cover
Contact Name
Tuti Meihartati
Contact Email
tuti@stikeswhs.ac.id
Phone
+6282148691336
Journal Mail Official
tuti@stikeswhs.ac.id
Editorial Address
Jl. Kadrie Oening Gang Monalisa No.77, Air Hitam, Kec. Samarinda Ulu, Kota Samarinda, Kalimantan Timur 75243
Location
Kota samarinda,
Kalimantan timur
INDONESIA
Jurnal Medika: Karya Ilmiah Kesehatan
ISSN : 25414615     EISSN : 2654945X     DOI : https://doi.org/10.35728/jmkik
Core Subject : Health,
Jurnal Medika Karya Ilmiah Kesehatan, provides a forum for publishing Development of Scientific-Based Research and Publication of Manuscripts in Reputable National and International Journals. Scientific articles dealing with the following topics in Nursing, Midwifery, medical laboratory technology
Articles 193 Documents
HUBUNGAN BEBAN KERJA DAN KELELAHAN KERJA PADA PERAWAT DI RUANG RAWAT INAP RUMAH SAKIT SANTA ELISABETH MEDAN Ance M Siallagan
Jurnal Medika : Karya Ilmiah Kesehatan Vol 7 No 1 (2022): JURNAL MEDIKA KARYA ILMIAH KESEHATAN
Publisher : ITKES Wiyata Husada Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (538.614 KB) | DOI: 10.35728/jmkik.v7i1.992

Abstract

Fatigue is a normal body response experienced by a person and has an impact on oneself in carrying out activities or tasks and responsibilities that must be completed within a certain time. Work fatigue in nurses occurs due to workload factors, the level of patient dependence and hospital management. This study aims to identify the relationship between workload and work fatigue on nurses in the inpatient room at Santa Elisabeth Hospital Medan. This study used a descriptive correlative design with a cross sectional approach to all 109 nurses in the inpatient room. The results obtained in this study illustrate that the workload of 62.4% nurses is included in the light category and 50.5% of nurses experience work fatigue. The results of the chi-square statistical test obtained p-value = 0.35 (p>0.05) which means that there is no relationship between workload and work fatigue in inpatient nurses at Santa Elisabeth Hospital Medan. Future researchers are expected to identify other factors that cause work fatigue in nurses, both inpatient and special care such as emergency units and intensive care.
EFEKTIVITAS RELAKSASI OTOT PROGRESIF TERHADAP PENURUNAN INTENSITAS NYERI DISMENORE PADA REMAJA PUTRI Chandra Sulistyorini
Jurnal Medika : Karya Ilmiah Kesehatan Vol 4 No 1 (2019)
Publisher : ITKES Wiyata Husada Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (129.214 KB) | DOI: 10.35728/jmkik.v4i1.69

Abstract

Background: Dysmenorrhea is a painful condition at the abdominal area, cramps and back pain which can disturb daily activities. The prevention done by female teenagers to avoid dysmenorrhea were to ignore it, hold their stomach, take some herbal drinks, lie down and watch television. Some even skip the classes at school and go home during school days, in which 20 % of them go to the school medical room to take a rest when experiencing dysmenorrhea. Aim: To identify the effectiveness of progressive muscle relaxation on reducing dysmenorrhea pain intensity of female teenagers. Method: This research used the pre-post-test quasi experimental without control design. The sampling technique was accidental sampling with 35 respondents, gathered from April to May 2018. The data were analysed by using Wilcoxon test while the pain intensity was measured by using numerical rating scale and progressive muscle relaxation SOP. Findings: The pain intensity value before the intervention was 5.00 and the value after the intervention was 3.00. The statistical analysis by using Wilcoxon Test showed that the sig value (2-tailed) was 0.000, which was < 0.05. It means that there was a significant difference between the pre and post-test results of the pain intensity. Conclusion: Progressive muscle relaxation had an effective on reducing dysmenorrhea pain intensity. Therefore, it is suggested that female teenagers be able to do a progressive muscle relaxation twice a day before and during the menstruation period in order to reduce the pain intensity and as an alternative for the treatment and prevention of pre-menstrual pain.
PENGUKURAN FAKTOR YANG BERPENGARUH DALAM TINDAKAN IMUNISASI DASAR LENGKAP (IDL) Suci Ridmadhanti
Jurnal Medika : Karya Ilmiah Kesehatan Vol 4 No 2 (2019): Jurnal Medika : Karya Ilmiah Kesehatan Vol 4 No 2 Tahun 2019
Publisher : ITKES Wiyata Husada Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (159.554 KB) | DOI: 10.35728/jmkik.v4i2.98

