cover
Contact Name
Yasir Sidiq
Contact Email
lppi@ums.ac.id
Phone
+6282134901660
Journal Mail Official
lppi@ums.ac.id
Editorial Address
Fakultas Teknik, Universitas Muhammadiyah Surakarta
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Prosiding Simposium Nasional Rekayasa Aplikasi Perancangan dan Industri
ISSN : 14129612     EISSN : 26864274     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Rekayasa Aplikasi Perancangan dan Industri (RAPI) adalah seminar nasional yang diselenggarakan oleh Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Surakarta
Articles 271 Documents
Aplikasi Prepreg Carbon Fiber untuk Pembuatan Cover Shockbreaker Motor Vespa Sprint 150 Nurgesang, Faisal Arif; Farishi, Abdurrahman
Prosiding Simposium Nasional Rekayasa Aplikasi Perancangan dan Industri 2024: Prosiding Simposium Nasional Rekayasa Aplikasi Perancangan dan Industri
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Aplikasi material komposit telah banyak digunakan di berbagai bidang, salah satunya adalah bidang otomotif. Karakteristik material komposit yang kuat tapi ringan menjadi kelebihannya. Selain itu, tampilan yang natural dan menarik juga menjadi faktor jenis material ini banyak digunakan di bidang otomotif khususnya kendaraan bermotor baik roda dua maupun roda empat. Pada penelitian ini, preimpregnated carbon fiber digunakan untuk membuat cover shockbreaker motor Vespa Sprint 150. Proses pembuatan produk komposit dilakukan menggunakan cetakan alumunium dengan metode compression molding. Parameter proses yang diteliti adalah jumlah lapisan prepreg carbon fiber dan suhu curing. Hasilnya, untuk mendapatkan produk yang lebih ringan dan minim kecacatan, dan memiliki warna yang lebih pekat, dapat dibuat menggunakan prepreg carbon fiber sebanyak empat lapis pada suhu curing 140°C.
Perkuatan Anyaman Bambu untuk Fondasi Telapak di Atas Tanah Lempung Lunak Listyawan, Anto Budi; Pramesty, Gustriyani Rolannita; Sugiyatno, S; Wiqoyah, Qunik; Susanto, Agus
Prosiding Simposium Nasional Rekayasa Aplikasi Perancangan dan Industri 2024: Prosiding Simposium Nasional Rekayasa Aplikasi Perancangan dan Industri
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Daya dukung merupakan faktor penting dalam struktur bangunan, baik untuk struktur bawah maupun struktur atas. Tanah lempung lunak memiliki konsistensi yang lunak, dengan daya dukung rendah serta sifat kembang susut yang tinggi. Kondisi ini menyebabkan tanah lempung lunak berpotensi mengalami penurunan yang signifikan, sehingga dapat mempengaruhi kestabilan dan kekokohan suatu konstruksi. Untuk mengatasi masalah ini, diperlukan upaya perbaikan yang dapat meningkatkan daya dukung tanah guna mencegah penurunan berlebih. Salah satu solusi yang digunakan adalah perkuatan tanah dengan anyaman bambu, yang merupakan alternatif bahan geotekstil dengan biaya lebih murah dan mudah didapat. Penelitian ini menggunakan tanah lempung lunak yang diambil dari Desa Purwosuman, Kecamatan Sidoharjo, Kabupaten Sragen, Jawa Tengah, dengan kadar air rencana sebesar 60,00%. Tanah ini kemudian dijenuhkan dan dipadatkan sebanyak 200 pukulan per lapisan. Pengujian meliputi uji fisis tanah dan uji loading frame. Parameter penelitian melibatkan variasi kedalaman perkuatan berdasarkan perbandingan lebar footing (B) dengan nilai 0,5B, 1B, 1,5B, dan 2B. Selain itu, lebar perkuatan divariasikan menjadi 15 cm, 20 cm, 25 cm, dan 30 cm, berdasarkan distribusi tekanan dalam tanah dengan rasio 2 vertikal: 1 horizontal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tanah dengan perkuatan anyaman bambu mampu menahan beban maksimum yang jauh lebih besar dibandingkan tanah lempung lunak tanpa perkuatan, dengan peningkatan sebesar 23 kali lipat. Semakin besar lebar perkuatan, semakin besar pula beban yang dapat ditahan. Sementara itu, kedalaman perkuatan memiliki pengaruh yang relatif kecil terhadap beban maksimum yang mampu ditahan.
