cover
Contact Name
Nurhayati
Contact Email
nurhayati84@unidayan.ac.id
Phone
+6281245598692
Journal Mail Official
0js.sipil@unidayan.ac.id
Editorial Address
Jl. Sultan Dayanu Ikhsanuddin No. 124 Baubau
Location
Kota bau bau,
Sulawesi tenggara
INDONESIA
Jurnal MEDIA INOVASI Teknik Sipil Unidayan
ISSN : 23015241     EISSN : 2580023X     DOI : -
Jurnal Media Inovasi Teknik Sipil UNIDAYAN diterbitkan secara berkala setiap 6 (enam) bulan yaitu Mei dan Oktober dan menerima artikel dari berbagai kalangan akademisi, peneliti dan praktisi. Jurnal Media Inovasi Teknik Sipil UNIDAYAN diharapkan mampu mengakomodir kebutuhan akan sebuah media untuk menyebarluaskan informasi dan perkembangan terbaru serta dapat menambah dan melengkapi diseminasi hasil-hasil penelitian serta sebagai ajang komunikasi sesama ilmuan untuk pengembangan ilmu pagi para akademisi, peneliti dan praktisi Teknik sipil di Indonesia. Jurnal Media Inovasi Teknik Sipil UNIDAYAN, menerbitkan artikel-artikel yang berfokus pada: Teknik Sipil dan Struktur, Geoteknik, Manajemen Konstruksi,Teknik Hidro, Transportasi (Engineering), Material Science serta artikel berkaitan dengan teknik sipil.
Arjuna Subject : -
Articles 123 Documents
Analisa Kuat Tekan Dan Kuat Tarik Belah Beton Menggunakan Bahan Campuran Pasir Alam Dengan Pasir Kapur Desa Rongi Kecamatan Sampolawa Kabupaten Buton Selatan Ahmad Gasruddin; Satrio Masrin
Jurnal Media Inovasi Teknik Sipil UNIDAYAN Vol. 7 No. 1 (2018): Jurnal Media Inovasi Teknik Sipil Unidayan
Publisher : Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik , Universitas Dayanu Ikhsanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (800.205 KB) | DOI: 10.55340/jmi.v7i1.603

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui seberapa besar pengaruh pasir kapur sebagai bahan tambah agregat halus pada campuran beton serta berapa kuat tekan dan kuat tarik beton pada umur 3,7 dan 28 hari dengan persentase penambahan bahan tambah pasir kapur 20%, 25% dan 30%. Penelitian ini dilakukan dengan tiga komposisi Penambahan kapur terhadap pasir yaitu komposisi penambahan kapur 20%, komposisi penambahan kapur 25% dan komposisi penambahan kapur 30%. Pengujian dilakukan pada umur perawatan 3 hari, 7 hari, dan 28 hari, dengan dimensi benda uji silinder 15 cm x 30 cm, setiap komposisi dibuat dengan 3 benda uji dimana jumlah keseluruhan sebanyak 48 benda uji. Hasil pengujian kuat tekan Beton normal pada umur 3 hari sebesar 121,7 Kg/cm², umur 7 hari sebesar 202,9 Kg/cm², umur 28 hari sebesar 249,1 Kg/cm², sedangkan untuk beton subtitusi kapur 20% umur 3 hari sebesar 155,7 Kg/cm², umur 7 hari sebesar 207,6 Kg/cm², umur 28 hari sebesar 268,9 Kg/cm², sedangkan unuk beton subtitusi kapur 25% umur 3 hari sebesar 168,9 Kg/cm², umur 7 hari sebesar 216,1 Kg/cm², umur 28 hari sebesar 276,5 Kg/cm², sedangkan untuk beton subtitusi kapur 30% umur 3 hari sebesar 149,1 Kg/cm², umur 7 hari sebesar 201,0 Kg/cm², dan umur 28 hari sebesar 232,1 Kg/cm². Hasil pengujian kuat tekan beton subtitusi kapur alam sebesar 20%, 25% terhadap agregat halus dapat meningkatkan kuat tekan betonnya terhadap beton normal sedangkan kapur dengan subtitusi 30 % pada agregat halus menurun dari beton normal. Hal ini dikarenakan semakin banyak penambahan kapur terhadap campuran beton dapat menurunkan kuat tekan beton.
Studi Analisa Kebutuhan Air Irigasi Kelurahan Watumotobe, Kecamatan Kapontori, Kabupaten Buton Rachmat Hidayat Dairi; Muhammad Nuzul
Jurnal Media Inovasi Teknik Sipil UNIDAYAN Vol. 7 No. 1 (2018): Jurnal Media Inovasi Teknik Sipil Unidayan
Publisher : Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik , Universitas Dayanu Ikhsanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (894.038 KB) | DOI: 10.55340/jmi.v7i1.604

