cover
Contact Name
Luqman Qurata Aini
Contact Email
luqman.fp@ub.ac.id
Phone
+6281252663348
Journal Mail Official
jurnalhpt@ub.ac.id
Editorial Address
Jurusan Hama dan Penyakit Tumbuhan Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya Jl. Veteran, Malang 65145
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal HPT (Hama Penyakit Tumbuhan)
Published by Universitas Brawijaya
ISSN : 23384336     EISSN : 25806459     DOI : https://doi.org/10.21776/ub.jurnalhpt
Core Subject : Agriculture,
Jurnal Hama dan Penyakit Tumbuhan (Jurnal HPT) memuat naskah artikel yang berkaitan dengan hama dan penyakit tumbuhan, termasuk karakterisasi, deteksi, identifikasi, fisiologi, biokimia, ekologi, epidemiologi, biologi molekuler hama dan patogen tumbuhan, serta pengendaliannya secara kimia dan biologi. Artikel dapat berupa hasil penelitian mutakhir atau temuan terbaru mengenai hama dan penyakit tumbuhan. Naskah artikel yang diterima adalah naskah yang belum pernah dimuat atau tidak sedang dalam proses publikasi pada berkala ilmiah nasional maupun internasional lainnya.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol. 12 No. 2 (2024)" : 5 Documents clear
POTENSI BAKTERI Bacillus subtilis DAN Pseudomonas fluorescens DALAM MENGINDUKSI KETAHANAN TANAMAN TOMAT TERHADAP PENYAKIT LAYU FUSARIUM: THE POTENTIAL OF Bacillus subtilis AND Pseudomonas fluorescens BACTERIA IN INDUCTING THE RESISTANCE OF TOMATO PLANTS AGAINST FUSARIUM WILT DISEASE Taruna, Ardiyan; Aini, Luqman Qurata; Syib’li, Muhammad Akhid
Jurnal HPT (Hama Penyakit Tumbuhan) Vol. 12 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jurnalhpt.2024.012.2.5

Abstract

Tanaman tomat merupakan salah satu jenis tanaman hortikultura yang banyak digemari oleh masyarakat Indonesia. Buah tomat banyak digunakan sebagai bahan bumbu masakan. Akan tetapi, terdapat faktor pembatas dalam produksi buah tomat, yakni adanya penyakit layu fusarium yang disebabkan oleh patogen Fusarium oxysporum. Pengendalian hayati menggunakan bakteri Plant Growth Promoting Rhizobacteria (PGPR) seperti Bacillus subtilis dan Pseudomonas fluorescens dapat menjadi solusi pengendalian yang aman. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian bakteri PGPR dalam meningkatkan pertumbuhan dan meningkatkan ketahanan tanaman melalui mekanisme induksi ketahanan. Berdasarkan hasil penelitian aplikasi bakteri B. subtilis dan P. fluorescens memiliki kemampuan dalam melarutkan fosfat, serta meningkatkan pertumbuhan tanaman tomat meliputi tinggi tanaman dan jumlah daun yang lebih baik dibandingkan kontrol. Aplikasi bakteri baik secara tunggal maupun konsorsium juga dapat menghambat kejadian penyakit layu fusarium dengan nilai insidensi kejadian terendah pada aplikasi bakteri konsorsium yaitu 27.50%. Akan tetapi aplikasi kedua bakteri tersebut tidak menunjukkan pengaruh yang nyata dalam meningkatkan indikator dari ketahanan induksi, yakni kandungan total fenolik dan aktivitas enzim Phenylalanine Ammonia Lyase (PAL).
UJI MORTALITAS TIGA ISOLAT Metarhizium anisopliae DAN EKSTRAK TEMBAKAU TERHADAP HAMA ULAT PERUSAK DAUN (Plutella xylostella) (LEPIDOPTERA: PLUTELLIDAE) PADA TANAMAN KUBIS: MORTALITY TEST OF THREE Metarhizium anisopliae ISOLATES AND TOBACCO EXTRACT AGAINST LEAF-DESTROYING CATERPILLAR PEST (Plutella xylostella) (LEPIDOPTERA: PLUTELLIDAE) ON CABBAGE Rosandy, Devia Fitri; Syamsulhadi, Mochammad; Widjayanti, Tita
Jurnal HPT (Hama Penyakit Tumbuhan) Vol. 12 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jurnalhpt.2024.012.2.1

