cover
Contact Name
Yasir Sidiq
Contact Email
lppi@ums.ac.id
Phone
+6282134901660
Journal Mail Official
lppi@ums.ac.id
Editorial Address
Gedung H - Kampus 2 UMS Jl. Ahmad Yani, Pabelan, Kartasura, Sukoharjo 57169, Jawa Tengah, Indonesia
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur
ISSN : -     EISSN : 27218686     DOI : -
Core Subject : Engineering,
SIAR atau yang lebih dikenal dengan Seminar Ilmiah Arsitektur adalah rangkaian seminar nasional tahunan yang diselenggarakan oleh Prodi Arsitektur Universitas Muhammadiyah Surakarta
Articles 648 Documents
Eksplorasi Potensi Pengembangan Alun-Alun Kabupaten Cilacap sebagai Identitas Arsitektur di Wilayahnya Laksono, Wibowo Dwi; Astuti, Dyah Widi
Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur 2021: Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keberadaan Alun-alun Kota di Pulau jawa di fungsikan sebagai salahsatu indentitas arsitektur pada beberapa wilayahnya, hal tersebut karena Alun-alun memiliki nilai sejarah dan budaya yang erat kaitannya dengan sistem tata kota di Pulau Jawa. Namun seiring dengan perkembangan zaman, keberadaan Alun-alun mulai banyak diabaikan dan tidak dimaksimalkan pembangunannya sehingga penelitian tentang potensi pengembangan Alun-alun dirasa sangat diperlukan. Kabupaten Cilacap digunakan sebagai studi kasus karena wilayah ini masih mempertahankan Alun-alun sebagai pusat kota dan sebagai area pendukung berbagai aktivitas bagi warganya. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi potensi pengembangan Alun-alun Kabupaten Cilacap dengan tetap mengindahkan fungsinya sebagai identitas kota. Metode yang digunakan dalam mencapai tujuan tersebut adalah analisis kualitatif menggunakan metode analisis swot yang didapatkan dari proses studi literatur, observasi dan penyebaran kuisioner. Dengan menggunakan metode analisis tersebut didapatkan beberapa rekomendasi potensi pengembangan Alun-alun Kabupaten Cilacap yaitu, potensi redesain pada pendopo dan Alun-alun, penambahan beberapa fasilitas umum, penataan pedagang kaki lima, penambahan panggung live music, renovasi pada plaza, pada bangunan ruko dan pedestrian, serta revitalisasi pada Taman Zebra.
Hubungan Spasial Masjid Agung, Pasar Klewer, dan Permukiman Kauman di Masa Kini Tiaranisa, T; Saputra, Andika
Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur 2021: Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Reduksi fungsi masjid yang pada awalnya mewadahi ibadah mahdah dan ghairu mahdah kini hanya terbatas pada ibadah mahdah saja. Reduksi fungsi masjid yang terjadi terus menerus ini dikhawatirkan akan menghilangkan peran masjid di dalam masyarakat. Lokasi masjid yang sering ditempatkan sebagai pusat sebuah permukiman (kota), sebagai salah satu elemen arsitektur, tidak terlepas dari fungsi dan manusia yang menggunakannya. Salah satu sistem tata ruang yang menjadikan masjid sebagai salah satu elemen utamanya adalah Catur Gatra Tunggal (empat elemen menjadi satu kesatuan) yang terdiri atas keraton, masjid, pasar, dan alun-alun. Sistem tata ruang ini dapat ditemui pada kerajaan Islam di Jawa, salah satunya kota Surakarta. Seiring berjalannya waktu, hubungan di antara keempat elemen tersebut mengalami perubahan sehingga diperlukan kajian lebih lanjut tentang hubungan spasial antara masjid dan elemen di sekitarnya agar fungsi masjid sebagai wadah ibadah mahdah dan ghairu mahdah dapat tercapai. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi hubungan spasial di antara Masjid Agung, Pasar Klewer, dan permukiman Kauman di Surakarta di masa kini. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan penekanan kepada proses observasi dan wawancara. Hasil pengumpulan data akan menggambarkan perubahan hubungan spasial yang terjadi di antara Masjid Agung, Pasar Klewer, dan permukiman Kauman.
