cover
Contact Name
Marsita Satriandhini
Contact Email
marsita.satriandhini@gmail.com
Phone
+6285712144450
Journal Mail Official
ejounal.komunikasikesehatan@gmail.com
Editorial Address
Jl. Soekarno-Hatta, Boro Kulon, Kec. Banyuurip, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah 54171
Location
Kab. purworejo,
Jawa tengah
INDONESIA
JKK
ISSN : 20874960     EISSN : 28291093     DOI : https://doi.org/10.56772/jkk.v13i1
Core Subject : Health,
JKK is a public accessible health communication journal published by the community service research institute and scientific publications of the Bhakti Putra Bangsa Indonesia Institute of Business and Health Technology. This journal is published twice a year, every April and October. which aims to publish research results (field or literature studies), theoretical studies, and critical studies in the health sector
Articles 231 Documents
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN SIKAP IBU HAMIL MENGKONSUMSI TABLET FE DI PUSKESMAS BANYUASIN KABUPATEN PURWOREJO Setyorini, Asih; Atiqoh, Umi
Jurnal Komunikasi Kesehatan Vol 9 No 2 (2018): Jurnal Komunikasi Kesehatan
Publisher : Lembaga Riset Pengabdian Masyarakat dan Publikasi Ilmiah Institut Teknologi Bhakti Putra Bangsa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56772/jkk.v9i2.128

Abstract

Latar belakang : Dari hasil studi pendahuluan dengan wawancara didapatkan 4 ibu hamil teratur mengkonsumsi tablet Fe dan 6 ibu hamil tidak teratur dikarenakan sikap dalam mengkonsumsi tablet Fe kurang baik.Tujuan penelitian : Untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan sikap ibu hamil mengkonsumsi tablet Fe di Puskesmas Banyuasin Kabupaten Purworejo.Metode penelitian : Menggunakan metode analitik dengan rancangan crossectional. Intrumen pengumpulan data menggunakan checklist dan kuesioner dengan teknik pengambilan sampel menggunakan sampling aksidental sebanyak 82 responden. Analisa data menggunakan analisis univariat dan bivariat (chi kuadrat).Hasil penelitian : Ada hubungan antara pengetahuan (p value = 0,000), tingkat pendidikan (p value = 0,000), umur (p value = 0,001), motivasi (0,000) dan dukungan keluarga (p value = 0,000) dengan sikap ibu hamil mengkonsumsi tablet Fe.Simpulan : Terdapat hubungan antara pengetahuan, pendidikan, umur, motivasi dan dukungan keluarga dengan sikap ibu hamil mengkonsumsi tablet Fe.Saran :Untuk ibu hamil harus lebih memahami tentang sikap dalam mengkonsumsi tablet Fe. Dan untuk keluarga/suami harus selalu memberikan dukungan kepada ibu hamil agar selalu mengkonsumsi tablet Fe sesuai anjuran tenaga kesehatan.
ASUHAN KEBIDANAN PADA Ny. E DENGAN HIPERTENSI GESTASIONAL Ardhiyanti, Yulrina
Jurnal Komunikasi Kesehatan Vol 9 No 2 (2018): Jurnal Komunikasi Kesehatan
Publisher : Lembaga Riset Pengabdian Masyarakat dan Publikasi Ilmiah Institut Teknologi Bhakti Putra Bangsa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56772/jkk.v9i2.129

