cover
Contact Name
Tuti Meihartati
Contact Email
tuti@stikeswhs.ac.id
Phone
+6282148691336
Journal Mail Official
tuti@stikeswhs.ac.id
Editorial Address
Jl. Kadrie Oening Gang Monalisa No.77, Air Hitam, Kec. Samarinda Ulu, Kota Samarinda, Kalimantan Timur 75243
Location
Kota samarinda,
Kalimantan timur
INDONESIA
Jurnal Medika: Karya Ilmiah Kesehatan
ISSN : 25414615     EISSN : 2654945X     DOI : https://doi.org/10.35728/jmkik
Core Subject : Health,
Jurnal Medika Karya Ilmiah Kesehatan, provides a forum for publishing Development of Scientific-Based Research and Publication of Manuscripts in Reputable National and International Journals. Scientific articles dealing with the following topics in Nursing, Midwifery, medical laboratory technology
Articles 193 Documents
Budaya Organisasi dan Perilaku Bullying Sesama Rekan Kerja Perawat di RSUD I. A Moeis Samarinda: A Study Komparatif Rusdi Rusdi; Sari Basongan
Jurnal Medika : Karya Ilmiah Kesehatan Vol 3 No 2 (2018)
Publisher : ITKES Wiyata Husada Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (155.985 KB) | DOI: 10.35728/jmkik.v3i2.45

Abstract

Bullying behavior that has been experienced and reported, namely: acts of reviling, being bullied related to the work done and discussed about the ugliness or spreading rumors about the nurse himself. In addition, nurses who experience bullying behavior also experience decreased performance. Aims to find out the relationship between organizational culture and bullying behavior among fellow coworkers in RSUD I. A Moeis Samarinda. This type of research is descriptive analytic with Cross Sectional approach. The population of this study, all nurses working at I.A Moeis Hospital in Samarinda were 164 people with a sample of 62 nurses. The study uses probability sampling techniques with simple random sampling and uses the chi square test. Research conducted by researchers showed that from 62 respondents, the statistical test results obtained p value 0.643 while the trophy α = 0.05, it can be seen that the value of p Value> α (0.643> 0.05), which indicates that Ha is rejected Ho accepted but not significant. There is no significant relationship between organizational culture and bullying behavior among fellow nurse colleagues in RSUD I. A Moeis Samarinda.
PEMENUHAN KEBUTUHAN BERIBADAH PENGHUNI LEMBAGA PEMASYARAKATAN : SEBUAH STUDI FENOMENOLOGI chrisyen damanik
Jurnal Medika : Karya Ilmiah Kesehatan Vol 3 No 1 (2018)
Publisher : ITKES Wiyata Husada Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (139.288 KB) | DOI: 10.35728/jmkik.v3i1.80

Abstract

Prison inmates are someone who is serving a sentence for a criminal act or conviction. As individuals, prisoners have the same needs as other humans in general, such as biological needs, spiritual and social needs. Particularly spiritual religious needs are activities that are often carried out by each individual, but cannot be done due to the loss of individual freedom. Objective: to explore the meaning of Lapas residents' experience in meeting worship needs. Method: this study used a phenomenological approach conducted in June 2018. Data was collected through interviews with 5 participants. Results: the results of interviews with 5 participants resulted in 2 themes 1) worship activities carried out by participants both facilitated by prisons and worship conducted by themselves 2) participants felt calm and improved themselves better in interpreting worship and expecting sustainability after being free. Conclusion: based on the results of the study it can be concluded that prison residents feel self-improvement in interpreting worship by attending worship services held by prisons and hoping to continue after being released from prison. calmness.
Hubungan Motivasi Diri dengan Kepatuhan Minum Obat Anti Tubercuolosis (OAT) pada Pasien TB Paru di Poliklinik Interna Rumah Sakit TK.II Udayana Denpasar Ni Wayan Eka Noperayanti
Jurnal Medika : Karya Ilmiah Kesehatan Vol 6 No 1 (2021): Jurnal Medika Karya Ilmiah Kesehatan
Publisher : ITKES Wiyata Husada Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (338.848 KB) | DOI: 10.35728/jmkik.v6i1.105

