cover
Contact Name
Nanda Arista Rizki
Contact Email
primatika@fkip.unmul.ac.id
Phone
+6285246890338
Journal Mail Official
psnp@fkip.unmul.ac.id
Editorial Address
Jalan Muara Pahu Kampus Gunung Kelua Samarinda, Kalimantan Timur, Indonesia
Location
Kota samarinda,
Kalimantan timur
INDONESIA
Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Matematika, Universitas Mulawarman
Published by Universitas Mulawarman
ISSN : -     EISSN : 28303059     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Matematika ini membahas permasalahan dalam ranah pendidikan matematika seperti permasalahan dalam belajar mengajar matematika atau permasalahan metodologis dalam bidang penelitian dalam pendidikan matematika. Prosiding ini adalah hasil kerjasama dengan Himpunan Mahasiswa Pendidikan Matematika (Himaptika) Universitas Mulawarman. Semua artikel dalam prosiding ini telah dipresentasikan oleh pemakalah pada Seminar Nasional Pendidikan Matematika Universitas Mulawarman yang diselengarakan oleh Himaptika melalui kegiatan Asah Terampil Matematika (Astramatika) dan telah melalui proses review dan editing.
Articles 77 Documents
Analisis Buku Teks Matematika Kurikulum 2013 Edisi Revisi 2017 Kelas VIII Pokok Bahasan Sistem Persamaan Linear Dua Variabel Berdasarkan Kriteria Bell Ayu Fitriani; Abd. Basir; Jefferson Roosevelt Watulingas
Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Matematika, Universitas Mulawarman Vol 2 (2022): Kurikulum Merdeka Sebagai Solusi Mengatasi Learning Loss Dalam Pembelajaran Matematika
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1015.83 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesesuaian materi dan persentase kesesuaian materi sistem persamaan linear dua variabel pada buku teks matematika siswa kurikulum 2013 edisi revisi 2017 kelas VIII terbitan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) berdasarkan kriteria Bell. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dan studi kepustakaan. Subjek pada penelitian ini adalah buku teks matematika siswa kelas VIII terbitan Kemendikbud kurikulum 2013 Edisi Revisi 2017, sedangkan objek pada penelitian ini adalah kesesuaian materi sistem persamaan linear dua variabel berdasarkan kriteria Bell. Pengumpulan data pada penelitian ini diperoleh dari hasil angket dan analisis isi dokumen. Instrumen yang digunakan adalah lembar analisis kesesuaian buku berdasarkan kriteria Bell dan lembar validasi. Sebelum instrumen lembar analisis kesesuaian buku berdasarkan kriteria Bell digunakan, terlebih dahulu dilakukan validasi instrumen secara keseluruhan dengan nilai yang diperoleh sebesar 3 dan termasuk dalam kategori sangat valid, yang berarti tidak perlu dilakukan revisi pada instrumen dan tidak perlu dilakukan validasi kembali. Kriteria Bell yang digunakan dalam analisis kesesuaian buku ada 19 kriteria. Berdasarkan hasil analisis dan pembahasan diperoleh kesimpulan bahwa kesesuaian materi sistem persamaan linear dua variabel pada buku teks matematika siswa kurikulum 2013 edisi revisi 2017 kelas VIII termasuk kategori baik. Hasil analisis buku siswa dapat digunakan sebagai bahan pertimbangan untuk memilih buku yang akan digunakan.
