cover
Contact Name
INDRA SUDARSONO
Contact Email
bappedamadiunkab@gmail.com
Phone
+62816225267
Journal Mail Official
bappedamadiunkab@gmail.com
Editorial Address
Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Madiun Jalan Alun-alun Timur No. 2 Caruban Madiun
Location
Kota madiun,
Jawa timur
INDONESIA
BIROKRASI PANCASILA
ISSN : -     EISSN : 26851571     DOI : -
Hasil penelitian, pengkajian dan pengembangan berupa laporan/hasil penelitian, kajian komparatif, tinjauan kepustakaan, karya ilmiah atau makalah eksploratoris, yang meliputi aspek pembangunan manusia, sosial, ekonomi, dan lingkungan, serta aspek inovasi daerah meliputi inovasi tata kelola pemerintahan daerah, inovasi pelayanan publik dan inovasi kemandirian daerah sesuai dengan urusan pemerintahan yang menjadi kewenangan daerah.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 77 Documents
Kajian Potensi Revitalisasi PG Kanigoro Sebagai Kawasan Wisata Johanes Krisdianto
Pancasila bureaucracy, Journal of Regional Government, Development and Innovation Vol. 2 No. 2 (2020)
Publisher : Birokrasi Pancasila, Jurnal Pemerintahan, Pembangunan dan Inovasi Daerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pabrik Gula Kanigoro didirikan pada tahun 1894 di masa pemerintahan colonial Belanda oleh Cultuur Handel & Industri Bank NV. Pabrik yang kini telah diputuskan untuk berhenti beroperasi itu kini tidak terawatt dan perlu kajian untuk revitalisai fungsinya. Solusi yang ditawarkan dari hasil kajian adalah pemanfaatan kawasan PG Kanigoro sebagai kawasan wisata dan pergudangan yang didominasi dengan kawasan wisata. Solusi ini ditawarkan sebagai bentuk kompromi untuk melesatarikan Pabrik Gula tersebut sebagai bagian sejarah, pemenuhan fasilitas wisata bagi masyarakat dan peningkatan pendapatan daerah.
Indeks Rasa Aman (IRA) Kabupaten Madiun Imam Safingi
Pancasila bureaucracy, Journal of Regional Government, Development and Innovation Vol. 2 No. 1 (2020)
Publisher : Birokrasi Pancasila, Jurnal Pemerintahan, Pembangunan dan Inovasi Daerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rasa aman merupakan salah satu kebutuhan hidup masyarakat yang harus terpenuhi. Suatu kemustahilan apabila membicarakan tentang kesejahteraan masyarakat dengan mengabaikan aspek keamanan. Suatu pemerintahan tidak akan mungkin mengklaim masyarakatnya telah sejahtera sementara dalam kehidupan sehari-hari diusik oleh rasa ketakutan dan keresahan terhadap kemungkinan timbulnya ancaman terhadap jiwa, harta, dan kehormatan. Indeks keamanan sebagai salah satu alat pengukuran tingkat keamanan dan digunakan untuk mengukur perubahan tingkat keamanan. Selain itu, dengan survei indeks rasa aman diharapkan dapat diketahui kekuatan dan kelemahan setiap komponen. rata-rata Nilai Persepsi Rasa Aman di Kabupaten Madiun adalah 2,68 (Nilai Konversi adalah 66,97) dengan peringkat “B” atau status/predikat “AMAN”. Dengan predikat “AMAN” Kabupaten Madiun telah dipersepsikan oleh sebagian besar penduduknya bahwa Kabupaten Madiun telah bisa memenuhi sebagian besar kebutuhan rasa aman masyarakatnya, sehingga perlu untuk terus menerus mempertahankan dan meningkatkan predikat “AMAN” tersebut dengan mensinergikan potensi yang ada
Kualitas Pelayanan Publik (Pasar Daerah) Dengan Partisipasi Masyarakat Hamian Wadji
Pancasila bureaucracy, Journal of Regional Government, Development and Innovation Vol. 1 No. 2 (2019)
Publisher : Birokrasi Pancasila, Jurnal Pemerintahan, Pembangunan dan Inovasi Daerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pelayanan publik menjadi indikator kesuksesan sebuah daerah dalam menyelenggarakan roda pemerintahan.Pengaduan masyarakat sebagai entri point peningkatan kinerja aparatur dan organisasi perangkat daerah. Fokus pada kajian ini adalah kualitas layanan publik dalam hal ini pasar daerah di lingkup pemerintahan Kabupaten Madiun. Adapun stakeholder dalam kajian ini adalah seluruh elemen masyarakat yang pernah melakukan aktivitas di pasar daerah yang dijadikan sampel. Hasil dari kajian ini memberikan gambaran riil tentang persoalan yang harus diselesaikan berbasiskan pengaduan dari pengguna layanan dan upaya upaya konkrit dan terukur dari penyedia layanan serta adanya komitmen dari pengambil kebijakan untuk meningkatkan kualitas pelayanan pasar daerah kepada masyarakat. Masih banyak upaya yang harus dilakukan oleh pemerintah daerah dalam rangka peningkatan kualitas layanan yang diberikan maka kepercayaan masyarakat untuk berbelanja dan berdagang di pasar daerah dapat dijaga dan ditingkatkan agar ekonomi masyarakat dapat berkembang lebih baik.