Abstract

ABSTRAK Penyebab utama gagalnya pengobatan atau ketidakpatuhan penderita TB paru dalam pengobatan yaitu kurangnya motivasi untuk sembuh. Motivasi mempunyai pengaruh terhadap keberhasilan pengobatan, khususnya penderita TB paru agar timbul keinginan dan kemauannya untuk dapat berperilaku patuh berobat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan motivasi diri dengan kepatuhan minum obat anti tuberculosis (OAT) pada pasien TB paru. Jenis penelitian Deskriptip Korelasional dengan rancangan cross-sectional. Sampel yang digunakan sebanyak 42 orang yang dipilih dengan teknik sampel purposive sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dan analisis data menggunakan uji Rank Spearman. Motivasi diri pasien TB paru menunjukan sebagian besar yaitu 22 orang (52,4%) dalam kategori tinggi. Kepatuhan minum obat anti tuberculosis (OAT) pada pasien TB paru menunjukan sebagian besar yaitu 28 orang (66,7%) dalam kategori patuh. Hasil uji Rank Spearman didapatkan angka p value = 0,000 < 0,05 dengan nilai correlation coefficient (r) 0,856. Penelitian ini menunjukkan motivasi diri berhubungan signifikan dengan kepatuhan minum obat anti tuberculosis (OAT) pada pasien TB paru. Motivasi diri yang tinggi dapat menyebabkan kepatuhan minum obat. Kata kunci : Motivasi Diri, Kepatuhan, Minum Obat ABSTRACT The main cause of treatment failure or non-compliance with pulmonary TB patients in treatment is lack of motivation to recover. Motivation has an influence on the success of treatment, especially patients with pulmonary TB in order to arise the desire and willingness to behave obediently to treatment. This study aimed at determine the correlation of self-motivation with adherence to taking anti-tuberculosis medicine (ATM) in pulmonary TB patients. This type of study is correlational descriptive with cross-sectional design. The sample used were 42 people selected by purposive sampling technique. Data collection using a questionnaire and data analysis using the Spearman Rank test. Self-motivation of pulmonary TB patients showed that most were 22 people (52.4%) in the high category. Compliance with taking anti-tuberculosis medicine (ATM) in pulmonary TB patients showed that most were 28 people (66.7%) in the adherent category. The Spearman Rank test results obtained p value = 0,000 <0.05 with a correlation coefficient (r) of 0.856. This study showed that self motivation is significantly related to adherence to taking anti-tuberculosis medicine (ATM) in pulmonary TB patients. High self-motivation can lead to compliance with taking medicine. Keywords : Self-Motivation, Compliance, Taking Medicine
HUBUNGAN PENDIDIKAN KESEHATAN REPRODUKSI DENGAN PENGETAHUAN DAN SIKAP REMAJA PUTRI TENTANG VULVA HYGIENE SAAT MENSTRUASI DI SMK NEGERI 5 SAMARINDA Siti Mukaromah
Jurnal Medika : Karya Ilmiah Kesehatan Vol 1 No 1 (2016)
Publisher : ITKES Wiyata Husada Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (553.571 KB)

Abstract

Pengetahuan dan sikap remaja harus dipersiapkan kearah pencapaian reproduksi yang sehat karena remaja mengalami berbagai macam proses perubahan terkait dengan kesehatan reproduksi. Perubahan tersebut sering dikenal dengan istilah masa pubertas yang ditandai dengan datangnya menstruasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan pendidikan kesehatan reproduksi dengan pengetahuan dan sikap remaja putri tentang vulva hygiene saat menstruasi di SMK Negeri 5 Samarinda. Desain penelitian ini menggunakan rancangan penelitian pra eksperimen dengan menggunakan jenis rancangan One Group Pretest-Posttest dan rancangan ini juga tidak ada kelompok pembanding (kontrol). Sampel dalam penelitian ini adalah seluruh siswi perempuan kelas X di SMK Negeri 5 Samarinda yang berjumlah 79 orang. Cara pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah probability sampling dengan teknik systematic random sampling. Analisis pada penelitian ini menggunakan uji beda dua mean (paired t test). Hasil penelitian ini adalah pengetahuan remaja putri tentang vulva hygiene saat menstruasi sebelum dilakukan pendidikan kesehatan reproduksi dengan mean 11,59, sedangkan sikap remaja putri tentang vulva hygiene saat menstruasi sebelum dilakukan pendidikan kesehatan reproduksi dengan mean 28,29. Pengetahuan remaja putri tentang vulva hygiene saat menstruasi sesudah dilakukan pendidikan kesehatan reproduksi dengan mean 14,54, sedangkan sikap remaja putri tentang vulva hygiene saat menstruasi sesudah dilakukan pendidikan kesehatan reproduksi dengan mean 33,59. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah terdapat perbedaan pengetahuan dan sikap remaja putri tentang vulva hygiene saat menstruasi sebelum dan sesudah dilakukan pendidikan kesehatan reproduksi.
EFEKTIVITAS TIMBANG TERIMA METODE SBAR TERHADAP MUTU ASUHAN KEPERAWATAN Rusdi Rusdi
Jurnal Medika : Karya Ilmiah Kesehatan Vol 4 No 1 (2019)
Publisher : ITKES Wiyata Husada Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (128.135 KB) | DOI: 10.35728/jmkik.v4i1.67

