cover
Contact Name
Fatimah Zahra Nasution
Contact Email
welfare@unsil.ac.id
Phone
+6281221092136
Journal Mail Official
Welfare@unsil.ac.id
Editorial Address
Jalan Siliwangi No. 24, Kahuripan, Kec. Tawang Kota. Tasikmalaya
Location
Kota tasikmalaya,
Jawa barat
INDONESIA
WELFARE Jurnal Ilmu Ekonomi
Published by Universitas Siliwangi
ISSN : 27232220     EISSN : 27232212     DOI : -
Core Subject : Economy,
WELFARE Jurnal Ilmu Ekonomi merupakan peer-reviewed journal yang mempublikasikan artikel-artikel ilmiah dalam bidang ilmu dan kajian Ekonomi Pembangunan. Artikel-artikel yang dipublikasikan di WELFARE Jurnal Ilmu Ekonomi meliputi hasil penelitian ilmiah asli (prioritas utama) dan artikel ulasan ilmiah yang bersifat baru (tidak prioritas). WELFARE Jurnal Ilmu Ekonomi diterbitkan oleh Jurusan Ekonomi Pembangunan, Fakultas Ekonomi Universitas Siliwangi Kota Tasikmalaya secara periodik dua kali dalam setahun yakni pada Bulan Mei dan Bulan November dalam setiap volume. WELFARE Jurnal Ilmu Ekonomi menerima manuskrip atau naskah artikel yang ditulis dalam Bahasa Indonesia maupun Bahasa Inggris, berkaitan dalam bidang kajian Ilmu Ekonomi Pembangunan dari berbagai kalangan akademisi dan peneliti baik nasional maupun internasional. Cakupan bidang kajian meliputi: Ekonomi Perencanaan Ekonomi Pembangunan Ekonomi Moneter Koperasi dan UMKM Ekonomi Publik Ekonomi Sumber Daya Alam dan Lingkungan Ekonomi Regional Ekonomi Pertanian Ekonomi Industri Ekonomi Perdagangan Ekonomi Pariwisata Ekonomi Sumber Daya Manusia dan Kependudukan Ekonomi Internasional Ekonomi Syariah Jurnal ini telah terdaftar pada Pusat Dokumentasi Ilmiah Indonesia Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (PDII LIPI) dengan Internasional Standard Serial Number (ISSN) media online 2723-2212 dan Internasional Standard Serial Number (ISSN) media cetak 2723-2220.
Articles 118 Documents
Analisis Sosial- Ekonomi serta Dampaknya terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Provinsi Jawa Timur tahun 2017-2023 Susilo, J. H; Sari, S. N; Taufiq, M. I. M
WELFARE Jurnal Ilmu Ekonomi Vol 5, No 2 (2024): November
Publisher : Jurusan Ekonomi Pembangunan, Fakultas Ekonomi, Universitas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37058/wlfr.v5i2.14014