Abstract

Berdasarkan hasil perhitungan penyediaan air untuk lahan persawahan di Kelurahan Watumotobe yang bersumber dari mata air Bendungan Mataompana tetap terpenuhi. Yang menjadi permasalahan adalah pengolahan air irigasi dan management distribusinya masih kurang merata di sebabkan adanya pembokaran lahan untuk menambah luas lahan sawah petani, jadi yang ingin peneliti kaji adalah menganalisa pengolahan dan pedistribusian irigasi saluran tersier untuk mencukupi kebutuhan air irigasi Kelurahan Watumotobe, serta perencanaan pintu pada saluran tersier dengan sistem jaringan irigasi agar air yang di peroleh petani tercukupi secara merata. Desain penelitian bersifat deskriptif menjelaskan pemberian air di Kelurahan Watumotobe. Data yang digunakan kecepatan aliran air (Vav), luas penampang saluran (A), debit aliran, (mm) analisis data curah hujan (Q), kebutuhan air untuk tanaman dan kebutuhan air tiap areal irigasi. Berdasarkan hasil pengukuran debit pada musim kemarau memiliki nilai efisiensi saluran S1 sampai S4 diatas 80% maka saluran tersebut sudah efisien serta bisa dikatakan sudah sangat baik. Untuk saluran S5 nilai efisiensi 64% dibawah standar. Pada perhitungan analisis hidrologi untuk saluran irigasi tersier S1 sampai S5 sebesar 44,16 ltr/dtk, sedangkan jumlah kebutuhan debit air yang di perlukan hanya 0,234 ltr/dtk. Maka debit air yang dibutuhkan mampu untuk mencukupi kebutuhan debit air pada areal irigasi persawahan di Kelurahan Watumotobe.
Pemanfaatan Bahan Beton Bekas Sebagai Pengganti Agregat Kasar Terhadap Kuat Tekan Hartini Hartini
Jurnal Media Inovasi Teknik Sipil UNIDAYAN Vol. 7 No. 1 (2018): Jurnal Media Inovasi Teknik Sipil Unidayan
Publisher : Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik , Universitas Dayanu Ikhsanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (364.065 KB) | DOI: 10.55340/jmi.v7i1.605

