cover
Contact Name
Fatimah Zahra Nasution
Contact Email
welfare@unsil.ac.id
Phone
+6281221092136
Journal Mail Official
Welfare@unsil.ac.id
Editorial Address
Jalan Siliwangi No. 24, Kahuripan, Kec. Tawang Kota. Tasikmalaya
Location
Kota tasikmalaya,
Jawa barat
INDONESIA
WELFARE Jurnal Ilmu Ekonomi
Published by Universitas Siliwangi
ISSN : 27232220     EISSN : 27232212     DOI : -
Core Subject : Economy,
WELFARE Jurnal Ilmu Ekonomi merupakan peer-reviewed journal yang mempublikasikan artikel-artikel ilmiah dalam bidang ilmu dan kajian Ekonomi Pembangunan. Artikel-artikel yang dipublikasikan di WELFARE Jurnal Ilmu Ekonomi meliputi hasil penelitian ilmiah asli (prioritas utama) dan artikel ulasan ilmiah yang bersifat baru (tidak prioritas). WELFARE Jurnal Ilmu Ekonomi diterbitkan oleh Jurusan Ekonomi Pembangunan, Fakultas Ekonomi Universitas Siliwangi Kota Tasikmalaya secara periodik dua kali dalam setahun yakni pada Bulan Mei dan Bulan November dalam setiap volume. WELFARE Jurnal Ilmu Ekonomi menerima manuskrip atau naskah artikel yang ditulis dalam Bahasa Indonesia maupun Bahasa Inggris, berkaitan dalam bidang kajian Ilmu Ekonomi Pembangunan dari berbagai kalangan akademisi dan peneliti baik nasional maupun internasional. Cakupan bidang kajian meliputi: Ekonomi Perencanaan Ekonomi Pembangunan Ekonomi Moneter Koperasi dan UMKM Ekonomi Publik Ekonomi Sumber Daya Alam dan Lingkungan Ekonomi Regional Ekonomi Pertanian Ekonomi Industri Ekonomi Perdagangan Ekonomi Pariwisata Ekonomi Sumber Daya Manusia dan Kependudukan Ekonomi Internasional Ekonomi Syariah Jurnal ini telah terdaftar pada Pusat Dokumentasi Ilmiah Indonesia Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (PDII LIPI) dengan Internasional Standard Serial Number (ISSN) media online 2723-2212 dan Internasional Standard Serial Number (ISSN) media cetak 2723-2220.
Articles 118 Documents
Dampak Ekspor Barang Manufaktur, Inflasi, dan Biaya Penggunaan Kekayaan Intelektual terhadap Nilai Tambah Manufaktur di Indonesia Nurlailatin, Indah; Patonah, Sita; Aliyuddin, Muhammad
WELFARE Jurnal Ilmu Ekonomi Vol 5, No 1 (2024): Mei
Publisher : Jurusan Ekonomi Pembangunan, Fakultas Ekonomi, Universitas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37058/wlfr.v5i1.10997