Abstract

This study aims to analyze and examine the influence of social and economic factors on economic growth in East Java Province. The research employs a quantitative analysis approach, focusing on the region of East Java from 2017 to 2023. The sampling technique used in this study is purposive sampling, with panel data consisting of 38 observations from districts and cities within the province during the specified period. The findings reveal that social factors have a positive and significant impact on economic growth, while economic factors exert a negative and significant influence. These results provide empirical insights for policies and programs, particularly in the field of human resource development in education and the evaluation of regional minimum wage policies as factors influencing economic growth in East Java. This study is expected to serve as a reference in formulating more effective policies to promote economic growth through the optimization of social and economic factors Tujuan penelitian ini dilakukan untuk menganalisis dan mengetahui pengaruh sosial dan ekonomi terhadap pertumbuhan ekonomi di Provinsi Jawa Timur. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan analisis kuantitatif. Obyek penelitian ini meliputi wilayah di Provinsi Jawa Timur tahun 2017 - 2023. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini dilakukan dengan menggunakan purposive sampling. Penelitian ini menggunakan data panel sebanyak 38 data yang terdiri dari kabupaten / kota di Provinsi Jawa Timur tahun 2017 - 2023. Hasil penelitian ini menemukan bahwa sosial berpengaruh positif dan signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi, ekonomi berpengaruh negatif dan signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi. Hasil penelitian ini dapat memberikan informasi secara empiris kebijakan dan program sumber daya manusia khususnya dalam sektor pendidikan serta evaluasi kebijakan upah minimum regional menjadi faktor yang berpengaruh terhadap pertumbuhan ekonomi di Provinsi Jawa Timur. Penelitian ini dapat diharapkan sebagai referensi untuk dalam perumusan kebijakan yang lebih efektif untuk mendorongpertumbuhan ekonomi melalui optimalisasi faktor sosial dan ekonomi.
UMKM Subsektor Kuliner Berbasis Ekonomi Kreatif: Analisis Penentu Peningkatan Pendapatan Wulandari, Khotimah Tri; Nisa, Fauzatul Laily
WELFARE Jurnal Ilmu Ekonomi Vol 5, No 2 (2024): November
Publisher : Jurusan Ekonomi Pembangunan, Fakultas Ekonomi, Universitas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37058/wlfr.v5i2.14353

Abstract

The increase in income for Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) in the culinary subsector is a crucial aspect of supporting the growth of the creative economy. This study aims to analyse the factors contributing to the income growth of MSMEs in the culinary subsector based on the creative economy. The research method employed is factor analysis, identifying elements such as product innovation, product creativity, marketing strategies, government support, collaboration, and trends that influence MSME income growth. The sampling technique used is purposive sampling, involving 60 MSME actors. The factors influencing the income growth of MSMEs have been processed and grouped into two new factors: product dynamics and marketing regulation and collaboration. The analysis results indicate that the most significant factor affecting MSME income growth is product dynamics. This dominant factor highlights that MSMEs' ability to adapt to market trends and present innovative and creative products is vital for increasing income. By understanding the factors affecting MSME income, this research provides a solid foundation for developing sustainable strategies to support the growth of MSMEs in the culinary subsector.Peningkatan pendapatan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dalam subsektor kuliner merupakan aspek penting dalam mendukung pertumbuhan ekonomi kreatif. Studi ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang berkontribusi terhadap peningkatan pendapatan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dalam subsektor kuliner berbasis ekonomi kreatif. Metode penelitian yang digunakan adalah analisis faktor dengan mengidentifikasi faktor-faktor seperti inovasi produk, kreativitas produk, strategi pemasaran, dukungan pemerintah, kerja sama, dan tren yang memengaruhi peningkatan pendapatan UMKM. Teknik sampel menggunakan purposive sampling dan sebanyak 60 pelaku UMKM. Faktor yang memengaruhi peningkatan pendapatan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang telah diolah dan dikelompokkan menjadi 2 faktor baru yaitu dinamika produk; serta regulasi dan kolaborasi pemasaran. Hasil analisis menunjukkan faktor yang paling mempengaruhi peningkatan pendapatan UMKM adalah dinamika produk. Faktor ini paling dominan yang menunjukkan bahwa kemampuan UMKM untuk beradaptasi dengan tren pasar dan menghadirkan produk yang inovatif dan kreatif sangat penting untuk meningkatkan pendapatan. Dengan memahami faktor-faktor yang memengaruhi pendapatan UMKM, penelitian ini memberikan dasar yang tepat untuk pengembangan strategi yang berkelanjutan dalam mendukung pertumbuhan UMKM subsektor kuliner.
Pengaruh Dependency Ratio, Indeks Pembangunan Manusia, Pengangguran dan Sanitasi terhadap Kemiskinan di Jawa Tengah Tirtana, Dodi; Radiwan, Radiwan; Arief, Hanief
WELFARE Jurnal Ilmu Ekonomi Vol 5, No 2 (2024): November
Publisher : Jurusan Ekonomi Pembangunan, Fakultas Ekonomi, Universitas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37058/wlfr.v5i2.14354

