Techno
Techno (Jurnal Fakultas Teknik, Universitas Muhammadiyah Purwokerto) adalah jurnal ilmu teknik yang terbit dua kali dalam satu tahun yaitu April dan Oktober. Tujuan penerbitan jurnal techno adalah mempublikasikan hasil penelitian, ide dan karya terbaru ilmu teknik. Scope ruang lingkup jurnal techno meliputi: Clean Energy Technology, Catalyst and Reaction Engineering, Environmental and Safety Technology, Food and Bioprocess Engineering, Fundamental of Chemical Engineering and Applied Chemistry, Industrial Chemical Engineering, Material Science and Engineering, Process and Control Engineering, Separation and Purification Technology, Structural Engineering, Construction Engineering, Material Engineering, Water Resources Engineering, Environmental Engineering, Municipal or Urban Engineering, Transportation Engineering, Forensic Engineering, Geotechnical Engineering, Design Research considers the processes of shaping and making of places, Power System and Information Technolog, Industrial electronics, Sensors, Micro-machines and Robotics, Biomedical Electronics, Electronics and Electrical Engineering, Photonics and Optoelectronics, Wireless/Mobile Communication and Computing, Industrial electronics, Mechatronica, Signal processing, Image Processing, Network Security and Cryptography, Parallel and Distributing Computing, High-Performance Computing, Autonomic and Trusted Computing, Software Engineering and Knowledge Engineering, Artificial Intelligence and Machine Learning, Knowledge Discovery and Data Mining, Virtual Reality and Visualization, Biomedical Informatics and Computation, Information and Its Technical Education, Mobile and Ubiquitous Computing, Analytical smart big data.
Articles
201 Documents
Penerapan Data Mining Untuk Penentuan Penerima Beasiswa Dengan Metode K-Nearest Neighbor (K-NN)
Fiqriany Karepesina;
lisna zahrotun
Techno (Jurnal Fakultas Teknik, Universitas Muhammadiyah Purwokerto) Vol 24, No 1 (2023): Techno Volume 24 NO.1 April 2023
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purwokerto
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30595/techno.v24i1.9084
Dalam beberapa instansi pengelolaan beasiswa masih menggunakan microsoft excel dan pemilihan penerima beasiswa masih menggunakan seleksi administrasis ecara manual. Salah satu pengolahan data dalam jumlah yang besar adalah data mining. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk menerapkan data mining dengan metode k-nearest neighbor (K-NN) untuk penentuan penerima beasiswa. Metode pengumpulan data dengan metode data private, studi literatur, dan wawancara. Tahapan data mining yaitu cleaning, selection, transformation, knowledge deiscovery, pattern evaluation, knowledge presentation. Pengujian sistem yaitu dengan menggunakan confusion matrix untuk mengetahui nilai akurasi. Hasil dari penelitian ini adalah klasifikasi untuk menentukan penerima beasiswa menggunakan metode k-nearest neighbor dimana hasil pengujian dengan confusion matrix dan kurva ROC (Receiver Operation Characteristic) di peroleh hasil akurasi terbaik sebesar 77% dengan nilai AUC (Area Under Curve) 0,90 dari jumlah data training 115, data testing 555 dan nilai K adalah 4. Karena nilai AUC berada diantara rentang 0.80 – 0.90, maka metode tersebut termasuk dalam kategori good classification (sangat baik).