Abstract

Latar belakang studi kasus : Angka Kematian Ibu di Provinsi Riau mengalami peningkatan pada tahun 2014 sebesar 124,5 dibandingkan tahun 2012 dan 2013 masingmasing sebesar 118 dan 112,7 per 100.000 kelahiran hidup. Penyebabnya adalah perdarahan sebanyak 39%, diikuti dengan Hipertensi Gestasional sebanyak 20% dan penyakit lain seperti penyakit Jantung, Diabetes dan lain-lain.Tujuan studi kasus : Untuk melaksanakan asuhan kebidanan pada ibu hamil dengan Hipertensi Gestasional menggunakan metode SOAP.Metode studi kasus : Studi kasus ini menggunakan metode deskriptif observasional dengan pendekatan Continuity of care diberikan pada ibu hamil Ny. E di BPM Dince Safrina, Amd.Keb, SST dari 17-29 Maret 2017. Subyeknya Ny. E Umur 29 tahun G4P3A0. Jenis data primer. Cara pengumpulan data anamnesa, observasi, pemeriksaan dan dokumentasi. Analisa data dengan membandingkan antara data yang diperoleh dengan teori yang ada.Laporan kasus dan bahasan : Saat hamil Ny. E mengatakan sakit kepala, pusing, tengkuk terasa pegal dan susah tidur pada malam hari.Simpulan : Asuhan kebidanan dilaksanakan menggunakan pendekatan dengan pendokumentasian SOAP (Subjektif, Objektif, Asesmen, Penatalaksanaan). Tidak ditemukan kesenjangan pada hasil data Subjektif dan Objektif. Sehingga setelah semua data terkumpul dapat disimpulkan Analisa dan melakukan Penatalaksanaan sesuai dengan teori.Saran : Diharapkan penyedia layanan kesehatan meningkatkan kembali penyuluhan tentang kehamilan baik itu tentang kehamilan fisiologis maupun patologis serta meningkatkan kembali motivasi ibu untuk melakukan pemeriksaan antenatal di RB/RS 4 kali selama kehamilan sampai trimester III untuk mengetahui kondisi ibu hamil tersebut agar dapat terpantau kesehatan ibu dan janin.
GAMBARAN CIRCADIAN RHYTME SLEEP DISORDERS PADA PERAWAT DI INSTALASI GAWAT DARURAT RSUD DR. MOEWARDI SURAKARTA Jadmiko, Arief Wahyudi; Firdausi, Rieh
Jurnal Komunikasi Kesehatan Vol 9 No 2 (2018): Jurnal Komunikasi Kesehatan
Publisher : Lembaga Riset Pengabdian Masyarakat dan Publikasi Ilmiah Institut Teknologi Bhakti Putra Bangsa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56772/jkk.v9i2.130

Abstract

Instalasi Gawat Darurat (IGD) merupakan lingkungan yang overcrowded yang dipengaruhi oleh berbagai faktor. Kondisi ini jika berlangsung secara terus-menerus maka akan menyebabkan buruknya kualitas pelayanan di IGD. Perawat merupakan profesi yang menggunakan sistem shift dalam bekerja. Kehilangan jam tidur pada shift malam hari dan faktor pencahayaan di IGD dapat menyebabkan tingginya resiko kejadian gangguan tidur/ Circadian Rhytme Sleep Disorders (CRSD) yang memicu terjadinya kelalaian dalam memberikan asuhan keperawatan, dan kecelakaan pada perawat. Tujuan penelitian adalah mengetahui gambaran CRSD pada perawat di IGD RSUD Dr. Moewardi Surakarta. Desain penelitian adalah deskriptif dengan pengambilan data secara cross sectional. Sampel penelitian sebanyak 25 perawat IGD yang diambil dengan teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner The Pittsburgh Sleep Quality index (PSQI). Hasil penelitian diperoleh sebagian besar berumur 30 sampai 40 tahun sebanyak 12 responden (48%), sebagian besar berjenis kelamin laki-laki sebanyak 16 responden (64%) dan sebagian besar responden tidak mengalami CRSD yaitu sebanyak 14 responden (56%). Kesimpulan penelitian adalah bahwa sebagian besar responden tidak mengalami CRSD. Perlu penelitian lanjutan yang mampu mengontrol variabel-variabel yang berhubungan dengan CRSD.
ASUHAN KEBIDANAN SECARA CONTINUITY OF CARE (COC) PADA NY “R” HAMIL TRIMESTER III SAMPAI DENGAN PEMILIHAN KB PASCASALIN DI PMB ENY KUSRINI S.Tr,Keb. KAB.MADIUN Sebtalesy, Cintika Yorinda
Jurnal Komunikasi Kesehatan Vol 9 No 2 (2018): Jurnal Komunikasi Kesehatan
Publisher : Lembaga Riset Pengabdian Masyarakat dan Publikasi Ilmiah Institut Teknologi Bhakti Putra Bangsa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56772/jkk.v9i2.131