Abstract

This study aims to analyse the effect of dependency ratio, human development index, unemployment, and sanitation on the poverty rate in Central Java. The data for this study is secondary data obtained from the Central Bureau of Statistics based on districts and cities in Central Java in 2023. To analyse the relationship between variables, this study uses multiple linear regression method with cross-section data. The results of the analysis show that the dependency ratio has a significant positive effect on the poverty rate. The Human Development Index shows a significant negative effect on poverty, which means that improving the quality of education, health, and people's standard of living can reduce the poverty rate. However, unemployment and health variables do not show a significant effect on poverty in Central Java. These findings provide important implications for policymakers, particularly regarding the role of the dependency ratio. Policies need to be directed at improving people's financial literacy so that they are not overly dependent on the productive age in retirement. Thus, the risk of the sandwich generation can be minimized, and people's welfare in the future can be improved. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh dependency ratio (rasio ketergantungan), indeks pembangunan manusia, pengangguran, dan sanitasi terhadap tingkat kemiskinan di Jawa Tengah. Data penelitian ini merupakan data sekunder yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik berdasarkan kabupaten dan kota di Jawa Tengah pada tahun 2023. Untuk menganalisis hubungan antar variabel, penelitian ini menggunakan metode regresi linier berganda dengan data cross-section. Hasil analisis menunjukkan bahwa dependency ratio memiliki pengaruh positif signifikan terhadap tingkat kemiskinan. Indeks Pembangunan Manusia menunjukkan pengaruh negatif signifikan terhadap kemiskinan, yang berarti peningkatan kualitas pendidikan, kesehatan, dan standar hidup masyarakat dapat mengurangi tingkat kemiskinan. Namun, variabel pengangguran dan kesehatan tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan terhadap kemiskinan di Jawa Tengah. Penemuan ini memberikan implikasi penting bagi pembuat kebijakan, khususnya terkait peran dependency ratio. Kebijakan perlu diarahkan untuk meningkatkan literasi keuangan masyarakat agar mereka tidak terlalu bergantung pada usia produktif di masa pensiun. Dengan demikian, risiko generasi sandwich dapat diminimalkan, dan kesejahteraan masyarakat di masa depan dapat ditingkatkan.
Pengaruh PAD, Belanja Modal, dan Penerimaan Pembiayaan terhadap Pengeluaran Pemerintah di Provinsi DKI Jakarta Agmirsya, Dwilita; Dewi, Eva Sherlina; Pamungkas, Agustina Anantalia; Septiani, Yustirania
WELFARE Jurnal Ilmu Ekonomi Vol 5, No 2 (2024): November
Publisher : Jurusan Ekonomi Pembangunan, Fakultas Ekonomi, Universitas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37058/wlfr.v5i2.14415

Abstract

This study aims to analyze and evaluate the extent of the influence of Regional Original Revenue (PAD), Capital Expenditure, and Regional Financing Receipts on the Government Expenditure of Jakarta Province. The data used in this study is secondary time-series data covering the period from 2015 to 2022, sourced from One Data Jakarta Province. Data analysis was conducted using a quantitative approach through multiple linear regression model equations. The results of the study indicate that, simultaneously (F-test), PAD, capital expenditure, and regional financing receipts significantly influence the government expenditure of Jakarta Province. Partially, Regional Original Revenue (PAD) and Regional Expenditure have a positive and significant impact on the Government Expenditure of Jakarta Province. Meanwhile, Regional Financing Receipts have a negative and significant effect on the Government Expenditure of Jakarta Province. The implications of these findings suggest that the local government is expected to maximize regional expenditures that support efforts to enhance and strengthen the potential of PAD in DKI Jakarta Province.Penelitian ini bermaksud untuk menganalisis dan mengevaluasi sejauh mana pengaruh dari Pendapatan Asli Daerah (PAD), Belanja Modal, dan Penerimaan Pembiayaan Daerah terhadap Pengeluaran Pemerintah Provinsi Jakarta. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder time series rentang periode tahun 2015–2022 bersumber dari Satu Data Provinsi Jakarta. Analisis data dilakukan dengan pendekatan kuantitatif melalui persamaan model regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan (uji F) PAD, belanja modal dan penerimaan pembiayaan daerah berpengaruh signifikan terhadap pengeluaran pemerintah Provinsi Daerah Jakarta. Secara parsial Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan Belanja Daerah memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap Pengeluaran Pemerintah Provinsi Jakarta. Penerimaan Pembiayaan Daerah berpengaruh negatif dan signifikan terhadap Pengeluaran Pemerintah Provinsi Jakarta. Implikasi dari hasil penelitian ini, pemerintah setempat diharapakan mampu memaksimalkan belanja daerah yang mendukung upaya peningkatan  dan memperkuat potensi PAD Provinsi DKI Jakarta.
Analisis Faktor-faktor yang Memengaruhi Volume Ekspor Kopi Indonesia ke Mesir Tahun 2001-2022 Utami, Sri; Supriadi, Apip; Sukarso, Aso
WELFARE Jurnal Ilmu Ekonomi Vol 5, No 2 (2024): November
Publisher : Jurusan Ekonomi Pembangunan, Fakultas Ekonomi, Universitas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37058/wlfr.v5i2.14417

