cover
Contact Name
Marsita Satriandhini
Contact Email
marsita.satriandhini@gmail.com
Phone
+6285712144450
Journal Mail Official
ejounal.komunikasikesehatan@gmail.com
Editorial Address
Jl. Soekarno-Hatta, Boro Kulon, Kec. Banyuurip, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah 54171
Location
Kab. purworejo,
Jawa tengah
INDONESIA
JKK
ISSN : 20874960     EISSN : 28291093     DOI : https://doi.org/10.56772/jkk.v13i1
Core Subject : Health,
JKK is a public accessible health communication journal published by the community service research institute and scientific publications of the Bhakti Putra Bangsa Indonesia Institute of Business and Health Technology. This journal is published twice a year, every April and October. which aims to publish research results (field or literature studies), theoretical studies, and critical studies in the health sector
Articles 236 Documents
PERBEDAAN METODE PIJAT OKSITOSIN DAN BREAST CARE DALAM MENINGKATKAN PRODUKSI ASI PADA IBU POST PARTUM Titik Wijayanti; Atik Setiyaningsih
Jurnal Komunikasi Kesehatan Vol 8 No 2 (2017): Jurnal Komunikasi Kesehatan
Publisher : Lembaga Riset Pengabdian Masyarakat dan Publikasi Ilmiah Institut Teknologi Bhakti Putra Bangsa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56772/jkk.v8i2.107

Abstract

Cakupan ASI Eksklusif di Boyolali pada tahun 2014 masih dibawah target nasional 80% yaitu 15,6 %, demikian juga di Cepogo sebesar 65,1% (Profil Kesehatan Kabupaten Boyolali tahun 2014). Banyak faktor yang mempengaruhi rendahnya cakupan ASI Eksklusif, salah satunya adalah faktor rangsangan yang berupa perawatan payudara. Apabila seorang ibu nifas diberi rangsangan berupa metode breast care secara rutin akan membantu meningkatkan produksi ASI sehingga ibu bisa menyusui secara eksklusif. (Soetjiningsih, 2010). Faktor rangsangan yang lain adalah dengan melakukan pemijatan di daerah tulang belakang untuk meningkatkan pengeluaran hormon oksitosin sehingga produksi ASI meningkat serta untuk meningkatkan kenyamanan ibu saat menyusui.(Suherni, dkk, 2007). Penelitian yang digunakan adalah penelitian pra eksperimen dengan rancangan post test only control group desain. Dimana dalam penelitian ada 2 kelompok kontrol dan perlakukan, yang semuanya akan diamati di akhir. (Notoatmodjo, 2005). Kelompok kontrol adalah ibu nifas dengan breast care dan kelompok perlakuan adalah ibu nifas dengan pijat oksitosin. Responden adalah ibu nifas hari ke-1 dan ke-2 yang diberikan breast care untuk kelompok kontrol dan diberikan pijat oksitosin untuk kelompok perlakuan 2x sehari kemudian diobservasi produksi ASI-nya pada hari ke-4. Responden sejumlah 30 ibu nifas, diambil dengan tehnik purposive sampling terdiri dari 15 ibu nifas dengan breast care dan 15 ibu nifas dengan pijat oksitosin. Analisis data menggunakan independet t test menunjukkan nilai t-hit (4,000) > ttab (2,048) atau nilai ρ (0,000) < 0,05 yang artinya ada perbedaan produksi ASI pada ibu post partum dengan Pijat Oksitosin dan Breast Care dimana produksi ASI pada ibu post partum dengan Pijat Oksitosin lebih lancar dibandingkan produksi ASI pada ibu post partum dengan Breast Care (mean 5,33 > 4,00).
HUBUNGAN PENGETAHUAN DENGAN SIKAP BIDAN DALAM PENATALAKSANAAN PENUNDAAN PEMOTONGAN TALI PUSAT DI PUSKESMAS PONED KOTA TANJUNG PINANG TAHUN 2017 Nining Sulistyowati; Winda Safitri
Jurnal Komunikasi Kesehatan Vol 8 No 2 (2017): Jurnal Komunikasi Kesehatan
Publisher : Lembaga Riset Pengabdian Masyarakat dan Publikasi Ilmiah Institut Teknologi Bhakti Putra Bangsa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56772/jkk.v8i2.108

