cover
Contact Name
Rizki Fakhrowan
Contact Email
rizki.fakhrowan@feb.unmul.ac.id
Phone
+6281347230406
Journal Mail Official
jiam.feb@gmail.com
Editorial Address
Jl. Tanah Grogot No.1 Samarinda Kalimantan Timur Indonesia
Location
Kota samarinda,
Kalimantan timur
INDONESIA
Jurnal Ilmu Akuntansi Mulawarman (JIAM)
Published by Universitas Mulawarman
ISSN : -     EISSN : 27153800     DOI : http://dx.doi.org/10.30872/jiam.v7i2
Core Subject : Economy,
Jurnal Ilmu Akuntansi Mulawarman (JIAM) is a scientific journal in the field of Accounting Science published four times a year (in Apr, June, Sept & Nov). Faculty of Economics and Business Mulawarman University.
Articles 70 Documents
Search results for , issue "Vol 3, No 1 (2018)" : 70 Documents clear
Analisis penetapan harga jual sarung dengan menggunakan gross margin pricing pada kelompok usaha bersama Santi Nirwana Mahdalita; Iskandar Iskandar; Rusliansyah Rusliansyah
Jurnal Ilmu Akuntansi Mulawarman (JIAM) Vol 3, No 1 (2018): April
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29264/jiam.v3i1.1667

Abstract

Analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah nilainya relatif (alokasi biaya umum) persentase mark up, dan metode penetapan harga margin kotor pada tahun 2015. Setelah melakukan penelitian, analisis dan pembahasan diketahui bahwa harga jual KUBE Aneka Cahaya Aqila tahun 2015 lebih rendah dari harga jual yang ditetapkan dengan metode margin kotor. hal ini disebabkan oleh perbedaan persentase mark up yang ditentukan oleh KUBE Aneka Cahaya Aqila sebesar 11% sedangkan persentase margin kotornya adalah 15%. Perbandingan persentase mark up karena KUBE Aneka Cahaya Aqila tidak memperhitungkan biaya langsung dan secara tidak langsung memperhitungkan harga jual. Berdasarkan hasil penelitian, KUBE harus memperhatikan biaya langsung yang baik dan tidak secara langsung harga jual yang diperoleh ditambahkan ke pengeluaran. Jadi, harga jual yang diperoleh memberikan keuntungan yang diharapkan untuk KUBE. Untuk mendapatkan pengembalian, KUBE harus memperhitungkan alokasi biaya dengan (nilainya relatif), dan dengan memperhitungkan persentase kenaikan dengan harga jual yang diperoleh lebih menguntungkan bagi KUBE   
Analisis perhitungan harga pokok rumah tipe 36 dan tipe 40 Sally Apriliani; Anis Rachma Utary; Bramantika Oktavianti
Jurnal Ilmu Akuntansi Mulawarman (JIAM) Vol 3, No 1 (2018): April
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29264/jiam.v3i1.1850

Abstract

Penelitian ini bertujuan  untuk mengetahui dan menganalisis besarnya  harga pokok rumah yang diproduksi oleh PT Kawan Lama Bankit. Hal ini menjadi sangat  penting karena  dapat  memberikan informasi  serta  menjadi  bahan  evaluasi  dasar  pertimbangan  perusahaan  dalam  perhitungan  harga pokok dan laba yang akan diperoleh sehingga perusahaan dapat mencapai hasil yang lebih optimal. Pendekatan  yang digunakan adalah metode  perhitungan job order costing. Data yang digunakan berupa  laporan RAB yang digunakan  perusahaan  seperti  biaya  bahan baku,  biaya  tenaga  kerja,  dan biaya overhead pabrik. Jenis data adalah peneltian deskriptif kuantitatif dengan sumber data sekunder. Berdasarkan  hasil analisis data, terdapat   perbedaan  perhitungan harga  pokok  produksi antara metode  perusahan  dengan metode  job order costing.  Hasil  perhitungan  dengan metode  perusahaan lebih rendah karena pada metode perusahaan belum terperinci dalam memasukkan  semua unsur biaya yang ada seperti biaya tidak langsung lainnya (biaya overhead  pabrik) dalam penentuan  harga pokok produksinya.
Analisis penerapan metode pengakuan pendapatan Nur Karim; Yunus Tete Konde; Raden Priyo Utomo
Jurnal Ilmu Akuntansi Mulawarman (JIAM) Vol 3, No 1 (2018): April
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29264/jiam.v0i0.1594

