cover
Contact Name
Rahmi Fitria
Contact Email
rahmifitria@upp.ac.id
Phone
+6285356872104
Journal Mail Official
rahmifitria@upp.ac.id
Editorial Address
Jl.Tuanku Tambusai Jl. Raya Kumu, Rambah, Kec. Rambah Hilir, Kabupaten Rokan Hulu, Riau 28558
Location
Kab. rokan hulu,
Riau
INDONESIA
Maternity and Neonatal : Jurnal Kebidanan
ISSN : 23020806     EISSN : 28095731     DOI : https://doi.org/10.30606/jmn.v10i01
Core Subject : Health, Science,
The scope of this journal includes, but is not limited to the research results of: -Maternal Health -Pregnancy -Labor -Post Partum -Child Health -Family Planning -Reproduction Health -Adolenscent Health -Pre-Conception Period -Pre Menopause - Elderly Health -Pathology -Emengency nursing -Maternity nursing -Mental health nursing -Nursing soul -Medical sugery nursing community nursing -Holistic Nursing -Geriatric Nursing -Pediatric Nursing -Public health
Articles 195 Documents
Pengetahuan Wanita Usia Subur Tentang Dampak Pernikahan Dini Terhadap Kehamilan Di Kecamatan Rambah Hilir Elvira junita, Elvira Junita; Tika, Pebri; Ermiza, Ermiza; Heny Sepduwiana, Heny Sepduwiana
Maternity and Neonatal : Jurnal Kebidanan Vol. 10 No. 2 (2022): Maternity And Neonatal : Jurnal Kebidanan
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30606/jmn.v10i2.1389

Abstract

During the third trimester of pregnancy, pregnant women often experience a sense of discomfort with physiological changes in themselves, so it is only natural for pregnant women in the third trimester to experience difficulties during activities. The problem that is often encountered in third trimester pregnant women is swelling in the legs caused by fluid accumulation or what is often referred to as edema in third trimester pregnant women. Considering the discomfort of pregnant women in the third trimester, extra program strategies and activities that are more innovative are needed, one of which is by giving massage using the foot massage method. This foot massage method is effective in reducing the depth of edema. The purpose of this study was to determine the relationship between foot massage and the degree of edema in third trimester pregnant women in Rambah Village, Rambah Hilir District. The type of research used is Pre Experiment with One Group Pretest Posttest approach. The sample in this study was all 15 pregnant women in the third trimester who experienced edema with a purposive sampling technique containing several criteria. The research measuring instrument used is a checklist sheet. The statistical test used is the t-dependent test. The results showed that the difference in the average depth of edema before (pre-test) and after (post-test) given foot massage was 2.27. The results of statistical tests obtained p value = 0.0001 (p <0.05), it can be concluded that there is a significant difference in the depth of edema before being given foot massage and after being given foot massage. It is hoped that third trimester pregnant women can understand the benefits of foot massage and increase knowledge and be able to apply it. Keywords : Foot Massage, Edema, Third Trimester Pregnant Women
Pengaruuh Pijat Laktasi Terhadap Peningkatan Produksi ASI Pada Ibu Menyusui DI BPM Rolan DAN BPM Eneng Rambah Hilir Kabupaten Rokan Hulu Bewelli Fahmi, Yuyun; Oktafiana, Alsa; Ermiza, Ermiza; Herawati, Rika
Maternity and Neonatal : Jurnal Kebidanan Vol. 10 No. 2 (2022): Maternity And Neonatal : Jurnal Kebidanan
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30606/jmn.v10i2.1397