Minyak Nilam sebagai Bahan Pembuatan Parfum: Review Budiawan, Ilham; Haryana, Riswana Stiana; Azizah, Putri Rizki Nur; Rakotoarisoa, Solofo Roger; Khusna, Laila Al; Jannah, Nabilah Miftachul; Kamaratih, Azzahra Ardya; Sugiharto, Agung; Harismah, Kun
Prosiding Simposium Nasional Rekayasa Aplikasi Perancangan dan Industri 2024: Prosiding Simposium Nasional Rekayasa Aplikasi Perancangan dan Industri
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tanaman nilam (Pogostemon cablin Benth) merupakan tanaman yang berasal dari keluarga Lamiacea, tergolong kedalam tanaman tropis penghasil minyak atsiri. Nilam tumbuh subur di beberapa daerah Indonesia. Indonesia menjadi salah satu pengekspor minyak atsiri terbesar di Asia tenggara. Minyak nilam memiliki aroma yang kuat, berat dan telah berabad-abad digunakan sebagai parfum dan bahan dupa. Parfum adalah campuran minyak esensial, pelarut, senyawa aromatik, dan fiksatif untuk memberikan wewangian. Klasifikasi parfum tergantung pada jumlah proporsi senyawa aromatiknya. Minyak nilam memiliki kandungan esensial minyak atsiri sehingga sering digunakan sebagai parfum. Komponen utama pada minyak nilam yaitu minyak atsiri sebesar 64,9% dari total kandungan didalamnya. Minyak nilam juga memiliki daya fiksatif yang kuat, sehingga memiliki aroma yang tahan lama bila digunakan dalam industri parfum. Selain banyaknya sisi positif dari pemanfaatan minyak atsiri nilam, penggunaan minyak atsiri nilam, juga perlu ditinjau dari metode perolehannya yang mana ekstraksi yang dilakukan perlu memperhatikan dampak lingkungan.
Modifikasi Perencanaan Jembatan Surodadi-Madugowong (Suromadu) menggunakan Sistem Busur Rangka Baja Rahmawati, Febriria; Solikin, Mochamad
Prosiding Simposium Nasional Rekayasa Aplikasi Perancangan dan Industri 2025: Prosiding Simposium Nasional Rekayasa Aplikasi Perancangan dan Industri
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jembatan busur merupakan jenis jembatan yang konstruksi utamanya berbentuk lengkung setengah lingkaran dan ditumpu oleh abutmen di kedua ujungnya. Bentuk busur pada jembatan dinilai lebih estetis dibandingkan jembatan rangka baja konvensional, sehingga penerapannya pada Jembatan Suromadu di daerah Surodadi–Madugowong, Kabupaten Batang, diharapkan mampu memberikan karakter visual yang khas. Tugas akhir ini bertujuan merencanakan struktur jembatan busur sesuai dengan ketentuan standar yang berlaku. Komponen yang dianalisis meliputi plat lantai, gelagar memanjang, gelagar melintang, rangka utama jembatan, ikatan angin, serta sistem sambungannya. Pemodelan dan analisis gaya dalam dilakukan dengan bantuan program SAP2000, sedangkan perhitungan detail diselesaikan menggunakan Microsoft Excel. Perencanaan mengacu pada SNI 1725:2016 dan SNI 1729:2020. Proses desain diawali dengan penentuan tebal plat lantai, yang diperoleh sebesar 230 mm. Gelagar memanjang direncanakan menggunakan profil IWF 400 x 200 x 13 x 8, sedangkan gelagar melintang memakai IWF 500 x 200 x 16 x 10. Struktur utama busur dipilih profil IWF 600 x 200 x 17 x 11, dan elemen hanger menggunakan pipa baja berdiameter 355,6 mm dengan tebal 6,4 mm. Sistem sambungan direncanakan menggunakan baut mutu tinggi tipe ASTM A490 dan ASTM 325.
