Articles
236 Documents
PENGARUH KONSELING CARA MENYUSUI TERHADAP PELAKSANAAN CARA MENYUSUI PADA IBU YANG MEMPUNYAI BAYI USIA 0-2 MINGGU DI PUSKESMAS NGOMBOL
Nindya Kurniawati;
Elly Kurniasari
Jurnal Komunikasi Kesehatan Vol 11 No 1 (2020): Jurnal Komunikasi Kesehatan
Publisher : Lembaga Riset Pengabdian Masyarakat dan Publikasi Ilmiah Institut Teknologi Bhakti Putra Bangsa Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56772/jkk.v11i1.158
Latar Belakang Penelitian : Informasi merupakan hal yang sangat penting bagi seseorang, kurangnya informasi dapat mengakibatkan kurangnya pengetahuan seseorang. Berdasarkan studi pendahuluan yang dilakukan di Puskesmas Ngombol didapatkan data Ibu menyusui berjumlah 8 orang, dari 8 orang tersebut terdapat 6 ibu menyusui yang belum paham tentang cara menyusui dengan benar serta pernah mengalami puting susu lecet pada minggu pertama.Tujun Penelitian : Untuk mengetahui pengaruh konseling cara menyusui terhadap pelaksanaan cara menyusui dengan benar pada Ibu yang mempunyai bayi usia 0-2 minggu.Metode Penelitian : Jenis penelitian pre eksperiment design dengan pendekatan one group pretestposttest, penelitian dilakukan di Puskesmas Ngombol. Jumlah populasi 46 orang dan jumlah sampel 41 orang, dengan tehnik sampling Quota Sampling. Instrumen penelitian menggunakan checklist. Analisis data menggunakan uji paired t-testHasil Penelitian : Hasil uji normalitas Shapiro-Wilk nilai p > α (0,05), uji paired t-test nilai signifikasi (p) 0,00< (α) 0,05 dan nilai Lower serta Upper tidak melewati angka nol (0) ,rata-rata nilai sebelum konseling 64,46 dan sesudah konseling 79,05.Simpulan : Terdapat pengaruh konseling cara menyusui terhadap pelaksanaan cara menyusui dengan benar pada Ibu yang mempunyai bayi usia 0-2 minggu dengan selisih nilai pretest dan posttes sebesar 14,59.Saran : Sebagai sumber informasi kepada para ibu menyusui untuk menambah pengetahuan tentang cara menyusui yang benar.
ASUHAN KEBIDANAN PADA IBU HAMIL DENGAN RISIKO TINGGI DI PMB PUTRI ASIH KOTA PEKANBARU TAHUN 2019
Rika Andriyani
Jurnal Komunikasi Kesehatan Vol 11 No 1 (2020): Jurnal Komunikasi Kesehatan
Publisher : Lembaga Riset Pengabdian Masyarakat dan Publikasi Ilmiah Institut Teknologi Bhakti Putra Bangsa Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56772/jkk.v11i1.159
Kehamilan merupakan fertilisasi atau penyatuan spermatozoa dan ovum yang dilanjutkan dengan implantasi.Kehamilan risiko tinggi merupakan keadaan kehamilan yang menyimpang dari keadaan normal yang secara langsung dapat menyebabkan kesakitan dan kematian ibu dan bayi. Untuk mengetahui apakah ibu memiliki risiko tinggi dalam kehamilannya yaitu dengan cara deteksi dini. Deteksi dini yaitu tindakan untuk mengetahui seawal mungkin adanya kelainan, komplikasi dan penyakit ibu selama kehamilan yang dapat membahayakan ibu dan bayi dalam persalinan serta nifas. Beberapa kategori kehamilan risiko tinggi yakni terlalu muda, terlalu tua, terlalu cepat dan terlalu banyak. Tujuannya memberikan asuhan kebidanan pada ibu hamil risiko tinggi secaramenyeluruh. Pengambilan kasus ini menggunakan pendekatan pendokumentasian SOAP dan dilakukan sebanyak dua kali kunjungan. Kesimpulan yang didapatkan yaitu Ny. K hamil di usia 36 tahun, hamil lebih dari 4 kali, pernah abortus dan jarak persalinan yang terlalu dekat yakni 1,5 tahun. Penulis memberikan edukasi tentang tanda bahaya kehamilan, bahaya kehamilan risiko tinggi, nutrisi serta menganjurkan ibu untuk melakukan kunjungan ulang dan mempersiapkan persalinan.Hasil dari asuhan ini ibu bersedia melakukan pemeriksaan hamil dan sudah menentukan tempat bersalin dan berat badan ibu mengalami peningkatan.Untuk BPM Putri Asih disarankan untuk memberikan penkes tentang kehamilan risiko tinggi dengan menyediakan brosur kehamilan risti.
