cover
Contact Name
Berta Apriza
Contact Email
berthaafriza90@gmail.com
Phone
+6285279707407
Journal Mail Official
berthaafriza90@gmail.com
Editorial Address
https://ojs.unm.ac.id/JIKAP/about/editorialTeam?guidena=Editorial+Teams
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Basicedu
ISSN : 29574424     EISSN : 29574440     DOI : https://doi.org/10.26858/jkp.v5i1.17466
Core Subject : Education,
Penelitian tentang ilmu kependidikan dan bertujuan membandingkan keefektifan model pendekatan contextual teaching and learning (CTL) dan pendekatan discovery yaitu dengan memberi soal pemecahan masalah pembelajaran matematika terhadap kemampuan berpikir kreatif mahasiswa PGSD Universitas Muhammadiyah Kotabumi. Jenis penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu dengan desain pretest and posttest nonequivalent group design. Subjek dalam penelitian ini adalah mahasiswa kelas A dan kelas B PGSD Universitas Muhammadiyah Kotabumi Tahun akademik 2019/2020. Instrumen/alat ukur dalam penelitian ini yaitu berupa soal-soal yang memerlukan pemecahan masalah, soal yangdiberikan juga telah divalidasi oleh ahli matematika sebagai acuan untuk mengukur kemampuan berpikir kreatif mahasiswa.
Articles 4,416 Documents
Inovasi Model Pembelajaran Problem-Based Learning (PBL) Menggunakan Teknologi Nearpod dan Bank Sampah Digital pada Materi Perubahan Lingkungan Indri Andriyatno; Rhodentia Sri Hastuti Tamba; Riandi Riandi; Bambang Supriatno
Jurnal Basicedu Vol 7, No 3 (2023): June
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v7i3.5458

Abstract

Pembelajaran merupakan proses interaksi pendidik dengan peserta didik yang dilakukan untuk mencapai tujuan pembelajaran serta meningkatkan kompetensi pada aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan inovasi model pembelajaran Problem-Based Learning (PBL) menggunakan teknologi Nearpod dan Bank Sampah Digital (BSD). Metode penelitian yang digunakan adalah metode literature review dengan desain narrative review. Prosedur penelitian yang dilakukan meliputi beberapa tahapan yaitu: (1) Penentuan topik kajian, (2) Penelusuran literatur, (3) Seleksi literatur, (4) Pengolahan data, dan (5) Penarikan kesimpulan. Hasil kajian menunjukkan bahwa inovasi model pembelajaran PBL menggunakan teknologi Nearpod dan BSD dapat digunakan untuk menunjang proses pembelajaran dan mampu membantu guru untuk merancang proses pembelajaran secara lebih menarik. Kesimpulan dari kajian ini yaitu berbagai fitur pada nearpod dan BSD dapat digunakan pada model pembelajaran PBL untuk meningkatkan keterampilan pemecahan masalah. Penelitian ini diharapkan mampu memberi kontribusi bagi perkembangan ilmu pengetahuan khususnya mengenai inovasi model pembelajaran PBL menggunakan teknologi nearpod dan BSD.
Penggunaan Media Gambar untuk Meningkatkan Kemampuan Membaca Permulaan Bahasa Indonesia di Kelas 1 Sekolah Dasar Imas Masitoh; Astri Sutisnawati; Luthfi Hamdani Maula
Jurnal Basicedu Vol 7, No 3 (2023): June
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v7i3.5669