Abstract

This study aims to explore the dynamics of manufacturing value added in Indonesia from 2004 to 2022. This research used a multiple linear regression analysis model of time series. The data was sourced from the World Bank and the United Nations Industrial Development Organization. The testing steps involved classical assumption tests and statistical tests. The results of this study indicate that simultaneously the variables of exports, inflation, and intellectual property usage costs show a significant effect on manufacturing value added in Indonesia. Partially, it shows that the export variable and the cost of using intellectual property have a positive and significant effect on manufacturing value added in Indonesia, while the inflation variable has a negative and insignificant effect on manufacturing value added in Indonesia. The implication of these findings is the importance of policies that support increasing exports, such as providing incentives for producers to access international markets, then implementing monetary policy to stabilize inflation to reduce its negative impact on production costs, and strengthening intellectual property protection to improve the performance of the manufacturing sector in Indonesia.Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi dinamika nilai tambah manufaktur di Indonesia dari tahun 2004 hingga 2022. Penelitian ini menggunakan model analisis regresi linear berganda. Data time series yang bersumber dari World Bank dan United Nations Industrial Development Organization. Langkah-langkah pengujian melibatkan uji asumsi klasik, dan uji statistik. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa secara simultan variabel ekspor, inflasi dan biaya penggunaan kekayaan intelektual menunjukkan pengaruh signifikan terhadap nilai tambah manufaktur di Indonesia. Secara parsial menunjukkan bahwa variabel ekspor dan biaya penggunaan kekayaan intelektual memiliki pengaruh yang positif dan signifikan terhadap nilai tambah manufaktur di Indonesia, sedangkan variabel inflasi memiliki pengaruh yang negatif dan tidak signifikan terhadap nilai tambah manufaktur di Indonesia. Implikasi dari temuan ini adalah pentingnya kebijakan yang mendukung peningkatan ekspor seperti memberikan insentif bagi produsen untuk mengakses pasar internasional, kemudian menerapkan kebijakan moneter untuk menstabilkan inflasi sehingga mengurangi dampak negatifnya terhadap biaya produksi, dan penguatan perlindungan kekayaan intelektual untuk meningkatkan kinerja sektor manufaktur di Indonesia.
Kontribusi Diaspora Indonesia terhadap Kerja sama Ekonomi, UMKM, Ekspor Impor, dan Foreign Direct Invesment Syafitri, Freesca; Andayani, Putri; Emayanti, Emayanti
WELFARE Jurnal Ilmu Ekonomi Vol 4, No 2 (2023): November
Publisher : Jurusan Ekonomi Pembangunan, Fakultas Ekonomi, Universitas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37058/wlfr.v4i2.8804

Abstract

Diasporas are foreigners who migrate to other countries for several reasons, such as political, economic and socio-cultural. The role of the Indonesian diaspora, the community of Indonesians living abroad, is a factor that can greatly expand and increase Indonesia's international trade. This research explores the role of the Indonesian diaspora in international trade. The objectives include understanding how the diaspora promotes international economic cooperation, strengthens the promotion of Indonesian MSME products in the international market, and contributes to export-import and foreign direct investment (FDI). This research uses a descriptive analysis method with literature review-based data collection techniques and takes references from various literature sources. The results of this study state that Indonesian diasporas play an important role in advancing Indonesia's international trade by utilizing their understanding of international markets, extensive business networks, and knowledge of Indonesian products. In addition, diasporas help increase FDI by bringing investment from their home countries and utilizing export development networks to expand market access, thereby promoting sustainable economic growth in Indonesia.Diaspora merupakan orang asing yang bermigrasi ke negara lain karena beberapa alasan, seperti politik, ekonomi, dan sosial budaya. Peran diaspora Indonesia, yaitu komunitas masyarakat Indonesia yang tinggal di luar negeri, menjadi faktor yang sangat dapat memperluas dan meningkatkan perdagangan internasional Indonesia. Penelitian ini mengeksplorasi peran diaspora Indonesia dalam perdagangan internasional. Tujuannya antara lain untuk memahami bagaimana diaspora mempromosikan kerja sama ekonomi internasional, memperkuat promosi produk UMKM Indonesia di pasar internasional, dan berkontribusi dalam ekspor-impor dan foreign direct investment (FDI). Penelitian ini menggunakan metode analisis deskriptif dengan teknik pengumpulan data berbasis telaah pustaka, mengambil referensi dari berbagai sumber literatur. Hasil penelitian ini menyatakan bahwa diaspora Indonesia memainkan peran penting dalam memajukan perdagangan internasional Indonesia dengan memanfaatkan pemahaman mereka tentang pasar internasional, jaringan bisnis yang luas, dan pengetahuan tentang produk Indonesia. Selain itu, diaspora membantu meningkatkan FDI dengan membawa investasi dari negara tempat mereka tinggal dan memanfaatkan jaringan pengembangan ekspor untuk memperluas akses pasar, sehingga mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan di Indonesia.
Is Regional Economic Research Still Relevant?: A Bibliometric Approach Using Vosviewer Aliyuddin, Muhammad
WELFARE Jurnal Ilmu Ekonomi Vol 4, No 1 (2023): Mei
Publisher : Jurusan Ekonomi Pembangunan, Fakultas Ekonomi, Universitas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37058/wlfr.v4i1.6865

