cover
Contact Name
Marsi Bani
Contact Email
marsibani@staf.undana.ac.id
Phone
+6285253093226
Journal Mail Official
gatra.nusantara@undana.ac.id
Editorial Address
Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kwarganegaraan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas NUsa Cendana Jl. Adisucipto Penfui Kupang
Location
Kota kupang,
Nusa tenggara timur
INDONESIA
Gatranusantara
ISSN : 18582893     EISSN : 27725151     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
Jurnal Gatranusantara (JG), p-ISSN: 1858-2893 dan e-ISSN:2722-5151, merupakan media publikasi bagi para peneliti dan pemerhati di bidang Hukum, Budaya dan Pendidikan. Jurnal ini diterbitkan oleh Jurusan Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan.
Articles 14 Documents
Search results for , issue "Vol. 17 No. 2 (2019): Oktober" : 14 Documents clear
MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR SISWA MELALUI MODEL PEMBELAJARAN WORD SQUARE PADA PELAJARAN IPA DI KELAS VIII SMP NEGERI 3 KUPANG TIMUR Paulus Taek
Jurnal Gatranusantara Vol. 17 No. 2 (2019): Oktober
Publisher : Jurusan Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (217.987 KB)

Abstract

Model pembelajaran word squareadalah model pembelajaran yangyang dapat menambah pemahaman siswa pada materi pelajaran serta mampu menciptakan suasana belajar yang menyenangkan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui cara meningkatkan motivasi belajar siswa pada mata diklat produksi pakan ikan buatan dengan menerapkan model pembelajaran word square.Penelitian ini merupakan jenis Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Pelaksanaan tindakan pada setiap siklus dilakukan dengan melalui prosedur perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, evaluasidan refleksi. Subjek penelitian adalah siswa kelas VIII SMP Negeri 3 Kupang Timur. Instrumen penelitian yang digunakan berupa angket motivasi belajar, lembar observasi pembelajaran word square, dan lembaran wawancara. Berdasarkan analisis hasil penelitian diperoleh data sebagai berikut. Perolehan skor pembelajaran word square dengan persentase 78% pada siklus I dan 81% pada siklus II, serta hasil capaian indikator motivasi belajar siswa dengan model pembelajaran word square, yakni untuk indikator I (tekun dalam IPA) dengan persentase 80% pada siklus I dan 90% pada siklus II, untuk indikator II (ulet dalam menghadapi kesulitan belajar IPA) dengan persentase 80% pada siklus I dan 90% pada siklus II, untuk indikator III (menunjukkan minat terhadap masalah) dengan persentase 80% pada siklus I dan 90% pada siklus II, untuk indikator IV (mempertahankan pendapat yang dimiliki dan tidak mudah melepaskan sesuatu yang diyakini) dengan persentase 70% pada siklus I dan 80% pada siklus II, dan untuk indikator V (mandiri dalam bekerja) dengan persentase 80% pada siklus I dan 90% pada siklus II. Data hasil penelitian ini menunjukkan bahwa proses pembelajaran pada mata diklat produksi pakan ikan buatan dengan menggunakan model pembelajaran word square dapat meningkatkan motivasi belajar siswa kelas VIII SMP Negeri 3 Kupang Timur.
PENINGKATAN MOTIVASI BELAJAR DALAM PEMBELAJARAN TEMATIK INTEGRATIF MELALUI TEKNIK REWARD PADA SISWA KELAS 1 SD INPRES FATUFETO I KOTA KUPANG TAHUN AJARAN 2018/2019 Fransius Tanesib
Jurnal Gatranusantara Vol. 17 No. 2 (2019): Oktober
Publisher : Jurusan Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (226.643 KB)

