cover
Contact Name
Luqman Qurata Aini
Contact Email
luqman.fp@ub.ac.id
Phone
+6281252663348
Journal Mail Official
jurnalhpt@ub.ac.id
Editorial Address
Jurusan Hama dan Penyakit Tumbuhan Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya Jl. Veteran, Malang 65145
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal HPT (Hama Penyakit Tumbuhan)
Published by Universitas Brawijaya
ISSN : 23384336     EISSN : 25806459     DOI : https://doi.org/10.21776/ub.jurnalhpt
Core Subject : Agriculture,
Jurnal Hama dan Penyakit Tumbuhan (Jurnal HPT) memuat naskah artikel yang berkaitan dengan hama dan penyakit tumbuhan, termasuk karakterisasi, deteksi, identifikasi, fisiologi, biokimia, ekologi, epidemiologi, biologi molekuler hama dan patogen tumbuhan, serta pengendaliannya secara kimia dan biologi. Artikel dapat berupa hasil penelitian mutakhir atau temuan terbaru mengenai hama dan penyakit tumbuhan. Naskah artikel yang diterima adalah naskah yang belum pernah dimuat atau tidak sedang dalam proses publikasi pada berkala ilmiah nasional maupun internasional lainnya.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol. 5 No. 2 (2017)" : 5 Documents clear
KETERTARIKAN PARASITOID Diadegma semiclausum Hellen (HYMENOPTERA: ICHNEUMONIDAE) PADA TANAMAN SAWI DENGAN BERBAGAI PELUKAAN Choirul Mahdianto; Sri Karindah; Toto Himawan
Jurnal HPT (Hama Penyakit Tumbuhan) Vol. 5 No. 2 (2017)
Publisher : Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Diadegma semiclausum Hellen (Hymenoptera: Ichneumonidae) adalah salah satu musuh alami Plutella xylostella L. (Lepidoptera: Plutellidae). D. semiclausum dilaporkan memberikan respon yang berbeda pada senyawa volatil tanaman Brassicaceae tergantung dari penyebab dikeluarkanya senyawa volatil tersebut. D. semiclausum lebih tertarik pada keberadaan tanaman Brassicaceae dibanding yang tidak terdapat tanaman Brassicaceae, dan lebih tertarik pada tanaman Brassicaceae yang terserang P. xylostella dibandingkan tanaman Brassicaceae yang tidak terserang P. xylostella. D. semiclausum sebagai musuh alami dari P. xylostella diduga mampu membedakan senyawa volatil tanaman yang terserang hama dan yang dilakukan pelukaan mekanis. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui ketertarikan D. semiclausum pada tanaman sawi terserang P. xylostella dibandingkan tanaman dengan pelukaan mekanis dan ketertarikan D. semiclausum pada tanaman yang mengalami pelukaan dibandingkan dengan yang tidak mengalami pelukaan. Penelitian ini dilakukan dengan menguji ketertarikan dari 50 jantan dan 50 betina D. semiclausum terhadap tanaman sawi terserang P. xylostella, tanaman sawi dengan pelukaan mekanis, tanaman sawi tanpa pelukaan, dan perlakuan tanpa tanaman sebagai kontrol. Pengujian menggunakan olfaktometer 4 lengan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa D. semiclausum jantan dan betina sama-sama tertarik pada volatil tanaman sawi. D. semiclausum diketahui lebih tertarik pada tanaman sawi yang terserang P. xylostella dibandingkan tanaman sawi dengan pelukaan mekanis dan lebih tertarik pada keberadaan tanaman sawi dibandingkan yang tidak terdapat tanaman sawi.
EFEKTIVITAS PESTISIDA NABATI UNTUK PENGENDALIAN JAMUR Sclerotium rolfsii Sacc PENYEBAB PENYAKIT REBAH SEMAI PADA TANAMAN KEDELAI Muhammad Arsys Tawa; Ika Rochdjatun Sastrahidayat; Syamsuddin Djauhari
Jurnal HPT (Hama Penyakit Tumbuhan) Vol. 5 No. 2 (2017)
Publisher : Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian dilakukan di Laboratorium Mikologi, Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya Malang dan rumah kaca STPP II Tanjung, Malang. Tujuan penelitian ini untuk menyeleksi jenis ekstrak tanaman potensial sebagai pestisida nabati yaitu daun cengkeh, daun tembakau, bawang putih dan kayu manis dalam menghambat jamur Sclerotium rolfsii Sacc penyebab penyakit rebah semai kedelai secara in vitro di laboratorium dan hasil seleksi ekstrak tanaman digunakan untuk penelitian di rumah kaca (in vivo). Pengamatan yang dilakukan dalam penelitian ini meliputi: 1) persentase daya hambat ekstrak tanaman terhadap pertumbuhan diameter koloni jamur S. rolfsii; dan 2) intensitas serangan penyakit rebah semai. Dari keempat ekstrak tanaman yang diuji dengan metode food poison technique, pada konsentrasi 0,2 ml/10 ml ekstrak daun cengkeh menghambat pertumbuhan diameter koloni jamur sebesar 93,29%. Penyiraman larutan ekstrak daun cengkeh ke tanah yang mengandung jamur S. rolfsii pada konsentrasi 0,5%; 0,75%; 1%; 1,25% dan 1,5% mampu mengurangi intensitas serangan penyakit rebah semai kedelai lebih rendah daripada tanpa perlakuan penyiraman. Aplikasi ekstrak daun cengkeh pada konsentrasi 1,5% mampu menekan serangan penyakit rebah semai paling optimal dengan tingkat serangan hanya 3,25%.