Abstract

This research aims to find out about the latest trends in regional economic research topics. The research method used in this research is bibliometric analysis using the Voswiewer application. Bibliometric research method is a research method that can analyze a very large volume of research. The bibliometric techniques used in this research are performance analysis and science mapping. The results showed that the most productive and most influential journals in regional economic research topics are journals affiliated with environmental science. The most influential researchers in the field of regional economics are dominated by researchers affiliated with universities from China. Based on science mapping analysis, it can be seen that there are three most dominant elements in regional economic topics, namely environmental regulation, covid, and urban agglomeration. Meanwhile, based on network visualization analysis, it is known that there are several recent topics in the field of regional economics, namely economic resilience, industrial agglomeration, and digital economy.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui mengenai perkembangan terbaru dalam topik penelitian ekonomi regional. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis bibliometrik dengan menggunakan aplikasi Vosviewer. Metode penelitian bibliometrik yaitu metode penelitian yang dapat menganalisis volume penelitian yang sangat besar. Teknik bibliometrik yang digunakan dalam penelitian ini yaitu performance analysis dan science mapping. Hasil penelitian menunjukan bahwa jurnal paling produktif dan paling berpengaruh dalam topik penelitian ekonomi regional merupakan jurnal – jurnal yang terafiliasi dengan bidang ilmu lingkungan. Peneliti paling berpengaruh dalam bidang ekonomi regional di dominasi oleh para peneliti yang terafiliasi dengan universitas dari negara China. Berdasarkan analisis science mapping dapat diketahui terdapat tiga elemen paling dominan dalam topik ekonomi regional yaitu environmental regulation, covid, dan urban agglomeration. Sementara itu, berdasarkan analisis network visualization diketahui terdapat beberapa topik terbaru dalam bidang ekonomi regional yaitu economic resilience, industrial agglomeration, dan digital economy.
Pengaruh Dana Otonomi Khusus Aceh dan Dana Alokasi Khusus terhadap Kemiskinan di Provinsi Aceh Tassya, Aulia; Nailufar, Fanny
WELFARE Jurnal Ilmu Ekonomi Vol 5, No 1 (2024): Mei
Publisher : Jurusan Ekonomi Pembangunan, Fakultas Ekonomi, Universitas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37058/wlfr.v5i1.9657

Abstract

This study aims to analyze the effect of the Aceh Special Autonomy Fund and Special Allocation Fund on poverty in Aceh Province. The data used in this study is time series data for 2013-2022, which was obtained from the Central Statistics Agency (BPS) and the Ministry of Finance of the Republic of Indonesia (Kemenkeu). The data was then analyzed using multiple linear regression analysis methods. The results of this study show that the Aceh Special Autonomy Fund significantly affects poverty in Aceh Province. In contrast, the Special Allocation Funds do not significantly affect poverty in Aceh Province. At the same time, the Aceh Special Autonomy Fund and the Special Allocation Fund significantly affect poverty in Aceh Province. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Dana Otonomi Khusus Aceh dan Dana Alokasi Khusus terhadap kemiskinan di Provinsi Aceh. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data time series tahun 2013-2022 yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS) dan Kementerian Keuangan Republik Indonesia (Kemenkeu). Data tersebut kemudian dianalisis menggunakan metode analisis regresi linear berganda. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Dana Otonomi Khusus Aceh berpengaruh signifikan terhadap kemiskinan di Provinsi Aceh sedangkan Dana Alokasi Khusus tidak berpengaruh secara signifikan terhadap kemiskinan di Provinsi Aceh. Secara simultan Dana Otonomi Khusus Aceh dan Dana Alokasi Khusus berpengaruh signifikan terhadap kemiskinan di Provinsi Aceh.
Islamic Rural Bank: Main Drivers of Micro, Small and Medium Enterprises Growth Rakhman, Kausar Icha Aina; Nisa, Siti Karomatun; Haya, Aina Fathia; Asytuti, Rinda
WELFARE Jurnal Ilmu Ekonomi Vol 4, No 2 (2023): November
Publisher : Jurusan Ekonomi Pembangunan, Fakultas Ekonomi, Universitas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37058/wlfr.v4i2.9200

