keluarga secara integratif.
DINAMIKA KECEREWETAN ISTRI DALAM RUMAH TANGGA: ANALISIS SISTEMIK TERHADAP PENYEBAB DAN STRATEGI UNTUK MEMBANGUN KEHARMONISAN KELUARGA Pratama Dharma, Agung; Sugitanata, Arif; Aqila, Sarah; Aminah, Siti
Familia: Jurnal Hukum Keluarga Vol. 5 No. 1 (2024)
Publisher : Program Studi Hukum Keluarga Fakultas Syariah UIN Datokarama Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24239/familia.v5i1.215

Abstract

Penelitian ini menyelidiki fenomena perilaku cerewet pada istri dalam konteks rumah tangga, mengidentifikasi penyebabnya, dan mengeksplorasi strategi untuk mengelola dinamika tersebut demi mencapai keharmonisan dalam hubungan. Perilaku cerewet dipahami sebagai kebutuhan berkomunikasi dan diakui, sering kali muncul dari ketidakpuasan dalam dinamika hubungan, perbedaan kepribadian, serta tekanan kehidupan sehari-hari. Menggunakan studi kepustakaan dengan jenis penelitian kualitatif dan analisis deskriptif-analitik berdasarkan teori sistem keluarga Minuchin. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, perilaku cerewet pada istri dalam rumah tangga bisa dimengerti melalui faktor-faktor seperti ketidakpuasan dalam hubungan, perbedaan kepribadian, gaya komunikasi, dan tekanan sehari-hari. Seringkali, kecerewetan merupakan cara untuk menegaskan diri dan mengekspresikan ketidakpuasan. Mengatasi hal tersebut membutuhkan empati dan komunikasi efektif, termasuk mendengarkan aktif, memahami emosi yang mendasarinya, serta menetapkan waktu untuk dialog. Selain itu, pengembangan hobi bersama, penggunaan humor, dan introspeksi diri mendukung dinamika hubungan yang sehat. Berdasarkan analisis teori Salvador Minuchin tentang penyesuaian diri dalam keluarga memberikan penekanan pada batasan, subsistem, dan fleksibilitas yang jika diterapkan, dapat mengurangi kecerewetan dan meningkatkan harmoni keluarga. Komitmen bersama untuk mendukung dan memahami satu sama lain serta adaptasi dinamika keluarga merupakan kunci untuk memperkuat hubungan dan menciptakan keharmonisan.

Page 1 of 1 | Total Record : 5