Abstract

Beton adalah salah satu pilihan dalam pembuatan bangunan konstruksi karena memiliki banyak keunggulan dibanding bahan-bahan lainnya. Dengan peningkatan penggunaan beton, maka akan meningkatkan pula kebutuhan akan material penyusunnya diantaranya adalah agregat. Saat ini penggunaan beton bekas sebagai bahan susun beton sudah mulai diperhitungkan untuk mendukung konsep pembangunan yang ramah lingkungan. Penggunakan beton bekas sebagai pengganti agregat ini lebih dikenal dengan agregat daur ulang. Terkait hal tersebut maka dilakukan penelitian dengan tujuan untuk menentukan kuat tekan yang dihasilkan dari penggunaan beton bekas sebagai pengganti agregat kasar. Pemeriksaan material dasar pembentuk beton dilakukan untuk memperoleh data-data yang selanjutnya disesuaikan dengan kebutuhan untuk perencanaan campuran beton. Pengujian kuat tekan dilakukan terhadap 30 benda uji dengan variasi masing-masing 10 benda uji untuk perendaman 7 hari dan 14 hari. Setelah dilakukan uji kuat tekan maka dilakukan perhitungan dan analisis data untuk mengetahui kuat tekan yang dihasilkan. Secara umum pemeriksaan agregat halus menunjukkan hasil yang cukup baik. Sedangkan untuk beton bekas, hasil yang diperoleh tidak memenuhi hampir semua spesifikasi. Oleh karena itu, beton bekas bangunan PT. Serba Guna Mandiri tidak cukup layak digunakan untuk konstruksi beton mutu tinggi. Namun hasil analisa kuat tekan menunjukkan bahwa ketiga variasi penggunaan beton bekas dapat mencapai kuat tekan beton yang direncanakan sebesar 22,5 Mpa. Adapun hasil kuat tekan optimal yang diperoleh mencapai 24,41 Mpa untuk penambahan 10 % beton bekas dari proporsi hasil perhitungan.
Pengaruh Penggunaan Limbah Plastik (Polimer Pet) Sebagai Bahan Tambah Terhadap Karakteristik Aspal Porous. Laswar Gombilo Bitu; Akminaka Putri
Jurnal Media Inovasi Teknik Sipil UNIDAYAN Vol. 7 No. 1 (2018): Jurnal Media Inovasi Teknik Sipil Unidayan
Publisher : Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik , Universitas Dayanu Ikhsanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (782.412 KB) | DOI: 10.55340/jmi.v7i1.606

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk menganalisis dan mengetahui pengaruh karakteristik campuran aspal porous menggunakanbahan tambah polimer PET dan mengetahui kadar aspal optimum pada campuran aspal porus. Dalam penelitian ini metodologi penelitian yang digunakan adalah metode eksperimen di laboratorium dengan gradasi Amerika. Variasi kadar aspal rencana yaitu: 4%, 5% dan 6% dan variasi kadar polimer 0%, 1%, 3%. setiap kadar aspal terdiri dari tiga sampel dengan variasi kadar polimer 0%, 1%, dan 3%.Benda uji dipadatkan dengan pemadatan yaitu 2x50; Dari hasil pengujian aspal porous menggunakan bahan tambah polimer PET nilai VIM/Porositas : adalah 18,38 %, 16,13%, 15,83%, 15,7%, 15,6%, 14,7%, 14,46%, 13,6% dan 9,19%., nilai stabilitas : 504,2 kg, 479,3 kg, 471,9 kg, 466,7 kg, dan 454,9 kg, 432,8 kg, 369,7 kg, 352,6 kg, 351,1 kg. Nilai flow : 3,18 mm, 3,16 mm, 3,16 mm, 3,13 mm, 3,11 mm, 3,07 mm, 3,07 mm, 3,01 mm, dan 2,81 mm, Nilai MQ: 166,4 kg/mm, 156,3 kg/mm, 152,5 kg/mm, 149,9 kg/mm,146,0 dan 148,5 kg/mm, 130,6 kg/mm, 125,0 kg/mm, 118,6 kg/mm. Nilai permeabilitas : 0,4802 ltr/dtk, 0,4571 ltr/dtk, 0,3734 ltr/dtk, 0,3350 ltr/dtk, dan 0,2846 ltr/dtk, 0,2814 ltr/dtk, 0,2762 ltr/dtk, 0,2609 ltr/dtk, dan 0,2583 ltr/dtk.
Studi Stabilisasi Tanah Lunak Menggunakan Campuran Abu Batu Gunung Dan Semen Hilda Sulaiman Nur
Jurnal Media Inovasi Teknik Sipil UNIDAYAN Vol. 7 No. 2 (2018): Jurnal Media Inovasi Teknik Sipil Unidayan
Publisher : Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik , Universitas Dayanu Ikhsanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (793.33 KB) | DOI: 10.55340/jmi.v7i2.607

