cover
Contact Name
Marsita Satriandhini
Contact Email
marsita.satriandhini@gmail.com
Phone
+6285712144450
Journal Mail Official
ejounal.komunikasikesehatan@gmail.com
Editorial Address
Jl. Soekarno-Hatta, Boro Kulon, Kec. Banyuurip, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah 54171
Location
Kab. purworejo,
Jawa tengah
INDONESIA
JKK
ISSN : 20874960     EISSN : 28291093     DOI : https://doi.org/10.56772/jkk.v13i1
Core Subject : Health,
JKK is a public accessible health communication journal published by the community service research institute and scientific publications of the Bhakti Putra Bangsa Indonesia Institute of Business and Health Technology. This journal is published twice a year, every April and October. which aims to publish research results (field or literature studies), theoretical studies, and critical studies in the health sector
Articles 236 Documents
ASUHAN KEBIDANAN PADA TRIMESTER III DENGAN KETIDAKNYAMANAN SERING BUANG AIRKECIL Kiki Megasari
Jurnal Komunikasi Kesehatan Vol 10 No 2 (2019): Jurnal Komunikasi Kesehatan
Publisher : Lembaga Riset Pengabdian Masyarakat dan Publikasi Ilmiah Institut Teknologi Bhakti Putra Bangsa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56772/jkk.v10i2.148

Abstract

Latar belakang studi kasus: Pada masa kehamilan ibu hamil sering merasakan ketidaknyamanan selama hamil baik pada trimester I, II dan III. Rasa ketidaknyamanan yang sering dirasakan oleh ibu hamil adalah sering buang air kecil. Rasa ketidaknyamanan sering buang air kecil ini apabila tidak segera diatasi akan berdampak tidak baik bagi ibu hamil, diantaranya dapat mengakibatkan infeksi terutama infeksi saluran kemih apabila ibu sering menahan kencing dan atau kondisi celana dalam selalu lembab karena bertumpuknya kuman disaluran kemih maka hal ini dapat berisiko pada janin, kehamilan dan saat melahirkan, bahkan bisa terjadi kelahiran premature (tidak cukup bulan) dan bayi dengan BBLR (berat badan lahir rendah). Untuk mengatasi masalah yang mungkin timbul maka perlu dilakukan ANC yang komprehensif oleh tenaga kesehatan atau bidan yang berkompeten.Tujuan studi kasus : Untuk melaksanakan asuhan kebidanan pada ibu hamil Tri Mester III dengan ketidaknyamanan sering buang air kecil menggunakan metode SOAP.Metode studi kasus : Studi kasus ini menggunakan metode deskriptif observasional dengan pendekatan Continuity of care diberikan pada ibu hamil Ny. Y di Kilinik Pratama Afiyah Pekanbaru dari tanggal 30 Juni 2019 – 14 Juli 2019. Subyeknya Ny. Y Umur 28 tahun G1P0A0. Jenis data primer. Cara pengumpulan data anamnesa, observasi, pemeriksaan dan dokumentasi. Analisa data dengan membandingkan antara data yang diperoleh dengan teori yang ada.Laporan kasus dan bahasan : Saat hamil, Ny. Y mengatakan mengeluh sering kencing pada siang dan dimalam hari sehingga celana dalam sering lembab dan mengganggu istirahatnya.Simpulan : Asuhan kebidanan dilaksanakan menggunakan pendekatan dengan pendokumentasian SOAP (Subjektif, Objektif, Asesmen, Penatalaksanaan). Tidak ditemukan kesenjangan pada hasil data Subjektif dan Objektif. Sehingga setelah semua data terkumpul dapat disimpulkan Analisa dan melakukan Penatalaksanaan sesuai dengan teori.Saran : Diharapkan penyedia layanan kesehatan menyediakan leaflet/brosur tentang kehamilan dan meningkatkan kembali penyuluhan tentang fisiologis kehamilan dan upaya menangani keluhan yang dirasakan sehingga ibu hamil dapat mengetahui penyebab dan penanganan dari keluhan yang dirasakannya.
ASUHAN KEBIDANAN PADA IBU NIFAS DENGAN PUTINGSUSU TERBENAM GRADE I DI BPM PRAPTI VIDIANINGSIH KOTA PEKANBARU Miratu Megasari
Jurnal Komunikasi Kesehatan Vol 10 No 2 (2019): Jurnal Komunikasi Kesehatan
Publisher : Lembaga Riset Pengabdian Masyarakat dan Publikasi Ilmiah Institut Teknologi Bhakti Putra Bangsa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56772/jkk.v10i2.149