Abstract

Rendahnya motivasi belajar siswa sangat menjadi masalah dalam proses pembelajaran di kelas pada era dewasa ini, sumber dari rendahnya prestasi belajar siswa adalah rendahnya motivasi belajar siswa dalam mengikuti proses pembelajaran. Dengan adanya pembelajaran tematik integrative maka sangat diharapkan motivasi belajar siswa dalam mengikuti proses pembelajaran juga baik sehingga salah satu teknik yang digunakan adalah dengan memberikan reward. Proses pemberian reward dalam pembelajaran menjadi salah satu upaya guru dalam meningkatkan motivasi belajar siswa dalam mengikuti proses pembelajaran dalam penelitian tindakan kelas ini dengan subjek penelitiannya siswa kelas I SD Inpres Fatufeto I Kota Kupang pada tahun ajaran 2018/2019. Penelitian tindakan kelas ini berlangsung selama dua siklus dengan hasil yang diperoleh adalah Peningkatan motivasi belajar terlihat dari hasil skala motivasi belajar siswa secara klasikal pada pratindakan memperoleh persentase 54,31%, siklus I memperoleh persentase 71,65% dan siklus II memperoleh persentase 90,10% sehingga telah mencapai kriteria keberhasilan. Peningkatan motivasi belajar siswa dilihat dari persentase rata-rata hasil skala motivasi belajar siswa secara individu, jumlah siswa yang memenuhi kriteria keberhasilan pada pratindakan sejumlah 4 siswa atau 8.35% siswa, siklus I sejumlah 15 siswa atau 31.25% siswa, siklus II sejumlah 45 siswa atau 93.75% siswa.
PENINGKATAN KUALITAS PEMBELAJARAN IPA PENDEKATAN KOOPERATIF TIPE THINK PAIR SHARE MELALUI MEDIA GAMBAR SISWA KELAS V SD INPRES NAMOSAIN KOTA KUPANG Johana M. Rihi
Jurnal Gatranusantara Vol. 17 No. 2 (2019): Oktober
Publisher : Jurusan Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (217.478 KB)

Abstract

Pembelajaran IPA sangat penting karena berkatian dengan kehidupan sehari-hari untuk memenuhi kebutuhan manusia melalui pemecahan masalah-masalah yang dapat diidentifikasikan. Penerapan IPA perlu dilakukan secara bijaksana agar tidak berdampak buruk pada lingkungan.Pembelajaran IPA sebaiknya dilakukan secara inkuiri ilmiah untuk menumbuhkan kemampuan berpikir, bekerja dan bersikap ilmiah serta mengkomunikasikannya sebagai aspek penting kecakapan hidup. Oleh karena itu pembelajaran IPA di SD/MI menekankan pada pemberian pengalaman belajar secara langsung melalui penggunaan dan pengembangan keterampilan proses dan sikap ilmiah. Oleh karena itu peneliti melakukan sebuah penelitian tindakan kelas yang bertujuan untuk mengetahui peningkatan kualitas pembelajaran siswa dalam pembelajaran IPA dengan pendekatan kooperatif tipe TPS. Penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan di SD Inpres Namosain Kota Kupang pada tahun ajaran 2018/2019 dengan subjek penelitiannya siswa kelas V SD Inpres Namosain Kota Kupang pada tahun ajaran 2018/2019. Penelitian ini berlangsung selama dua siklus dengan hasil akhir yang diperoleh adalah Pembelajaran IPA dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Think Pair Share (TPS) melalui media gambar ternyata telah dapat meningkatkan kemampuan siswa dalam mempelajari daur air kelas V SD Inpres Namosainkota Kupang, Dalam proses pembelajaran IPA dapat meningkatkan keaktifan siswa, kemampuan mengembangkan konsep yang dipelajari, kemampuan mengungkapkan hasil berfikir secara lisan, Dengan penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Think Pair Share (TPS) melalui media gambar dalam pembelajaran IPA dapat meningkatkan keaktifan siswa dalam mempelajari perubahan yang terjadi di alam dan hubungannya dengan penggunaan sumber daya alam
PENINGKATAN KEMAMPUAN GURU MENYUSUN PERANGKAT PENILAIAN MELALUI BIMBINGAN TEKNIK DALAM MENGGUNAKAN APLIKASI PENILAIAN DI SD INPRES BERTINGKAT OEBOBO 2 KOTA KUPANG Margareta Leda Lolo
Jurnal Gatranusantara Vol. 17 No. 2 (2019): Oktober
Publisher : Jurusan Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (172.313 KB)