Analisis Komparasi Perbedaan IPK Mahasiswa Program Studi Pendidikan Matematika Ditinjau Dari Gaya Belajar Nanda Arista Rizki; Nurul Afifah; Thesalonica Graina Barung; Ivan Novri; Isran K. Hasan
Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Matematika, Universitas Mulawarman Vol 3 (2023): Pembelajaran Berdeferensiasi dalam Mewujudkan Generasi Pancasila Unggul melalui Pembel
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) merupakan prestasi akademik Mahasiswa selama perkuliahan. Nilai IPK dapat dipengaruhi oleh gaya belajar. Penelitian terkait perbedaan IPK Mahasiswa calon guru matematika berdasarkan gaya belajar penting dilakukan, mengingat pada gilirannya mereka akan menjadi ujung tombak keberhasilan sebuah proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis komparasi perbedaan nilai IPK Mahasiswa berdasarkan gaya belajarnya. Data diambil dari 111 Mahasiswa aktif yang masih mengambil mata kuliah. Analisis data dilakukan dengan statistika deskriptif lalu dilakukan pengujian asumsi. Karena data tidak memenuhi asumsi, maka dilanjutkan dengan analisis non parametrik yaitu Kruskal-Wallis. Berdasarkan hasil penelitian, bahwa tidak terdapat perbedaan nilai IPK Mahasiswa antar kelompok gaya belajar.
Proses Pembelajaran Matematika Pada Anak Tunarungu Materi Kubus Dan Balok di SLB Negeri Samarinda Ana Monika Guinet; Ayu Cintiya Usmawati; Reisa Evita Zahradia; Mutiara Mumtaza; Mustika Pebrianti; Muhammad Ramadani; Kurniawan Kurniawan
Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Matematika, Universitas Mulawarman Vol 3 (2023): Pembelajaran Berdeferensiasi dalam Mewujudkan Generasi Pancasila Unggul melalui Pembel
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Beberapa kecakapan matematika yang diharapkan dalam pembelajaran, yaitu siswa dapat memahami konsep matematika, menjelaskan keterkaitan antar konsep, dan mengaplikasikan konsep dengan tepat dalam pemecahan masalah. Hal ini menjadi tuntutan bagi para guru di Sekolah Luar Biasa (SLB) dalam melakukan pembelajaran matematika pada anak berkebutuhan khusus tunarungu. Keterbatasan anak tunarungu dalam berbahasa dan komunikasi membuat guru di Sekolah Luar Biasa dituntut untuk mempunyai strategi dalam menyampaikan materi pembelajaran matematika agar mereka dapat memahami materi dengan baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses pembelajaran matematika pada anak tunarungu materi kubus dan balok dan tingkat pemahaman siswa berkebutuhan khusus. Jenis penelitian ini adalah deskripsi dengan pendekatan kualitatif, melalui pendekatan ini peneliti menggali informasi secara ilmiah tentang proses pembelajaran matematika pada anak tunarungu materi kubus dan balok. Subjek dalam penelitian ini adalah tiga siswa tunarunggu kelas VIII, guru kelas, dan salah satu orang tua murid siswa tunarunggu. Metode yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah melalui studi literatur, observasi, dan wawancara terhadap guru dan orang tua anak yang terlibat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses pembelajaran matematika materi kubus dan balok yang diberikan oleh guru pada siswa tunarungu sudah sistematis, namun dari tingkat pemahaman anak berkubutuhan khusus ini secara keseluruhan tidaklah sama. Anak berkebutuhan khusus tunarungu sedang cukup baik dalam memahaminya, sedangkan anak lainnya pemahamannya masih kurang. Dari perilaku siswa berkebutuhan khusus tunarunggu ini mereka menyukai pelajaran matematika tergantung pada mudah atau tidaknya materi yang diberikan.
