cover
Contact Name
Marsita Satriandhini
Contact Email
marsita.satriandhini@gmail.com
Phone
+6285712144450
Journal Mail Official
ejounal.komunikasikesehatan@gmail.com
Editorial Address
Jl. Soekarno-Hatta, Boro Kulon, Kec. Banyuurip, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah 54171
Location
Kab. purworejo,
Jawa tengah
INDONESIA
JKK
ISSN : 20874960     EISSN : 28291093     DOI : https://doi.org/10.56772/jkk.v13i1
Core Subject : Health,
JKK is a public accessible health communication journal published by the community service research institute and scientific publications of the Bhakti Putra Bangsa Indonesia Institute of Business and Health Technology. This journal is published twice a year, every April and October. which aims to publish research results (field or literature studies), theoretical studies, and critical studies in the health sector
Articles 236 Documents
STUDI DESKRIPSI PENGETAHUAN KADER POSYANDU RW XV PERUM JOSROYO INDAH JATEN KARANGANYAR TENTANG PEMANTAUAN KEHAMILAN RESIKO TINGGI Suwarnisih; Aris Noviani
Jurnal Komunikasi Kesehatan Vol 11 No 2 (2020): Jurnal Komunikasi Kesehatan
Publisher : Lembaga Riset Pengabdian Masyarakat dan Publikasi Ilmiah Institut Teknologi Bhakti Putra Bangsa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56772/jkk.v11i2.168

Abstract

Latar Belakang: Masa kehamilan dimulai dari masa konsepsi sampai lahirnya janin. Setiap ibu, perlu menemui tenaga kesehatan terdekat untuk mempersiapkan kehamilan dengan baik agar dapat dideteksi dan diatasi secepatnya. Peran kader kesehatan untuk memberikan informasi terkait dengan kehamilan dan persalinan yang beresiko.Tujuan Penelitian: Mengetahui Pengetahuan Kader Posyandu RW XV Perum Josroyo Indah Jaten Karanganyar tentang Pemantauan Kehamilan Resiko Tinggi.Metode Penelitian: Penelitian ini merupakan observasional deskriptif, populasi kader Posyandu 12 orang di RW XV, teknik sampling total sampling.Hasil Penelitian: Hasil penelitian karakteristik responden berdasarkan umur paling banyak umur di atas 40 tahun yaitu 75 %, karakteristik pendidikan paling banyak SMA yaitu 66,7 %, karakteristik lamanya menjadi kader paling banyak yaitu lebih dari 10 tahun yaitu 58,3 %, dari hasil tingkat pengetahuan kader paling banyak adalah mempunyai pengetahuan baik 83,3 %.Kesimpulan: Sebagian besar responden mempunyai pengetahuan yang baik tentang pemantauan kehamilan resiko tinggi yaitu 83,3 %.Saran: Kader diberikan pemahaman terhadap materi–materi kesehatan terutama tentang kehamilan resiko tinggi.
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN TENTANG PUBERTAS DENGAN SIKAP MENGHADAPI PERUBAHAN FISIK PADA REMAJA AWAL DI SD N KEDUNGLO PURWOREJO Nindya Kurniawati; Mega Wahyu Nurmayanti
Jurnal Komunikasi Kesehatan Vol 11 No 2 (2020): Jurnal Komunikasi Kesehatan
Publisher : Lembaga Riset Pengabdian Masyarakat dan Publikasi Ilmiah Institut Teknologi Bhakti Putra Bangsa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56772/jkk.v11i2.169

