cover
Contact Name
Khairul Anwar
Contact Email
mathanwar@unja.ac.id
Phone
+6285273944759
Journal Mail Official
mathanwar@unja.ac.id
Editorial Address
Mathematics Education Studies Program Faculty of Teacher Training and Education Jambi University Jl. Jambi-Ma.Bulian Km 15 Mendalo Darat, Jambi
Location
Kota jambi,
Jambi
INDONESIA
Edumatica: Jurnal Pendidikan Matematika
Published by Universitas Jambi
ISSN : 20882157     EISSN : 25800779     DOI : -
Core Subject : Education,
Edumatica Journal is a journal on mathematics education. The Journal publishes articles of research in mathematics education including teaching and learning, instruction, curriculum development, learning environments, teacher education, educational technology, educational developments, from many kinds of research such as survey, research and development, experimental research, classroom action research, etc.
Articles 298 Documents
Search results for , issue "Edumatica: Jurnal Pendidikan Matematika" : 298 Documents clear
Membaca Bacaan Matematika Bagi Mahasiswa English Learners Elli Kusumawati
Edumatica : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 4 No 02 (2014): Edumatica: Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Program Studi Pendidikan Matemarika PMIPA FKIP Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (541.681 KB) | DOI: 10.22437/edumatica.v4i02.2069

Abstract

Memahami hubungan antara bahasa dan belajar matematika adalah hal yang sangat penting untuk mahasiswa English Learners (bilingual) dimana mahasiswa tersebut menggunakan Bahasa Inggris sebagai bahasa pengantar dalam belajar di kelas yang mana bahasa tersebut bukanlah second language di negaranya melainkan foreign language. Pemahaman tentang konsep matematika dalam bacaan harus dimulai dari mengenali dan memahami kosakata atau istilah yang digunakan. Artikel ini menggambarkan pemahaman kosakata dalam bacaan matematika berbahasa inggris (Aljabar) pada mahasiswa mata kuliah Kolokium Prodi Pendidikan Matematika Unlam. Kata Kunci : Membaca, Bacaan matematika,
Analisis Penalaran Proporsional Siswa Dengan Gaya Belajar Auditori Dalam Menyelesaikan Soal Perbandingan Pada Siswa SMP Kelas VII Ika Puspita Sari; Sufri Sufri
Edumatica : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 4 No 02 (2014): Edumatica: Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Program Studi Pendidikan Matemarika PMIPA FKIP Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (434.934 KB) | DOI: 10.22437/edumatica.v4i02.2070

Abstract

Dalam pelajaran matematika terdapat banyak konsep yang mengharuskan siswa untuk menggunakan penalaran proporsionalnya. Penalaran proporsional dapat menjadi petunjuk tinggi rendahnya penguasaan matematika siswa pada pokok bahasan yang melibatkan masalah perbandingan. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis penalaran proporsional siswa dengan gaya belajar auditori di kelas VII SMP Negeri 6 Kota Jambi dalam menyelesaikan soal perbandingan sub materi perbandingan senilai dan mengetahui kesalahan-kesalahan siswa dengan gaya belajar auditori dalam menyelesaikan soal tes penalaran proporsional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa dengan gaya belajar auditori belum menggunakan penalaran proporsionalnya dalam menyelesaikan soal. Siswa dengan gaya belajar auditori belum memenuhi ketiga indikator penalaran proporsional. Dari hasil penelitian dapat dilihat bahwa pada indikator pertama enam siswa dengan gaya belajar auditori atau 100% siswa dengan gaya belajar auditori dominan bisa menemukan kuantitas yang ingin dibandingkan. Pada indikator kedua dari enam siswa dengan gaya belajar auditori lima diantaranya menggunakan kuantitas tersebut hanya untuk mencari nilai satuan saja, bukan untuk menemukan intensif hubungan atau rasio dari dua kuantitas dimana anak menggunakan proporsi-proporsi dari kuantitas yang ada, hanya satu orang atau 16,6% dari siswa dengan gaya belajar auditori yang menggunakan semua kuantitas untuk menemukan intensif hubungan. Pada indikator ketiga enam anak auditori dominan tidak menggunakan perkalian silang untuk menyelesaikan soal yang melekat pada situasi perbandingan hanya satu orang atau 16,6% siswa dengan gaya belajar auditori yang menggunakan perkalian silang pada situasi perbandingan. Dari penelitian yang dilakukan anak auditori memiliki kesalahan berupa kesalahan konseptual dan kesalahan prosedural. Kata Kunci : penalaran proporsional siswa, siswa auditori, penyelesaikan soal matematika.
Meningkatkan Keaktifan Mahasiswa Pendidikan Matematika Dalam Diskusi Kelompok Dengan Pengaturan Tempat Duduk Dan Penilaian Antar Teman Pada Mata Kuliah Telaah Kurikulum Matematika Sri Winarni
Edumatica : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 4 No 02 (2014): Edumatica: Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Program Studi Pendidikan Matemarika PMIPA FKIP Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/edumatica.v4i02.2071