Abstract

Latar Belakang: Pemotongan tali pusat adalah menunda sampai beberapa waktu untuk dilakukannya penjepitan dan pemotongan tali pusat. Penundaan pemotongan tali pusat memiliki banyak efek positif, seperti mencegah anemia pada bayi baru lahir, meningkatkan kadar hematokrit bayi, mengurangi perdarahan postpartum pada ibu, mengoptimalkan penyaluran oksigen ke bayi, meningkatkan bounding attachment antara ibu dan bayi, serta dapat meningkatkan pertumbuhan otak bayi.Di Indonesia Departemen Kesehatan sejak tahun 2007 sudah merekomendasikan untuk melakukan penundaan pengikatan tali pusat untuk bayi normal, namun masih banyak lahan pelayanan kesehatan di Indonesia yang melakukan pemotongan tali pusat secara dini. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui hubungan antara tingkat pengetahuan dan sikap bidan di Puskesmas PONED Kota TanjungpinangMetode: Metode penelitian adalah Analitik, dengan desain cross sectional. Alat pengumpul data berupa kuisoner yang diberikan kepada 31 responden bidan DIII Kebidanan dengan Proposional sampel jenuh . Teknik analisis data yang digunakan dengan analisis univariat dan analisi bivariat dengan uji chi square.Hasil: sebagian besar bidan memiliki pengetahuan kurang 80,6% dan Sikap negatif 74,2% Hasil uji Chi Square diperoleh nilai X2 hitung sebesar 6.488 dengan nilai sifnifikansi (p-value) adalah 0.039 maka Ho ditolakKesimpulan: ada hubungan antara pengetahuan dengan sikap bidan dalam penatalaksanaan penundaan pemotongan tali pusat di Puskesmas PONED Kota Tanjungpinang
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN IBU TENTANG PERTUMBUHAN DAN PERKEMBANGAN DENGAN TUMBUH KEMBANG BALITA DI POSYANDU DESA KALIKOTES, KECAMATAN PITURUH, KABUPATEN PURWOREJO TAHUN 2017 Tri Puspa Kusumaningsih; Novia Ayunita
Jurnal Komunikasi Kesehatan Vol 8 No 2 (2017): Jurnal Komunikasi Kesehatan
Publisher : Lembaga Riset Pengabdian Masyarakat dan Publikasi Ilmiah Institut Teknologi Bhakti Putra Bangsa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56772/jkk.v8i2.109

Abstract

Latar belakang penelitian: Dari beberapa anak di posyandu desa kalikotes terdapat satu anak gizi buruk dan satu anak gizi kurang. Pemantauan pertumbuhan dan perkembangan anak sejak dini sangat pentingTujuan penelitian: Diketahui hubungan tingkat pengetahuan ibu tentang pertumbuhan dan perkembangan dengan tumbuh kembang balita Di Posyandu Desa Kalikotes Kecamatan Pituruh Kabupaten Purworejo.Metode penelitian: Jenis penelitian deskriptif korelasional. Populasi berjumlah 122 anak, pengambilan sample secara purposive sampling, analisis menggunakan univariat dan bivariat.Hasil penelitian: sebagian besar berpengetahuan cukup sebanyak 50% dan tumbuh kembangnya sebagian besar normal sebanyak 60%. Korelasi antar variabel sebesar 0,452 (cukup erat) signifikan pada tingkat signifikansi 5 persen karena 0,01 <0,05.Simpulan: Ada hubungan tingkat pengetahuan ibu tentang pertumbuhan dan perkembangan dengan tumbuh kembang balita di Posyandu Desa Kalikotes Kecamatan Pituruh Kabupaten Purworejo Tahun 2012.Saran: masyarakat sebaiknya perlu mengetahui pentingnya memantau pertumbuhan dan perkembangan anak melatih ketrampilan anak sesuai dengan umur.
ASUHAN KEBIDANAN KOMPREHENSIF PADA NY.M DI BPM JUMIATI PURWOREJO Asih Setyorini; Yuniarti Risna Dewi
Jurnal Komunikasi Kesehatan Vol 8 No 2 (2017): Jurnal Komunikasi Kesehatan
Publisher : Lembaga Riset Pengabdian Masyarakat dan Publikasi Ilmiah Institut Teknologi Bhakti Putra Bangsa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56772/jkk.v8i2.110

