JURNAL PENELITIAN BIDANG PENDIDIKAN
Jurnal ini menerbitkan artikel asli tentang isu-isu terbaru dan tren yang terjadi secara Nasional dalam kurikulum, instruksi, pembelajaran, kebijakan, dan persiapan Peneliti dengan tujuan untuk memajukan pengetahuan tentang teori dan praktik pendidikan. Selain artikel asli, jurnal memiliki bagian khusus berikut: (1) Pembelajaran: terdiri dari studi penelitian teoritis dan empiris pada pembelajaran. Naskah yang menyelidiki pembelajaran dan perubahan dan pertumbuhannya dari berbagai sudut pandang, termasuk psikologis, sosial, kognitif, sosiohistorical, dan afektif. Studi yang meneliti hubungan belajar mengajar, pengetahuan dan praktik, peserta didik itu sendiri.; (2) Isu dan Tren: terutama terdiri dari esai analitis, interpretatif, atau persuasif tentang isu-isu pendidikan saat ini, sosial, atau filsafat dan tren yang relevan dengan pengajaran. Bagian khusus ini secara khusus berusaha untuk mempromosikan dialog-dialog yang diinformasikan mengenai isu-isu terkini dalam pendidikan.; (3) Penelitian Bidang Pendidikan: terdiri dari penelitian empiris dan / atau teoritis asli yang meneliti persiapan Peneliti, pekerjaan Peneliti, atau bagaimana kerja Peneliti dipengaruhi oleh konteks yang lebih luas. "Penelitian Bidang Pendidikan" mengacu pada pengembangan di seluruh kontinum karir pengajaran, dari pra-layanan, melalui induksi, ke tahap-tahap pengajaran profesional tingkat lanjut.
Articles
226 Documents
PENGARUH MODEL QUANTUM TEACHING TERHADAP HASIL BELAJAR FISIKA PADA MATERI POKOK SUHU DAN KALOR SISWA SMA NEGERI 1 POLLUNG
Irwan Susanto
JURNAL PENELITIAN BIDANG PENDIDIKAN Vol 24, No 1 (2018)
Publisher : LPPM Universitas Negeri Medan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (417.86 KB)
|
DOI: 10.24114/jpbp.v24i1.12103
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model quantum teaching terhadap hasil belajar fisika pada materi pokok suhu dan kalor siswa SMA Negeri 1 Pollung. Jenis penelitian ini adalah penelitian quasi eksperimen. Populasi penelitian ini seluruh siswa kelas X semester II SMA Negeri 1 Pollung yang berjumlah 240 orang dibagi dalam 8 kelas paralel. Sampel penelitian ditentukan dengan teknik cluster random sampling, yaitu kelas X-2 (sebagai kelas eksperimen) yang diberi perlakuan dengan model quantum teaching dan kelas X-3 (sebagai kelas kontrol) yang diberi perlakuan dengan pembelajaran langsung. Instrumen tes yang digunakan berbentuk pilihan berganda yang berjumlah 20 item dengan 5 option yang telah diuji validitas, reliabilitas, tingkat kesukaran, dan daya pembeda intrumen. Hasil penelitian untuk nilai pretes dan postes berdistribusi normal dan homogen. Dari hasil perhitungan untuk melihat kemampuan awal siswa sebelum diberi perlakuan pengajaran yang berbeda diperoleh thitung < ttabel (thitung = 0,470 dan ttabel = 1,982), Hal ini menunjukkan kemampuan awal kelas eksperimen dan kelas kontrol adalah sama. Sedangkan hasil perhitungan untuk melihat kemampuan akhir siswa setelah diberi perlakuan pengajaran yang berbeda diperoleh thitung > ttabel (thitung = 2,480 dan ttabel = 1,671, hal ini menunjukkan bahwa ada pengaruh yang signifikan peggunaan model quantum teaching terhadap hasil belajar fisika pada materi pokok suhu dan kalor siswa SMA Negeri 1 Pollung
ANALYSIS OF MALAY PANTUN TRAINING BY USING PANTUN CARD GAME AS A MEDIA TO BUILD LOCAL WISDOM
Tengku Silvana Sinar;
Syahron Lubis;
Rohani Ganie
JURNAL PENELITIAN BIDANG PENDIDIKAN Vol 26, No 2 (2020)
Publisher : LPPM Universitas Negeri Medan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (429.116 KB)
|
DOI: 10.24114/jpbp.v26i2.22195
This study aims to analyze a training held by the USU community service team in a program for the Implementation of Pantun Cards (Kartu Pantun) as a technique to train students at Madrasah Aliyah (MA) Sinar Serdang to create pantuns. There were two results of the training. Firstly, the training enriched the comprehensiveness of students’ insight on Malay culture especially in pantun creation. Secondly, through the simulation and role-play technique by using Pantun Cards, students and teachers activated their soft skill, especially in producing Malay Pantun. It can be concluded that the use of Pantun Cards and pictures as a teaching and training media has resulted on quite successful learning process. The implementation of simulation and role-play techniques by using Pantun Cards create a harmonious of teaching-learning situation and a strategic ways for the teachers and students to communicate and exchange pantuns.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN EXPERIENTIAL LEARNING TERHADAP KEMAMPUAN MENULIS TEKS CERPEN OLEH SISWA KELAS VII MTSN 1 ACEH BARAT