Abstract

Latar Belakang: Permasalahan utama yang dialami oleh remaja yaitu ketidak tahuan terhadap tindakan yang harus dilakukan sehubung dengan perkembangan yang sedang dialami, khususnya masalah pengetahuan remaja mengenai pubertas dan bagaimana sikap remaja dalam menghadapi perubahan tersebut. Berdasarkan study pendahuluan yang dilaksanakan di SD N Kednglo. Peneliti melakukan wawancara kepada 10 siswa, 6 diantaranya belum mengetahui mengenai pubertas dan 4 siswa sudah mengetahui mengenai pubertas.Tujuan Penelitian: Mengetahui hubungan tingkat pengetahuan tentang pubertas dengan sikap menghadapi perubahan fisik pada remaja awal.Metode Penelitian: Peneliti menggunakan metode pendekatan observasional analitik dengan rancangan cross sectional, populasinya seluruh siswa kelas 5 di SD N Kedunglo sebanyak 43 responden dan total sampel yang digunakan sejumlah 43 responden. Teknik sampling yang digunakan adalah Total Sampling. Instrumen Penelitian menggunakan kuesioner dan untuk analisa data menggunakan Uji Chi Square.Hasil Penelitian: Hasil uji Chi-Square yaitu 0,000 yang artinya nilai tersebut <0,05. Sehingga Ho di tolak dan Ha di terima.Kesimpulan: Ada hubungan antara tingkat pengetahuan tentang pubertas dengan sikap menghadapi perubahan fisik pada remaja awal di SD N Kedunglo.Saran: Siswa lebih aktif dalam mencari informasi tentang masa pubertas sehingga pengetahuan mereka mengenai pubertas bertambah dan dapat diterapkan pada keseharian mereka. Sekolah dapat mengadakan program sosialisasi atau sejenisnya mengenai pubertas.
PENGARUH SENAM HAMIL TERHADAP NYERI PUNGGUNG PADA IBU HAMIL TRIMESTER III DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS BAKI SUKOHARO Ulfah Hidayati; Ika Sumiyarsi; Angesti Nugraheni
Jurnal Komunikasi Kesehatan Vol 11 No 2 (2020): Jurnal Komunikasi Kesehatan
Publisher : Lembaga Riset Pengabdian Masyarakat dan Publikasi Ilmiah Institut Teknologi Bhakti Putra Bangsa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56772/jkk.v11i2.170

Abstract

Latar Belakang: Nyeri punggung pada kehamilan merupakan keadaan yang tidak nyaman pada punggung. Salah satu cara untuk mengurangi nyeri punggung pada ibu hamil adalah senam hamil. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui ada pengaruh senam hamil terhadap nyeri punggung pada ibu hamil trimester III di wilayah kerja Puskesmas Baki, Sukoharjo.Tujuan Penelitian: Mengetahui ada pengaruh senam hamil terhadap nyeri punggung pada ibu hamil trimester III di wilayah kerja Puskesmas Baki, Sukoharjo.Metode Penelitian: Penelitian observasional analitik dengan pendekatan case control yang dilakukan di wilayah kerja di Puskesmas Baki, Sukoharjo. Teknik sampling menggunakan purposive sampling. Besar sampel masing-masing 30 responden pada kelompok kasus dan kelompok kontrol. Pengumpulan data menggunakan kuesioner. Analisis data menggunakan uji statistik Chi Square dengan aplikasi SPSS version 21.Hasil Penelitian: Nyeri punggung yang dialami ibu hamil 32 (53,3%) responden mengalami nyeri punggung ringan, 28 (47,7%) responden mengalami nyeri punggung sedang. Dari analisis menggunakan Chi Square didapatkan hasil p=0,001, nilai X2 hitung = 11,279 Nilai OR = 6,417.Kesimpulan: Ada pengaruh senam hamil terhadap nyeri punggung pada ibu hamil. Peluang terjadinya nyeri punggung pada ibu hamil yang tidak melakukan senam hamil 6,417 kali lebih besar dibanding dengan ibu hamil yang melakukan senam hamil.Saran: Perlu diadakan senam hamil di seluruh desa wilayah kerja Puskesmas Baki dan diikuti oleh ibu hamil secara rutin.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN STUNTING PADA BALITA USIA 24-59 BULAN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KALIGESING PURWOREJO Tri Puspa Kusumaningsih; Jihan Hudan Lailla
Jurnal Komunikasi Kesehatan Vol 11 No 2 (2020): Jurnal Komunikasi Kesehatan
Publisher : Lembaga Riset Pengabdian Masyarakat dan Publikasi Ilmiah Institut Teknologi Bhakti Putra Bangsa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56772/jkk.v11i2.171