PENGARUH EKSTRAK BAHAN NABATI SEBAGAI PELINDUNG INFEKTIVITAS Spodoptera litura NUCLEAR POLYHEDROSIS VIRUS JTM 97 C TERHADAP RADIASI SINAR ULTRAVIOLET UNTUK MENGENDALIKAN Helicoverpa armigera Hubner (LEPIDOPTERA: NOCTUIDAE) Sinta Asa Karsalina; Tutung Hadiastono; Mintarto Martosudiro; Bedjo Bedjo
Jurnal HPT (Hama Penyakit Tumbuhan) Vol. 5 No. 2 (2017)
Publisher : Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh ekstrak bahan nabati sebagai pelindung infektivitas SlNPV JTM 97C terhadap radiasi sinar ultraviolet untuk mengendalikan Helicoverpa armigera Hubner (Lepidoptera: Noctuidae). Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Toksikologi Pestisida, Fakultas Pertanian, Universitas Brawijaya, Malang dan Balai Penelitian Tanaman Aneka Kacang dan Umbi (Balitkabi), Malang mulai bulan Januari hingga Juni 2015. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 6 perlakuan yaitu: 1) kontrol tanpa SlNPV JTM 97C, 2) SlNPV JTM 97C tanpa bahan pelindung, 3) SlNPV JTM 97C + kaolin sebagai pembanding, 4) SlNPV JTM 97C + ekstrak tongkol jagung, 5) SlNPV JTM 97C + ekstrak kulit singkong, dan 6) SlNPV JTM 97C + ekstrak kulit nanas. Setiap perlakuan diulang sebanyak 4 kali. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak bahan nabati yang mempunyai kemampuan untuk melindungi infektivitas SlNPV JTM 97C terhadap radiasi sinar ultraviolet dalam mengendalikan H. armigera adalah ekstrak kulit nanas dan ekstrak tongkol jagung.
EKSPLORASI JAMUR ENDOFIT PADA TANAMAN KAKAO (Theobroma cacao L.) SERTA POTENSI ANTAGONISMENYA TERHADAP Phytophthora palmivora Butler. PENYEBAB PENYAKIT BUSUK BUAH SECARA IN VITRO Pandu Indra Pratama; Liliek Sulistyowati; Syamsuddin Djauhari
Jurnal HPT (Hama Penyakit Tumbuhan) Vol. 5 No. 2 (2017)
Publisher : Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Phytophthora palmivora merupakan penyakit penting kakao baik di Indonesia maupun negara produsen lain. Terdapat teknologi yang digunakan dalam pengendalian penyakit, yaitu dengan fungisida dan agen hayati Trichoderma sp. Penggunaan agen hayati merupakan salah satu cara  untuk pengendalian yang ramah lingkungan dan relatif lebih murah dibandingkan fungisida. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jamur endofit yang terdapat di dalam jaringan tanaman kakao serta potensi antagonismenya terhadap P. palmivora secara in vitro pada media PDA. Penelitian dilaksanakan di Laboratorium Penyakit Tumbuhan, Jurusan Hama dan Penyakit Tumbuhan, Fakultas Pertanian, Universitas Brawijaya. Isolat P. palmivora diisolasi dari tanaman kakao yang terinfeksi dari lapang. Eksplorasi jamur endofit didapatkan dari daun, batang, buah dan akar tanaman kakao yang diambil di Desa Babadan, Kabupaten Kediri. Jamur endofit yang diperoleh sebanyak 26 isolat, 16 isolat telah teridentifikasi terdiri dari 3 isolat dari genus Cephalosporium,  2 isolat dari genus Colletotrichum,1 isolat dari genus Curvularia, 4 isolat dari genus Fusarium, 1 isolat dari genus Gloesporium, 1 isolat dari genus Pestalotia, 4 isolat dari genus Trichoderma, dan 10 isolat tidak teridentifikasi. Isolat Trichoderma sp.1 menunjukkan kemampuan tertinggi mampu menghambat pertumbuhan P. palmivora sebesar 98%, dan diikuti isolat EK1 dengan persentase penghambatan sebesar 73,33%.
POTENSI BAKTERI ANTAGONIS DARI MIKROORGANISME LOKAL (MOL) BONGGOL PISANG DALAM MENGENDALIKAN PENYAKIT DARAH PADA TANAMAN PISANG Ichsan Firmansyah; Abdul Latief Abadi; Luqman Qurata Aini
Jurnal HPT (Hama Penyakit Tumbuhan) Vol. 5 No. 2 (2017)
Publisher : Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mikroorganisme Lokal (MOL) merupakan produk cairan yang terbuat dari bahan-bahan alami, sebagai media hidup dan berkembangnya mikroorganisme bermanfaat. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari potensi bakteri dari MOL bonggol pisang sebagai antagonis terhadap Blood Disease Bacterium (BDB = Ralstonia syzygii subsp. syzygii) penyebab penyakit darah pada tanaman pisang. Isolasi bakteri dari MOL bonggol pisang dilakukan dengan metode spread plate. Pengujian penghambatan terhadap BDB menggunakan Rancangan Acak Lengkap dengan 10 perlakuan pada cawan Petri dan 11 perlakuan pada percobaan menggunakam buah pisang. Sebanyak 43 isolat bakteri berhasil didapatkan dari MOL, tetapi hanya 8 isolat yang mampu menekan pertumbuhan BDB, yaitu isolat BMOL 1, BMOL 8, BMOL 14, BMOL 21, BMOL 22, BMOL 24, BMOL 27, dan BMOL 29. Isolat BMOL1 dan BMOL 24 menunjukkan kemampuan lebih tinggi dalam menghambat pertumbuhan BDB dibanding isolat yang lain.

Page 1 of 1 | Total Record : 5