. Novizar
JURNAL PENELITIAN BIDANG PENDIDIKAN Vol 25, No 2 (2019)
Publisher : LPPM Universitas Negeri Medan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1456.238 KB)
|
DOI: 10.24114/jpbp.v25i2.17644
Masalah dalam penelitian ini adalah kurangnya kemampuan siswa menulis teks cerpen karena pembelajaran seorang guru yang terlalu monoton. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan menulis teks cerpen yang diajar menggunakan model pembelajaran experiential learning terhadap kemampuan menulis teks cerpen oleh siswa kelas VII MTsN 1 Aceh Barat. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas VII-A yang berjumlah 36 siswa sebagai kelas eksperimen dan VIIB yang berjumlah 36 siswa sebagai kelas kontrol. Metode dalam penelitian ini menggunakan metode eksperimen. Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan instrument penelitian berupa tes essai yaitu menulis teks cerpen. Berdasarkan analisis data diperoleh kemampuan menulis teks cerpen kelompok eksperimen memperoleh nilai akhir di kategori baik sekali karena 15 siswa mendapatkan nilai antara 80-100 (41,67%), dan kelompok kontrol memperoleh nilai akhir di kategori baik sekali karena 14 siswa mendapatkan nilai antara 80-100 (38,89). Dari hasil penelitian ini dapat diketahui bahwa hipotesis terbukti, melalui uji t diperoleh thitung> ttabel atau 7,2>1,99. Hal ini berarti terdapat pengaruh yang signifikan penggunaan model pembelajaran experiential learning terhadap kemampuan menulis teks cerpen oleh siswa kelas VII MTsN 1 Aceh Barat.
STUDI KAPASITAS SOFT SKILLS MAHASISWA DI UNIVERSITAS NEGERI MEDAN
Nathanael Sitanggang;
Abdul Hamid
JURNAL PENELITIAN BIDANG PENDIDIKAN Vol 19, No 2 (2013)
Publisher : LPPM Universitas Negeri Medan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24114/jpbp.v19i2.3068
Abstract Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui gambaran kapasitas soft skills mahasiswa dan menguji perbedaan kapasitas soft skills mahasiswa ditinjau dari jenis kelamin dan kelompok ilmu (IPS dan IPA). Penelitian menggunakan metode survay dan pengambilan data dilakukan pada 400 orang mahasiswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kapasitas soft skills mahasiswa masih tergolong sedang. Selanjutnya, kapasitas soft skills mahasiswa perempuan lebih tinggi dibandingkan dengan kapasitas soft skills mahasiswa laki-laki. Kemudian, kapasitas soft skills mahasiswa kelompok IPA lebih tinggi dibandingkan dengan kapasitas soft skills mahasiswa kelompok IPS. Temuan penelitian menunjukkan bahwa kapasitas soft skills mahasiswa IPS perempuan berbeda secara signifikan dari mahasiswa IPS laki-laki.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE GROUP INVESTIGATION TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI POKOK SUHU DAN KALOR
Derlin Lumbantoruan;
Makmur Sirait
JURNAL PENELITIAN BIDANG PENDIDIKAN Vol 22, No 1 (2016)
Publisher : LPPM Universitas Negeri Medan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24114/jpbp.v22i1.6152
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajarankooperatif tipe Group Investigation (GI) terhadap hasil belajar fisika siswa padamateri pokok suhu dan kalor. Jenis penelitian ini adalah quasi exsperiment dengan populasi seluruh siswa kelas X SMA Negeri 1 Perbaungan yang berjumlah 8 kelas. Sampel penelitian ini terdiri dari 2 kelas yang ditentukan dengan teknik cluster random sampling, yaitu Kelas X-2 sebagai kelas eksperimen dengan menggunakan model pembelajaran Kooperatif Tipe GI dan kelas X-6 sebagai kelas kontrol dengan menggunakan pembelajaran konvensional, jumlah siswa masing-masing kelas 40 orang. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini ada dua, yaitu tes hasil belajar dalam bentuk pilihan berganda yang telah dinyatakan valid oleh validator dan lembar observasi aktivitas belajar siswa. Menguji hipotesis digunakan uji t, setelah uji persyaratan dilakukan yaitu uji normalitas dan homogenitas. Berdasarkan hasil uji hipotesis menggunakan uji t diperoleh ada pengaruh yang signifikan dari model pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation (GI) terhadap hasil belajar fisika siswa pada materi pokok suhu dan kalor di kelas X Semester II SMA Negeri 1 Perbaungan