Abstract

Pijat laktasi pada ibu post partum dapat digunakan sebagai terapi nonfarmakologi untuk merangsang oksitosin untuk mempercepat terjadinya turnover laktasi jika timbul nya laktasi trjadi dengan cepat maka bayi harus mendapatkan asi sebagai nutrisi pertama. Pemeriksaan ASI ekslusif dapat membantu menurunkan angka kematian bayi yang masih tinggi di Indonesia. Rendahnya cakupan asi ekslusif pada bayi di bawah enam bulan salah satunya di sebabkan oleh terhambatnya produki ASI ibu nifas pada hari-hari pertama setelah melahirkan sehingga sebagian besar bayi mendapat susu formula. ui. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen (two group pretest and posttest desain ) dilaksanakan antara bulan mei-juni 2022 dengan deain penelitian purposive sampling. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 30 ibu postpartum, dengan sampel sebanyak 30 orang ibu postpartum di wilayah kerja puskesmas rambah hilir,dengan kelompok eksperiment sebanyak 15 orang dan kelompok control sebanyak 15 orang ibu menyusui. hasil uji beda rata-rata independen T test terlihat bahwa nilai p =,000 < 0,05 artinya ada perbedaan rata rata pertambahan volume ASI pada kelompok control yang tidak di beri pemijatan laktasi yaitu kelompok eksperimen dengan nilai mean 115,80 dan kelompok control dengan nilai mean 73,33 artinya 115,80 > 73,33 maka dapat disimpulan bahwa ada peningkatan produksi ASI sebelum dan sesudah di lakukan pijat laktasi Di harapkan ibu nifas dapat mengerti dan menambah pengetahuan serta dapat menerapkannya.
PENGETAHUAN IBU TENTANG STUNTING PADA BALITA DI DESA LUBUK BILANG KECAMATAN RAMBAH SAMO KABUPATEN ROKAN HULU Herawati, Rika; lia fitri, yusma; Andria, Andria
Maternity and Neonatal : Jurnal Kebidanan Vol. 10 No. 2 (2022): Maternity And Neonatal : Jurnal Kebidanan
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30606/jmn.v10i2.1407

Abstract

Stunting can be defined as a condition where a person's height does not match the age that has beendetermined by calculating the Z-Index score for Height by Age (TB/U). A person is said to be stunted ifthe Z-index TB/U score is below -2 SD (standard deviation) (Sutarto, Mayasari, & Indriyani, 2018). Thepurpose of this study was to determine the description of maternal knowledge about stunting in toddlersin Lubuk Bilang village. Rambah Samo sub-district, Rokan Hulu district. This research method usesdescriptive with cross sectional design. The sampling technique was carried out using total sampling,that is, all the population was sampled. In this study, the number of samples was 35 mothers who hadstunting toddlers. The analysis of this study used Univariate analysis. The results of this study showedthat the respondent's knowledge about stunting was categorized as less, the age with less knowledge,namely the age of 20-35 years, amounted to 27 people (77%), those with less knowledge based on theireducation were 14 elementary school students (40%), and the knowledgeable less based on occupationare housewives (IRT) totaling 20 people (57%). The conclusion of this study was that the mother'sknowledge about stunting in children under five in Lubuk Bilang village was said to be lacking, based onage, education and occupation.Keywords: Knowledge, Stunting, Lubuk Bilang Village
Hubungan Pengetahuan Dan Sikap Ibu Hamil Tentang Pemanfaatan Buku KIA Di Desa Rambah Tengah Barat Wilayah Kerja Puskesmas Rambah Latifah, Ermiza; dinda, Dinda mutia khairani; bewelli, yuyun; fitria, Rahmi
Maternity and Neonatal : Jurnal Kebidanan Vol. 10 No. 2 (2022): Maternity And Neonatal : Jurnal Kebidanan
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30606/jmn.v10i2.1423

Abstract

The MCH handbook is one of the maternal and child health guidebooks which is an important means of communication and information dissemination for mothers and families and the community regarding maternal and child health services (MCH). Maternal and Child Health Program (MCH) is a program to reduce MMR and IMR. As well as essential obstetric services at community health service centers. The correct application of the MCH handbook will have an impact on increasing the knowledge of mothers and families about maternal and child health, mobilizing and empowering the community to live healthy lives. pregnancy, childbirth, and children aged 5 years on the use of maternal and child health books (KIA). The use of the MCH Handbook is one of the strategies for community empowerment. This program is intended as an effort to improve maternal and child health services. The purpose of this study is to determine the relationship and attitudes of pregnant women regarding the use of MCH books in Rambah Tengah Barat Village. cross sectional time. The sample in this study amounted to 34 people, the sampling technique was total sampling. The data collection tool was using a questionnaire. The data analysis test was the chi-square test. The results of the study from the chi-square test obtained a value of p = 0.001 which means that there is a relationship between knowledge and attitudes towards the use of MCH books. Keywords: Knowledge, Attitude, Utilization of MCH
KARAKTERISTIK IBU HAMIL PADA PREEKLAMPSI USIA KEHAMILAN KURANG 34 MINGGU DAN PREEKLAMPSI USIA KEHAMILAN SETELAH 34 MINGGU Julianti, Rina
Maternity and Neonatal : Jurnal Kebidanan Vol. 10 No. 2 (2022): Maternity And Neonatal : Jurnal Kebidanan
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30606/jmn.v10i2.1532

