Articles
243 Documents
Rancang Bangun Alat Ukur dan Pengendali Pemakaian Daya Listrik berbasis SMS Gateway
Santoso, Gatot;
Handajadi, Wiwik;
Hani, Slamet;
Baskara, Gani Halim
Prosiding Simposium Nasional Rekayasa Aplikasi Perancangan dan Industri 2019: Prosiding Simposium Nasional Rekayasa Aplikasi Perancangan dan Industri
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Pelanggan PT. PLN (Persero) selama ini mendapatkan layanan program listrik prabayar dan pascabayar, namun pada program listrik pascabayar sering terjadi human error pada saat petugas melakukan pembacaan meter. Program listrik pasca-bayar merupakan program bagi pelanggan untuk menggunakan energi listrik terlebih dahulu kemudian membayar pada bulan berikutnya. Setiap bulannya PT. PLN (Persero) harus mencatat meter, menghitung dan menterbitkan rekening yang harus di bayar oleh pelanggan dengan memasang sebuah alat ukur bernama kilo Watt Hours (kWh). Dengan menggunakan mikrokontroler Arduino Uno sebagai pengolah datanya, dan parameter yang diukur adalah arus dan tegangan menggunakan sensor arus ACS712-30A untuk mengukur arus yang mengalir dari sumber ke beban, sedangkan untuk mengukur tegangan menggunakan sensor ZMPT101B. Untuk mengirimkan data yang sudah diolah oleh Arduino Uno maka menggunakan SIM900 untuk mengirimkan jumlah pemakaian melalui SMS. Dari hasil pengujian tingkat presentase ketelitian dan ketepatan sensor arus ACS712-30A sebesar 87%, untuk ketelitian pada sensor tegangan ZMPT101B adalah 96,5%.. Sedangkan untuk pengiriman data menggunakan SIM900 error yang dihasilkan pada saat pengiriman data sebesar 100%.
Analisis Pengendalian Persediaan Suku Cadang Mesin Produksi dengan Pendekatan Continuous Review System
Sodikin, Imam;
Asih, Endang Widuri;
Rahmanto, Sugun
Prosiding Simposium Nasional Rekayasa Aplikasi Perancangan dan Industri 2019: Prosiding Simposium Nasional Rekayasa Aplikasi Perancangan dan Industri
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
PT.Bumitama Gunajaya Agro adalah Perusahaan yang bergerak dibidang perkebunan dan pengolahan buah kelapa sawit. Hasil produk dari perusahaan ini berupa Crude palm oil (CPO) dan inti buah kelapa sawit (Karnel Palm Oil). Permasalahan yang terjadi adalah perusahaan melakukan pemesanan suku cadang ketika terjadi kerusakan mesin produksi sehingga berdampak pada keterlambatan proses produksi. Lead time pengadaan merupakan salah satu variabel yang mempengaruhi ketersediaan suku cadang. Pengelompokan jenis suku cadang berdasarkan variabel klasifikasi tertentu dapat memudahkan manajemen persediaan dalam memperioritaskan suku cadang. Tujuan dari penelitian ini adalah mengklasifikasikan kekritisan suku cadang berdasarkan nilai penggunaan per tahun, lead time pengadaan, pergerakan suku cadang berdasarkan average stay selama satu bulan, menentukan tingkat kebutuhan jumlah suku cadang yang optimal dengan pendekatan Spare-part Requirement Nomograph dan menentukan pengendalian suku cadang kritis dengan pendekatan Continuous Review System. Hasil menunjukan bahwa klasifikasi ABC , SDE dan FSN menghasilkan katagori dengan tingkat kekritisan. Berdasarkan pendekatan Spare-part Requirement Nomgraph jumlah kebutuhan suku cadang kritis berbeda-beda mulai dari 9 sampai 79 unit. Berdasarkan hasil perhitungan Continuous Review System jumlah pemesana optimal mulai dari 9 sampai 24 unit. Jumlah safety stock mulai dari 0 sampai 1 unit, Reorder Point mulai dari 1 sampai 7 unit dan total cost berkisar pada 3.258.265,- sampai 308.019.208,- dalam satu tahun.
