cover
Contact Name
Yasir Sidiq
Contact Email
lppi@ums.ac.id
Phone
+6282134901660
Journal Mail Official
lppi@ums.ac.id
Editorial Address
Gedung H - Kampus 2 UMS Jl. Ahmad Yani, Pabelan, Kartasura, Sukoharjo 57169, Jawa Tengah, Indonesia
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur
ISSN : -     EISSN : 27218686     DOI : -
Core Subject : Engineering,
SIAR atau yang lebih dikenal dengan Seminar Ilmiah Arsitektur adalah rangkaian seminar nasional tahunan yang diselenggarakan oleh Prodi Arsitektur Universitas Muhammadiyah Surakarta
Articles 648 Documents
Eksistensi Creative Hub terhadap Minat Pengunjung di Cagar Budaya Lokananta, Surakarta Amanda, Disla Fedora; Nurjayanti, Widyastuti
Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur 2024: Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Surakarta memiliki banyak warisan budaya yang masih dipertahankan keberadaannya hingga sekarang. Salah satu contohnya yaitu Cagar Budaya Lokananta yang memiliki nilai sejarah tinggi sehingga menjadi daya tarik wisata di Kota Surakarta. Lokananta merupakan studio musik yang sempat meredup dan berhenti beroperasi pada periode ‘90an hingga 2000an. Revitalisasi dilakukan di Lokananta dengan melakukan pengadaan fungsi Creative Hub untuk mewadahi aktivitas kreatif berbagai komunitas. Creative Hub di Lokananta terdapat fasilitas galeri, studio, pendopo, taman lingkar, tribun, Gerai yang menjajakan aneka FnB dan UKM terkurasi, serta parkir. Pengadaan Creative Hub tersebut diharapkan dapat menarik pengunjung dari berbagai daerah dan generasi untuk datang berkunjung ke Lokananta. Tujuan untuk mengetahui keefektifan dari revitalisasi sebuah bangunan terhadap minat pengunjung di Lokananta, pengaruh dari keberadaan Creative Hub pada suatu bangunan cagar budaya di Surakarta dan cara kerja Creative Hub dalam menarik perhatian masyarakat untuk berkegiatan di Lokananta. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode kualitatif yang berfokus pada pengamatan melalui studi literatur, observasi dan wawancara. Hasil penelitian yaitu kemampuan Creative Hub yang berisikan ragam fasilitas untuk berkegiatan dalam menarik minat pengunjung yang diterapkan di Cagar Budaya agar tetap lestari.
Evaluasi Placemaking pada Teras Cihampelas, Bandung Astutik, Yuli; Qomarun, Q
Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur 2024: Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Teras Cihampelas merupakan salah satu proyek pengembangan Pemerintah Kota Bandung berupa "skywalk" dengan konsep ruang terbuka yang dibangun untuk mengatasi masalah kemacetan dan keruwetan tata ruang kota akibat kehadiran Pedagang Kaki Lima (PKL) di kawasan Cihampelas. Sebagai ruang terbuka publik atau "public space" desain Teras Cihampelas harus memiliki keterkaitan yang erat dengan "space" dan "place". "Space" atau ruang adalah suatu area yang memiliki dimensi fisik, tetapi belum memiliki identitas yang kuat atau makna khusus bagi individu maupun komunitas. Sebaliknya, "place" atau tempat adalah ruang yang telah diisi dengan aktivitas, interaksi, dan makna, serta memegang peranan penting dalam kehidupan sehari-hari Masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi "placemaking" pada Teras Cihampelas serta apakah hasil identifikasi tersebut menjadi faktor sepinya Teras Cihampelas. "Placemaking" sendiri merupakan suatu konsep dalam rancangan arsitektur yang memberikan fokus pada penciptaan ruang, dengan penekanan pada interaksi antara manusia, interaksi antara manusia dengan bangunan, serta interaksi antara bangunan dengan lingkungannya. Hasil penelitian secara keseluruhan, Teras Cihampelas memiliki kekurangan yang perlu diperbaiki terkait aspek parkir, navigasi, keamanan, pengelolaan sampah, penggunaan ruang yang optimal, serta akses bagi penyandang disabilitas.