Abstract

Latar Belakang: Studi pendahuluan di Puskesmas Kaligesing pada bulan Desember 2019 terdapat 349 balita usia 0-59 bulan yang mengalami stunting. Sedangkan balita yang berusia 24-59 bulan yang mengalami stunting sebanyak 229 balita.Tujuan Penelitian: Mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian stunting pada balita usia 24-59 bulan di Puskesmas Kaligesing Kabupaten PurworejoMetode Penelitian: Design penelitin yang digunakan adalah observasional analitik dengan rancangan cross sectional. Sampel sebanyak 120 responden. Pengambilan sampel dengan total sampling. Pengumpulan data dari data primer melalui cheklist wawancara terstruktur, microtoise dan Buku KIA. Teknik uji statistik menggunakan Chi Kuadrat dan Fisher Exact.Hasil Penelitian: Ada hubungan antara status ekonomi (p value=0,001), pendidikan ibu (p value = 0,024), atinggi badan ibu (p value = 0,005), ASI Ekslusif (p value = 0,001), dan BBLR (p value = 0,001) dengan kejadian stunting pada baita.Kesimpulan: Terdapat hubungn antara status ekonomi, pendidikan ibu, tinggi badan ibu, ASI Ekslusif, dan BBLR dengan kejadian stunting pada balita.Saran: Tenaga kesehatan dan masyarakat berperan aktif bersama-sama mencegah terjadinya stunting, dan apabila ada kejadian di sekitar kita untuk dapat mengatasi secara berkesinambungan dan bersama.
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN IBU TENTANG PERTUMBUHAN BALITA DENGAN KUNJUNGAN BALITA KE POSYANDU DI DESA SUREN KECAMATAN KUTOARJO KABUPATEN PURWOREJO TAHUN 2020 Tri Junika Khoirunissa; Nur Sholichah
Jurnal Komunikasi Kesehatan Vol 11 No 2 (2020): Jurnal Komunikasi Kesehatan
Publisher : Lembaga Riset Pengabdian Masyarakat dan Publikasi Ilmiah Institut Teknologi Bhakti Putra Bangsa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56772/jkk.v11i2.172

Abstract

Latar Belakang: Hasil wawancara pada 10 ibu balita terdapat 7 ibu yang pengetahuan tentang pertumbuhan balita baik yaitu sudah mengetahui bahwa orang tua harus memperhatikan pertumbuhan fisik pada anak sesuai dengan usia seperti memperhatikan pertumbuhan tinggi badan, berat badan, kemampuan anak berjalan dan terdapat 3 ibu balita yang pengetahuan tentang pertumbuhan balita kurang beranggapan bahwa anaknya akan tumbuh dengan sendirinya tanpa harus dilakukan pemantauan pertumbuhan. Selanjutnya, hasil wawancara dengan kader di posyandu Desa Suren didapatkan hasil bahwa presentase kunjungan balita ke posyandu di tahun 2019 sebanyak 60,3%.Tujuan Penelitian: Mengetahui hubungan pengetahuan ibu tentang pertumbuhan balita dengan kunjungan balita ke posyandu di Desa Suren Kecamatan Kutoarjo.Metode Penelitian: Penelitian korelatif dengan pendekatan cross sectional. Jumlah populasi sebanyak 190responden dengan sampel 129 responden. Tekhnik sampling menggunakan Random Sampling. Metode pengambilan data menggunakan kuesioner yang sudah disediakan jawabannya. Uji analisis data menggunakan uji Chi-square dengan bantuan SPSS versi 26. Waktu penelitian 5 Maret – 12 Maret 2020 di Desa Suren, Kecamatan Kutoarjo, Kabupaten Purworejo.Hasil Penelitian: Hasil uji analisis data didapatkan nilai Asymp. Sig. (2-sided) (0.000) < (0.05), maka Ho ditolak dan Ha diterima sehingga ada hubungan antara pengetahuan ibu tentang pertumbuhan balita dengan kunjungan balita ke posyandu.Kesimpulan: Ada hubungan antara tingkat pengetahuan ibu tentang pertumbuhan balita dengan kunjungan balita ke posyandu di Desa Suren Kecamatan Kutoarjo.Saran: Masyarakat dapat menggunakan fasilitas posyandu secara maksimal dan bersifat terbuka serta positif dalam mengikuti kegiatan posyandu supaya dapat meningkatkan pengetahuan ibu dan memantau pertumbuhan balita.
HUBUNGAN POLA ASUH DEMOKRATIS ORANG TUA TERHADAP TINGKAT KEPERCAYAAN DIRI PADA REMAJA DI SMA N 2 PURWOREJO Restu Pangestuti; Hardjono; Ika Sumiyarsi Sukamto
Jurnal Komunikasi Kesehatan Vol 11 No 2 (2020): Jurnal Komunikasi Kesehatan
Publisher : Lembaga Riset Pengabdian Masyarakat dan Publikasi Ilmiah Institut Teknologi Bhakti Putra Bangsa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56772/jkk.v11i2.173

