cover
Contact Name
Yasir Sidiq
Contact Email
lppi@ums.ac.id
Phone
+6282134901660
Journal Mail Official
lppi@ums.ac.id
Editorial Address
Gedung H - Kampus 2 UMS Jl. Ahmad Yani, Pabelan, Kartasura, Sukoharjo 57169, Jawa Tengah, Indonesia
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur
ISSN : -     EISSN : 27218686     DOI : -
Core Subject : Engineering,
SIAR atau yang lebih dikenal dengan Seminar Ilmiah Arsitektur adalah rangkaian seminar nasional tahunan yang diselenggarakan oleh Prodi Arsitektur Universitas Muhammadiyah Surakarta
Articles 648 Documents
Upaya Pelestarian Bangunan Jawa dalam Mempertahankan Eksistensinya Fathoni, Muhammad Ihza; Astuti, Dyah Widi
Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur 2020: Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perubahan zaman yang semakin modern membuat pergeseran nilai-nilai tradisional khususnya aritektur tradisional Jawa. Hal tersebut membuat bangunan-bangunan Jawa ada yang dapat bertahan dan ada yang terbengkalai. Dengan kondisi tersebut terdapat upya-upaya pelestarian yang dilakukan agar dapat mempertahankan eksistensinya. Untuk mengukur eksistensi bangunan tersebut dapat melalui berbagai indikatorindikator seperti: keberadaan bangunan eksisting, langgam arsitektur yang digunakan, lokasi bangunan, status bangunan saat ini, kepemilikan bangunan saat ini, fungsi bangunan saat ini, perubahan apa yang yang pernah dilakukan, dan kondisi bangunan saat ini. Penelitian ini menggunakan metode perkembangan dengan adanya perubahan yang terjadi dari waktu ke waktu. Untuk memperoleh data tersebut, peneliti melakukan observasi secara langsung pada objek penelitian, melakukan wawancara langsung dengan pihak pengelola, dan dokumentasi melalui berbagai jenis sumber dokumen. Dari hasil observasi, upaya-upaya pelestarian bangunan Jawa yang dilakukan berupa renovasi dan rekonstruksi, sedangkan faktor-faktor yang mempengaruhi eksistensi bangunan Jawa yaitu faktor kepemilikan dan fungsi bangunan sekarang. Maka, dapat disimpulkan upaya-upaya pelestarian tersebut untuk memvitalkan kembali bangunan sehingga dapat berfungsi, sedangkan faktor-faktor yang mempengaruhi yakni kepemilikan bangunan yang notabene merupakan orang-orang maupun instansi yang ingin melestarikan bangunan tersebut dan fungsi bangunan sebagai fungsi komersial.
Penerapan Konsep Arsitektur Islam terhadap Bangunan Ibadah Studi Kasus Masjid Agung Baiturahmah Munandar, Fiki Aris; Astuti, Dyah Widi
Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur 2020: Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Aksesbilitas yaitu kemudahaan akses pada ruang publik agar dapat digunakan semua pengguna fasilitas. Dalam perancangan sebuah bangunan kita harus mempertimbangkan aksesbilitas semua pengguna bangunan tanpa terkecuali kaum difabel yang memiliki kekurangan fisik ataupun mental. Hal yang berkaitan dengan aksebilitas untuk kaum difabel telah diatur dalam Peraturan Menteri Pekerjaan Umum No.30/PRT/M/2006 tentang Pedoman Teknis Fasilitas dan Aksebilitas pada Bangunan Umum. Metode yang di gunakan adalah metode penelitian diskritif kualitatif. Data akan dianalisa menggunakan metode expose yaitu melakukan komparasi atau pembandingan antara data standar aksebilitas (Peraturan Menteri Pekerjaan Umum No.30/PRT/M/2006) terhadap fasilitas yang ada di Masjid Agung Baituhrahmah di Sukoharjo dan wawancara terhadap narasumber. Aksesibilitas difabel pada Masjid Agung Baiturahmah di Sukoharjo masih banyak yang belum sesuai dengan standar yang sudah ditetapkan oleh pemerintah. Dan dengan penelitian ini diharapkan dapat mengaplikasikan aksesibilitas kaum difabel dengan baik dan benar.