Abstract

Kehamilan merupakan bagian dari proses fisiologi reproduksi manusia yang dalam perjalannya dapat menjadi patologis, salah satu keadaan patologis dalam kehAamilan adalah preeklampsi. Preeklampsi merupakan sumber utama morbilitas dan mortalitas di seluruh dunia sebesar 40%. Berdasarkan waktu munculnya manifestasi klinis diklasifikasikan menjadi dua yaitu Preeklampsi Awitan Dini (PEAD) yang timbul sebelum usia 34 minggu dan Preeklampsi Awitan Lambat (PEAL) yang timbul setelah usia kehamilan 34 minggu. Penelitian ini dilakukan di RS Dr Reksodiwirjo, RS Bhayangkari Padang, RSUD Dr Rasidin dan Puskesmas Anak Air Padang. Penelitian menggunakan rancangan observasional dengan desain cross section. Sampel berjumlah 60 orang. Teknik pengumpulan ini menggunakan kuesioner dan pemeriksaan hemoglobin. Di dapatkan rata-rata usia yang mengalami PEAD 30.70±7.197 dan PEAL 32.05±6.485; rerata jumlah kehamilan pada PEAD dan PEAL 2.40±1.392 dan 2.55±1.317; riwayat hipertensi pada PEAD sebesar 10% dan PEAL sebesar 20%; Riwayat kehamilan kembar dan riwayat diabetes melitus pada PEAD dan PEAL tidak ditemukan; kadar hemoglobin pada PEAD dan PEAL 11.75±1.161 dan 11.47±1.463. Diharapkan petugas kesehatan melakukan pemeriksaan lengkap baik secara objektif dan subjektif setiap ibu hamil sedini mungkin bila ditemukan bisa di lakukan pemeriksaan lanjutan.
PENGETAHUAN KECEMASAN DAN KETAKUTAN REMAJA TENTANG COVID-19 DI DESA SUKADAMAI WILAYAH KERJA PUSKESMAS UJUNGBATU Romy Wahyuni
Maternity and Neonatal : Jurnal Kebidanan Vol. 10 No. 2 (2022): Maternity And Neonatal : Jurnal Kebidanan
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30606/jmn.v10i2.1583

Abstract

Coronavirus merupakan virus yang dapat menyebabkan gejala ringan sampai berat. Setidaknya ada 2 jenis corona virus yang diketahui dapat menyebabkan penyakit dengan gejala berat seperti Middle East Respiratory Syndrome (MERS) dan Severe Acute Respiratory Syndrome (SARS). COVID 19 adalah penyakit jenis baru yang belum pernah diidentifikasi sebelumnya, virus penyebab COVID 19 ini disebut dengan Sars-Cov-2. Adapun tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengetahuan remaja tentang dampak dari Covid-19 dan remaja di desa Sukadamai bisa menerapkan protokol kesehatan. Melaksanakan langkah-langkah kewaspadaan dan mencegah penyebaran Covid-19. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan desain Stratified Sampling Random, lokasi penelitian di ambil di Desa Sukadamai Kecamatan Ujungbatu, tehnik pengambilan sampel menggunakan teknik sampel jenuh. Alat pengumpulan data adalah kuesioner. Hasil penelitian pengetahuan remaja tentang pengertian Covid-19 Berdasarkan umur sebagian besar berumur 17 tahun, yaitu sebanyak 19 orang (28,8%), 18 tahun yaitu sebanyak 31 orang (43,7%), sedangkan 19 tahun yaitu sebanyak 21 orang (29,6%). Berdasarkan Jenis kelamin remaja laki-laki yaitu sebanyak 38 orang (53,5%), sedangkan remaja perempuan yaitu berjumlah 33 orang (46,5%). Berdasarkan pendidikan SMA yaitu sebanyak 40 orang (56,3%), SMK yaitu sebanyak 28 orang (39,4%), sedangkan Mahasiswa yaitu berjumlah 3 Orang (4.2%). Kesimpulan dari penelitian didapatkan pengetahuan remaja di Desa Sukadamai Kecamatan Ujungbatu berpengetahuan baik sebanyak 67 orang (94,4%), dan yang berpengetahuan cukup sebanyak 4 orang (5,6%), sedangkan yang berpengetahuan kurang tidak ada (0).
PENGARUH PIJAT BAYI TERHADAP PENINGKATAN TUMBUH KEMBANG DAN KUALITAS TIDUR BAYI USIA 0-12 BULAN DI POSYANDU CEMPAKA BARU WILAYAH KERJA PUSKESMAS RAMBAH HILIR 1 BEWELLI FAHMI, YUYUN; afrisca sari, kyky; ANDRIANA; ANDRIA
Maternity and Neonatal : Jurnal Kebidanan Vol. 11 No. 1 (2023): Maternity and Neonatal : Jurnal Kebidanan
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30606/jmn.v11i1.1421