Abstract

Latar Belakang: Rasa percaya diri pada setiap remaja dipegaruhi oleh pola asuh yang diterapkan oleh orang tua. Keluarga, khususnya orang tua berperan penting dalam pembentukan kepribadian anak termasuk rasa percaya diri. Pola pengasuhan paling efektif untuk membentu rasa percaya diri pada remaja yaitu pola asuh demokratis.Tujuan Penelitian: Mengetahui hubungan pola asuh demokratis orang tua dengan tingkat kepercayaan diri pada remaja.Metode Penelitian: Jenis penelitian observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Sampel 72 responden. Teknik pengambilan sampel proportionate random sampling. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner. Uji statistik yaitu uji hubungan dengan Spearman Rank.Hasil Penelitian: Responden yang memiliki pola asuh demokratis yang baik 11 orang (15,28 %), cukup 49 orang (68,05%), dan kurang 12 orang (16,67%). Responden yang memiliki tingkat kepercayaan diri baik 13 orang (18,05%), cukup 48 orang (66,67%), dan kurang 11 orang (15,28%). Hasil analisis spearman diperoleh nilai p value sebesar 0,002 (p<0,05).Kesimpulan: Terdapat hubungan antara pola asuh demokratis orang tua dengan tingkat kepercayaan diri pada remaja.Saran: Orang tua perlu menerapkan pola asuh yang demokratis untuk membentuk sikap percaya diri pada remaja. Sekolah sebagai tempat belajar harus memfaslitasi siswa agar sikap percaya diri terbentuk dengan baik.
PENGARUH PENYULUHAN DETEKSI DINI CA CERVIX TERHADAP MINAT PEMERIKSAAN IVA PADA WANITA USIA SUBUR DI DESA JONO KECAMATAN BAYAN KABUPATEN PURWOREJO Nurma Ika Zuliyanti; Al Mar’atush Sholikhah
Jurnal Komunikasi Kesehatan Vol 11 No 2 (2020): Jurnal Komunikasi Kesehatan
Publisher : Lembaga Riset Pengabdian Masyarakat dan Publikasi Ilmiah Institut Teknologi Bhakti Putra Bangsa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56772/jkk.v11i2.174

Abstract

Latar Belakang: Ca Cervix adalah penyebab kematian nomor dua yang sering terjadipada wanita di Indonesia. Hal ini disebabkan masih rendahnya proses skrining ca cervix. Pemeriksaan yang paling umum dilakukan untuk deteksi dini ca cervix adalah dengan pemeriksaan IVA.Tujuan Penelitian: Mengetahui pengaruh penyuluhan ca cervix terhadap minat pemeriksaan IVA pada wanita usia subur di Desa Jono, Kecamatan Bayan, Kabupaten Purworejo.Metode Penelitian: Penelitian ini merupakan pre-eksperimen, dengan rancangan penelitian one group pretest post-test, populasi 119 orang, sampel 92, teknik sampling accidental sampling, uji statistik menggunakan uji Paired T-Test.Hasil Penelitian: Hasil analisis data didaptkan nilai signifikan pretest yaitu 0,184 > 0,05 dan nilai signifikan posttest yaitu 0,168 > 0,05 maka terdapat pengaruh penyuluhan deteksi dini kanker serviks terhadap minat pemeriksaan IVA pada wanita usia subur.Kesimpulan: Ada pengaruh yang signifikan antara penyuluhan deteksi dini ca cervix terhadap minat pemeriksaan IVA pada wanita usia subur.Saran: Mewujudkan minat sesuai dengan pernyataan dalam kuesioner dengan melakukan pemeriksaan IVA.
PENGARUH PENYULUHAN TERHADAP PENGETAHUAN REAMAJA PUTRI DALAM MEMELIHARA DAERAH KEWANITAAN DI SMK NEGERI 2 PURWOREJO Nur Sholichah; Tri Puji Utami
Jurnal Komunikasi Kesehatan Vol 11 No 2 (2020): Jurnal Komunikasi Kesehatan
Publisher : Lembaga Riset Pengabdian Masyarakat dan Publikasi Ilmiah Institut Teknologi Bhakti Putra Bangsa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56772/jkk.v11i2.175