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui sifat-sifat fisik tanah asli sebelum dan sesudah distabilisasi menggunakan semen dan abu batu gunung dan menganalisis nilai uji kuat tekan bebas (UCT) tanah lunak sebelum dan sesudah distabilisasi dengan semen dan abu batu gunung. Penelitian ini dimulai dengan melakukan pengambilan sampel tanah lunak dan pengujian dilaboratorium guna mengetahui nilai uji kuat tekan bebas (Unconfined Compression Test). Sampel tanah terdiri dari 5 (lima) variasi campuran terdiri dari tanah asli, tanah asli dengan penambahan 2% semen, tanah asli dengan penambahan 2% abu batu gunung dan 2% semen, tanah asli dengan penambahan 5% abu batu gunung dan 2% semen, dan tanah asli dengan penambahan 10% abu batu gunung dan 2% semen. Dari uji kuat tekan bebas pada sampel tanah asli diperoleh nilai kuat tekan bebas pada masa pemeraman 3 (tiga) hari sebesar 0,051kg/cm2, pemeraman selama 7 (tujuh) hari sebesar 0,067 kg/cm2, pemeraman selama 14 (empat belas) hari sebesar 0,078 kg/cm2. Sedangkan dari komposisi campuran tanah dengan semen dan abu batu gunung diperoleh nilai maksimum pada variasi komposisi 2% PC + 10% ABG yakni memiliki nilai kuat tekan sebesar 0,102 kg/cm2. Jadi semakin banyak penambahan abu batu gunung yang digunakan, daya dukung tanah akan terus mengalami peningkatan.
Analisa Kuat Tekan Beton Terhadap Lamanya Waktu Pengadukan Irzal Agus
Jurnal Media Inovasi Teknik Sipil UNIDAYAN Vol. 7 No. 2 (2018): Jurnal Media Inovasi Teknik Sipil Unidayan
Publisher : Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik , Universitas Dayanu Ikhsanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (344.159 KB) | DOI: 10.55340/jmi.v7i2.608

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh lama pengadukan terhadap kuat tekan beton. Lama waktu pencampuran yang dimaksud adalah banyaknya waktu yang digunakan untuk mencampur adukan beton dalam satuan menit, yang dihitung setelah semua bahan yang dimasukkan ke dalam drum pengaduk (molen beton ). Lama pengadukan divariasi sebanyak 4 waktu berbeda yakni 1, 5, 10, dan 15 menit yang mana dari setiap variasi waktu tersebut dilakukan pengujian kuat tekan beton. Penelitian ini dilakukan dengan membandingkan antara lama waktu pengadukan 1, 5, 10 dan 15 menit. Pengujian ini dilakukan pada umur perawatan 3 hari, 7 hari dan 28 hari, dengan dimensi benda uji silinder 15 cm x 30 cm, setiap perbandingan di buat dengan 9 benda uji dimana jumlah keseluruhan sebanyak 36 benda uji. Kuat tekan beton yang dihasilkan dari lama waktu pencampuran antara 1, 5, 10 dan 15 menit pada umur 3 hari sebesar 95,3 1 kg/ , 128,5 kg/ , 122,7 kg/ , 111,1 kg/ , umur 7 hari sebesar 108,3 kg/ , 142,9 kg/ , 126,9 kg/ , 115,5 kg/ , dan umur 28 hari sebesar 125,6 kg/ , 196,3 kg/ , 158,5 kg/ , 147,2 kg/ Berdasarkan nilai kuat tekan yang memenuhi kuat tekan yang direncanakan 190 kg/ atau 19 Mpa terdapat pada lama waktu pencampuran 5 menit.
Pengujian Kuat Tekan Bebas (Unconfined Compression Test) Pada Stabilisasi Tanah Lunak Menggunakan Campuran Kapur Alam Dan Abu Sekam Padi Ahmad Gasruddin
Jurnal Media Inovasi Teknik Sipil UNIDAYAN Vol. 7 No. 2 (2018): Jurnal Media Inovasi Teknik Sipil Unidayan
Publisher : Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik , Universitas Dayanu Ikhsanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (606.124 KB) | DOI: 10.55340/jmi.v7i2.609