ASUHAN KEBIDANAN PADA REMAJA PUTRI DENGAN KEPUTIHAN
Risa Pitriani
Jurnal Komunikasi Kesehatan Vol 11 No 1 (2020): Jurnal Komunikasi Kesehatan
Publisher : Lembaga Riset Pengabdian Masyarakat dan Publikasi Ilmiah Institut Teknologi Bhakti Putra Bangsa Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56772/jkk.v11i1.160
Latar Belakang Studi Kasus: Sekitar 70% remaja putri mengalami masalah keputihan. Keputihan yang terjadi pada remaja putri tersebut kebanyakan disebabkan oleh masih minimnya kesadaran untuk menjaga kesehatan terutama dalam kebersihan organ genetalia. Tujuan Studi Kasus: Untuk melaksanakan asuhan kebidanan pada ibu remaja putri dengan keputihan menggunakan metode SOAP.Metode Studi Kasus: Studi kasus ini menggunakan metode deskriptif observasional dengan pendekatan Continuity Of Care diberikan pada siswi kelas X SMAN 6 Pekanbaru Jl. Bambu Kuning No 28, Kelurahan Rejosari, Kecamatan Tenayan Raya, Kota Pekanbaru dari 03-10 Juli 2019. Subyeknya Nn. S Umur 17 tahun. Jenis data primer. Cara pengumpulan data anamnesa, observasi, pemeriksaan dan dokumentasi. Analisa data dengan membandingkan antara data yang diperoleh dengan teori yang ada.Laporan Kasus dan Bahasan: Saat ditanyakan Nn.S mengatakan telah mengalami keputihan sejak 3 bulan yang lalu, keputihan yang dilami yaitu sebelum menstruasi dan saat stress, keputihan berbentuk encer, keputihannya tidak berbau dan tidak gatal.Simpulan: Asuhan kebidanan dilaksanakan menggunakan pendekatan dengan pendokumentasian SOAP (Subjektif, Objektif, Asesmen, Penatalaksanaan). Tidak ditemukan kesenjangan pada hasil data Subjektif dan Objektif. Sehingga setelah semua data terkumpul dapat disimpulkan Analisa dan melakukan Penatalaksanaan sesuai dengan teori.Saran: Diharapkan pihak Sekolah SMAN 6 Pekanbaru, dapat meningkatkan pendidikan dan pengetahuan siswi dengan melibatkan tenaga kesehatan setempat dengan cara memberikan penyuluhan, poster, leaflet khususnya tentang penanganan keputihan pada remaja putri.