Abstract

Diskusi kelompok sangat sering sekali digunakan dosen sebagai metode dalam proses pembelajaran. Tetapi dalam diskusi kelompoMENINGKATKAN KEAKTIFAN MAHASISWA PENDIDIKAN MATEMATIKA DALAM DISKUSI KELOMPOK DENGAN PENGATURAN TEMPAT DUDUK DAN PENILAIAN ANTAR TEMAN PADA MATA KULIAH TELAAH KURIKULUM MATEMATIKA Meningkatkan Keaktifan Mahasiswa Pendidikan Matematika Dalam Diskusi Kelompok Dengan Pengaturan Tempat Duduk Dan Penilaian Antar Teman Pada Mata Kuliah Telaah Kurikulum Matematikak yang terjadi hanya mahasiswa yang pintar saja yang aktif, sedangkan mahasiswa yang lain hanya mengikuti saja apa yang telah dikerjakan teman kelompoknya. Untuk itu kita sebagai dosen harus mencari solusi mengatasi permasalahan ini. Dalam penelitian ini peneliti mencoba diskusi kelompok dengan pengaturan tempat duduk dan penilaian antar teman pada mata kuliah Telaah Kurikulum Matematika. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas. Sumber data adalah Mahasiswa Kelas B program studi pendidikan matematika yang mengontrak mata kuliah Telaah Kurikulum Matematika pada semester genap tahun ajaran 2013/2014. Pelaksanaan tindakan dalam penelitian ini dilaksanakan 2 siklus. Persentase penilaian antar teman masing-masing kelompok pada siklus I dan II > 90%, sedangkan persentase penilaian antar teman seluruh mahasiswa pada siklus I 96,9% dan siklus II 99,3%. Persentase aktifitas mahasiswa dalam diskusi masing-masing kelompok > 90%, sedangkan persentase aktifitas mahasiswa dalam diskusi secara keseluruhan pada pada siklus I 98,6% dan sikuls II 99,5%. Hal ini menunjukkan bahwa penerapan diskusi kelompok dengan menggunakan penilaian antar teman dan pengaturan tempat duduk dapat membuat masing-masing mahasiswa berperan dalam diskusi kelompok, sehingga mereka aktif dalam proses pembelajaran. Kata Kunci: Diskusi Kelompok, Penilaian antar Teman, Pengaturan Tempat Duduk
Pengembangan Media Pembelajaran Matematika Interaktif Berbasis Android Untuk Menumbuhkan Motivasi Belajar Anak Disleksia Pada Materi Eksponensial Di Kota Jambi Abidin Abidin; Jefri Marzal; Rohati Rohati
Edumatica : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 4 No 02 (2014): Edumatica: Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Program Studi Pendidikan Matemarika PMIPA FKIP Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (294.467 KB) | DOI: 10.22437/edumatica.v4i02.2072

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana mengembangkan media pembelajaran matematika interaktif berbasis android dan bagaimana motivasi anak disleksia setelah menggunakan media pembelajaran matematika interaktif berbasis android.Penelitian ini menggunakan metode R&D (Research and Development). Penelitian dilaksanakan di Sekolah Autis Harapan Mulia Kelas IX SMP semester genap tahun ajaran 2013/2014. Dalam penelitian ini dilakukan pembuatan media pembelajaran menggunakan program Adobe Flash CS6 dan huruf opendyslexie. Sedangkan untuk mengukur motivasi belajar dilakukan dengan menggunakan angket motivais belajar yang telah divalidasi oleh validator ahli. Hasil analisis data menunjukan bahwa setelah menggunakan media pembelajaran matematika interaktif berbasis android motivasi belajar siswa baik secara ekstrinsik maupun intriksik dalam kategori baik. Hal ini terlihat dari hasil penelitian menunjukan bahwa persentase nilai p yang diperoleh berdasarkan indicator adalah sebesar 84.58% yang merupakan kategoti baik dalam skala interpertasi, sedangkan pernyataan favourable, nilai p mencapai 93.33 % dan untuk pernyataan unfavourable, nilai p mencapai 77.5%. Dalam proses pembelajaranpun demikian, siswa lebih banyak bertanya dan lebih berani dalam mengungkapkan pendapatnya serta tidak mudah menyerah ketika berhadapan dengan soal-soal serta masalah yang lebih sulit. Selain itu siswa juga menjadi lebih mudah dalam memahami pembelajaran karena siswa disleksia tidak kesulitan dalam membaca dan melihat huruf serta angka. Kata Kunci : Disleksia, Media Pembelajaran Matematika, Android, Eksponensial
Pengembangan Media Pembelajaran Menggunakan Adobe Flash Dan Autoplay Media Studio Dalam Pembelajaran Yang Berbasis Inquiry Pada Materi Garis Dan Sudut Kelas VII SMP Elsa Novyarti; Jefri Marzal; Rohati Rohati
Edumatica : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 4 No 02 (2014): Edumatica: Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Program Studi Pendidikan Matemarika PMIPA FKIP Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (306.249 KB) | DOI: 10.22437/edumatica.v4i02.2073