Abstract

Background: Patients’ handover with SBAR method is one of the indicators in the patient safety target, yet at Dirgahayu Hospital data shows that to achieve effective communication: SBAR in the medical surgery ward for the January to September 2018 period is only 80% - 90% and there are some incident findings including KTD 8 events, KNC 3 events, KPC 3 events. Objective: To find out the Effectiveness of Handover with SBAR Method to the Nursing Care Quality. Method: This study used a descriptive analytic design with cross sectional approach, which was conducted in December 2018 and the number of samples was 92 people selected by using the proportionate random sampling technique. Variable measurements were performed using questionnaires and observation sheets. Results: the effectiveness of handover with SBAR method to the quality of nursing care at Dirgahayu Samarinda Hospital is at ρ-value = 0.001. Conclusion: Patients’ handover with SBAR method greatly influences the safety of patients in hospitals, so that it can improve the quality of nursing care.
HUBUNGAN LAMA PEMAKAIAN KB SUNTIK 3 BULAN DEPO MEDROSIK PROGESTERON ASETAT (DMPA) DENGAN PENINGKATAN BERAT BADAN Analia Kunang
Jurnal Medika : Karya Ilmiah Kesehatan Vol 5 No 1 (2020): Jurnal Medika : Karya Ilmiah Kesehatan Vol 5 No 1 Tahun 2020
Publisher : ITKES Wiyata Husada Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (269.555 KB) | DOI: 10.35728/jmkik.v5i1.115

Abstract

Kontrasepsi suntik Depo Medroksi Progesteron Asetat (DMPA) merupakan jenis kontrasepsi keluarga berencana yang banyak digunakan dan efektif dalam menekan jumlah angka kelahiran. Salah satu dampak penggunaan KB suntik DMPA adalah peningkatan berat badan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan lama pemakaian KB suntik 3 bulan Depo Medrosik Progesteron Asetat (DMPA) dengan peningkatan berat badan di BPM Selva Tiara Kec Bulok Kab. Tanggamus. Metode : penelitian ini menggunakan pendekatan Cross Sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh Ibu yang memakai KB suntik 3 bulan DMPA di BPM Selva sebanyak 42 responden. Tekhnik sampling yang digunakan adalah Total sampling. Hasil Penelitian : analisa univariat diketahui responden dengan lama penggunaan >4 Tahun yaitu sebanyak 17 responden (40,5%) dan responden yang mengalami peningkatan badan yaitu sebanyak 31 responden (73,8%). Ada hubungan antara lama pemakaian KB suntik 3 bulan Depo Medrosik Progesteron Asetat (DMPA) dengan peningkatan berat badan di BPM Selva Tiara Kec Bulok Kab. Tanggamus Tahun 2019 dengan p-value sebesar 0.011. Bagi pengguna kontrasepsi suntik DMPA untuk dapat melakukan pola hidup sehat seperti mengkonsumsi makanan sehat dan berolahraga sebagai upaya pencegahan peningkatan berat badan akibat efek samping kontrasepsi hormonal DMPA
Hubungan Mutu Pelayanan Kesehatan dengan Kepuasan Pasien Tanggungan BPJS di Klinik Bhayangkara Polda Bali Ni Nengah Dwi Susila Dewi
Jurnal Medika : Karya Ilmiah Kesehatan Vol 5 No 2 (2020): Jurnal Medika : Karya Ilmiah Kesehatan
Publisher : ITKES Wiyata Husada Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (474.103 KB) | DOI: 10.35728/jmkik.v5i2.104