Optimization Of process parameters for microbial cellulose production from rice-washing wastewater (NATA-DE-LERI) By Acetobacter Xylinum
Alwani Hamad;
Giswantara Giswantara;
Endar Pusapawiningtyas;
Regawa Bayu Pamungkas;
Abdul Haris Mulyadi
Techno (Jurnal Fakultas Teknik, Universitas Muhammadiyah Purwokerto) Vol 24, No 1 (2023): Techno Volume 24 NO.1 April 2023
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purwokerto
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30595/techno.v24i1.16988
Nata is a bacterial cellulose obtained from the fermentation of Acetobacter xylinum. It is often found in desserts as a health supplement because of its high fiber content. It is not only produced from coconut water, known as nata-de-coco but can also be produced from other sources, such as wastewater from rice washing, called nata-de-leri. This study aimed to optimize the parameters of bacterial cellulose (nata-de-leri) fermentation by statistical methods to improve production. First, the Placket-Burman Screening Design was applied to address the essential parameter components affecting nata-de-leri production. Eight factors are continuously checked, and unimportant elements are removed to obtain a smaller, more manageable set of characteristics. Second, a feedback surface method using Central Composite Design (CCD) was used to determine the optimal level of fermentation parameters using yield response. The results of this study show that sucrose concentration, CO(NH2)2 concentration, inoculum concentration and fermentation time are believed to be the main factors for nata production. The estimated optimal values nata-de-leri production when using 500 ml of rince washing wastewater are as follows: sucrose is 17.5 g; CO(NH2)2 is 12 g; volume of starter is 60 ml; fermentation time for 12 days. This results in a yield of 97.20%. From this study, the optimum yield in nata-de-leri is 20% larger than the baseline parameters
Prototipe Alat Pendeteksi Pengguna Masker Sebagai Upaya Pencegahan Covid-19
Arif Johar Taufiq;
Latiful hayat;
Susiyadi Susiyadi
Techno (Jurnal Fakultas Teknik, Universitas Muhammadiyah Purwokerto) Vol 24, No 1 (2023): Techno Volume 24 NO.1 April 2023
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purwokerto
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30595/techno.v24i1.11174
Upaya pencegahan penyebaran virus Covid-19 salah satunya dapat dilakukan dengan cara memakai masker, terutama diruang publik. Pengawasan terhadap sesorang memakai masker atau tidak memakai masker sangat membosankan terutama jika orang yang diawasi sangat banyak misalnya di terminal, bandara dan sebagainya. Oleh karena itu diperlukan terobosan alat untuk membantu pengawasan terhadap seseorang memakai masker atau tidak memakai masker untuk mengurangi beban kerja pengawas, dan alat dapat bekerja 24 jam tanpa lelah. Implementasi detektor masker pada penelitian ini menggunakan cara cepat dengan memanfaatkan google teachable machine. Hasil pengujian alat dapat mendeteksi seseorang memakai masker atau tidak memakai masker dengan tingkat kebenaran 100% baik pada obyek riil maupun obyek berupa foto atau video di komputer.
Implementasi Kebijakan Operasional Truk Overloading Di Provinsi Jambi
Pradhana W Nariendra;
Juanita Juanita
Techno (Jurnal Fakultas Teknik, Universitas Muhammadiyah Purwokerto) Vol 24, No 1 (2023): Techno Volume 24 NO.1 April 2023
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purwokerto
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30595/techno.v24i1.17213
Pemerintah Daerah Provinsi Jambi mengeluarkan Surat Edaran Gubernur Jambi No.1448/SE/DISHUB-3.1/XII/2021, tentang penggunaan jalan publik untuk angkutan Batu Bara antar Kabupaten/Kota dalam Propinsi Jambi yang menyebutkan diantaranya adalah pembatasan beban truk batu bara yang melintasi jalan umum dengan beban maksimal 12 ton dan pengaturan waktu operasional truk batu bara Pukul 18.00 - 06.00 WIB. Dalam perjalanannya, penerapan Surat Edaran Gubernur Jambi No.1448/SE/DISHUB-3.1/XII/2021 menuai polemik yang berujung pada demonstrasi. Pasalnya dalam penerapan Surat Edaran tersebut, para sopir truk angkutan batu bara menghasilkan pendapatan yang lebih kecil. Berdasarkan hal tersebut, maka tujuan dari studi ini, yaitu: (1) menganalisis dampak kebijakan terhadap stakeholder, (2) menganalisis faktor pendukung dan penghambat dalam pelaksanaan kebijakan pengoperasian truk overloading pada angkutan batu bara di Provinsi Jambi, dan (3) merekomendasikan arah tindakan pemecahan masalah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah jenis penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Dari hasil analisis, diperoleh alternatif kebijakan untuk memecahkan masalah, yaitu (1) Pemda Provinsi Jambi wajib memfasilitasi pemilik kendaraan dan sopir truk dalam penentuan jumlah setoran yang sesuai dengan perhitungan Biaya Operasi Kendaraan (BOK) agar kesejahteraan sopir truk angkutan batu bara dapat terpenuhi, (2) Pemda Provinsi Jambi wajib menyediakan dan menambah jumlah kantong parkir agar dapat mengurangi truk angkutan batu bara yang parkir di sepanjang bahu jalan, dan (3) Pemda Provinsi Jambi perlu mengkaji peningkatkan kapasitas ruas jalan yang menjadi rute angkutan batu bara sesuai dengan standar pelayanan minimal jalan arteri primer agar tingkat pelayanan jalan pada jam operasi angkutan batu bara dapat tetap terjaga.