Abstract

Imunisasi adalah suatu cara untuk meningkatkan kekebalan seseorang secara aktif terhadap suatu antigen, sehingga bila kelak seseorang tersebut terpajan pada antigen serupa, tidak terjadi penyakit.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh langsung dan tidak langsung serta besarannya promosi kesehatan, ketersediaan fasilitas, peran bidan dan peran keluarga terhadap motivasi ibu dalam tindakan Imunisasi Dasar Lengkap (IDL) di wilayahkerja Puskesmas Patamuan Sumatera Barat tahun 2017. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif yang menggunakan desain cross-setional (potong lintang). Sampel yang digunakan sebanyak 90 ibu yang memiliki bayi 0-12 bulan sebagai responden. Metode analisis yang digunakan adalah Structural Equation Model (SEM) mengunakan SmartPLS 2.0 dan SPSS 20. Hasil IDL di pengaruhi oleh promosi kesehatan (15,87%), ketersediaan fasilitas (20,84%), peran bidan (18,04%) dan peran keluarga (20,65%). Pengaruh langsung motivasi ibu sebesar 75,4% dan pengaruh tidak langsung sebesar 1,25% serta total pengaruh langsung dan tidak langusng sebesar 76,7%. Ketersediaan fasalitas merupakan faktor yang dominan yang sangat mempengaruhi motivasi ibu dalam tindakan IDL di Puskesmas. Semakin baik ketersediaan fasilitas di Puskesmas maka semakin tinggi motivasi ibu melakukan tindakan IDL begitujuga sebaliknya. Saran penelitian bagi tenaga kesehatan di Puskesmas Patamuan, terutama bidan sebaiknyadapat lebih meningkatkan pelayanan posyandu, Puskesmas dan memberikan Promosi kesehatan mengenai tindakan IDL pada bayi usia 0-12 bulan, sehingga dapat menurunkan angka kesakitan dan kematian bayi dan balita.
EFEKTIFITAS KOMUNIKASI INFORMASI DAN EDUKASI (KIE) TENTANG KESEHATAN REPRODUKSI PADA CALON PENGANTIN ( CATIN ) DALAM MEMPERSIAPKAN PERNIKAHAN DAN KEHAMILAN meda yuliani; Iceu Mulyati; Mamay Maesaroh
Jurnal Medika : Karya Ilmiah Kesehatan Vol 5 No 2 (2020): Jurnal Medika : Karya Ilmiah Kesehatan
Publisher : ITKES Wiyata Husada Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (365.291 KB) | DOI: 10.35728/jmkik.v5i2.638