Abstract

Membaca tidak dapat dipisahkan dari kehidupan manusia. Kegiatan membaca sangat diperlukan dalam perkembangan ilmu pengetahuan dan tekhnologi. Tujuan Penelitian ini untuk mendeskripsikan peningkatan kemampuan membaca permulaan menggunakan metode gambar pada siswa kelas 1 SD Negeri Campaka. PTK ini dilaksanakan melalui dua siklus. Subjek penelitiannya adalah siswa kelas 1 yang berjumlah 10 siswa. Objek penelitiannya adalah proses pembelajaran membaca permulaan. Teknik pengumpulan data yaitu metode prosedural dan sistematis untuk mendapatkan data yang valid. Tekhnik pengumpulan data melalui metode observasi, dokumentasi, dan tes. Hasil penelitian menunjukan pada prasiklus nilai rata-rata yang diperoleh adalah 66,8, sedangkan yang telah mencapai ketuntasan sebanyak 5 orang peserta didik, sehingga kemampuan belajar siswa pada prasiklus masuk dalam kriteria kurang. Pada siklus I nilai rata-rata yang diperoleh adalah 74,5 dan masuk dalam kriteria baik. Siklus II nilai rata-ratanya adalah 83,1, yang telah mencapai ketuntasan sebanyak  9 orang peserta didik dan yang belum tuntas 1 orang, sehingga masuk dalam kriteria sangat baik. Karena telah mencapai KKM yang sudah di tentukan oleh sekolah yaitu 70. Berdasarkan hasil refleksi dan evaluasi dari prasiklus, siklus I, dan siklus II ,Penerapan media gambar ini dapat meningkatkan kemampuan membaca permulaan siswa sehingga tercermin dalam indikator keberhasilan yang telah dicapai.
Tren Riset Media Kartun dalam Pendidikan Berdasarkan Database Scopus Tahun 2000-2023: Analisis Bibliometrik Dahrul Safitri; Syahrul Ramadhan
Jurnal Basicedu Vol 7, No 3 (2023): June
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v7i3.5126

Abstract

Penelitian ini menganalisis perkembangan dan tren penelitian tentang penggunaan media kartun dalam pendidikan anak usia dini menggunakan metode analisis bibliometrik. Melalui pencarian data menggunakan kata kunci "kartun" dan "pendidikan" pada database Scopus, penelitian ini menemukan sebanyak 478 dokumen yang relevan dari tahun 2000 hingga 2023. Penelitian ini dilaksanakan pada 13 Maret 2023. Hasil analisis bibliometrik menunjukkan adanya gejolak publikasi ilmiah dalam rentang waktu tersebut. Penulis paling produktif adalah Minematsu K dan Yokota C, dengan penulis lainnya juga memberikan kontribusi yang signifikan. Jurnal Computers and Education menjadi jurnal utama yang banyak memuat artikel terkait media kartun dalam pendidikan. Negara yang paling berkontribusi dalam penelitian ini adalah Amerika Serikat. Analisis tematik menunjukkan adanya potensi penelitian lebih lanjut dalam topik ini. Meskipun demikian, penelitian ini memiliki keterbatasan dan membutuhkan penelitian lanjutan untuk mendapatkan hasil yang lebih tepat dan akurat. Dengan pemahaman yang lebih baik tentang perkembangan dan tren penelitian ini, pengembang dan praktisi pendidikan dapat merancang program pembelajaran yang lebih efektif dan berbasis bukti
Keterampilan 4c (Critical Thinking, Creativity, Communication, dan Collaborative) Guru Bahasa Indonesia Sma dalam Pembelajaran Abad 21 di Era Industri 4.0 Keken Wulansari; Yaya Sunarya
Jurnal Basicedu Vol 7, No 3 (2023): June
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v7i3.5360