Identifikasi Program Pengembangan Kota Hijau (P2KH) pada Ruang Terbuka Hijau dalam Mewujudkan Konsep Smart City (Studi Kasus : Taman Samarendah di Samarinda) Widodo, Ervina Meillin; Syamsiyah, Nur Rahmawati
Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur 2021: Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam perencanaan kota, ruang terbuka hijau kerap dianggap sebagai elemen pendukung terbentuknya Smart City. Ruang Terbuka Hijau menjadi tempat berkembangnya kawasan hijau, fasilitas publik dan pelengkap lingkungan lainnya yang dapat berfungsi secara optimal menunjang pembangunan perancangan smart city. Lokasi penelitian ini adalah Taman Samarendah di Samarinda. Taman ini dibangun pada tahun 2014 sebagai Ruang Terbuka Hijau baru yang dibangun oleh pemerintah kota Samarinda untuk memenuhi kebutuhan ruang terbuka hijau di Samarinda. Penelitian ini bertujuan untuk mencari atau mengidentifikasi komponen karakteristik ruang terbuka hijau Taman Samarendah dalam perencanaan smart city dengan menggunakan konsep Program Pengembangan Kota Hijau (P2KH) yaitu Atribut Kota Hijau. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif berdasarkan observasi dan studi lapangan. Pada hasil penelitian, Taman Samarendah dalam masih belum memenuhi dalam perwujudan konsep smart city penerapan pada ruang terbuka hijau. Peran dan kerja sama masyarakat Samarinda dapat memberikan inovasi terkait pengembangan perancangan konsep smart city. Pengelolaan dan pengembangan ruang terbuka hijau dengan komponen konsep smart city perlu dilakukan untuk mewujudkan konsep smart city pada ruang terbuka hijau dengan baik.
Masjid Musafir Studi Kasus: Masjid Raya Baburrahmat Pargarutan Afifah, Nadhilah Alya; Saputra, Andika
Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur 2021: Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sumatera Utara merupakan provinsi terbesar ke-2 di Indonesia, sehingga perdagangan cukup pesat berpegaruh kepada kabupaten dan kota yang berada di Sumatera Utara, salah satunya Kabupaten Tapanuli Selatan. Dimana letak Masjid Raya Baburrahmat berada di Kelurahan Pargarutan, Kecamatan Angkola Timur, Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatera Utara 22758. Adapun yang melatar belakangi ataupun yang mengilhami si pemilik masjid tidak lepas dari letak geografis Pargarutan sebagai jalan nasional, lintas Medan, Padang, dan Pekanbaru. Sehingga banyak musafir yang lalu lalang melintasi Masjid Raya Baburrahmat Pargarutan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi peran Masjid Raya Baburrahmat Pargarutan dalam mewadahi para musafir jalan lintas Sumatera dan untuk menemukan faktor apa saja yang menjadikan masjid tersebut bisa mewadahi musafir. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan penekanan kepada observasi, wawancara, dan dokumenarasi. Hasil yang diperoleh merupakan pemaknaan antara proses observasi, wawancara, dan dokumentasi sehingga didapat penafsiran dari peran masjid dan faktor yang menjadikan masjid bisa mewadahi musafir. Untuk analisa peran berisi ruang dan kegiatan masjid, untuk faktor berisi fasilitas dan manajemen masjid.
Analisis Paparan Radiasi Sinar Ultraviolet (UV-A) pada Segmen Koridor Jalan Gatot Subroto Surakarta Prayuda, Manggala Dwi Anom; Qomarun, Q
Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur 2021: Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kondisi Termal global meningkat setiap tahunnya karena penurunan lapisan stratosfer secara global sebesar 3% dalam kurun waktu 20 tahun terakhir, kondisi berkurangnya ozon ini, didukung oleh hasil monitoring lembaga penerbangan dan antariksa nasional (http://lapan.com/ozon-bidang komposisi atmosfer) yang menyatakan bahwa di atas antariksa lapisan ozon menipis 50% pada musim dingin dan musim panas sehingga sinar UV-A yang sampai ke bumi bertambah. Meningkatnya sinar UV-A dan kurangnya persiapan serta laju pertumbuhan Kota yang begitu cepat dengan ketidaksadaran terhadap Kondisi Atmosfer Kota menjadi pemicu utama permasalahan Termal Ruang Kota muncul. Metode yang digunakan adalah metode observasi langsung dan studi literatur, Model simulasi menggunakan Software Rhinoceros-Ladybug dan hasil Output di sesuaikan dengan standar nilai ambang batas paparan radiasi. Hasil Penelitian ini menunjukan nilai cacah radiasi minimum dan maksimum sinar UV-A dalam sehari dan sebulan berturut turut untuk segmen 1 jalan Gatot Subroto Surakarta berkisar 0,38 μW/cm2 sampai 0,82 μW/cm2 ; 0,36 μW/cm2 sampai 0,77 μW/cm2. Untuk segmen 2 jalan Gatot Subroto Surakarta berkisar 0,39 μW/cm2 sampai 1,15 μW/cm2 ; 0,59 μW/cm2 sampai 1,18 μW/cm2 . Bentuk kurva paparan radiasi sinar UV-A selama sebulan pada kedua segmen menunjukkan bahwa pada jam pertama hingga jam ke tinga mengalami fluktuasi yang besar akibat adanya perubahan titik dan intensitas matahari. Namun, jam ke lima sampai ketujuh relatif sama sama karena kondisi titik dan intensitas matahari tidak memaparkan intensitas yang tinggi. Untuk Interval cacah radiasi sinar UV-A yang dipancarkan matahari pada kedua lokasi tersebut berkisar 0,05 μW/cm2 sampai 1,17 μW/cm2 pada interval itu, Intensitas yang terukur didominasi oleh cacah radiasi 0,09 μW/cm2 sampai 1,15 μW/cm2 . Nilai ini, jika dibandingkan dengan nilai ambang batas pada table 1 lebih dari 0,08 μW/cm2 dan dinyatakan berbahaya untuk waktu paparan selama 1 jam per hari tepatnya pukul 10:00 – 14:00 WIB.