Proses Menyelesaikan Soal Matematika Materi Penjumlahan pada Siswa Tunagrahita Ringan di SLB Negeri Samarinda Sarla Sarla; Fatmawati Fatmawati; Dewi Murni; Syavira Azhaar; Muhammad Takbir; Marhamah Marhamah; Zainuddin Untu
Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Matematika, Universitas Mulawarman Vol 3 (2023): Pembelajaran Berdeferensiasi dalam Mewujudkan Generasi Pancasila Unggul melalui Pembel
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan merupakan hal penting bagi kehidupan manusia, tak terkecuali pada anak berkebutuhan khusus, yaitu anak tunagrahita. Anak tunagrahita adalah anak dengan hambatan perkembangan mental dan intelektual yang berdampak pada perkembangan kognitif dan perilakunya. Adanya pendidikan diharapkan dapat mengeksplorasi kemampuan dan merasakan pembelajaran sebagaimana yang dirasakan anak pada umumnya, khususnya matematika. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses menyelesaikan soal matematika materi penjumlahan pada siswa tunagrahita ringan di SLB Negeri Samarinda. Jenis penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif, melalui pendekatan ini peneliti menggali informasi secara ilmiah. Subjek dalam penelitian ini adalah guru kelas VI dan tiga siswa tunagrahita ringan kelas VI. Metode yang digunakan dalam mengumpulkan data melalui studi literatur, observasi, wawancara, dan dokumentasi. Studi literatur merupakan data awal sebagai dasar peneliti melakukan penelitian. Dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi didapatkan data kemudian disesuaikan dengan studi literatur untuk menemukan hasil penelitian mengenai proses menyelesaikan soal matematika materi penjumlahan pada siswa tunagrahita ringan di SLB Negeri Samarinda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses menyelesaikan soal matematika materi penjumlahan pada siswa tunagrahita ringan di SLB Negeri Samarinda adalah sebagai berikut: 1) Guru memberikan soal; 2) Siswa mengerjakan soal; 3) Guru mengoreksi hasil pekerjaan siswa; 4) Siswa kembali mengerjakan soal; 5) Guru mengoreksi kembali hasil pekerjaan siswa. Adapun soal yang diberikan berupa soal uraian dalam bentuk cerita berjumlah lima soal. Dalam hal ini ditemukan adanya hambatan yang dialami oleh siswa tunagrahita ringan dalam menyelesaikan soal, seperti kurang teliti dan mudah lupa, sehingga diperlukan strategi khusus dan umpan balik dari guru dalam proses menyelesaikan soal matematika.
Kesulitan Anak Berkebutuhan Khusus Tunagrahita dalam Belajar Mengenal Angka di SLB Bhakti Pertiwi Samarinda Septi Nur Faisah; Mufid Amien Siregar; Firanda Firanda; Irga Nandita; Mujahadah Mujahadah; Aeinatul Auliyah; Musdalifa Musdalifa; Auliaul Fitrah Samsuddin
Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Matematika, Universitas Mulawarman Vol 3 (2023): Pembelajaran Berdeferensiasi dalam Mewujudkan Generasi Pancasila Unggul melalui Pembel
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengertian anak tunagrahita menurut American Association on Mental Deficiency (AAMD) mengacu pada fungsi intelektual umum yang secara nyata (signifikan) berada di bawah rata-rata (normal) bersamaan dengan kekurangan dalam tingkah laku penyesuaian diri dan semua ini berlangsung (termanifestasi) pada masa perkembangannya. Pendidikan matematika yang dilakukan pada anak tunagrahita sedikit berbeda dengan anak lainnya sehingga topik pembicaraan penelitian ini adalah bagaimana proses pembelajaran anak tunagrahita dalam mengenal angka dengan hal tersebut pun menjadi rumusan masalah pada penelitian ini. Berdasarkan rumusan masalah tersebut, tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui proses belajar anak tunagrahita adalam mengenal angka. Metode yang digunakan adalah observasi lapangan yang melibatkan objek (siswa, guru, dan orang tua), wawancara yang dilakukan oleh peneliti, orang tua, dan guru, dokumentasi untuk memperkuat penelitian, serta studi literatur guna menambah wawasan dan informasi. Kesimpulan dari penelitian ini adalah anak tunagrahita memiliki beberapa kekurangan diantaranya adalah lemahnya daya serap/ingatan yang menyebabkan sulitnya mereka untuk mengingat angka yang telah diajarkan sehingga guru harus sekreatif mungkin untuk membantu siswa dapat mengingat materi pelajaran. Tak hanya itu, guru dan orang tua juga wajib bekerja sama demi kelancaran selama pembelajaran terlebih lagi anak tunagrahita yang sulit beradaptasi dengan lingkungan baru mereka.