Abstract

Limited capital, production techniques, marketing, management, and technology generally trap MSMEs. MSMEs is a business sector that contributes positively to the economy and experiences problems in capital; the Government provides financial institutions that handle the sector, one of which is BPRS. This research covers the role of BPRS in increasing the growth of MSMEs. This research method uses a descriptive qualitative approach with primary data obtained from interviews with BPRS. Islamic rural bank (called as BPRS) is vital in supporting the real sector, especially MSME. Despite focusing on Islamic financing, challenges such as the need for guarantees and strict procedures can be obstacles for MSMEs in obtaining capital. Although BPRS assists such as training and coaching, MSME adoption of these initiatives is often limited. In facing this complexity, strong cooperation between BPRS, the Government, and MSMEs is needed to advance this sector.UMKM pada umumnya terjebak oleh keterbatasan modal, teknik produksi, pemasaran, manajemen, dan teknologi. UMKM sebagai sektor usaha yang berkontribusi positif terhadap perekonomian dan mengalami permasalahan dalam permodalan, pemerintah menyediakan lembaga keuangan yang menangani sektor tersebut, salah satunya BPRS. Penelitian ini membahas tentang peran BPRS dalam meningkatkan pertumbuhan UMKM. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan data primer yang diperoleh dari hasil wawancara dengan pihak BPRS. Bank pembiayaan rakyat syariah (BPRS), memiliki peran vital dalam mendukung sektor riil khususnya UMKM. Meskipun memiliki fokus pada pembiayaan syariah, tantangan seperti perlunya jaminan dan prosedur yang ketat dapat menjadi kendala bagi UMKM dalam memperoleh modal. BPRS memberikan bantuan seperti pelatihan dan pembinaan, namun adopsi UMKM terhadap inisiatif ini seringkali terbatas. Dalam menghadapi masalah ini, kerja sama yang kuat antara BPRS, pemerintah, dan UMKM sangat diperlukan untuk memajukan sektor ini. 
Peran Industri Jasa Keuangan dalam Pembangunan Ekonomi Indonesia Arifah, Husna; Meidy H, Moch. Fauzan; Surgawati, Iis; Rusliana, Nanang; Zahra Nasution, Fatimah
WELFARE Jurnal Ilmu Ekonomi Vol 4, No 1 (2023): Mei
Publisher : Jurusan Ekonomi Pembangunan, Fakultas Ekonomi, Universitas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37058/wlfr.v4i1.7173

Abstract

The financial services industry is a sector that involves various institutions and companies that function as intermediaries in financial activities. The main objective of the financial services industry is to provide financial products and services to the public, such as loans, savings, investments, insurance, and fund management. These institutions are responsible for collecting funds from the public and allocating them to sectors that need financing. In addition, the financial services industry also plays a role in risk management, supervision, financial regulation, and facilitation of transactions in the capital market. This study aims to determine the role of the financial services industry in Indonesia. The type of research used is quantitative research with multiple linear regression analysis. The data used is secondary data obtained from the Central Statistics Agency (BPS) from 2011-2021 and official publications of Bank Indonesia. Based on the results of the study, exchange rates and inflation do not affect the role of the financial services industry. While interest rates affect the role of the financial services industry.Industri jasa keuangan adalah sektor yang melibatkan berbagai institusi dan perusahaan yang berfungsi sebagai perantara dalam kegiatan keuangan. Tujuan utama industri jasa keuangan adalah menyediakan produk dan layanan keuangan pada masyarakat, seperti pinjaman, tabungan, investasi, asuransi serta pengelolaan dana. Institusi ini bertanggung jawab dalam menghimpun dana dari masyarakat dan mengalokasikannya ke sektor-sektor yang membutuhkan pembiayaan. Selain itu, industri jasa keuangan juga berperan dalam menajemen risiko, pengawasan, regulasi keuangan, dan fasilitas transaksi di pasar modal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran dari industri jasa keuangan di Indonesia. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan analisis regresi linear berganda. Data yang digunakan merupakan data sekunder yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2011-2021 dan publikasi resmi Bank Indonesia. Berdasarkan hasil penelitian nilai tukar dan inflasi tidak berdampak pada peran industri jasa keuangan, sedangkan suku bunga berpengaruh terhadap peran industri jasa keuangan.
Analisis Faktor yang Memengaruhi Pertumbuhan Ekonomi Sektor Industri Pengolahan di Indonesia Tahun 2010 - 2023 Putri, Dhea Indriyani; Tirtana, Dodi; Bayani, Sayyid R. A.
WELFARE Jurnal Ilmu Ekonomi Vol 5, No 1 (2024): Mei
Publisher : Jurusan Ekonomi Pembangunan, Fakultas Ekonomi, Universitas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37058/wlfr.v5i1.11018