Pembuatan Karbon Aktif Bunga Pinus Menggunakan Aktivasi Mekanik Dengan Metode High Energy Milling
Anwar Maruf;
Sheren Liana Saputri
Techno (Jurnal Fakultas Teknik, Universitas Muhammadiyah Purwokerto) Vol 24, No 1 (2023): Techno Volume 24 NO.1 April 2023
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purwokerto
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30595/techno.v24i1.16723
Karbon aktif merupakan salah satu jenis adsorben yang dapat dimanfaatkan pada berbagai bidang industri, seperti industri makanan, obat-obatan dan industri pengolahan minyak bumi dan gas alam. Salah satu bahan alam yang potensi sebagai bahan baku pembuatan karbon aktif adalah bunga pinus. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh suhu karbonisasi terhadap karbon aktif bunga pinus, mengetahui pengaruh waktu selama high energy milling (HEM) terhadap karbon aktif bunga pinus, dan mengetahui struktur senyawa karbon aktif bunga pinus menggunakan metode HEM. Hasil penelitian menunjukkan penyerapan iodine karbon tertinggi diperoleh pada sampel berputar 800 °C dengan waktu HEM 90 menit 577,395 mg/g dengan peningkatan penyerapan 12,1 %. Pada spektra IR karbon bunga pinus setelah karbonisasi terbentuk peak atau puncak serapan pada bilangan gelombang 1743,65 cm-1 dan 1751,36 cm-1pada sampel karbon setelah HEM yang mengindikasi adanya gugus khas dari karbon yaitu C=O. Peak kedua sampel terlihat pada gelombang 1103,28 cm-1 gugus fungsi C-O, 1350,17 cm-1 gugus fungsi C-N, dan 2738,92 cm-1 gugus fungsi –COOH . Ketiga gugus tersebut merupakan gugus yang berperan penting dalam adsorpsi
Rancang Bangun Mesin Pengupas Biji Kopi Basah dengan Material Baja Astm A.36
muhammad muryanto;
Eqwar Saputra;
Trio Nur Wibowo
Techno (Jurnal Fakultas Teknik, Universitas Muhammadiyah Purwokerto) Vol 24, No 2 (2023): Techno Volume 24 NO.2 Oktober 2023
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purwokerto
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30595/techno.v24i2.19293
Kopi merupakan minuman terlaris di kalangan komunitas teratas dan merupakan minuman yang banyak di gemari kalangan orang,baik remaja maupun orang dewasa. Perkebunan kopi idealnya ditanam di daerah pegunungan dengan ketinggian antara 900-1.500 mdpl, namun tidak menutup kemungkinan beberapa jenis kopi dapat tumbuh dengan baik dibawah ketinggian 900 mdpl. Biji buah kopi terdiri dari kulit ari, endosperm dan embrio, dari tiga unsur yang ada pada biji kopi maka dalam perancangan mesin yaitu memisahkan antara kulit endosperm dengan kulit ari atau di sebut kulit basah. Perancangan mesin pengupas kulit kopi basah, dengan metode simulasi menggunakan software solidwork sebagai langakah awal mendisain dan eksperimen merubah sistem pengelolahan pengupasan kulit kopi dari metode manual sampai bergerak menggunakan alat penggerak. Sehingga dapat memenuhi kebutuhan pasar. Perancangan pengupasan kulit kopi dengan mesin penggerak dinamo motor listrik 1 phase spesifikasi ukuran 2HP/1.5KW, kecepatan 1420 rpm, kekuatan arus 220 volt, daya listrik 180 watt Nilai gaya pengupas 144,207 N. mammpu menghasilkan mesin pengupas kopi dengan kapastas produksi sebesar 38,4 kg/jam dengan tingkat keberhasilan rata-rata sebesar 66,86%. Perancangan dengan material baja ASTM A.36 dengan sisi sambungan menggunakan las dan baut, mata potong menggunakan plat alumanium , transmisi dengan menggunakan rantai dan v-belt dan untuk pemisah antara biji dan kulit adalah plat datar yang di bentuk