Abstract

Angka Kematian Ibu dan Bayi merupakan indikator derajat kesehatan wanita dan anak. Pada dasarnya proses kehamilan, persalinan, nifas, neonatus, dan penggunaan KB merupakan suatu tahapan perkembangbiakan manusia yang alamiah, namun tetap harus diwaspadai apabila terjadi hal-hal yang dapat membahayakan kesehatan ibu dan bayi, terutama pada ibu yang tidak mendapatkan asuhan kebidanan berkesinambungan dan berkualitas dari tenaga kesehatan. Asuhan kebidanan mengutamakan kesinambungan pelayanan (continuity of care), karena sangat penting bagi wanita untuk mendapatkan pelayanan dari seorang profesional yang sama atau dari satu tim kecil tenaga profesional, sehingga perkembangan kondisi mereka setiap saat akan terpantau denganbaik. Tujuan studi kasus ini untuk memberikan asuhan kebidanan secara continuity of care mulai hamil trimester III sampai pemilihan KB Pascasalin sesuai manajemen asuhan kebidanan secara 7 langkah Varney dan didokumentasikan dengan metode SOAP. Metode studi kasus ini adalah observasional deskriptif yang dilakukan pada Ny. “R” usia 29 tahun di PMB Eny Kusrini, S.Tr.Keb. mulai tanggal 11 Mei 2018-28 Juni 2018 dengan data primer dan sekunder, teknik pengumpulan data dari wawancara, observasi, pemeriksaan, studi dokumentasi sera analisis data sesuai manajemen asuhan kebidanan. Laporan kasus mencakup asuhan kebidanan ibu hamil Trimester III, bersalin, nifas, neonatus dan pemilihan KB Pascasalin yang telah diberikan dan dideskripsikan secara rinci. Simpulan dari hasil studi kasus ditemukan adanya kesenjangan antara teori dan praktik yaitu tempat bersalin untuk ibu dengan kehamilan resiko sangat tinggi di praktik mandiri bidan, tidak dilakukan pemeriksaan genetalia pada kunjungan nifas ke 2, bayi mulai diberi PASI pada usia 17 hari.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENGETAHUAN IBU TENTANG PIJAT BAYI DI BPM SRI MULYANI, AMD.KEB DESA KALIWATUBUMI KECAMATAN BUTUH KABUPATEN PURWOREJO Nurma Ika Zuliyanti; Nurul Ulfah Laela
Jurnal Komunikasi Kesehatan Vol 10 No 1 (2019): Jurnal Komunikasi Kesehatan
Publisher : Lembaga Riset Pengabdian Masyarakat dan Publikasi Ilmiah Institut Teknologi Bhakti Putra Bangsa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56772/jkk.v10i1.132

Abstract

Latar Belakang : Masalah penting di era globalisasi ini yaitu kesadaran orang tua untuk melakukan pijat bayi di tenaga kesehatan yang sudah terlatih guna meningkatkan perkembangan dan pertumbuhan bagi bayi. Karena ada sebanyak 32 bayi hanya 15 bayi yang dipijatkan di BPM Sri Mulyani, Amd.Keb Butuh.Tujuan Penelitian : Mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi Pengetahuan Ibu tentang pijat bayi di BPM Sri Mulyani, Amd.Keb Desa Kaliwatubumi, Kecamatan Butuh, Kabupaten PurworejoMetode Penelitian : Jenis penelitian ini yaitu survei analitik dengan populasi sebanyak 32 bayi dan menggunakan teknik total sampling. Penelitian ini dilakukan pada bulan November 2017-Juni 2018di BPM Sri Mulyani, Amd.Keb Desa Kaliwatubumi, Kecamatan Butuh, Kabupaten Purworejo. Data yang dikumpulkan adalah pengaruh umur, pendidikan dan pekerjaan menggunakan kuesioner dengan uji statistik Chi-Square.Hasil Penelitian: Hasil penelitian menunjukkan pengetahuan responden tentang pijat bayi 10 (40,625%) termasuk kategori cukup. Hasil bivariat di dapatkan bahwa ada faktor umur dengan pvalue (0,015) < α-value (0,05) dan pendidikan dengan p-value (0,048) < α-value (0,05) terhadap pengetahuan ibu tentang pijat bayi. Tidak ada faktor pekerjaan terhadap pengetahuan ibu terhadap pijat bayi dengan nilai p-value (0,103) > α-value (0,05).Saran : Memberikan saran kepada tenaga kesehatan agar dapat memberi informasi dan penyuluhan tentang pijat bayi kepada ibu-ibu yang memiliki bayi di wilayah tersebut agar melakukan pijat bayi sehingga bayi dapat tumbuh dan berkembang secara optimal.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PEMBERIAN KOLOSTRUM PADA BAYI BARU LAHIR DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KEC. BUTUH KABUPATEN PURWOREJO Nindya Kurniawati; Yessika Marsela
Jurnal Komunikasi Kesehatan Vol 10 No 2 (2019): Jurnal Komunikasi Kesehatan
Publisher : Lembaga Riset Pengabdian Masyarakat dan Publikasi Ilmiah Institut Teknologi Bhakti Putra Bangsa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56772/jkk.v10i2.133