Evaluasi Ruang Gerak Sirkulasi Koridor Pasar Klewer terhadap Kenyamanan dan Keamanan para Pengunjung (Studi Kasus Pasar Klewer Solo Pasca Renovasi) Fachrurrozi, Muhammad; Astuti, Dyah Widi
Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur 2020: Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kebebasan sirkulasi untuk pengguna di sebuah bangunan sangatlah penting, karena dengan adanya pola sirkulasi maka akan memberi kenyamanan dan keamanan untuk pengguna bangunan tersebut, terlebih kepada sirkulasi untuk pejalan kaki di koridor. Sirkulasi ini cukup menarik untuk di kaji di penelitian ini, seperti contohnya sirkulasi pada bangunan salah satu Pasar yaitu Pasar Klewer yang terletak di kota Surakarta, Jawa Tengah. Sebelum direnovasi karena kejadian kebakaran pada bulan Desember 2014 tersebut, sirkulasi pada pasar klewer ini cukup baik. Namun, setelah dilaksanakan renovasi, sirkulasi Pasar Klewer menjadi lebih buruk dari sebelum di renovasi karena kebutuhan ruang kios yang berlebihan. Studi literatur dilakukan untuk menambah referensi guna memperkuat bukti-bukti yang telah ada. Metode observasi dapat mempermudah penelitian dari bangunan yang telah ada dan sudah berjalan cukup lama untuk kegiatan jual-beli sehingga data-data yang sudah di dapatkan bersifat fakta atau asli adanya, observasi dilakukan pada lantai 1 karena merupakan lantai yang paling ramai. Kemudian untuk melengkapi semua data tersebut, perlu adanya sebuah sesi wawancara kepada narasumber yang telah lama berada di bangunan tersebut. Ditunjang denga adanya dokumentasi berupa foto ditempat tersebut untuk melengkapi data-data tersebut. Dari data-data diatas maka dapat disimpulkan apakah sirkulasi pada Pasar Klewer ini sudah sesuai ketentuan standar arsitektur sehingga layak untuk menjadi bahan evaluasi agar Pasar Klewer nyaman dan aman untuk kegiatan jual beli pakaian dan batik serta mendapatkan penilaian yang baik di mata orang-orang saat berkunjung ke pasar klewer yang ada di kota Surakarta.
Perancangan Rest Area Tipe – A di Jalan Tol Ngawi – Kertosono dengan Pendekatan Green Building Said, Mukhammad Nur; Natalia, Dita Ayu Rani
Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur 2020: Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kabupaten Ngawi terletak di wilayah barat Propinsi Jawa Timur yang berbatasan langsung dengan Propinsi Jawa Tengah. Luas wilayah Kabupaten Ngawi adalah 1.298,58 km2, di mana sekitar 40 persen atau sekitar 506,6 km2 berupa lahan sawah. Sesuai perkembangan infrastruktur jalan Tol dari Jakarta menuju Surabaya kabupaten Ngawi merupakan akses jalur jalan Tol Trans Jawa, Jalan Tol Ngawi Kartosono sendiri memiliki panjang 87,02 km yang menghubungkan Jawa Tengah dengan Jawa Timur, di jalan Tol Ngawi-Kartosono senidi terdapat dua Rest Area tipe A dan tipe B, melihat perkembangan jaman makin berkembang dan pertumbuhan infrastruktur maka dibutuhkan sebuah Rest Area tipe A yang berada di Jalan Tol Ngawi-Kartosono yang berada di derah kecamatan Mantingann. Perancangan Rest Area tipe A di kabupaten Ngawi menggunakan pendekatan Green Building, Pada umumnya Rest Area bersuhu sangat panas, kurangnya ruang terbuka hijau, kurangnya pencahayaan serta bukaan yang alami maka dari itu di butuhkanlah penerapan konsep Green Building tersebut guna untuk mengatasi permasalah yang terdapat di Rest Area tersebut dikarenakan site terletak di daerah penghijauan maka pemilihan Green Building tersebut sebagai tujuan umum guna menjaga ekosistem sekitar.
Pendekatan Neo-Vernakular pada Redesign Taman Budaya Kalimantan Barat Pratiwi, Widya; Natalia, Dita Ayu Rani
Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur 2020: Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Taman Budaya Kalimantan Barat merupakan wadah bagi pelaku seni dan budaya. Merupakan pusat aktivitas budaya terbesar di provinsi Kalimantan Barat. Taman Budaya ini tidak pernah di perbaiki sedikit pun hingga sekarang. Mengingat Kalimantan Barat memiliki suku Melayu dan suku Dayak yang sangat dominan, setiap tahunnya Kalimantan Barat memiliki event kebudayaan dan minat sanggar yang semakin meningkat. Pada kenyataannya gedung Taman Budaya Kalimantan Barat ini mengalami penurunan fungsi karena kapasitas pengguna semakin meningkat dan banyak bagian-bagian struktur utama memiliki kerusakan yang fatal, seperti rangka atap yang rapuh dikarenakan menggunakan kayu dan dinding yang bolong/retak dikarenakan tidak menggunakan batu bata, sehingga tidak dapat digunakan untuk kegiatan sebagaimana mestinya dalam jangka panjang. Pendekatan Neo-Vernakular mengambil dari analisa Rumah Tradisional Suku Melayu Kalimantan Barat. Dengan tujuan untuk menanam unsur-unsur tradisional yang tidak dapat dilupakan begitu saja. Mengambil filosofi dan kebiasaan yang terdapat dari Rumah Tradisional Suku Melayu Kalimantan Barat. Hasil dari perancangan ini adalah membuat gedung yang layak untuk seniman di Kalimantan Barat khusus nya Kota Pontianak.