Abstract

Pembelajaran abad 21 menuntut guru untuk memiliki keterampilan yang mampu membekali peserta didik bersaing di era global.  Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji keterampilan 4C (Critical Thinking, Creativity, Communication, dan Collaborative) yang dimiliki guru bahasa Indonesia untuk mewujudkan pembelajaran yang sesuai dengan tantangan zaman. Keterampilan tersebut diperlukan untuk menyiapkan peserta didik menjadi sumber daya manusia (SDM) yang mampu beradaptasi dan dapat memanfaatkan teknologi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data studi pustaka dan wawancara kepada guru bahasa Indonesia. Studi pustaka dilakukan dengan menganalisis berbagai sumber yang relevan seperti buku dan jurnal. Wawancara dilakukan kepada empat orang guru bahasa Indonesia SMA negeri dan swasta. Analisis data dilakukan dengan cara reduksi data, analisis, kemudian penarikan kesimpulan. Hasil yang diperoleh dalam penelitian ini adalah guru bahasa Indonesia sudah memiliki keterampilan 4C sebagai keterampilan yang diperlukan oleh pendidik pada abad 21. Guru juga mengupayakan pembelajaran diintegrasikan dengan nilai-nilai life skill yang diperlukan oleh peserta didik dalam kehidupan nyata.
Pengaruh Model Pembelajaran Cooperative Learning Tipe TGT terhadap Kerja Sama dan Hasil Belajar Lay-Up Shoot Harris Alauddin Mazhar; Anung Priambodo
Jurnal Basicedu Vol 7, No 3 (2023): June
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v7i3.5828

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan pendekatan kuantitatif dan menggunakan desain Non-Randomized Control Group Pretest-Posttest Design. Penentuan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran cooperative learning terhadap kerja sama dan hasil belajar lay-up shoot pada peserta didik. Hasil dari uji t (Independent Samples T-Test) antara posttest kelas eksperimen dengan posttest kelas kontrol menunjukkan hasil pada kerja sama t hitung dengan df 60 lebih kecil dari t tabel nilai kritik sebesar (1,6<2,0) dan nilai sig sebesar (0,095>0,05), pada hasil belajar lay-up shoot aspek pengetahuan nilai t hitung dengan df 60 lebih kecil dari t tabel nilai kritik sebesar (1,5<2,0) dan nilai sig sebesar (0,120>0,05), dan aspek keterampilan t hitung dengan df 60 lebih kecil dari t tabel nilai kritik sebesar (0,9<2,0) dan nilai sig sebesar (0,362>0,05). Sehingga data dapat disimpulkan tidak ada perbedaan yang signifikan antara kelas eksperimen dengan kelas kontrol karena nilai t hitung lebih kecil dari t tabel nilai kritik
Pengaruh Penggunaan Model Pembelajaran Core Berbantuan Media Video Pembelajaran Terhadap Motivasi dan Hasil Belajar Siswa Wahyuni Rahayu; Nursalam Nursalam; Muhlis Madani
Jurnal Basicedu Vol 7, No 3 (2023): June
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v7i3.4928

Abstract

Penelitian ini mengkaji bagaimana media pembelajaran berbantuan video COREi i-Learning (koneksi, organisasi, refleksi, ekstensi) mempengaruhi motivasi dan hasil belajar siswa iLearning pada mata kuliah IPS di Kelas V SD Kartika XX-I Hasanuddin kota Makassar. Kelas-kelas tersebut diambil di Sekolah Hasanuddin di Kelas V. Penelitian ini dilakukan di kota Makassar. Investigasi menggunakan studi kelompok kuasi-eksperimental dengan kontrol yang tidak setara sebagai metodologinya. Untuk keperluan proyek penelitian ini, seluruh populasi yang berjumlah 125 siswa sekolah SD Kartika XX-I Hasanuddin yang terletak di kota Makassar dijadikan sebagai populasi sampel. Pengambilan sampel yang disengaja adalah pendekatan yang diambil untuk penelitian ini, dan jumlah peserta yang termasuk dalam analisis adalah 46 siswa kelas lima. Untuk memperoleh data, kami menggunakan hal-hal seperti tes dan observasi serta kuesioner. Untuk analisis data deskriptif dan inferensial, digunakan SPSS 2.0. Sebagai konsekuensi dari temuan penelitian, ditentukan nilai Sig sebesar 0,000, dan nilai ini kemudian digunakan untuk menghitung penolakan H0 demi penerimaan H1 dengan menggunakan rumus Sig (0,000) (0,05). Paradigma pembelajaran CORE (Connecting, Organizing, Reflecting, Extending) yang dilengkapi dengan bahan ajar berbasis video di kelas V SD Kartika XXI Hasanuddin Kota Makassar meningkatkan motivasi belajar siswa dan pembelajaran IPS. Siswa kelas V yang menggunakan paradigma pembelajaran CORE (Connecting, Organizing, Reflecting, Extending) menunjukkan hal tersebut.
Keefektifan Model Project Based Learning untuk Meningkatkan Keaktifan Belajar Siswa pada Pelajaran IPS Sekolah Dasar Hermin Nurhayati; Langlang Handayani; Nuni Wdiarti
Jurnal Basicedu Vol 7, No 3 (2023): June
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v7i3.5384