Beton Berkelanjutan Berbasis GGBS dan Abu Limbah: Tinjauan Literatur atas Aspek Kinerja dan Ketahanan Material Fasikhullisan, F; Hasan, Muhammad Ismail
Prosiding Simposium Nasional Rekayasa Aplikasi Perancangan dan Industri 2025: Prosiding Simposium Nasional Rekayasa Aplikasi Perancangan dan Industri
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penggunaan beton berkelanjutan menjadi salah satu upaya penting dalam mengurangi dampak lingkungan dari industri konstruksi, terutama akibat tingginya konsumsi semen Portland. Salah satu alternatif yang banyak dikembangkan adalah pemanfaatan ground granulated blast furnace slag (GGBS) dan abu limbah sebagai bahan pengganti sebagian semen. Artikel ini bertujuan untuk meninjau berbagai penelitian terkait beton berkelanjutan berbasis GGBS dan abu limbah, khususnya dari aspek kinerja mekanik dan ketahanan material. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Systematic Literature Review (SLR) terhadap artikel jurnal internasional yang diterbitkan pada rentang tahun 2020-2025. Proses penelusuran literatur dilakukan melalui basis data Scopus dengan kata kunci yang berkaitan dengan beton berkelanjutan, GGBS, abu limbah, kinerja, dan durabilitas beton. Hasil kajian menunjukkan bahwa penggunaan GGBS dan abu limbah secara umum mampu meningkatkan kuat tekan, memperbaiki ketahanan terhadap lingkungan agresif, serta mengurangi penetrasi klorida dan serangan sulfat. Selain itu, pemanfaatan material limbah ini juga memberikan kontribusi positif terhadap pengurangan emisi karbon dan pemanfaatan limbah industri. Dengan demikian, beton berbasis GGBS dan abu limbah memiliki potensi besar untuk dikembangkan lebih lanjut sebagai material konstruksi yang ramah lingkungan dan berkelanjutan.
Pengaruh Molaritas NaOH dan Komposisi Abu Bonggol Jagung terhadap Kuat Tekan dan Modulus Elastisitas Beton Geopolimer Ujianto, Muhammad; Farhanah, Dika Nabila; Septiana, Sri; Setiawan, Budi; Handayani, Nur Khotimah
Prosiding Simposium Nasional Rekayasa Aplikasi Perancangan dan Industri 2025: Prosiding Simposium Nasional Rekayasa Aplikasi Perancangan dan Industri
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Beton geopolimer merupakan material ramah lingkungan yang memanfaatkan fly ash sebagai pengganti semen untuk mengurangi emisi CO₂ dari proses industri semen konvensional. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh variasi molaritas NaOH dan penambahan abu bonggol jagung (ABJ) terhadap kuat tekan serta modulus elastisitas beton geopolimer. Variasi ABJ yang digunakan 0%,1%,3% dan 5% menggunakan alkali aktivator NaOH 10 M, 12M, dan 14M dengan Na2SiO3 (rasio 1:3). Pengujian kuat tekan dan modulus elastisitas dilakukan pada umur 28 hari, dengan perawatanoven suhu 60° C selama 24 jam dan steam suhu 60° C selama 14 hari kemudian perawatan dengan suhu ruang hingga 28 hari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semakin tinggi molaritas NaOH dan semakin besar penambahan ABJ, maka semakin baik performa mekanis beton geopolimer yang dihasilkan. Pada perawatan oven, penggunaan NaOH 10 M menghasilkan kuat tekan 25,05-32,72 MPa dengan peningkatan modulus elastisitas dari 23.447,679 menjadi 26.862,552 MPa seiring kenaikan ABJ. NaOH 12 M memberikan hasil tertinggi, yaitu kuat tekan 26,93-34,30 MPa serta modulus elastisitas 24.384,115-27.316,711 MPa. Pada perawatan steam, NaOH 10 M menghasilkan kuat tekan 25,15-30,14 MPa, sedangkan NaOH 14 M menunjukkan peningkatan menjadi 27,08-31,69 MPa dengan modulus elastisitas 24.379- 26.418 MPa. Secara keseluruhan, kombinasi NaOH 12 M dan substitusi ABJ 5% terbukti memberikan performa paling optimal. Temuan ini menegaskan bahwa abu bonggol jagung berpotensi digunakan sebagai bahan tambahan dalam beton geopolimer untuk meningkatkan sifat mekanis sekaligus mendukung pemanfaatan limbah pertanian sebagai material konstruksi berkelanjutan.