Abstract

This study aims to analyze the effect of domestic coffee production, Egyptian GDP per capita, and exchange rates on the volume of Indonesian coffee exports to Egypt in 2001-2022. This research method used in this study is a quantitative approach. This study uses annual data with a time span of 2001-2022. The data used in this study are secondary (time series) data sourced from the Central Bureau of Statistics, International Coffee Organization, and World Bank. The analytical method used is multiple linear regression. The results showed that partially domestic coffee production, Egyptian GDP per capita, and exchange rate had a positive and significant effect on the volume of Indonesian coffee exports to Egypt in 2001-2022. Jointly, domestic coffee production, Egyptian GDP per capita, and exchange rate have a significant effect on the volume of Indonesian coffee exports to Egypt in 2001-2022. Based on elasticity analysis, the volume of Indonesian coffee exports to Egypt proved to be elastic to domestic coffee production and exchange rate, but inelastic to Egypt’s GDp per capita.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh produksi kopi domestik, GDP per kapita Mesir, dan nilai tukar terhadap volume ekspor kopi Indonesia ke Mesir tahun 2001-2022. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu pendekatan kuantitatif. Penelitian ini menggunakan data tahunan dengan rentang waktu 2001-2022. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder runtun waktu (times series) yang bersumber dari Badan Pusat Statistik Indonesia, Internasional Coffee Organization, dan World Bank. Metode analisis yang digunakan adalah regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial produksi kopi domestik, GDP per kapita Mesir, dan nilai tukar berpengaruh positif dan signifikan terhadap volume ekspor kopi Indonesia ke Mesir tahun 2001-2022. Secara bersama-sama produksi kopi domestik, GDP per kapita Mesir, dan nilai tukar berpengaruh signifikan terhadap volume ekspor kopi Indonesia ke Mesir tahun 2001-2022. Berdasarkan analisis elastisitas, volume ekspor kopi Indonesia ke Mesir terbukti elastis terhadap produksi kopi domestik dan nilai tukar, namun inelastis terhadap GDP per kapita Mesir.
Analisis Pengaruh Tingkat Pendidikan terhadap Proporsi Penyerapan Tenaga Kerja Industri Manufaktur Komalasari, Sintya Dwi; Valentina, Bintang Febria; Meylani, Anisha
WELFARE Jurnal Ilmu Ekonomi Vol 5, No 2 (2024): November
Publisher : Jurusan Ekonomi Pembangunan, Fakultas Ekonomi, Universitas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37058/wlfr.v5i2.14440