Abstract

This research was conducted to determine the influence of foreign investment in the processing industry sector, labor in the processing industry sector, and government capital expenditure on the economic growth of the processing industry sector in Indonesia from 2010-2023. The variable used is economic growth in the processing industry sector as the dependent variable. Foreign investment in the processing industry sector, workforce in the processing industry sector, and government capital expenditure are independent variables. This research uses secondary data from the Central Statistics Agency and the Ministry of Investment. The research method applied in this research is a quantitative approach using multiple linear regression models as a time series data processing tool. The research results show that partially, foreign investment has a significant positive effect on the economic growth of the processing industry sector, labor has a significant positive effect on the economic growth of the processing industry sector, and capital expenditure has an impact on the economic growth of the processing industry sector. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui pengaruh investasi asing sektor industri pengolahan, tenaga kerja sektor industri pengolahan, dan belanja modal pemerintah terhadap pertumbuhan ekonomi sektor industri pengolahan di Indonesia dalam kurun waktu dari tahun 2010-2023. Adapun variabel yang digunakan yakni pertumbuhan ekonomi sektor industri pengolahan sebagai variabel dependen. Investasi asing sektor industri pengolahan, tenaga kerja sektor industri pengolahan, dan belanja modal pemerintah sebagai variabel independen. Dalam penelitian ini menggunakan data sekunder yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik dan Kementerian Investasi. Metode penelitian yang diterapkan dalam penelitian ini yaitu pendekatan kuantitatif dengan menggunakan model regresi linier berganda sebagai alat pengolahan data time series. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial investasi asing berpengaruh positif signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi sektor industri pengolahan, tenaga kerja berpengaruh positif signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi sektor industri pengolahan, dan belanja modal berpengaruh positif signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi sektor industri pengolahan. Secara bersama-sama investasi asing, tenaga kerja, dan belanja modal memiliki pengaruh yang signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi sektor industri pengolahan.
Pengaruh Ekspor, Foreign Direct Invesment, dan Utang Luar Negeri terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Indonesia Budiman, Agit; Herdianto, Moh. Jajang; Resti, Rai
WELFARE Jurnal Ilmu Ekonomi Vol 4, No 2 (2023): November
Publisher : Jurusan Ekonomi Pembangunan, Fakultas Ekonomi, Universitas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37058/wlfr.v4i2.8901