Pengaruh Penambahan Serbuk Limbah Marmer terhadap Kuat Dukung Tanah Lempung Lunak Desa Beluk Kecamatan Bayat Listyawan, Anto Budi; Fitriani, Desi; Oktaviani, Novia Cindi; Wiqoyah, Qunik; Susanto, Agus
Prosiding Simposium Nasional Rekayasa Aplikasi Perancangan dan Industri 2025: Prosiding Simposium Nasional Rekayasa Aplikasi Perancangan dan Industri
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tanah lempung Bayat, Klaten merupakan jeni tanah lempung kohesif yaitu tanah lempung yang memiliki plastisitas cukup tinggi dan mengalami perubahan volume seiring dengan bertambahnya kadar air. Kondisi ini dibuktikan dengan hasil pengujian PI yang dilakukan didapatkan nilai PI = 38,69%. Selain itu dilihat dari keadaan jalan yang banyak terjadi kerusakan, hal ini dikarenakan kondisi subgrade jalan yang kurang baik sehingga tidak mampu mendukung kendaraan yang berada diatasnya dan juga nilai CBR tanah asli yang rendah yaitu 1,866%. Penelitian mengenai kekuatan dukung tanah dengan metode CBR diperlukan berdasarkan hasil pengujian sifat fisik dan mekanik. Bahan stabilisasi serbuk marmer dengan persentase 0%, 2,5%, 5%, 7,5%, dan 10% dari berat sampel kering udara dapat menaikkan nilai CBR. CBR Soaked dan Unsoaked digunakan untuk pengujian kualitas mekanik dan fisik. Hasil uji fisika menunjukkan adanya kenaikan batas plastis dan batas susut, namun terjadi penurunan pada kadar air, berat jenis, batas plastis, persentase lolos saringan no. 200, dan indeks plastisitas. Pada pengujian kualitas mekanik, berat volume tanah kering dan nilai CBR tanah tidak terendam meningkat sebesar 18,088%, sedangkan nilai CBR tanah terendam meningkat sebesar 4,021%.
Pengaruh Modifikasi Agregat Halus dengan Cangkang Kerang Darah dan Penambahan Filler Fly Ash terhadap Kinerja Beton pada Lingkungan Sulfat Handayani, Nur Khotimah; Wijaya, Alfayed Jezha; Ramadhan, Putra; Anantatur, Pramudya Aditya
Prosiding Simposium Nasional Rekayasa Aplikasi Perancangan dan Industri 2025: Prosiding Simposium Nasional Rekayasa Aplikasi Perancangan dan Industri
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Lingkungan sulfat merupakan salah satu penyebab utama degradasi beton, khususnya pada struktur yang terpapar tanah, air tanah, dan air laut. Serangan sulfat memicu pembentukan senyawa ekspansif yang merusak mikrostruktur beton dan menurunkan kinerja mekanik serta durabilitasnya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh modifikasi agregat halus menggunakan cangkang kerang darah dan penambahan fly ash sebagai filler dalam upaya memperbaiki mikrostruktur material terhadap kinerja beton pada lingkungan sulfat. Penelitian dilakukan secara eksperimental dengan variasi substitusi agregat halus cangkang kerang darah sebesar 0%, 3%, 5%, dan 7%, sedangkan fly ash ditambahkan tetap sebesar 20% dari berat semen. Beton dirancang dengan kuat tekan rencana 25 MPa dan rasio air-semen 0,45. Benda uji silinder direndam dalam air biasa dan larutan sulfat hingga umur 28 hari, kemudian diuji sifat segar, berat isi, dan kuat tekan. Hasil menunjukkan bahwa modifikasi agregat halus menurunkan modulus halus butir namun masih memenuhi gradasi standar. Kombinasi cangkang kerang 5% dan fly ash 20% menghasilkan kepadatan beton tertinggi dan kuat tekan maksimum pada lingkungan sulfat, yaitu 14,8 MPa. Peningkatan kadar cangkang hingga 7% menyebabkan penurunan kinerja akibat meningkatnya porositas. Hasil ini menunjukkan bahwa substitusi cangkang kerang darah pada kadar moderat dengan penambahan fly ash efektif meningkatkan ketahanan beton terhadap serangan sulfat.