Studi Kelayakan Puskesmas Sawahan Untuk Puskesmas Rawat Inap Helmi Adam
Pancasila bureaucracy, Journal of Regional Government, Development and Innovation Vol. 1 No. 2 (2019)
Publisher : Birokrasi Pancasila, Jurnal Pemerintahan, Pembangunan dan Inovasi Daerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sebagai upaya peningkatan ketersediaan dan akses pelayanan kesehatan di Kecamata Sawahan, Puskesmas Sawahan berupaya untuk meningkatkan ketersediaan layanan kesehatan dengan berkembang menjadi Puskesmas Rawat Inap.Studi ini merupakan studi penelitian yang bertujuan untuk memberikan pertimbangan dan saran secara akademis berkaitan dengan kelayanan suatu daerah dan/atau puskesmas yang sudah ada menjadi puskesmas rawat inap. Tujuan utama penyusunan studi kelayakan adalah memberikan gambaran proyeksi proyek pendirian dan pengembangan Puskesmas, sehingga hasil studi ini dapat dipakai sebagai dasar pengambilan keputusan bagi pihak pemrakarsa melakukan investasi pendirian Puskesmas rawat inap.Hasil studi kelayakan secara umum menunjukkan bahwa terdapat kesenjangan antara standard dengan kondisi eksisting berkaitan dengan pengembangan Puskesmas Rawat Inap saat ini dilihat dari segi lokasi bagunan/gedung, luas bangunan, kondisi ruangan, kondisi sarana prasarana, serta jumlah sumber daya manusia dan tenaga medis. Perlu dilakukan upaya intensif dengan melibatkan berbagai sektor terkait untuk mendorong peningkatan pelayanan kepada masyarakat dalam pengembangan puskesmas rawat inap, mengingat kebutuhan pelayanan kesehatan yang lengkap merupakan harapan bagi warga di Kecamatan Sawahan.
Identifikasi Komoditi Unggulan Sektor Ekonomi Kabupaten Madiun Dwi Bhakti Iriantini
Pancasila bureaucracy, Journal of Regional Government, Development and Innovation Vol. 1 No. 2 (2019)
Publisher : Birokrasi Pancasila, Jurnal Pemerintahan, Pembangunan dan Inovasi Daerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Konsep penetapan dan pengembangan produk unggulan di Kabupaten Madiun, mendasarkan pada teori pertumbuhan wilayah dan teori basis, maka faktor terpenting yang akan diamati adalah nilai ekonomi komoditi dan kontribusinya terhadap PDRB (Produk Domestik Regional Bruto) Kabupaten Madiun. Selain kontribusi ekonomi komoditi, dibutuhkan juga struktur produksi di setiap kecamatan (15 kecamatan). Variabel pendukung lainnya dalam analisis data keseuaian ekologi di lokasi produk unggulan tersebut dikembangkan, jenis teknologi tepat guna yang dibutuhkan, ketersediaan tenaga kerja dan tujuan pemasaran produk tersebut. Produk unggulan yang ditetapkan melalui metode kuantitatif ini bisa berbeda dengan penetapan yang dilakukan oleh pemerintah daerah (SKPD/ Dinas) selama ini. Karena perbedaan sudut pandang atau cara analisisnya. Karena itu dimasukkan pertimbangan dan ketentuan peraturan pemerintah sebagai salah satu masukan dalam keseluruhan analisisnya. Untuk mewakili gambaran yang lebih akurat, maka data yang digunakan dalam analisis harus berupa data sekunder dan data primer. Terutama untuk data sekunder yang sebagian besar sumbernya dari pemerintah, SKPD terkait, maka data runtut waktu (time series data) minimal harus tersedia selama 5 tahun terakhir. Data primer dibutuhkan dari para pelaku usaha komoditi dan SKPD terkait sebagai acuan mengenai perkembangan terkini dan aspek teknis lainnya yang telah dijalankan hingga saat penelitian ini dilakukan.