Abstract

Kehamilan, persalinan, nifas maupun bayi baru lahir merupakan sustu proses fisiologis dimana terjadinya angka kematain ibu dan bayi sebagai indikator keberhasilan pelayanan kesehatan. Sehingga dilakukan asuhan kebidanan dengan menggunakan pendekaatan manajemen kebidanan secara komprehensif untuk menghasilkan pelayanan yang berkualitas.Tujuan Studi Kasus Untuk memberikan pelayanan kebidanan secara komprehensif pada ibu hamil, bersalin, nifas, dan bayi baru lahir dengan pendekatan manajemen asuhan kebidanan melalui 7 langkah varney dan pendokumentasian melalui SOAP.Metode Studi Kasus dengan Studi kasus di BPM Jumiati, Winong,Kemiri,Purworejo pada Ny.M umur 33 tahun, mulai dari tanggal 15 Februari-19 Maret 2016 menggunakan data primer dan sekunder, teknik pengumpulan data dari wawancara, observasi, pemeriksaan dan studi dokumentasi, analisis data sesuai dengan manajemen kebidanan. Laporan Kasus dan Bahasan Hasil studi kasus ini diperoleh diagnosa G2P1A0 usia kehamilan 38+5 minggu fisiologis dengan persalinan fisiologis, nifas fisiologis, bayi baru lahir fisiologis dan alat kontrasepsi yang dipilih ibu yaitu kb suntik 3 bulan.
ASUHAN KEBIDANAN KOMPREHENSIF PADA NY. N DI PUSKESMAS KALIWIRO KABUPATEN WONOSOBO Fetty Chandra Wulandari; Ervita Wara Sulistyaningsih
Jurnal Komunikasi Kesehatan Vol 8 No 2 (2017): Jurnal Komunikasi Kesehatan
Publisher : Lembaga Riset Pengabdian Masyarakat dan Publikasi Ilmiah Institut Teknologi Bhakti Putra Bangsa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56772/jkk.v8i2.112

Abstract

Latar belakang study kasus : Angka kematian ibu dan bayi merupakan tolak ukur dalam menilai derajat suatu bangsa. Pada saat ini di Indonesia angka kematian ibu dan bayi masih terbilang tinggi. Untuk meningkatkan kesehjateraan serta kesehatan ibu dan bayi. Sehingga perlu dilakukannya asuhan kebidanan secara komprehensif dari ibu hamil, bersalin, nifas, BBL dan KB.Tujuan study kasus : Penulis diharapkan mampu melakukan asuhan kebidanan secara komprehensif atau berkelanjutan dengan proses pendekatan manajemen asuhan kebidanan 7 langkah varney.Metode study kasus : Metode yang digunakan dalam study kasus ini secara observasional di Puskesmas Kaliwiro mulai dari September 2016 sampai April 2017. Pemberian asuhan kebidanan secara komprehensif pada Ny. N umur 20 tahun dari Hamil, Bersalin, Nifas, BBL dan KB. Pengumpulan data dilakukan melalui teknik wawancara, observasi dengan pemeriksaan fisik dan pemeriksaanpenunjang, serta dokumentasi.Laporan kasus dan bahasan : Memberikan asuhan kebidanan secara komprehensif pada Ny. N usia 20 tahun mulai dari kehamilan trimester I-III normal, bersalin dengan kala I fase aktif memanjang, nifas normal, BBL normal, neonatus dengan imunisasi BCG dan polio 1 serta KB IUD.Simpulan : Asuhan kebidanan komprehensif dengan pendekatan manajemen 7 langkah varney. Ditemukan adanya kesenjangan antara teori dengan praktik, tetapi tidak mempengaruhi kondisi ibu dan bayi.Saran : Diharapkan pasien mampu meningkatkan kesehatan dirinya sendiri dan keluarga dan penulis menerapkan ilmu kebidanan secara komprehensif sesuai teori dan standart profesi bidan.
ASUHAN KEBIDANAN KOMPREHENSIF PADA NY.T USIA 36 TAHUN DI PUSKESMAS SUKOHARJO KECAMATAN SUKOHARJO KABUPATEN WONOSOBO Pratiwi Dyah Kusumanti; Ninik Lenawati
Jurnal Komunikasi Kesehatan Vol 8 No 2 (2017): Jurnal Komunikasi Kesehatan
Publisher : Lembaga Riset Pengabdian Masyarakat dan Publikasi Ilmiah Institut Teknologi Bhakti Putra Bangsa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56772/jkk.v8i2.113