Abstract

Puting susu terbenam Grade I adalah Puting yang tertarik kedalam sehingga mudah untuk ditarik keluar dan bertahan cukup Baik. Dari data yang didapat Puskesmas Mangkubumi Tasikmalaya 2015 ibu yang tidak menyusui terhitung 120 orang, 63 orang diantaranya tidak menyusui dikarenakan putting susu terbenam. Selama masa nifas puting susu terbenam dapat di atasi dengan cara perawatan yang dilakukan terhadap payudara bertujuan untuk melancarkan sirkulasi darah dan mencegah tersumbatnya saluran susu sehingga mempelancar pengeluaran ASI. Metode yang digunakan pada studi kasus ini dengan pendekatan manajemen kebidanan kemudian di dokumentasikan dalam bentuk SOAP dan untuk mengatasi masalah putting susu terbenam dirasa perlu dilakukan asuhan kebidanan perawatan payudara, mengajarkan cara menyusui yang baik dan benar. Pengambilan kasus dilaksanakan di BPM Prapti Vidianingih dandi rumah pasien. Pada studi kasus ini penulis melakukan asuhan kebidanan pada ibu nifas dengan putting susu terbenam sebanyak 2 kali kunjungan dengan jeda waktu 5 hari dengan memberikan informasi,edukasi tentang perawatan putting susu terbenam & mengajarkan ibu teknik spuit & posisi menyusu yang baik dan benar.Maka didapatkan hasil ibu nifas dengan puting susu terbenam grade 1 pengeluaran ASI yang baik sehingga pengeluaran ASI tetap ada. Bagi tenaga kesehatan diharapkan melakukan konseling tentang puting susu terbenam dan mengajarkan cara perawatan payudara yang benar, cara mengatasi puting susu terbenam dengan cara sederhana, dan mengajarkan teknik menyusui yang benar mengunakan media poster/liflaet.
ASUHAN KEBIDANAN PADA BALITA YANG MENGALAMI KECENDERUNGAN GADGET DI TK SAHIRA PANDAU JAYA Octa Dwienda Ristica
Jurnal Komunikasi Kesehatan Vol 10 No 2 (2019): Jurnal Komunikasi Kesehatan
Publisher : Lembaga Riset Pengabdian Masyarakat dan Publikasi Ilmiah Institut Teknologi Bhakti Putra Bangsa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56772/jkk.v10i2.150

