Articles
648 Documents
Studi Komparasi Suasana Psikologis yang Dibutuhkan Anak Autis dan Non Autis untuk Pemilihan Warna Interior
Dewanto, Ryandika;
Indrawati, I
Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur 2021: Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Salah satu elemen pembentuk dalam desain interior adalah warna. Warna dapat memberikan efek psikologis tertentu terhadap perkembangan anak, baik itu autis maupun non-autis. Agar dapat memberikan warna yang sesuai dengan kebutuhan pada interior maka diperlukan kajian bagaimana anak autis dan non-autis memilih warna. Penelitian ini bertujuan untuk a) Mengetahui faktor yang mempengaruhi pemilihan warna pada anak autis dan non-autis; b) Mengetahui jenis warna yang dapat diterapkan dalam interior ruang untuk anak autis dan non-autis. Dalam kajian ini, metode yang digunakan adalah studi literature dengan komparasi isi dari penelitian terdahulu. Penelitian ini dilakukan hanya berdasarkan pada karya tertulis. Dengan menggunakan metode penelitian itu, akan menghasilkan sumbangan pemikiran, dan evaluasi yang dapat digunakan dalam bidang pendidikan atau ilmu pengetahuan khususnya mengenai pengaruh pemilihan warna pada interior anak autis dan non-autis. Hasil dari penilitian ini adalah a) faktor yang mempengaruhi penerapan warna pada anak adalah karakteristik anak dan karakter ruang yang akan digunakan; dan b) warna menciptakan suasana pskilogis yang mampu merangsang anak untuk beraktifitas, kreatif, dan konsentrasi, seperti anak hipersensori yang memerlukan warna dingin dan tenang seperti biru dan warna pastel, anak hiposensori yang membutuhkan warna hangat dan ceria seperti merah dan orange, dan untuk anak non-autis membutuhkan komposisi warna yang kontras dan terang seperti warna merah dan orange.
Kenyamanan Psikologis pada Desain Interior Fasilitas Kebidanan (Studi Kasus: Rumah Bersalin di Kabupaten Wonogiri)
Kumala, Kurnia Indera;
Arsandrie, Yayi
Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur 2021: Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Kehamilan merupakan sebuah proses yang sangat penting pada hidup seorang wanita. Timbul berbagai perasaan dari rasa senang, syukur, haru hingga cemas. Sebagian besar ibu merasakan kecemasan menjelang kelahiran bayinya. Selain faktor lingkungan dan sosial, faktor biologis juga berperan dalam pengendalian rasa cemas pada ibu hamil. Hormon endorfin adalah hormon yang dilepaskan saat manusia merasa senang dan mampu memberikan efek nyaman serta mengurangi rasa sakit. Salah satu rangsangan yang dapat memicu hormon ini adalah rangsangan visual. Melalui penelitian ini, diharapkan arsitektur dapat berperan dalam memberikan solusi terkait kecemasan ibu hamil dalam bentuk rangsangan visual melalui desain interior ruang bersalin. Metode yang digunakan untuk memperoleh data pada penelitian ini adalah observasi dan kuesioner, sedangkan analisis dilakukan dengan deksriptif kualitatif. Hasil yang didapat menunjukkan bahwa kenyamanan psikologis pada ruang bersalin dipengaruhi oleh warna, pencahayaan, tata ruang dan sirkulasi, pemilihan furnitur, serta penghawaan. Maka dari itu, dapat ditarik kesimpulan bahwa penataan interior pada fasilitas kebidanan berpengaruh pada tingkat kecemasan pasien.