Kesesuaian Vegetasi di Alun-Alun Pengging sebagai RTH Ditinjau dari Fungsi Ekologis dan Estetika Sanni, Virgiva Tsabita; Indrawati, I
Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur 2024: Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Alun-alun Pengging merupakan ruang terbuka publik yang dapat digunakan oleh seluruh elemen masyarakat. Penyediaan dan pemanfaatan alun-alun yang berupa ruang terbuka hijau (RTH). RTH merupakan fasilitas publik yang bersifat terbuka dan menjadi tempat tumbuh tanaman. Peran Alun-alun Pengging sebagai Taman Kota di Kecamatan Banyudono ini dirasa masih kurang, sebab peran pohon sebagai peneduh belum maksimal dan minimnya ketersediaan vegetasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesesuaian jenis vegetasi yang ada pada Alun-alun Pengging yang ditinjau dari jumlah, fungsi ekologis, dan estetika. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode kualitatif deskriptif, observasi, dan studi literatur. Mengumpulkan dan menganalisis data yang terdapat di lapangan dengan teori literatur dan pedoman yang didapat. Pedoman yang digunakan adalah Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 05/PRT/M/2008 tentang Pedoman Penyediaan Dan Pemanfaatan Ruang Terbuka Hijau Di Kawasan Perkotaan & Peraturan Menteri Agraria dan Kepala Badan Pertahanan Nasional Republik Indonesia Nomor 14 Tahun 2022 Tentang Penyediaan dan Pemanfaatan Ruang Terbuka Hijau. Jumlah pohon yang ada di alun-alun ini belum memenuhi kriteria. Jenis vegetasi yang ada pada Alun-alun Pengging sudah sesuai dengan pedoman yang ada, hanya saja terdapat faktor yang membuat kinerja vegetasi menjadi belum maksimal, yaitu jumlah vegetasi minim, pertumbuhan vegetasi yang belum maksimal serta kurangnya perawatan dari pihak pengelola.
Studi Kasus Architecture Universal Design terhadap Konsep dan Pemahaman Inclusive Education Hidayatullah, Arif; Setiawan, Wisnu
Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur 2024: Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perwujudan pembangunan inklusif bagi penyandang disabilitas dan/atau Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) masih menjadi tantangan di Indonesia, kondisi tersebut terlihat dari rendahnya tingkat pendidikan yang ditamatkan dan partisipasi sekolah. Indonesia masih belum maksimal dalam mengadakan fasilitas pendidikan inklusif. Sehingga untuk mencapai kesetaraan pendidikan masih menjadi isu yang perlu diselesaikan oleh pemerintah dan masyarakat. Salah satu upaya yang perlu dilakukan oleh pemerintah dan masyarakat sebagai penyelenggara adalah pengadaan sarana dan prasarana pendidikan yang ramah disabilitas dan ABK. Fasilitas atau sarana dan prasarana terhadap pendidikan inklusif mengacu pada upaya untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang setara. Universal Design atau Desain Universal (UD) memiliki peran penting dalam menciptakan ruang pendidikan tersebut, baik bagi individu dan seluruh warga negara atau masyarakat secara menyeluruh dalam membentuk masa depan bangsa. Penelitian ini menggunakan pendekatan studi kasus, yaitu metode mengamati suatu konteks/kasus, kemudian dianalisis dengan mendeskripsikan setiap penerapan prinsip Architecture Universal Design (AUD) dapat mendefinisikan hubungan antara AUD dan pendidikan inklusif. Hasil dari studi kasus tersebut disajikan kembali dalam bentuk catatan-catatan yang dapat membantu dalam merancang sebuah ruang pendidikan yang inklusif dengan pendekatan AUD.
Analisa Kenyamanan Visual Sudut Pandang Penonton pada Layout Tempat Duduk Gedung Teater Kabupaten Karanganyar Kusumawardani, Fahrillia Ayu; Nurhasan, N
Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur 2024: Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sebagai salah satu bagian dari keberagaman di Indonesia, seni pertunjukan menjadi bagian yang penting dan terus berkembang. Untuk mendukung keberagaman ini maka dibutuhkan gedung seni pertunjukan atau gedung teater yang mampu mendukung kenyamanan dan keamanan penggunanya. Salah satunya Gedung Teater Bhineka Tunggal Ika Kabupaten Karanganyar. Gedung yang berada di kawasan kompleks gedung kebudayaan ini semestinya mampu memberikan kenyamanan terutama pada kenyamanan visual sudut pandang dari penonton. Tujuan dari penelitian ini sendiri yaitu untuk mengetahui kondisi kenyamanan sudut pandang penonton sudah sesuai dengan standar dan tingkat kenyamanan yang ada. Metode yang digunakan yaitu deskriptif kuatitatif dengan cara mengidentifikasi dan menganalisis keadaan di lapangan dengan komparasi literatur review dengan hasil observasi langsung. Dengan hasil yang diperoleh bahwa Gedung Teater Karanganyar untuk kondisi kenyamanan visual sudut pandang penonton masih dalam kategori nyaman. Namun, masih perlu adanya pemaksimalan pada beberapa hal.