Abstract

The purpose of this study is to see the extent to which the Indonesian government is successful in carrying out international market activities, namely in the form of export activities, foreign direct investment, and foreign debt in influencing Indonesia's economic growth climate as measured based on GDP. This study uses quantitative methods, which are methods used to statistically explain the relationship and influence of exports, foreign direct investment, and foreign debt on economic growth of Indonesia. The data analysis technique used in this study is multiple linear regression analysis with the OLS (ordinary least squares) method as an estimator. The sample used is time series data for 32 years,  from 1990-2022 from data on GDP, exports, foreign direct investment, and foreign debt. The results of data processing using Eviews show that the variables of export, foreign direct investment, and foreign debt have a positive and significant effect on Indonesia's economic growth.Penelitian ini bertujuan untuk melihat sejauh mana pemerintah Indonesia berhasil dalam menjalankan kegiatan pasar internasional yakni berupa kegiatan ekspor, foreign direct investment, dan utang luar negeri dalam mempengaruhi iklim pertumbuhan ekonomi Indonesia yang diukur berdasarkan PDB. Studi ini menggunakan metode kuantitatif, yaitu metode yang digunakan untuk menjelaskan secara statistik hubungan dan pengaruh ekspor, foreign direct investment, dan utang luar negeri terhadap pertumbuhan ekonomi di Indonesia. Teknik analisis data yang digunakan dalam metode ini adalah analisis regresi linear berganda dengan metode OLS (ordinary least squares) sebagai estimator. Sampel yang digunakan adalah data time series selama 32 tahun yakni dari tahun 1990-2022 dari data PDB, ekspor, foreign direct investment,  dan utang luar negeri. Hasil pengolahan data menggunakan Eviews menunjukkan bahwa baik variabel ekspor, foreign direct investment, maupun utang luar negeri memberikan efek yang positif dan signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia.
Pengantar Redaksi dan Daftar Isi Team, Editorial
WELFARE Jurnal Ilmu Ekonomi Vol 4, No 1 (2023): Mei
Publisher : Jurusan Ekonomi Pembangunan, Fakultas Ekonomi, Universitas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37058/wlfr.v4i1.8322

Abstract

Pengantar Redaksi
Penerapan Prinsip-Prinsip Ekonomi Syariah dalam Sistem Perbankan Islam Fadillah, Rizka Amelia Nur; Novianti, Dewi; Zandra, Naila Syauqina
WELFARE Jurnal Ilmu Ekonomi Vol 5, No 1 (2024): Mei
Publisher : Jurusan Ekonomi Pembangunan, Fakultas Ekonomi, Universitas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37058/wlfr.v5i1.9852

Abstract

Applying Shariah Economic Principles in the Islamic Banking System has been a major focus in creating finance aligned with Islamic values. Principles such as fairness, transparency, and sustainability are the foundation of Islamic banking operations. Through the application of contracts such as Mudharabah (profit-sharing partnership), Musyarakah (business partnership), and waqf (charitable donation), Islamic banking seeks to create a fair and sustainable economic climate. These principles encourage a more equitable distribution of wealth and ensure that economic activity remains within strict ethical corridors. Despite facing challenges related to innovation and the complexity of global finance, the Islamic banking system shows great potential as an ethical and equitable financial model. The success of Islamic banking in integrating spiritual values with modern economic practices can provide a relevant and sustainable alternative to the conventional financial system. With the growing interest in ethical finance, Islamic banking has a great opportunity to play a more significant role in the global economy, offering solutions that are not only financially beneficial but also fulfill social and moral needs. Penerapan Prinsip-Prinsip Ekonomi Syariah dalam Sistem Perbankan Islam telah menjadi fokus utama dalam menciptakan keuangan yang selaras dengan nilai-nilai Islam. Prinsip-prinsip seperti keadilan, transparansi, dan keberlanjutan menjadi fondasi operasional perbankan syariah. Melalui penerapan kontrak-kontrak seperti mudharabah (kemitraan bagi hasil), musyarakah (kemitraan bisnis), dan wakaf (sumbangan amal), perbankan Islam berupaya menciptakan iklim ekonomi yang adil dan berkelanjutan. Prinsip-prinsip ini tidak hanya mendorong distribusi kekayaan yang lebih merata tetapi juga memastikan bahwa aktivitas ekonomi tetap dalam koridor etika yang ketat. Meski menghadapi tantangan terkait inovasi dan kompleksitas keuangan global, sistem perbankan Islam menunjukkan potensi besar sebagai model keuangan yang etis dan berkeadilan. Keberhasilan perbankan syariah dalam memadukan nilai-nilai spiritual dengan praktik ekonomi modern dapat memberikan alternatif yang relevan dan berkelanjutan bagi sistem keuangan konvensional. Dengan semakin meningkatnya minat terhadap keuangan yang beretika, perbankan Islam memiliki peluang besar untuk berperan lebih signifikan dalam perekonomian global, menawarkan solusi yang tidak hanya menguntungkan secara finansial tetapi juga memenuhi kebutuhan sosial dan moral.

Page 8 of 12 | Total Record : 118