Identifikasi Potensi Perkebunan Karet Polokarto sebagai Destinasi Wisata Alam
Erfanto, Reski;
Suharyani, S
Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur 2021: Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Latar belakang penelitian ini dilakukan atas respon penulis melihat fenomena yang terjadi di kawasan perkebunan karet Polokarto. Dimana tempat tersebut ramai dikunjungi masyarakat dari berbagai kalangan baik untuk berwisata maupun sekedar berbincang-bincang sambil menikmati suasana sekitar. Perkebunan karet Polokarto merupakan kawasan perkebunan yang masih aktif dimanfaatkan hasil panenya oleh masyarakat sekitar, dikembangkan dengan cara menanam pohonya dalam jumlah banyak menciptakan fenomena alam yang indah. Pohon karet yang rindang tumbuh tinggi menjulang menarik perhatianmasyarakat sekitar untuk mendatangi tempat tersebut. Kawasan perkebunan karet Polokarto merupakan kawasan yang tujuan penciptaanya untuk sektor pertanian yang tumbuh menjadi daya tarik masyarakat sebagai objek wisata. Disaat masyarakat sedang menghadapi pandemi yang sedang terjadi, wisata alam dapat menjadi alternatif sebagai sarana untuk menjaga kesehatan dan pemulihan karena memiliki konsep mengutamakan kualitasperjalanan dengan memanfaatkan alam dengan tetap menerapkan protokol kesehatan. Dibandingkan konsep wisata lainya yang tidak relevan untuk diterapkan ditengah kebiasaan baru saat pandemi.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi dan menganalisa mengenai potensi yang dimiliki kawasan kebun karet Polokarto untuk dapat dikembangkan menjadi objek wisata alam. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Lokasi penelitian yaitu sepanjang kawasan kebun karet di Desa Bulu, Polokarto. Sumber data yang digunakan ialah hasil pengamatan dilapangan beserta mengambil dari berbagai literatur. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi dan studi dokumentasi. Hasil penelitian ini yaitu: mengetahui bahwa kawasan perkebunan karet Polokarto memiliki potensi untukdikembangkan menjadi destinasi wisata alam karena memiliki unsur alam yang menarik disertai adanya fasilitas penunjang lainya serta memungkinkan penerapan protokol kesehatan dilakukan sehingga menciptakan wisata yang sehat dimasa pandemi.
Studi Keberadaan Signed Obyek Wisata (Studi Kasus Museum Karst Indonesia)
Dewandanu, Alifaji;
Priyatmono, Alpha Febela
Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur 2021: Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Kawasan museum karst mempunyai luas 30 Ha yang berlokasi di desa Gebangharjo, Kecamatan Pracimantoro, Kabupaten Wonogiri. Daerah karst terbentuk oleh pelarutan batuan batuan hasil pelarutan batu dan endapan yang kebanyakan batu gamping yang mana bagian bagian batuan cenderung berbentuk gua ,ini yang disebut daerah karst asli.permaslahan pada kawasan ini adalah kurangnya minat wisatawan mengenai goa-goa sedangkan karst itu sendiri identik dengan goa-goa, penelitian ini bertujuan mengkaji komponen pada jalur wisata yaitu rambu-rambu atau signed dicurigai permasalahan kurangnya minat wisatawan karena tidak mengetahui arah atauinformasi tentang arah arah tujuan wisata goa-goa sangat kurang padahal merupakan ciri khas dan saksi bisu yang nyata terkait sejarah terbentuknya kawasan karst. Penelitian dilakukan dengan metode induktif kualitatif. Berdasarkan pendekatan kualitatif maka penelitian menggunakan teknik pengumpulan data dengan cara studi pustaka,observasi ,dokumentasi dan wawancara. Hasil penelitian ini berupa pernyataan dari wisatawan maupun penegelola kawasan karst mengenai pengaruh rambu-rambu terhadap obyek wisata goa goa .Kesmpulan pada penelitian ini yaitu rambu rambu jalur wisata sangat berpengaruh terhadap minat kunjungan wisatawan sehingga dapat menjadi acuan pembangunan maupun pengelolaan kawasan karst dengan baik kedepannya.
Analisa Kebersihan Wisata Watu Jonggol di Kecamatan Sine Kabupaten Ngawi (Kajian Perilaku dan Sebaran Tempat Pembuangan Sampah)
Pangestu, Dimas Aji;
Indrawati, I
Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur 2021: Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Watu Jonggol merupakan kawasan wisata yang menyuguhkan pemandangan alam lereng Gunung Lawu dengan pesona air terjun yang masih alami. Berlokasi di Desa Pandansari, Kecamatan Sine, Kabupaten Ngawi, Provinsi Jawa Timur. Secara resmi dibuka pada tanggal 15 september 2014. Namun, awal tahun 2019 kawasan Wisata Watu Jonggol menjadi sepi pengunjung. Penyebab utama adalah kurang diperhatikannya kebersihan lingkungan wisata sehingga terlihat kumuh dan kurang menarik. Penulis tertarik untukmelakukan penelitian di wisata watu jonggol. Penelitian ini bertujuan untuk: a; Mengidentifikasi perilaku wisatawan pada saat membuang sampah (caranya). b; Mengetahui area mana saja yang terkena dampak sampah untuk diperbaiki dan ditambahkan tempat pembuangan sampah. Metode penelitian menggunakan teknik analisis data berupa analisis deskriptif kualitatif. Manfaat dari penelitian ini adalah: a; Mengetahui apa penyebab terjadinya perilaku tersebut, b; Mengantisipasi kerusakan lingkungan dan ekosistem alam, c; Menjadi kawasan wisata yang sehat, bersih dan aman. Hasil yang diperoleh: a; Mengetahui faktor apa saja penyebab perilaku wisatawan membuang sampah sembarangan, b; Mendapatkan data area mana saja yang perlu ditambahkan fasilitas kebersihan yaitu tempat pembuangan sampah baru dengan melakukan penataan ulang dan pemetaan ulang untuk menentukan area tersebut.