Abstract

Gadget merupakan teknologi yang sangat populer sekarang ini, orang dewasa maupun anakanak menggunakan gadget. Dimana banyak produk-produk gadget yang menjadikan anak-anak sebagai target pasar mereka dan anak-anak kini telah menjadi konsumen aktif pengguna gadget. Dampak penggunaan gadget dalam waktu lama merupakan kebiasaan buruk dan akan berdampak kepada kesehatan anak, termasuk membuat pola hidup anak yang sering duduk dan makan makanan cepat saji yang berdampak meningkatnya risiko penurunan akademik, obesitas dan depresi. Tujuan laporan tugas akhir adalah memberikan asuhan kebidanan pada balita yang mengalami kecenderungan gadget. Adapun metode yang digunakan dengan cara studi kasus, asuhan yang diberikan yaitu memberitahu dampak penggunaan gadget, menganjurkan untuk mengurangi jam penggunaan gadget, dan mengajari anak untuk bermain permainan untuk mengalihkan dari penggunaan gadget. Setelah dilakukan asuhan kebidanan pada balita usia 4 tahun selama 4 kali kunjungan, maka didapatkan hasil yaitu berkurangnya penggunaan gadget pada anak pada kunjungan terakhir. Disarankan kepada sekolah untuk meningkatkan perkembangan anak sebagai dasar pendidikan psikiater untuk mengatasi anak yang candu gadget, perhatian khusus untuk anak yang menggunakan gadget. Sehingga TK semakin dipercaya masyarakat dapat meningkatkan perkembangan anak dari berbagai aspek perkembangan khususnya perkembangan keterampiilan berbicara.
GAMBARAN TINGKAT PENGETAHUAN AKSEPTOR KB TENTANG KB SUNTIK DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS LOANO KABUPATEN PURWOREJO Nur Sholichah; Saras Manunggil
Jurnal Komunikasi Kesehatan Vol 10 No 2 (2019): Jurnal Komunikasi Kesehatan
Publisher : Lembaga Riset Pengabdian Masyarakat dan Publikasi Ilmiah Institut Teknologi Bhakti Putra Bangsa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56772/jkk.v10i2.151

Abstract

Latar belakang penelitian: Akseptor kontrasepsi suntikan lebih banyak daripada yang memakai alat kontrasepsi lain, tapi masih banyak akseptor yang tidak memahami tentang keuntungan, kerugian, dan efek samping KB Suntik. Data di wilayah kerja puskesmas Loano PMB Sri Muryati Desa Loano Kecamatan Loano Kabupaten Purworejo akseptor aktif sebanyak 83 peserta presentasi akseptor KB suntik 43%, IUD 18%, pil 24%, implan 15%.Tujuan penelitian: Untuk mengetahui tingkat pengetahuan akseptor KB tentang kejadian KB suntik.Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan penelitian Deskriptif dengan pendekatan Cross Sectional dan kualitatif, populasi 83 responden dengan metode Total sampling, waktu penelitian bulan November 2017- Juni 2018, analisa tingkat pengetahuan akseptor KB tentang kejadian KB suntik, dengan bantuan SPSS versi 18.Hasil Penelitian: Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tingkat tingkat pengetahuan akseptor KB tentang kejadian KB suntik dengan kategori baik yaitu 7 orang (20%), kategori cukup yaitu 26 orang (74,3%), kategori kurang yaitu 2 orang (5,7%).Simpulan: Mayoritas akseptor KB mempunyai pengetahuan yang cukup mengenai KB suntik.Saran: Diharapkan dapat menambah wawasan dan pengetahuan tentang keuntungan, kerugian, dan efek samping KB Suntik
ASUHAN KEBIDANAN PADA LANSIA NY.A DENGAN HIPERTENSI DI PUSKESMAS SIDOMULYO KOTA PEKANBARU TAHUN 2019 Juli Selvi Yanti
Jurnal Komunikasi Kesehatan Vol 10 No 2 (2019): Jurnal Komunikasi Kesehatan
Publisher : Lembaga Riset Pengabdian Masyarakat dan Publikasi Ilmiah Institut Teknologi Bhakti Putra Bangsa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56772/jkk.v10i2.152