Abstract

Suatu pembelajaran dapat berjalan efektif jika seluruh komponen yang berpengaruh saling mendukung untuk mencapai tujuan pembelajaran.Tujuan penelitian ini adalah mengembangkan media pembelajaran berbantuan adobe flash dan autoplay media studio untuk materi garis dan sudut kelas VII SMP yang valid menurut ahli serta untuk mengetahui efektifitas dari media tersebut. Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan. Produk yang dikembangkan berupa media pembelajaran. Setelah media pembelajaran dibuat maka media pembelajaran tersebut divalidasi oleh ahli. Validasi dilakukan oleh dua ahli materi dan ahli media pembelajaran hingga media pembelajaran dinyatakan layak untuk diujicobakan. Setelah media pembelajaran divalidasi dan direvisi, maka selanjutnya dilakukan ujicoba. Uji coba dilakukan dengan meminta tanggapan dari guru matematika dan siswa sebagai subjek penelitian. Berdasarkan hasil ujicoba tersebut, media pembelajaran kembali direvisi jika kembali ditemukan kelemahan. Selanjutnya media pembelajaran tersebut diterapkan pada kegiatan pembelajaran yang sebenarnya pada siswa kelas VII B di SMP Negeri 6 Kota Sungai Penuh. Dari hasil analisis post-test yang dilakukan pada kegiatan akhir pembelajaran diperoleh 83,36% nilai siswa mencapai kriteria ketuntasan minimum. Dan hasil analisis dari angket persepsi siswa menunjukkan kategori “sangat positif”. Ini artinya media pemebelajaran yang dibuat sudah mampu meningkatkan minat belajar siswa. Sehingga media pembelajaran ini bisa digunakan oleh guru dan siswa SMP khususnya pada pembelajaran materi garis dan sudut. Kata Kunci : Pengembangan Media Pembelajaran, Adobe Flash, Autoplay Media Studio, Inquiry, Matematika.
Alternatif Pemahaman Konsep Umum Volume Suatu Bangun Ruang Ali - Syahbana
Edumatica : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 5 No 01 (2015): Edumatica: Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Program Studi Pendidikan Matemarika PMIPA FKIP Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (203.253 KB) | DOI: 10.22437/edumatica.v5i01.2662

Abstract

Kemampuan komunikasi matematis merupakan salah satu kemampuan matematika yang harus dicapai oleh siswa setelah belajar matematika sehingga perlu terus dikembangkan. Penelitian ini menggunakan desain pretest-posttest control design, yang bertujuan untuk mengetahui kemampuan komunikasi matematis guru MI program DMS dengan pendekatan MEAs. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh guru MI program DMS Putaran III, dan pengambilan sampel penelitian dilakukan secara purposive sampling. Penelitian ini terdiri dari dua kelas pembelajaran, yaitu pembelajaran dengan pendekatan MEAs dan pembelajaran dengan pendekatan konvensional. Data penelitian dikumpulkan melalui tes kemampuan komunikasi matematis dan angket pandangan mahasiswa. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa kemampuan komunikasi matematis mahasiswa yang belajar dengan menggunakan pendekatan MEAs lebih baik daripada kemampuan komunikasi matematis mahasiswa yang belajar dengan menggunakan pendekatan konvensional dan secara umum mahasiswa cenderung memiliki pandangan yang positif baik terhadap pelajaran matematika maupun terhadap pembelajaran matematika dengan pendekatan MEAs. Kata kunci: Pendekatan MEAs, Komunikasi Matematis
Analisis Proses Berpikir Kritis Dan Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Matakuliah Matematika Diskrit Mahasiswa Matematika Program Reguler Mandiri FKIP Universitas Jambi Nizlel Huda; Dewi Iriani
Edumatica : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 5 No 01 (2015): Edumatica: Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Program Studi Pendidikan Matemarika PMIPA FKIP Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/edumatica.v5i01.2665