ASUHAN KEBIDANAN PADA BAYI BARU LAHIR DENGAN PERAWATAN TALI PUSAT TERBUKA
Riza Febrianti
Jurnal Komunikasi Kesehatan Vol 11 No 1 (2020): Jurnal Komunikasi Kesehatan
Publisher : Lembaga Riset Pengabdian Masyarakat dan Publikasi Ilmiah Institut Teknologi Bhakti Putra Bangsa Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56772/jkk.v11i1.161
Latar belakang studi kasus : Kurang Energi Kronis ( KEK) pada ibu hamil masih menjadi permasalahan di indonesia karena KEK sebagai suatu keadaan di mana seseorang mengalami kekurangan gizi ( kalori dan protein) yang berlangsung lama dan menahun, dengan di tandai berat badan kurang dari 40 kg atau tampak kurus dan dengan lingkar lengan atau (LILA) kurang dari 23,5 cm.Tujuan studi kasus : menambah pengetahuan dan wawasan tentang asuhan kebidanan pada ibu hamil dengan deteksi dini kekurangan Energi Kronis pada Trimester I di Klinik Pratama Karya Bakti Kota Pekanbaru dengan metode pendekatan dan pendokumentasian SOAP.Metode studi kasus : Studi kasus dengan latar belakang asuhan kebdanan pada bayi baru lahir dengan perawatan tali pusat terbuka di BPM Putri Asih dari bulan Juni- Juli SubyeknyaNy. E Umur 29 tahun G4P3A0. Jenis data primer. Cara pengumpulan data anamnesa, observasi, pemeriksaan dan dokumentasi. Analisa data dengan membandingkan antara data yang diperoleh dengan teori yang ada.Laporan kasus dan bahasan : Saat hamil Ny. T G2P1A0H1 umur 30 tahun usia kehamilan 6 minggu 3 hari , dengan deteksi dini kekurangan energi kronis keadaan umum baikSimpulan : Asuhan kebidanan dilaksanakan menggunakan pendekatan dengan pendokumentasian SOAP (Subjektif, Objektif, Asesmen, Penatalaksanaan). Tidak ditemukan kesenjangan pada hasil data Subjektif dan Objektif. Sehingga setelah semua data terkumpul dapat disimpulkan Analisa dan melakukan Penatalaksanaan sesuai dengan teori.Saran : Diharapkan perlu keterlibatan tenaga kesehatan untuk mengatasi deteksi dini kekurangan energi kronis di kota pekanbaru agar tidak ada lagi ibu hamil yang mengalami komplikasi
ASUHAN KEBIDANAN PADA IBU HAMIL TRIMESTER II DENGAN ANEMIA RINGAN
Intan Widya Sari
Jurnal Komunikasi Kesehatan Vol 11 No 1 (2020): Jurnal Komunikasi Kesehatan
Publisher : Lembaga Riset Pengabdian Masyarakat dan Publikasi Ilmiah Institut Teknologi Bhakti Putra Bangsa Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56772/jkk.v11i1.162
Latar belakang studi kasus : Anemia kehamilan adalah jika kadar hemoglobin dibawah 11 g/dl pada trimester pertama dan ketiga atau jika kadar hemoglobin kurang dari 10,5 g/dl pada trimester kedua. Gejala anemia yaitu pusing, penglihatan kabur, pucat pada konjungtiva, mudah pingsan, dan secara klinik dapat dilihat dari tubuh ibu yang mengalami malnutrisi. Menurut (Melorys and Galuh, 2017) menyebutkan bahwa AKI di Indonesia sebesar 359 per 100.000 kelahiran hidup. Angka tersebut masih jauh dari target Millenium Development Goals (MDG’s) 2015 sebesar 102 per 100.000 kelahiran hidup.Tujuan studi kasus : Untuk mampu melakukan pengkajian dengan pendekatan manajemen kebidanan serta pendokumentasian asuhan, dan memberikan alternatif pemecahan masalah pada ibu hamil dengan anemia ringan.Metode studi kasus : Studi kasus ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain deskriptif. Studi kasus dilakukan di Puskesmas Harapan Raya Pekanbaru pada ibu hamil dengananemia ringan pada tanggal 02-09 Juli 2019. Adapun teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, pemeriksaan fisik, dan pemeriksaan penunjang. Laporan kasus dan bahasan : Hasil asuhan kebidanan yang telah dilakukan terhadap Ny. R G4P3A0 UK 28 minggu 5 hari dengan anemia ringan.Simpulan : Dari asuhan kebidanan yang telah dilakukan terhadap Ny. R G4P3A0 UK 28 minggu 5 hari dengan anemia ringan dengan pemberian tablet Fe dan pemantauan Hb selama 7 hari dan kadar Hb ibu menjadi kembali normal.Saran : untuk puskesmas diharapakan lebih memantau kesehatan ibu hamil seperti mendeteksi faktor resiko ibu hamil salah satunya faktor usia.