Abstract

Latar Belakang : Bagi pasangan yang menikah dibawah usia reproduksi dianjurkan untuk menunda kehamilan sampai fisik dan mentalnya siap menerima kehamilannya. Tujuan : mengetahui efektifitas pemberian komunikasi, jnformasi dan edukasi (KIE) tentang kesehatan reproduksi pada calon pengantin. Metode : dalam penelitian ini menggunakan deskriptif kuantitatif. Menggunakan rancangan penelitian cross sectional dan uji wilxocon signed rank test. Dengan tahap pengambilan data primer melaului pre test dan post test menggunakan kuesioner. Sampel dalam penelitian ini adalah pasangan calon pengantin yang berada di wilayah KUA Cileunyi Kabupaten Bandung. Teknik pengambilan sampel menggunakan accidental sampling, dengan jumlah sampel sebanyak 43 pasang calon pengantin.Hasil : menunjukan bahwa ada kenaikan tingkat penhetahuan tentang kesehatan repoduksi pada pasangan calon pengantin setelah dilakukan pemberian komunikasi, informasi dan edukasi (KIE), Hasil dari perhitungan menggunakan rumus Wilcoxon signet rank tes , sebelum dan sesudah menunjukan perbedaan yang signifikan dengan rata – rata sebelum 1,1512 dan sesudah menunjukan nilai rata-rata 1,0000, Hasil uji statistik didapatkan nilai p-value 0,000 < dari nilai alpha (0.05). Kesimpulan : Seluruh responden memiliki pengetahuan baik setelah dilakukan pemberian Komunikasi, Informasi dan edukasi (KIE) pada pasangan calon pengantin. Kemudian bahwa pemberian KIE tersebut efektif dalam peningkatan pengetahuan kesehatan reproduksi dalam upaya persiapan pernikahan dan kehamilan pada pasangan calon pengantin. Kata Kunci : Calon Pengantin, Kesehatan Reproduksi, Komunikasi Informasi dan Edukasi (KIE)
Studi Kasus Persalinan Presipitatus Nurun Ayati Khasanah; Sari Priyanti
Jurnal Medika : Karya Ilmiah Kesehatan Vol 7 No 1 (2022): JURNAL MEDIKA KARYA ILMIAH KESEHATAN
Publisher : ITKES Wiyata Husada Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (304.348 KB) | DOI: 10.35728/jmkik.v7i1.985

Abstract

Persalinan presipitatus terjadi akibat dilatasi atau penurunan yang sangat cepat. Dilatasi presipitatus didefinisikan sebagai dilatasi fase aktif ≥ 5 cm/jam pada primipara atau ≥ 10 cm/jam pada multipara. Persalinan presipitatus biasanya diakibatkan oleh kontraksi yang sangat kuat (misalnya induksi atau akibat solusio plasenta) atau tahanan jalan lahir yang rendah (misalnya multiparitas). persalinan yang terburu-buru sebagai persalinan alami tetapi tidak secara teori, penganannya harus berhati-hati karena dapat menyebabkan robekan. Tujuan dari penelitian ini adalah menggambarkan asuhan kebidanan pada ibu bersalin dengan persalinan presipitatus. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan studi kasus pada subyek peneliti Ny T berusia 26 tahun di PMB Lilik Agustina Kecamatan Lawang Kabupaten Malang pada tanggal 19 Maret 2021. Persalinan berjalan dengan baik dimana persalinan terjadi selama 3 jam 20 menit dimana dilatasi fase aktif ≥ 5 cm/jam pada primipara atau ≥ 10 cm/jam pada multipara. Untuk pertolongan persalinan dilakukan sesuai dengan pertolongan persalinan normal dan dikerjakan oleh bidan yang kompeten . Sehingga ibu pada persalinannya tidak mengalami komplikasi yang membahayakan ibu dan bayi Kata Kunci : Asuhan Kebidanan, Persalinan, Partus Presipitatus
PENGARUH EKSTRAK DAUN SIRSAK (Annona muricata L.) TERHADAP PERTUMBUHAN BAKTERI Escherichia coli ATCC 25922 DAN Staphylococcus aureus ATCC 25923 Nadira .; Siti Raudah; latifah .
Jurnal Medika : Karya Ilmiah Kesehatan Vol 2 No 2 (2017)
Publisher : ITKES Wiyata Husada Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (404.499 KB)