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI TERBIMBING TERINTEGRASI ANIMASI FLASH TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI POKOK FLUIDA DINAMIS
Henok Siagian;
Zones Randy Simatupang
JURNAL PENELITIAN BIDANG PENDIDIKAN Vol 23, No 1 (2017)
Publisher : LPPM Universitas Negeri Medan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (557.611 KB)
|
DOI: 10.24114/jpbp.v23i1.10000
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Inkuiri Terbimbing terintegrasi animasi flash terhadap hasil belajar siswa pada materi pokok Fluida Dinamis kelas XI di SMA Negeri 11 Medan. Jenis penelitian yang digunakan adalah quasi eksperimen dengan desain penelitian Control Group Pre-test-Post-test Design. Populasi dalam penelitian adalah seluruh siswa kelas XI SMA Negeri 11 Medan yang terdiri dari 6 kelas. Pengambilan sampel dilakukan dengan cara cluster random sampling dengan jumlah sampel sebanyak 30 orang untuk kelas eksperimen dan 30 orang untuk kelas kontrol. Sebelum pembelajaran terlebih dahulu dilakukan pretest kepada kedua kelas dimana kemampuan awal kedua kelas sama. Kemudian dilaksanakan pembelajaran Inkuiri Terbimbing pada kelas eksperimen dan pembelajaran konvensional di kelas kontrol, dan setelah selesai pembelajaran dilakukan postest. Data penelitian ini dikumpulkan dengan menggunakan tes essai, sebanyak 8 soal yang terlebih dahulu sudah divalidasikan. Berdasarkan hasil pengolahan data pretest diperoleh nilai rata-rata kelas eksperimen 30,91 dan nilai rata-rata kelas kontrol 30,33. Hasil postes diperoleh untuk kelas eksperimen dengan nilai rata-rata 72,08 dan kelas kontrol diperoleh 61,33. Dari hasil pengujian hipotesis dengan taraf signifikan 0,05 diperoleh kesimpulan ada pengaruh yang signifikan model pembelajaran Inkuiri Terbimbing terintegrasi animasi flash terhadap hasil belajar siswa pada materi pokok Fluida Dinamis kelas XI di SMA Negeri 11 Medan
PENGEMBANGAN PENUNTUN PRAKTIKUM KIMIA SESUAI MODEL PEMBELAJARAN PENEMUAN DAN BERBASIS PROYEK
Friska Juliana Purba;
Zainuddin Muchtar;
Ramlan Silaban
JURNAL PENELITIAN BIDANG PENDIDIKAN Vol 21, No 1 (2015)
Publisher : LPPM Universitas Negeri Medan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24114/jpbp.v21i1.2987
Abstract This research aims to develop practical guidance reaction rates accordingto the model of project-based learning and discovery. To know the differencesignificantly increase learning outcomes that learned by using practical guidancemodel of project-based learning and discovery. Determine the effectiveness of thatlearned how to use the guide practical model of project-based learning anddiscovery. Samples were taken by two classes of experimental class I taught usingpractical guide appropriate experimental models of discovery and class II are taughtusing practical guide appropriate project-based learning model. Before do thisresearch practical guidance has been developed, validated by lecturers and teacherswho are experts in their field and tested to school. Based on the results of thequestionnaire tabulation showed that the average value of project-based learningmodel is higher than the average value of the discovery learning model. Thusobtained that correspond practical guidance based model projects more effectivelyapplied in learning compared with corresponding practical guidance discoverylearning model. Meanwhile, after learning outcomes tested that correspond practicalguide more effective discovery learning model applied in learning compared withcorresponding practical guide project-based learning model. This is evident becausethe students in the experimental class I, which uses practical guide with models ofdiscovery in doing practical implementation to fully follow lab procedures with toolsand materials have also been provided to make the students evenly understand thelab work while in the second experiment class requires students to design ownpractice, as well as determine the tools and materials to find yourself in a group. Theapplication of such a practice models still can not fully be done in schools, becausethe ability of the students have not been evenly distributed so that in practice thereis a group of students who dominate the lab work and the other as observers only. Kata kunci:Development Guidance Practical, DiscoveryModel, Project Based Learning.