Aksesibilitas pada Pasar Kota Boyolali bagi Penyandang Disabilitas Rayhand, Muhammad Ahmal; Hidayati, Rini
Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur 2024: Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pasar Kota Boyolali merupakan salah satu pasar tradisional yang menjadi pasar sentral di Kabupaten Boyolali. Pasar ini didirikan pada tahun 2008 setelah sebelumnya pernah mengalami kebakaran. Pasar Kota Boyolali merupakan pasar tradisional yang berada di pusat Kabupaten Boyolali, terletal di Jalan Pandanaran, bagian dari Desa Siswodipuran, Kecamatan Boyolali. Lokasi Pasar Kota Boyolali sangat strategis yaitu dipinggir jalan raya Solo-Semarang dan dekat dengan permukiman penduduk. Pasar Kota Boyolali merupakan salah satu pasar tradisional yang tergolong cukup besar di Kabupaten Boyolali. Permasalahan Pasar Kota Boyolali adalah aksesibilitas Pasar Kota Boyolalu bagi penyandang disabilitas. Peraturan Daerah Kabupaten Boyolali No. 6 Tahun 2014 tentang Perlindungan dan Pemenuhan Hak Penyandang Disabilitas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemudahan aksesibilitas pada Pasar Kota Boyolali bagi penyandang disabilitas, dan memberikan evaluasi terhadap permasalahan desain aksesibilitas di Pasar Kota Boyolali agar menjadi bangunan yang raman terhadap penyandang disabilitas. Untuk memahami suatu peristiwa, perilaku atau fenomena dengan menggunakan metode kualitatif, peneliti lebih memperhatikan unsur manusia, objek dan Lembaga serta hubungan atau interaksi antar unsur tersebut. Dari analisis, diskusi, dan observasi dapat diambil kesimpulan mengenai aksesibilitas Pasar Kota Boyolali bagi penyandang disabilitas yaitu aksesibilitas beberapa fasilitas bagi penyandang disabilitas masih belum memenuhi standar yang ditetapkan Badan Standar Nasional (BSN) dan Pasar Kota Boyolali masih banyak dikunjungi oleh penyandang disabilitas yang kesulitan mengakses fasilitas tertentu. Misalnya tidak ada ramp menuju toilet, tidak terdapat pintu khusus, tidak ada ubin pandu dan ubin peringatan untuk memudahkan pergerakan penyandang disabilitas.
Identifikasi Penerapan Prinsip Arsitektur Tradisional Jawa pada Objek Wisata Desa Kembang Arum Lavenia, Rindy; Hidayati, Rini
Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur 2024: Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Arsitektur tradisional merupakan identitas yang menunjang kebudayaan daerah setempat. Kebudayaan yang luas dan berbeda menandakan keanekaragaman arsitektur tradisional di Indonesia. Salah satu contohnya arsitektur tradisional Jawa. Namun, saat ini masyarakat modern meninggalkan arsitektur Jawa, dikarenakan faktor pergeseran budaya dan kurang pahamnya masyarakat Jawa sekarang dalam penerapan arsitektur Jawa yang merupakan warisan berharga. Untuk itu dilakukan pengkajian lebih lanjut terhadap suatu bangunan mengenai bagaimana arsitektur tradisional Jawa diterapkan pada bangunan tersebut. Seperti pada bangunan homestay yang ada pada objek wisata pada Desa Kembang Arum yang berada di Daerah Istimewa Yogyakarta. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi penerapan prinsip arsitektur tradisional Jawa pada objek wisata Desa Kembang Arum. Metode penelitian yang digunakan yaitu deskriptif-kualitatif dengan pengambilan data melalui wawancara, observasi, dokumentasi, dan kajian pustaka. Hasil penelitian menunjukkan objek wisata menerapkan konsep arsitektur Jawa, terlihat dari orientasi rumah menggunakan sumbu kosmis yaitu menghadap utara-selatan, bentuk pola atap joglo, serta Penggunaan ornamen-ornamen dan material juga menerapkan sesuai dengan prinsip arsitektur tradisional Jawa.