Perancangan Co-Working di Yogyakarta dengan Pendekatan Gaya Hidup Generasi Z Triwibowo, Fajar Wisnu
Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur 2020: Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perubahan era revolusi industru 4.0 membuat pereokonomian menjadi berbasis data dengan menggunakan jaringan internet. Dalam revolusi industry 4.0 jenis pekerjaan yang akan diminati bada bidang industry kreatif. Generasi Z menjadi kunci dalam perekonomian masa depan yang berbasis data, karena generasi Z sangat paham sejak dini tentang segala kemajuan teknologi, selain itu ketertarikan akan industry kreatif sangatlah besar. Dalam industri kreatif mereka lebih suka membuka usaha sendiri ketimbang bekerja ke perusahan. Sebagai kunci perekonimian masa depan, generasi Z tidak dibekali dengan ruang kerja yang sesuai denganmereka hingga membuat mereka hanya seperti di era sebelumnya. Sejatinya generasi Z adalah manusia sosialis, mereka sangatlah peduliakan sosial. Kebutuhan akan ruang yang membuat mereka dapat berkolaborasi di Yogyakarta sangatlah sedikit. Co-working adalah sebuah solusi ruang kerja untuk generasi Z, dimana mereka bebas menentukan jam kerja, aktivitas dan lain sebagainya. Selain di Co-working mereka dapat berkolaborasi dengan pekerja lainya. Permasalahanya Co-working di Yogyakarta juga tidaklah sesuai dengan gaya hidup generasi Z diamana Co-working dinilai sebagai konsep ruang kerja yang mengabungkan café dan ruang. Dalam merancang Co-working untuk generasi Z, digunakanlah pendekatan gaya hidup generasi Z untuk mengetahui ruang kerja yang cocok untu generasi Z di era revolusi industri 4.0. Maka dari itu dirancanglah sebuah Co-working berdasarkan gaya hidup generasi Z.
Analisa Pola Perilaku Mahasiswa di Kantin Lama UPN “Veteran” Jawa Timur Rizqy, Alvian Indra Ainur; Wiekojatiwana, Ariq Bentar; Salahuddin, Isra Khusnul Khotimah
Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur 2020: Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kantin adalah sebuah tempat khusus yang dapat digunakan pengunjungnya untuk makan, baik makanan yang dibawa sendiri maupun yang dibeli ditempat. Kantin hampir selalu ada di setiap kampus di Indonesia yang dimana kantin menjadi tempat berkumpul bagi para mahasiswa, dosen, dan staf lainnya. Dari berbagai pemanfaatan ruang kantin menimbulkan beberapa pola perilaku mahasiswa sebagai pengunjung kantin. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode behavior setting. Besaran ruang yang berkaitan dengan kantin mencakup pelaku, aktivitas, dan fasilitas. Pelaku yang di jadikan fokus penelitian adalah mahasiswa UPN “Veteran” Jawa Timur yang dimana aktivitas yang sering ada di kantin lama UPN “Veteran” Jawa Timur antara lain makan, minum, mengobrol serta mengerjakan tugas dengan fasilitas yang seadanya di kantin tersebut. Pukul 10.00-14.00 WIB merupakan jam-jam ramainya kantin sehingga memunculkan beberapa pola perilaku mahasiswa yang berulang dengan tatanan kondisi kantin yang ada. Dari hasil penelitian tersebut diperoleh beberapa kesimpulan bahwa perilaku mahasiswa ketika berada di kantin lama UPN “Veteran” Jawa Timur menicptakan beberapa pola yang berulang seperti pola perilaku mahasiswa berkelompok yang mengunjungi kantin dan memakan makanannya didalam kantin dengan memilih tempat duduk terlebih dahulu dengan posisi berada diluar meja makan kemudian memesan makanan secara bergantian dan pola perilaku mahasiswa ini juga dipengaruhi oleh faktor eksternal seperti kondisi kios jualan.