Abstract

Pembelajaran IPS bagi beberapa siswa sekolah dasar cenderung menjenuhkan dan menjadikan siswa pasif dalam proses belajar. Tujuan dari penelitian ini adalah sebagai bahan kajian terhadap keefektifan model PjBL untuk meningkatkan keaktifan belajar siswa pada pelajaran IPS. Metode penelitian ini adalah penelitian literatur review yang berisi uraian tentang teori, temuan, dan bahan penelitian lain yang diperoleh dari bahan acuan untuk dijadikan landasan literatur. Data dikumpulkan melalui penelusuran jurnal elektronik, Google Scholar dengan kata kunci “PjBL”, “hasil belajar IPS”, “konsep IPS”, dan “keaktifan siswa”. Hasil pencarian diperoleh 43 artikel relevan baik dalam negeri dan luar negeri. Hasil penelitian yang didapatkan bahwa kajian berupa penerapan PjBL di tingkat sekolah dasar terbukti efektif untuk meningkatkan keaktifan siswa pada mata pelajaran IPS dengan saran yaitu (1) mengkolaborasikan model PjBL dengan model pembelajaran inovatif lainnya, seperti Contextual Learning (CTL) dan Problem Based Learning (PBL); (2) mengintegrasikan model PjBL dengan instrumen Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD); (3) mengintegrasikan model PjBL dengan berbagai media ajar inovatif dalam bentuk media visual, dan audio visual. Kesimpulannya bahwa model pembelajaran berbasis Project Based Learning (PjBL) jika diterapkan pada pembelajaran IPS khususnya di sekolah dasar terbukti efektif mampu meningkatkan keaktifan belajar siswa
Pengaruh Intensitas Penggunaan Smartphone terhadap Pembentukan Karakter Disiplin Siswa Sekolah Dasar Islam Terpadu Yeni Pariyatin; Eri Satria; Dini Destiani Siti Fatimah
Jurnal Basicedu Vol 7, No 3 (2023): June
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v7i3.4527

Abstract

Pandemi Covid yang melanda dunia termasuk Indonesia sekitar tahun 2019 berdampak bidang pendidikan. Sejak berlakunyakebijakan pembelajaran dilakukan secara daring, mengarahkan siswa untuk lebih intens berinteraksi dengan gawai. Terjadi peningkatan penggunaan gawai pada anak khususnya smartphone. Meningkatnya intensitas penggunaan smartphone dikhawatirkan akan mempengaruhi terhadap pembentukan karakter disiplin anak atau siswa.Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mendapatkan data yang valid serta menguji pengaruh Intensitas Penggunaan Smartphone Terhadap Pembentukan Karakter Disiplin Siswa Sekolah Dasar Islam Terpadu. Jenis penelitian ini deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Sampel yang digunakan berasal dari peserta didik kelas V-VI dari dua Sekolah Dasar Islam Terpadu di Kabupaten Garut berjumlah 90 responden. Pengumpulan data menggunakan observasi, studi pustaka, wawancara, dan kuesioner. Instrumen penelitian menggunakan skala likert. Uji hipotesis yang digunakan melalui uji t, uji f, dan koefisien determinan atau R Square. Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh positif dan signifikan secara parsial intensitas penggunaan smartphone terhadap pembentukan karakter disiplin siswa sekolah dasar islam terpadu. Secara simultan intensitas penggunaan smartphone berpengaruh signifikan terhadap pembentukan karakter disiplin siswa sekolah dasar islam terpadu. AbstractThe Covid pandemic that hit the world including Indonesia around 2019 had an impact on the education sector. Since the enactment of the policy, learning is done online, directing students to interact more intensely with devices. There has been an increase in the use of devices in children, especially smartphones. It is feared that the increased intensity of smartphone use will affect the formation of the disciplinary character of children or students. The aims of this study were to obtain valid data and examine the effect of smartphone use intensity on the Disciplinary Character Formation of Integrated Islamic Elementary School Students. This type of research is descriptive with a quantitative approach. The sample used came from students in class V-VI from two Integrated Islamic Elementary Schools in Garut Regency totaling 90 respondents. Collecting data using observation, literature study, interviews, and questionnaires. The research instrument uses a Likert scale. The hypothesis test is used through the t test, f test, and the determinant coefficient or R Square. The results showed that there was a positive and significant effect partially on the intensity of smartphone use on the formation of the disciplinary character of integrated Islamic elementary school students. Simultaneously the intensity of smartphone use has a significant effect on the formation of the disciplinary character of integrated Islamic elementary school students. 
Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis Siswa Menggunakan Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) Risa Endah Zakiyah; Dudung Suryana; Rizki Hadiwijaya Zulkarnaen
Jurnal Basicedu Vol 7, No 3 (2023): June
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v7i3.5693

