cover
Contact Name
Eka Nurdianty Anwar
Contact Email
admbengkuluinstitute@gmail.com
Phone
+628562911777
Journal Mail Official
admbengkuluinstitute@gmail.com
Editorial Address
Jalan Kalimantan No 4 RT 004 RW 001 Kelurahan Kampung Kelawi, Kecamatan Sungai Serut, Kota Bengkulu, Provinsi Bengkulu
Location
Kota bengkulu,
Bengkulu
INDONESIA
Jurnal Vokasi Kesehatan
Published by Gayaku Publisher
ISSN : -     EISSN : 29636833     DOI : -
Core Subject : Health, Science,
Jurnal Vokasi Kesehatan is published by Gayaku Publisher and distributed twice a year. Jurnal Vokasi Kesehatan is dedicated to researchers and academics intent on publishing research, scientific thinking, and other original scientific ideas. Jurnal Vokasi Kesehatan scientific periodical publication on Public Health Science and Healthcare Studies issue as a media for information dissemination of research results for lecturer, researcher, and practitioner. The article published in the Jurnal Vokasi Kesehatan is the authors original work with a broad spectrum of topics. Detailed scopes of articles accepted for submission are The Journals mission is to promote excellence in public health and a range of disciplines and specialties of allied health professions. It welcomes submissions from the international academic and health professionals community. The Journal publishes evidence based articles with solid and sound methodology, clinical application, description of best clinical practices, and discussion of relevant professional issues or perspectives. Articles can be submitted in the form of research articles, reviews, case reports, and letters to the editor or commentaries. The Journals priorities are papers in the fields of nursing, physical therapy, medical laboratory science, environmental health, and medical imaging and radiologic technologies. Relevant articles from other disciplines of allied health professions may be considered for publication.
Articles 84 Documents
Studi Literatur Penggunaan Gym Ball Pada Ibu Hamil Primigravida Untuk Mempercepat Durasi Persalinan Ice Rakizah; Diyah Tepi Rahmawati; Mitra Kadarsih
Jurnal Vokasi Kesehatan Vol 2 No 1 (2023)
Publisher : Gayaku Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58222/juvokes.v2i1.137

Abstract

Melihat banyaknya kejadian persalinan lama dan dampaknya mortalitas dan morbiditas pada ibu dan janin, maka masalah ini dipandang perlu untuk diteliti. Dibutuhkan latihan mobilitas dari ibu untuk menjaga agar ligamen tetap longgar, rileks, bebas dari ketegangan dan lebih banyak ruang untuk bayi turun kepanggul sehingga lama waktu persalinan kala I dan kala II dapat diperpendek dengan melakukan senam/olah tubuh. Salah satu teknik yang dapat digunakan untuk mempercepat proses persalinan adalah menggunakan gym ball dengan gerakan pelvic rocking, squatting, bounching ball dan standing leaning on the ball. Tujuan rencana penelitian ini adalah untuk mengetahui efektifitas penggunaan gym ball terhadap penurunan kepala pada ibu hamil dan mempercepat durasi persalinan. Metode dalam penelitian ini berupa studi literatur. Dari beberapa kajian/telaah disampaikan bahwa terdapat perbedaan sebelum dan sesudah dilakukan latihan gym ball terhadap kemajuan persalinan ibu primigravida kala I fase aktif Hasil penelitian lainnya menyebutkan bahwa Pelvick Rocking Exercise dapat mempercepat kala I fase aktif persalinan pada ibu multigravida. Hal serupa sejalan dengan hasil penelitian yang juga menunjukkan bahwa teknik gym ball dengan pelvic rocking dapat mempercepat lama persalinan kala I fase aktif sebesar 52.61% dan dalam hal penurunan dan rotasi kepala janin pada awal fase aktif (dilatasi: 3-5 cm) dan kala II. Kesimpulan dan saran. Latihan dengan bola kelahiran (gymball) diyakini mampu memperkuat otot dasar panggul, meningkatkan diameter panggul, membantu turunnya janin ke panggul sehingga mampu mempercepat proses persalinan dan perlunya dilakukan penelitian lanjutan untuk hasil yang lebih optimal.
Analisis Implementasi Program Pos Pembinaan Terpadu Penyakit Tidak Menular (POSBINDU PTM) Pada Lansia Di Puskesmas Rawat Inap Muara Pinang Kabupaten Empat Lawang Anita Anita; Tuti Rohani; Wulandari Wulandari; Fiya Diniarti
Jurnal Vokasi Kesehatan Vol 1 No 2 (2022)
Publisher : Gayaku Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58222/juvokes.v1i2.138