Abstract

Latar belakang study kasus untuk peningkatan pembangunan kesehatan di Indonesia sangat penting untuk meningkatkan kesejahteraan serta kesehatan ibu dan bayi. Sehingga perlu dilakukannya asuhan kebidanan secara komprehensif dari ibu hamil, bersalin, nifas, BBL, neonatus dan KB.Tujuan study kasus mahasiswa ampu menerapkan kemampuannya dan mendapat pengalaman yang langsung dengan proses pendekatan menejemen asuhan kebidanan 7 langkah varney.Metode study kasus yang digunakan dalam study kasus ini secara observasional dan pendekatan menggunakan data kualitatif, dilakukan di Pusskesmas Sukoharjo 1. Pemberian asuhan kebidanan secara komprehensif pada Ny. T umur 36 tahun dari Hamil trimester I, II, III normal, Bersalin normal, Nifas normal, BBL normal dan KB Implant normal. Pengumpulan data dilakukan melalui teknik wawancara, observasi dengan pemeriksaan fisik dan pemeriksaan penunjang. Laporan kasus dan bahasan pada saat memberikan asuhan kebidanan secara komprehensif pada Ny T mulai hamil trimester I dengan keluhan sering mual dan muntah,hamil trimester II normal, hamil trimester III normal, bersalin normal, nifas normal, bayi baru lahir normal, neonatus imunisasi BCG dan Polio serta KB Implant normal.Simpulannya asuhan kebidanan komprehensif dengan pendekatan manajemen 7 langkah varney, ditemukan kesenjangan antara teori dan praktek.Saran diharapkan klien mengutamakan kesehatan untuk mencegah terjadinya komplikasi dan penulis menerapkan ilmu kebidanan sesuai teori dan SOP sejak dini untuk perkembangan ilmu yang terbaru berdasarkan wewenang bidan.
MEKANISME KOPING DALAM MENURUNKAN KADAR GLUKOSA DARAH PASIEN DIABETES MELLITUS DI POLIKLINIK PENYAKIT DALAM RSUD DR. R. KOESMA TUBAN Su’udi; Hadi Purwanto; Yasin Wahyu Rianto
Jurnal Komunikasi Kesehatan Vol 8 No 2 (2017): Jurnal Komunikasi Kesehatan
Publisher : Lembaga Riset Pengabdian Masyarakat dan Publikasi Ilmiah Institut Teknologi Bhakti Putra Bangsa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56772/jkk.v8i2.114

Abstract

Diabetes and stress are the two things are interrelated, because of the stress that occurs in diabetics can lead to increased blood glucose levels, and therefore the ability of patients with diabetes to coping mechanisms do have a positive effect on the emotional well-being and physical condition of diabetics. Stress has become one of the factors that appear in patients with Diabetes Mellitus (DM).Stress affects the DM disease because it affects the decline and the level of blood glucose levels. The ability to deal with stress is different depending on each individual's coping abilities possessed. The purpose of this study was to analyze the relationship coping mechanisms DM patients with a decrease in blood glucose levels. This study is a quantitative, descriptive correlative study method with cross sectional approach. Conducted at the Polyclinic Internal Medicine Hospital Dr. R. Koesma Tuban, in August until October 2016. The sampling procedure using Non Probability Sampling technique (purposive sampling), the number of samples are 63 respondents. Data were analyzed using univariate, bivariate analysis using chi square test, data collection is done by using a questionnaire and observation sheet. Chi Square test results obtained by value p = 0.000, which means that there is a relationship between coping mechanisms DM patients with a decrease in blood glucose levels. Their relationship coping mechanisms DM patients with decreased blood glucose levels, we need a coping mechanism either / adaptive by DM patients, so that patients with diabetes were able to comply with the rules about healthy lifestyles diabetic patient, so that blood glucose levels in diabetic patient can be derived which is ultimately DM complications can be avoided.
PENGARUH SECARA LANGSUNG PENGETAHUAN DAN KECERDASAN EMOSIONAL TERHADAP MANAJEMEN NYERI DI INSTALASI GAWAT DARURAT Arief Wahyudi Jadmiko
Jurnal Komunikasi Kesehatan Vol 8 No 2 (2017): Jurnal Komunikasi Kesehatan
Publisher : Lembaga Riset Pengabdian Masyarakat dan Publikasi Ilmiah Institut Teknologi Bhakti Putra Bangsa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56772/jkk.v8i2.115