Abstract

This study aims to analyze how the duration of education taken affects to Labor Absorption in the manufacturing industry sector. The data used is secondary data from the Central Statistics Agency (BPS) for 2016-2023. The dependent variable in this study is Labor Absorption and the independent variable used is the level of education consisting of high school and college graduates. The analysis technique used is multiple linear regression analysis. The result shows that the level of high school graduates partially has a negative and significant influence, while the level of college graduates partially has a positive and significant influence on Labor Absorption in the manufacturing industry sector. Meanwhile, simultaneously, the variables of the level of high school graduates and the level of college graduates together have a significant effect on employment in the manufacturing industry sector. The coefficient of determination shows that the independent variables contribute 94.56% to the dependent variable.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana pengaruh tingkat pendidikan yang ditempuh terhadap proporsi penyerapan tenaga kerja di sektor industri manufaktur. Data  yang digunakan merupakan data sekunder dari Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2016-2023. Variabel dependen dalam penelitian ini adalah proporsi penyerapan tenaga kerja dan variabel independen yang digunakan adalah tingkat pendidikan yang terdiri dari tingkat lulusan SMA dan perguruan tinggi. Teknik analisis yang digunakan adalah analisis regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat lulusan SMA secara parsial memiliki pengaruh negatif dan signifikan, sementara tingkat lulusan perguruan tinggi secara parsial memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap proporsi penyerapan tenaga kerja di sektor industri manufaktur. Sedangkan, secara simultan variabel tingkat lulusan SMA dan tingkat lulusan perguruan tinggi secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap proporsi penyerapan tenaga kerja di sektor industri manufaktur. Koefisien determinasi menunjukkan bahwa variabel independen berkontribusi sebesar 94,56% terhadap variabel dependen.
Peran BUMDes terhadap Kesejahteraan Masyarakat (Studi Kasus BUMDes Sari Mulyo Desa Karangsari Kecamatan Brati Kabupaten Grobongan) Shafila, Desma; Suseno, Deky Aji
WELFARE Jurnal Ilmu Ekonomi Vol 5, No 2 (2024): November
Publisher : Jurusan Ekonomi Pembangunan, Fakultas Ekonomi, Universitas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37058/wlfr.v5i2.14441

Abstract

This research aims to analyze the role of BUMDes in improving the welfare of the people of Karangsari Village. This research uses a qualitative analysis method with the help of the Nvivo 12 analysis tool to analyze the role of BUMDes according to the business units they run, namely pumping, village markets and geopark tourism. The data collection method is by interviewing Village officials, BUMDes administrators and the Karangsari Village community. The results of this research show that the role of BUMDes in improving community welfare is seen from the contribution to PADes each year that has played a role in the community through the business units they run. Judging from the role in creating jobs, each BUMDes business unit has played a role in absorbing the workforce. Then, in increasing community income, BUMDes also play a role by increasing rice production through pumping business units and revitalizing MSMEs through village market business units and also geopark tourism. The social benefits of the existence of this BUMDes can also be felt by the people of Karangsari Village.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran BUMDes dalam peningkatan kesejahteraan masyarakat Desa Karangsari. Penelitian ini menggunakan metode analisis kualitatif dengan bantuan alat analisis Nvivo 12 menganalisis peran BUMDes sesuai dengan unit usaha yang dijalankan yaitu pompanisasi, pasar desa, dan wisata geopark. Metode pengumpulan data yaitu dengan wawancara kepada perangkat Desa, pengurus BUMDes serta masyarakat Desa Karangsari. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa peran BUMDes terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat dilihat dari kontribusi terhadap PADes setiap tahunnya telah berperan kepada masyarakat melalui unit usaha yang dijalankan. Ditinjau dari peran dalam menciptakan lapangan pekerjaan sudah berperan dalam setiap unit usaha BUMDes telah menyerap tenaga kerja. Kemudian dalam peningkatan pendapatan masyarakat BUMDes juga berperan melalui peningkatan produksi padi melalui unit usaha pompanisasi serta menghidupkan UMKM melalui unit usaha pasar desa dan juga wisata geopark. Manfaat Sosial dari adanya BUMDes ini juga dapat dirasakan oleh masyarakat Desa Karangsari.
Evaluasi Kebijakan dalam Pembangunan Perkotaan (Studi Tentang Penataan Kota di Kota Tasikmalaya Hasannudin, Ivan Dicksan; Rosmajudi, Arifah; Fatimah, Astri Siti; Sudrajat, Deni; Budijaya, M. Ikrar; Badriatin, Tine
WELFARE Jurnal Ilmu Ekonomi Vol 5, No 2 (2024): November
Publisher : Jurusan Ekonomi Pembangunan, Fakultas Ekonomi, Universitas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37058/wlfr.v5i2.14579