Abstract

Penyakit tidak menular (PTM) merupakan penyakit yang seringkali tidak terdeteksi karena tidak ada keluhan dan tidak bergejala yang biasanya ditemukan pada tahap lanjut sehingga sulit disembuhkan dan berakhir pada kecacatan atau dapat menyebabkan kematian. PTM terjadi akibat berbagai faktor risiko yaitu merokok, aktivitas fisik yang kurang, pola makan yang tidak sehat, konsumsi minuman beralkohol, gaya hidup, dan lain-lain. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana implementasi program Pos Pembinaan Terpadu Penyakit Tidak Menular (Posbindu PTM) pada lansia di Puskesmas Rawat Inap Muara Pinang Kabupaten Empat Lawang. Metode yang digunakan adalah penelitian ini studi kasus dengan menggunakan metode kualitatif rancangan deskriptif, data dikumpukan dengan melakukan wawancara secara terstruktur kepada informan penelitian yang terdiri dari Kepala Bidang Pencegahan dan Pengedalian Penyakit Dinas Kesehatan Kabupaten Empat Lawang, Kepala Seksi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular dan Kesehatan Jiwa Dinas Kesehatan Kabupaten Empat Lawang, Kepala Puskesmas Rawat Inap Muara Pinang Kabupaten Empat Lawang, Pengelola Program dan Ketua kader masing-masing Posbindu dan masyarakat (lansia). Analisis data dalam penelitian ini terdiri dari reduksi data, triangulasi dan menarik kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa implementasi program Posbindu PTM di di Puskesmas Rawat Inap Muara Pinang Kabupaten Empat Lawang sudah sesuai dengan tahapan yang telah di tetapkan oleh Menteri Kesehatan, mulai dari tahap registrasi, wawancara, pengukuran tinggi badan dan berat badan, pemeriksaan tekanan darah dan juga identifikasi faktor resiko PTM. Peneliti menyarankan kepada Dinas Kesehatan agar dapat memberikan pelatihan kepada kader-kader kesehatan untuk meningkatkan kualitas kader, perlunya pemantauan langsung terkait program Posbindu PTM yang telah dijalankan sehingga dapat melakukan evaluasi terkait implementasi program Posbindu PTM apakah sudah sesuai dengan petunjuk pelaksanaan.
Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian HIV/AIDS Di Puskesmas Penurunan Kota Bengkulu Tahun 2022 Femi Herlinda; Fiya Diniarti; Darmawansyah Darmawansyah
Jurnal Vokasi Kesehatan Vol 2 No 1 (2023)
Publisher : Gayaku Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58222/juvokes.v2i1.139

Abstract

HIV/AIDS di Kota Bengkulu tahun 2020 sebesar 73 kasus, tahun 2021 sebesar 111 kasus. Kasus HIV/AIDS tertinggi tahun 2021 berada di puskesmas Penurunan sebesar 111 kasus. Penelitian ini bertujuan menganalisis Faktor –faktor yang berhubungan dengan Kejadian HIV/AIDS di Wilayah Kerja Puskesmas Penurunan Kota Bengkulu tahun 2022. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan menggunakan rancangan case control study. Jumlah sampel 66 responden yang terdiri dari 33 sampel kasus dan 33 sampel kontrol dengan teknik pengambilan sampel menggunakan teknik total sampling pada sampel kasus dan purposive sampling pada sampel control dengan menggunakan instrumen kuesioner dan pengolahan data menggunakan SPSS 16. Hasil penelitian dari hasil uji statistik Chi-Square (continuity correction) usia yaitu dengan p-value=0,258> a0.05 dan nilai OR didapat sebesar 4,639 (95% CI = 8,987-6,765), jenis kelamin yaitu dengan p-value= 0,010 > a0.05 dan nilai OR didapat sebesar 6,719 (95% CI=8,657-3,765), pengetahuan yaitu dengan p-value= 0,00,012< a0.05 dan nilai OR didapat sebesar 3,517 (95% CI = 0,543-11,765), dan riwayat IMS yaitu dengan p-value= 0,013 > a0.05 dan nilai OR didapat sebesar 2,719 (95% CI = 1,876-13,875), Saran bagi Puskesmas Penurunan Kota Bengkulu Diharapkan puskesmas dapat mengoptimalkan dan meningkatkan pencegahan HIV/AIDS dengan melakukan pelaksanaan program kegiatan, pembinaan, dan konseling dalam upaya meningkatkan pengetahuan pencegahan HIV/AIDS.
Tingkat Kerawanan Demam Berdarah Dengue Berdasarkan Indeks Kerawanan Penyakit Di Kabupaten Kepahiang Provinsi Bengkulu Rica Denis
Jurnal Vokasi Kesehatan Vol 2 No 1 (2023)
Publisher : Gayaku Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58222/juvokes.v2i1.144