Identifikasi Potensi Wisata Kreatif di Desa Salam Karangpandan
Nugraharti, Hidayah Salsabiela;
Priyatmono, Alpha Febela
Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur 2021: Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Desa Salam merupakan salah satu desa yang terdapat di Kecamatan Karangpandan yang memiliki banyak potensi-potensi yang dapat dikembangkan menjadi objek atau destinasi wisata. Nilai potensial tersebut terdiri dari potensi sejarah, tradisi, arsitektur, kuliner, kerajinan, kesenian, dan cara hidup masyarakat. Desa Salam menginginkan suatu pengembangan yang baik untuk mencapai visi misi dan tujuan desa sebagai desa wisata dan berperan dalam pemberdayaan masyarakat. Akan tetapi terdapat permasalahan dalam mewujudkan pengembangan desa yaitu kurangnya kesadaran masyarakat akan potensi desa dan kurangnya kerjasama dan koordinasi antar pihak pembuat kebijakan (pemerintah) dengan masyarakat desa. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi potensi yang terdapat di Desa Salam kemudian dianalisis potensi apa saja yang dapat dikembangkan menjadi wisata yang berbasis wisata kreatif. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan penekanan pada proses observasi, wawancara, dan studi literatur. Hasil dari penelitian ini berupa rekomendasi kegiatan yang berada di Desa Salam yang mampu dikembangkan menjadi wisata kreatif.
Pemanfaatan Air Hujan sebagai Sumber Air Bersih dengan Menggunakan Filter Serbuk Keramik
Wahyudi, Hari Dwi;
Aini, Syarifah
Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur 2021: Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Air sebagai materi esensial bagi kehidupan manusia, dari hal tersebut penelitian ini dilakukan dengan tujuan merancang suatu model filter air yang mampu mengolah dan meningkatkan kualitas air hujan sehingga memenuhi standar kualitas higiens dan sanitasi untuk air bersih. Model filter air ini merupakan bagian pelengkap dari Sistem Pemanenan Air Hujan (SPAH). Hasil uji kualitas air hujan menunjukkan warna air bernilai angka 78 TCU, warna air ini melebihi ambang batas baku mutu syarat. Parameter kimia yang diuji sudah memenuhi baku mutu yang dipersyaratkan kecuali 3 parameter kimia yaitu pH, Kadmium dan Zat Organik (KMnO4). Sedangkan untuk parameter biologi, hasil uji kualitas air hujan nilai yang diperoleh masih jauh dari ambang batas yang dipersyaratkan. Komposisi media filter air hujan yang dirancang berdasarkan hasil analisa uji kualitas air hujan. Tabung filter air hujan terbuat dari pipa PVC diameter 4 inchi, dengan panjang 80 cm. Komposisi media filter, terdiri dari: karbon aktif, tebal 25 cm; serbukkeramik, tebal 25 cm; pasir vulkanik, tebal 15 cm; dan kerikil, tebal 10cm. Hasil uji kualitas air hujan yang telah difiltrasi menunjukkan nilai di bawah ambang batas maksimal menurut Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 32 Tahun 2017.