Abstract

One of the plants that has long been used as traditional medicine includes soursop leaves (Annona muricata L.). Soursop leaves are commonly used to prevent and treat certain types of diseases caused by bacteria such as diarrhea and skin infections. One of the chemical content of soursop which plays an important role for medicine is flavonoids and tannins. This research was conducted in 5 stages: 1) Making soursop leaf extract, 2) Preliminary test, 3) Phytochemical test, 4) Test sensitivity of soursop leaf extract (Annona muricata L.) on the growth of Escherichia coli bacteria ATCC 25922 and Staphylococcus aureus ATCC 25923 , 5) Observation of inhibitory zones. The second to fourth leaves from the top are used as ingredients. The concentration of soursop leaf extract used is 60%, 70%, 80%, 90%, 100%. Each concentration of extract was tested on media Muller Hilton Agar. The radical zone formed is measured as a barrier to bacterial growth. Analysis of the data used is Simple Linear Regression. The results showed that there was the effect of soursop (Annona muricata L.) leaf extract on the growth of Staphylococcus aureus ATCC 25923 at concentrations of 60%, 70%, 80%, 90% and 100% formed inhibition zones with an average of 11 mm, 11.6 mm, 12.6 mm, 13.6 mm and 14.6 mm. The results showed no effect of soursop (Annona muricata L.) leaf extract on the growth of Escherichia coli bacteria ATCC 25922 at concentrations of 60%, 70%, 80%, 90% and 100% formed inhibition zones with an average of 0 mm, 0 mm , 0 mm, 0 mm and 0 mm. Based on the coefficient value shows T count> T table, or 19,919> 3,182, meaning regression is significant. So the concentration of soursop leaf extract (Annona muricata L.) has a significant effect on the inhibitory zone of Staphylococcus aureus bacteria.
PENGARUH JUS KACANG PANJANG PADA IBU HAMIL ANEMIA TRIMESTER 1 TERHADAP PENINGKATAN KADAR HEMOGLOBIN Tuti Meihartati
Jurnal Medika : Karya Ilmiah Kesehatan Vol 4 No 1 (2019)
Publisher : ITKES Wiyata Husada Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (152.609 KB) | DOI: 10.35728/jmkik.v4i1.90

Abstract

Anemia is caused by iron deficiency in the body, a body that lacks iron becomes dizzy, the body feels weak. From interviewing 10 first trimester pregnant women, 7 pregnant women said dizziness, weakness, conjunctiva anemis. Long bean juice is a therapy to increase hemoglobin levels. This study aims to determine the effect of long bean juice on increasing hemoglobin levels in pregnant women in the first trimester The study design was Quasi Experimental with Pre And Post Test Without Control. The study sample were 16 first trimester pregnant women with Purposive Sampling technique. The results of the study by using the Wilcoxon test obtained p value <0.005 (0.001) it means that there was an effect of long bean juice on first trimester anemia pregnant women with an increase in hemoglobin levels The conclusion of this study, there was effect of long bean juice on first trimester anemia pregnant women with an increase in hemoglobin levels. It was recommended that long bean juice be used as a SOP in midwifery care for pregnant women to increase hemoglobin levels.
I Illness Belief dan Illness Representation pada Pasien Diabetes Mellitus: Study Phenomenologhy Nisak Arif
Jurnal Medika : Karya Ilmiah Kesehatan Vol 5 No 1 (2020): Jurnal Medika : Karya Ilmiah Kesehatan Vol 5 No 1 Tahun 2020
Publisher : ITKES Wiyata Husada Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (486.114 KB) | DOI: 10.35728/jmkik.v5i1.112

Abstract

Latar Belakang: Diabetes Mellitus (DM) merupakan salah satu penyakit kronis yang membutuhkan strategi untuk dalam pengelolaan penyakitnya. Berbagai pengalaman dan pengetahuan pasien selama sakit dapat membentuk illness belief dan illness representation yang berbeda-beda pada pasien. Kesesuaian illness belief dan illness representation dapat menjadi salah satu kunci keberhasilan dalam pengelolaan penyakit ini. Tujuan: Studi ini merupakan studi pendahuluan yang bertujuan untuk mengetahui illness belief dan illness representation pada pasien DM. Metode: Metode dalam studi pendahuluan ini menggunakan design kualitatif dengan pendekatan phenomenology yang melibatkan sepuluh perawat dan sepuluh pasien di di Rumah Sakit Umum Daerah Dr. Soeroto Ngawi dan Rumah Sakit Widodo Ngawi. Pengambilan data dilakukan dengan indepth interview semistructure selanjutnya dianalisa menggunakan content analysis. Hasil: Tiga tema telah dididapatkan dalam studi ini, yaitu persepsi pasien tentang illness belief dan illness representation vs kelalaian pasien, persepsi perawat tentang illness belief dan illness representation vs tindakan mandiri perawat, serta dampak positif illness belief dan illness representation. Kesimpulan: Illness belief dan illness representation yang dimiliki oleh pasien DM memiliki pengaruh besar pasien DM. Tindakan perawat terkait dengan illness belief dan illness representation perlu ditingkatkan lagi sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan pasien. Keywords : Illness belief, illness representation, diabetes mellitus
Kualitas Hidup Ibu Hamil Selama Masa Pandemic Covid-19 meda yuliani
Jurnal Medika : Karya Ilmiah Kesehatan Vol 6 No 2 (2021): Jurnal Medika : Karya Ilmiah Kesehatan
Publisher : ITKES Wiyata Husada Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (226.218 KB) | DOI: 10.35728/jmkik.v6i2.707