Abstract

Latar Belakang Penelitian : Target pemberiankolostrum yang belum tercapai yaitu sebanyak27%. Studi pendahuluan di BPM Evita Istriana,yang mengetahui tentang pentingnya pemberian kolostrum sebanyak 7 orang sedangkan 3 diantaranya tidak mengetahui.Tujuan Penelitian : Mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan pemberian kolostrum pada bayi baru lahir di BPM Evita Istriana.Metode Penelitian : Jenis Penelitian ini adalah survey analitik menggunakan pendekatan case control dengan teknik insidental sampling sebanyak 61 responden. Alat pengumpuan data menggunakan kuesioner. Analisis data dengan uji Fisher Exact’s dengan program SPSS 18.0.Hasil Penelitian: Faktor-faktor yang berhubungan dengan pemberian kolostrum antara lain pengetahuan (p=0,034), dukungan keluarga (p=0,000), sumber informasi (p=0,001).Kesimpulan : Ada hubungan antara tingkat pengetahuan, dukungan keluarga, sumber informasi dan tidak ada hubungan antara tingkat pendidikan dengan pemberian kolostrum pada bayi barulahir di BPM Evita Istriana.Saran : Diharapkan untuk meningkatkan pemberian informasi atau penyuluhan kepada ibu-ibu yang membutuhkan dan memotivasi keluarga agar mendukung ibu.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PEMBERIAN MAKANAN PENDAMPING ASI (MP ASI) DINI DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS BANYUASIN KECAMATAN LOANO KABUPATEN PURWOREJO Nur Sholichah; Miftachul Jannah
Jurnal Komunikasi Kesehatan Vol 10 No 1 (2019): Jurnal Komunikasi Kesehatan
Publisher : Lembaga Riset Pengabdian Masyarakat dan Publikasi Ilmiah Institut Teknologi Bhakti Putra Bangsa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56772/jkk.v10i1.134

Abstract

Pengetahuan masyarakat yang rendah tentang bayi dapat mengakibatkan terjadinya kekurangan gizi pada bayi. Fakta menunjukkan bahwa para ibu yang menyusui bayinya masih beranggapan bahwa ASI saja tidak dapat memenuhi kebutuhan bayinya, sehingga para ibu memberikan MPASI sebelum bayinya berumur 6 bulan. Anggapan seperti itu merupakan anggapan yang keliru. Pemberian Makanan Pendamping ASI (MP-ASI) dini kemungkinan akan terjadi dampak yang tidak diinginkan dalam jangka panjang seperti obesitas, hipertensi, arteriosklerosis, dan alergi makanan (Adriani dan Wirjatmadi, 2012; h.151). Desain penelitian dengan survey analitik dengan pendekatan studi cross sectional. Jumlah populasi 39 ibu dan sampel seluruh ibu yang memiliki bayi usia ≤6 bulan. Uji statistik menggunakan Chi Square. Hasil Penelitian Berdasarkan uji statistik Chi Square p value 0,006 jadi p>0,05 menunjukkan ada hubungan antara pengetahuan dengan pemberian MP-ASI dini. Hasil p value 0,010 jadi p>0,05 menunjukkan ada hubungan antara pekerjaan dengan pemberian MP-ASI dini. Hasil p value 0,925 jadi p>0,05 berarti ada hubungan antara ekonomi dengan pemberian MP-ASI dini. Disarankan Ibu yang mempunyai bayi usia ≤6 bulan diharapkan dapat menambah pengetahuan dan menerapkan pemberian MP-ASI yang tepat.
HUBUNGAN DUKUNGAN SOSIAL DAN MEKANISME KOPING PASIEN FRAKTUR EKSTREMITAS BAWAH TERTUTUP DI IGD RUMAH SAKIT MUHAMMADIYAH LAMONGAN Su’udi; Aby Yazid Al Busthomy Rofi’i
Jurnal Komunikasi Kesehatan Vol 10 No 1 (2019): Jurnal Komunikasi Kesehatan
Publisher : Lembaga Riset Pengabdian Masyarakat dan Publikasi Ilmiah Institut Teknologi Bhakti Putra Bangsa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56772/jkk.v10i1.135