Proses Pembelajaran Siswa Tunanetra Pada Materi Bangun Datar Persegi Aqmal Hakim; Dwiyanti Suriani; Selvia Nuraini; Desita Dwi Ramadhani; Jumain Jumain; Rahma Adya Pinastika; Yan Ayu Lintang Sagita; Ikmawati Ikmawati
Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Matematika, Universitas Mulawarman Vol 3 (2023): Pembelajaran Berdeferensiasi dalam Mewujudkan Generasi Pancasila Unggul melalui Pembel
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses pembelajaran siswa tunanetra pada materi bangun datar persegi. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Subjek penelitian terdiri dari satu siswa tunanetra kelas VII dan dua guru di SLB Negeri Samarinda. Data dikumpulkan melalui wawancara dengan guru dan observasi terhadap pelaksanaan pembelajaran matematika pada materi persegi. Hasil penelitian ini mengungkapkan temuan utama sebagai berikut. Pada kegiatan awal, guru membuka pelajaran dengan berdoa dan bernyanyi bersama, serta memberikan apersepsi mengenai materi sebelumnya yang berkaitan dengan persegi. Pada kegiatan inti, guru menjelaskan materi persegi dengan menggunakan buku Braille dan memberikan contoh konkret penggunaan persegi, seperti bentuk meja. Pada kegiatan penutup, guru memberikan evaluasi terhadap materi yang diberikan dan refleksi kepada siswa.
Pengaruh Kecemasan Matematis terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Siswa Kelas 11 SMA Negeri 1 Bojong Erina Khairunnisa; Amalia Fitri
Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Matematika, Universitas Mulawarman Vol 3 (2023): Pembelajaran Berdeferensiasi dalam Mewujudkan Generasi Pancasila Unggul melalui Pembel
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dalam penelitian ini ingin mengetahui pengaruh kecemasan matematis terhadap kemampuan pemecahan masalah siswa kelas 11 SMA Negeri 1 Bojong. Jenis penelitian kuantitatif dengan metode penelitian ex-post facto. Populasinya adalah siswa kelas 11 SMA Negeri 1 Bojong tahun pelajaran 2022/2023 sedangkan sampelnya adalah siswa kelas 11 MIPA 4 SMA Negeri 1 Bojong tahun ajaran 2022/2023. Teknik pengumpulan data dengan menggunakan angket dan tes. Teknik analisis data dalam penelitian ini adalah uji regresi sederhana dengan uji prasyarat yang meliputi, uji normalitas, homogenitas, dan linearitas. Berdasarkan hasil analisisnya diperoleh bahwa terdapat pengaruh negatif dari kecemasan matematis terhadap kemampuan pemecahan masalah siswa kelas 11 SMA Negeri 1 Bojong dengan kontribusi kecemasan matematis sebesar 21,6% dan sisanya sebesar 78,4% dipengaruhi oleh faktor lain.
Perbedaan Rata-rata Kemampuan Pemecahan Masalah Siswa yang Diajarkan Model Pembelajaran RME Berbantuan E-Modul BruStar dengan Model Pembelajaran Langsung Nungky Faila Shofa; Himmatul Ulya; Savitri Wanabuliandari
Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Matematika, Universitas Mulawarman Vol 3 (2023): Pembelajaran Berdeferensiasi dalam Mewujudkan Generasi Pancasila Unggul melalui Pembel
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan pemecahan masalah siswa. Hal ini dibuktikan berdasarkan hasil tes studi pendahuluan kemampuan pemecahan masalah yang diikuti oleh 25 siswa kelas VIII SMP 3 Bae Kudus diperoleh total nilai rata-rata 8,20 dengan nilai KKM adalah 72. Tujuan dalam penelitian ini yaitu untuk menguji rata-rata kemampuan pemecahan masalah siswa yang diajarkan model pembelajaran RME berbantuan e-modul BruStar lebih baik dibandingkan dengan siswa yang diajarkan model pembelajaran langsung. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain penelitian jenis Quasi Experimental dan rancangan yang dipilih adalah The Noneequivalent Pretest-Posttest Control Group Design. Pengambilan sampel menggunakan teknik Simple Random Sampling didapat kelas VIII F sebagai kelas eksperimen dan kelas VIII G sebagai kelas kontrol.Teknik pengumpulan datanya menggunakan tes kemampuan pemecahan masalah. Analisis data yang digunakan yaitu uji normalitas, uji homogenitas dan uji t dua sampel independen. Berdasarkan hasil posttest kemampuan pemecahan masalah dapat diketahui bahwa nilai rata-rata kemampuan pemecahan masalah siswa kelas VIII F yang diberikan perlakuan dengan menggunakan model pembelajaran RME berbantuan e-modul BruStar yaitu 77,80 lebih tinggi dibandingkan dengan nilai rata-rata kemampuan pemecahan masalah siswa kelas VIII G yang diberikan perlakuan dengan menggunakan model pembelajaran langsung yaitu 65,00 sehingga dapat disimpulkan bahwa rata-rata kemampuan pemecahan masalah siswa yang diajarkan model pembelajaran RME berbantuan e-modul BruStar lebih baik dibandingkan dengan siswa yang diajarkan model pembelajaran langsung.