Usulan Pemilihan Supplier Bahan Baku dengan Metode AHP (Analytical Hierarchy Process) dan TOPSIS (Technique For Order Preference by Similarity to Ideal Solution) pada Industri Konveksi
Susetyo, Joko;
Parwati, C. Indri;
Asmi, Cintia Noor
Prosiding Simposium Nasional Rekayasa Aplikasi Perancangan dan Industri 2019: Prosiding Simposium Nasional Rekayasa Aplikasi Perancangan dan Industri
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
The GDL Konveksi merupakan perusahaan yang bergerak di bidang industri konveksi. Bahan baku utama yang digunakan adalah kain yang didatangkan dari supplier. Selama ini perusahaan menggunakan beberapa supplier kain secara acak sesuai intuisi tidak disertai dengan kriteria dan metode evaluasi yang rasional dan terukur, serta belum memiliki supplier tetap dalam memasok bahan baku kain. Pemilihan supplier merupakan kegiatan yang penting karna berhubungan langsung dengan bahan baku yang akan digunakan. Bahan baku yang baik akan menghasilkan produk yang baik pula. Pemilihan supplier yang tepat dapat memberikan keuntungan bagi perusahaan agar proses produksi berjalan lancar. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan supplier terbaik dengan cara menyeleksi supplier berdasarkan kriteria dan sub-kriteria yang sesuai. Pemilihan supplier dilakukan dengan metode AHP yakni menggunakan input penilaian secara subjektif dari pihak perusahaan dan metode TOPSIS yang digunakan untuk menentukan ranking alternatif, sehingga menghasilkan supplier terbaik berdasarkan kriteria yang sesuai dengan perusahaan. Berdasarkan hasil pengolahan dengan metode AHP diperoleh urutan kriteria yaitu responsiveness (0,360), delivery (0,352), flexibility (0,157), quality (0,076) dan cost (0,056). Alternatif pemilihan supplier bahan baku yang memiliki prioritas tertinggi adalah Niagara Textile dengan ranking metode TOPSIS mendapat nilai terbaik dengan jarak solusi ideal sebesar 0,837 atau 75% menunjukan nilai supplier yang paling optimal dalam memenuhi kebutuhan bahan baku kain sesuai dengan kriteria yang dibutuhkan perusahaan.
Tuning Kendali IMC-PID pada Kolom Distilasi dengan Menggunakan Fuzzy
Wahyudi, W;
Pambudi, Ricko Dwi;
Setiyono, Budi;
Sumardi, S
Prosiding Simposium Nasional Rekayasa Aplikasi Perancangan dan Industri 2019: Prosiding Simposium Nasional Rekayasa Aplikasi Perancangan dan Industri
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Kolom distilasi adalah unit yang paling banyak digunakan dalam industri kimia dan industri perminyakan. Kolom distilasi biner memisahkan campuran cairan menjadi dua buah komposisi produk dengan kemurnian tertentu, yaitu produk atas (Xd) dan produk bawah (Xb). Kolom distilasi mempunyai sifat yang nonlinear, adanya interaksi multivariabel, adanya waktu tunda, dan gangguan. Berdasarkan sifat tersebut dibutuhkan kendali modern yang mampu membuat keluaran produk sesuai yang diinginkan. IMC-PID merupakan desain kendali PID yang robust, namun kurang cukup fleksibel untuk kecepatan respon. Untuk membuat kendali IMC-PID beraksi lebih cepat dan lebih kokoh, fuzzy digunakan untuk tuning kendali IMC-PID secara online. Metode fuzzy IMC-PID memberikan respon close loop yang memuaskan dengan overshoot yang sedikit dan waktu naik yang lebih cepat saat mengikuti set point dan penghilangan gangguan. Berdasarkan pada pengujian yang telah dilakukan, tuning kendali IMC-PID dengan fuzzy mempunyai nilai IAE yang lebih kecil dibandingkan dengan IMC-PID.
Perancangan Bench Multifungsi dengan Konsep Lontong Balap yang di Tempatkan di Stasiun Gubeng Surabaya
Elim, Rheinaldo Putra;
Athalia, Grivena
Prosiding Simposium Nasional Rekayasa Aplikasi Perancangan dan Industri 2019: Prosiding Simposium Nasional Rekayasa Aplikasi Perancangan dan Industri
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Stasiun Gubeng merupakan stasiun yang cukup besar di kota Surabaya yang menjadi tempat keluar masuknya orang dari dalam kota maupun luar kota, Stasiun Gubeng sendiri sering dianggap oleh masyarakat sekitar sebagai gerbang untuk masuk ke kota Surabaya. Perancangan furniture ini bertujuan untuk menciptakan sebuah bench yang dapat digunakan oleh pengunjung stasiun tanpa membedakan usia dan gender pengunjung yang berada di Stasiun Gubeng. Bench ini di ciptakan untukmenjawab berbagai permasalahan yang ada di Stasiun Gubeng Surabaya seperti kurang memperhatikan nilai multifungsi, serta nilai ergonomi. Bench ini diciptakan berdasarkan konsep yang terinspirasi dari sebuah makanan khas Surabaya yaitu Lontong Balap yang memiliki makna yang dalam. Penulis memilih Lontong Balap sebagai sumber inspirasi, dan mengimplementasikannya pada bentuk perancangan bench yang nantinya akan di gunakan oleh pengunjung stasiun, dan ingin memberikan sesuatu yang berkesan bagi pengunjung statiun dengan memperkenalkan pada masyarakat luas untuk lebih mengenal ciri khas kebudayaan yang ada di Kota Surabaya.