Abstract

Infancy is a golden period in achieving child growth and development which certainly requires special attention. One of the factors that affect the growth and development of babies is sleep and rest. The purpose of this study was to determine the effect of baby massage on increasing growth and development and sleep quality of infants aged 0-12 months at posyandu cempaka, working area of ​​Puskesmas Rambah downstream I. The type of research used is pre-experimental with a One Group Pretest Posttest approach. The population of this research study is mothers who have babies aged 0-12 months, the sample is 30 people with a sampling technique that is total sampling. The measuring instruments used in this research are weight scales, meters, questionnaires. The statistical test used is the t-dependent test. The results of this study indicate that growth and development and sleep quality before (pre-test) and after (post-test) are given Baby Massage. The results of statistical tests obtained p value = 0.0001 (p < 0.05), it can be concluded that there is a significant difference in growth and development and sleep quality before being given Baby Massage and after being given Baby Massage. Keywords : Baby Massage, Increase Growth And Development, Improve Sleep Quality
PENGARUH PENDIDIKAN KESEHATAN TERHADAP PENGETAHUAN TENTANG KESEHATAN REPRODUKSI DI SMA RAMBAH HILIR heny sepduwiana; Yesti, Herma; Kristina, Evi
Maternity and Neonatal : Jurnal Kebidanan Vol. 11 No. 1 (2023): Maternity and Neonatal : Jurnal Kebidanan
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30606/jmn.v11i1.1018

Abstract

Kesehatan reproduksi merupakan masalah yang serius sepanjang hidup manusia. Pemerintah sangat mendukung pemberian informasi, konseling dan sebagai bagian dari hak bereproduksi mereka untuk mendapatkan pelayanan kesehatan reproduksi yang seluas- luasnya. Sasaran tujuan dari program kesehatan reproduksi di Indonesia adalah seluruh remaja (Depkes RI, 2001). Menurut WHO, sebagian besar komposisi penduduk dunia adalah remaja berusia 10 – 19 tahun atau satu milyar dari enam milyar penduduk dunia (Elistiawaty, 2006). Masalah keputihan merupakan masalah kesehatan reproduksi yang sering muncul pada remaja. Keputihan merupakan keluarnya cairan selain darah dari liang vagina baik berbau maupun tidak berbau dan disertai rasa gatal didaerah kewanitaan (Kusmiran, 2011). Jenis penelitian yang digunakan kuantitatif analitik dengan pendekatan One Group Pretest Posttest.. Populasi studi penelitian ini adalah seluruh Remaja di SMA rambah Hilir, Sampel dengan jumlah 90 orang dengan teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah dengan tehnik accidental Sampling. Alat ukur penelitian yang digunakan yaitu menggunakan Kuisioner. Uji statistik yang digunakan adalah uji t-dependent. Hasil penelitian ini menunjukkan pengetahuan remaja sebelum (pre- test) dan sesudah (post-test) diberikan penyuluhan Kesehatan reproduksi. Hasil uji statistik didapatkan nilai p = 0,0001 (p < 0,05) maka dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh penyuluhan terhadap tingkat pengetahuan kesehatan reproduksi pada remaja siswa-siswi SMA N Rambah Hilir
HUBUNGAN TINGKAT PENDIDIKAN ORANGTUA TERHADAP KEJADIAN STUNTING PADA BALITA mustajab, abdullah azam
Maternity and Neonatal : Jurnal Kebidanan Vol. 10 No. 2 (2022): Maternity And Neonatal : Jurnal Kebidanan
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30606/jmn.v10i2.1683