Abstract

ABSTRAK Salah satu upaya untuk meningkatkan derajat kesehatan, pemerintah bekerjasama dengan BPJS Kesehatan. Oleh karena itu, mutu pelayanan kesehatan harus ditingkatkan supaya masyarakat mau berkunjung untuk melakukan pemeriksaan. Berdasarkan wawancara di Klinik Bhayangkara Polda Bali dari 7 pasien, 5 orang menyatakan belum puas dengan pelayanan yang diberikan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan mutu pelayanan kesehatan dengan kepuasan pasien tanggungan BPJS di Klinik Bhayangkara Polda Bali. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah descriptive corelation dengan pendekatan cross sectional. Sampel yang digunakan sebanyak 109 orang dengan metode convenience sampling. Teknik analisa data menggunakan Statistik Rank Spearman. Hasil penelitian menunjukkan nilai p-value=0,000 (p≤ 0.05) dengan nilai koefisien korelasi (r) = 0,707. Berdasarkan analisis tersebut dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan antara mutu pelayanan kesehatan dengan kepuasan pasien tanggungan BPJS di Klinik Bhayangkara Polda Bali. Mutu pelayanan yang baik dapat meningkatkan kepuasan pasien. Kata Kunci : Mutu Pelayanan Kesehatan, Kepuasan Pasien ABSTRACT One of the effort to improve health status, the government collaborate with BPJS Health. Therefore, the quality of health services must be improved in order to make people want to visit for an inpection. Based on interviews at the Bali Police Bhayangkara Clinic of 7 patients, 5 people said the were not satisfied with the services that provided. The purpose of this study was to determine the correlation between health service quality and patients’ satisfaction of BPJS insurance in Bali Police Bhayangkara Clinic. This study used descriptive correlation with cross sectional approach. The sample used was 109 respondents with convenience sampling method. Data analysis techniques used Rank Spearman Statistics. The results showed that p-value = 0,000 (p≤0.05) with a correlation coefficient (r) = 0.707. Based on this analysis, it can be concluded that there was a correlation between health service quality and patients’ satisfaction of BPJS insurance in Bali Police Bhayangkara Clinic. Good service quality can increase patients’ satisfaction. Keywords : Health Service Quality, Patients’ Satisfaction
PENGARUH STATUS GIZI TERHADAP KEJADIAN PENYAKIT KOMORBID PADA WANITA USIA KLIMAKTERIUM DI DUKUH NGRINGIN, BANGSRI, KARANGPANDAN Yeni Anggraini
Jurnal Medika : Karya Ilmiah Kesehatan Vol 7 No 1 (2022): JURNAL MEDIKA KARYA ILMIAH KESEHATAN
Publisher : ITKES Wiyata Husada Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (212.458 KB) | DOI: 10.35728/jmkik.v7i1.991

