cover
Contact Name
Doni Hikmat Ramdhan
Contact Email
national.journal.ohs@gmail.com
Phone
+62858-9457-3626
Journal Mail Official
national.journal.ohs@gmail.com
Editorial Address
Departemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Indonesia, Depok, Jawa Barat 16424
Location
Kota depok,
Jawa barat
INDONESIA
National Journal of Occupational Health and Safety
Published by Universitas Indonesia
ISSN : -     EISSN : 27747417     DOI : https://doi.org/10.10.7454/ohs
Core Subject : Health,
Jurnal Nasional Keselamatan dan Kesehatan Kerja (National Journal of Occupational Health and Safety) adalah jurnal nasional yang memuat naskah ilmiah dalam bidang keilmuan keselamatan kerja, kesehatan kerja, higiene industri, ergonomi, faktor manusia dan risiko psikososial atau bidang keselamatan dan kesehatan lainnya yang terkait dengan bahaya dan risiko di tempat kerja.
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 4, No 1 (2023)" : 6 Documents clear
Gambaran Kejadian Computer Vision Syndrome dan Faktor Risikonya pada Mahasiswa FKM UI di Masa Pandemi Covid-19 Tahun 2022 Rahadian Muhammad Shadik; Baiduri Widanarko
National Journal of Occupational Health and Safety Vol 4, No 1 (2023)
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59230/njohs.v4i1.7096

Abstract

Akibat adanya pandemi Covid-19, banyak kegiatan yang tadi nya dilakukan secara offline, berubah menjadi daring, termasuk dalam sektor pendidikan. Hal ini mengakibatkan durasi penggunaan alat elektronik dengan layar digital/VDT meningkat, khususnya di kalangan mahasiswa. Durasi penggunaan layar digital/VDT ini merupakan salah satu faktor risiko dari Computer Vision Syndrome (CVS). Selain dari durasi, diduga ada beberapa faktor risiko lain yang juga berhubungan dengan CVS. Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk melihat gambaran kejadian CVS dan faktor risikonya, serta menganalisis hubungan antara kejadian  CVS dan faktor risikonya pada mahasiswa (S1 Reguler dan pascasarjana S2)   FKM UI di masa pandemi Covid-19 tahun 2022. Penelitian ini dilakukan pada bulan Maret-Juni 2022 dengan menggunakan kuesioner CVS-Q dan beberapa pertanyaan singkat terkait faktor risiko yang disebar secara online. Desain studi yang digunakan pada penelitian ini adalah cross-sectional dan melibatkan 250 responden yang berasal dari mahasiswa S1 reguler dan pascasarjana S2 FKM UI. Hasil dari penelitian ini menunjukkan terdapat 6 variabel yang mempunyai hubungan yang signifikan, yaitu usia (P= 0,000), durasi penggunaan layar digital/VDT(P= 0,006), pola istirahat (P= 0,007), kelainan refraksi mata(P= 0,014), penggunaan antiglare (P= 0,011), dan screen brightness (P= 0,030 ). Oleh karena itu, dibutuhkan pengendalian dan intervensi lebih lanjut agar masalah tersebut dapat diatasi.
Analisis Keluhan Non Auditory pada Pekerja Bagian Operasi yang Terpajan Kebisingan di Unit 5-7 Perusahaan Pembangkit Listrik PT X Tahun 2022 Aisyah Raini Azzahra Putri; Mila Tejamaya
National Journal of Occupational Health and Safety Vol 4, No 1 (2023)
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59230/njohs.v4i1.7093