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk menganalisa campuran terbaik antara kapur alam dan abu sekam padi pada stabilisasi tanah lunak, serta mengetahui kuat tekan bebas (unconfined compression test) tanah lunak menggunakan campuran kapur alam dan abu sekam padi. Penelitian dimulai dengan melakukan pengambilan sampel tanah dan pengujian di laboratorium guna mengetahui nilai index properties menggunakan uji Kuat Tekan Bebas (Unconfined Compression Test). Sampel tanah terdiri dari lima variasi campuran terdiri dari tanah asli, tanah dengan tambahan kapur alam 2%, tanah dengan tambahan kapur alam 2% dan abu sekam padi 2%, tanah dengan tambahan kapur alam 2% dan abu sekam padi 5% dan tanah dengan tambahan kapur alam 2% dan abu sekam padi 10%. Dari uji kuat tekan bebas tanah diperoleh nilai kuat tekan tanah pada masa pemeraman selama tiga hari sebesar 0,22 kg/cm², pemeraman selama tujuh hari sebesar 0,26 kg/cm2 dan pemeraman selama empat belas hari sebesar 0,29 kg/cm2. Setelah tanah distabilisasi dengan berbagai variasi abu sekam padi diperoleh kesimpulan bahwa material abu sekam padi efektif berfungsi dapat menstabilisasi tanah dengan nilai kuat tekan bebas tertinggi pada variasi campuran TANAH + 2% KPR + 10% ASP dengan masa pemeraman selama empat belas hari yaitu dengan nilai kuat tekan bebas sebesar 0,33 kg/cm2.
Tingkat Kepuasan Pelanggan Dan Proyeksi Kebutuhan Air PDAM Di Kecamatan Batauga Kabupaten Buton Selatan Rachmat Hidayat Dairi
Jurnal Media Inovasi Teknik Sipil UNIDAYAN Vol. 7 No. 2 (2018): Jurnal Media Inovasi Teknik Sipil Unidayan
Publisher : Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik , Universitas Dayanu Ikhsanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (594.345 KB) | DOI: 10.55340/jmi.v7i2.610

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui tingkat kepuasan pelanggan dan proyeksi kebutuhan air bersih sepuluh tahun kedepan dilokasi yang dikelola oleh PDAM Kabupaten Buton, tepatnya pada 6 Desa/Kelurahan di Kecamatan Batauga untuk mengetahui kepuasan pelanggan terhadap kinerja PDAM dengan penyebaran kuesioner. Metode yang digunakan adalah metode analisis deskriptif yaitu penelitian dengan menggunakan data primer dan sekunder. Serta melakukan penelitian dengan menggunakan data primer untuk mengetahui pengembangan jaringan distribusi, sehingga perlu adanya proyeksi jumlah penduduk untuk pengembangan jaringan distribusi air minum tahun 2027 mendatang. Dari hasil penelitian ini bahwa kinerja jaringan pelayanan PDAM dan tingkat kepuasan pelanggan belum sepenuhnya memenuhi standar secara kuantitas dan kontinuitas, sedangkan pada kualitas air bersih (100%) responden merasa puas terhadap rasa, warna, dan bau air. Dan pada proyeksi kebutuhan air bersih tahun 2027 mata air baku PDAM tidak dapat memenuhi kebutuhan air bersih warga Kecamatan Batauga dikarenakan pada tahun 2027 diperkirakan sekitar 15,39 liter/detik atau sekitar 1.329.480 liter/hari, sedangkan sumber air baku menghasilkan 15 liter/detik atau 1.296.000 liter/hari.
Pengaruh Penambahan Limbah Kertas Kardus Dalam Campuran Beton Kertas (Paper Crete) Ditinjau Dari Uji Kuat Tekan Bata Beton Hartini Hartini
Jurnal Media Inovasi Teknik Sipil UNIDAYAN Vol. 7 No. 2 (2018): Jurnal Media Inovasi Teknik Sipil Unidayan
Publisher : Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik , Universitas Dayanu Ikhsanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (408.679 KB) | DOI: 10.55340/jmi.v7i2.611

