cover
Contact Name
Netti Ermawati
Contact Email
netty@ugm.ac.id
Phone
+6289527548628
Journal Mail Official
gamajop.psikologi@ugm.ac.id
Editorial Address
Unit Research Development and Community Research Faculty of Psychology - Universitas Gadjah Mada - Yogyakarta - Indonesia Building A 2nd Floor Jl. Sosio Humaniora No. 1, Bulaksumur Yogyakarta, 55781
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Gadjah Mada Journal of Psychology (GamaJoP)
ISSN : -     EISSN : 24077798     DOI : -
Gadjah Mada Journal of Psychology (GamaJoP) ISSN 2407-7798 is an open-access journal disseminating empirical research on current topics in the broad area of psychology (clinical, social, developmental, educational or Industrial and Organizational) with a behavioral, cognitive, positive psychology and/or neuropsychological perspectives Gadjah Mada Journal of Psychology (GamaJoP) accepts articles using quantitative and or qualitative research methodology that meets the standard publication in this journal. The primary target audiences of this journal are academicians, graduate students, practitioners, and other professionals with interest in psychology
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol 8, No 1 (2022)" : 8 Documents clear
Kecenderungan Gaming Disorder dan Perilaku Konsumtif Pembelian Virtual Goods pada Pemain Online Game Sarah Syahara Alfa Hasanah; Diana Savitri Hidayati; Nandy Agustin Syakarofath
Gadjah Mada Journal of Psychology (GamaJoP) Vol 8, No 1 (2022)
Publisher : Faculty of Psychology, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (652.055 KB) | DOI: 10.22146/gamajop.56824

Abstract

Berkembangnya teknologi dan berbagai jenis game membuat seseorang tertarik terlibat penuh dan semakin intens hingga memiliki rasa ketergantungan, adiksi bahkan disorder. Segelintir individu melakukan berbagai upaya untuk dapat mengakses sumber kesenangannya selama bermain online game dengan turut serta membeli game item yang melekat pada game-game yang sering dimainkan meski dengan segala keterbatasan ekonomi yang dimiliki. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kecenderungan gaming disorder terhadap perilaku konsumtif pembelian virtual goods pada pemain online game. Partisipan dalam penelitian ini berjumlah 200 orang yang diperoleh dengan teknik purposive sampling dengan kriteria usia 14-28 tahun, sering bermain online game, pernah membeli item dalam game secara tunai maupun real trade money. Alat ukur dalam penelitian ini adalah Internet Gaming Disorder Scale dan skala perilaku konsumtif. Hasil penelitian yang diperoleh melalui teknik analisis regresi linear sederhana menunjukkan gaming disorder berpengaruh terhadap perilaku konsumtif pembelian virtual goods pada pemain online game (p < 0,000, R2 = 0,134). Artinya, individu yang cenderung mengalami internet gaming disorder semakin intens untuk membeli berbagai perangkat game yang digemari, begitu juga sebaliknya.
Hardiness, Dukungan Sosial, dan Penyesuaian Diri Guru Tingkat Sekolah Dasar di Masa Pandemi Covid-19 Immatulfathina Purifiedriyaningrum; Edilburga Wulan Saptandari
Gadjah Mada Journal of Psychology (GamaJoP) Vol 8, No 1 (2022)
Publisher : Faculty of Psychology, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (672.437 KB) | DOI: 10.22146/gamajop.66553

Abstract

Guru sebagai salah satu aktor utama dalam pendidikan perlu memiliki kemampuan penyesuaian diri yang baik agar mampu merespon ketidakpastian, perubahan, dan kebaruan secara efektif. Riset ini bertujuan untuk mengetahui peran hardiness dan dukungan sosial pada penyesuaian diri guru dalam konteks pembelajaran di masa pandemi Covid-19 di tingkat sekolah dasar. Sebanyak 198 guru di tingkat sekolah dasar terlibat dalam studi survei kuantitatif ini.  Penelitian ini menggunakan convenience sampling sebagai teknik sampling dan menggunakan analisis regresi berganda untuk menganalisis data yang diperoleh. Tiga instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah skala hardiness, skala penyesuaian diri, dan skala dukungan sosial. Hasil analisis membuktikan bahwa secara simultan hardiness dan dukungan sosial berperan pada penyesuaian diri guru dengan sumbangan efektif sebesar 47,8% (F = 89,21; p < 0,01). Hasil tersebut dapat menjadi salah satu dasar bagi pengambil kebijakan di dunia pendidikan guna meningkatkan kemampuan guru dalam menyesuaikan diri menghadapi perubahan yang terus terjadi.
Narsisisme dan Harga Diri Perempuan Generasi Z terhadap Pembelian Kompulsif Wingga Walenta; Honey Wahyuni Sugiharto Elgeka; Anton Johannes Tjahjoanggoro
Gadjah Mada Journal of Psychology (GamaJoP) Vol 8, No 1 (2022)
Publisher : Faculty of Psychology, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (851.736 KB) | DOI: 10.22146/gamajop.66627