Perbedaan Peningkatan Rata-Rata Kemampuan Pemahaman Konsep Siswa Pada Model Pembelajaran PBL Berbantuan Math Home Application Dengan Pembelajaran Langsung Devita Afriyani; Savitri Wanabuliandari; Sumaji Sumaji
Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Matematika, Universitas Mulawarman Vol 3 (2023): Pembelajaran Berdeferensiasi dalam Mewujudkan Generasi Pancasila Unggul melalui Pembel
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemahaman konsep terdiri dari memahami konsep matematika, menjelaskan keterkaitan konsep, mengaplikasikan konsep untuk memecahkan masalah. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui perbedaan peningkatan dalam memehami materi matematika dengan penerapakan pembelajaran model Problem Based Learning menggunakan media aplikasi math home dengan siswa yang belajar menggunakan model pembelajaran langsung. Subjek dari penelitian ini adalah siswa kelas XE-11 dan XE-12 di SMA N 1 Gebog Kudus. Disisi lain penelitian ini menggunakan kuantitatif dengan metode eksperimen dalam bentuk Quasi Eksperimental. Variabel terikat dalam penelitian ini adalah kemampuam pemahaman konsep matemaris siswa. Sedangkan variabel bebasnya adalah model pembelajaran Problem Based Learning berbantuan math home application. Teknik pengumpulan data ini tes. Teknik pemilihan sampel menggunakan teknik kelas secara acak atau Purposive Sampling. Analisis data yang digunakan dalam penilitian ini uji N-Gain dilanjutkan dengan uji t saling bebas.
Kemampuan Representasi Matematis Siswa SMP Kelas VII Menggunakan Media Pembelajaran Matematika Berbasis Edutainment Annisa Aulia Farhan Saleha; Zuli Nuraeni
Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Matematika, Universitas Mulawarman Vol 3 (2023): Pembelajaran Berdeferensiasi dalam Mewujudkan Generasi Pancasila Unggul melalui Pembel
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengukur kemampuan representasi matematis menggunakan media pembelajaran matematika berbasis edutainment. Subjek penelitian ini adalah siswa SMP Negeri 32 Palembang yang telah mempelajari materi penyajian data. Subjek dikumpulkan untuk memperhatikan media pembelajaran dengan menyelesaikan LKPD bersama-sama secara perkelompok disuatu tempat. Instrument dalam penelitian ini adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), Media Pembelajaran Berbasis Edutainment, Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) yang berisi aktivitas-aktivitas berupa masalah pada materi penyajian data, Soal Tes yang berisi 3 (Tiga) soal untuk mengukur kemampuan representasi matematis siswa. Data yang diperoleh dari penelitian ini dianalisis dengan deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa penggunaan media pembelajaran berbasis edutainment dengan menggunakan video animasi dapat membantu siswa dalam menyelesaikan masalah yang diberikan dan memberikan kesempatan kepada subjek untuk dapat memahami matematika melalui cara yang lebih mudah dan lebih dimengerti bagi mereka. Sehingga subjek menemukan caranya untuk menyelesaikan masalah secara mandiri.