Abstract

Kebisingan merupakan semua suara yang tidak dikehendaki atau tidak diinginkan yang bersumber dari benda atau peralatan dari proses produksi yang dapat menyebabkan gangguan kesehatan berupa gangguan pendengaran dan keluhan subjektif non pendengaran. Keluhan subjektif non auditory merupakan efek yang ditimbulkan akibat paparan kebisingan, namun bukan pada organ pendengaran melainkan efek yang mempengaruhi kesehatan dan kesejahteraan pada seseorang seperti gangguan fisiologis, gangguan psikologis, dan gangguan komunikasi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh dari tingkat pajanan kebisingan, karakteristik pekerja, dan perilaku pekerja terhadap keluhan kesehatan non auditory pada pekerja di area unit 5-7 pada perusahaan pembangkit listrik PT. X Tahun 2022. Penelitian ini dilakukan pada bulan Maret – Mei dengan melibatkan 58 pekerja yang merupakan pekerja bagian operasi pada area unit 5-7. Desain yang digunakan pada penelitian ini ialah cross sectional dan pengambilan data dilakukan dengan menyebarkan kuesioner terkait keluhan non auditory. Variabel independen pada penelitian ini diantaranya tingkat kebisingan berdasarkan SEG, usia, masa kerja, penggunaan APT, pajanan kebisingan diluar aktivitas pekerjaan, dan pelatihan terkait bahaya bising. Berdasarkan penelitian yang dilakukan terhadap 58 pekerja bagian operasi, terdapat hubungan antara tingkat kebisingan berdasarkan SEG dengan keluhan psikologis dan keluhan komunikasi.
Analisis Faktor-Faktor Kerentanan K3 yang Berhubungan Terhadap Keselamatan di Tempat Kerja Pada PT X Semasa Pandemi COVID-19 Muhammad Faqih Hartono; Fatma Lestari
National Journal of Occupational Health and Safety Vol 4, No 1 (2023)
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59230/njohs.v4i1.7091

Abstract

PT X Unit Citeureup merupakan pabrik industri manufaktur semen terbesar di dunia. Proses industri di dalamnya melibatkan berbagai proses, bahan, serta pekerjaan berbahaya. Sehingga dengan demikian proses kerja di dalamnya banyak menyebabkan risiko keselamatan dan kesehatan kerja. Selain itu, pada saat ini PT X Unit Citeureup juga menghadapi tantangan pandemi COVID-19 sama seperti industri lainnya. Hal ini dapat berdampak negatif baik kepada pekerja ataupun manajemen PT X Unit Citeureup. Berdasarkan hal tersebut, terbentuknya keselamatan di tempat kerja merupakan hal yang harus diupayakan dan lebih dimaksimalkan. Penelitian ini mencoba untuk mengevaluasi faktor-faktor yang membentuk keselamatan di tempat kerja dengan upaya pencegahan COVID-19 dan dimensi-dimensi kerentanan K3. Dimensi-dimensi tersebut dapat digunakan sebagai dasar studi elemen psikologi organisasi dan iklim keselamatan yang mampu memprediksi keselamatan di tempat kerja. Penelitian dilakukan melalui pendekatan kuantitatif dengan desain studi cross-sectional. Pengumpulan data dilakukan secara daring melalui google form untuk mengetahui bagaimana persepsi pekerja terkait variabel-variabel yang diteliti. Pengumpulan data dilakukan pada bulan Mei dengan besar sampel yang terkumpul adalah 126 responden dari 19 divisi. Data berikutnya dianalisis dengan PLS-SEM (Partial Least Square Structural Equation Modeling). Hasil penelitian tersebut menunjukkan bahwa faktor-faktor kerentanan K3 seperti kesadaran K3 dan partisipasi K3, serta upaya pencegahan COVID-19 berhubungan secara signifikan terhadap keselamatan di tempat kerja. Hasil ini menunjukkan bahwa intervensi terhadap peningkatan kesadaran K3, partisipasi K3, dan upaya pencegahan COVID-19 di tempat kerja dapat meningkatkan keselamatan di tempat kerja pada masa pandemi COVID-19.
Analisis Faktor Risiko Kelelahan Kerja pada Kurir PT Tiki Jalur Ekakurir (JNE) di Wilayah Kecamatan Pondok Gede Kota Bekasi tahun 2022 Dinda Arsyah Febriana; Indri Hapsari Susilowati
National Journal of Occupational Health and Safety Vol 4, No 1 (2023)
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59230/njohs.v4i1.7092