Analisa Pola Sirkulasi dan Tata Pamer Museum R. Hamong Wardoyo, Boyolali Prasetya, Fahrizal Ary; Hidayati, Rini
Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur 2024: Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia memiliki banyak warisan budaya dan sejarah yang terdokumentasi di museum. Museum berfungsi sebagai tempat umum yang menyimpan kekayaan budaya dari masa lampau hingga kini. Dalam menjalankan perannya, museum perlu merancang perancangan penataan objek pamer dengan baik agar dapat menyampaikan informasi yang efektif kepada pengunjung. Sebagai bangunan publik, museum tidak hanya menyediakan fasilitas ruang pamer untuk menarik perhatian pengunjung, tetapi juga memperhatikan fasilitas penunjang seperti pola sirkulasi sebagai elemen krusial dalam peningkatan nilai bangunan. Penataan objek pamer yang efektif memiliki dampak signifikan terhadap pola sirkulasi pengunjung di museum. Pengamatan yang dilakukan di Museum R. Hamong Wardoyo, Boyolali, berfokus pada analisis pola sirkulasi dan penataan objek pamer. Metode penelitian yang diterapkan adalah metode kualitatif dengan penyajian naratif. Data primer diperoleh melalui pengamatan langsung terhadap objek penelitian, sedangkan data sekunder yang digunakan sebagai pelengkap dari data primer, yang diperoleh dari jurnal yang relevan dan sumber informasi internet. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola sirkulasi yang diterapkan di Museum R. Hamong Wardoyo adalah pola sirkulasi acak (random plan). Selain itu, terdapat beberapa objek pamer tiga dimensi yang belum memenuhi standar tata pamer.
Analisis Potensi Fungsi Bangunan Kawasan Tugu Makutha sebagai Identitas Kota Surakarta Parku, Adi Wira; Syamsiyah, Nur Rahmawati
Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur 2024: Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tugu Makutha yang berada di kota Surakarta sebagai penanda membedakan satu wilayah dengan wilayah yang lain. Letak Tugu Makutha berada di sisi barat wilayah Surakarta juga sebagai pintu masuk kota Surakarta dari arah bandara, Jogja, dan Semarang. Pembangunan infrastruktur kota Surakarta sudah merambat hampir keseluruhan wilayah Surakarta. Tugu Makutha merupakan bangunan sebagai penanda identitas kota Surakarta. Pembangunan yang sudah ada di kota Surakarta tidak jarang ditemukan bangunan yang memperhatikan peran bangunan sebagai identitas kota Surakarta. Tujuan dari penelitian untuk mendapatkan identitas kota Surakarta melalui analisis potensi fungsi bangunan di kawasan Tugu Makutha. Metode penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dilakukan dengan cara pengumpulan data primer dan sekunder. Studi literatur dan observasi potensi perancangan bangunan sebagai pendukung mempresentasikan identitas kota di kawasan Tugu Makutha. Hasil penelitian menunjukkan bangunan Tugu Makutha sudah mempresentasikan identitas kota Surakarta melalui bentuk masa bangunan dan penggunaan ornamen. Hasil penelitian fungsi bangunan di kawasan tugu sudah sesuai berdasarkan kategori kawasan namun belum mempresentasikan identitas kota Surakarta secara visual. Kawasan perbatasan kota berpotensi sebagai peran mempresentasikan identitas kota melalui bangunan maka masih dibutuhkan perancangan bangunan selain berdasarkan kategori kawasan juga berperan mempresentasikan identitas kota dengan konsep bangunan.
Identifikasi Konsep Arsitektur pada Bangunan Masjid Sheikh Zayed Surakarta Oktavian, Rifai Muhammad; Hidayati, Rini
Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur 2024: Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gaya arsitektur masjid di Indonesia umumnya bervariasi di setiap daerahnya. Sebagai tempat ibadah untuk melaksanakan shalat dan menghormati Allah SWT, Masjid Sheikh Zayed Surakarta yang berlokasi di Jl. Ahmad Yani No. 128 Gilingan, Kecamatan Banjarsari, Kota Surakarta, Jawa Tengah 57134, menjadi objek penelitian karena menunjukkan adanya perpaduan yang unik, yaitu antara gaya arsitektur Timur Tengah dengan ornamen Arsitektur Jawa. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi konsep arsitektur pada Masjid Sheikh Zayed Surakarta. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, dengan pengumpulan data melalui observasi dan wawancara kepada pihak terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Masjid Sheikh Zayed Surakarta mengusung perpaduan antara gaya Arsitektur Timur Tengah yang dominan, terutama dalam bentuk dan ornamen masjid, dengan sentuhan Ornamen Arsitektur Jawa yang tercermin dalam ukiran motif Batik Kawung pada pelataran serambi dan Menara masjid, sedangkan motif batik pekalongan pada karpet masjid.