ASUHAN KEBIDANAN PADA Ny P DENGAN MASALAH PRODUKSI ASI MELALUI TERAPI KURMA
Een Husanah
Jurnal Komunikasi Kesehatan Vol 11 No 1 (2020): Jurnal Komunikasi Kesehatan
Publisher : Lembaga Riset Pengabdian Masyarakat dan Publikasi Ilmiah Institut Teknologi Bhakti Putra Bangsa Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56772/jkk.v11i1.163
Asuhan pada masa nifas adalah asuhan yang diberikan pada ibu nifas tersebut dimulai dari setelah plasenta dan selaput janin hingga kembalinya traktus reproduksi wanita pada kondisi tidak hamil.Masalah yang sering timbul pada periode ini adalah sindrom ASI kurang.Faktor yang mempengaruhi produksi ASI yaitu nutsisi yang tidak tercukupi, strees, istirahat, faktor penyusuan dan perawatan payudara.Upaya dalam meningkatkan produksi ASI dapat dilakukan dengan memberikan rangsangan berupa pemijatan, menyususi bayi sesering mungkin dan pemberian suplementasi sari kurma.Tujuan studi kasus ini adalah melaksanakan asuhan kebidanan pada ibu nifas dengan masalah produksi menggunakan metode SOAP. Studi kasus ini menggunakan metode deskriptif observasional dengan pendekatan Continuity of care diberikan pada ibu nifas Ny. P di BPM Ernita, Amd.Keb, dari tanggal 5 juli s/d 9 juli 2019. Subyeknya Ny. E Umur 25 tahun P1A0 dengan masalah produksi ASI mengkonsumsi sari kurma 2 kali sehari yang diminum pagi dan sore hari. Jenis data primer.Cara pengumpulan data anamnesa,observasi, pemeriksaan dan dokumentasi.Analisa data dengan membandingkan antara data yang diperoleh dengan teori yang ada.Hasil dari asuhan yang diberikan yaitu terjadi peningkatan produksi ASI Ny.P , ASI menjadi lebih lancar.Asuhan kebidanan dilaksanakan menggunakan pendekatan dengan pendokumentasian SOAP (Subjektif, Objektif, Asesmen, Penatalaksanaan).Tidak ditemukan kesenjangan pada hasil data Subjektif dan Objektif.Sehingga setelah semua data terkumpul dapat disimpulkan Analisa dan melakukan Penatalaksanaan sesuai dengan teori. Diharapkan penyedia layanan kesehatan memberikan informasi dan edukasi yang banyak tentang nutrisi yang baik salah satunya kurma sehingga dapat meningkatkan produksi ASI dan ibu dapat memberikan ASI eksklusif pada bayinya.
ASUHAN KEBIDANAN IBU HAMIL TRIMESTER I DENGAN HIPEREMESIS GRAVIDARUM TINGKAT I
Berliana Irianti
Jurnal Komunikasi Kesehatan Vol 11 No 1 (2020): Jurnal Komunikasi Kesehatan
Publisher : Lembaga Riset Pengabdian Masyarakat dan Publikasi Ilmiah Institut Teknologi Bhakti Putra Bangsa Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56772/jkk.v11i1.164
Latar belakang studi kasus : Hiperemesis gravidarum didefinisikan sebagai vomitus yang berlebihan atau tidak terkendali selama masa hamil, yang menyebabkan dehidrasi, ketidakseimbangan elektrolit, atau defisiensi nutrisi, dan kehilangan berat badan. Insiden kondisi ini sekitar 3,5 per 1000 kelahiran.Tujuan studi kasus : Untuk mampu melaksanakan asuhan kebidanan pada ibu hamil dengan hiperemesis gravidarum tingkat I secara menyeluruh dan berkesinambungan menggunakan metode SOAP.Metode studi kasus : Studi kasus ini menggunakan metode deskriptif observasional dengan pendekatan Continuity of care diberikan pada ibu hamil Ny. F dari usia kehamilan 17 minggu hingga usia kehamilan 17 minggu 3 hari. Subjeknya Ny. F Umur 35 tahun