“Resettlement” Kampung Akuarium Jakarta Utara dengan Metode Kampung Berlapis dan Innovative Self-Sustaining Living Afiat, Mellacancerin; Wahyudi, Agung
Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur 2020: Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penyediaan kawasan pemukiman bagi masyarakat, khususnya di pusat kota tidak seimbang dengan pertumbuhan penduduk. Hal ini membuat masyarakat berepenghasilan rendah atau “informal” mulai membangun hunian sebagai wadah untuk memenuhi kebutuhan pokok mereka tanpa peraturan yang mengikat, hingga tumbuhlah sebuah pemukiman yang padat dan tidak teratur, yang dikenal dengan sebutan “Kampung Kota”. Respon pemerintah seringkali diwujudkan dalam bentuk penggusuran paksa yang terkadang tidak diiringi dengan keadilan dan sosialisasi menyeluruh, salah satunya terjadi di Kampung Akuarium. Beragam protes mendorong keluarnya produk hukum berupa Keputusan Gubernur DKI Jakarta No. 878 tahun 2018 tentang gugus tugas Pelaksanakan Penataan Kampung dan Masyarakat, Pemerintah akhirnya bersedia membangun kembali Kampung Akuarium yang telah tergusur menjadi bagian dari hunian layak kota dengan penggalian potensi yang dimilikinya. Dengan menggunakan metode analisis kualitatif deskriptif, penelitian ini bertujuan untuk mewujudkan hunian informal diiringi dengan ide, bahwa desain harus dapat mengubah perilaku masyarakat yang dulu tidak teratur menjadi masyarakat yang lebih baik. Hasil yang diperoleh dari Latar belakang warga dan lokasi site menjadikan pembangunan Kampung Akuarium dituntut untuk memenuhi banyak aspek termasuk peraturan pemerintah sehingga pembangunan diwujudkan dengan gagasan Kampung Berlapis. Dimana hunian dibuat panggung(menjawab KDH), dan ketinggian bangunan 2-3 lantai agar tidak melebihi bangunan bersejarah di sekitarnya. Dan dalam kampung berlapis terdapat “Innovative Self- Sustaining Living Kampong” yang mengusahakan adanya ruang-ruang sosial bagi warganya agar dapat selalu berkumpul, belajar, dan produktif.
Desain Rumah Sehat Kampung Purwogondo Kelurahan Kartasura Nugrahaini, Fadhilla Tri; Setiawan, Wisnu; Setyobudi, Razin Yogadwilapatri; Masruri, Faizal Ramadhan
Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur 2020: Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kampung Purwogondo merupakan permukiman di Kartasura yang terkenal sebagai kampung industri tahu. Lebih dari 40% wargamya bekerja di industri tersebut. Seperti kebanyakan home industri, banyak rumah yang mempunyai dua fungsi utama yakni sebagai tempat industri dan sebagai hunian. Tidak sedikit dari rumah warga mengalami pencemaran seperti bau dan terganggunya kualitas air. Pengabdian masyarakat ini bertujuan memberikan pemahaman desain rumah sehat kepada masyarakat Kampung Purwogondo agar terbentuk kesadaran untuk menjaga lingkungan terutama rumah tinggal mereka. Metode kegiatan adalah menggunakan survey dan wawancara. Hasil dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah redesain rumah industri tahu sesuai dengan permasalahan yang dihadapi oleh responden dimana sirkulasi dan pemisahan area aktivitas yang jelas menjadi salah satu solusi.
Identifikasi Flyover Manahan menurut Pupr Prakosa, Bima Panji; Qomarun, Q
Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur 2020: Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembangunan infrastruktur memiliki peranan yang sangat penting. Tingkat keramaian yang terus bertambah di Kota Surakarta menyebabkan permasalahan transportasi yaitu kemacetan dan pada titik flyover sering terjadi kecelakaan sampai menelan korban jiwa. Salah satu titik dengan tingkat kemacetan yang cukup tinggi yaitu Kawasan Manahan, Surakarta, Jawa Tengah. Flyover Manahan ditujukan untuk memecahkan kemacetan di Kota Surakarta khususnya di Kawasan Manahan, sekaligus mempermudah akses penyeberangan kendaraan bermotor tetapi tidak mendukung dalam penyeberangan sepeda dan becak. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif, dimana penulis berperan sebagai salah satu pengguna flyover dan melakukan amatan terhadap pengguna flyover lainnya. Permasalahan yang dibahas dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh adanya flyover di Manahan serta mengetahui standar flyover tersebut menurut PUPR. Hasil diperoleh berdasarkan pengamatan, wawancaran dan memahami studi pustaka standar perencanaan flyover, disarankan Pembuatan jalan flyover harus sesuai dengan standar yang ada agar timbul keamanan dan kenyamanan pada pengguna jalan serta menghindari korban jiwa.