Abstract

Latar Belakang: Informasi merupakan hal yang sangat penting bagi seseorang. Kurangnya informasi dapat menyebabkan kurangnya pengetahuan. Berdasarkan hasil studi pendahuluan yang dilakukan di SMK Negeri 2 Purworejo, didapatkan data siswi kelas X Akuntansi berjumlah 30 siswi, rata – rata belum mengetahui cara memelihara daerah kewanitaan dengan benar.Tujuan Penelitian: Mengetahui pengaruh penyuluhan terhadap pengetahuan remaja putri dalam memelihara daerah kewanitaan.Metode Penelitian: Jenis penelitian pre eksperimental desain dengan pendekatan one group pretest – posttest. Penelitian dilakukan di SMK Negeri 2 Purworejo. Jumlah populasi 120 siswi dan jumlah sampel 120 siswi, dengan teknik sampling total sampling. Alat pengumpulan data dengan kuesioner. Analisis data dengan menggunakan uji wilcoxon.Hasil Penelitian: Hasil uji normalitas kolmogorov smirnov nilai p (0,000) < ɑ (0,05) dan hasil uji wilcoxon nilai signifikasi p (0,000) < ɑ (0,05). Rata – rata nilai sebelum penyuluhan adalah 62,10 dan setelah penyuluhan adalah 88,14.Kesimpulan: Terdapat pengaruh penyuluhan terhadap tingkat pengetahuan remaja putri dalam meme¬lihara daerah kewanitaan dengan selisih nilai pretest dan posttest sebesar 26,04.Saran: Sebagai sumber informasi kepada para siswi untuk menambah pengetahuan tentang cara memelihara daerah kewanitaan.
FAKTOR-FAKTOR PEMBERIAN MAKANAN BAYI DAN ANAK USIA 6-24 BULAN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS BAYAN KECAMATAN BAYAN KABUPATEN PURWOREJO Fetty Chandra Wulandari; Diah Ayu Kurnia Wati
Jurnal Komunikasi Kesehatan Vol 11 No 2 (2020): Jurnal Komunikasi Kesehatan
Publisher : Lembaga Riset Pengabdian Masyarakat dan Publikasi Ilmiah Institut Teknologi Bhakti Putra Bangsa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56772/jkk.v11i2.176

Abstract

Latar Belakang: Hasil studi pendahuluan di wilayah kerja Puskesmas Bayan pada bulan Desember 2019 terdapat 3,05% bayi dan balita mengalami gizi kurang. Pada usia 1-24 bulan terdapat 7 bayi dan balita mengalami gizi kurang, 7 bayi dan balita mengalami status gizi sangat pendek dan pendek, 2 balita mengalami status gizi sangat kurus dan kurus.Tujuan Penelitian: Untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan pemberian makanan bayi dan anak (pmba) di wilayah kerja puskesmas bayan kecamatan bayan kabupaten Purworejo.Metode Penelitian: Jenis penelitian observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian 37 responden, teknik sampling totalsampling dan jumlah sampel 37 responden. Penelitian dilakukan 28 Februari 2020. Alat pengambilan data berupa wawancara ceklist dan kuesioner. Analisis data menggunakan uji statistik Chi-Square dan Fisher.Hasil Penelitian: Didapatkan hasil dari hubungan pengetahuan ibu (p value = 0,001), pendidikan ibu (p value = 0,026), pekerjaan ibu (p value =0,015), dan ekonomi (p value =0,001) dengan pemberian makanan bayi dan anak.Kesimpulan: Ada hubungan faktor-faktor pemberian makanan bayi dan anak di wilayah kerja puskesmas Bayan Kecamatan Bayan Kabupaten Purworejo.Saran: Ibu dapat menerapkan pengetahuannya mengenai pemberian makanan pada bayi dan anak dengan benar dan tepat, sehingga bayi dan anak tidak menderita kekurangan gizi, atau terpenuhinya gizi seimbang bayi dan anak.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI IBU DALAM PEMBERIAN SUSU FORMULA PADA BAYI USIA 0-6 BULAN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS CANGKREP KECAMATAN PURWOREJO KABUPATEN PURWOREJO TAHUN 2020 Dinda Oktaria Azzahra; Tri Puspa Kusumaningsih
Jurnal Komunikasi Kesehatan Vol 11 No 2 (2020): Jurnal Komunikasi Kesehatan
Publisher : Lembaga Riset Pengabdian Masyarakat dan Publikasi Ilmiah Institut Teknologi Bhakti Putra Bangsa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56772/jkk.v11i2.177