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya keterampilan berpikir kritis siswa. Tujuan penelitian ini yaitu untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa di kelas V SDN Wangunharja pada proses pembelajaran IPA materi Panas dan Perpindahannya. Alternatif solusi yang digunakan dalam penelitian ini yaitu penerapan model pembelajaran PBL (Problem Based Learning) dalam proses pembelajaran IPA. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini yaitu Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan sebanyak 2 siklus. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu tes, observasi dan dokumentasi. Hasil tes berpikir kritis siswa pada pra tindakan mendapatkan nilai rata-rata 49,375 dengan persentase siswa yang sudah kritis hanya mencapai 12,5%.  Pada siklus I nilai rata-rata hasil tes berpikir kritis meningkat menjadi 69,375 dengan persentase siswa yang sudah kritis mencapai 37,5%. Pada silus II nilai rata-rata hasil tes berpikir kritis meningkat lagi menjadi 80,9375 dengan persentase siswa yang sudah kritis mencapai 75%. Berdasarkan hasil tes tersebut menunjukkan bahwa adanya peningkatan keterampilan berpikir kritis siswa dari mulai pra tindakan, ke siklus I, sampai siklus II. Maka dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran PBL dapat meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa di kelas V SDN Wangunharja Kecamatan Salopa Tahun Ajaran 2022/2023.
Pengembangan Media Pembelajaran Aplikasi Digital (API) untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Kelas IX MTs Pada Materi Hutang Piutang Helnanelis Helnanelis; Khairul Anam
Jurnal Basicedu Vol 7, No 3 (2023): June
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v7i3.5572

Abstract

Perkembangan zaman yang begitu cepat merupakan sebuah tantangan bagi setiap individu manusia dalam mempertahankan dan mengembangkan dirinya, agar mampu berdaya saing dengan individu yang lain, baik dari segi aspek ekonomi, politik, sosial, pendidikan dan lain sebagainya. Namun yang lebih menarik dalam pembahasan ini ialah tentang pendidikan, tempat para pendidik dan peserta didik berproses untuk dapat mempersiapkan dirinya dikemudian hari. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan pandangan dan arah yang baru kepada pendidik untuk dapat mengembangkan strategi pembelajarannya ke arah digital. Sehingga dalam penelitian ini penulis menggunakan metode literatur, dengan membaca dan meneliti penelitian yang sebelumnya pernah ada lalu mengembangkannya dan ini merupakan sebuah penelitian Reserch adn Development (R&D). Maka dari itu diperlukan sebuah inovasi-inovasi yang baru dalam dunia pendidikan, salah satuya dengan menggunakan teknologi dalam proses pembelajaran, seperti aplikasi digital yang belakangan ini para pendidik dituntut untuk dapat merancang dan mengoprasikannya dalam pembelajaran. Hal ini merupakan sebuah tantangan sekaligus peluang untuk para pendidik agar dapat meningkatkan kualitas kependidikannya serta sebuah solusi terbaru dalam proses pembelajaran sehingga mempermudah para peserta didik untuk dapat memahami  pembelajaran yang disampaikan didalam kelas. Sehingga Aplikasi Digital ini merupakan sebuah solusi dalam dunia pendidikan, karena pendidik dan peserta didik dapat mengakses dan menjalankan materi pembelajaran dimana saja dan kapan saja tanpa dibatasi oleh ruang dan waktu