Abstract

Stunting menjadi masalah kesehatan pada anak usia dibawah 5 tahun atau balita. Kondisi tersebut mengakibatkan balita menjadi kerdil atau lebih pendek dibandingkan anak seusianya. Selain itu, juga berdampak pada perkembangan kognitif, risiko terserang penyakit, mortalitas dan produktivitas dimasa yang akan datang. Penelitian bertujuan mengetahui hubungan antra tingkat pendidikan orangtua terhadap kejadian stunting. Studi observasi analitik dengan desain cross-sectional digunakan dalam penelitian ini. Orangtua diberikan kuesioner untuk mengetahui tingkat pendidikannya dan balita dilakukan pengukuran antropometri tinggi badan/umur dengan kategori stunting <-2SD. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 56 balita mengalami stunting dan pendidikan orangtua baik ibu atau bapak yang masih rendah. Nilai p value > 0,05 menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan antara tingkat pendidikan orangtua dengan kejadian stunting balita, namun nilai PR tingkat pendidikan ibu balita 1,296 yang bisa diartikan bahwa tingkat pendidikan ibu balita bisa menjadi faktor risiko 1,296 kali terhadap kejadian stunting balita dengan 95%CI sebesar (0.482-3.483) dan nilai PR tingkat pendidikan bapak balita 4,033 yang bisa diartikan bahwa tingkat pendidikan bapak balita bisa menjadi faktor risiko 4,033 kali terhadap kejadian stunting balita dengan 95%CI sebesar (0.615-26.447). Kesimpulan meskipun hasil penelitian menunjukkan tidak ada hubungan tingkat pendidikan orangtua dengan kejadian stunting tetapi tingkat pendidikan orangtua menjadi faktor risiko kejadian stunting pada balita.
STUDI KASUS : ASUHAN KEBIDANAN KOMPREHENSIF PADA NY. R UMUR 18 TAHUN DI PUSKESMAS WATUMALANG romdiyah; Nazilla Nugraheni; Nur Alfiah
Maternity and Neonatal : Jurnal Kebidanan Vol. 10 No. 2 (2022): Maternity And Neonatal : Jurnal Kebidanan
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30606/jmn.v10i2.1715

Abstract

Kesehatan ibu dan anak menjadi gambaran kesejahteraan bangsa, Apabila dalam masa hamil, ibu bersalin, bayi baru lahir, masa nifas hingga pemakaian kontrasepsi tidak diberikan asuhan secara komprehensif, maka beresiko pada Angka Kematian Ibu ( AKI ) dan Angka Kematian Bayi( AKB). Di Puskesmas Watumalang tahun 2021 terdapat 1 kasus kematian ibu dan terdapat 26 kasus kematian bayi, bidan secara langsung terlibat sebagai pelayanan kesehatan dengan memberikan asuhan kebidanan secara berkesinambungan yang disebut dengan Contiunity Of Care dari kehamilan, persalinan, nifas, bayi baru lahir dan neonates, hingga KB Jenis penelitian yang digunakan adalah pendekatatn deskriptif, subyek dalam asuhan ini Ny R umur 18 tahun indikasi resiko tinggi di Puskesmas Mojotengah Kabupaten Wonosobo. Asuhan kebidanan kehamilan ditemukan resiko tinggi pada umur Ny R ynag masih 18 tahun, Asuhan kebidanan persalinan normal Asuhan kebidanan BBL sempuran normal. 3 kali pengkajian dalam asuhan kebidanan neonatus dan nifas. Asuhan kebidanan KB menggunakan suntik 3 bulan.

Page 4 of 20 | Total Record : 195