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kesusaian penggunaan metode pengakuan pendapatan yang diterapkan perusahaan berdasarkan presentase penyelesaian pengamatan fisik dan metode presentase penyelesaian biaya dasar biaya menurut Standar  Akuntansi Keuangan Entitas Tanpa Akuntan Publik. Untuk mengetahui perbedaan pendapatan yang material dari kontrak kontruksi yang dilaksanakan antara penggunaan metode pengakuan pendapatan yang diterapkan perusahaan dan metode pengakuan pendapatan menurut Standar Akuntansi Keuangan Entitas Tanpa Akuntan Publik. Penelitian ini termasuk penelitian akuntansi  berbasis pendapatan kontruksi, metode yang digunakan adalah metode kompatrative karena bertujuan untuk  mengetahui perbedaan penerapan metode pengakuan pendapatan antara perusahaan dan SAK ETAP.   Objek penelitian ini adalah perusahaan PT Putra Muru Perkasa  yang melaksanakan proyek pengerjaan jalan poros Desa Padang Jaya periode 2013-2014. Berdasarkan hasil penelitian dan alanilis data yang telah dilakukan penulis, pada peride 2013-2014 perusahaan mencatat pengakuan pendapatansebesar Rp 1.398.001.183 dan Rp 752.769.867 sedangkan Sak Etap bab 20 pada periode 2013-2014 mencatat pengakuan pendapatan sebesar Rp 1.563.180.399 dan Rp 587.590.650. Dengan demikian terdapat perbedaan pengakuan pendaatan antara perusaahaan dan  Sak Etap pada periode 2013 sebesar Rp 165.179.217 dan tahun 2014 sebesar Rp 165.179.217. Dari analisis dan hasil penelitian penulis menyimupulkan bahwa perusahaan direkomendasikan menggunakan metode presentase biaya berdasarkan Standar Akuntansi Keuangan Entitas Tanpa Akuntan Publik bab 20 untuk menyesuaikann alokasi pendapatan dari periode keperiode berdasarkan jumlah biaya yang terjadi.
Pengaruh perputaran modal kerja terhadap sisa hasil usaha (SHU) pada koperasi pegawai bank indonesia Wahyu Wuri Handayani; Rusdiah Iskandar; Indra Suyoto Kurniawan
Jurnal Ilmu Akuntansi Mulawarman (JIAM) Vol 3, No 1 (2018): April
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29264/jiam.v0i0.1546

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan menganalisis pengaruh perputaran uang, perputaran piutang dan perputaran persediaan atas sisa hasil usaha. Perputaran uang dihitung dengan membagi antara rata-rata penjualan dan pendapatan rata-rata, perputaran piutang dihitung dengan membagi antara penjualan dengan rata-rata piutang, sedangkan perputaran persediaan dihitung dengan membagi HPP dengan rata-rata persediaan. Sementara SHU adalah pendapatan koperasi yang diperoleh dalam satu tahun buku dikurangi biaya, penyusutan, dan kewajiban lainnya termasuk pajak dalam tahun fiskal yang bersangkutan. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan metode dokumentasi dan penelitian kepustakaan. Sampel dalam penelitian ini adalah data keuangan Koperasi Karyawan Bank Indonesia (KOPEBI) secara triwulanan mulai tahun 2008 sampai dengan tahun 2015. Analisis data yang digunakan adalah analisis statistik desktiptif, uji asumsi klasik, uji F, persamaan regresi linier berganda, perhitungan dengan bantuan versi SPSS 17. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara omzet terhadap hasil usaha lainnya, tidak ada pengaruh perputaran piutang terhadap hasil usaha lainnya, tidak ada pengaruh yang signifikan antara inventory turnover terhadap hasil usaha lainnya dan ada pengaruh yang signifikan antara pergantian modal kerja secara bersamaan. Sama dengan sisa hasil operasi.
Pengaruh corporate governance terhadap kinerja perusahaan pada perusahaan manufaktur sektor makanan dan minuman yang terdaftar di bei Rizky Jayanti; Hamid Bone; Raden Priyo Utomo
Jurnal Ilmu Akuntansi Mulawarman (JIAM) Vol 3, No 1 (2018): April
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29264/jiam.v3i1.1810