Abstract

Achievement of pain management in the ED is less than optimal. Pain is the most common cause with the percentage as much as 78% -86% of patients come into the ED. Achievement of pain management is determined by internal and external factors. Internal factors capable of empowering the external factors that can support the individual in the service. The purpose of this study was to determine the effect of direct knowledge and emotional intelligence to pain management. This research was conducted in the ED Hospital Dr. Moewardi Surakarta. This research is a quantitative analytical observational cross-sectional design. The study was conducted in June 2014. The samples were 30 nurses. Data analysis using path analysis (path analysis). The collection of data obtained through questionnaires and observation sheets. The research results show that knowledge (⍴ = 0.451, ß = 0.146) and emotional intelligence (⍴ = 0.354, ß = 0.149) does not directly affect pain management. Management of pain in the ED was not directly influenced by the knowledge and emotional intelligence nurse. Increased internal factors can be optimized with formal and informal methods and modify the external factors such as by creating a comfortable environment.
ANALISIS KEJADIAN PRE-EKLAMSIA PADA IBU HAMIL DI RSIA ADINA WONOSOBO TAHUN 2017 Meli Rahmawati; Nurma Ika Zuliyanti
Jurnal Komunikasi Kesehatan Vol 8 No 2 (2017): Jurnal Komunikasi Kesehatan
Publisher : Lembaga Riset Pengabdian Masyarakat dan Publikasi Ilmiah Institut Teknologi Bhakti Putra Bangsa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56772/jkk.v8i2.116

Abstract

Latar belakang penelitian : Penyebab dari kematian ibu di antaranya gangguan sistem peredaran darah 9,27%, infeksi 2,76%, hipertensi 26,34%, perdarahan 21,14%, lain-lain 40,49% (dinkes jateng, 2015; h.16)Tujuan peneliti : Untuk menganalisis kejadian preeklamsia pada ibu hamil di RSIA Adina Wonosobo.Metode penelitian : jenis penelitian ini survey analitik dengan pendekatan survei case control. Populasi yaitu semua ibu hamil. Sampel berjumlah 33 responden dengan teknik pengambilan sampel yaitu total sampel. Uji statistik yang digunakan yaitu univariate.Hasil penelitian : ibu hamil nulipara 22 (66,7%), primipara 8 (24,2%), multipara 3 (9,1%), grandemultipara 0 (0,00%), <20 thn 16 (48,8%), 20-30 thn 12(36,4%), >35 thn 5(15,2%),primigravida 24(72,7%),multigravida 9 (27,3%), grandemultigravida 0(0,00%), obesitas 15(45,5%).Simpulan : ibu hamil nulipara 22 (66,7%), primipara 8 (24,2%), multipara 3 (9,1%), grandemultipara 0 (0,00%), <20 thn 16 (48,8%), 20-30 thn 12(36,4%), >35 thn 5(15,2%),primigravida 24(72,7%), multigravida 9 (27,3%), grandemultigravida 0(0,00%), obesitas 15(45,5%).Saran : tenaga kesehatan lebih waspada terhadap ibu hamil yang menderita hipertensi atau preeklamsia.
GAMBARAN PEMERIKSAAN HB PADA IBU HAMIL DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS BANYUASIN KECAMATAN LOANO KABUPATEN PURWOREJO Nur Sholichah; Heni Larasati
Jurnal Komunikasi Kesehatan Vol 9 No 1 (2018): Jurnal Komunikasi Kesehatan
Publisher : Lembaga Riset Pengabdian Masyarakat dan Publikasi Ilmiah Institut Teknologi Bhakti Putra Bangsa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56772/jkk.v9i1.117