G5P3A1H3. Jenis data primer. Cara pengumpulan data anamnesa, observasi, pemeriksaan dan dokumentasi. Analisa data dengan membandingkan antara data yang diperoleh dengan teori yang ada. Laporan kasus dan bahasan : Saat hamil Ny. F mengatakan mual dan muntah berupa cairan ± 10x/ hari, setelah makan dan minum, serta terasa lemas dan pusing.Simpulan : Asuhan kebidanan dilaksanakan menggunakan pendekatan dengan pendokumentasian SOAP (Subjektif, Objektif, Asesmen, Penatalaksanaan). Diet yang dianjurkan telah di laksanakan dengan baik sehingga dapat mengurangi Mual muntah yang berlebihan yang dialami ibu, Setelah diberikan asuhan ibu hamil dengan hiperemesis gravidarum, keadaan ibusemakin memburuk. Dengan begitu disarankan kepada keluarga untuk merujuk ibu ke fasilitas yang memadai seperti RSUD Arifin Achmad dengan penanganan awal rujukan seperti oksigen dan infus glukosa serta inform consent.Saran : Diharapkan kepada penyedia layanan asuhan kebidanan yang sedang menjalankan praktik untuk selalu mempertahankan dan meningkatkan pelayanan kebidanan yang sudah ada, khusunya terhadap pelayanan asuhan kebidanan pada ibu hamil dengan hiperemesis gravidarumtingkat I yaitu yang dapat dilakukan berupa pemantauan kesehatan pada ibu hamil yang mengalami hiperemesis gravidarum, dan melakukan penanganan intensif pada ibu hamil yang mengalami hiperemesis gravidarum.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KUALITAS HIDUP PASIEN KANKER PAYUDARA YANG MENJALANI KEMOTERAPI
Vina Asna Afifah;
Sarwoko
Jurnal Komunikasi Kesehatan Vol 11 No 1 (2020): Jurnal Komunikasi Kesehatan
Publisher : Lembaga Riset Pengabdian Masyarakat dan Publikasi Ilmiah Institut Teknologi Bhakti Putra Bangsa Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56772/jkk.v11i1.165
Latar Belakang: Pengobatan kemoterapi bagi penderita kanker payudara berdampak terhadap kualitas hidup baik fisik, psikologis, sosial dan spiritual sehari- hari. Kualitas hidup yang buruk dan tidak terkontrol dapat menyebabkan kematian. Terdapat beberapa faktor yang dapat mempengaruhi kualitas hidup penderita kanker payudara. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktorfaktor yang berpengaruh terhadap kualitas hidup penderita kanker payudara yang menjalani kemoterapi.Metode: Desain penelitian ini adalah analitik survey dengan pendekatan cross sectional. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling sejumlah 32 sampel yaitu pasien kanker payudara yang menjalani kemoterapi di RSUD Kota Yogyakarta yang sesuai dengan kriteria inklusi dan eksklusi. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner dan analisa data menggunakan software SPSS 16.0 dengan uji regresi linear.Hasil: Faktor yang berpengaruh terhadap kualitas hidup pasien kanker payudara yang menjalani kemoterapi di RSUD Kota Yogyakarta adalah pendidikan (p value = 0.035), pendapatan (p value = 0.01), stadium penyakit (p value = 0.015), sedangkan faktor yang tidak berpengaruh adalah usia, status pernikahan, lama sakit, frekuensi kemoterapi, lama kemoterapi, dan dampingan keluarga.Kesimpulan: Faktor yang paling berpengaruh pada kualitas hidup pasien kanker payudara yang menjalani kemoterapi di RSUD Kota Yogyakarta adalah faktor pendapatan, diikuti stadium penyakit dan pendidikan.