Abstract

Hipertensi adalah peningkatan tekanan darah sistolik lebih dari 140 mmHg dan diastolik lebih dari 90 mmHg Penyakit degeneratif pada lansia jika tidak ditangani dengan baik maka menurunkan kualitas hidup lansia. Hipertensi merupakan suatu gejala penyakit degeneratif kardiovaskuler yang paling banyak di alami oleh lansia dan belum dapat diketahui dengan pasti penyebabnya. Penatalaksanan hipertensi pada lansia selain dengan farmakologi dapat pula dilakukan dengan non farmakologi seperti senam hipertensi. Tujuan penulis adalah melaksanakan asuhan kebidanan pada lansia Ny. A dengan hipertensi di Puskesmas Sidomulyo Pekanbaru Tahun 2019. Metode pendokumentasian yang digunakan SOAP. Hasil asuhan kebidanan yang telah dilakukan terhadap lansia Ny. A dengan hipertensi sesuai dengan standar asuhan kebidanan. Kunjungan pertama asuhan yang diberikan mengajarkan cara melakukan senam hipertensi dan memberitahu cara mengatasi nyeri tengkuk, kunjungan kedua asuhan yang diberikan mengingatkan untuk terus melakukan senam hipertensi setiap hari di pagi hari, kunjungan ketiga asuhan yang diberikan untuk tetap melakukan senam hipertensi dan rutin melakukan pemeriksaan tekanan darah di pelayanan kesehatan. Dari pemberian asuhan terdapat pengaruh senam hipertensi terhadap penurunan tekanan darah lansia, sebelum dilakukan asuhan 160/100 mmHg dan setelah dilakukan asuhan 130/90 mmHg. Disarankan kepada penyedia layanan kesehatan untuk dapat melakukan penyuluhan kepada lansia khususnya lansia dengan hipertensi seperti melakukan jadwal rutin senam hipertensi agar lansia mengetahui cara pengendalian hipertensi.
PENGARUH PROGRAM ORI (OUTBREAK RESPONSE IMMUNIZATION) DIFTERI TERHADAP BEBAN KERJA TENAGA KESEHATAN Atnesia Ajeng; Ika Oktaviani; Eka Mardiana A
Jurnal Komunikasi Kesehatan Vol 10 No 2 (2019): Jurnal Komunikasi Kesehatan
Publisher : Lembaga Riset Pengabdian Masyarakat dan Publikasi Ilmiah Institut Teknologi Bhakti Putra Bangsa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56772/jkk.v10i2.153

Abstract

Latar belakang: Indonesia tengah menghadapi Kejadian Luar Biasa (KLB) difteri tahun 2017. Terdapat 95 Kab/kota dari 20 provinsi melaporkan kasus difteri, dan kota tangerang merupakan salah satunya. Outbreak Response Immunization (ORI) merupakan upaya pengendalian KLB difteri yang tujukan kepada putra dan putri berusia antara 1 tahun sampai kurang dari 19. Jumlah cakupan yang banyak sehingga menjadi beban kerja tenaga kesehatan.Subjek dan Metode:. Metode Penelitian ini dengan pendekatan kuantitatif. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Mei sampai Agustus 2019 di puskesmas wilayah kota tangerang. Pengambilan data dilakukan dengan membagikan kuesioner. Populasi penelitian adalah Tenaga Kesehatan di puskesmas wilayah kota tangerang. Teknik pengambilan sampel dengan pusposive sampling. Analisa statistik dengan uji regresi dan SEM.Hasil: Berdasarkan hasil analisis regresi ditemukan bahwa program ORI DIFTERI secara langsung berpengaruh secara kuat terhadap beban kerja pegawai sebesar 0,705 namun tidak signifikan karenap value = 0,152. Hasil pengujian dengan SEM terlihat bahwa implementasi program ORI berpengaruh besar terhadap beban kerja pegawai yaitu sebesar 70.5%.Kesimpulan: Program ORI yang ada saat ini sangat mempengaruhi beban kerja pegawai kesehatan dipuskesmas wilayah kota tangerang . Oleh karena itu puskesmas mungkin perlu bekerja samadengan instansi kesehatan lainnya sehingga program ORI berjalan optimal namun beban kerja tenaga kesehatan tidak terlalu berat.
HUBUNGAN LAMA PENDAMPINGAN DENGAN KEMAMPUAN KEMANDIRIAN ANAK AUTIS DI ASRAMA DAN HIPERAKTIF AROGYA KLATEN Allania Hanung; Siti Alia Annapi’a
Jurnal Komunikasi Kesehatan Vol 10 No 2 (2019): Jurnal Komunikasi Kesehatan
Publisher : Lembaga Riset Pengabdian Masyarakat dan Publikasi Ilmiah Institut Teknologi Bhakti Putra Bangsa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56772/jkk.v10i2.154