Evaluasi Kinerja Operasional Bus Trans Banyumas pada Koridor 1 Pasar Pon – Terminal Ajibarang
dwi nanda;
Juanita Juanita
Techno (Jurnal Fakultas Teknik, Universitas Muhammadiyah Purwokerto) Vol 24, No 2 (2023): Techno Volume 24 NO.2 Oktober 2023
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purwokerto
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30595/techno.v24i2.16095
The Trans Banyumas Bus is a mode of mass transportation owned by the Banyumas Regency Transportation Agency which is managed by PT. Banyumas Raya Transportation with the Buy The Service (BTS) system.. It is hoped that this mode of transportation can reduce the use of private vehicles so as to reduce the level of traffic density. The purpose of this study was to determine the level of operational performance of Trans Banyumas corridor 1 buses in terms of load factor, headway, circulation time, travel speed, downtime and availability of transport and then compared with the minimum service standards contained in the Decree of the Director General of Land Transportation Number 687 year 2002, Regulation of the Minister of Transportation of the Republic of Indonesia No. 10. Year 2012, and Regulation of the Minister of Transportation of the Republic of Indonesia No. 98. Year 2013. This research was conducted using dynamic survey methods and static surveys which were carried out on Sunday, 17 July 2022 and Wednesday, 20 July 2022 starting at 05.00 am until 09.00 pm. From the research results on the two survey days, the operational performance results for each indicator reviewed and which met the minimum service standards were circulation time, travel speed, downtime and transportation availability. Meanwhile, the operational performance indicators that have not met the minimum service standards are load factor and headway. So of the six indicators reviewed, two of them have not met the minimum service standards based on the Decree of the Director General of Land Transportation No. 687 of 2002, Regulation of the Minister of Transportation of the Republic of Indonesia No. 10. Year 2012, and Regulation of the Minister of Transportation of the Republic of Indonesia No. 98. Year 2013.
Deteksi Suhu Tubuh dan Masker untuk Kendali Portal Otomatis Menggunakan Machine Learning
Arif Johar Taufiq;
Tito Pinandita;
Susiyadi Susiyadi;
Juanita Juanita
Techno (Jurnal Fakultas Teknik, Universitas Muhammadiyah Purwokerto) Vol 24, No 2 (2023): Techno Volume 24 NO.2 Oktober 2023
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purwokerto
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30595/techno.v24i2.19267
Pendemi Covid-19 pernah terjadi di akhir tahun 2019, walau pandemi sudah berlalu untuk usaha pencegahan kasus yang sama maka pengecekan suhu tubuh dan masker masih diberlakukan terutama ditempat publik misalnya di kantor perbankan dan sebagainya dan kenyataanya virus dapat bermutasi dan pernah ditemukan variannya. Penelitian ini merupakan penelitian lanjutan dari penulis tentang deteksi masker dengan menambahkan fitur pengecekan suhu tubuh untuk kontrol otomatis sistem buka tutup portal. Implementasi sistem dilakukan di mesin android model hasil pelatihan deteksi masker dilatih menggunakan machine learning dan deteksi suhu menggunakan sensor non kontak MLX90614. Berdasarkan pengujian sistem telah bekerja dengan baik, portal akan membuka secara otomatis jika pengunjung menggunakan masker dan suhu tubuh dibawah 37,5 oC.