Abstract

Fenomena pembelian kompulsif yang terjadi di berbagai negara terus meningkat setiap saat, khususnya terjadi pada perempuan generasi Z. Tuntunan untuk pemenuhan tren membuat perempuan generasi Z memiliki dorongan untuk membeli fashion secara berlebihan hingga kehilangan kendali. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menguji hubungan antara narsisisme, harga diri, dan pembelian kompulsif pada perempuan generasi Z. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan teknik analisis regresi linear berganda. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan accidental sampling sejumlah 173 partisipan. Digunakan tiga instrumen pengukuran pada penelitian ini, yaitu: Compulsive Buying Scale, Narcissism Personal Inventory (NPI-16), dan Self-esteem Scale. Berdasarkan hasil pengolahan data diketahui adanya hubungan antara narsisisme dan harga diri terhadap perilaku kompulsif (F = 23,041, p<0,01). Kebutuhan untuk mendapatkan pengakuan, kekaguman, ataupun penilaian positif dari orang lain akan membuat perempuan generasi Z melakukan pembelian kompulsif.
Gangguan Psikologis pada Mahasiswa Jenjang Sarjana: Faktor-Faktor Risiko dan Protektif Clement Eko Prasetio; Airin Triwahyuni
Gadjah Mada Journal of Psychology (GamaJoP) Vol 8, No 1 (2022)
Publisher : Faculty of Psychology, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (626.036 KB) | DOI: 10.22146/gamajop.68205

Abstract

Mahasiswa merupakan kelompok yang rentan mengalami gangguan psikologis. Maka dari itu, diperlukan informasi mengenai faktor-faktor yang membuat mahasiswa lebih rentan mengalami gangguan, serta juga faktor yang dapat melindungi mahasiswa dari gangguan psikologis. Teknik sampling yang digunakan adalah stratified random sampling dengan populasi adalah mahasiswa sarjana angkatan 2017-2019 di Universitas X. Total partisipan adalah 674 orang. Penelitian ini menggunakan alat ukur SRQ-20 dari WHO untuk mengukur gangguan psikologis. Kemudian, faktor-faktor yang ditanyakan adalah jenis kelamin, angkatan, aktivitas olahraga, aktivitas hobi, jenis hobi, merokok, riwayat keluarga mengalami gangguan psikologis, riwayat menggunakan layanan psikologis, riwayat diagnosis depresi dan kecemasan dari psikolog/psikiater, dan pengalaman trauma masa kecil dan remaja. Setiap faktor ditanyakan menggunakan satu pertanyaan saja dengan pilihan jawaban, ya, tidak, atau tidak berkenan menjawab. Analisis yang digunakan adalah t-test dan ANOVA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hanya faktor angkatan, aktivitas merokok, riwayat keluarga mengalami gangguan psikologis, dan jenis hobi yang tidak menunjukkan perbedaan yang signifikan pada rata-rata gangguan psikologis (p > 0,05). Alasan dan implikasi dari hasil penelitian ini juga dibahas secara detail.
Kesejahteraan Psikologis pada Ibu yang Berperan Ganda Ditinjau dari Dukungan Suami dan Tekanan Psikologis Tan Laurencia Yosita; Yohannes Bagus Wismanto; Erna Agustina Yudiati
Gadjah Mada Journal of Psychology (GamaJoP) Vol 8, No 1 (2022)
Publisher : Faculty of Psychology, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (515.709 KB) | DOI: 10.22146/gamajop.68548

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui pengaruh dukungan suami dan tekanan psikologis pada ibu yang berperan ganda. Kesejahteraan psikologis dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor, yaitu usia, pendapatan, etnis, dukungan sosial, tekanan psikologis, status keuangan, status pernikahan, kehadiran anak, stabilitas pekerjaan, status sosial dan ekonomi, budaya, dan evaluasi terhadap beberapa area kehidupan. Partisipan dalam penelitian ini adalah 120 orang ibu yang memiliki peran ganda, berusia 23 sampai 28 tahun, memiliki pasangan dan anak. Penelitian ini menggunakan skala kesejahteraan psikologis (Psychological Well Being Scale yang disusun oleh Ryff), skala dukungan suami yang diadaptasi dari Support in Intimare Relationship Rating Scale, dan skala tekanan psikologis (Kessler Psychological Distress Scale K-10). Hasil dari penelitian ini yaitu ada hubungan antara dukungan suami dan tekanan psikologis terhadap kesejahteraan psikologis (Ryx1x2 = 0,379; p < 0,01). Selain itu, terdapat hubungan positif antara dukungan suami dan kesejahteraan psikologis (rx1y = 0,298; p < 0,05). Hasil selanjutnya juga menunjukkan bahwa terdapat hubungan negatif yang signifikan antara tekanan psikologis dengan kesejahteraan psikologis (rx2y = -0,322; p < 0,05). Hal ini berarti ketika ibu yang berperan ganda memiliki dukungan suami yang tinggi dan tekanan psikologis yang rendah, maka kesejahteraan psikologis akan tinggi, begitu pula sebaliknya. Sumbangan yang efektif dari kedua variabel tersebut terhadap kesejahteraan psikologis adalah 12,9%.
Peran Kualitas Persahabatan terhadap Tingkat Stres dengan Mediator Kesepian Aisha Sekar Lazuardini Rachmanie; Idei Khurnia Swasti
Gadjah Mada Journal of Psychology (GamaJoP) Vol 8, No 1 (2022)
Publisher : Faculty of Psychology, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (535.089 KB) | DOI: 10.22146/gamajop.69047