Abstract

Penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) disebabkan oleh virus dengue yang ditularkan oleh nyamuk Aedes aegypti. DBD dapat menyebabkan kematian jika tidak ditangani secara cepat dan tepat. Di kabupaten Kepahiang provinsi Bengkulu, angka kejadian DBD cenderung meningkat dalam 5 tahun terakhir ini. Angka kejadian ini akan mempengaruhi derajat kesehatan dan indeks pembangunan kesehatan masyarakat di kabupaten Kepahiang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kerawanan penyakit DBD di kabupaten Kepahiang berdasarkan indeks kerawanan penyakit. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode pendekatan perhitungan Indeks Pembangunan Desa oleh BAPPENAS. Indeks kerawanan penyakit berbasis lingkungan disusun menjadi 7 dimensi yaitu pelayanan kesehatan, tenaga kesehatan, kesehatan lingkungan, kependudukan, perilaku masyarakat, pengendalian penyakit dan pemerintah yang disusun menjadi 23 indikator. Indeks kerawanan DBD tingkat Kabupaten adalah 2,771 dan termasuk pada kategori potensi rawan. Jika kondisi ini dibiarkan saja dan tidak ada langkah pencegahan yang signifikan maka di tahun yang akan datang akan dimungkinkan untuk meningkat menjadi kategori rawan. Indeks kerawanan tertinggi di kecamatan Seberang Musi sebesar 3,348 dan terendah di kecamatan Kepahiang sebesar 2,304. Kesimpulan dari penelitian ini adalah tingkat kerawanan pada semua kecamatan di Kabupaten Kepahiang berada pada kategori potensi rawan.
Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kekurangan Energi Kronik (KEK) Pada Ibu Hamil Di Wilayah Kerja Puskesmas Seginim Kabupaten Bengkulu Selatan Wenny Mandella; Nora Veronica; Liya Lugita Sari
Jurnal Vokasi Kesehatan Vol 2 No 1 (2023)
Publisher : Gayaku Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58222/juvokes.v2i1.148

Abstract

Kekurangan Energi Kronik (KEK) ibu hamil dapat mempengaruhi proses pertumbuhan janin dan dapat menimbulkan keguguran, abortus, bayi lahir mati, kematian neonatal, cacat bawaan, anemia pada bayi, asfiksia intrapartum, dan BBLR. Hasil survey awal diketahui jumlah ibu hamil yang menderita KEK dari tahun ke tahun semakin meningkat, tahun 2017 sebanyak 37 kasus (10,9%), tahun 2018 sebanyak 60 kasus (18,7%) sementara dari Januari-September 2019 berjumlah 53 kasus. Untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan Kekurangan Energi Kronik (KEK) pada ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Seginim Kabupaten Bengkulu Selatan. Metode penelitian ini adalah analitik dengan desain cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh wanita hamil di wilayah kerja Puskesmas Seginim pada bulan Juli 2019 s/d Maret tahun 2020 dengan sampel penelitian sebanyak 75 orang. Analisa data dilakukan menggunakan uji chi square. Sebagian besar ibu hamil berpengetahuan cukup (42,7%), pendapatan keluarga cukup (69,3%), pemeriksaan kehamilan (ANC) tidak teratur (52,0%) dan tidak KEK (68,0%). Secara statistic terdapat hubungan yang bermakna antara pengetahuan dengan kejadian KEK (ρ 0,008< ρ 0,05), terdapat hubungan yang bermakna antara pendapatan keluarga dengan kejadian KEK (ρ 0,000< ρ 0,05) dan terdapat hubungan yang bermakna antara pemeriksaan kehamilan dengan kejadian KEK (ρ 0,000< ρ 0,05). Terdapat hubungan yang bermakna antara variabel pengetahuan, pendapatan keluarga dan pemeriksaan kehamilan dengan kejadian KEK di wilayah kerja Puskesmas Seginim Kabupaten Bengkulu Selatan Tahun 2020 berdasarkan nilai X2 faktor tertinggi yang berhubungan dengan KEK pada ibu hamil adalah variabel pemeriksaan kehamilan.
Implementasi Pada Kehamilan Dengan Hipertensi Kronis Superimposed Preeklampsia Wahyu Nuraisya
Jurnal Vokasi Kesehatan Vol 2 No 2 (2023)
Publisher : Gayaku Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58222/juvokes.v2i2.161