Abstract

Latar Belakang: Autisme merupakan gangguan perkembangan gangguan komunikasi dan interaksi sosial kondisi ini dikategorikan Anak Berkebutuhan Khusus. Di jawa tengah Berdasarkan profil Dinas Pendidikan pada tahun 2016 tercatat 530 anak dengan autis. Pendampingan adalah proses perawatan dan pengasuhan pertumbuhan dan perkembangan Anak Berkebutuhan Khusus secara optimal. Peran pendamping sangat dibutuhkan dalam upaya meningkatkan kemandirian anak.Tujuan Penelitian: Mengetahui hubungan lama pendampingan dengan kemampuan kemandirian anak autis. Metode Penelitian: Penelitian ini merupakan kuantitatif dengan rancangan penelitian Kohort Retrospektif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pendamping anak autis yang berusia 5-15 tahun sejumlah 15 orang. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan total sampling. Pengumpulan data menggunakan alat ukur kuesioner dan dianalisis menggunakan analisis Univariat (%) dan Bivariat menggunakan Fisher’s Exact Test di dalam Chi square.Hasil Penelitian: Hasil penelitian lama pendampingan sebagian besar ˂3 tahun (66,7%) lama pendampingan 3-5 tahun (33,3%). Sedangkan kemampuan kemandirian mandiri sebagian besar (66,7%) dan kurang mandiri (33,3%). Dan analisis bivariat didapatkan hasil dengan p value 0.017.Kesimpulan: Terdapat hubungan antara lama pendampingan dengan kemampuan kemandirian anak autis.Saran: Perlu adanya pendampingan yang cukup pada anak autis agar kemandirian pada anak baik dan perludiberikan edukasi bagi orang tua dalam memberikan pendampingan pada anak.
BEBERAPA FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN ANEMIA PADA REMAJA PUTRI DI MA AN NAWAWI BERJAN KABUPATEN PURWOREJO Nurma Ika Zuliyanti; Ayu Vina Ida Matusilmi
Jurnal Komunikasi Kesehatan Vol 10 No 2 (2019): Jurnal Komunikasi Kesehatan
Publisher : Lembaga Riset Pengabdian Masyarakat dan Publikasi Ilmiah Institut Teknologi Bhakti Putra Bangsa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56772/jkk.v10i2.155

Abstract

Latar belakang penelitian: Anemia pada remaja berpengaruh pada saat hamil dan menjadi ibu. Pengaruh defisiensi besi terutama melalui kondisi gangguan fungsi hemoglobin yang merupakan alat angkut transport oksigen yang diperlukan banyak reaksi metabolik. Pada anak sekolah telah ditunjukan adanya korelasi erat antara kadar hemoglobin dan kesanggupan anak untuk belajar. Berdasarkan studi pendahuluan terhadap 10 remaja putri dengan mengecekan kadar haemoglobin di MA AN Nawawi berjan 3 orang (30%) diantaranya terindikasi mengalami kejadian anemia (Hb<12 mg).Tujuan penelitian: untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian anema pada remaja putri.Metode penelitian: jenis penelitan kuantitatif korelasional dengan pendekatan cross sectional. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik random sampling sebanyak 80 responden. Analisis data menggunakan Chi Square.Hasil penelitian: (1) tidak ada hubungan antara lama menstruasi dengan kejadian anemia (p=0,171); (2) tidak ada hubungan antara frekuensi makan dengan kejadian anemia (p=0,746); (3) ada hubungan antara frekuensi diet dengan kejadian anemia (p=0,022); (4) tidak ada hubungan antara frekuensi olahraga intensif dengan kejadian anemia (p=0,768); (5) tidak ada hubungan antara kebiasaan makan nabati dengan kejadian anemia (p=0,775).Simpulan: dari lima faktor yang diteliti hanya satu faktor yang mempunyai hubungan dengan kejadian anemia, yaitu frekuensi diet.Saran: manajemen MTs An Nawawi 01 Berjan Purworejo disarankan untuk memasukkan materi anemia dalam pembelajaran disekolah.
PENGARUH PENYULUHAN PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT TERHADAP PRAKTIK CUCI TANGAN 6 LANGKAH SISWA SD N 2 PANGENREJO PURWOREJO Nurma Ika Zuliyanti; Fajar Rachmawati
Jurnal Komunikasi Kesehatan Vol 11 No 1 (2020): Jurnal Komunikasi Kesehatan
Publisher : Lembaga Riset Pengabdian Masyarakat dan Publikasi Ilmiah Institut Teknologi Bhakti Putra Bangsa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56772/jkk.v11i1.156