Abstract

Penelitian ini memiliki tujuan untuk melihat gambaran faktor risiko kelelahan yang dialami oleh kurir PT JNE di wilayah Kecamatan Pondok Gede Kota Bekasi tahun 2022. Penelitian dilakukan pada 31 orang kurir yang beroperasi di wilayah Pondok Gede dan sekitarnya pada Mei – Juni 2022. Penelitian ini menggunakan studi cross-sectional dengan metode kuantitatif. Variabel dependen penelitian ini adalah kelelahan kerja, dan variabel independen yaitu faktor risiko terkait pekerjaan (shift kerja, durasi kerja, waktu istirahat), faktor risiko non pekerjaan (masa kerja, commuting time, dan kepuasan terhadap sistem insentif dan reward), dan faktor individu (usia, status gizi, kualitas tidur, kuantitas tidur, ketakutan pada akan Covid-19, dan kebiasaan sarapan). Hasil menunjukkan bahwa 51,6% (16 orang) mengalami kelelahan sedang, 35,5% (11 orang) kelelahan ringan, dan 12,9%(4 orang) tidak kelelahan. Kelelahan sedang cenderung dialami oleh durasi kerja berlebih (39,3%), beban kerja rendah (75%), istirahat cukup (45%), shift kerja siang (41,7%), masa kerja >5 tahun (47,1%), commuting time lama (57,1%), puas dengan sistem reward (45%), puas dengan sistem insentif (47,4%), usia ≤35 tahun (37,9%), tidur kurang dari 7 jam (53,8%), status gizi berlebih (40%), dan ketakutan terhadap covid-19 yang ringan (40%).
Analisis Hubungan Faktor Fisik dan Individu Terhadap Prevalensi Keluhan Musculoskeletal Disorder (MSDs) Pada Pekerja CV Bengkel Otomotif Tahun 2022 Hamzah Fansuri Fajri; Robiana Modjo
National Journal of Occupational Health and Safety Vol 4, No 1 (2023)
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59230/njohs.v4i1.7094

Abstract

Keluhan musculoskeletal disorder (MSDs) pada umumnya dapat terjadi karena adanya kontraksi atau pembebanan yang berlebihan pada otot ataupun tulang. Salah satu contoh aktivitas yang dapat memicu kejadian keluhan musculoskeletal disorder (MSDs) adalah pekerjaan manual material handling. Pekerjaan manual material handling masih banyak ditemukan pada pekerjaan yang dilakukan pada CV Bengkel Otomotif. Penelitian ini berfokus pada melihat hubungan antara variabel fisik dan individu dengan keluhan musculoskeletal disorder (MSDs) pada pekerja CV Bengkel Otomotif. Penelitian ini bersifat studi cross-sectional dengan instrumen quick exposure check dan nordic body map. Dari sebanyak 60 orang pekerja yang menjadi responden penelitian, didapati bahwa 38 orang pekerja (63.3%) mengalami keluhan. Bagian tubuh yang paling banyak mengalami keluhan adalah pada bagian pinggang (25 pekerja).  Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan antara variabel indeks massa tubuh (p value=0.004), dan kebiasaan olahraga (p value=0.004) dengan keluhan musculoskeletal disorder (MSDs).
Analisis Kasus Kecelakaan Pemboran pada Industri Migas di PT.X Berdasarkan Faktor Manusia Tahun 2022 Siti Khodijah; Mufti Wirawan
National Journal of Occupational Health and Safety Vol 4, No 1 (2023)
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59230/njohs.v4i1.7095

Abstract

Kegiatan pemboran migas memiliki risiko tinggi terkait. 80% penyebab kecelakaan pemboran disebabkan oleh human performance. Tahun 2020, aktivitas pemboran di PT. X menyumbang sebesar 3 dari 8 kecelakaan dan penyebab umum yang terjadi karena faktor manusia. Unsafe acts dianggap menjadi penyebab utama dalam kecelakaan pemboran di industri migas. Penelitian ini membahas mengenai analisis kasus kecelakaan pemboran migas di PT.X dari sudut pandang faktor manusia. Tujuan dari penelitian ini yaitu menganalisis faktor kontribusi dari kegagalan aktif dan laten serta menganalisis kasus kecelakaan kerja dari sudut pandang faktor manusia pada aktivitas pemboran di PT. X tahun 2022, dan menentukan rekomendasi untuk perbaikan kedepannya dari kegiatan pengeboran di PT. X. Metode penelitian ini menggunakan deskriptif analitik dari data sekunder dan hasil wawancara. Didapatkan hasil bahwa kondisi laten yang berkontribusi terhadap kecelakaan pemboran yang terjadi di PT. X pada tahun 2022 yaitu  gagal mengupdate regulasi terbaru, pengendalian yang dilakukan masih  bersifat administratif, dll. Sedangkan kegagalan aktif yang berkontribusi yaitu gagal menginterpretasikan peralatan yang rusak, pelanggaran SOP, dll. Sehingga ditemukan bahwa kondisi laten lebih banyak berkontribusi sehingga menimbulkan unsafe acts. Sintesa dari hasil analisis didapat bahwa safety value belum tertanam di PT. X. Sehingga rekomendasi yang diberikan penulis yaitu menjadikan K3 sebagai safety of work. 

Page 1 of 1 | Total Record : 6