Abstract

Ibu hamil merupakan salah satu kelompok rentan, baik dalam kondisi hamil selama pandemic ataupun saat tidak pandemic. sehingga kondisi fisik dan psikologis ibu hamil perlu diketahui. selama pandemic ini ibu hamil dibatasi untuk melakukan pemeriksaan ke instansi kesehatan.Tujuan penelitian untuk mengetahui bagaimana kondisi kualitas hidup ibu hamil selama pandemic dengan mengkaji berdasarkan karakteristik ibu hamil dengan menggunakan instrument kualitas hidup dari WHO yaitu WHOQOL (Quality Of Life ), sehingga kualitas hidup dapat diketahui dari aspek fisik, psikis, social dan lingkungan ibu hamil selama pandemic. Metode dalam penelitian ini menggunakan deskriptif kuantitatif. Menggunakan rancangan penelitian cross sectional, Dengan tahap pengambilan data primer dengan menggunakan kuesioner kualitas hidup dari WHO yang sudah baku yaitu WHOQOL. Sampel dalam penelitian ini adalah seluruh ibu hamil yang datang ke Puskemas Cinunuk, dengan teknik pengambilan sampel menggunakan accidental sampling, dengan jumlah sampel sebanyak 123 ibu hamil. Data hasil penelitian menunjukan bahwa kualitas ibu hamil selama pandemic merasakan dalam kondisi fisik baik ( 62,6 %) dan kondisi kurang ( 4,9%), kondisi Psikologis merasa baik ( 62,6%) dan kondisi kurang (7,3%), kondisi sosial merasa baik ( 61,8%) dan kurang ( 7,3 %), kondisi lingkungan merasa baik ( 72,4%) dan cukup (20,3%). Penilaian kualitas hidup ibu hamil selama pandemic covid-19 ini memberikan gambaran situasi kondisi ibu hamil selama pandemic covid-19, meskipun didpatkan hasil kualitas hidup baik tetapi masih terdapat juga yang kualitas hidup kurang, sehingga diperlukan terus pemantauan kondisi kehamilan selama pandemic covid-19 ini baik dengan self control oleh ibu hamil itu sendiri ataupun self management oleh pihak tenaga kesehatan.
PENGARUH PEMBERIAN TIMBAL (Pb) ASETAT PERORAL TERHADAP KADAR GLUKOSA DARAH PADA MENCIT (Mus Musculus)JANTAN Balb/C Neti Eka Jayanti
Jurnal Medika : Karya Ilmiah Kesehatan Vol 3 No 2 (2018)
Publisher : ITKES Wiyata Husada Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (196.26 KB) | DOI: 10.35728/jmkik.v3i2.46

Abstract

Several kind of heavy metals that present in the environment are considered as toxic substance to human and animal. Lead (Pb) is one of heavy metals that increase in use for the last decade. Lead toxicity to human had wide in fluence in medical aspect, from nerve problem, bone metabolics disturbance until liver an d renal failure. This experiment tried to found out the effect of cronic oral lead consumtion to lead plasma rate in mice. Design of this experiment is true research experiment to test wheater there is an effect of oral lead consumption to acumulation of lead in blood glucose of mice. The results show increase of lead accumulation in blood glucose of the mice compared to control group.

Page 6 of 20 | Total Record : 193