Filter by Year

2017 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 9 No. 5 (2025): In Progress Vol. 9 No. 4 (2025): August Vol. 9 No. 3 (2025): Juni Vol. 9 No. 2 (2025): April Vol. 9 No. 1 (2025): February Vol. 8 No. 6 (2024) Vol. 8 No. 5 (2024) Vol. 8 No. 4 (2024) Vol. 8 No. 3 (2024) Vol. 8 No. 2 (2024) Vol. 8 No. 1 (2024) Vol. 7 No. 6 (2023) Vol. 7 No. 5 (2023) Vol. 7 No. 4 (2023) Vol 7, No 3 (2023): June Vol. 7 No. 3 (2023) Vol 7, No 2 (2023): April Vol. 7 No. 2 (2023) Vol. 7 No. 1 (2023) Vol 7, No 1 (2023): February Vol 6, No 5 (2022): October Pages 7664-9236 Vol 6, No 4 (2022): August Pages 5501-7663 Vol 6, No 3 (2022): June Pages 3200-5500 Vol 6, No 2 (2022): April Pages 1500- 3199 Vol 6, No 1 (2022): February, Pages 1-1500 Vol 6, No 6 (2022): December 2022 Vol. 6 No. 6 (2022) Vol. 6 No. 5 (2022) Vol. 6 No. 4 (2022) Vol. 6 No. 3 (2022) Vol. 6 No. 2 (2022) Vol. 6 No. 1 (2022) Vol 5, No 6 (2021): December Pages 5001-6500 Vol 5, No 5 (2021): : October Pages 3001-5000 Vol 5, No 4 (2021): August Pages 1683- 3000 Vol 5, No 3 (2021): June Pages 1111-1682 Vol 5, No 1 (2021): February 2021, Pages 1-445 Vol 5, No 2 (2021): April Pages 446-1111 Vol. 5 No. 6 (2021) Vol. 5 No. 5 (2021) Vol. 5 No. 4 (2021) Vol. 5 No. 3 (2021) Vol. 5 No. 2 (2021) Vol. 5 No. 1 (2021) Vol 4, No 4 (2020): October, Pages 775-1467 Vol 4, No 3 (2020): July, Pages 523-774 Vol 4, No 2 (2020): April, Pages 228-521 Vol 4, No 1 (2020): January, Pages 1-227 Vol. 4 No. 4 (2020) Vol. 4 No. 3 (2020) Vol. 4 No. 2 (2020) Vol. 4 No. 1 (2020) Vol 3, No 4 (2019): October Pages 994-2165 Vol 3, No 3 (2019): July Pages 850 - 993 Vol 3, No 2 (2019): April Pages 263- 849 Vol 3, No 1 (2019): January Pages 1-262 Vol. 3 No. 4 (2019) Vol. 3 No. 3 (2019) Vol. 3 No. 2 (2019) Vol. 3 No. 1 (2019) Vol 2, No 1 (2018): April Pages 1-165 Vol 2, No 2 (2018): October Pages 1-74 Vol. 2 No. 2 (2018) Vol. 2 No. 1 (2018) Vol 1, No 2 (2017): October Pages 1-84 Vol 1, No 1 (2017): April Pages 1-95 Vol. 1 No. 2 (2017) Vol. 1 No. 1 (2017) More Issue