Evaluasi Program Pengembangan Kota Hijau (P2KH) pada Taman Kota. (Studi Kasus Taman Pandan Wilis, Kabupaten Nganjuk) Sholihah, Ica Trisnasari Putri; Astuti, Dyah Widi
Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur 2021: Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Program Pengembangan Kota Hijau atau disingkat sebagai P2KH merupakan salah satu program yang diwujudkan oleh pemerintah sebagai upaya pengadaan keberlanjutan lingkungan. Taman Kota Pandan Wilis merupakan taman yang dibangun oleh pemerintah kabupaten Nganjuk pada tahun 2015. Taman tersebut termasuk dalam salah satu program pengembangan kota hijau (P2KH) yang dilaksanakan oleh pemerintah kabupaten Nganjuk pada tahun 2015. Setelah 5 tahun dari pelaksanaan program P2KH ini, saat ini merupakan waktu yang tepat untuk melakukan evaluasi terhadapkelangsungan implementasi P2KH pada taman Pandan Wilis tersebut. Evaluasi pada kelangsungan implementasi ini mencakup pada pemanfaatan, pengelolaan serta keberlanjutan dari masing-masing kriteria pada kota hijau dalam desain fisik taman Pandan Wilis tersebut. Penggunaan metode kualitatif dimaksudkan untuk mencari data langsung di lapangan dan mencari fakta pelaksanaan program P2KH pada taman Pandan Wilis. Dari metode tersebut dilakukan analisa yang mengacu pada Pokok amatan terdiri dari 8 indikator, yaitu Green Planning, Green Community, Green Building, Green Open Space, Green Waste, Green Water, Green Energy dan Green Transportation. Hasil dari penelitian ini diharapkan bisa menjadi tolok ukur dari keberlanjutan implementasi P2KH, khususnya yang terkait dengan penerapan 8 atribut kota hijau.
Identifikasi Sarana dan Prasarana terhadap Kenyamanan Pengguna Wisata Embung Cerme Desa Sanggang Septiawan, Junda; Indrawati, I
Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur 2021: Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Wisata Embung Cerme yang berada di Desa Sanggang Kecamatan Bulu Kabupaten Sukoharjo merupakan salah satu wisata yang bernuansa alam yang disekelilingnya ada potensi lahan perkebunan yang bisa dimanfaatkan sebagai agrowisata jika kedepan adarencana pengembangan dari pihak pengelola. Wisata Embung Cerme ini dikelola kurang lebih baru ada sekitar 1 tahun menurut informasi dari salah satu pengelola yang merupakan warga sekitar. Menurut pengelola ,pengunjung yang datang biasanya pagi dan juga sore dan kebanyakan adalah wisatawan lokal.Akan tetapi dari segi sarana dan prasarana masih kurang dari segi kelengkapan dan juga kurang memadai.Metode yang digunakan kali ini menggunakan metode kualitatif yang berfokus pada sarana dan prasarana yang ada di Wisata Embung Cerme dengan cara observasi,wawancara,dan mengacu studi literature yang yang berhubungan dengan topic penelitian. Kesimpulan dari penelitian kali ini sarana dan prasarana jika ditinjau dari standar minimal masih ada kekurangan dari segi kelengkapan dan dari segi kenyamanan pengunjung menurut data dari kuisioner sudah cukup nyaman sebagai tempat wisata. Hasil penelitian ini diharapkan mampu menjadi acuan pengembangan wisata di daerah tersebut.