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memberikan bukti bahwa penerapan tata kelola perusahaan (corporate governance), kepemilikan manajerial dan kepemilikan institusional terhadap kinerja perusahaan (ROE). Tata kelola perusahaan adalah mekanisme pengendalian untuk mengelola dan mengelola perusahaan dengan tujuan untuk meningkatkan kesejahteraan dan akuntabilitas perusahaan, yang tujuan utamanya adalah untuk mewujudkan nilai pemegang saham. Mekanisme internal adalah sarana kontrol perusahaan dengan menggunakan berbagai elemen yang ada dalam organisasi seperti memberikan kepemilikan saham kepada manajer. Mekanisme eksternal adalah cara mengendalikan perusahaan selain dengan menggunakan mekanisme internal perusahaan termasuk agen presentasi yang dikenal karena reputasinya (agen reputasi). Kontrol diarahkan untuk mengawasi perilaku manajer, sehingga tindakan yang dilakukan manajer dapat bermanfaat bagi perusahaan dan pemilik. Populasi penelitian adalah perusahaan manufaktur makanan dan minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada tahun 2014 - 2016. Metode pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling dan beberapa analisis regresi. Penelitian ini dilakukan dengan mengambil data di Bursa Efek Indonesia (BEI) melalui situs web www.idx.co.id yang diperoleh secara historis dari laporan tahunan dan laporan keuangan yang disajikan di perusahaan manufaktur makanan dan minuman yang telah go public dan terdaftar di BEI Tahun 2014 - 2016 Dengan jumlah sampel perusahaan adalah 10 perusahaan manufaktur sektor makanan dan minuman periode 2014-2016. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan CG mempengaruhi kinerja perusahaan. Ini berarti bahwa jika perusahaan yang terdaftar di BEI dan telah disurvei oleh IICG menerapkan tata kelola perusahaan yang baik, kinerjanya akan meningkat. Tata kelola perusahaan yang lebih tinggi diukur dengan persepsi indeks tata kelola perusahaan, kepatuhan perusahaan yang lebih tinggi dan kinerja perusahaan yang baik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kontrol kepemilikan menunjukkan peningkatan kinerja perusahaan. Dari hasil nilai sig penelitian ini menunjukkan bahwa Kepemilikan Manajerial dan Kepemilikan Institusional tidak berpengaruh signifikan terhadap Kinerja Perusahaan sehingga hipotesis pertama dan kedua yang menyatakan "Kepemilikan Manajerial dan Kepemilikan Institusional berpengaruh positif terhadap Kinerja Perusahaan" ditolak.
Kontribusi pajak hotel dan restoran terhadap peningkat pendapatan asli daerah Dea Stefannie; Lewi Malisan; Raden Priyo Utomo
Jurnal Ilmu Akuntansi Mulawarman (JIAM) Vol 3, No 1 (2018): April
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29264/jiam.v3i1.1731