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian tindakan sekolah yang bertujuan untuk meningkatkan kemampuan guru dalam memanfaatkan ICT dalam mengelolah dan menyusun perangkat pembelajaran terkhususnya dalam menggunakan aplikasi penilaian dalam membuat dan mengilah perangkat penilaiain. Penelitian tindakan sekolah ini dilaksanakan di SD Inpres Bertingkat Oebobo 2 Kota Kupang pada tahun ajaran 2018/2019 dengan subjek penelitiannya adalah guru-guru pada SD Bertingkat Oebobo 2 Kota Kupang pada tahun ajaran 2018/2019. Pelaksanaan penelitian ini berlangsung selama dua siklus dengan hasil yang diperoleh adalah secara proses peningkatan pengetahuan dan kemampuan dalam Aplikasi penilaian yang masing – masing siklus adalah Pra Siklus 56,35; Siklus I 74,71; Siklus II 75,09. Dari aspek produk hasi pengamatan pelaksanaan praktek terjadi peningkatan kemampuan guru SD Inpres Bertingkat Oebobo 2 Kota Kupang dalam melaksananakan format Aplikasi penilaian. Kata Kunci: Kemampuan Guru, Bimtek, Aplikasi, Penilaian.
PENGGUNAAN MEDIA POWERPOINT OLEH GURU PPKN DALAM UPAYA PENINGKATAN MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR PPKN PADA SISWA SMK ILE LEWOTOLOK Semuel Sabat
Jurnal Gatranusantara Vol. 17 No. 2 (2019): Oktober
Publisher : Jurusan Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (260.14 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penggunaan media powerpoint dalam meningkatkan motivasi dan hasil belajar PPKn siswa SMK Ile Lewotolok. Penelitian ini bersifat deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tes hasil belajar, observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa penggunaan media powerpoint dalam pembelajaran PPKn khususnya pada materi tentang Integrasi Nasional dalam Bingkai Bhineka Tunggal Ika di kelas X TKR C SMK Ile Lewotolok terlaksana dengan sangat baik serta dapat meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa. Langkah-langkah penggunaan media powerpoint secara umum terdiri dari langkah persiapan, langkah pelaksanaan, dan langkah tindak lanjut. Penggunaan media powerpoint oleh guru PPKn telah terbukti mampu meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa. Hal ini dapat dibuktikan melalui motivasi dan hasil belajar siswa yang mengalami peningkatan setelah penggunaan media powerpoint dalam pembelajaran. Selama proses pembelajaran dengan media powerpoint perilaku siswa menunjukan bahwa siswa memiliki motivasi belajar yang tinggi, yaitu siswa menjadi lebih antusias dan aktif dalam pembelajaran serta diskusi, siswa tekun mengerjakan tugas dan fokus terhadap materi pembelajaran yang ditampilkan melalui powerpoint. Selain itu, hasil belajar siswa mengalami peningkatan yaitu sebelum penggunaan media powerpoint 21 siswa yang lulus dengan nilai 70-84 sedangkan 7 siswa tidak lulus dengan nilai 60-68 serta nilai rata-ratanya adalah 71,75, setelah penggunaan media powerpoint semua siswa lulus yaitu 28 siswa memperoleh nilai 76-98 dengan nilai rata-ratanya adalah 86,28.
PENGGUNAAN MEDIA VIDEO OLEH GURU DALAM PELAJARAN PPKn UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA SMP NEGERI 5 KOTA KUPANG Soleman Bully
Jurnal Gatranusantara Vol. 17 No. 2 (2019): Oktober
Publisher : Jurusan Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (207.762 KB)