Abstract

Latar Belakang : Munculnya berbagai penyakit sering menyerang anak usia sekolah (usia 6-10), umumnya berkaitan dengan PHBS. Kondisi sehat dapat dicapai dengan mengubah perilaku, salah satunya dengan tindakan Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS). Berdasarkan studi pendahuluan tanggal 03 Januari 2019 pada siswa di SDN 2 Pangenrejo Purworejo. Dari 15 siswa kelas IV, V, dan VI yang diwawancarai, 85% (13) siswa belum mengerti cara mencuci tangan yang benar, dan ada 5 anak tersebut terkena diare dalam setahun terakhir.Tujuan : Untuk mengetahui pengaruh penyuluhan perilaku hidup bersih dan sehat terhadap praktik cuci tangan 6 langkah siswa di SDN 2 Pangenrejo Purworejo tahun 2019.Metode Penelitian: Jumlah responden 74 orang. Jenis penelitian pre eksperiment design. Penelitian dilakukan bulan Desember 2018- Februari 2019 dengan rancangan one-group pre-test post-test design, Instrumen penelitian menggunakan Checklist. Uji analisis data uji Wilcoxon Sign Rank Test.Hasil : Berdasarkan hasil analisis data didapatkan nilai p value (0,00) < α (0,05). Nilai rata-rata pre test 46,36 dan nilai rata-rata post test 87,64 dengan selisih rata-rata 41,28.Simpulan : Hasil analisis data nilai p value (0,00) < α (0,05), Ho ditolak Ha diterima. Nilai ratarata pre test 46,36 dan rata-rata post test 87,64 selisih rata-rata 41,28, jadi ada peningkatan praktik cuci tangan pada siswa SDN 2 Pangenrejo Purworejo dari sebelum dan setelah diberi penyuluhan.Saran : Siswa dapat membudayakan perilaku hidup bersih dan sehat, dan cara cuci tangan 6 langkah yang benar. Guru ikut berperan dan memberi contoh anak-anak untuk cuci tangan.
GAMBARAN PENGETAHUAN KADER KESEHATAN DI DESA GANGGENG TENTANG DETEKSI DINI KANKER SERVIKS Nur Sholichah; Siti Muqodimah
Jurnal Komunikasi Kesehatan Vol 11 No 1 (2020): Jurnal Komunikasi Kesehatan
Publisher : Lembaga Riset Pengabdian Masyarakat dan Publikasi Ilmiah Institut Teknologi Bhakti Putra Bangsa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56772/jkk.v11i1.157