GAMBARAN TUMBUH KEMBANG PADA ANAK BALITA USIA 36-60 BULAN DI PAUD PELITA HARAPAN DUSUN TUBANSARI DESA MARGOYOSO KECAMATAN SALAMAN KABUPATEN MAGELANG
Tri Puspa Kusumaningsih;
Siti Magfiroh
Jurnal Komunikasi Kesehatan Vol 11 No 1 (2020): Jurnal Komunikasi Kesehatan
Publisher : Lembaga Riset Pengabdian Masyarakat dan Publikasi Ilmiah Institut Teknologi Bhakti Putra Bangsa Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56772/jkk.v11i1.166
Latar belakang penelitian : Periode penting dalam tumbuh kembang anak adalah masa balita. Pada masa balita, perkembangan kemampuan bahasa, kretivitas, kesadaran sosial, emosional dan intelegensia berjalan sangat cepat dan merupakan landasan perkembangan selanjutnya. Pertumbuhan dan perkembangan mengalami peningkatan yang pesat pada usia dini yaitu 0-5 tahun yang disebut fase Golden Age.Tujuan Penelitian : Mengetahui gambaran tumbuh kembang pada anak balita usia 36-60 Bulan di PAUD Pelita Harapan Dusun Tubansari Desa Margoyoso Kecamatan Salaman Kabupaten Magelang.Metode Penelitian : Menggunakan metode deskriptif, Populasi 32 balita dan sampel 32 balita. Teknik sampling yang digunakan yaitu total sampling. Waktu penelitian Maret 2019. Pengumpulan data menggunakan kuesioner. Teknik analisis menggunakan teknik prosentasi dan central tendency dengan menggunakan SPSS 13.Hasil Penelitian : Berdasarkan analisa univariat mayoritas balita pertumbuhannya mengalami peningkatan untuk kategori meningkat prosentasenya 69% dan untuk perkembangan mayoritas berkategori sesuai dengan prosentase 63%.Simpulan : Tumbuh kembang balita tingkat pertumbuhannya meningkat dan untuk perkembangan mayoritas berkategori sesuai.Saran : Diharapkan orang tua yang memiliki balita selalu memberikan makanan yang bergizi agar pertumbuhan balita meningkat dan selalu memberikan stimulasi agar perkembangannya normal.
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN DENGAN PERILAKU PERAWATAN PAYUDARA PADA SAAT HAMIL DI BPM RETNO SUKENGSIH DESA WINONG KECAMATAN KEMIRI
Sabrina Ayu Bellinda;
Fetty Candra Wulandari
Jurnal Komunikasi Kesehatan Vol 11 No 1 (2020): Jurnal Komunikasi Kesehatan
Publisher : Lembaga Riset Pengabdian Masyarakat dan Publikasi Ilmiah Institut Teknologi Bhakti Putra Bangsa Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56772/jkk.v11i1.167
Latar Belakang : Masih banyaknya ibu hamil di BPM Retno Sukengsih yang tidak mengetahui pentingnya perawatan payudara dan mengalami kejadian puting susu tidak menonjol karena kurangnya persiapan sejak kehamilan, sehingga perawatan payudara harus segera dilakukan sedini mungkin yaitu pada trimester II dan III.Tujuan Penelitian : Untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan dengan perilaku perawatan payudara pada saat hamil di BPM Retno Sukengsih.Metode Penelitian : Metode penelitian ini deskriptif korelatif dengan pendekatan cross sectional. Penelitian ini dilakukan pada 12-26 Mei. Populasi dalam penelitian ini ibu hamil trimester II dan III berjumlah 47, sampel diambil menggunakan teknik Insidental Sampling. Alat ukur menggunakan kuesioner skala guttman dan ceklist. Analisis data menggunakan uji Chi Square.Hasil Penelitian : Terdapat 42,8% responden dengan pengetahuan baik dan 64,2% responden dengan perilaku perawatan payudara baik. Dari hasil uji statistik Chi Square diperoleh nilai p=0,002 dan nilai signifikansi p adalah 0,05 maka 0,002 ≤ 0,05.Simpulan: Terdapat hubungan antara tingkat pengetahuan ibu hamil dengan perilaku perawatan payudara pada saat hamil di BPM Retno SukengsihSaran : Ibu hamil diharapkan melakukan perawatan payudara pada saat hamil dengan baik sampai menjelang persalinan sehingga ibu lebih siap dalam memberikan ASI pada bayinya.