Abstract

Usia klimakterium akan membawa dampak pada kon­sekuensi kesehatan baik fisik maupun psikis. Salah satu masalah yang sering dialami adalah mulai bermunculannya penyakit-penyakit komorbid, seperti hipertensi, diabetes milletus, dan penyakit jantung. Salah satu faktor yang ikut berperan dalam peningkatan kualitas hidup lansia adalah asupan zat gizi. Status nutrisi memiliki dampak utama timbulnya penyakit pada masa klimakterium. Kecende­ru­ngan pola diet tinggi lemak yang ikut menambah risiko penyakit komorbid. Indeks Massa Tubuh (IMT) atau Body Mass Index (BMI) merupakan alat atau cara yang sederhana untuk memantau status gizi orang dewasa. Apabila kalori yang dimasukkan lebih banyak dari yang dikeluarkan, akan menyebabkan kelebihan berat badan sampai terjadi obesitas. Obesitas dan overweight dapat menyebabkan peningkatan munculnya resiko penyakit komorbid. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis pengaruh status gizi terhadap kejadian penyakit komorbid pada wanita masa klimakterium di Dukuh Ngringin, Bangsri, Karangpandan. Lokasi penelitian dilaksanakan di Dukuh Ngringin, Bangsri, Karangpandan direncanakan pada bulan Maret s/d Oktober 2021. Sampel dalam penelitian ini adalah semua ibu yang memasuki usia perimenopause Dukuh Ngringin, Bangsri, Karangpandan sebanyak 33 responden dengan teknik pengambilan sampel adalah purposive sampling. Analis data yang digunakan Fisher's Exact Test. Dari hasil penelitian didapatkan nilai Asymp.Sig (1-sided) pada Fisher's Exact Test adalah sebesar 0,015. Karena nilai asymp.sig (1-sided) 0,015 < 0,005, maka berdasarkan dasar pengambilan keputusan di atas, dapat disimpulkan bahwa H0 ditolak dan Ha diterima, dengan taraf signifikansi 95% bahwa terdapat pengaruh status gizi terhadap kejadian penyakit komorbid pada wanita usia klimakterium di Dukuh Ngringin, Bangsri, Karangpandan.
DETERMINATION OF ADEQUACY BREAST MILK PRODUCTION Ridha Wahyuni; Erika Lestari; Khoirul Anam
Jurnal Medika : Karya Ilmiah Kesehatan Vol 3 No 2 (2018)
Publisher : ITKES Wiyata Husada Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (143.443 KB) | DOI: 10.35728/jmkik.v3i2.59

Abstract

Underfive mortality in the first month of life is still high, with breastfeeding (ASI) will reduce 22% of infant deaths under the age of 28 days, so it is necessary to do an assessment of the adequacy of breast milk production in postpartum mothers. The purpose of this study was to determine the determination of the adequacy of breast milk production in postpartum mothers. This research is a descriptive study with the number of respondents 25 postpartum mothers day 3 to 7. Based on the results of research from 25 respondents, 100% of respondents were productive (20-35 years), 96 respondents worked in Household Care, 100% of respondents applied positions correct breastfeeding and 73% of respondents have adequate milk production. The conclusion of this study is that there are 73% of respondents having adequate breastfeeding with sufficient determination of the productive age, MRT work and applying the correct breastfeeding position.
HUBUNGAN ANTARA TINGKAT STRES DENGAN EFIKASI DIRI MAHASISWA SEMESTER AKHIR S1 KEPERAWATAN REGULER Nirwana Nirwana
Jurnal Medika : Karya Ilmiah Kesehatan Vol 4 No 2 (2019): Jurnal Medika : Karya Ilmiah Kesehatan Vol 4 No 2 Tahun 2019
Publisher : ITKES Wiyata Husada Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (167.333 KB) | DOI: 10.35728/jmkik.v4i2.96

Abstract

Latar Belakang: Mahasiswa dapat mengalami stres dalam menjalankan kegiatan perkuliahan, tingkat stres yang dimiliki mahasiswa tingkat akhir berdampak pada tinggi rendahnya efikasi diri yang dimilki mahasiswa. Tujuan: Untuk mengetahui hubungan antara tingkat stres dengan efikasi diri mahasiswa semester akhir S1 keperawatan regular sekolah tinggi ilmu kesehatan wiyata husada Samarinda. Metode: Penelitian deskriptif analitik tidak berpasangan dengan pendekatan croos sectional. Sampel pada penelitian ini berjumlah 68 responden dengan teknik consecutive sampling dengan kriteria inklusi mahasiswa S1 keperawatan yang sedang menyusun skripsi bulan Mei-Juli 2019. Dengan menggunakan kuesioner DASS untuk tingkat stres dan GSE untuk efikasi diri. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan yang signifikan antara tingkat stres dengan efikasi diri dengan nilai p value = 0,046 (< α 0,05). Simpulan: Ada hubungan antara tingkat stres dengan efikasi diri mahasiswa semester akhir S1 keperawatan regular sekolah tinggi ilmu kesehatan wiyata husada Samarinda Saran: Bagi mahasiswa diharapakan dapat mengurangi tingkat stres akademik selama mengerjakan skripsi dengan meningkatkan efikasi diri dengan cara strategi coping, sehingga bisa menyelesaikan tugas akhir dengan semaksimal mungkin.

Page 4 of 20 | Total Record : 193