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar kontribusi Pajak Hotel dan Restoran terhadap peningkatan Asli Pendapatan Daerah Kota Samarinda. Analisis data dalam penelitian ini yang digunakan oleh penulis adalah "Kontribusi" dan "Rata-rata Perhitungan" yang memberikan ilustrasi tentang seberapa besar kontribusi Pajak Hotel dan Restoran terhadap Asli Pendapatan Daerah Kota Samarinda. Hasil analisis lebih lanjut, untuk rata-rata kontribusi Pajak Hotel atas Asli Pendapatan Daerah selama periode 5 tahun adalah sebesar 17.825.936.092,35 rupiah dengan persentase 4,50% pada Asli Pendapatan Daerah. Kontribusi pajak hotel dari tahun 2012 hingga dengan 2016 telah berfluktuasi. Kondisi ini terjadi karena terus meningkatnya pajak hotel pada tahun fiskal. Untuk Restoran dari hasil analisis selanjutnya untuk kontribusi rata-rata Pajak Restoran terhadap Pendapatan Asli Daerah selama periode 5 tahun adalah sebesar 28.264.194.777,29 rupiah dengan persentase 7,13% pada Pendapatan Asli Daerah. Kontribusi pajak restoran dari tahun 2012 unitl dengan 2016 telah berfluktuasi. Kondisi demikian terjadi karena masih banyak wajib pajak yang belum membayar kewajiban pajak restoran. Hal ini menunjukkan bahwa Pajak Hotel dan Restoran memiliki pengaruh positif terhadap Asli Pendapatan Daerah Kota Samarinda atau dengan kata lain hasilnya menunjukkan pengaruh nyata dari pajak hotel dan pendapatan restoran terhadap Asli Pendapatan Daerah, di mana semakin tinggi penerimaan pajak dari hotel dan restoran, semakin tinggi Pendapatan Asli Daerah Kota Samarinda
Analisis metode activity based costing terhadap penetapan harga jual rumah Lastyana Lastyana; Anis Rachma Utary; Ferry Diyanti
Jurnal Ilmu Akuntansi Mulawarman (JIAM) Vol 3, No 1 (2018): April
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29264/jiam.v0i0.1633

Abstract

Hasil penelitian adalah biaya produksi dengan metode perusahaan dan metode ABC pada tipe rumah 36/150 m2 dan 54/150 m2, perusahaan memiliki biaya lebih. Sedangkan biaya produksi dengan metode perusahaan dan metode ABC pada tipe rumah 48/150 m2 dan 75/150 m2, perusahaan tersebut berada di bawah biaya. Perbedaan ini memicu penentuan harga jual jika dihitung dengan metode ABC, untuk tipe rumah 36/150 m2 dan 54/150 m2 menghasilkan penjualan yang lebih rendah. Kemudian untuk tipe rumah 48/150 m2 dan 75/150 m2 menghasilkan harga jual yang lebih tinggi. Perhitungan dengan menggunakan Metode Activity Based Costing dalam menentukan biaya produksi perusahaan akan mendapatkan perhitungan yang lebih akurat karena dalam mengalokasikan biaya untuk biaya objek disesuaikan dengan masing-masing biaya pemicu dan sumber daya yang dikonsumsi oleh objek biaya. Maka harga jualnya bisa ditentukan lebih relevan karena biaya produksi yang dibebankan pada produk tidak lebih berharga (over cost) atau kurang (under cost).
Sistem penagihan pajak pertambahan nilai (ppn) pada perusahaan properti Ely Setyaningsih; Cornelius Rantelangi; Bramantika Oktavianti
Jurnal Ilmu Akuntansi Mulawarman (JIAM) Vol 3, No 1 (2018): April
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29264/jiam.v3i1.1828

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui sistem penagihan Pajak Pertambahan Nilai pada perusahaan properti di Kantor Pelayanan Pajak Pratama Samarinda dan untuk mengetahui kendala yang dihadapi dalam penerapan sistem penagihan Pajak Pertambahan Nilai di Kantor Pelayanan Pajak Pratama Samarinda. Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini adalah berupa data primer yang diambil dari wawancara dengan narasumber dan data sekunder yaitu data yang diproses dari instansi terkait dan data yang digunakan untuk mendukung hasil penelitian. Sistem penagihan Pajak Pertambahan Nilai di perusahaan properti ini sesuai dengan SOP (Standard Operating Procedure), namun ada sedikit perbedaan perlakuan yang disesuaikan dengan kondisi di lapangan, dan hal tersebut dimaksudkan agar sistem kerja di Kantor Pelayanan Pajak Pratama Samarinda lebih efektif dan efisien. Kantor Pelayanan Pajak Pratama Samarinda mengalami beberapa kendala dalam penerapan sistem penagihan Pajak Pertambahan Nilai atas perusahaan properti. Diantaranya adalah kurangnya tingkat kepatuhan wajib pajak dalam membayar Pajak Pertambahan Nilai atas properti, Wajib Pajak sulit ditemukan karena adanya perubahan alamat atau pindah domisili, Wajib Pajak tidak cepat merespon tindakan pemungutan pajak dan tidak koperasi, dan wajib pajak bangkrut sehingga bisa Tidak membuat pembayaran pajak Value Added.
Analisis kinerja berdasarkan value for money pada dinas kebersihan dan pertamanan Achmad Riyadi; Lewi Malisan; Salmah Pattisahusiwa
Jurnal Ilmu Akuntansi Mulawarman (JIAM) Vol 3, No 1 (2018): April
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29264/jiam.v0i0.1566