Abstract

Preeclampsia is a disorder that occurs in pregnant women and is a leading cause of maternal and perinatal mortality and morbidity up to fivefold after bleeding and infection. The research approach / design that has been carried out is a case study. Research has been conducted to determine the proper implementation of Mrs. J pregnant women at UPTD Puskesmas Plosoklaten Kediri Regency. The method of data collection that has been carried out is by means of anamnesis / interview, observation and documentation (SOAP). The review and implementation will be carried out in January 2023 in the MCH room. The results of the data collection of mothers complained of frequent dizziness, had a history of hypertension from biological mothers and currently Mrs.J suffers from chronic hypertension. History of previous childbirth by means of Sectio Caesarea (SC). Blood Pressure Results 140/80 mmHg, TD tilted: 120/60 mmHg, ROT 20 (positive), MAP 100 (positive), lila 23 cm and KSPR 18 (pregnant, SC, hypertension, distance between children 2 years). On the lower extremities there is oedema of the right and left legs. Fetal Heart Rate auscultation examination is 144 x / m, regular, strong. Based on the results of subjective data and objective data, analysis. Mrs. J is G2P1A0 gestational age 23-24 weeks single/live/intrauterine fetus, KU mother and fetus are both with chronic hypertension superimposed preeclampsia. The implementation given to Mrs. J G2P1A0 UK 23-24 weeks with chronic hypertension superimposed preeclampsia was carried out comprehensively and SOP for pregnancy check. Midwives have conducted initial screening and advised patients to check with doctors for therapy and make planned early referrals to prevent complications in mothers and babies.
Analisis Spasial Faktor Risiko Kejadian Demam Berdarah Dengue Di Kota Bengkulu Agiel Anugrah Sidharta; Fiya Diniarti; Darmawansyah Darmawansyah
Jurnal Vokasi Kesehatan Vol 2 No 2 (2023)
Publisher : Gayaku Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58222/juvokes.v2i2.162

Abstract

Jumlah kasus demam berdarah yang dilaporkan ke WHO meningkat lebih dari 8 kali lipat selama dua dekade terakhir, dari 505.430 kasus pada tahun 2000, menjadi lebih dari 2,4 juta pada tahun 2010, dan 5,2 juta pada tahun 2019 (World Health Organization, 2022). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor risiko Demam Berdarah Denguei dan memetakan sebaran kasus Demam Berdarah Dengue menggunakan analisis spasial diwilayah Kota Bengkulu. Metode yang digunakan adalah desain penelitian observasional analitik dengan pendekatan case control, data dikumpulkan dengan menyebarkan kuesioner pada 44 responden yang DBD dan 44 responden negatif DBD di Wilayah Kerja Puskesmas se-Kota Bengkulu dengan teknik total sampling. Penelitian ini menunjukkan, tidak ada hubungan usia dengan kejadian DBD dimana nilai P (0,82), tidak ada hubungan jenis kelamin dengan kejadian DBD dimana nilai P (0,83), tidak ada hubungan pendidikan dengan kejadian DBD dimana nilai P (1,00), tidak ada hubungan pendapatan dengan kejadian DBD dimana nilai P (1,00), tidak ada hubungan obat anti nyamuk dengan kejadian DBD dimana nilai P (0,19), ada hubungan menguras TPA dengan kejadian DBD dimana nilai P (0,002), tidak ada hubungan kawat kasa dengan kejadian DBD dimana nilai P (1,00), tidak ada hubungan genangan air dengan kejadian DBD dimana nilai P (0,83). Diharapkan kepada petugas DBD Puskesmas di Kota Bengkulu agar dapat memperhatikan pencatatan data alamat penderita DBD secara lengkap dan jelas. Penambahan informasi seperti nomor telepon dapat dimasukkan pada buku register DBD.
Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Stunting Di Puskesmas Simpang Periuk Lubuklinggau Selatan II Tahun 2022 Paulina Derita Enggal Luarsih; Murwati Murwati; Sulastri Sulastri
Jurnal Vokasi Kesehatan Vol 2 No 2 (2023)
Publisher : Gayaku Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58222/juvokes.v2i2.163