Abstract

Hubungan persahabatan merupakan salah satu aspek penting di kehidupan mahasiswa. Kualitas dalam hubungan tersebut dapat berdampak pada kondisi Kesehatan mental mereka. Tujuan dari penelitian ini yaitu menguji secara empiris peran kualitas persahabatan terhadap tingkat stres melalui kesepian sebagai mediator pada mahasiswa sekolah kedinasan yang berusia 18-21 tahun. Partisipan penelitian adalah 216 mahasiswa (95 laki-laki dan 121 perempuan). Tingkat stres diukur dengan Perceived Stress Scale – 10, kesepian diukur dengan UCLA Loneliness Scale Version 3, dan kualitas persahabatan diukur dengan Friendship Quality Questionnaire (FQQ). Semua skala yang digunakan telah diadaptasi ke bahasa Indonesia Analisis mediasi sederhana digunakan untuk menentukan peran kualitas persahabatan pada tingkat stres dengan kesepian sebagai mediator. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas persahabatan berperan negatif secara signifikan terhadap tingkat stres dengan kesepian sebagai mediator (β = -0,1114; p < 0,001). Dengan demikian, individu dengan kualitas persahabatan yang tinggi dengan sahabat mereka cenderung memiliki tingkat stres yang rendah dengan kesepian sebagai mediator keduanya.
Difficulties in Emotion Regulation and Optimistic Bias in Young Drivers’ Risky Driving Behaviors Nesya Adira; Machmuroch Machmuroch; Pratista Arya Satwika
Gadjah Mada Journal of Psychology (GamaJoP) Vol 8, No 1 (2022)
Publisher : Faculty of Psychology, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (738.72 KB) | DOI: 10.22146/gamajop.72115

Abstract

Risky driving behavior is the most dominant human error among young novice drivers. This research's objective was to find the correlation between difficulties in emotion regulation and optimistic bias towards risky driving behavior of teenagers. Sample was Senior High School students from grade 10 to 11 S who drove private vehicles on a daily basis (N=160). Instruments used were modified Behavior of Young Novice Drivers' Scale (BYNDS), modified Difficulties in Emotion Regulation Scale (DERS) and optimistic bias scale. Hypotheses were tested using multiple regression analysis. Results showed that there was a positive and significant correlation between difficulties in emotion regulation and optimistic bias towards risky driving behavior (F (2, 157) = 47.846; p < .01). Bigger contribution was found on difficulties in emotion regulation, indicating that teenagers while driving, relied more on their emotion regulation abilities than their awareness of driving risks.
Peran Persepsi Dukungan Sosial dan Efikasi Diri terhadap Konflik Sekolah-Keluarga pada Mahasiswa Strata Tiga (S-3) Nia Anggri Noveni; Endang Ekowarni
Gadjah Mada Journal of Psychology (GamaJoP) Vol 8, No 1 (2022)
Publisher : Faculty of Psychology, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (487.894 KB) | DOI: 10.22146/gamajop.72618

Abstract

Keputusan individu pada masa dewasa tengah yang sudah menikah dengan melanjutkan pendidikan dapat menambah tanggung jawab akademik sebagai mahasiswa S-3, selain tanggung jawab pada keluarga. Ketidakseimbangan tanggung jawab dalam melaksanakan peran sebagai anggota keluarga dan peran di sekolah sebagai mahasiswa S-3 dapat memicu terjadinya konflik sekolah-keluarga. Tujuan penelitian ini adalah untuk menguji peran persepsi dukungan sosial dan efikasi diri terhadap konflik sekolah-keluarga. Hipotesis dalam penelitian ini adalah peran persepsi dukungan sosial dan efikasi diri secara bersama-sama dapat memprediksi konflik sekolah, keluarga. Subjek penelitian ini sebanyak 41 mahasiswa S-3 di Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (MIPA) Universitas Gajah Mada (UGM) yang berusia dalam rentang umur 34-60 tahun, sudah menikah dan telah menempuh pendidikan S-3 selama satu tahun. Alat ukur yang digunakan dalam penelitian yaitu: skala konflik sekolah, keluarga, skala persepsi dukungan sosial, dan skala efikasi diri. Analisis data menggunakan metode analisis regresi ganda dengan bantuan SPSS 22. Hasil analisis data diperoleh nilai F=7,487 dengan p=0,002 artinya terdapat hubungan antara persepsi dukungan sosial dan efikasi diri secara bersama-sama terhadap konflik sekolah-keluarga dengan sumbangan efektif sebesar 28,3%.

Page 1 of 1 | Total Record : 8