Potensi Abu Eceng Gondok untuk Perbaikan Nilai California Bearing Ratio (CBR) Tanah Lempung Wiqoyah, Qunik; Azzahrah, Rahma Putri; Susanto, Agus; Listyawan, Anto Budi; Harjanto, Furqaan
Prosiding Simposium Nasional Rekayasa Aplikasi Perancangan dan Industri 2025: Prosiding Simposium Nasional Rekayasa Aplikasi Perancangan dan Industri
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tanah Desa Kemiri, Kecamatan Kebakkramat, Kabupaten Karanganyar termasuk tanah lempung dengan plastisitas tinggi (CH), dengan nilai Indeks Plastis sebesar 37,83%, serta memiliki nilai California Bearing Ratio (CBR) soaked yang kecil sebesar 2,5% sehingga harus dilakukan stabilisasi tanah, agar tanah mampu menahan beban lalu lintas yang ada di atasnya. Stabilisasi yang dilakukan dalam penelitian ini adalah stabilisasi kimiawi dengan menggunakan abu eceng gondok dengan persentase 0%,2,5%,5%,7,5% dan 10% dari berat sampel tanah, untuk memperbaiki siat fisis dan mekanis tanah tersebut. Hasil uji sifat fisis tanah campuran, meliputi kadar air, berat jenis, batas cair, indeks plastis dan persentase lolos saringan No.200 mengalami penurunan, sedangkan nilai plastic limit dan batas susut mengalami kenaikan. Berdasarkan metode klasifikasi AASHTO (American Association of State Highway and Transportation Officials), tanah asli dan campuran termasuk kelompok A-7-6. Berdasarkan USCS(Unified Soil Classification System), tanah asli dan campuran 2,5% termasuk CH, sedangkan tanah campuran 5% sampai 10% termasuk tanah dengan plastisitas rendah (CL). Pencampuran tanah dengan abu eceng gondok menaikkan nilai berat volume kering dan menurunkan kadar air optimum( wopt), serta memperbesar nilai CBR soaked. Nilai CBR soaked pencampuran 10% abu eceng gondok mencapai 16% dan termasuk tanah yang baik untuk subgrade jalan. Berdasarkan hasil uji sifat fisis dan mekanis, maka abu eceng gondok terbukti dapat memperbaiki tanah di Desa Kemiri Kecamatan Kebakkramat Kabupaten Karanganyar.
Modifikasi Bentang Jembatan Surodadi-Madugowong (Suromadu) menggunakan Sistem Rangka Baja Warenn Truss Adyatma, Hafiz Wira; Solikin, Mochamad
Prosiding Simposium Nasional Rekayasa Aplikasi Perancangan dan Industri 2025: Prosiding Simposium Nasional Rekayasa Aplikasi Perancangan dan Industri
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jembatan merupakan sarana transportasi yang sangat penting dalam kegiatan sehari-hari manusia. Jembatan adalah sebuah bangunan infrastruktur yang berfungsi untuk menghubungkan antara dua ruas jalan yang terputus akibat sebuah halangan geografis. Struktur rangka baja biasanya terdiri dari batang-batang baja yang disusun sedemikian rupa untuk membentuk pola truss (rangka) yang memberikan kestabilan dan kemampuan menahan beban yang efektif. Perencanaan jembatan rangka baja Warenn Truss harus di dasarkan terhadap pertaturan pemerintah SNI 1725:2016, dan SNI 1729:2020. Salah satu jembatan Rangka Baja di Kabupaten Batang adalah Jembatan Suromadu, Jembatan Suromadu sendiri merupakan salah satu jembatan yang menghubungkan antara Desa Surodadi dengan Desa Maduguwong. Pada sisi Abutment Jembatan Suromadu terdapat banyak timbunan tanah dikarenakan bentang jembatan tidak di optimalkan hingga ke sisi tebing, Maka dari itu tugas akhir ini disusun dalam rangka perencanaan perpanjangan jembatan rangka dengan desain warenn truss menggunakan bahan baja.