Abstract

Pemeriksaan kadar Hb yang dianjurkan pada trimester pertama dan ketiga kehamilan, sering hanya dapat dilaksanakan pada trimester ketiga karena kebanyakan ibu hamil baru memeriksakan kehamilannya pada trimester kedua kehamilan. Sehingga pemeriksaan hemoglobin pada kehamilan tidak berjalan dengan seharusnya dan jika ibu hamil tidak melakukan pemeriksaan Hb selama kehamilannya akan meningkatkan resiko terjadinya anemia yang lebih berat, perdarahan saat persalinan yang tidak terduga yang bisa menjadi penyebab kematian pada ibu dan janin (Depkes, 2009). Penelitian ini menggunakan desaign deskriptif. Variabel yang akan dikaji dalam penelitian ini adalah variabel tunggal, dan variabel dalam penelitian ini adalah dilakukannya pemeriksaan Hb pada ibu hamil. Teknik sampling yang digunakan adalah total sampling yaitu seluruh ibu hamil di Wilayah Kerja Puskesmas Banyuasin sebanyak 85 responden.Hasil penelitian menunjukkan Ibu hamil yang tidak melakukan pemeriksaan HB selama kehamilannya adalah 39 responden (45,9%), yang melakukan pemeriksaan 1 kali sebanyak 42 responden (49,4%), yang melakukan pemeriksaan HB sebanyak 2 kali adalah 4 responden (4,7 %). Responden terbanyak melakukan pemeriksaan HB sebanyak 1 kali adalah 42 responden. Wilayah kerja Puskesmas Banyuasin yang 90% pegunungan dan medan yang sulit menjadi faktor lain kenapa ibu hamil enggan melakukan pemeriksaan Hb walaupun sudah dianjurkan oleh bidan, sehinggapemeriksaan tidak dilaksanakan minimal dua kali selama kehamilan. Disarankan mampu ibu hamil meningkatkan kesadaran dalam melakukan pemeriksaan Hb selama kehamilan dengan cara mencari informasi dari media cetak, media elektronik dan tenaga kesehatan

Page 10 of 24 | Total Record : 236


Filter by Year

2010 2025


Filter By Issues
All Issue ##issue.vol## 16 ##issue.no## 2 (2025): JKK- Jurnal Komunikasi Kesehatan (Edisi Oktober 2025) Vol 16 No 1 (2025): JKK- Jurnal Komunikasi Kesehatan (Edisi April 2025) Vol 15 No 2 (2024): JKK- Jurnal Komunikasi Kesehatan (Edisi Oktober 2024) Vol 15 No 1 (2024): JKK-Jurnal Komunikasi Kesehatan (Edisi April 2024) Vol 14 No 2 (2023): JKK-Jurnal Komunikasi Kesehatan Vol 14 No 1 (2023): JKK-Jurnal Komunikasi Kesehatan Vol 13 No 2 (2022): Jurnal Komunikasi Kesehatan Vol 13 No 1 (2022): Jurnal Komunikasi Kesehatan Vol 12 No 2 (2021): Jurnal Komunikasi Kesehatan Vol 12 No 1 (2021): Jurnal Komunikasi Kesehatan Vol 11 No 2 (2020): Jurnal Komunikasi Kesehatan Vol 11 No 1 (2020): Jurnal Komunikasi Kesehatan Vol 10 No 2 (2019): Jurnal Komunikasi Kesehatan Vol 10 No 1 (2019): Jurnal Komunikasi Kesehatan Vol 9 No 2 (2018): Jurnal Komunikasi Kesehatan Vol 9 No 1 (2018): Jurnal Komunikasi Kesehatan Vol 8 No 2 (2017): Jurnal Komunikasi Kesehatan Vol 8 No 1 (2017): Jurnal Komunikasi Kesehatan Vol 7 No 2 (2016): Jurnal Komunikasi Kesehatan Vol 7 No 1 (2016): Jurnal Komunikasi Kesehatan Vol 6 No 2 (2015): Jurnal Komunikasi Kesehatan Vol 6 No 1 (2015): Jurnal Komunikasi Kesehatan Vol 5 No 2 (2014): Jurnal Komunikasi Kesehatan Vol 5 No 1 (2014): Jurnal Komunikasi Kesehatan Vol 4 No 2 (2013): Jurnal Komunikasi Kesehatan ok Vol 3 No 2 (2012): Jurnal Komunikasi Kesehatan Vol 3 No 1 (2012): Jurnal Komunikasi Kesehatan Vol 2 No 2 (2011): Jurnal Komunikasi Kesehatan Vol 1 No 2 (2010): Jurnal Komunikasi Kesehatan Vol 1 No 1 (2010): Jurnal Komunikasi Kesehatan More Issue