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui hasil analisis proses berpikir kritis dan kemampuan pemecahan masalah matematis mahasiswa pada matakuliah Matematika Diskrit Program Reguler Mandiri Tahun FKIP Universitas Jambi Tahun Angkatan 2012/2013. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Adapun subjek penelitian diambil 2 orang mahasiswa yang mempunyai kemampuan terendah pada mata kuliah Matematika Diskrit. Subjek penelitian diambil berdasarkan hasil pengujian matematika diskrit yang dilakukan beberapa kali sampaidiperoleh subjek penelitian yang jenuh. Hasil penelitian diperoleh proses berpikir kritis mahasiswa pada matakuliah Matematika Diskrit Program Reguler Mandiri FKIP Universitas Jambi Tahun Angkatan 2012/2013 masih rendah karena mahasiswa belum memenuhi ketrampilan berpikir kritis dalam menyelesaikan soal-soal. Demikian juga kemampuan pemecahan masalah matematis mahasiswa pada matakuliah Matematika Diskrit Program Reguler Mandiri FKIP Universitas Jambi Tahun Angkatan 2012/2013 masih rendah karena mahasiswa belum memenuhi langkah-langkah pemecahan masalah matematis dalam menyelesaikan soal-soal. Kata Kunci : Proses berpikir kritis, Kemampuan pemecahan matematika
“Saya Sangat Mampu”: Pengaruh Pembelajaran Berbasis Masalah Dengan Komputer Pada Matakuliah Analisis Data Jackson Pasini Mairing
Edumatica : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 5 No 01 (2015): Edumatica: Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Program Studi Pendidikan Matemarika PMIPA FKIP Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (643.302 KB) | DOI: 10.22437/edumatica.v5i01.2667

Abstract

Kemampuan menganalisis data diperlukan mahasiswa dalam menyelesaikan skripsinya. Mahasiswa belajar menganalisis data pada matakuliah Statistika Dasar dan Analisis Data. Pembelajaran konvensional belum dapat mendorong mahasiswa untuk memahami makna konsep-konsep Statistika dan memiliki kemampuan menganalisis data. Tujuan dari penelitian ini mendeskripsikan pengaruh Pembelajaran Berbasis Masalah (PBM) yang terintegrasi dengan dua perangkat lunak yaitu Minitab dan Microsoft Excel pada matakuliah Analisis Data. Hasilnya menunjukkan bahwa 81% mahasiswa memiliki motivasi untuk menyelesaikan masalah secara mandiri. Ada 71% mahasiswa yang semula takut belajar menjadi senang dalam belajar setelah mengikuti matakuliah Analisis Data. Selain itu, semua mahasiswa memiliki kemampuan dalam menganalisis data. Salah satu mahasiswa berkata, “saya sangat mampu” pada saat peneliti memintanya untuk menganalisis data dengan komputer di depan kelas. Kata Kunci: Perangkat lunak komputer, Analisis data, Pembelajaran berbasis masalah, Statistika
Pengaruh Pendekatan Model-Eliciting Activities (MEAs) Terhadap Kemampuan Komunikasi Matematis Mahasiswa Program Dual Mode System (DMS) Ramdani Miftah
Edumatica : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 5 No 01 (2015): Edumatica: Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Program Studi Pendidikan Matemarika PMIPA FKIP Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (551.282 KB) | DOI: 10.22437/edumatica.v5i01.2668

Abstract

Kemampuan komunikasi matematis merupakan salah satu kemampuan matematika yang harus dicapai oleh siswa setelah belajar matematika sehingga perlu terus dikembangkan. Penelitian ini menggunakan desain pretest-posttest control design, yang bertujuan untuk mengetahui kemampuan komunikasi matematis guru MI program DMS dengan pendekatan MEAs. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh guru MI program DMS Putaran III, dan pengambilan sampel penelitian dilakukan secara purposive sampling. Penelitian ini terdiri dari dua kelas pembelajaran, yaitu pembelajaran dengan pendekatan MEAs dan pembelajaran dengan pendekatan konvensional. Data penelitian dikumpulkan melalui tes kemampuan komunikasi matematis dan angket pandangan mahasiswa. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa kemampuan komunikasi matematis mahasiswa yang belajar dengan menggunakan pendekatan MEAs lebih baik daripada kemampuan komunikasi matematis mahasiswa yang belajar dengan menggunakan pendekatan konvensional dan secara umum mahasiswa cenderung memiliki pandangan yang positif baik terhadap pelajaran matematika maupun terhadap pembelajaran matematika dengan pendekatan MEAs. Kata kunci: Pendekatan MEAs, Komunikasi Matematis
Kemampuan Komunikasi Matematika Pada Pembelajaran Kalkulus Melalui Pendekatan Konstekstual Eva Musyrifah
Edumatica : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 5 No 01 (2015): Edumatica: Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Program Studi Pendidikan Matemarika PMIPA FKIP Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (818.886 KB) | DOI: 10.22437/edumatica.v5i01.2669