Abstract

This research aims to identify gaps in policy implementation and areas that need improvement in urban development in Tasikmalaya City. The methodology used is literature study. This research highlights key aspects such as land use regulation, public participation in planning processes, and the integration of environmental considerations into policy formulation. Despite strategic plans aimed at encouraging sustainable development, studies show that several factors contribute to the ineffectiveness of urban development policies in the City of Tasikmalaya, including inadequate stakeholder engagement, insufficient funding for implementation, and lack of coordination between various government agencies involved in urban planning. The research results show that communities affected by development policies are less involved in the decision-making process, which causes a mismatch between policy objectives and community needs. These gaps not only hinder effective implementation, but also reduce public trust in government. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kesenjangan dalam implementasi kebijakan dan area yang perlu diperbaiki dalam pembangunan perkotaan di Kota Tasikmalaya. Metodologi yang digunakan yaitu studi literatur. Penelitian ini menyoroti aspek-aspek utama seperti regulasi penggunaan lahan, partisipasi publik dalam proses perencanaan, dan integrasi pertimbangan lingkungan ke dalam formulasi kebijakan. Meskipun terdapat rencana-rencana strategis yang bertujuan untuk mendorong pembangunan berkelanjutan, studi menunjukkan bahwa beberapa faktor berkontribusi terhadap ketidakefektifan kebijakan pembangunan perkotaan di Kota Tasikmalaya, termasuk keterlibatan pemangku kepentingan yang tidak memadai, pendanaan yang tidak mencukupi untuk implementasi, dan kurangnya koordinasi antara berbagai lembaga pemerintah yang terlibat dalam perencanaan perkotaan. Hasil penelitian menunjukan masyarakat yang terdampak kebijakan pembangunan kurang dilibatkan dalam proses pengambilan keputusan, yang menyebabkan ketidaksesuaian antara tujuan kebijakan dan kebutuhan masyarakat. Kesenjangan ini tidak hanya menghambat implementasi yang efektif, tetapi juga mengurangi kepercayaan publik terhadap pemerintahan.
UMKM Subsektor Kuliner berbasis Ekonomi Kreatif. Analisis Penentu Peningkatan Pendapatan Wulandari, Khotimah Tri; Nisa, Fauzatul Laily
WELFARE Jurnal Ilmu Ekonomi Vol 5, No 2 (2024): November
Publisher : Jurusan Ekonomi Pembangunan, Fakultas Ekonomi, Universitas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The increase in income for Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) in the culinary subsector is a crucial aspect of supporting the growth of the creative economy. This study aims to analyse the factors contributing to the income growth of MSMEs in the culinary subsector based on the creative economy. The research method employed is factor analysis, identifying elements such as product innovation, product creativity, marketing strategies, government support, collaboration, and trends that influence MSME income growth. The sampling technique used is purposive sampling, involving 60 MSME actors. The factors influencing the income growth of MSMEs have been processed and grouped into two new factors: product dynamics and marketing regulation and collaboration. The analysis results indicate that the most significant factor affecting MSME income growth is product dynamics. This dominant factor highlights that MSMEs' ability to adapt to market trends and present innovative and creative products is vital for increasing income. By understanding the factors affecting MSME income, this research provides a solid foundation for developing sustainable strategies to support the growth of MSMEs in the culinary subsector.Peningkatan pendapatan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dalam subsektor kuliner merupakan aspek penting dalam mendukung pertumbuhan ekonomi kreatif. Studi ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang berkontribusi terhadap peningkatan pendapatan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dalam subsektor kuliner berbasis ekonomi kreatif. Metode penelitian yang digunakan adalah analisis faktor dengan mengidentifikasi faktor-faktor seperti inovasi produk, kreativitas produk, strategi pemasaran, dukungan pemerintah, kerja sama, dan tren yang memengaruhi peningkatan pendapatan UMKM. Teknik sampel menggunakan purposive sampling dan sebanyak 60 pelaku UMKM. Faktor yang memengaruhi peningkatan pendapatan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang telah diolah dan dikelompokkan menjadi 2 faktor baru yaitu dinamika produk; serta regulasi dan kolaborasi pemasaran. Hasil analisis menunjukkan faktor yang paling mempengaruhi peningkatan pendapatan UMKM adalah dinamika produk. Faktor ini paling dominan yang menunjukkan bahwa kemampuan UMKM untuk beradaptasi dengan tren pasar dan menghadirkan produk yang inovatif dan kreatif sangat penting untuk meningkatkan pendapatan. Dengan memahami faktor-faktor yang memengaruhi pendapatan UMKM, penelitian ini memberikan dasar yang tepat untuk pengembangan strategi yang berkelanjutan dalam mendukung pertumbuhan UMKM subsektor kuliner.
Analisis Dampak Pertumbuhan Ekonomi, Indeks Pembangunan Manusia, dan Kemiskinan dengan Pengangguran sebagai Variabel Moderasi di Sulawesi Selatan Jumain, Aslam; Basuki, Agus Tri
WELFARE Jurnal Ilmu Ekonomi Vol 6, No 1 (2025): Mei
Publisher : Jurusan Ekonomi Pembangunan, Fakultas Ekonomi, Universitas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37058/wlfr.v6i1.14940