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan objek yang diteliti adalah data Realisasi Pencapaian Keuangan Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Samarinda yang terdapat pada Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (LAKIP) Dinas Kebersihan  dan  Pertamanan  Kota  Samarinda  periode  tahun  2015. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah dokumentasi dan Penelitian Lapangan. Berdasarkan hasil analisis yang diperoleh yaitu  Nilai Ekonomi pada program Pengelolaan   Ruang   Terbuka   Hijau   ini   mendapatkan   rata-rata   dilihat   dari   input kegiatannya memperoleh kategori yaitu Ekonomis. Untuk nilai efisiensinya d ilihat dari output yang diperoleh pada kegiatan tersebut termasuk dalam kategori 100% dengan mendapat kategori Efisien dan Sangat Efisien. Dan dalam nilai efektivitas Dalam hal efektivitas, program Pengelolaan  Ruang  Terbuka  Hijau  telah  melakukan  kegiatan dengan kategori efektif.
Pengaruh keadilan pajak dan biaya kepatuhan terhadap persepsi wajib pajak atas tindakan penggelapan pajak Nurhapizah Majid; Cornelius Rantelangi; Iskandar Iskandar
Jurnal Ilmu Akuntansi Mulawarman (JIAM) Vol 3, No 1 (2018): April
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29264/jiam.v0i0.1495

Abstract

Penghindaran pajak adalah wajib pajak usaha yang aktif dalam hal mengurangi, menghilangkan, manipulasi ilegal atas hutang pajak atau tidak membayar pajak yang harus dibayar sebagaimana mestinya. Tindakan ini diyakini dipengaruhi oleh dua faktor, yaitu sebagai keadilan pajak dan biaya kepatuhan. Jika keadilan pajak telah diterapkan dengan benar, maka wajib pajak akan cenderung melakukan penghindaran pajak dan bila biaya kepatuhan terlalu tinggi, maka wajib pajak akan cenderung menghindari pajak. Secara teoritis penelitian ini diharapkan dapat memperkaya dan memberikan beberapa bukti empiris tentang faktor-faktor yang mempengaruhi adopsi pembayar pajak terhadap tindakan penghindaran pajak, sehingga bisa bermanfaat bagi akademisi, praktisi dan pembuat kebijakan. Populasi dalam penelitian ini adalah wajib pajak individu yang tersebar di seluruh Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak di Samarinda. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah purposive sampling dengan kriteria wajib pajak individu yang memiliki pekerjaan lepas sebanyak 60 responden. Pekerjaan freelance adalah pekerjaan yang dilakukan oleh individu yang memiliki keterampilan khusus untuk mendapatkan penghasilan yang tidak terikat oleh hubungan kerja, seperti pengacara, akuntan, arsitek, olahragawan dan sejenisnya. Analisis data penelitian pada penelitian ini menggunakan PLS (Partial Least Square). Temuan utama penelitian ini memberikan informasi bahwa: (1) keadilan pajak berpengaruh positif terhadap Wajib Pajak terhadap tindakan penghindaran pajak, dan (2) biaya kepatuhan berpengaruh positif terhadap Wajib Pajak terhadap tindakan penghindaran pajak.

Filter by Year

2018 2018