"Becak Bench" Penerapan Nilai Budaya pada Fasilitas Duduk Ruang Tunggu Stasiun
Holiyanto, Justin
Prosiding Simposium Nasional Rekayasa Aplikasi Perancangan dan Industri 2019: Prosiding Simposium Nasional Rekayasa Aplikasi Perancangan dan Industri
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Sebuah produk interior dirancang untuk menjadi solusi atas permasalahan serta memberikan dampak yang positif untuk penggunanya. Melalui metode design thinking, penulis melakukan tahapan-tahapan guna merancang sebuah desain produk interior yang berorientasi pada nilai-nilai budaya yang pemanfaatannya masih kurang masksimal. Tahapan dimulai dengan observasi data-data, proses analisis, brainstroming, hingga produksi prototype sebagai implementasi produk yang telah dirancang. Konsep perancangan produk adalah "Becak" sebagai salah satu alat transportasi tradisional Indonesia, khususnya Pulau Jawa. Batasannya pun meliputi prinsip desain movement, kontras, dan efisiensifitas. Adalah produk "Becak Bench" yang diharapkan mampu menjawab permasalahan kurangnya identitas budaya lokal untuk fasilitas tunggu publik dalam hal ini Stasiun Kereta Api Gubeng, tanpa mengabaikan faktor efisiensi dalam produksi yang mampu memberikan dampak positif terhadap lingkungan maupun secara ekonomi.
"Minimalist Working Set (Milofy)" Produk Interior Ramah Lingkungan untuk Produktivitas
Putri, Olivia Tirta
Prosiding Simposium Nasional Rekayasa Aplikasi Perancangan dan Industri 2019: Prosiding Simposium Nasional Rekayasa Aplikasi Perancangan dan Industri
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Produk interior dalam co-working space diciptakan sebagai sarana untuk menunjang aktivitas pengguna dalam ruangan. Luaran perancangan produk ini diharapkan dapat meningkatkan produktivitas dan memberi dampak positif pada manusia dan lingkungan. Produk dirancang menggunakan metode design thinking yang berfokus pada human factor dan material ramah lingkungan. Perancangan diawali dengan tahap observasi lapangan pada co-working space terpilih yaitu Koridor, pengumpulan data mengenai aktivitas pengguna ruang, perumusan masalah yang ada pada pengguna, ideasi, hingga produksi. Konsep perancangan produk yaitu dengan penggunaan material ramah lingkungan yang disesuaikan dengan konsep ergonomi dan peningkatan produktivitas lewat desain produk yang bertujuan untuk memecahkan masalah yang ada pada pengguna co-working space. Material ramah lingkungan yang digunakan yaitu eceng gondok dan rotan yang dapat ditemukan dengan mudah dengan biaya yang terjangkau. Sementara pemenuhan kebutuhan dan peningkatan produktivitas diaplikasikan lewat desain produk yang mengikuti perkembangan jaman dengan pengaplikasian teknologi seperti lampu dan stopkontak pada produk interior. Hasil perancangan produk akan dianalisa dan dievaluasi lewat uji produk pada pengguna co-working space.