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas tiga isolat jamur M. anisopliae dan ekstrak tembakau dengan kerapatan dan konsentrasi berbeda dalam mengendalikan populasi hama P. xylostella. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Oktober sampai Desember 2022 di Laboratorium Agens Hayati Brenjonk dan Laboratorium BPTPH Pasuruan. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 16 perlakuan dan 4 kali ulangan. Setiap perlakuan menggunakan 15 ekor P. xylostella yang diuji untuk mengetahui mortalitas, daya hambat makan, LC50, dan LT50 dengan sidik ragam ANOVA dan analisis probit. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mortalitas dan daya hambat tertinggi diperoleh dari isolat jamur koleksi Bojonegoro dan Jatisari dengan kerapatan 108 serta ekstrak tembakau konsentrasi 50 ml/L. Sedangkan nilai LC50 terbaik terdapat pada isolat jamur koleksi Jatisari yaitu 4,99% dan LT50 terbaik terdapat pada isolat jamur koleksi Bojonegoro yaitu 133,09 jam. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa ketiga isolat jamur M. anisopliae dan ekstrak tembakau memiliki kemampuan terbaik dalam menekan populasi hama P. xylostella.
PENGARUH PENAMBAHAN BAHAN ORGANIK SERASAH DAN LIMBAH BATANG TEBU TERHADAP KEANEKARAGAMAN JENIS SEMUT (HYMENOPTERA: FORMICIDAE) PADA EKOSISTEM TANAMAN TEBU: THE ADDITIONAL EFFECT OF ORGANIC MATERIALS LITTER AND SUGARCANE STEM WASTE ON THE DIVERSITY OF ANTS (HYMENOPTERA: FORMICIDAE) IN THE SUGARCANE PLANT ECOSYSTEM Affandi, Rohmat Sayful; Rahardjo, Bambang Tri
Jurnal HPT (Hama Penyakit Tumbuhan) Vol. 12 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jurnalhpt.2024.012.2.2

Abstract

Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pemberian jenis bahan organik dari serasah tebu dan limbah batang tebu terhadap kelimpahan dan keanekaragaman semut pada ekosistem tanaman tebu. Rancangan penelitian yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan tiga perlakuan dan enam ulangan. Pengambilan sampel dilakukan dengan metode pitfall trap dan bait trap (ikan tuna) dengan interval seminggu sekali selama delapan minggu. Hasil penelitian ditemukan empat subfamili, delapan genus dengan jumlah total 22.254 individu. Semut berpotensi berperan predator di antaranya Crematogaster sp., Dolichoderus sp., Odontomachus sp., Pheidole sp., dan Solenopsis sp. sisanya berperan sebagai foragers yaitu Camponotus sp., Calomyrmex sp., dan Tapinoma sp. Hasil analisis ragam diperoleh bahwa P2 berpengaruh nyata terhadap kelimpahan individu semut dibandingkan P0 dan P1 (F3 12 = 4,463 P > 0,0301). Hasil perhitungan indeks keanekaragaman P0 dan P1 termasuk sedang, P2 rendah, indeks Kemerataan P0, P1, dan P2 sedang, indeks Dominansi P0, P1 rendah dan P2 sedang.
BIOAKTIVITAS EKSTRAK LIMBAH TEMBAKAU SEBAGAI PESTISIDA NABATI TERHADAP HAMA Plutella xylostella PADA TANAMAN KUBIS: BIOACTIVITY OF TOBACCO WASTE EXTRACT AS A VEGETABLE PESTICIDE AGAINST Plutella xylostella PESTS ON CABBAGE PLANTS Abdurrahman, Shafa Ghaziyah; Ikawati, Silvi; Choliq, Fery Abdul; Mustofa, Oki
Jurnal HPT (Hama Penyakit Tumbuhan) Vol. 12 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jurnalhpt.2024.012.2.3