Identifikasi Fungsi Landmark dan Citywalk Sepanjang Jalan Lawu Karanganyar
Hanif, Ichwanda Yudita;
Qomarun, Q
Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur 2021: Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Latar belakang penelitian ini adalah mengidentifikasi fungsi landmark dan citywalk pada pusat kota sebagai upaya mewujudkan identitas kota untuk membangun citra kota. Sebuah kota bisa dikatakan berkesan dari segi pandang pengunjung dari luar kota dengan memenuhi kriteria. Untuk mengetahui kriteria seberapa besar pengaruh landmark di pusat kota terhadap pembentukan citra kota dilakukan penelitian berlokasi sepanjang jalan lawu karanganyar, mulai dari simpang empat papahan sampai simpang lima terminal tegal gede. Langkah-langkah penelitian untuk mengetahui seberapa besar fungsi landmark terhadap identitas dan membangun citra kota dilakukan penelitian melalui kuisioner dan wawancara dengan mencari narasumber yang sedang beraktifitas di sepanjang jalan lawu. kesimpulan dari penelitian ini mengidentifikasi seberapa besar kekuatan landmark dan citywalk di sepanjang jalan lawu karanganyar dapat berfungsi dengan baik sebagai identitas kota dan penanda suatu tempat.
Identifikasi Potensi Desa Kembang Langit sebagai Desa Wisata Agro
Subardi, Gilang Aminullah Putra;
Raidi, Samsudin
Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur 2021: Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Laporan Tugas Akhir ini menganalisi tentang Potensi dan Pengembangan Desa Kembang Langit. Tujuan dari penelitian ini untuk mencari potensi yang ada di Desa Kembang Langit, upaya-upaya yang harus dilakukan dalam pengembangannya, dan kendala-kendala yang dihadapi didalam mengembangkan Desa Wisata di Desa Kembang Langit. Penelitian ini disajikan secara deskriptif yaitu menggambarkan dari informasi tentang potensi Desa Kembang Langit. Wawancara, observasi, dan studi pustaka adalah metode yang digunakan untuk pengumpulan data pada penelitian ini. Hasil Penelitian ini menunjukkan bahwa Desa Kembang Langit memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai Desa Wisata di Kecamatan Blado, Kabupaten Batang. Dalam pengembangan Agrowisata Desa Kembang Langit ini ternyata masih mengalami berbagai kendala yang ada, antara lain : kurangnya fasilitas umum yang ada, akses transportasi umum menuju Desa yang belum begitu memadai, kurangnya intensitas publikasi tentang potensi Agrowisata Desa Kembang Langit, serta masyarakat sekitar yang kurang paham tentang Agrowisata. Kesimpulannya dari penelitian adalah Desa Kembang Langit memiliki potensi alam dan sosial budaya yang dapat dikembangkan sebagai obyek wisata dengan daya tarik sebagai Desa Wisata.
City Branding Kota Surakarta: Peran Arsitektur dalam Pembentukan Ekspresi Kota
Mumtazia, Lazuardi Azhar;
Saputra, Andika
Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur 2021: Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Agar dapat memiliki daya saing pariwisata dalam skala global, maka berbagai negara dan kota melakukan upaya untuk menonjolkan karakteristik khusus yang mereka miliki, yaitu dengan mengusung city branding. Arsitektur sebagai komponen pembentuk kota tentunya akan sangat berperan dalam berbagai permasalahan ruang (place) dan mengemasnya menjadi sebuah produk city branding. Keberagaman persepsi terhadap city branding kotanya membuat tiap pemangku kepentingan (stakeholders) memiliki kebutuhan dan harapan yang berbeda – beda. Faktor yang juga mempengaruhi adalah karena secara alamiah kota terus tumbuh dan berkembang. Penelitian ini bertujuan mengetahui persepsi masyarakat terhadap arsitektur Kota Surakarta dalam mengekspresikan city branding kotanya sebagai bahan masukan untuk pembuat kebijakan. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian Induktif kualitatif yang bersifat deskriptif. Hasil yang diperoleh adalah bagaimana persepsi masyarakat sebagai stakeholder dalam menilai arah pembangunan dan potensi pariwisata Kota Solo. Pemerintah juga perlu memperhatikan lagi bangunan sepanjang koridor kota agar dapat memperlihatkan identitas kotanya dan perlunya perhatian lebih terhadap perlindungan dan perawatan cagar budaya yang seharusnya sesuai dengan tagline “Solo masa lalu adalah Solo masa depan”. Pengembangan setiap distrik di Kota Solo juga dapat mencontoh Laweyan sebagai daerah yang berhasil dalam mengekspresikan karakter kotanya