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengetahui bagaimana penggunaan media video oleh guru PPKn dalam pembelajaran untuk meningkatkan hasil belajar siswa SMP Negeri 5 Kota Kupang. Metode dalam penelitian ini adalah wawancara, observasi, dan tes hasil belajar siswa. Wawancara dilakukan dengan Guru PPKn dan 10 orang siswa kelas IX B SMPN 5 Kota Kupang, Observasi dilakukan terhadap siswa dan guru pada saat proses pembelajaran menggunakan media video berlangsung dan tes hasil belajar siswa dilakukan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar siswa setelah menggunakan media video. Hasil penelitian menunjukan bahwa penggunaan media video dalam pembelajaran PPKn di kelas IX B SMP Negeri 5 Kota Kupang oleh guru terlaksana dengan sangat baik dan menggunakan langkah-langkah yang sistematik. Penggunaan media video oleh guru PPKn telah terbukti mampu meningkatkan hasil belajar siswa, Hal ini dapat dibuktikan melalui hasil belajar siswa sebelum menggunakan media video nilai rata-rata siswa 63.40 yakni 6 orang siswa yang lulus dengan nilai 75-85, sedangkan 16 orang siswa tidak lulus dengan nilai 50-70 dan sesudah menggunakan media video nilai rata-rata 84.31 ada perubahan nilai siswa meningkat yaitu 22 orang siswa lulus dengan nilai 75-100 sedangan 2 orang siswa tidak lulus dengan memperoleh nilai 70.
EFEKTIVITAS THINK PAIR SHARE TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS MAHASISWA PGSD UNDANA Taty R Koroh; Fembriani Fembriani
Jurnal Gatranusantara Vol. 17 No. 2 (2019): Oktober
Publisher : Jurusan Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (295.339 KB)

Abstract

Pembelajaran di kampus Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) perlu diperbaiki terkait dengan kemampuan berpikir kritis mahasiswa. Pembelajaran di kelas perlu ditekankan untuk memperbaiki kemampuan berpikir kritisnya. Kemampuan berpikir kritis mahasiswa pada matakuliah pembelajaran terpadu menjadi dasar penelitian ini. Pembelajaran terpadu sebagai dasar pembelajaran untuk mahasiswa mempelajari bagaimana merancang pembelajaran dengan kurikulum 2013 (K13). Dalam hal ini pembelajaran terpadu memiliki nilai kemampuan berpikir kritis yang rendah. Penelitian akan dilaksanakan di Kampus PGSD Universitas Nusa Cendana pada semester 4. Pelaksaan pembelajaran dengan model think pair share (TPS) untuk meningkatkan efektivitas kemampuan berpikir kritis mahasiswa. Oleh karena itu penelitian eksperimen akan dilakukan dengan pembelajaran model think pair share (TPS). Tujuan penelitian ini untuk mengetahui efektivitas dalam pembelajaran meliputi perbedaan kemampuan berpikir kritis dan peningkatan kemampuan berpikir kritis. Hasil penelitian ini 1) kemampuan berpikir kritis pada mahasiswa setelah dilaksanakan pembelajaran menggunakan model think pair share bahwa hasil signifikansi 0,000< 0,005 bahwa Ho ditolak dan Ha diterima artinya ada perbedaan kemampuan berpikir kritis mahasiswa pada kelas kontrol dan eksperimen. 2) terdapat peningkatan kemampuan berpikir kritis mahasiswa dengan perolehan nilai N-Gain sebesar 0,65 yang berada pada rentang 0,70>g>0,30 pada kriteria sedang.
PENGGUNAAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TYPE MAKE A MATCH DALAM PEMBELAJARAN TENTANG HAK DAN KEWAJIBAN UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA DI KELAS III SD NEGERI KUANINO KUPANG Benediktus Kasa
Jurnal Gatranusantara Vol. 17 No. 2 (2019): Oktober
Publisher : Jurusan Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (177.683 KB)

Abstract

Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas dengan tahapan sebagai berikut : Perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi dengan mengambil lokasi di SD Negeri Kuanino Kupang. Adapun subjek penelitian ini adalah para siswa kelas IIIa yang berjumlah 22 orang yang terdiri dari 15 siswa laki-laki dan 7 siswi perempuan. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi dan tes. Data yang telah terkumpul diolah dan dianalisis lebih lanjut dengan menggunakan teknik analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa hasil belajar siswa tentang Hak dan Kewajiban dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe make a matchdimana siklus I ketuntasan yang diperoleh peneliti hanya 40,90% atau 9 orang yang mencapai ketuntasan, sedangkan 59,09% atau 13 orang belum mencapai KKM. Namun pada siklus II mengalami peningkatan menjadi 81,9% atau 18 orang mencapai KKM sedangkan 18,19% atau 4 orang siswa yang tidak mencapai KKM. Dapat disimpulkan bahwa dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe make a match dalam pembelajaran tentang Hak dan Kewajiban dapat meningkatkan hasil belajar siswa.
PENGGUNAAN MEDIA KARTU KATA DALAM PEMBELAJARAN TENTANG MEMBACA TEKS PENDEK UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR BAHASA INDONESIA DI KELAS 1 SD INPRES NAIKOTEN 1 KUPANG Silvester Taneo
Jurnal Gatranusantara Vol. 17 No. 2 (2019): Oktober
Publisher : Jurusan Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (172.696 KB)