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara status gizi balita, pendapatan keluarga, riwayat pemberian asi ekslusif dan pola asuh dengan kejadian stunting di Puskesmas Simpang Periuk Lubuklinggau Selatan II Tahun 2022. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan rancangan penelitian cross sectional.. Berdasarkan data Puskesmas Periuk Lubuk Linggau Selatan II Tahun 2022, jumlah populasi balita (1-5 tahun) pada saat penelitian adalah sebanyak 924 balita (1-5 tahun). Pengambilan sampel pada penelitian ini adalah menggunakan teknik Simple Random Sampling dan jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 90 responden Hasil penelitian ini menunjukan ada hubungan status gizi balita dengan kejadian stunting di Puskesmas Simpang Periuk Lubuklinggau Selatan II Tahun 2022, ada hubungan pendapatan keluarga dengan kejadian stunting di Puskesmas Simpang Periuk Kota Lubuklinggau Selatan II Tahun 2022, ada hubungan riwayat pemberian asi ekslusif dengan kejadian stunting di Puskesmas Simpang Periuk Lubuklinggau Selatan II Tahun 2022 dan ada hubungan pola asuh dengan kejadian stunting di Puskesmas Simpang Periuk Lubuklinggau Selatan II Tahun 2022. Saran dalam penelitian ini dapat menjadi bahan evaluasi bagi Puskesmas dalam menjalankan program stunting dan dapat bekerja lebih giat lagi untuk memecahkan masalah stunting.
Hubungan Trombosit Dan Hematokrit Dengan Kejadian DBD Di Rumah Sakit Tiara Sella Kota Bengkulu Tahun 2022 Elfa Rianti; Des Metasari; Fery Surahman S
Jurnal Vokasi Kesehatan Vol 2 No 2 (2023)
Publisher : Gayaku Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58222/juvokes.v2i2.164

Abstract

Tujuan penelitian ini diketahuinya hubungan trombosit dan hematokrit dengan kejadian Demam Berdarah Dengue Di Rumah Sakit Tiara Sella Kota Bengkulu Tahun 2022. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan rancangan penelitian cross sectional. Populasi yang telah di teliti adalah seluruh pasien yang melakukan pemeriksan di Rumah Sakit Tiara Sella Kota Bengkulu dari Januari sampai dengan Mei Tahun 2022 yang berjumlah 3.579 Orang. Sampel penelitian ini sebanyak 97 responden. Teknik pengambilan sampel menggunakan accidental sampling. Accidental Sampling Hasil penelitian ini menunjukan ada hubungan antara trombosit dengan kejadian Demam Berdarah Dengue di rumah sakit Tiara Sella Kota Bengkulu Tahun 2022, dengan nilai asymp.sig (p)=0,004. Ada hubungan antara hematokrit dengan kejadian Demam Berdarah Dengue di rumah sakit Tiara Sella Kota Bengkulu Tahun 2022, dengan nilai asymp.sig (p)=0,019. Saran agar dinas kesehatan terkait agar dapat memberikan sosialisasi kepada masyarakat mengenai tanda-tanda penyakit DBD sehingga masyarakat paham dan cepat tanggap menangani penyakit DBD dan penanganan awal sebelum masuk kerumah sakit.
Hubungan Pengetahuan Ibu Tentang Posyandu Dengan Pemanfaatan Posyandu Di Wilayah Kerja Puskesmas Kayu Kunyit Kabupaten Bengkulu Selatan Lika Liani; Vevi Gusnidarsih; Marsimin Marsimin; Gusni Rahmarianti
Jurnal Vokasi Kesehatan Vol 2 No 2 (2023)
Publisher : Gayaku Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58222/juvokes.v2i2.165

Abstract

Kurangnya pengetahuan masyarakat tentang pelayanan kesehatan di Posyandu sangat berpengaruh terhadap intensitas kunjungannya ke Posyandu karena pengetahuan merupakan salah satu faktor predisposisi dari perilaku seseorang, sehingga jika pengetahuan masyarakat terhadap Posyandu kurang maka perilaku orang tersebut juga sama dengan tingkat pengetahuannya. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan pengetahuan ibu tentang posyandu dengan pemanfaatan posyandu di wilayah kerja Puskesmas Kayu Kunyit Bengkulu Selatan. Penelitian ini merupakan penelitian analitik dengan rancangan cross sectional. Populasi penelitian ini adalah seluruh ibu yang mempunyai balita di wilayah kerja Puskesmas Kayu Kunyit pada bulan Februari 2022 dengan sampel yang berjumlah 66 orang. Analisa data dilakukan dengan uji chi-square. Hasil: Sebagian besar responden dengan pengetahuan baik (72.4%), pemanfaatan posyandu baik (56.8%) dan uji chi-square menunjukkan nilai ρ(0,003)<ρ(0,05). Terdapat hubungan antara pengetahuan ibu tentang posyandu dengan pemanfaatan posyandu di wilayah kerja Puskesmas Kayu Kunyit Bengkulu Selatan.