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui nilai kuat tekan dan penyerapan air bata beton dengan menggunakan agregat halus berupa kapur alam dan subtitusi bubur kertas kardus. Dalam penelitian ini meninjau penggunaan bubur kertas kardus sebagai bahan subtitusi. Sifat mekanik bata beton yang diuji dengan total benda uji sebanyak 60 buah. Yang meliputi kuat tekan sebanyak 36 benda uji dan absorbsi sebanyak 24 benda uji dengan standart SNI 03-0349-1989. Pengujian dilakukan pada umur perawatan 3 hari, 7 hari, dan 28 hari, dengan dimensi benda uji 20 cm x 10 cm x 10 cm. Dengan 4 variasi campuran penambahan yaitu 0%, 0,5%, 0,75% dan 1%. Pada umur 28 hari untuk kuat tekan dengan campuran 0%, 0,5%, 0,75% dan 1% mendapat hasil masing-masing 68,83 kg/cm2 (6,7 Mpa), 75,63 kg/cm2 (7,4 Mpa), 54,39 kg/cm2 (5,3 Mpa), dan 39,94 kg/cm2 (3,9 Mpa), untuk absorbsinya masing-masing mendapat 15,13%, 15,33%, 15,62% dan 16,80%. Maka berdasarkan SNI 03-0349-1989, bata beton dengan campuran 0,5%, dengan nilai kuat tekan sebesar 75,63 kg/cm2 dan nilai serapan air yang mencapai 15,33% dapat digolongkan sebagai bata beton dengan mutu II yang dapat digunakan untuk konstruksi yang memikul beban tetapi penggunaannya hanya untuk konstruksi yang terindung dari cuaca luar (untuk konstruksi di bawah atap).
Pengaruh Penambahan Polimer Terhadap Kinerja Campuran Aspal Buton Campuran Panas Hampar Dingin (CPHMA) Agus Firdiansyah
Jurnal Media Inovasi Teknik Sipil UNIDAYAN Vol. 7 No. 2 (2018): Jurnal Media Inovasi Teknik Sipil Unidayan
Publisher : Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik , Universitas Dayanu Ikhsanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (483.119 KB) | DOI: 10.55340/jmi.v7i2.612

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui sifat-sifat fisik As buton campuran panas hampar dingin (CPHMA) berbahan tambah polimer serta untuk mengetahui pengaruh As buton campuran panas hampar dingin berbahan tambah polimer. Penelitian ini menggunakan metode cara Trial And Error. Benda uji dipadatkan dengan pemadatan yaitu 2x75 tumbukan. Variasi kadar aspal rencana yaitu: 4%, 5%, dan 6% sedangkan variasi kadar filler polimer (LLDPE) yaitu : 1%, 2% dan 3%. masing-masing varian dibuat 3 sampel benda uji, sehingga total benda uji sebanyak 27 buah. Kemudian pengujian Marshall Test. Dari hasil pengujian aspal Laston (AC-WC) menggunakan aspal RMA Berbahan Tambah Polimer diperoleh nilai Density 2,20%, 2,26%, 2,29%,2,35%, 2,32%Nilai VIM yaitu 4,20%, 3,96%,3,72%, 3,24%, 3,48%. Nilai VMA yaitu 18,35%, 18,52%, 18,69%, 18,80%, 18,92%,. Nilai VFB yaitu 86,66%, 85,34%, 85,67%, 83,81%, 83,29%. Nilai stability yaitu 836,92 kg, 1096,83 kg, 1350,26 kg, 1655,99 kg, 1427,76 kg. Nilai Flow yaitu 4,67 mm3,93 mm, 3,50 mm, 3,00 mm, 3,33 mm. Nilai MQ yaitu 180,13 kg/mm, 276,35 kg/mm, 388,85 kg/mm, 552,00 kg/mm, 438,19 kg/mm.

Page 3 of 13 | Total Record : 123