Abstract

Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas dengan tahapan sebagai berikut : perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi dengan mengambil lokasi di Sekolah Dasar Inpres Naikoten 1 Kupang. Adapun subjek penelitian ini adalah para siswa kelas satu Sekolah Dasar Inpres Naikoten 1 yang berjumlah 27 orang terdiri dari siswa laki-laki 14 orang dan 13 siswi perempuan. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi dan tes. Data yang telah terkumpul diolah dan dianalisis lebih lanjut dengan menggunakan teknik analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa hasil belajar Bahasa Indonesia dalam membaca teks pendek dengan menggunakan media kartu kata dimana pada siklus I ketuntasan yang diperoleh peneliti hanya 62,96% atau 17 dari 27 siswa mencapai ketuntasan, sedangkan 37,03% atau 10 orang belum mencapai KKM, ini disebabkan karena dalam pembelajaran ada siswa yang kurang memperhatikan penjelasan guru tentang cara membaca yang baik dan benar. Dari 10 orang tersebut beberapa diantaranya sudah bisa membaca namun tidak menggunakan tanda baca, ada juga siswa dalam pengucapan lafal dan intonasinya kurang jelas. Pada siklus II mengalami peningkatan menjadi 85,18% atau 23 orang mencapai KKM sedangkan 14,81% atau 4 orang siswa yang tidak mencapai KKM. Dari keempat siswa tersebut yang tidak tuntas sudah mengenal huruf tapi belum bisa membaca. Maka Dapat disimpulkan bahwa dengan menggunakan media kartu dalam membaca teks pendek dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa.
PENERAPAN PROBLEM SOLVING DENGAN GAME POHON PENGETAHUAN UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR SISWA DI KELAS XI MIA 4 SMAN 6 KUPANG Marsi Bani Marsi D.S. Bani
Jurnal Gatranusantara Vol. 17 No. 2 (2019): Oktober
Publisher : Jurusan Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (199.28 KB)

Abstract

Pembelajaran Fisika mencakup semua materi terkait dengan objek alam yang mengajak siswa berpikir kritis membandingkan dari beberapa masalah yang sedang dan akan terjadi sehingga menghasilkan sebuah kesimpulan dan gagasanyang dapat memecahkan masalah tersebut. Observasi awal yang dilakukan,diketahui siswa mengalami kesulitan dalam mencapai target ketuntasan minimal sebesar =75. Selain itu, siswa kurang aktif dalam pembelajaran. Keaktifan siswa di kelas menjadi salah satu faktor pendukung tercapainya hasil belajar yang maksimal. Penelitian Tindakan Kelas (PTK) ini terdiri 2 siklus, masing-masing siklus melalui empat tahapan yaitu: perencanaan, tindakan, observasi dan refleksi. Subyek penelitian adalah siswa kelas XI MIA 4 SMA Negeri 6 Kupang. Data yang akan diambil meliputi: data keaktifan siswa, data hasil belajar, data kinerja guru selama KBM, data tanggapan siswa dan tanggapan guru. Metode analisis data yangdigunakan adalah deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan keaktifan dan hasil belajar siswa dari siklus I sampai siklus II. Persentase keaktifan siswa pada siklusI dan II berturut-turut:51,61 % dan 77,42% sedangkan persentase ketuntasan klasikal pada siklus I dan II berturut turut: 83,87% dan 93,55%. Kinerja guru selama pembelajaran sudah mencapai kriteria baik. Selain itu, siswa memberikan respon positif terhadap pembelajaran. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penerapan problem solving dengan game pohon pengetahuan dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa di kelas XI MIA 4 SMA Negeri 6 Kupang. Pembelajaran dengan model ini dapat digunakan untuk meningkatkan keaktifan dan hasil belajar siswa.

Page 1 of 2 | Total Record : 14