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah kemampuan komunikasi matematis mahasiswa yang diajar dengan menggunakan pendekatan kontekstual lebih baik daripada kemampuan komunikasi matematis mahasiswa yang diajar dengan metode konvensional. Penelitian dilakukan di Jurusan Pendidikan IPA Prodi Fisika dan Kimia tahun ajaran 2013/2014. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah kuasi eksperimen dengan desain two-group randomized subject post test only control group. Berdasarkan analisis dengan uji t, diperoleh bahwa rata-rata kemampuan komunikasi mahasiswa yang diajarkan dengan pendekatan kontekstual lebih tinggi daripada rata-rata kemampuan komunikasi mahasiswa yang diajarkan dengan metode konvensional. Dengan demikian, kemampuan komunikasi matematik mahasiswa yang diajarkan dengan menggunakan pendekatan kontekstual lebih tinggi daripada kemampuan komunikasi matematis mahasiswa yang diajarkan dengan metode konvensional. Kata Kunci : Kemampuan Komunikasi Matematik, Pendekatan Kontekstual

Page 7 of 30 | Total Record : 298


Filter by Year

2011 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 16 No 1 (2026): Edumatica: Jurnal Pendidikan matematika (April 2026) Vol 15 No 3 (2025): Edumatica: Jurnal Pendidikan matematika (Desember 2025) Vol 15 No 2 (2025): Edumatica: Jurnal Pendidikan matematika (Agustus 2025) Vol 15 No 1 (2025): Edumatica: Jurnal Pendidikan Matematika (April 2025) Vol 14 No 3 (2024): Edumatica: Jurnal Pendidikan matematika (Desember 2024) Vol 14 No 2 (2024): Edumatica: Jurnal Pendidikan matematika (Agustus 2024) Vol 14 No 1 (2024): Edumatica: Jurnal Pendidikan Matematika (April 2024) Vol 13 No 3 (2023): Edumatica: Jurnal Pendidikan Matematika (Desember 2023) Vol 13 No 2 (2023): Edumatica: Jurnal Pendidikan Matematika (Agustus 2023) Vol 13 No 1 (2023): Edumatica: Jurnal Pendidikan Matematika (April 2023) Vol 12 No 3 (2022): Edumatica: Jurnal Pendidikan matematika (Desember 2022) Vol 12 No 2 (2022): Edumatica: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 12 No 1 (2022): Edumatica: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 11 No 3 (2021): Edumatica: Jurnal Pendidikan Matematika (Desember 2022) Vol 11 No 1 (2021): Edumatica: Jurnal Pendidikan Matematika (April 2021) Vol 11 No 2 (2021): Edumatica: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 10 No 2 (2020): Edumatica: Jurnal Pendidikan Matematika (Oktober 2020) Vol 10 No 1 (2020): Edumatica: Jurnal Pendidikan Matematika (April 2020) Vol 9 No 2 (2019): Edumatica: Jurnal Pendidikan Matematika (October 2019) Vol 9 No 1 (2019): Edumatica: Jurnal Pendidikan Matematika (April 2019) Vol 8 No 2 (2018): Edumatica | Jurnal Pendidikan Matematika (Oktober 2018) Vol 8 No 1 (2018): Edumatica: Jurnal Pendidikan Matematika (April 2018) Vol 7 No 2 (2017): Edumatica: Jurnal Pendidikan Matematika (Oktober 2017) Vol 7 No 1 (2017): Edumatica: Jurnal Pendidikan Matematika (April 2017) Vol 6 No 2 (2016): Edumatica: Jurnal Pendidikan Matematika (Oktober 2016) Vol 6 No 1 (2016): Edumatica: Jurnal Pendidikan matematika (April 2016) Vol 5 No 02 (2015): Edumatica: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 5 No 01 (2015): Edumatica: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 4 No 02 (2014): Edumatica: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 4 No 01 (2014): Edumatica: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 3 No 02 (2013): Edumatica: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 3 No 01 (2013): Edumatica: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 2 No 02 (2012): Edumatica: Jurnal Pendidikan Matematika 2011: Edumatica: Jurnal Pendidikan Matematika Edumatica: Jurnal Pendidikan Matematika More Issue