Pemilihan Material berdasarkan Tegangan dan Deformasi pada Redesain Point Ripper Dozer D85E-SS-2
Supriyanto, Agung;
Hermawan, Muh. Vendy
Prosiding Simposium Nasional Rekayasa Aplikasi Perancangan dan Industri 2019: Prosiding Simposium Nasional Rekayasa Aplikasi Perancangan dan Industri
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Point ripper merupakan cakar (shank) yang dipasangkan dibelakang dozer yang berfungsi untuk mengeruk tanah pada kegiatan pertambangan dengan cara penetrasi ke dalam tanah. Pada saat penetrasi, ripper menerima beban yang besarnya berbanding lurus dengan kekerasan tanah. Kegagalan yang sering dialami pada point ripper adalah terjadinya patahan (fractur) dan keausan (abrasi). Penelitian dilakukan untuk memilih material dengan berdasarkan pada tegangan dan displacement yang terjadi pada komponen point ripper. Tujuannya adalah agar didapat material terbaik yang digunakan sebagai material point ripper. Metode penelitian ini adalah dengan menggunakan simulasi melalui perangkat lunak CAE (Computer Aided Engineering). Proses penelitaian diawali dengan pembuatan model berupa gambar tiga dimensi. Selanjutya dilakukan analisis dengan perangkat lunak sehingga didapatkan tegangan dan regangan. Pengamatan dilakukan pada titik referensi yang mendapat beban kritis. Dari penelitian ini didapat hasil tegangan maksimal berada pada titik nomor limat sebesar 201,06 MPa untuk material AlSi 12 Forged, pada nomor empat sebesar 217,54 MPa untuk material AISI 4140, dan pada nomor empat sebesar 206,6 MPa untuk material Cast Iron G4000. Hasil analisa deformasi diperolah deformasi maksimal pada material AlSi 12 forged terjadi pada nomor referensi sembilan sebesar 317,8 x 10-4 m, pada material
Pengaruh Redesain Point Ripper Dozer D85E-SS-2 terhadap Tegangan dan Displacement Akibat Beban Horisontal
Supriyanto, Agung;
Hermawan, Muh. Vendy;
Ardianto, Rudi
Prosiding Simposium Nasional Rekayasa Aplikasi Perancangan dan Industri 2019: Prosiding Simposium Nasional Rekayasa Aplikasi Perancangan dan Industri
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
DOZER D85E-SS-2 merupakan jenis alat berat yang memiliki komponen point ripper. Komponen ini digunakan untuk mengeruk tanah pada aktifitas pertambangan. Pekerjaan ini memerlukan penetrasi ripper ke dalam tanah. Pada saat penetrasi, alat ini tidak hanya membentur tanah saja, namun juga membentur batuan yang cukup keras. Akibat benturan ini menyebabkan terjadinya tegangan pada material. Ketidakakuratan dalam desain point ripper dapat menyebabkan komponen ini mengalami kegagalan. Pada penelitian ini dilakukan redesain komponen point riper dengan cara membuat variasi sudut kemiringan point ripper. Metode yang digunakan adalah dengan membuat simulasi menggunakan perangkat lunak CAE (Computer Aided Engineering). Poses penelitian diawali dengan membuat model desain 3 dimensi. Dari variasi model kemudian diberi pembebanan pada arah horisontal. Dari analisa didapatkan hasil bahwa pada sudut kemiringan 160o didapat tegangan maksimal 1,18x108 N/m2. Pada sudut kemiringan 165o didapat tegangan maksimal 1,15x108 N/m2. Pada sudut kemiringan 170o didapat tegangan maksimal 1,17x108 N/m2. Besarnya displacement maksimal pada sudut kemiringan 160o adalah 0,128 mm, pada sudut kemiringan 165o dan 170o memiliki nilai maksimal yang sama sebesar 0,129 mm. Pada titik referensi yang diamati tegangan dan displacemen maksimal berada pada titik nomor tujuh dengan tegangan sebesar 118,01x107 N/mm2 untuk sudut 160o, 115,06 x107N/mm2 untuk sudut 165o dan 117,07 x107 N/mm2 untuk sudut 170o.
"Sayuni" Fasilitas Duduk Ruang Publik Modular dan Ramah Lingkungan
Tambunan, Yakub Christensen
Prosiding Simposium Nasional Rekayasa Aplikasi Perancangan dan Industri 2019: Prosiding Simposium Nasional Rekayasa Aplikasi Perancangan dan Industri
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Plastik merupakan limbah yang menjadi permasalahan besar dan paling sering kita temui sehari – hari, plastik berbahaya bagi lingkungan karena sulit terurai secara alami dan sudah banyak mencemari baik tanah maupun air. Perancangan fasilitas duduk untuk ruang publik memanfaatkan papan daur ulang limbah plastik merupakan solusi yang dapat dilakukan untuk menyelesaikan permasalahan dalam memenuhi kebutuhan pengguna ruang publik. Luaran produk perancangan ini diharapkan dapat memberikan solusi untuk fasilitas duduk pada area publik dan dapat menjadi salah satu solusi pemanfaatan limbah plastik. Melalui metode design thinking, dilakukan beberapa tahapan untuk dapat merancang sebuah desain fasilitas duduk yang berorientasi pada pemanfaatan limbah plastik dan juga memperhatikan human factor. Tahapan dimulai dengan mengumpulkan informasi, ideasi, dan produksi prototype sebagai media untuk menguji keberhasilan kombinasi papan daur ulang limbah plastik dan kayu serta aspek human factor. Konsep Desain produk untuk ruang publik dengan sistem modular menjadi sebuah batasan perancangan dan juga sebagai alternatif untuk menjawab peluang yang akan datang. Desain kursi memanfaatkan papan daur ulang limbah plastik bekerja sama dengan umkm surabaya yang melakukan pengolahan terhadap limbah plastik dan penulis mencoba untuk mengkombinasikan plastik dan kayu dalam perancangan produk yang baik untuk lingkungan maupun secara ekonomi.