Abstract

Latar Belakang: Target SDGs yaitu menurunkan angka kematian bayi (AKB) 12/1.000 kelahiran hidup tahun 2030. Riskesdas 2018 melaporkan di Indonesia pemberian susu formula pada bayi baru lahir (79,8%). Target ASI eksklusif di Puskesmas Cangkrep yaitu (80%) namun cakupan ASI eksklusif tahun 2019 dibawah target (74,5%).Tujuan Penelitian: Mengetahui Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Ibu dalam Pemberian Susu Formula pada Bayi Usia 0-6 Bulan Di Wilayah Kerja Puskesmas Cangkrep Kecamatan Purworejo.Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan desain penelitian dengan survey analitik dengan pendekatan cross sectional. Penelitian ini dilakukan pada tanggal 16,18,23 dan 24 Maret. Jumlah populasi 42 ibu dan sampel seluruh ibu bayi usia ≤6 bulan. Uji statistik menggunakan Chi Square.Hasil Penelitian: Hasil analisis data didapatkan ada hubungan antara pendidikan dengan pemberian susu formula (p value 0.003), pengetahuan dengan pemberian susu formula (p value 0.012), pekerjaan dengan pemberian susu formula (p value 0,011), hubungan antara produksi ASI dengan pemberian susu formula (p value 0.000), dan hubungan antara peran tenaga kesehatan dengan pemberian susu formula (p value 0,04).Kesimpulan: Ada hubungan antara pendidikan, pengetahuan, pekerjan, produksi ASI dan peran tenaga kesehatan dengan pemberian susu formula.Saran: Penyuluhan ASI eksklusif, pijat oksitosin, teknik memeras ASI dan penyimpanan ASI oleh tenaga kesehatan.

Filter by Year

2010 2025


Filter By Issues
All Issue ##issue.vol## 16 ##issue.no## 2 (2025): JKK- Jurnal Komunikasi Kesehatan (Edisi Oktober 2025) Vol 16 No 1 (2025): JKK- Jurnal Komunikasi Kesehatan (Edisi April 2025) Vol 15 No 2 (2024): JKK- Jurnal Komunikasi Kesehatan (Edisi Oktober 2024) Vol 15 No 1 (2024): JKK-Jurnal Komunikasi Kesehatan (Edisi April 2024) Vol 14 No 2 (2023): JKK-Jurnal Komunikasi Kesehatan Vol 14 No 1 (2023): JKK-Jurnal Komunikasi Kesehatan Vol 13 No 2 (2022): Jurnal Komunikasi Kesehatan Vol 13 No 1 (2022): Jurnal Komunikasi Kesehatan Vol 12 No 2 (2021): Jurnal Komunikasi Kesehatan Vol 12 No 1 (2021): Jurnal Komunikasi Kesehatan Vol 11 No 2 (2020): Jurnal Komunikasi Kesehatan Vol 11 No 1 (2020): Jurnal Komunikasi Kesehatan Vol 10 No 2 (2019): Jurnal Komunikasi Kesehatan Vol 10 No 1 (2019): Jurnal Komunikasi Kesehatan Vol 9 No 2 (2018): Jurnal Komunikasi Kesehatan Vol 9 No 1 (2018): Jurnal Komunikasi Kesehatan Vol 8 No 2 (2017): Jurnal Komunikasi Kesehatan Vol 8 No 1 (2017): Jurnal Komunikasi Kesehatan Vol 7 No 2 (2016): Jurnal Komunikasi Kesehatan Vol 7 No 1 (2016): Jurnal Komunikasi Kesehatan Vol 6 No 2 (2015): Jurnal Komunikasi Kesehatan Vol 6 No 1 (2015): Jurnal Komunikasi Kesehatan Vol 5 No 2 (2014): Jurnal Komunikasi Kesehatan Vol 5 No 1 (2014): Jurnal Komunikasi Kesehatan Vol 4 No 2 (2013): Jurnal Komunikasi Kesehatan ok Vol 3 No 2 (2012): Jurnal Komunikasi Kesehatan Vol 3 No 1 (2012): Jurnal Komunikasi Kesehatan Vol 2 No 2 (2011): Jurnal Komunikasi Kesehatan Vol 1 No 2 (2010): Jurnal Komunikasi Kesehatan Vol 1 No 1 (2010): Jurnal Komunikasi Kesehatan More Issue