ANALISIS KOMPOSISI CONCERTO IN G MINOR KARYA ANTONIO VIVALDI DALAM PERMAINAN ALAT MUSIK BIOLA PADA MATA KULIAH GESEK III
Esra P.T. Siburian
JURNAL PENELITIAN BIDANG PENDIDIKAN Vol 25, No 1 (2019)
Publisher : LPPM Universitas Negeri Medan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (407.07 KB)
|
DOI: 10.24114/jpbp.v25i1.15532
Penelitian ini adalah penelitian analisis deskriptif. Concerto merupakanjenis musik yang berkembang pada zaman Barok yang terdiri dari 3 gerakan.Gerakan I dalam tempo allegro, Gerakan II dalam tempo Largo, dan Gerakan IIIdalam tempo Allegro. Tetapi yang akan dibahas dalam penelitian ini hanya dibatasi dengan gerakan I saja. Selain dari Concerto A Minor, Concerto G Minor merupakan materi pada pembelajaran mata kuliah Gesek III pada Program Pendidikan Musik, FBS Unimed. Salah satu kesulitan yang dihadapi adalah cara pindahan posisi, antara posisi satu, tiga dan lima, serta pola penjarian yang tidak seimbang dengan pola bow. Oleh sebab itu perlu adanya suatu analisis terhadap tehnik-tehnik penjarian, dan tehnik bow yang terdapat dalam karya tersebut sehingga dapat mempermudah permainan biola dalam Karya Concerto G Minor Vivaldi. Luaran yang dihasilkan adalah menemukan suatu teknik- tehnik penjarian dan tenik bow yang dapat memperlancar permainan biola terhadap karya Concerto G Minor Karya Vivaldi.
PENINGKATAN KETERAMPILAN BERBICARA SAPAAN FORMAL BAHASA JERMAN DENGAN MENGGUNAKAN METODE ROLE PLAY
Resti Saragih
JURNAL PENELITIAN BIDANG PENDIDIKAN Vol 20, No 1 (2014)
Publisher : LPPM Universitas Negeri Medan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24114/jpbp.v20i1.3057
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan keterampilan berbicara sapaan formal Bahasa Jerman siswa dengan menggunakan Metode Role Play di Kelas X SMA Negeri 11 Medan. Jenis penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang terdiri dari dua siklus. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa Kelas X yang berjumlah 25 orang dan objek penelitian ini adalah Penggunaan Metode Role Play untuk meningkatkan keterampilan siswa berbicara Bahasa Jerman. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah tes berbentuk dialog dan observasi untuk melihat keterampilan berbicara siswa selama proses pembelajaran berlangsung. Dari hasil analisis data diperoleh tes sebelum penggunaan Metode Role Play dengan nilai rata-rata 36,64, sedangkan pada siklus I nilai rata-rata meningkat menjadi 62,88. Pada siklus II nilai rata-rata siswa menjadi 74,28 atau mengalami peningkatan. Berdasarkan observasi aktivitas belajar siswa didapat peningkatan dengan skor rata-rata 1,8 pada siklus I menjadi 2,8 pada siklus II. Karena keterampilan berbicara siswa sudah mencapai ketuntasan klasikal maka pembelajaran dihentikan sampai siklus II. Penerapan Metode Role Play dapat meningkatkan keterampilan berbicara siswa pada KD Sapaan Formal Pelajaran Bahasa Jerman di Kelas X SMA Negeri 11 Medan.Kata kunci: Keterampilan Berbicara, Sapaaan Formal, Metode Role Play, .
PENILAIAN KEAKTIFAN MAHASISWA DENGAN MENGGUNAKAN MODEL PENILAIAN PORTOFOLIO PADA PERKULIAHAN MORFOLOGI TUMBUHAN DI JURUSAN BIOLOGI UNIMED
Ashar Hasairin
JURNAL PENELITIAN BIDANG PENDIDIKAN Vol 18, No 2 (2012)
Publisher : LPPM Universitas Negeri Medan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24114/jpbp.v18i3.4288
The objektive of research is to get the avchivement value of autodidactstudent in Plant Morfology lecture by using portofolio model evaluation. Theresearch method of examing avct is teaching by speech, discussion and questionanswer provided by slide teaching media chart in class, laboratory and in the field. The activity consists of cycle 1: Organum nutritivum); cycle 2: Organumreproduvctivum. Each cycle evaluation is provided by test (pretest – postest andpersonal task) in portofolio evaluation. The assesment of practice report based on thecompletion of observation data. Mean while the active assesment based on thedeligen, accuratiose corettness corettness and independence. The result of thisactifity is goined that petest and postest score in cycle 1 and 2 toward the score A,B, C and the degreasing of student quantity whivch gets score D and E in each item. Mean while category the scoring of personal task of cycle 1 and 2 wholly is verygood and good category (score A and B) category is higher than enough and lesscategory (Score C and D), not good category (score E) is not found. The teachingmodel by practice is more precice to do student can see directly their plant object. Meanwhile for the scoring task and paper writing student face probem in masteringliterature and terminology. The active student scoring of civcle 1 & 2 seemed thatthe adventage in correctness of understanding item and determining observedobject.