Abstract

Plutella xylostella L. (Lepidoptera: Ypnomeutidae) merupakan salah satu hama pada tanaman kubis. Serangga ini dapat menyebabkan kerusakan yang parah. Perlu adanya tindakan pengendalian, seperti penggunaan pestisida nabati. Penelitian ini bertujuan untuk menguji toksisitas ekstrak limbah tembakau rokok terhadap P xylostella, sehingga dapat dimanfaatkan untuk pengendalian hama yang ramah lingkungan. Penelitian dilaksanakan di Laboratorium Toksikologi, Departemen Hama dan Penyakit Tumbuhan, Fakultas Pertanian, Universitas Brawijaya, Malang pada Bulan Desember 2022 sampai dengan Bulan Februari 2023. Metode penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari 6 tingkat konsentrasi yaitu 0, 10, 30, 50, 70, dan 90 % dengan 3 kali pengulangan. Setiap perlakuan menggunakan 10 larva P. xylostella. Data yang diperoleh dianalisis dengan ANOVA dan uji lanjut dengan menggunakan uji Duncan, serta analisis probit. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak limbah tembakau mampu menyebabkan mortalitas larva P. xylostella hingga 85 %, menyebabkan penurunan aktivitas makan larva mencapai 81,68 %, menghambat pembentukan pupa dan imago. Median Lethal Concentration (LC50) terdapat pada konsentrasi ekstrak limbah tembakau 63,4 %, dengan Median Lethal Time (LT50) tercepat yaitu pada 14 jam setelah aplikasi.
PENURUNAN KEJADIAN DAN INTENSITAS PENYAKIT BUSUK PANGKAL BATANG AKIBAT JAMUR GANODERMA PADA BIBIT KELAPA SAWIT DENGAN APLIKASI MIKORIZA: DECREASING THE INCIDENT AND INTENSITY OF BASAL STEM ROT DISEASE CAUSED BY GANODERMA FUNGI ON OIL PALM SEEDLINGS BY APPLICATION OF MYCORRHIZAE Istiqomah, Fatimah Nur; Novanto, Praditya Rizqi; Sitanggang, Marlon
Jurnal HPT (Hama Penyakit Tumbuhan) Vol. 12 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jurnalhpt.2024.012.2.4

Abstract

Ganoderma boninense merupakan jamur patogen penyebab penyakit Busuk Pangkal Batang (BPB) pada tanaman kelapa sawit. Salah satu upaya pencegahan Ganoderma yaitu menggunakan agens hayati sejak dari pembibitan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan agens hayati mikoriza dalam menurunkan kejadian penyakit busuk pangkal batang akibat jamur Ganoderma pada bibit kelapa sawit dan mengetahui jumlah jenis spora, serta infeksi akar mikoriza. Penelitian ini dilakukan di green house menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 8 kali ulangan. Perlakuan yang diuji adalah 1) Kontrol, 2) Mikoriza, 3) Mikoriza + Ganoderma, 4) Ganoderma. Aplikasi mikoriza 20 g pada pre nursery dan 30 g di main nursery mampu menurunkan kejadian penyakit busuk pangkal batang akibat jamur Ganoderma sebesar 50,50% dan menurunkan intensitas serangan sebesar 49,96%. Jumlah spora pada bibit kelapa sawit yang diberi perlakuan mikoriza adalah 50,67 spora/10 g dan pada perlakuan mikoriza + Ganoderma adalah 25 spora/10 g. Terdapat 3 jenis spora yang ditemukan, yaitu Glomus sp1, Glomus sp2, dan Acaulospora sp. Infeksi akar bibit kelapa sawit umur 12 bulan yang diberi perlakuan mikoriza adalah 66,67%, sedangkan pada perlakuan mikoriza + Ganoderma adalah 33,33%.

Page 1 of 1 | Total Record : 5