Kenyamanan Psikologis pada Desain Interior Fasilitas Kebidanan (Studi Kasus: Rumah Bersalin di Kabupaten Wonogiri) Kumala, Kurnia Indera; Arsandrie, Yayi
Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur 2021: Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kehamilan merupakan sebuah proses yang sangat penting pada hidup seorang wanita. Timbul berbagai perasaan dari rasa senang, syukur, haru hingga cemas. Sebagian besar ibu merasakan kecemasan menjelang kelahiran bayinya. Selain faktor lingkungan dan sosial, faktor biologis juga berperan dalam pengendalian rasa cemas pada ibu hamil. Hormon endorfin adalah hormon yang dilepaskan saat manusia merasa senang dan mampu memberikan efek nyaman serta mengurangi rasa sakit. Salah satu rangsangan yang dapat memicu hormon ini adalah rangsangan visual. Melalui penelitian ini, diharapkan arsitektur dapat berperan dalam memberikan solusi terkait kecemasan ibu hamil dalam bentuk rangsangan visual melalui desain interior ruang bersalin. Metode yang digunakan untuk memperoleh data pada penelitian ini adalah observasi dan kuesioner, sedangkan analisis dilakukan dengan deksriptif kualitatif. Hasil yang didapat menunjukkan bahwa kenyamanan psikologis pada ruang bersalin dipengaruhi oleh warna, pencahayaan, tata ruang dan sirkulasi, pemilihan furnitur, serta penghawaan. Maka dari itu, dapat ditarik kesimpulan bahwa penataan interior pada fasilitas kebidanan berpengaruh pada tingkat kecemasan pasien.
Potensi Pengembangan Wellness Hospitality Tourism di Tawangmangu Yuwono, Rizal; Astuti, Dyah Widi
Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur 2021: Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berkembangnya trend gaya hidup sehat berpengaruh terhadap pendekatan pariwisata sehingga muncul pendekatan wellness tourism pada industri pariwisata, pendekatan tersebut terus berkembang sehingga berpengaruh positif secara ekonomi dan diperhitungkan secara global. Indonesia dengan kekayaan budaya dan sumber daya alam yang mendukung dapat memanfaatkan perkembangan industri pariwisata tersebut. Tawangmangu dengan letak geografis, bentang alam, dan perkembangan industri pariwisata dapat memanfaatkan peluang besar dan berkontribusi dalam pengembangan pariwisata. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa secara umum terkait potensi pengembangan hospitality tourism dengan pendekatan wellness hospitality di kawasan Tawangmangu. Metode yang digunakan deskriptif kualitatif dengan pengambilan data sekunder, observasi, dan wawancara. Hasil yang diperoleh merupakan perpaduan antara observasi dan wawancara sehingga didapat gambaran umum dan rekomendasi terkait penerapan wellness hospitality tourism secara teknis maupun non teknis. Kesimpulannya, pendekatan wellness tourism sebagai inovasi dan bermanfaat secara pendekatan ekonomi pada pengembangan hospitality industry, serta kawasan Tawangmangu berpotensi dalam pengembangan wellness hospitality tourism dengan beberapa rekomendasi dan dukungan pemerintah yang positif terhadap pengembangan industri pariwisata.
Identifikasi Persepsi Pengguna terhadap Jalan Jendral Sudirman Surakarta Jawa Tengah Hidayat, Syarif; Nugrahaini, Fadhilla Tri
Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur 2021: Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jalan Jendral Sudirman Surakarta merupakan salah satu akses jalan umum yang berada di wilayah bersejarah yang bertempat di Surakarta, Koridor Jenderal Sudirman, mulai Gladag sampai Tugu Pemandengan bahkan Pasar Gede, berada di lokasi yang sangat bersejarah. Sebab keberadaannya tidak terlepas dari eksistensi Keraton Surakarta. September 2018 jalan tersebut dilakukan penggantian aspal menjadi batu andesit dengan corak tertentu untuk penanda kalau wilayah tersebut merupakan wilayah bersejarah. Pembongkaran dilakukan di Jalan Jenderal Sudirman, mulai Gladag sampai Tugu Pemandengan bahkan sampai Pasar Gede. Metode yang digunakan adalah metode kuantitatif, dengan cara melakukan observasi fisik lalu memvalidasi hasil temuan observasi fisik dengan pendapat dari pengguna yang diperoleh dari hasil penyebaran kuisioner tentang kondisi dari Jalan Jendral Sudirman yang berpengaruh terhadap kenyamanan aktifitas pengguna jalan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa 81 % pengguna menyatakan bahwa Jalan Jendral Sudirman Kota Surakata sudah memenuhi kenyamanan beraktifitas. Tingkat kondisi Jalan Jendral Sudirman Kota Surakata daalm keadaan Baik dengan skor 2,59 dengan tingkat kondisi tertinggi dari aspek estetika dan tingkat kondisi terendah dari aspek material, Sehingga kondisi Jalan Jendral Sudirman Kota Surakata mempengaruhi kenyamanan beraktifitas di Kota Surakata.