Abstract

Poverty in developing nations, including Indonesia, is a complex issue stemming from inequalities in access to education, healthcare, and economic resources. This study examines the connections between economic growth, the Human Development Index (HDI), and poverty, with unemployment serving as a moderating factor in South Sulawesi from 2019 to 2023, employing panel data and the Fixed Effect Model (FEM). The findings indicate that the HDI significantly reduces poverty, underscoring the importance of enhancing education, healthcare, and income for poverty alleviation. Conversely, unemployment significantly worsens poverty, yet it does not influence the relationship between economic growth and HDI in relation to poverty. Economic growth itself also does not have a direct impact, suggesting the necessity for inclusive growth policies. The study highlights the critical role of HDI and unemployment reduction in addressing poverty, offering policy recommendations focused on enhancing HDI, generating employment, and ensuring a fairer distribution of the benefits of growth. Kemiskinan di negara berkembang termasuk Indonesia merupakan masalah yang kompleks dan terkait dengan ketidakmerataan akses terhadap pendidikan, kesehatan, dan ekonomi. Penelitian ini mengkaji hubungan antara pertumbuhan ekonomi, Indeks Pembangunan Manusia (IPM), dan kemiskinan, dengan pengangguran sebagai variabel moderasi di Provinsi Sulawesi Selatan tahun 2019-2023, menggunakan data panel dan Fixed Effect Model (FEM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa IPM berperan signifikan dalam mengurangi kemiskinan, hal yang perlu diperhatikan pentingnya peningkatan sektor pendidikan, kesehatan, dan pendapatan. Sementara itu, pengangguran berkontribusi positif terhadap peningkatan kemiskinan, namun tidak mempengaruhi hubungan antara pertumbuhan ekonomi dan IPM terhadap kemiskinan. Selain itu, pertumbuhan ekonomi tidak menunjukkan pengaruh signifikan secara langsung, yang menunjukkan perlunya kebijakan pertumbuhan yang lebih inklusif. Penelitian ini menekankan pentingnya peningkatan IPM dan pengurangan pengangguran dalam upaya pengentasan kemiskinan, dengan saran kebijakan yang fokus pada peningkatan IPM, penciptaan lapangan kerja, dan pemerataan manfaat pertumbuhan.

Page 10 of 12 | Total Record : 118