Lawan Hipertensi, Penuhi Asupan Whole Grain Anda Mia Noviyanti
Pancasila bureaucracy, Journal of Regional Government, Development and Innovation Vol. 1 No. 2 (2019)
Publisher : Birokrasi Pancasila, Jurnal Pemerintahan, Pembangunan dan Inovasi Daerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hipertensi merupakan suatu penyakit degeneratif yang umumnya muncul pada kalangan dewasa, yang biasanya kurang memperhatikan asupan makan yang mereka konsumsi setiap harinya. Selain itu, hipertensi juga merupakan keadaan dimana tekanan darah berada pada kondisi melebihi batas normal, yaitu mencapai 140 mmHg. Prevalensi hipertensi terus meningkat setiap tahunnya di Indonesia. Hal ini dapat diketahui dari data RISKESDAS tahun 2018 prevalensinya meningkat sebesar 8,3% dibandingkan hasil data RISKESDAS tahun 2013 . Seiring dengan tingginya angka prevalensi yang semakin meningkat, diperlukan perhatian khusus dari pemerintah untuk mengatasi masalah hipertensi ini dan dari pihak masyarakat untuk selalu menjaga pola makan dan meningkatkan aktivitas fisik.
Customer-Centric StrategyPengembangan Pariwisata DaerahDi Kabupaten Madiun Gerzon Yeka Rochani
Pancasila bureaucracy, Journal of Regional Government, Development and Innovation Vol. 1 No. 1 (2019)
Publisher : Birokrasi Pancasila, Jurnal Pemerintahan, Pembangunan dan Inovasi Daerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sektor pariwisata daerah merupakan sektor potensial yang harus dikembangkan untukmeningkatkan sumber pendapatan daerah. Potensi kepariwisataan Kabupaten Madiun perludikembangkan secara optimal. Daya tarik wisata keindahan alam dan cagar budaya yang dimilikiKabupaten Madiun dibutuhkan strategi pengembangan yang spesifik dan terencana. Sehingga,Obyek Wisata Alam, Wisata Buatan, Wisata Religi, Wisata Sejarah dan Wisata Minat Khusus diKabupaten Madiun mampu meningkatkan kontribusi pada Produk Domestik Bruto (PDB). Kajianini menggunakan metode kualitatif untuk menggali data, menganalisis akar permasalahan, sertamerumuskan bagaimana strategi pengembangan sektor pariwisata Kabupaten Madiun. Formulasistrategi kepariwisataan dapat dilakukan dengan tiga langkah yaitu suistainable tourism, konsepbenchmarking,dan Madiun incorporated (harmony and synergy). Sedangkan implementasi strategimeliputi dua hal. Pertama, program prioritas Kabupaten Madiun yang mencakup digital tourism,homestay dan air accessibility. Kedua, dimensi pembangunan kepariwisataan daerah mencakupprogram pembangunan kawasan strategis pariwisata, tantangan langkah ke depan serta direktiftipspembangunan pariwisata daerah. Strategi pengembangan destinasi wisata meliputi tiga tujuanyaitu customer satisfaction, customer retention/loyalty dan customer advocacy.