Abstract

Fraktur merupakan kondisi yang diakibatkan oleh adanya trauma yang mengakibatkan rusaknya kontinuitas tulang serta jaringan di sekitarnya. Fraktur ekstremitas bawah tertutup memberikan beberapa dampak antara lain perubahan fisik, penurunan fungsi, rawat inap, lama waktu perawatan yang relatif panjang hingga operasi. Secara psikologis juga menimbulkan kecemasan hingga depresi. Perubahan fisik dan psikologis tersebut membutuhkan mekanisme koping yang baik dari pasien untuk dapat menyesuaikan diri. Dukungan sosial merupakan salah satu faktor yang berkaitan erat dengan mekanisme koping yang efektif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan dukungan sosial terhadap mekanisme koping pasien fraktur. Penelitian dilakukan dengan metode deskriptif korelatif dengan pendekatan cross-sectional pada 31 pasien fraktur ekstremitas bawah yang dirawat di IGD RS Muhammadiyah Lamongan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara dukungan sosial dan mekanisme koping (p=0,000). Dari hasil penelitian tersebut diharapkan dikembangkan pendekatan asuhan keperawatan yang memfasilitasi dukungan sosial pada pasien fraktur ekstremitas bawah tertutup.
HUBUNGAN STIMULASI ORANG TUA DENGAN PERKEMBANGAN MOTORIK KASAR ANAK USIA 0-3 BULAN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS LOANO Hidayah Taufiqurrohmah
Jurnal Komunikasi Kesehatan Vol 10 No 1 (2019): Jurnal Komunikasi Kesehatan
Publisher : Lembaga Riset Pengabdian Masyarakat dan Publikasi Ilmiah Institut Teknologi Bhakti Putra Bangsa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56772/jkk.v10i1.136

Abstract

Background research : An important period of children growth and development is at a chilhood. In a children development a stimulus or useful stimulation is needed, so that the children’s potency would be develop.Research Purposes : To know about the relationship between parent stimulation and rough motoric development of children 0-3 month in Loano Research Methods :The research is using analytical survey with cross sectional approach. The sample was taken by an acydental sampling technique with questioner primary data. The sample are 60 sample. Meanwhile, the data was analyzed by Spearman Rank test.Research Result : The statistic test result of Spearman Rank was obtained a Rhoxy value 0,526 and the significance rtabel was at 5% with N=60 is 0,413. So, 0,526 > 0,413. While (p-value) 0,000 < 0,05.Conclusion : There is a relationship between parent stimulation and rough motoric development of children 0-3 month in Loano Community of Health Center.Suggestion : Parents have to monitoring their childrens motoric development according to their age by stimulation.
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN IBU TENTANG GIZI DENGAN STATUS GIZI BALITA DI WILIYAHAN KERJA PUSKESMAS BUTUH KECAMATAN BUTUH KABUPATEN PURWOREJO Rinda Ayu Lestari
Jurnal Komunikasi Kesehatan Vol 10 No 1 (2019): Jurnal Komunikasi Kesehatan
Publisher : Lembaga Riset Pengabdian Masyarakat dan Publikasi Ilmiah Institut Teknologi Bhakti Putra Bangsa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56772/jkk.v10i1.137

Abstract

Latar belakang penelitian : Berdasarkan studi pendahuluan 6 balita dengan pola makan yang baik dengan berat badan normal dan 4 balita dengan pola makan yang kurang baik berat dengan badan kurang, pola makan dipengaruhi oleh tingkat pengetahuan ibu dalam memberikan makan. jika pengetahuan baik maka diharapkan status gizi balitanya juga baik.Tujuan penelitian : Untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan ibu tentang gizi denagn status gizi balita di posyandu wironatan Wilayah Kerja Puskesmas Butuh Kutoarjo.Metode penelitian : Penelitian ini menggunakan survey analitik dengan pendekatan croos sectional, sampel 82 balita , tehnik sampling dalam penelitian ini adalah Random Sampling, analisa data menggunakan Product Moment.Waktu Penelitian : November- Juni 2018. Hasil penelitian : Berdasarkan uji Product Moment di dapatkan p = 0,000 (p < 0,05) jadi hubungan antara tingkat pengetahuan ibu tentang tentang gizi dengan status gizi balita secara statistik dinyatakan bermakna, sehingga dinyatakan ada hubungan antara tngkat pengetahuan ibu tentang gizi dengan status gizi balita.

Filter by Year

2010 2025