Karakteristik Batako Self Compacting Concrete (SCC) Limbah Ban Bekas untuk Material Dinding Bangunan Ramah Lingkungan
Nastain Nastain;
Yanuar Haryanto
Techno (Jurnal Fakultas Teknik, Universitas Muhammadiyah Purwokerto) Vol 24, No 2 (2023): Techno Volume 24 NO.2 Oktober 2023
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purwokerto
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30595/techno.v24i2.18252
Batako merupakan salah satu material alternatif dinding yang murah, kuat, dan mudah dalam pengerjaannya. Tetapi mempunyai kelemahan antara lain berat dan mudah pecah. Penggunaan potongan limbah ban bekas dalam campuran batako diharapkan dapat meningkatkan ketahanan batako, sehingga ringan dan tidak mudah pecah. Metode penelitian dilakukan menggunakan benda uji dinding dengan ukuran batako 34,5 x 12 x 9 cm. Campuran batako antara semen : agregat adalah 1 : 6 dengan mengunakan fas 0,6. Sedangkan kadar % volume ban bekas divariasi sebesar 50%, 55%, 60%, 65%, 70% dan 75% tehadap volume agregat. Kelecakan campuran ditingkatkan dengan penambahan superplasticizer sebesar 0,5% terhadap berat semen sehingga didapatkan campuan beton SCC. Karakteristik fisik dan mekanik dinding batako diketahui dengan melakukan pengujian berat satuan, kuat tekan, kuat lentur dan kuat geser terhadap benda uji berdasarkan SNI 03-0348-1989, SNI 03-4165-1996 dan SNI 03-4166-1996. Hasil penelitian menunjukan bahwa berat satuan batako SCC adalah sebesar 913,02 kg/m3 sehingga termasuk kategori batako ringan atau menurun 52,9% dibandingkan batako tanpa ban bekas. Sedangkan nilai kuat tekan, kuat lentur dan kuat geser dinding batako akan menurun dengan meningkatnya penambahan kadar ban bekas.
Aplikasi ESP32 Untuk Monitoring dan Perawatan Aquascape
Rahmad Fajar Sugianto;
Misbah Misbah
Techno (Jurnal Fakultas Teknik, Universitas Muhammadiyah Purwokerto) Vol 24, No 2 (2023): Techno Volume 24 NO.2 Oktober 2023
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purwokerto
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30595/techno.v24i2.19418
Aquascape adalah seni menyusun tanaman dalam air seperti pasir, batu, ranting dan komponen lainnya dalam suatu aquarium yang terkesan menghasilkan ekosistem buatan mirip dengan aslinya. Faktor penting dalam aquascape adalah kualitas kekeruhan air, proses fotosintesis, pemberian pupuk dan pemberian pakan ikan. Dari faktor diatas menjadi sebuah kesulitan untuk  para penghobi agar dapat menjaga keberlangsungan kehidupan ekosistem, namun karena keterbatasan waktu dan kesibukan, para penghobi menemukan banyak kesulitan. Maka perlu adanya inovasi alat agar perawatan aquascape dapat berjalan secara otomatis, seperti mendeteksi kekeruhan dengan sensor turbidity, proses fotosintesis buatan dengan lampu LED, proses pemberian pupuk dengan minipump dan pakan ikan menggunakan motor DC. Semua alat dirancang menggunakan ESP32 yang dihubungkan dengan telegram sebagai monitoring perawatan. Pada umumnya ramgka awal yang dilakukan mencari studi literatur untuk membuat rancangan sistem dan desain sesuai kebutuhan sebelum dilakukan pengujian dan analisa hasil. Tahap kedua yang dilakukan antara lain pengujian sensor dan pengujian waktu. Tahap yang terakhir yaitu evaluasi analisa pada sistem untuk mengetahui selisih sistem yang diprogram dengan realisasi alat yang diterapkan.