Peningkatan Pemahaman Matematika Siswa melalui PALINTAR (Puzzle Perkalian Pintar) pada Siswa Sekolah Dasar Muhammad Arizal Abyan
Birokrasi Pancasila, Jurnal Pemerintahan, Pembangunan dan Inovasi Daerah Vol 3 No 2 (2021)
Publisher : Madiun Regency Regional Development Planning, Research and Innovation Agency

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman matematika siswa kelas 3 SD pada materi perkalian dengan memanfaatkan Puzzle Perkalian Pintar. Penelitian ini dilakukan pada siswa kelas 3 SDN Segulung 04 Kecamatan Dagangan Kabupaten Madiun. Berdasarkan hasil validasi dari sejawat media Palintar dapat dimanfaatkan dalam pembelajaran dikelas. Hasil analisis data dari nilai pretest dan postest siswa didapatkan kenaikan rata-rata diangka 20. Media pembelajaran Puzzle ini membuat peserta didik lebih aktif dan kreatif karena peserta didik akan tertantang untukberkompetisi dengan temannya dalam menyusun perkalian dengan tepat dan cepat
Penerapan metode KWL (Know-Want-Learned) untuk meningkatkan pemahamaan bacaan pada siswa kelas 2 di Sekolah Dasar Yerina Andrianti
Birokrasi Pancasila, Jurnal Pemerintahan, Pembangunan dan Inovasi Daerah Vol 3 No 2 (2021)
Publisher : Madiun Regency Regional Development Planning, Research and Innovation Agency

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemampuan membaca dan memahami bahan bacaan menjadi tolak ukur dalam pelaksanaan pembelajaran di sekolah dasar. Penelitian ini bertujuan untuk menerapkan metode KWL pada siswa kelas 2 di SDN Dolopo 01. Sebanyak 25 orang siswa terlibat dalam penelitian ini. Pembelajaran menggunakan metode KWL (Know-Want-Learned) memberikan pengaruh positif terhadap keaktifan, keingintahuan, dan hasil belajar siswa yang semakin meningkat. Terdapat peningkatan pada aspek pengetahuan dan ketrampilan siswa berdasarkan hasil pretest dan posttest. Penerapan metode KWL efektif dalam meningkatkan pemahamaan bacaan pada siswa di sekolah dasar
PENYUSUNAN DATA BASE PERUMAHAN DALAM MEWUJUDKAN TATA KELOLA YANG EFEKTIF DAN EFISIEN DI KABUPATEN MADIUN Mahmud Rizal Irawan
Birokrasi Pancasila, Jurnal Pemerintahan, Pembangunan dan Inovasi Daerah Vol 4 No 2 (2022)
Publisher : Madiun Regency Regional Development Planning, Research and Innovation Agency

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pelayanan prima pemerintah daerah kepada masyarakat adalah suatu hal yang diimpikan. Salah satunya berupa pelayanan perumahan dan pemukiman yang terkelola dengan baik. Penyusunandata base dimaksudkan dapat dipergunakan dalam menentukan kebijakan, perencanaan, pembangunan, pengendalian, pemantauan dan evaluasinya terhadap pengembangan perumahan dan permukiman di Kabupaten Madiun. Tujuan penelitian adalah penyusunan data base perumahan di Kabupaten Madiun dalam upaya mewujudkan tata kelola yang efektif dan efisien. Penelitian dilakukan dengan metode survei data primer dan sekunder pada daerah sasaran pada 15 kecamatan. Data yang di amati adalah jumlah unit Rumah, status kepemilikan, jumlah rumah tidak layak huni, jumlah rumah komersial, daerah rawan bencana, jumlah bangunan ber-IMB dan jaringan listrik . Analisis dilakukan dengan tabulasi data primer dan sekunder. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah rumah di Kabupaten Madiun sebanyak 249.357 unit, Status kepemilikan 86,56% milik sendiri, Jumlah rumah tidak layak huni 17,15%, jumlah rumah komersial 106 perumahan, daerah rawan bencana utamanya banjir, longsor dan kebakaran, jumlah ber-IMB 4,85% dan jaringan listrik 99,77%. Dan daerah rawan bencana di dominasi kebakaran 49,09%, dan banjir 26,36%