Abstract

Latar belakang penelitian: Kanker serviks merupakan jenis kanker terbanyak diderita perempuan di Indonesia. Berdasarkan profil kesehatan Departemen Kesehatan, di Jawa Tengah ada 1773 Pasien kanker serviks dan di Purworejo terdapat 40 kasus kanker serviks untuk tahun 2017. Banyaknya kasus kanker serviks di Indonesia disebabkan pengetahuan tentang kanker serviks yang kurang sehingga kesadaran masyarakat untuk deteksi dini masih rendah.Tujuan penelitian: Untuk mengetahui gambaran pengetahuan kader kesehatan di desa Ganggeng tentang deteksi dini kanker serviks.Metode penelitian: Studi Kasus yang penulis gunakan dalam kasus ini adalah metode deskriptif dengan pendekatan cross sectional. Penelitian dilakukan pada bulan Februari 2019 dengan populasi 37 orang dan sampel sebanyak 37 responden dengan teknik total sampling. Teknik pengumpulan data dengan kuesioner. Uji validitas menggunakan pearson product moment dan uji Realibilitas menggunakan Kr-20, analisa data menggunakan analisa univariat dengan program spss 13.Hasil penelitian: pengetahuan kader kesehatan di desa ganggeng tentang deteksi dini kanker serviks yaitu cukup 16 responden (43,2%), baik 12 responden (32,4%) dan kurang 9 responden (24,3%).Simpulan: pengetahuan kader kesehatan di desa ganggeng tentang deteksi dini kanker serviks sebagian besar cukup yaitu 16 responden (43, 2%)Saran: Diharapkan dapat menambah wawasan dan pengetahuan kader kesehatan tentang deteksi dini kanker serviks.

Filter by Year

2010 2025


Filter By Issues
All Issue ##issue.vol## 16 ##issue.no## 2 (2025): JKK- Jurnal Komunikasi Kesehatan (Edisi Oktober 2025) Vol 16 No 1 (2025): JKK- Jurnal Komunikasi Kesehatan (Edisi April 2025) Vol 15 No 2 (2024): JKK- Jurnal Komunikasi Kesehatan (Edisi Oktober 2024) Vol 15 No 1 (2024): JKK-Jurnal Komunikasi Kesehatan (Edisi April 2024) Vol 14 No 2 (2023): JKK-Jurnal Komunikasi Kesehatan Vol 14 No 1 (2023): JKK-Jurnal Komunikasi Kesehatan Vol 13 No 2 (2022): Jurnal Komunikasi Kesehatan Vol 13 No 1 (2022): Jurnal Komunikasi Kesehatan Vol 12 No 2 (2021): Jurnal Komunikasi Kesehatan Vol 12 No 1 (2021): Jurnal Komunikasi Kesehatan Vol 11 No 2 (2020): Jurnal Komunikasi Kesehatan Vol 11 No 1 (2020): Jurnal Komunikasi Kesehatan Vol 10 No 2 (2019): Jurnal Komunikasi Kesehatan Vol 10 No 1 (2019): Jurnal Komunikasi Kesehatan Vol 9 No 2 (2018): Jurnal Komunikasi Kesehatan Vol 9 No 1 (2018): Jurnal Komunikasi Kesehatan Vol 8 No 2 (2017): Jurnal Komunikasi Kesehatan Vol 8 No 1 (2017): Jurnal Komunikasi Kesehatan Vol 7 No 2 (2016): Jurnal Komunikasi Kesehatan Vol 7 No 1 (2016): Jurnal Komunikasi Kesehatan Vol 6 No 2 (2015): Jurnal Komunikasi Kesehatan Vol 6 No 1 (2015): Jurnal Komunikasi Kesehatan Vol 5 No 2 (2014): Jurnal Komunikasi Kesehatan Vol 5 No 1 (2014): Jurnal Komunikasi Kesehatan Vol 4 No 2 (2013): Jurnal Komunikasi Kesehatan ok Vol 3 No 2 (2012): Jurnal Komunikasi Kesehatan Vol 3 No 1 (2012): Jurnal Komunikasi Kesehatan Vol 2 No 2 (2011): Jurnal Komunikasi Kesehatan Vol 1 No 2 (2010): Jurnal Komunikasi Kesehatan Vol 1 No 1 (2010): Jurnal Komunikasi Kesehatan More Issue